JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia最新文献

筛选
英文 中文
Masculinity and Femininity Symbols in South China Buddhist Temples: Psycho-Anthropological Perspective 华南佛教寺庙中的男性与女性象征:心理人类学视角
JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia Pub Date : 2023-08-31 DOI: 10.21009/arif.031.05
Anas Ahmadi
{"title":"Masculinity and Femininity Symbols in South China Buddhist Temples: Psycho-Anthropological Perspective","authors":"Anas Ahmadi","doi":"10.21009/arif.031.05","DOIUrl":"https://doi.org/10.21009/arif.031.05","url":null,"abstract":"Studies on masculinity in the last ten years have increased along with men's awareness of themselves. The study of masculinity is in opposition to the study of femininity. In this regard, this research intersects both of them, namely the study of masculinity and femininity in the Quan Yin temple in China. This research explores the Quan Yin symbols in the Southern Chinese (Mahayana Buddhist) Temples. This study uses a psycho-anthropological perspective. This research with a qualitative approach uses data from the architecture of the Quan Yin Temple. Data collection techniques refer to ethnographic studies, namely (1) observation, (2) photography, (3) recording, and (4) interviewing. The results of the study show that the structure that appears in Quan Yin symbolism is a dyadic structure that is divided into oppositions of (i) temples with pagodas without pagodas, (ii) masculine-feminine, (iii) strong-gentle, (iv) closed (introversion)-open (extroversion), and (v) anima -animus. Meanwhile, in terms of the collective mediation function of symbolism, it is shown that Quan Yin has symbolism, which shows that Quan Yin is indeed the highest and surpasses gods or goddesses. Therefore, Quan Yin can manifest/become anything to help mankind on Earth. This research universally shows that masculinity and femininity are also present in religious symbols. Both masculinity and femininity are nondualities that cannot be separated. This concept is almost the same as yin and yang in Chinese human philosophy.","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"21 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"73401338","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Konsep Habitus Bourdieu dan Dinamika Masyarakat Tionghoa dalam Pendidikan Jang Kliroe dan Korban Dari Peroentoengan Habitus Bourdieu的概念和中国社会在教育方面的动力与创新的受害者
JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia Pub Date : 2023-08-31 DOI: 10.21009/arif.031.01
Cahyaningrum Dewojati, Nadhilah Nurtalia
{"title":"Konsep Habitus Bourdieu dan Dinamika Masyarakat Tionghoa dalam Pendidikan Jang Kliroe dan Korban Dari Peroentoengan","authors":"Cahyaningrum Dewojati, Nadhilah Nurtalia","doi":"10.21009/arif.031.01","DOIUrl":"https://doi.org/10.21009/arif.031.01","url":null,"abstract":"Sastra peranakan Tionghoa sebelum Indonesia merdeka adalah pioneer sastra modern Indonesia. Karya-karya yang dihasilkan oleh pengarang Tionghoa banyak merefleksikan dinamika sosial dan budaya masyarakat pada masa itu. Sebagian dari mereka berhasil memasuki kelas sosial baru sekaligus membangun kultur yang baru pula. Penelitian ini bertujuan mengkaji habitus, modal, serta kritik pengarang terhadap aspek gaya hidup dan pendidikan kalangan Tionghoa dalam Pendidikan Jang Kliroe karya Lauw Giok Lan dan Korban dari Peroentoengan karya Gan Tjian Lie. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif analitis. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat habitus tertentu yang menarik yang muncul melalui tokoh dalam novel PJK dan KDP, sementara modal yang dimiliki antara lain modal ekonomi, modal sosial, dan modal budaya. Lauw dan Gan menggunakan karya mereka sebagai sarana kritik terhadap permasalahan yang menjangkiti masyarakat kelas atas Tionghoa di Hindia Belanda, seperti perilaku konsumerisme kalangan hartawan Tionghoa dan efek-efek negatif dari pendidikan ala Barat yang diterima oleh anak-anak muda Tionghoa.","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"13 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"80213957","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Eksistensi Cerita Rakyat dan Fungsinya dalam Kehidupan Masyarakat di Manggarai Timur 民间传说的存在及其在东方Manggarai社区生活中的作用
JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia Pub Date : 2023-08-31 DOI: 10.21009/arif.031.03
Ni Wayan Sumitri
