Yuni Suryanti, S. Syah, Andi Nurul Mukhlisah, Hassani Hassani
{"title":"Kualitas Biourin Kambing dengan Pemberian Buah Nanas (Ananas comosus L. Merr) pada Level Berbeda","authors":"Yuni Suryanti, S. Syah, Andi Nurul Mukhlisah, Hassani Hassani","doi":"10.56625/jipho.v5i1.29175","DOIUrl":"https://doi.org/10.56625/jipho.v5i1.29175","url":null,"abstract":"Limbah ternak kambing berupa urin dapat memberikan sumbangsih terhadap penyebaran penyakit dan pencemaran lingkungan. Semakin besar usaha peternakan semakin besar pula limbah yang dihasilkan. Penanggulan masalah limbah urin kambing dapat dilakukan melalui pemanfaatan limbah urin kambing menjadi biourin. Biourin merupakan pupuk organik cair dari urin ternak yang berbentuk cair dan mudah larut. Kualitas dari biourin dapat ditingkatkan dengan penambahan bahan-bahan tertentu sebagai katalisator. Penambahan buah nanas pada pembuatan biourin dilakukan sebagai katalisator dan sumber energi yang bertujuan untuk mempercepat proses fermentasi serta meningkatkan kandungan unsur hara biourin.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitasbiourin kambing yang diberikan nanas dengan level berbeda, serta untuk mengetahui level terbaik dari pemberian nanas terhadap kualitas biourin kambing yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan yaitu dengan level penambahan nanas sebanyak P0= tanpa penambahan nanas (kontrol), P1= 600 g, P2= 800 g, dan P3= 1000 g. Analisis data menggunakan analisis ANOVA dengan program SPSS versi 23 dan dilanjutkan uji Duncan. Parameter yang diamati adalah kandungan nitrogen dan C/N rasio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan nanas berpengaruh sangat nyata (P < 0,01) terhadap kandungan nitrogen dan C/N rasio biourin kambing. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kualitas biourinkambing dapat meningkat dengan level penambahan nanas sebanyak P3= 1000 g dimana menghasilkan kandungan nitrogen biourin tertinggi sebesar 0,25% dan kandungan C/N rasio sebesar 26%.","PeriodicalId":127900,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo","volume":"5 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-01-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125309221","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pengaruh Marinasi Pasta Temulawak (Curcuma xanthorrhiza) terhadap Kualitas Kimia Daging Ayam Petelur Afkir","authors":"Apriliana Dewi Kartini, H. Hafid, A. Napirah","doi":"10.56625/jipho.v5i1.29025","DOIUrl":"https://doi.org/10.56625/jipho.v5i1.29025","url":null,"abstract":"Ayam petelur afkir biasa dimanfaatkan oleh peternak sebagai ayam potong sebagai penghasil daging sehingga dapat dijadikan sebagai sumber penghasilan baru bagi peternak jika harga jual tinggi. Daging ayam petelur afkir memiliki potensi untuk menjadi produk daging olahan, karena mempunyai kandungan nutrien tidak jauh berbeda dengan daging ayam broiler. Curcuminoid dan minyak atsiri dalam temulawak berpotensi sebagai antiseptik dan meningkatkan kualitas produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kimia daging ayam petelur afkir yang dimarinasi menggunakan pasta temulawak (Curcuma xanthorrhiza) dengan konsentrasi yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pasta temulawak dengan konsentrasi 0%, 20%, 40% dan 60% pada daging ayam petelur afkir memberikan perbedaan yang nyata (P<0,05) terhadap kadar air, kadar protein, kadar lemak, dan kadar abu.Kata Kunci: Ayam Petelur Afkir Pasta Temulawak","PeriodicalId":127900,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-01-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116041033","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Evaluasi Kapasitas Tampung Padang Penggembalaan PT. Cakra Bombana Sejahtera Site Lababu di Kabupaten Bombana","authors":"Ardi Harminto, Widhi Kurniawan, Rahim Aka","doi":"10.56625/jipho.v5i1.28941","DOIUrl":"https://doi.org/10.56625/jipho.v5i1.28941","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kapasitas tampung padang penggembalaan PT. Cakra Bombana Sejahtera Site Lababu Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan metode survei, pengukuran dan pengamatan secara langsung di lapangan. Pengukuran produksi hijauan menggunakan kuadran ukuran 1 meter x 1 meter. Data yang diperoleh ditabulasi dan dihitung untuk mendapatkan rata-rata produksi hijauan segar, rata-rata produksi bahan kering dan kapasitas tampung. Hasil penelitian menunjukan bahwa padang penggembalaan PT. Cakra Bombana Sejahtera Site Lababu Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara memiliki rata-rata produksi hijauan segar sebesar 2.413 kg/ha, rata-rata produksi bahan kering hijauan 1.467 kg/ha dan memiliki kapasitas tampung yaitu 0,7 ST/ha/tahun. Kesimpulan penelitian ini adalah padang penggembalaan PT. Cakra Bombana Sejahtera Site Lababu Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara didominasi oleh rumput Panicum decompositum dan Paspalum conjugatum dengan kapasitas tampung yang relatif rendah.Kata Kunci: Kapasitas Tampung, Padang Penggembalaan, Kabupaten Bombana. ","PeriodicalId":127900,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo","volume":"21 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-01-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116842478","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Evaluasi Kapasitas Tampung Padang Penggembalaan Site Padangbila PT. Cakra Bombana Sejahtera, Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara","authors":"Irwahyumin Gunawas, Widhi Kurniawan, Ali Bain","doi":"10.56625/jipho.v5i1.28795","DOIUrl":"https://doi.org/10.56625/jipho.v5i1.28795","url":null,"abstract":"Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kapasitas tampung (carrying capacity), jenis vegetasi, produksi hijauan dan bahan kering Hijauan Makanan Ternak. Penelitian ini dilakukan dengan cara survei langsung dilapangan padang penggembalaan di site Padangbila PT. Cakra Bombana Sejahtera. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling yakni menggunakan metode bingkai/kuadran berukuran 1 m2. Data-data yang diperoleh di analisis dengan cara analisis deskripsi kuantitatif. Hasil penelitian di padang penggembalaan site Padangbila PT. Cakra Bombana Sejahtera ditemukan jenis vegetasi yang terdiri dari 9 jenis vegetasi yang terdiri dari 6 jenis hijauan rumput, 2 jenis hijauan leguminosa dan 1 jenis gulma. Jenis rumput yaitu rumput odot (Pennisetum purpureum), rumput jari (Digitaria setigera), rumput benggala (Panicum maximum), rumput Australia (Paspalum dilatatum Poir), rumput jumat agung/sikat sapu (Luzula campestris (L.) DC.) dan rumput teki (Cyperus rotundus). Leguminosa yaitu akasia (Acacia melanoxylon R.Br.) dan sentro (Centrosema pubescens) serta gulma berupa alang-alang (Imperata cylindrical raeusch). Proper use factor yang digunakan yaitu 45% (padang penggembalaan sedang). Produksi bahan kering di site Padangbila PT. Cakra Bombana Sejahtera sebanyak 1.806 kg/ha, bahan segar diperoleh 7.106,33 kg/ha dan kapasitas tampung sebesar 2,01 UT/ha/thn.Kata kunci : kapasitas tampung","PeriodicalId":127900,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo","volume":"27 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-01-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133473581","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Purnaning Dhian Isnaeni, R. Badaruddin, Fuji Astuty Auza, Putu Nara Kusuma Prasanjaya, Asma Bio Kimestri, Fadli Ma’mun Pancar, Hamdan Has
{"title":"Pemberian Tepung Sawi Putih (Brassica pekinensia L) Meningkatkan Persentase Bagian Karkas Ayam Broiler","authors":"Purnaning Dhian Isnaeni, R. Badaruddin, Fuji Astuty Auza, Putu Nara Kusuma Prasanjaya, Asma Bio Kimestri, Fadli Ma’mun Pancar, Hamdan Has","doi":"10.56625/jipho.v5i1.29942","DOIUrl":"https://doi.org/10.56625/jipho.v5i1.29942","url":null,"abstract":"Ayam broiler merupakan ternak penghasil daging yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Salah satu permasalahan yang sering dihadapi peternak adalah mahalnya harga pakan. Tepung sawi putih merupakan salah satu limbah yang dapat dijadikan sebagai alternatif pakan karena mengandung protein sekitar 26,33% yang mampu meningkatkan produktivitas karkas ayam broiler. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan level tepung hasil samping sawi putih yang sesuai untuk mendukung produktivitas ayam broiler. Seratus ekor ayam broiler digunakan dalam penelitian ini, pakan yang digunakan terdiri dari jagung, konsentrat, dedak, dan tepung hasil samping sawi putih (TSP). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan dengan level P1= 0% TSP, P2= 5% TSP, P3= 10% TSP, dan P4= 15% TSP. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan pada persentase karkas broiler yang diberi pakan tepung sawi putih, tetapi terjadi peningkatan signifikan perlakuan P4 terhadap berat bagian sayap, persentase paha, dan persentase sayap, serta perlakuan P3 terhadap persentase punggung. Pemberian tepung sawi putih belum mampu meningkatkan kuantitas karkas, tetapi terbukti dapat dijadikan alternatif bahan pakan pada level 15% tanpa menurunkan produktifitas ayam broiler","PeriodicalId":127900,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-01-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129462667","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa) Terhadap Gambaran Darah Ayam Pejantan yang Dipelihara pada Kandang Umbaran","authors":"Andini Sulfitrana, Yamin Yaddi, R. Libriani","doi":"10.56625/jipho.v4i4.28712","DOIUrl":"https://doi.org/10.56625/jipho.v4i4.28712","url":null,"abstract":"Abstrak Penggunaan ekstrak daun mahkota dewa (Phaleria macrocarpa) pada ternak unggas merupakan salah satu upaya penguatan status kesehatan hewan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dosis yang ideal untuk ekstrak daun mahkota dewa sebagai alternatif obat herbal dalam penguatan status kekebalan ternak unggas. Penelitian ini dilakukan pada Laboratorium Unit Ilmu Ternak Unggas Fakultas Peternakan dan Laboratorium Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi Tenggara. Sebanyak 1 kg daun mahkota dewa diblender dengan ditambahkan 200 cc air mineral sampai halus dan kemudian disaring. Ekstrak daun mahkota dewa diberikan pada ayam pejantan dengan dosis bertingkat (0, 1, 3, dan 5) ml selama 5 hari berturut-turut pada minggu kedua dan keempat selanjutnya dilakukan pengambilan darah dan dialinalisa laboratorium. Parameter gambaran darah meliputi eritrosit, hemoglobin, dan hematokrit. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian ekstrak daun mahkota dewa (dosis bertingkat) pada ayam pejantan yang dipelihara dikandang umbaran tidak berbeda nyata (P>0.05) terhadap eritrosit, hemoglobin dan hematokrit.Kata Kunci: ayam pejantan, daun mahkota dewa, gambaran darah, kandang umbaran","PeriodicalId":127900,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo","volume":"15 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114785736","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Efek Tepung Daun Mengkudu (Morinda Citrifolia L) dalam Pakan Terhadap Persentase Rempela, Hati dan Jantung Ayam Broiler","authors":"Nining Andini, H. Hafid, Fuji Astuty Auza","doi":"10.56625/jipho.v4i4.28708","DOIUrl":"https://doi.org/10.56625/jipho.v4i4.28708","url":null,"abstract":"Abstrak. Penelitian bẻrtujuan mengkaji efek pengunaan tepung daun mengkudu (Morinda citrifolia L) dalam pakan terhadap persentase rempela, hati dan jantung ayam broiler. Penelitian ini dilaksanakan selama lima minggu pada bulan Maret sampai bulan April 2022. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap yang terdiri atas empat perlakuan dan masing-masing perlakuan terdiri atas lima ulangan sehingga terdapat 20 unit satuan percobaan, setiap ulangan terdiri dari lima ekor ayam. Perlakuan yang digunakan adalah: P0 = (ransum + 0% tepung daun mengkudu), P1 = (ransum + 5% tepung daun mengkudu), P2 = (ransum + 10% tepung daun mengkudu), P3 = (ransum + 15% tepung daun mengkudu). Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah persentase rempela, hati dan jantung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung daun mengkudu sampai taraf 15% tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap persentase rempela, persentase hati dan persentase jantung ayam broiler. Dapat disimpulkan bahwa tepung daun mengkudu fermentasi dapat ditambahkan ke dalam pakan ayam broiler dan tidak berdampak negatif terhadap kesehatan ayam.Kata kunci: Giblet, ayam broiler, tepung daun mengkudu","PeriodicalId":127900,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo","volume":"39 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116340447","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Irma Wati, La Malesi, R. Libriani, Asma Bio Kimestri
{"title":"Pengaruh Pemberian Enzim Fitase Terhadap Persentase Karkas, Giblet Dan Lemak Abdominal Ayam Broiler","authors":"Irma Wati, La Malesi, R. Libriani, Asma Bio Kimestri","doi":"10.56625/jipho.v4i4.28702","DOIUrl":"https://doi.org/10.56625/jipho.v4i4.28702","url":null,"abstract":"Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian enzim fitase terhadap persentase karkas, giblet dan lemak abdominal ayam broiler. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan, sehingga terdapat 20 unit percobaan. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah P0 = 0% ke dalam jagung giling (kontrol), P1 = enzim fitase 0,040% ke dalam jagung giling, P2 = enzim fitase 0,045% ke dalam jagung giling, P3 = enzim fitase 0,050% ke dalam jagung giling. Parameter yang diamati adalah persentase karkas, giblet dan lemak abdominal ayam broiler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian enzim fitase pada level berbeda tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap persentase karkas, giblet dan lemak abdominal ayam broiler. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian enzim fitase pada level berbeda tidak berpengaruh terhadap persentase karkas, giblet dan lemak abdominal ayam broiler.Kata Kunci: Ayam broiler, Enzim Fitase, Giblet, Karkas, Lemak Abdominal.","PeriodicalId":127900,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo","volume":"8 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127061659","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Kualitas Fisik Telur Asin dari Jenis Itik Berbeda","authors":"Riska Kartika, H. Hafid, Amiluddin Indi","doi":"10.56625/jipho.v4i4.28696","DOIUrl":"https://doi.org/10.56625/jipho.v4i4.28696","url":null,"abstract":"Abstrak. Telur asin merupakan sebuah produk pengawetan telur yang bertujuan untuk memperbaiki warna kuning telur, kedalaman rongga udara, pH putih telur dan pH kuning telur melalui difusi garam ke dalam bagian telur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas fisik telur asin dari beberapa jenis itik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan denga masing-masing 6 ulangan: Telur Itik Tegal (P1), Telur Itik Alabio (P2) dan Telur Entok (P3). Parameter yang diukur dalam penelitian ini adalah warna kuning telur, kedalaman rongga udara, pH putih dan kuning telur. Penelitian ini menunjukan bahwa jenis itik berbeda berpengaruh nyata (P˂0.05) terhadap kualitas fisik telur asin, antara lain warna kuning telur, kedalaman rongga udara, pH putih dan pH kuning telur. Telur itik tegal dan itik alabio merupakan perlakuan paling bagus dalam warna kuning telur sedangkan telur entok merupakan perlakuan paling tinggi dalam meningkatkan pH putih dan kuning telur.Kata Kunci: kedalaman rongga udara, pH putih dan kuning telur, telur asin, warna kuning telur,","PeriodicalId":127900,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo","volume":"11 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123054596","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Rosanti Rosanti, H. Hafid, Fitrianingsih Fitrianingsih
{"title":"Overrun, Titik Beku dan Daya Leleh Es Krim Berbahan Baku Susu UHT dan Labu Kuning (Cucurbita moschata)","authors":"Rosanti Rosanti, H. Hafid, Fitrianingsih Fitrianingsih","doi":"10.56625/jipho.v4i4.28710","DOIUrl":"https://doi.org/10.56625/jipho.v4i4.28710","url":null,"abstract":"Abstrak. Susu merupakan bahan makanan yang bernilai gizi tinggi yang diperoleh dari hasil pemerahan hewan seperti sapi, kerbau, kuda, kambing dan unta yang umum dikonsumsi oleh setiap orang di segala usia. Susu mudah tekontaminasi oleh bakteri pathogen dari lingkungan, seiring dengan berkembangnya zaman, muncul berbagai macam olahan susu salah satunya es krim, Nilai gizi es krim sangat tergantung pada nilai gizi bahan bakunya, sehingga perlu adanya upaya untuk meningkatkan sifat fisik dan menciptakan varian baru yang dapat ditempuh dengan menambahkan bahan-bahan yang kaya akan manfaat. Salah satu jenis buah yang dapat digunakan sebagai bahan tambahan adalah buah labu kuning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai overrun, titik beku dan daya leleh es krim berbahan baku susu Ultra High Temperature (UHT) yang diperkaya buah labu kuning (Cucurbita moschata). Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan pada uji kualitasfisik dan uji organoleptik. Perlakuan yang digunakan adalah pembuatan es krim dengan penambahan buah labu kuning, (P0) pembuatan es krim dengan penambahan buah labukuning 0 (gr), (P1) pembuatan es krim dengan penambahan buah labu kuning 5 (gr), (P2) pembuatan es krim dengan penambahan buah labu kuning 10 (gr), (P3) pembuatan es krim dengan penambahan buah labu kuning 15 (gr), (P4) pembuatan es krim dengan penambahan buah labu kuning 20%. Parameter yang diamati pada penelitian ini meliputi kualitas fisik berupa Overrun, titik beku dan daya leleh. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan bahan baku susu UHT yang diperkaya buah labu kuning berpengaruh nyata terhadap overrun, dengan perlakuan terbaik P2 (10%), namun tidak berpengaruh terhadap titik beku dan daya leleh.Kata Kunci: overrun, titik beku, daya leleh, labu kuning","PeriodicalId":127900,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo","volume":"14 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129819336","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}