N. Simangunsong, Qurrotu’Aini Besila, Titiek Poerwanti Debora, Margareta Maria Sintorini
{"title":"PENYULUHAN DESAIN TAMAN RUMAH TINGGAL YANG EKOLOGIS DI RW 07 KELURAHAN RAWABUNTU SERPONG, TANGERANG","authors":"N. Simangunsong, Qurrotu’Aini Besila, Titiek Poerwanti Debora, Margareta Maria Sintorini","doi":"10.25105/akal.v3i1.10158","DOIUrl":"https://doi.org/10.25105/akal.v3i1.10158","url":null,"abstract":"A beautiful, healthy and ecological residential garden becomes a dream when returning home after going through the routine of city life which is jammed, dusty with pollution from motor vehicle exhaust. The problem found in BSD Sector 1.3 RW 07 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, South Tangerang is that residential garden designs generally consider aesthetic aspects more so that it is necessary to anticipate residential gardens with a wide range from 15 m2- 28 m2 to become residential gardens that have aesthetic benefits, functional and ecological in order to achieve a healthy environment. The Taman rumah tinggal yang indah sehat dan ekologis menjadi idaman ketika pulang ke rumah setelah melewati rutinitas kehidupan kota yang macet, berdebu dengan polusi dari buangan kendaraan bermotor. Permasalahan yang ditemukan di BSD Sektor 1.3 RW 07 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, Tangerang Selatan adalah disain taman rumah tinggal umumnya lebih mempertimbangkan aspek estetis sehingga perlu mensiasati taman rumah tinggal dengan kisaran luas dari 15 m2- 28 m2 menjadi taman rumah tinggal yang memiliki manfaat estetis, fungsional dan ekologis agar tercapai lingkungan yang sehat. Tujuan kegiatan abdimas ini adalah memberikan wawasan tentang desain taman rumah tinggal yang ekologis serta unsur pembentuknya. Pelaksanaan penyuluhan dilakukan dalam bentuk daring (zoom) diikuti kelompok pencinta tanaman dan warga. Tim pelaksana mempresentasikan materi tentang manfaat taman rumah tinggal, pemilihan jenis tanaman yang mampu menciptakan iklim mikro, menyerap polusi udara, menjadi habitat satwa; material perkerasan yang ramah lingkungan; proses pembuatan taman dan model desain taman rumah tinggal. Kegiatan ini mendapatkan respon yang baik terbukti dengan banyaknya peserta dan antusias dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Dari pihak mitra ada usulan agar ada kegiatan lanjutan yang berbentuk pelatihan. Setelah kegiatan dilaksanakan, pengetahuan dan wawasan warga dalam memilih jenis tanaman dan menata taman rumah tinggal yang ramah lingkungan meningkat sehingga kualitas lingkungan meningkat. ","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"24 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"87554239","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Christin Palit, E. I., Mira Meirawati, Reza Aryanto
{"title":"SOSIALISASI PENGGUNAAN BENTONIT DALAM FILTRASI AIR TANAH DI KELURAHAN PEGADUNGAN, JAKARTA BARAT","authors":"Christin Palit, E. I., Mira Meirawati, Reza Aryanto","doi":"10.25105/akal.v3i1.10363","DOIUrl":"https://doi.org/10.25105/akal.v3i1.10363","url":null,"abstract":"Masalah air bersih tidak hanya hadir di daerah-daerah terpencil yang belum tersentuh pembangunan, daerah perkotaan dengan jaringan infrastruktur PDAM yang sudah memadai pun terkadang masih terkendala dengan aktifitas pencemaran air. Tercatat pada tahun 2019 Kawasan Pegadungan ini mengalami krisis air karena kemarau yang berkepanjangan dan ditambah belum terpasangnya instalasi jaringan air bersih PDAM di beberapa kelurahan di Pegadungan. Oleh karena itu masih banyak warga sekitar yang menggunakan air tanah yang diperoleh dengan cara pompa sumur. Hasil wawancara beberapa warga bahwa air sumur tersebut tidak dapat digunakan untuk konsumsi sehari-hari dan hanya terbatas pada penggunaanya untuk mencuci saja. Warga banyak mengatakan bahwa air tanah tidak berwarna jernih dan agak keruh kecoklatan selain itu juga terasa asin. Dari beberapa hasil PkM juga menunjukkan bahwa air tanah di daerah ini tidak memenuhi kualitas air bersih yaitu terkait dengan kesadahan air total dan parameter zat padat terlarut, klorida dan besi yang juga berada di atas ambang batas. Berkaitan hal tersebut maka perlu di lakukan penyuluhan dengan memberikan pengetahuan mengenai fitrasi air terhadap air tanah yang di pakai oleh masyarakat. Kegiatan PKM ini menawarkan salah satu solusi alternatif yang bias dipakai masyarakat dalam menanggulangi permasalahan air bersih yaitu penggunaan atau aplikasi dari salah satu rekayasa material karbon-mineral lempung bentonite dalam proses filtrasi air. ","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"8 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"78137551","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