{"title":"Eksistensi Cerita Rakyat dan Fungsinya dalam Kehidupan Masyarakat di Manggarai Timur","authors":"Ni Wayan Sumitri","doi":"10.21009/arif.031.03","DOIUrl":"https://doi.org/10.21009/arif.031.03","url":null,"abstract":"Tulisan ini membahas eksistensi cerita rakyat dan fungsinya dalam kehidupan masyarakat di Manggarai Timur yang kini semakin dilupakan terutama oleh para generasi mudanya. Karenanya penelitian ini dilakukan. Fokus kajiannya pada aspek isi salah satu cerita mitos yaitu Tiwu Inding yang dikaji secara tekstual dalam perspektif etnolinguistik dan foklor untuk mengungkap kebermaknaan cerita rakyat dalam fungsinya sebagai pedoman dalam kehdupan masyarakat pendukungnya yaitu masyarakat Manggarai Timur. Data diperoleh secara etnografi melalui metode simak-catat dan wawancara, serta didukung oleh studi kepustakaan. Data dianalisis secara deskriptif-kualitatif dengan metode induktif. Temuan menunjukkan bahwa keberadaan cerita rakyat di Manggarai Timur memiliki berbagai versi cerita karena diwadahi oleh enam bahsa lokal yang berbeda yaitu bahasa Manggarai, Manus, Mbaen, Rongga, Rajong dan Kepo. Cerita rakyat tersebut memiliki makna penting bagi kehidupan masyarakat pemiiknya dalam fungsinya sebagai sarana hiburan, religius, pemersatu dan pemertahanan nilai budaya serta sebagai sarana kontrol sosial.","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"74 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"86324297","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Tradisi Lisan Ngabeluk pada Masyarakat Sunda: Hegemoni dan Representasi Identitas 巽他社会的口头传统:霸权和身份认同
JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia Pub Date : 2023-08-31 DOI: 10.21009/arif.031.02
Dinni Nurfajrin
{"title":"Tradisi Lisan Ngabeluk pada Masyarakat Sunda: Hegemoni dan Representasi Identitas","authors":"Dinni Nurfajrin","doi":"10.21009/arif.031.02","DOIUrl":"https://doi.org/10.21009/arif.031.02","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan mengungkapkan dinamika hegemoni atas tradisi Ngabeluk, representasi identitas yang di tampilkan oleh komunitas  seni tradisi. Penelitian ini diawali bulan meret 2019 sampai dengan februari 2022. Adapun lokasi penelitiannya berada di Desa Rancakalong RT. 01 RW08 Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Keterlibatan peneliti dalam melakukan etnografi dilakukan dengan interview mendalam dengan bahasa sumber yakni bahasa Sunda dan berkesinambungan dalam observasi partisipan dari suatu situasi. Berdasarkan hasil temuan,  tradisi Ngabeluk telah beradaptasi dengan berbagai macam dasar dan alasan  seperti Negara, pasar, dan juga agama. Perubahan lainnya ditemukan dalam maksud serta tujuan pertunjukan. Adaptasi yang dilakukan oleh para penembangnya sebagai bentuk pemertahanan tradisi oleh pelaku budaya menghadapi relasi kuasa pemerintah, agama dan pasar, tradisi Ngabeluk membentuk tujuh representasi identitas yakni; 1) Beluk sebagai media komunikasi, 2) Beluk Magawe,3) Beluk Rengkong, 4) Beluk Rudat, 5) Beluk Saman, 6) Beluk Badud, dan 7) Beluk wawacan. Berdasarkan ketujuh representadi identitas diperoleh pengertian baru, seni Beluk di Rancakalong bukan hanya seni membaca Wawacan atau seni berkomunikasi antar pertani di Huma atau Sawah. Kini yang disebut sebagai seni Beluk adalah kesenian-kesenian yang dipertunjukan dengan ciri khas nada tinggi (nada Beluk).","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"2 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"79279954","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Fungsi Edukatif Tradisi Lisan Teater Dulmuluk pada Masyarakat Palembang 帕伦邦社区口头上的扬言传统的教育功能
JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia Pub Date : 2023-08-31 DOI: 10.21009/arif.031.08
Margareta Andriani, Siti Gomo Attas, Zuriyati
{"title":"Fungsi Edukatif Tradisi Lisan Teater Dulmuluk pada Masyarakat Palembang","authors":"Margareta Andriani, Siti Gomo Attas, Zuriyati","doi":"10.21009/arif.031.08","DOIUrl":"https://doi.org/10.21009/arif.031.08","url":null,"abstract":"Teater Dulmuluk sebaga teater tradisional merupakan ikon masyarakat Palembang. Sebagai tradisi lisan, teater Dulmuluk tentu saja memiliki fungsi kebermanfaatan yang dapat dijadikan pedoman dalam berprilaku bagi masyarakat khususnya masyarakat Palembang. Namun sayangnya, saat ini teater Dulmuluk berada di titik nadir. Dahulu, pertunjukannya ditunggu dan digemari masyarakat, tetapi sekarang eksistensinya mulai memudar. Berdasarkan hal ini, maka penting dikaji bagaimana