{"title":"Etnopuitika Mantra Religi: Pemaknaan dan Fungsi","authors":"Siti Rahmawati, Susi Darihastining, Suwardi Endraswara","doi":"10.21009/arif.012.06","DOIUrl":"https://doi.org/10.21009/arif.012.06","url":null,"abstract":"Penelitian bertujuan menafsir secara antropolinguistik dan fungsi mantra penangkal hujan. Acuan teori etnopuitik dengan metode kualitatif. Sumber data teks mantra dari dua informan. Data penelitian bentuk tafsiran antropolinguistik, pemaknaan kalimat mantra, dan fungsi mantra yang mengandung aspek religi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk tafsiran antropolinguistik dan pemaknaan kalimat mantra mengandung aspek religi dan sosial. Tafsiran antropolinguistik melalui judul, pembuka, niat, sugesti, tujuan, dan penutup. Representasi tafsiran antropolinguistik unsur religi tampak pada kosakata dalam kalimat ketuhanan, keesaan Tuhan, dan penghambaan kepada Allah. Kalimat religi menambah rasa optimis dan sugesti dengan mendekatkan diri kepada Allah. Tafsiran antropolinguistik unsur sosial terdapat pada mantra penangkal hujan di Dusun Galuh Krajan Desa Watugaluh, sedangkan yang di Dusun Tebon Desa Kayangan tidak terdapat tafsiran antropolinguistik yang mengandung unsur sosial. Mantra yang menggunakan konsep properties, yaitu fungsi ideologi dua deskriptor, permohonan kepada Tuhan dan menundukkan roh halus.","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"70 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"85209005","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Akhmad Sofyan, Panakajaya Hidayatullah, Ali Badrudin
{"title":"Konteks Penggunaan dan Penyampaian Kritik Masyarakat Madura dalam Ranah Pergaulan","authors":"Akhmad Sofyan, Panakajaya Hidayatullah, Ali Badrudin","doi":"10.21009/arif.012.01","DOIUrl":"https://doi.org/10.21009/arif.012.01","url":null,"abstract":"Penelitan ini mengkaji penggunaan ungkapan kritik masyarakat Madura dalam ranah pergaulan dan tetangga di Besuki Raya. Fokus penelitian mengungkap 1) konteks kritik tersebut diproduksi, 2) bentuk dan model kritik, serta 3) fungsi kritik. Penelitian ini menggunakan metode etnografi komunikasi. Penyediaan data menggunakan teknik simak, sumber data berupa ungkapan (lisan) dari masyarakat Madura yang direkam/catat sebagai data primer. Temuan dalam penelitian ini: 1) kritik disampaikan dalam konteks komunikasi dalam ranah keluarga, meliputi utang piutang, antartetangga, dan ketubuhan; 2) bentuk dan model kritik yang digunakan yakni menggunakan metafora, humor, nasihat, bahasa kasar, ancaman halus, nyanyian, orang ketiga, surat tulis, objek benda, objek hewan, sanjungan, dan menggerutu (ngaronyam); 3) fungsi kritik dalam ranah pergaulan dan tetangga meliputi bentuk perhatian dengan mengutarakan kesalahan dan kekurangan orang lain, bentuk keakraban antarteman dan tetangga, ekspresi untuk mengungkapkan kekesalan.","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"44 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"89358506","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Sekar Ainaya Callula, Pinkan Saladina Nolani, M. Ridwan Ramadhan
{"title":"Strategi Mempertahankan Budaya Ondel-ondel dalam Revitalisasi Kebudayaan Betawi","authors":"Sekar Ainaya Callula, Pinkan Saladina Nolani, M. Ridwan Ramadhan","doi":"10.21009/arif.012.08","DOIUrl":"https://doi.org/10.21009/arif.012.08","url":null,"abstract":"Keberagaman budaya di Indonesia merupakan peninggalan para leluhur dalam wujud yang kompleks. Peninggalan budaya tersebut di antaranya aktivitas manusia, tradisi, dan benda. Penurunan tingkat ketahanan budaya yang terjadi di Jakarta mengakibatkan budaya Betawi mulai luntur dan ditinggalkan oleh masyarakat termasuk kesenian ondel-ondel. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi dalam mempertahankan ondel-ondel sebagai bagian dari budaya Betawi. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi langsung, wawancara, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa strategi yang dapat dilakukan dalam mempertahankan budaya ondelondel, yaitu membangun jati diri masyarakat dan memanfaatkan teknologi informasi dalam memperkenalkan, menyosialisasikan, dan mempromosikan budaya ondel-ondel kepada masyarakat.","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"72519265","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Apropriasi Spiritual dalam Konteks Tradisi: Pembacaan Hermeneutika Ricoeur dalam Kitab Negarakertagama","authors":"Ifi Erwhintiana, Mukhamad Syaiful Milal","doi":"10.21009/arif.012.10","DOIUrl":"https://doi.org/10.21009/arif.012.10","url":null,"abstract":"Kitab Negarakertagama merupakan salah satu mahakarya yang mengulas tentang kerajaan Majapahit dan masa keemasannya. Terdapat beberapa warisan kebudayaan yang dikenal dengan tradisi kirab dan Srada. Artikel ini berupaya untuk mengungkapkan simbol spiritual di balik tradisi kirab dan perayaan Srada. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan Hermeneutika Paul Ricoeur. Data berupa penggalanpenggalan pupuh dalam kitab Negarakertagama diperoleh melalui teknik simak dan catat. Adapun analisis data dilakukan secara dialektik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat simbol spritual dalam tradisi kirab tahunan yang direpresentasikan melalui ungkapan rasa syukur terhadap alam, semesta, serta bentuk penghormatan terhadap leluhur. Sama halnya dengan perayaan Srada yang sampai saat ini nilai yang terkandung dalam upacara nyadran tidak mengalami pergeseran, yaitu bentuk hubungan manusia dengan leluhur yang telah mangkat. \u0000 \u0000 \u0000","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"3 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"79391793","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Imajinasi Kemaritiman dalam Sastra Jawa Kuno Pra-Islam: Eksplorasi Bait Puisi Kakawin Sumanasāntaka, Bhomāntaka, dan Ghaṭotkacāśraya","authors":"Moch. Khafidz Fuad Raya","doi":"10.21009/arif.012.09","DOIUrl":"https://doi.org/10.21009/arif.012.09","url":null,"abstract":"Artikel ini mengkaji bait sastra puisi Jawa Kuno (kakawin) tentang kemaritiman, yaitu laut dan masyarakat pesisir. Hanya sedikit teks klasik sastra Jawa Kuno yang membahas laut dan berbagai kegiatan perairan termasuk kondisi sosial budaya masyarakat pesisir. Dengan menggunakan studi dokumen dan metode penggalian data dokumentasi, artikel ini membahas tiga. Pertama, nelayan, ikan gajah gajamīna, dan pesisir pantai beserta sisi gelapnya. Kedua, joṅ sebagai kapal yang dipadankan dengan jukuṅ, sambo, dan sāmwau. Ketiga, visualisasi keindahan pantai sebagai destinasi menawan dalam imajinasi sastra Jawa Kuno. Pesona estetika laut beserta segala sesuatu yang melingkupinya menjadi daya tarik para penguasa dan raja-raja Jawa untuk mempertahankan wilayahnya. Artikel ini berkontribusi memvisualisasi kemaritiman dalam sastra puisi Jawa Kuno (kakawin) yang tidak dibahas dalam beberapa kajian sejarah dan arkeologi pada masa Islam di Jawa.","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"18 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"73635042","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGUATAN KELEMBAGAAN KOPERASI PRIMKOPTI SWAKERTA SEMANAN MENUJU KOPERASI BERDAYA SAING","authors":"Ida Busnetty, Bachtia Usman, A. Hermawan","doi":"10.25105/akal.v3i1.10688","DOIUrl":"https://doi.org/10.25105/akal.v3i1.10688","url":null,"abstract":"Koperasi Primkopti Swakerta Semanan berada di Kecamatan Semanan Kalideres, semenjak berbadan badan hukum tahun 1992 sampai sekarang belum mengadakan rapat anggota untuk pemilihan Pengurus dengan berbagai kendala yang ada di lapanganTujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada Pengurus, Anggota dan Penasehat perlunya reorganisasi Kepengurusan Koperasi untuk penguatan Lembaga Koperasi menuju Koperasi berdaya saing.Hasil dari Kegiatan