W. Yanti, Pauhesti -, S. S. Riswati, Mixsindo Korra Herdyanti, D. Sulistyanto
{"title":"REUSE OF WASTE COOKING OIL INTO A MULTIPURPOSE CANDEL AS A BASIC ENTREPRENEURSHIP FOR RESIDENT OF RW 07 KELURAHAN DURI PULO JAKARTA PUSAT","authors":"W. Yanti, Pauhesti -, S. S. Riswati, Mixsindo Korra Herdyanti, D. Sulistyanto","doi":"10.25105/akal.v3i1.10243","DOIUrl":"https://doi.org/10.25105/akal.v3i1.10243","url":null,"abstract":"In this pandemic period, people are required to be more creative and able to see the slightest opportunity. Although these opportunities come from waste that is usually discarded or not reused, such as waste cooking oil. Waste cooking oil is usually thrown into the sewer. Therefore, proper handling is needed so that waste cooking oil is beneficial and does not cause harm from aspects of human health and the environment. Various efforts have been made, one of them by making candles from used cooking oil.The location of this community service activity is in RW 07, Duri Pulo Village, Central Jakarta. The main purpose of community service activity at this location is to provide training and knowledge to housewives of RW 07 Kelurahan Duri Pulo, Central Jakarta regarding the importance of processing the waste cooking oil waste in order to provide added value that can improve their life economy. Candles are an object that has a fairly important role in human daily life, especially when there is no electricity. Socialization and training are the methods chosen in this community service activity. This is because direct learning is easier to remember than just counseling. This activity went smoothly and received good enthusiasm from the housewives of RW 07 Duri Pulo Village, Central Jakarta. These housewives asked our team to regularly held this community service activity and even suggested to conduct further research on the purification of the waste cooking oil so that it is safe to reuse like a new cooking oil","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"30 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"90481667","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PELATIHAN MANAJEMEN RANTAI PASOK PADA UMKM/IKM ASOSIASI PENGUSAHA ENGINEERING KARAWANG","authors":"Iveline Anne Marie, Amal Witonohadi","doi":"10.25105/akal.v3i1.10253","DOIUrl":"https://doi.org/10.25105/akal.v3i1.10253","url":null,"abstract":"APEK adalah asosiasi pengusaha skala mikro, kecil dan menengah dibidang engineering di Karawang. Untuk meningkatkan kinerja pelaku usaha APEK dibutuhkan pelatihan mengenai manajemen rantai pasok. Tujuan kegiatan PkM adalah untuk memberikan pelatihan manajemen rantai pasok bagi pelaku bisnis UMKM untuk mendapatkan rancangan rantai pasok yang efisien serta mengetahui risiko/gangguan yang terjadi sekaligus aksi pengendalian gangguan yang harus dilakukan. Kegiatan PkM meliputi tahap persiapan dengan melakukan inventarisir permasalahan terkait rantai pasok yang dihadapi oleh UMKM APEK melalui tahapan pengumpulan data awal dengan menggunakan Google Form dengan target responden adalah pelaku UMKM APEK. Berikutnya dilakukan pembuatan modul pelatihan sesuai dengan kebutuhan peserta pelatihan. Mempertimbangkan kondisi pandemik Covid 19, pelaksanaan pelatihan kegiatan PkM dilakukan secara daring. Pelaksanaan kegiatan PkM meliputi ceramah dan diskusi yang menjadi bagian dari kegiatan Pelatihan Manajemen Rantai Pasok meliputi topik Lean dan Risk pada rantai pasok serta Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Pemanfaatan Teknologi Additive Manufacturing dalam SCM. Hasil inventarisir permasalahan rantai pasok yang terjadi yang pernah dialami adalah keterlambatan memenuhi order pelanggan, material yang diterima dari supplier tidak sesuai pesanan, adanya keterlambatan dan waktu tunggu material di bea cukai yang menyebabkan adanya biaya overhead warehouse dan produksi tidak dapat dimulai serta supplier yang tidak komit dengan jadwal pengiriman. Berikutnya pengelolaan risiko yang dilakukan adalah dengan memulai kegiatan lebih awal untuk persiapan dan penentuan prioritas untuk kegiatan yang ber-risiko, serta antisipasi keterlambatan penerimaan bahan baku dengan pemberian safety stock.","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"89256302","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DALAM RANGKA PENCEGAHAN KELAINAN MALOKLUSI DI MASA PANDEMI COVID-19","authors":"Johannes Budiman, Janti Sudiono, Meiny Faudah Amin, Sariany Pancasari Audry