fungsi-fungsi kebermanfaatan di dalam pertunjukan teater Dulmuluk sehingga dapat dijadikan pedoman dalam berprilaku bagi masyarakat Palembang. Penelitian ini menggunakan metode etnografi. Adapun hasil penelitian ini, yaitu 1) berfungsi sebagai pendidikan bagi generasi muda karena di dalam pertunjukan teater Dulmuluk penuh dengan nilai-nilai kebermanfaatan yang dapat dijadikan pedoman dalam berprilaku bagi masyarakatnya; 2) berfungsi sebagai peningkatan perasaan solidaritas suatu kelompok baik antar pemain maupun bagi masyarakat penonton; 3) berfungsi sebagai pemberian sanksi social bagi yang bersalah serta mengajarkan kebaikan-kebaikan; 4) berfungsi sebagai sarana kritik sosial yang disampaikan melalui guyonan-guyonan yang segar; 5) dan dapat mengubah pekerjaan yang membosankan menjadi sebuah permainan yang mengasyikkan.","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"17 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"89941225","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Patriotisme sebagai Ruang Ketiga: Praktik Ritual Adat Ujung Mantra dalam Masyarakat Gucialit-Lumajang 爱国主义作为第三个房间:在guciallujang社会,仪式化的仪式是一种驱魔仪式
JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia Pub Date : 2023-08-31 DOI: 10.21009/arif.031.06
Aprinus Salam
{"title":"Patriotisme sebagai Ruang Ketiga: Praktik Ritual Adat Ujung Mantra dalam Masyarakat Gucialit-Lumajang","authors":"Aprinus Salam","doi":"10.21009/arif.031.06","DOIUrl":"https://doi.org/10.21009/arif.031.06","url":null,"abstract":"Perubahan prosesi ritual adat dalam suatu tradisi masyarakat merupakan hal yang lazim terjadi seiring pergerakan sosiokultural masyarakat. Bagaimana tradisi dan budaya berubah di antara pergerakan manusia secara kolektif, periode sejarah, dan hubungan dilematis antara agama, budaya (adat), dan transisi lainnya. Tulisan ini memusatkan perhatian pada upacara adat ujung mantra masyarakat Lumajang. Apakah ujung mantra pada masyarakat Gucialit Lumajang yang menuju modern masih mempertahankan otentitasnya? Sebagai ruang kultural, berdasarkan data historisnya, Lumajang adalah wilayah diaspora sehingga sebagian besar masyarakatnya adalah Madura-Jawa dan masyarakat Gucialit, sebagian besar beragama Islam. Bahasan utama tulisan, adalah sejarah, praktik, dan perubahan-perubahan yang terjadi dalam upacara adat ujung mantra. Di balik praktik ritual tercipta ruang liminal dengan menghadirkan wacana patriotik. Tujuan upacara bergeser dari ritual pemanggil hujan menjadi mencipta kerukunan antarwarga. Patriotisme sebagai strategi pengalihan wacana dan alternatif untuk melebur persinggungan antara agama, budaya, dan modernitas di dalam ruang ketiga (ujung mantra).","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"200 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"75688401","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Analisis Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Novel Si Dul Anak Jakarta Karya Aman Datuk Madjoindo
JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia Pub Date : 2023-08-31 DOI: 10.21009/arif.031.09
Maguna Eliastuti
{"title":"Analisis Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Novel Si Dul Anak Jakarta Karya Aman Datuk Madjoindo","authors":"Maguna Eliastuti","doi":"10.21009/arif.031.09","DOIUrl":"https://doi.org/10.21009/arif.031.09","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menjelaskan nilai kearifan lokal dalam novel Si Dul Anak Jakarta karya Aman Datuk Madjoindo. Penelitian kualitatif deskriptif ini menggunakan pendekatan antropologi sastra. Dalam novel Si Dul Anak Jakarta nilai kearifan lokal dianalisis melalui pendekatan sastra-antropologis. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah membaca, mencatat, dan pengambilan keputusan. Hasil penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan analisis tentang nilai kearifan lokal dalam novel Si Dul Anak Jakarta karya Aman Datuk Madjoindo. Secara keseluruhan, novel ini mengandung nilai-nilai kearifan lokal, termasuk  pendidikan dan budaya.","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"22 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"87382851","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Sihir Osing dalam Ritual Penyembuhan
JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia Pub Date : 2023-08-31 DOI: 10.21009/arif.031.07
Fahmi Ilyas, Sri Murni
