{"title":"Efektifitas Terapi Slow Deep Breathing Terhadap Tingkat Keparahan Asma di Ruang Mawar RSUD. Dr. R. Koesma Tuban","authors":"Kusno Ferianto","doi":"10.36858/jkds.v7i2.144","DOIUrl":"https://doi.org/10.36858/jkds.v7i2.144","url":null,"abstract":"Asma bronkial adalah kelainan yang berupa inflamasi kronik saluran pernafasan yang menyebabkan hiperaktivitas bronkus terhadap berbagai rangsangan. Data prevalensi berdasarkan rekam medis di RSUD dr. R . Koesma Tuban jumlah pasien asma sepanjang 2018/2019 mencapai 131 pasien asma. Upaya yang dilakukan dalam tingkat keparahan asma selain pengendalian faktor pemicu adalah dengan cara pemberian terapi napas slow deep breathing sebagai terapi tambahan asma dengan menggunakan alat peak flow meter. Tujuan dari penelitian ini adalah menurunkan tingkat keparahan asma pada penderita asma bronkial persisten berat di Ruang Mawar RSUD dr. R Koesma Tuban. \u0000 Jenis penelitian ini adalah Quasy Ekspeimental dengan rancangan pretest-posttest with control group. Sampel diambil menggunakan systematic random samplin \u0000Asma bronkial adalah kelainan yang berupa inflamasi kronik saluran pernafasan yang menyebabkan hiperaktivitas bronkus terhadap berbagai rangsangan. Data prevalensi berdasarkan rekam medis di RSUD dr. R . Koesma Tuban jumlah pasien asma sepanjang 2018/2019 mencapai 131 pasien asma. Upaya yang dilakukan dalam tingkat keparahan asma selain pengendalian faktor pemicu adalah dengan cara pemberian terapi napas slow deep breathing sebagai terapi tambahan asma dengan menggunakan alat peak flow meter. Tujuan dari penelitian ini adalah menurunkan tingkat keparahan asma pada penderita asma bronkial persisten berat di Ruang Mawar RSUD dr. R Koesma Tuban. \u0000 Jenis penelitian ini adalah Quasy Ekspeimental dengan rancangan pretest-posttest with control group. Sampel diambil menggunakan systematic random sampling dengan jumlah 28 responden meliputi 14 responden kelompok eksperimen dan 14 responden kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan dengan menggunakan lembar observasi. Analisa data penelitian menggunakan Uji Mann Whitney. \u0000 Hasil Uji Mann Whitney didapatkan hasil Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,002 dimana 0,002 < 0,05 maka H1 diterima H0 ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh terapi slow deep breathing terhadap tingkat keparahan asma pada pasien asma. \u0000 Dapat disimpulkan bahwa terapi slow deep breathing mempunyai pengaruh dalam penurunan tingkat keparahan asma pada pasien asma. Dengan demikian terapi slow deep breathing dapat digunakan sebagai terapi tambahan yang efektif untuk mengurangi tingkat keparahan asma selain dengan terapi farmakologi. \u0000g dengan jumlah 28 responden meliputi 14 responden kelompok eksperimen dan 14 responden kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan dengan menggunakan lembar observasi. Analisa data penelitian menggunakan Uji Mann Whitney. \u0000 Hasil Uji Mann Whitney didapatkan hasil Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,002 dimana 0,002 < 0,05 maka H1 diterima H0 ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh terapi slow deep breathing terhadap tingkat keparahan asma pada pasien asma. \u0000 Dapat disimpulkan bahwa terapi slow deep breathing mempuny","PeriodicalId":385095,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan dr. Soebandi","volume":"30 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-11-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128007198","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pemberdayaan Ibu Primigravida Melalui Upaya Promosi Kesehatan Untuk Deteksi Dini Pra Eklamsi Dalam Mengurangi Angka Kematian Ibu","authors":"Trisna Vitaliati","doi":"10.36858/jkds.v7i2.116","DOIUrl":"https://doi.org/10.36858/jkds.v7i2.116","url":null,"abstract":"Deteksi dini berkaitan dengan klasifikasi atau kegiatan untuk mendapatkan informasi mengenai ibu hamil sangat membantu persiapan pengendalian resiko terjadinya komplikasi kehamilan. Walaupun timbulnya pre-eklamsi tidak dapat dicegah sepenuhnya, namun frekuensinya dapat dikurangi dengan melakukan deteksi dini. Ketidakpatuhan ibu hamil dalam pemeriksaan kehamilan dapat menyebabkan tidak dapat diketahuinya