Ariefin","doi":"10.25105/akal.v3i1.9754","DOIUrl":"https://doi.org/10.25105/akal.v3i1.9754","url":null,"abstract":"Prevalensi maloklusi di Indonesia masih sangat tinggi yaitu sekitar 80% dari jumlah penduduk dan merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang cukup besar. Hal ini ditambah dengan tingkat kesadaran perawatan gigi yang masih rendah dan masyarakat belum menyadari pentingnya pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Maloklusi sering ditemukan pada anak-anak masa periode gigi campur, yaitu saat gigi sulung dan gigi permanen secara besamaan berada di dalam rongga mulut yang di mulai dari sekitar usia 6 tahun hingga usia 12 tahun. Deteksi kelainan maloklusi dapat dimulai pada usia 7 tahun. Di luar negeri hal ini merupakan bagian dari kampanye yang dilakukan oleh organisasi Orthodontist Amerika Serikat. Tujuan kegiatan ini adalah membiasakan anak-anak untuk menyikat gigi sedini mungkin dan memberikan pengetahuan tentang cara sikat gigi yang baik dan benar dalam rangka pencegahan maloklusi pada seluruh orangtua dan guru anak TK AlHidayah 2 Kelapa Gading Pelaksanaan program merawat gigi pada anak serta mengenali kelainan maloklusi meliputi tahapan proses ceramah, dan tanya jawab melalu media Webinar, Zoom. Materi meliputi alasan pembatasan kunjungan ke dokter gigi di masa pandemi, penyebab terbanyak kunjungan ke dokter gigi (sakit karena gigi berlubang), proses terjadinya, cara pencegahannya, dan tips deteksi dini dalam rangka pencegahan maloklusi. Kegiatan diikuti oleh 34 peserta, keberhasilan kegiatan ini dilihat dari peningkatan pengetahuan. Skor hasil dari pretest dan post test selanjutnya akan dibandingkan dan diketahui apakah ada perubahan pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil penyuluhan pelatihan menjaga kesehatan gigi dan mulut bagi orang tua dan guru di TK Alhidayah 2, Kelapa Gading yang dilakukan melalui media webinar menunjukkan hasil yang memuaskan. Terdapat peningkatan nilai Post-test para peserta penyuluhan sebesar 10,5%.","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"5 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"87885631","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
T. Samara, Magdalena Wartono, Purnamawati Tjhin, N. Hairunisa, Permaisonya Briliant
{"title":"Community Service to Increase Awareness of the Importance of COVID-19 Vaccine","authors":"T. Samara, Magdalena Wartono, Purnamawati Tjhin, N. Hairunisa, Permaisonya Briliant","doi":"10.25105/akal.v3i1.9780","DOIUrl":"https://doi.org/10.25105/akal.v3i1.9780","url":null,"abstract":"The COVID-19 vaccine is one way among others to hasten the end the COVID-19 pandemic. That is why efforts to make all Indonesian people get this vaccine so that herd immunity is continuously encouraged. One way is to provide counselling about the COVID-19 vaccine so that people understand and are willing to be vaccinated.Therefore, the Medical Faculty of Trisakti University in this community service program held counselling for members of the Harapan Indah church in the Ignatius Loyola area, Bekasi. The event will be held online with zoom) on March 28, 2021 with counselling and question and answer methods.The success of this counselling is that participants gain an understanding of the urgent of the COVID-19 vaccine and are not afraid to be vaccinated.","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"89570107","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer Kepada Masyarakat Wilayah Tanjung Gedong, Jakarta Barat","authors":"Fadliah Fadliah","doi":"10.25105/akal.v3i1.10039","DOIUrl":"https://doi.org/10.25105/akal.v3i1.10039","url":null,"abstract":"Research shows that the corona virus can be spread through fluids in the respiratory system, such as mucus which can be spread through droplets, touch, direct contact and feces. Corona virus can be prevented from spreading by wearing masks, maintaining distance, staying at home and always maintaining personal hygiene. One of the efforts to maintain personal hygiene is to use hand sanitizer. Meanwhile, the condition of the pluralistic community in partner locations causes not all residents of partner areas to have equal access to seek information about the manufacture of hand sanitizers in accordance with WHO standards. The method used in this Community Service Program is a direct practice method by conducting training on making hand sanitizers to partner communities. The materials used to make hand sanitizers consist of 70% alcohol, glycerin and 3% H2O2. This Community Service activity is divided into two stages, the first stage is the provision of hand