Hubungan Antara BBLR, ASI Esklusif dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 2-5 Tahun

E. Wijayanti
{"title":"Hubungan Antara BBLR, ASI Esklusif dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 2-5 Tahun","authors":"E. Wijayanti","doi":"10.36858/jkds.v7i1.138","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Stunting adalah balita pendek yang merupakan indikasi buruknya status gizi dan digunakan sebagai indikator jangka panjang. Prevalensi stunting di desa Jadi Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban, terdapat 144 anak balita dengan jumlah 101 anak (70%) mengalami stunting, 31 anak (22%) mengalami pendek dan 12 anak (8%) normal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara BBLR, ASI Esklusif dengan kejadian stunting pada balita usia 2-5 tahun di desa Jadi Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik dengan pendekatan case control. Populasinya seluruh ibu di desa Jadi kecamatan Semanding yang memiliki balita usia 2-5 tahun sebesar 85 responden, besar sampelnya 85 responden dengan tehnik total sampling. Analisa data secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa balita yang BBLR seluruhnya mengalami stunting sebanyak 28 responden (100%) dan balita yang tidak mendapatkan ASI Esklusif hampir seluruhnya mengalami stunting sebanyak 44 responden (94%). Dengan menggunakan uji chi square dan di hitung menggunakan SPSS versi 21 dengan tingkat kemaknaan α (0,05) di dapatkan BBLR dengan kejadian stunting nilai p= 0,000 lebih kecil dari 0,05 dan hubungan ASI Esklusif dengan kejadian stunting nilai p= 0,000 lebih kecil dari 0,05. Hal tersebut menunjukan bahwa H1 diterima yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara BBLR, ASI Esklusif dengan kejadian stunting pada balita usia 2-5 tahun di desa Jadi Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban. Dapat disimpulkan bahwa Berat Badan Bayi Lahir dan pemberian ASI Esklusif pada bayi sangatlah berpengaruh pada proses pertumbuhan dan perkembangan anak.","PeriodicalId":385095,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan dr. Soebandi","volume":"51 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2019-04-19","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"6","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Kesehatan dr. Soebandi","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.36858/jkds.v7i1.138","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 6

Abstract

Stunting adalah balita pendek yang merupakan indikasi buruknya status gizi dan digunakan sebagai indikator jangka panjang. Prevalensi stunting di desa Jadi Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban, terdapat 144 anak balita dengan jumlah 101 anak (70%) mengalami stunting, 31 anak (22%) mengalami pendek dan 12 anak (8%) normal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara BBLR, ASI Esklusif dengan kejadian stunting pada balita usia 2-5 tahun di desa Jadi Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik dengan pendekatan case control. Populasinya seluruh ibu di desa Jadi kecamatan Semanding yang memiliki balita usia 2-5 tahun sebesar 85 responden, besar sampelnya 85 responden dengan tehnik total sampling. Analisa data secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa balita yang BBLR seluruhnya mengalami stunting sebanyak 28 responden (100%) dan balita yang tidak mendapatkan ASI Esklusif hampir seluruhnya mengalami stunting sebanyak 44 responden (94%). Dengan menggunakan uji chi square dan di hitung menggunakan SPSS versi 21 dengan tingkat kemaknaan α (0,05) di dapatkan BBLR dengan kejadian stunting nilai p= 0,000 lebih kecil dari 0,05 dan hubungan ASI Esklusif dengan kejadian stunting nilai p= 0,000 lebih kecil dari 0,05. Hal tersebut menunjukan bahwa H1 diterima yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara BBLR, ASI Esklusif dengan kejadian stunting pada balita usia 2-5 tahun di desa Jadi Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban. Dapat disimpulkan bahwa Berat Badan Bayi Lahir dan pemberian ASI Esklusif pada bayi sangatlah berpengaruh pada proses pertumbuhan dan perkembangan anak.
BBLR和2-5岁幼儿的发育不良事件之间的关系
发育不良是一种营养不良的表现,是一种长期的指标。作为Tuban区Semanding街道,村里有144名幼儿,101名儿童(70%)发育不良,31名儿童(22%)发育不良,12名儿童(8%)正常。这项研究的目的是确定BBLR与2-5岁幼童在图班区的semanding seban地区的发育迟缓事件之间的联系。本研究采用案例控制方法进行分析研究。所有母亲的人口都是Semanding街道,这是一个2-5岁的蹒跚学步者85岁,样本85岁,有完整的技术抽样技术。数据分析单变量和双变量。研究结果显示,BBLR的儿童将会有28名受访者(100%)和未获得有效母乳喂养的幼儿将会有44人(94%)的青少年发育不良。用志广场和测试水平数用SPSS 21版kemaknaanα(0。05)在得到lbw发育和创世纪”值p =万小于0。05发育母乳排外与事件的关系值p =万小于0。05。这表明H1被接受,这意味着BBLR和一个2-5岁的幼儿在土班区的semanding seban地区的首次发育事件之间存在重大联系。可以得出结论,出生婴儿的体重和产前母乳喂养对婴儿的成长和发育有着深远的影响。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:481959085
Book学术官方微信