berbagai komplikasi kehamilan sehingga tidak segera diatasi, sehingga diperlukan strategi promosi kesehatan dengan upaya pemberdayaan masyarakat dalam hal ini adalah ibu primigravida. Hal ini memungkinkan masyarakat dan petugas kesehatan untuk melakukan perawatan yang memadai dan berhasil menurunkan kematian ibu. \u0000Penelitian ini bertujuan menganalisis pemberdayaan ibu primigravida untuk deteksi dini pre-eklamsi di Kabupaten Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Design dengan rancangan Pre-Post Test Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini diambil secara probability/ random dengan teknik cluster random sampling. Analisa dilakukan secara univariat dan bivariat. \u0000Hasil penelitian menunjukkan skor rerata perubahan perilaku pada kelompok intervensi maupun kelompok kontrol. Pada hasil uji Mann Whitney didapatkan nilai p-value<0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa program pemberdayaan ibu primigravida berpengaruh secara signifikan terhadap perubahan perilaku dalam melakukan deteksi dini pre eklamsi. Program pemberdayaan ibu primigravida efektif meningkatkan perilaku deteksi dini pre eklamsia sehingga program ini disarankan dapat diterapkan pada ibu hamil sebagai bagian dari program kesehatan ibu dan anak.","PeriodicalId":385095,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan dr. Soebandi","volume":"19 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123625381","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Deskripsi Faktor Resiko Diabetus Mellitus Gestasional Di Poli Kandungan RSD Kalisat Jember","authors":"Aulia Rahmwati","doi":"10.36858/jkds.v7i2.149","DOIUrl":"https://doi.org/10.36858/jkds.v7i2.149","url":null,"abstract":"Diabetes mellitus gestasional merupakan suatu komplikasi kehamilan yang masih jarang diperhatikan banyak pihak. Rumah sakit kalisat merupakan rumah sakit rujukan daerah jember. Adapun faktor yang mempengaruhi terjadinya diabetes mellitus gestasional diantaranya usia, indeks massa tubuh, riwayat diabetes mellitus pada keluarga, riwayat pernah melahirkan bayi makrosomia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor resiko terjadinya diabetes mellitus gestasional. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan secara cross sectional dan tehnik samplingnya menggunakan simple random sampling dengan pengelolaan datanya mengambil data primer dengan menggunakan cheklist yang sudah dibuat peneliti. Hasil dari pengumpulan data adalah usia < 35 tahun (67,4%), IMT >25 (70,4%), tidak ada riwayat diabetes mellitus gestasional (90,1%), tidak ada riwayat pernah melahirkan bayi makrosomia (95,2%) sebagai faktor resiko diabetes mellitus gestasional. Maka sebagai ibu hamil perlu mengetahui adanya resiko diabetes mellitus gestasional dan perlu dilakukan pemeriksaan kadargula pada ibu hamil.","PeriodicalId":385095,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan dr. Soebandi","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128402224","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi Di SMPN 5 Bengkulu","authors":"pawiliyah","doi":"10.36858/jkds.v7i2.114","DOIUrl":"https://doi.org/10.36858/jkds.v7i2.114","url":null,"abstract":"Kesehatan reproduksi adalah kesejahteraan fisik, mental dan sosial yang utuh dan bukan hanya tidak ada penyakit atau kelemahan, dalam segala hal yang berhubungan dengan sistem reproduksi dan fungsi-fungsinya serta proses-prosesnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi di SMPN 5 Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode Pre Eksperimen dengan rancangan one group pretest-postest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/siswi kelas VIII C dan D sebanyak 60 orang.Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah mengisi kuesioner kesehatan reproduksi. Teknik analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariate dengan menggunakan Paired Sample T-Test. Hasil penelitian ini didapat nilai significancy (sig) sebesar 0,000 (p<0,05). Terdapat pengaruh yang signifikan antara penyuluhan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi di SMPN 5 Bengkulu.Diharapkan kepada SMPN 5 Bengkulu dapat bekerja sama dengan puskesmas agar tingkat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dapat lebih baik","PeriodicalId":385095,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan dr. Soebandi","volume":"21 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128037498","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Hubungan Sikap Ibu Dengan Status Gizi Pada Balita Di Desa Kemuning Lor, Arjasa, Jember","authors":"Eka Afdi Septiyono, Lantin Sulistyorini, Faridha Nur Qomariah, Intan Dwi Arini","doi":"10.36858/jkds.v7i2.145","DOIUrl":"https://doi.org/10.36858/jkds.v7i2.145","url":null,"abstract":"Gizi merupakan substansi organik yang dibutuhkan oleh tubuh dan menjadi faktor yang mempengaruhi kualitas tumbuh kembang manusia. Namun saat ini gizi buruk pada balita di Indonesia masih menjadi isu sentral. Gizi buruk adalah keadaan seseorang mengalami status gizi kurang dari -3SD atau dibawah ketetapan dari WHO. Faktor yang menyebabkan gizi buruk salah satunya berasal dari faktor sikap ibu. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis hubungan antara sikap ibu dan status gizi pada balita di Desa Kemuning Lor Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember. Desain penelitian menggunakan despkriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah Sampel dalam penelitian ini berjumlah 156 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu dengan cara Purposive Sampling. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil dari penelitian ini yaitu menunjukkan bahwa sikap ibu terbanyak yaitu cukup sebanyak 53.6% dan status gizi balita sebagian besar yaitu normal sebanyak 80.8%. Analisis data menggunakan uji chi Square (CI = 95%) menunjukkan hasil p value 0,003 (p value > α = 0,05). Kesimpulannya, terdapat hubungan antara sikap ibu dengan status gizi pada balita di Desa Kemuning Lor Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember. Sikap ibu yang baik dapat mempengaruhi peningkatan usaha ibu dalam meningkatkan asupan nutrisi pada anak sehingga dapat meningkatkan status gizi pada balita.","PeriodicalId":385095,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan dr. Soebandi","volume":"14 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-21","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122513968","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Hubungan Obesitas dengan Kejadian Asma","authors":"Erika Maftuhatul","doi":"10.36858/jkds.v7i2.115","DOIUrl":"https://doi.org/10.36858/jkds.v7i2.115","url":null,"abstract":" Obesitas dan Asma termasuk penyakit kronik yang prevalensinya cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Beberapa faktor menjelaskan hubungan antara Obesitas dan Asma yang menyebabkan penurunan sistem komplikasi paru, volume paru, dan diameter saluran napas perifer. Akibatnya, terjadi peningkatan hiperreaktivitas saluran napas, perubahan volume darah pulmoner, dan gangguan fungsi ventilasi perfusi. Peningkatan jaringan adiposit pada penderita Obesitas menyebabkan bertambahnya produksi sel-sel dan mediator inflamasi yang turut berperan untuk terjadinya Asma. Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan Obesitas dengan kejadian Asma Di Poli Paru Rs Graha Sehat Kraksaan Probolinggo. Metode: penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional (hubungan/asosiasi), sampel penelitian ini berjumlah 83 responden. Hasil penelitian didapatkan P=0,000<0,005 dengan korelasi (r= - 389) yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya: terdapat hubungan Obesitas dengan Kejadian Asma. Nilai r diinterprestasikan memiliki hubungan kuat, artinya berat badan yang termasuk dalam kategori berisiko, Obes I, Obes II akan lebih sering terkena penyakit Sistem Pernafasan seperti halnya penyakit Asma, hasil Beresiko sebanyak 15 orang (18,1%) dengan kategori tingkat Asma terkontrol baik sebanyak 12 orang (9,96%), Obesitas I sebanyak 49 orang (59,0%) dengan kategori Asma tidak terkontrol sebanyak 36 orang (29,88%) dan Obesitas II sebanyak 19 orang (22,9%) dengan kategori Asma tidak terkontrol 17 orang (14,11%).","PeriodicalId":385095,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan dr. Soebandi","volume":"37 4","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114129546","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Meningkatnya Quality of