sanitizer assistance that has been produced at the Trisakti University chemical laboratory to the people of the Tanjung Gedong, Tomang, West Jakarta area and the second stage is training on making hand sanitizers through videos delivered via the zoom application meetings. The results of this Community Service activity increase public knowledge about how to make hand sanitizers according to WHO standards and provide assistance in the form of hand sanitizer products that have been produced in the chemical laboratory of the Department of Mining Engineering, FTKE, Trisakti University.","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"10 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"83275851","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PELATIHAN PEMBUATAN SABUN BATANG DARI MINYAK JELANTAH BAGI WARGA RW 07 KELURAHAN DURIPULO JAKARTA PUSAT","authors":"Pauhesti Pauhesti, Harin Widiyatni, Prayang Sunny Yulia, Yarra Sutadiwiria","doi":"10.25105/akal.v3i1.9872","DOIUrl":"https://doi.org/10.25105/akal.v3i1.9872","url":null,"abstract":"Minyak goreng yang sudah tidak kita pergunakan lagi dapat kita manfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan sabun batang yang dapat kita pergunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti untuk mencuci pakaian atau peralatan dapur. Minyak jelantah biasanya kita buang begitu saja ke saluran pembuangan, yang nantinya akan menyumbat saluran pembuangan tersebut karena minyak akan membeku pada suhu rendah atau akan menyebabkan pencemaran lingkungan. Bersumber dari pemikiran tersebut, kami tim PkM dari FTKE Universitas Trisakti mengadakan pelatihan pembuatan sabun batang dari minyak jelantah kepada ibu-ibu warga RW 07 Kelurahan Duri Pulo Jakarta Pusat. Minyak jelantah tersbut tidak bisa langsung digunakan sebagai bahan pembuatan sabun, karena dari sisi warna dan aroma sangatlah didak menarik, maka perlu dilakukan pemurnian terlebih dahulu dengan memasukkan karbon aktif (arang) sebagai adsorben ke dalam minyak jelantah untuk menyerap warna dan aroma dari minyak jelantah tersebut. Dengan dapat membuat sabun sendiri diharapkan kita dapat menghemat lebih banyak uang serta mengurangi paparan kita terhadap bahan kimia, karena kita dapat mengetahui bahan apa saja yang kita masukkan ke dalam sabun tersebut.","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"10 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"78789163","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENYULUHAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN ALTERNATIF BAHAN BAKAR DARI PROSES PIROLISIS LIMBAH PLASTIK DI DAERAH DURI PULO, JAKARTA PUSAT","authors":"Puri Wijayanti","doi":"10.25105/akal.v3i1.10610","DOIUrl":"https://doi.org/10.25105/akal.v3i1.10610","url":null,"abstract":"Limbah plastik yaitu limbah anorganik yang berbahaya bagi lingkungan sekitar dikarenakan limbah plastik tersebut tidak mudah terurai dan memerlukan waktu yang lama agar dapat terurai, Oleh karena itu, masyarakat memilih untuk membakar plastik agar dapat meminimalisir jumlah limbah sampah plastik pada lingkungan sekitar. Sampah plastik jika dibakar akan menghasilkan gas hidrogen sulfida (H2S) yang dapat menjadi racun bagi lingkungan, untuk itu perlu dilakukan pengolahan lebih lanjut. Salah satu solusi yang tepat untuk menanggulangi jumlah sampah plastik diantaranya dengan mengolah sampah plastik sebagai bahan bakar alternatif dengan pirolisis. Pirolisis merupakan suatu proses dekomposisi material dengan temperatur tinggi serta tanpa adanya O2. Salah satu penerapan pirolisis yaitu dengan melakukan pelatihan pengolahan pirolisis limbah plastik bagi warga RW 07, Duri Pulo, Jakarta Pusat. Pelatihan ini bertujuan untuk memanfaatkan dan mengolah limbah plastik yang ada pada bank sampah warga menjadi bahan bakar alternatif yg lebih bernilai, sehingga dapat menaikkan tingkat perekonomian warga. Proses pirolisis ini terdiri dari merancang reaktor pirolisis, mengembangkan prosedur operasi pirolisis, dan mengetahui pengaruh suhu pirolisis terhadap kualitas produk cair. Secara umum limbah dipilih dan digolongkan berdasarkan warna dan jenis plastik penyusunnya, lalu limbah plastik dipotong menjadi pecahan yang kemudian dimasukan ke dalam reaktor dengan suhu 500ºC selama 6 jam. Bahan bakar yang dikeluarkan atau dihasilkan dari proses pirolisis ini dapat digunakan sebagai bahan bakar motor, kompor minyak tanah dan keperluan lainya oleh warga.","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"44 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"90762684","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}