ini adalah terlaksananya Rapat Anggota Koperasi Primkopti Swakerta Semanan untuk memilih Pengurus Koperasi yang baru","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"10 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"74461352","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"SOSIALISASI MENGHINDARI PENIPUAN DIGITAL","authors":"Meredita Susanty, Erwin Setiawan","doi":"10.25105/akal.v3i1.12464","DOIUrl":"https://doi.org/10.25105/akal.v3i1.12464","url":null,"abstract":"Kemunculan internet menyebabkan banyaknya perubahan di berbagai lini kehidupan. Penggunaan internet di Indonesia mencakup berbagai aspek, ekonomi, edukasi, layanan publik, hiburan, dan sosial politik. Di dalam bidang ekonomi sebesar 32.19% digunakan untuk melakukan pembelian daring. Sayangnya perkembangan ini tidak diimbangi dengan literasi digital yang mencukupi khususnya kesadaran mengenai kejahatan siber. Hal ini menimbulkan permasalahan di masyarakat yakni meningkatnya penipuan digital yang memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat. Melalui program pengabdian masyarakat, Universitas Pertamina menjawab tantangan ini dengan mengadakan sosialisasi menghindari penipuan digital untuk memupuk kesadaran masyarakat terhadap kejahatan digital sekaligus mendorong masyarakat untuk menjadi agen untuk menyebarkan materi sosialisasi ke lingkup masyarakat yang lebih luas. Ibu-ibu PKK yang menjadi peserta diperkenalkan dampak positif dan negatif dari perkembangan teknologi informasi, cara mengidentifikasi potensi penipuan di dunia maya dan cara melaporkan penipuan digital kepada pihak berwajib.","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"27 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"90155143","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"EDUKASI DAN PENCEGAHAN TENTANG REPETITIVE STRAIN INJURY DI TEMPAT KERJA JAKARTA UTARA","authors":"Magdalena Wartono","doi":"10.25105/akal.v3i1.9801","DOIUrl":"https://doi.org/10.25105/akal.v3i1.9801","url":null,"abstract":"Gerakan repetisi dan/atau posisi kerja yang janggal bisa mengakibatkan cedera pada otot, saraf, ligamentum dan tendon baik sementara maupun permanen. Keadaan ini disebut sebagai Repetitive Strain Injury. Penelitian di salah satu perusahaan mineral dan tambang menunjukkan sebanyak 77% pekerja memiliki keluhan muskuloskeletal akibat gerakan repetisi. Para pekerja di salah satu perusahaan pembangkit listrik banyak yang terpajan dengan gerakan repetisi pada aktivitas pemeliharaan unit pembangkit, seperti gerakan memutar pergelangan tangan dan tidak jarang dari mereka mengelukan masalah yang berkaitan dengan muskuloskeletal. Oleh sebab itu pemahaman tentang repetitive strain injury, seperti gejala dan dampaknya, serta pelatihan untuk mengurangi atau mencegah timbulnya keluhan repetitive strain injury menjadi penting bagi para pekerja perusahaan ini dengan harapan dapat meningkatkan produktivitas kerja. Kegiatan dilakukan secara daring yang dihadiri oleh 98 orang. Kegiatan berupa edukasi (penyuluhan) disertai dengan pemutaran video tentang langkah-langkah meregangkan otot-otot tangan yang baik dilakukan sebelum bekerja agar otot-otot siap untuk diajak bekerja. Sebagai evaluasi pengetahuan peserta tentang repetitive strain injury, dilakukan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan tentang posisi tubuh yang baik saat bekerja dari 78% menjadi 88% di post-test, demikian juga dengan pertanyaan mengenai cara pencegahan repetitive strain injury (68% menjadi 93%). Dengan demikian kegiatan edukasi tentang repetitive strain injurydan pencegahannya ini bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan dari pekerja.Kata kunci: repetitive strain injury; Gerakan repetisi; Hazard ergonomi","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"34 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"77831290","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}