Life (QoL) dengan Intervensi Senam Kaki dan Aromatherapy Lavender Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Rambipuji","authors":"Hella Meldy Tursina, Yuniasih Purwaningrum, Eka Anggita Febrianti","doi":"10.36858/jkds.v7i1.140","DOIUrl":"https://doi.org/10.36858/jkds.v7i1.140","url":null,"abstract":"Quality of Life (QoL) merupakan suatu terminologi yang menunjukkan tentang kesehatan fisik, sosial, dan emosi seseorang serta kemampuannya untuk melaksanakan tugas sehari-hari. Kenyataannya adalah bahwa diabetes dapat mempengaruhi kehidupan seseorang salah satunya dengan adanya luka gangren yang memperburuk kualitas hidup. Complementary and Alternative Medicine (CAM) digunakan sebagai terapi pendukung untuk meningkatkan kesehatan. Senam kaki dan aromatherapy lavender merupakan relaksasi yang meningkatkan kesehatan fisik dan mental. Desain penelitian yang digunakan adalah desain Quasi experiment dengan pendekatan one group pre and post design, teknik sampling yang digunakan simple random sampling dengan 16 responden, responden dalam penelitian ini adalah pasien diabetes melitus di Puskesmas Rambipuji. Penelitian ini dilakukan dengan cara memberikan kuesioner WHOQOL-BREF untuk mengetahui perbedaan Quality of Life (QoL) dengan intervensi senam kaki dan aromatherapy lavender. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar kualitas hidup responden penelitian sebelum diberikan intervensi berada pada kualitas hidup sedang yaitu 13 responden (81,3%) dan setelah diberikan intervensi berada pada kualitas hidup baik yaitu 14 responden (87,5%). Berdasarkan hasil analisa statistik yang dilakukan didapatkan hasil bahwa p-value sebesar 0,000, artinya ada perbedaan Quality of Life (QoL) pasien diabetes melitus sebelum dan sesudah diberikan senam kaki dan aromatherapy lavender di puskesmas Rambipuji tahun 2019. Senam kaki dan aromatherapy lavender dapat dilakukan sebagai terapi pendukung guna meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu metode dalam meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes melitus dengan melakukan senam kaki 3 kali secara rutin dalam seminggu dan aromatherapy lavender setiap malam sebelum tidur. Hal tersebut dapat membantu pasien untuk meningkatkan dan mempertahankan Quality of Life (QoL) yang baik","PeriodicalId":385095,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan dr. Soebandi","volume":"7 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-04-19","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123713790","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Validasi Metode Spektrofotometri UV-VIS Untuk Analisis Formalin Menggunakan Pararosanilline HCL Pada Sampel Plasma Darah","authors":"Lindawati Setyaningrum","doi":"10.36858/jkds.v7i1.146","DOIUrl":"https://doi.org/10.36858/jkds.v7i1.146","url":null,"abstract":"Formalin adalah sebagai larutan yang mengandung 30% hingga 50% formalin dengan 0,5% hingga 15% metanol sebagai penghambat polimerisasi. Formalin digunakan sebagai penyemprot tanaman (3%) dilakukan agar panen tidak mudah busuk dan layu. Namun hal ini dapat berakibat adanya residu pada tanaman dan hasil panennya yang dapat mempengaruhi kesehatan tubuh ketika dikonsumsi. Formalin sangat berbahaya jika terakumulasi di dalam tubuh. Ambang batas aman formalin pada makanan yang masuk dalam tubuh orang dewasa adalah 1,5-14 mg per hari sedangkan formalin dalam bentuk air minum yang masih bisa ditolerir adalah 0,1 ppm. Oleh karena itu pada penelitian kali ini bertujuan untuk menganalisis keberadaan residu formalin pada cabai dan darah manusia yang mengkonsumsi hasil panen cabai yang terkontaminasi formalin. Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan metode untuk mendeteksi formalin pada cabai dan sampel darah sebagai media deteksi untuk kondisi tubuh yang kemudian direaksikan dengan pararosanillin HCl. Diperoleh hasil reaksi warna merah muda gelap diikuti dengan deteksi metode Spektrofotometer UV-VIS pada panjang gelombang 539,0 nm. Dari hasil yang diteliti menunjukkan bahwa metode ini mampu mendeteksi formalin pada sampel darah dengan Y = 6,364x - 0,009 dan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,996 dan Vx0 < 2, batas deteksi adalah 0,069 ppm dan batas kuantisasi adalah 0,230 ppm. Hasil akurasi memberikan nilai rata-rata 88,173%. Nilai presisi dinyatakan dengan Deviasi Standar Relatif 1,047%. Sampel cabai yang dikumpulkan dari sekitar gunung bromo terdeteksi dengan hasil rentang konsentrasi formalin dari 2.106 - 4, 667 ppm. namun untuk sampel darah manusia di sekitar lereng gunung bromo tidak ditemukan adanya formalin.","PeriodicalId":385095,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan dr. Soebandi","volume":"74 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-04-19","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127049800","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Hubungan Antara BBLR, ASI Esklusif dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 2-5 Tahun","authors":"E. Wijayanti","doi":"10.36858/jkds.v7i1.138","DOIUrl":"https://doi.org/10.36858/jkds.v7i1.138","url":null,"abstract":"Stunting adalah balita pendek yang merupakan indikasi buruknya status gizi dan digunakan sebagai indikator jangka panjang. Prevalensi stunting di desa Jadi Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban, terdapat 144 anak balita dengan jumlah 101 anak (70%) mengalami stunting, 31 anak (22%) mengalami pendek dan 12 anak (8%) normal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara BBLR, ASI Esklusif dengan kejadian stunting pada balita usia 2-5 tahun di desa Jadi Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik dengan pendekatan case control. Populasinya seluruh ibu di desa Jadi kecamatan Semanding yang memiliki balita usia 2-5 tahun sebesar 85 responden, besar sampelnya 85 responden dengan tehnik total sampling. Analisa data secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa balita yang BBLR seluruhnya mengalami stunting sebanyak 28 responden (100%) dan balita yang tidak mendapatkan ASI Esklusif hampir seluruhnya mengalami stunting sebanyak 44 responden (94%). Dengan menggunakan uji chi square dan di hitung menggunakan SPSS versi 21 dengan tingkat kemaknaan α (0,05) di dapatkan BBLR dengan kejadian stunting nilai p= 0,000 lebih kecil dari 0,05 dan hubungan ASI Esklusif dengan kejadian stunting nilai p= 0,000 lebih kecil dari 0,05. Hal tersebut menunjukan bahwa H1 diterima yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara BBLR, ASI Esklusif dengan kejadian stunting pada balita usia 2-5 tahun di desa Jadi Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban. Dapat disimpulkan bahwa Berat Badan Bayi Lahir dan pemberian ASI Esklusif pada bayi sangatlah berpengaruh pada proses pertumbuhan dan perkembangan anak.","PeriodicalId":385095,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan dr. Soebandi","volume":"51 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-04-19","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134537570","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Penemuan Kasus Tuberculosis dengan Menggunakan Metode Pengelola Kasus Tuberculosis ( PEKA TB)","authors":"Feri Ekaprasetia","doi":"10.36858/jkds.v7i1.133","DOIUrl":"https://doi.org/10.36858/jkds.v7i1.133","url":null,"abstract":"Kejadian Tuberculosis sangat tinggi di Indonesia. Penemuan suspek TB sebanyak-banyaknya akan membantu dalam penegakan awal diagnosa penyakit TB dan segera mungkin mendapatkan pengobatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan angka penjaringan suspek TB dengan menggunakan metode Pengelola Kasus TB (PEKA TB). Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan 116 sampel yang digunakan. Hasilnya adalah penemuan suspek TB dengan menggunakan peran kader menunjukkan angka penemuan sebanyak 58 suspek TB pada bulan April s.d Juni. Sedangkan penggunaan metode PEKA TB untuk menemukan suspek TB sebanyak 67 Suspek. Sehingga total penemuan suspek selama 3 bulan meningkat dari total 70 suspek menjadi 125 suspek TB. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan metode PEKA TB dapat menjadi sebuah pilihan untuk menemukan kasus-kasus baru pasien Tuberculosis.","PeriodicalId":385095,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan dr. Soebandi","volume":"4 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-04-19","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127959165","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}