{"title":"Sihir Osing dalam Ritual Penyembuhan","authors":"Fahmi Ilyas, Sri Murni","doi":"10.21009/arif.031.07","DOIUrl":"https://doi.org/10.21009/arif.031.07","url":null,"abstract":"Orang Osing seringkali diidentikkan oleh orang luar dengan kemampuan menggunakan sihir, santet dalam kehidupan keseharian mereka. Penelitian ini mencoba memahami penggunaan sihir dalam penyembuhan tradisional orang Osing melalui pendekatan kualitatif. Sihir Osing yang dipraktikkan dalam penyembuhan tradisional efek yang dihasilkan dari prosesi ritual. Sihir yang dikelompokkan  menjadi empat warna, yaitu putih, hitam, merah, dan kuning memiliki fungsi dan tujuan yang berbeda, dan salah satunya adalah untuk tujuan penyembuhan. Sihir yang dikenal orang Osing ini juga memiliki ciri-ciri yang serupa dalam aplikasinya, yaitu memerlukan adanya mantra, media untuk menyalurkan mantra, serta ‘meleburkan’ dunia spiritual dengan dunia material. \u0000 ","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"51 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"89342330","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Pendekatan Strukturalisme dan Praktik Triangulasi di dalam Penelitian Sastra 在文学研究中,结构主义和三角法的方法
JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia Pub Date : 2023-08-31 DOI: 10.21009/arif.031.04
Dipa Nugraha
{"title":"Pendekatan Strukturalisme dan Praktik Triangulasi di dalam Penelitian Sastra","authors":"Dipa Nugraha","doi":"10.21009/arif.031.04","DOIUrl":"https://doi.org/10.21009/arif.031.04","url":null,"abstract":"Berdasarkan penelusuran, beberapa akademisi sastra Indonesia terdapati telah tidak tepat di dalam menerapkan pendekatan strukturalisme di dalam penelitian sastra. Akademisi sastra Indonesia lainnya ditemukan telah menggunakan istilah triangulasi di dalam penelitian mereka dengan keliru. Artikel ini adalah artikel kajian pustaka sistematis. Pustaka yang relevan dengan topik pendekatan strukturalisme dan triangulasi disarikan dan diletakkan di dalam konteks penelitian sastra. Artikel ini memberikan kesimpulan bahwa ketidaktepatan penerapan pendekatan strukturalisme terjadi pada penghentian langkah pengkajian hanya pada tahapan awal dari pendekatan strukturalisme, yaitu identifikasi unsur-unsur pembangun karya sastra, tanpa kelanjutan pada tahap pengulasan mendalam dan tindak analisis hubungan antarunsur. Adapun kekeliruan pemahaman atas dan ketidaktepatan penggunaan istilah triangulasi di dalam penelitian sastra di Indonesia bisa diatasi dengan pembacaan cermat atas buku rujukan utama dari penggunaan triangulasi yang sebenarnya berlaku di dalam penelitian sosial dengan judul The Research Act: A Theoretical Introduction to Sociological Methods karya Norman Denzin.","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"72 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"85512279","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Aspek Agraris dan Maritim dalam Makanan Tradisional Kuah Tige
JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia Pub Date : 2023-08-31 DOI: 10.21009/arif.031.10
Destriyadi Sekolah, Tinggi Agama, Islam Natuna
{"title":"Aspek Agraris dan Maritim dalam Makanan Tradisional Kuah Tige","authors":"Destriyadi Sekolah, Tinggi Agama, Islam Natuna","doi":"10.21009/arif.031.10","DOIUrl":"https://doi.org/10.21009/arif.031.10","url":null,"abstract":"Hasil hubungan masyarakat dengan alam dapat dilihat dari makanan tradisional kuah tige, Natuna. Budaya maritim dan budaya agraris berhubungan dengan masyarakat dan alam. Penelitian ini bertujuan mengungkapkan aspek agraris dan maritim dalam makanan tradisional kuah tige. Data penelitian kualitatif deskriptif ini diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka. Ada tiga tahap penelitian, yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Natuna yang dikelilingi lautan luas dan tanah yang subur, makanan tradisional kuah tige menjadi milik sebagian komunitas masyarakat secara kolektif. Bahan baku makanan tradisional kuah tige berasal dari budaya agraris seperti kelapa kukur, sagu butir, dan ubi rebus, sedangkan yang berasal dari budaya maritim adalah gulai air ikan. Perbedaan pandangan dan kebiasaan masyarakat Natuna mengenai kuah tige dipandang sebagai cara untuk menguatkan dan memperkaya kebudayaan.","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"43 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"84136768","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
相关产品
×
本文献相关产品
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书