{"title":"PERMAINAN TRADISIONAL BATU TUJUH UNTUK PENINGKATAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 5-6 TAHUN","authors":"Diah Andika Sari, Siti Hawa","doi":"10.24853/yby.7.2.183-190","DOIUrl":"https://doi.org/10.24853/yby.7.2.183-190","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian adlaah untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Al-Manshuriyyah Kalideres Jakarta Barat melalui permainan tradisional batu tujuh. Siswa berjumlah 10 orang, terdiri dari 5 anak perempuan dan 5 anak laki-laki. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), model Kemis Taggart. Pada observasi awal dikelas terlihat perkembangan motorik kasar anak yang belum berkembang dengan optimal. Masih banyak anak-anak yang belum mampu melakukan gerakan melompat, berlari secara terkoordinasi, melempar benda secara terarah, menangkap benda dengan tepat, juga bergerak menghidari bola. Permainan Batu tujuh adalah permainan tradisional seperti bowling yang dilakukan secara berkelompok. Terdiri dari 2 kelompok, yaitu kelompok pemain dan kelompok penunggu. Bola dibuat dari gumpalan kertas yang dibuat menjadi bulat, dibungkus dengan plastic agar tidak keras jika mengenai anak,Sedangkan pin dibuat dari susunan ranting, ataupun ranting yang disusun seperti piramida. Dilakukan dengan berlari, melempar bola, juga menghindari bola. Dari hasil pra siklus didapatkan kemampuan motorik kasar anak berada pada tahap skala penilaian 2.2, jika dipersentasekan 54,4%, atau baru mulai berkembang. Setelah dilakukan tindakan permainan batu tujuh sebanyak 2 siklus, dimana setiap siklus dilakukan 4 kali tindakan, didapatkan peningkatan kemampuan motorik kasar anak menjadi 2.7 pada skala penilaian 4, atau menjadi 68,1% secara persentase pada siklus 1. Selanjutnya terjadi peningkatan pada siklus 2 menjadi 3,4 skala penilaian 4, atau sebesar 83,8% yang artinya kemampuan motoric kasar anak sudah berkembang sesuai harapan menuju sangat baik dan mandiri. Sehingga dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional batu tujuh dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun.","PeriodicalId":504455,"journal":{"name":"Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini","volume":"234 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139183287","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"IMPLEMENTASI KEGIATAN OUTBOUND DALAM PEMBENTUKAN KEPERCAYAAN DIRI ANAK USIA 5 – 6 TAHUN","authors":"Yoga Aditia Ragil, Dillo Augustdi Putra","doi":"10.24853/yby.7.2.173-182","DOIUrl":"https://doi.org/10.24853/yby.7.2.173-182","url":null,"abstract":"Penelitian in bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pengembangan implementasi kegiatan outbound dalam pembentukan kepercayaan diri anak usia 5-6 tahun di Sekolah Alam Madinah. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Kualiatif. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan teknik perpenjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi,dan member check. Temuan hasil penelitian in menunjukkan bahwa: materi kegiatan outbound yang diberikan kepada anak, tidak hanya dapat mengembangkan perkembangan fisik saja, anak tetapi juga dapat mengembangkan kepercayaan diri anak, hal in dibuktikan dengan hail pengamatan mengenai Implementasi kegiatan outbound dalam pembentukan kepercayaan dir anak usia 5-6 tahun di Sekolah Alam Madinah serpong, Tangerang Selatan.","PeriodicalId":504455,"journal":{"name":"Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini","volume":"51 5","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139184151","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Roudlatul Ni’mah, Senny Weyara Dienda Saputri, Aisyah Nur Atika
{"title":"PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL ULAR NAGA PANJANG TERHADAP KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL ANAK DI KB AL-IRSYAD AL-ISLAMIYYAH JEMBER TAHUN AJARAN 2022/2023","authors":"Roudlatul Ni’mah, Senny Weyara Dienda Saputri, Aisyah Nur Atika","doi":"10.24853/yby.7.1.53-60","DOIUrl":"https://doi.org/10.24853/yby.7.1.53-60","url":null,"abstract":"Kemampuan sosial yaitu suatu cara untuk melatih kepekaan diri pada anak terhadap interaksi sosial dengan tekanan dan tuntutan dalam proses belajar bersosialisasi seperti bertingkah laku orang lain di lingkungan sosialnya. Pada paud Al-Irsyad Al-Islamiyyah terdapat anak yang menampakkan perilaku sosial kurang optimal. Hal ini dibuktikan saat bermain dan saat pembelajaran berlangsung, anak cenderung main sendiri, anak memilih diam ketika pembelajaran berkelompok, anak suka mengganggu temannya. Ketika diberi tugas oleh guru bahkan mereka berjalan mondar-mandir, ada yang berlarian di dalam kelas. Rumusan permasalahan pada penelitian ini yaitu adakah pengaruh permainan tradisional Ular Naga Panjang terhadap kemampuan interaksi sosial anak di KB Al-Irsyad Al-Islamiyyah Jember tahun ajaran 2022/2023?. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan pola One Group Pretest Posttest. Subyek pada penelitian ini anak usia 3-4 tahun, waktu pelaksanaan penelitian ini yatiu 10 hari. Populasi pada penelitian yang digunakan yaitu anak KB Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kabupaten Jember berjumlah 14 anak. Analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan SPSS versi 25.0 dengan rumus Wilcoson Signed Ranks Test. Berdasarkan penelitian yang sudah dilaksanakan, didapatkan hasil berupa positif ranks sebesar 105,0 serta signifikan senilai 0,001. Dapat diketahui bahwa nilai signifikansi 0,001 lebih kecil dari 0,05, maka bisa diketahui bahwa menerima Ha dan menolak H0. Maka, berdasar uji hipotesis menerangkan bahwa penggunaan treatment permainan Ular Naga Panjang berpengaruh terhadap kemampuan interaksi sosial anak di KB Al-Irsyad Al-Islamiyyah.","PeriodicalId":504455,"journal":{"name":"Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini","volume":"51 3","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139183919","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL LOMPAT TALI DALAM MELATIH KETERAMPILAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI DI TK AL-WATHONIYYAH","authors":"R. Solehah, Septi Gumiandari","doi":"10.24853/yby.7.1.1-7","DOIUrl":"https://doi.org/10.24853/yby.7.1.1-7","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini yaitu untuk memperoleh informasi dan melatih keterampilan motorik kasar anak usia dini melalui permainan tradisional lompat tali pada anak Tk Al-wathoniyyah, Desa Muara, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi kepustakaan dan wawancara. Contoh mencangkup 23 siswa berusia 4-5 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan motorik anak usia dini melalui metode penerapan permainan tradisional lompat tali pada anak usia dini meningkat dan anak dapat mengenal permainan tradisional.","PeriodicalId":504455,"journal":{"name":"Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini","volume":"34 3","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139184307","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENERAPAN METODE KAISA PADA PENGHAFAL SURAH-SURAH PENDEK PADA ANAK USIA DINI DI TK BUNDA ISNAINI MAWARDI MEDAN","authors":"Yuli Anisah Hasibuan, Dedi Masri, Afrah Nadhilah Hasibuan, Eka Pitriana","doi":"10.24853/yby.7.2.127-136","DOIUrl":"https://doi.org/10.24853/yby.7.2.127-136","url":null,"abstract":"Summary: : Is Talaqi not interested enough Student because Impressed Boring And Easy to lost Method kingdom? The Method Currently Learned Must Be Adapted With Aim Which Is Desired Method Which Related Wite Al-Qur'an Kindly Special Rote Present As A Solution Since This Method Not Only Gives Understanding Or Just Speaks Text, But Also Uses Action That Proceeds And Given Name With Read Means Simplex Which Actually Thing This Make. Once more students, simply remember that the goal of learning this is for full application. For kindergarten, Kaisa ISNAINI MAWARDI, MOTHER Learn How To Get Information Using A Qualitative Approach. By Element In Application Approach Imperial On Al-Qur'anic Type Of Ingredient. Study This Including In Category Studies Case, that is, Study This Show Case genuine in present context. Kaisa Will Use This Method. BUNDA ISNAI MAWARDI use software in.TK to arrange the syllabus. Using empirical methods, RPP uses the Kaisa method for process learning and performs an evaluation for subsequent repair learning. Support consists of encouraging students to learn, creating a pleasurable learning environment, and addressing any barriers to learning, such as the need for preparation and students' inresidence Yangs' lack of understanding of some imperial methods","PeriodicalId":504455,"journal":{"name":"Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini","volume":"79 4","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139183786","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"MENGUNJUNGI WISATA DAYUNG SAMPAN DI DESA SILO LAMA UNTUK MENGENAL CIPTAAN ALLAH BAGI ANAK USIA DINI","authors":"Hilda Zahra Lubis, Zahra Afifah, Jamilah Zr, Indah Khairani Hasibuan, Aulia Khairani Nasution, Emilia Fitri Harahap","doi":"10.24853/yby.7.1.61-68","DOIUrl":"https://doi.org/10.24853/yby.7.1.61-68","url":null,"abstract":"Pendidikan anak usia dini memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi dalam menentukan perkembangan kepribadian anak selanjutnya. Oleh karena itu, sejak anak berada dalam kandungan kedua orang tuanya, yaitu suami dan istri, mereka berperan penting dalam pengasuhannya. Pendidikan karakter religius dapat membimbing anak melalui berbagai potensi yang ada agar mereka memiliki keimanan dan ketakwaan, keluhuran budi, kedisiplinan, ketertiban, dan ketaatan. Pendidikan karakter religius dapat membimbing anak melalui berbagai pilihan yang tersedia, agar anak yang beriman dan bertakwa berkembang, berakhlak mulia, disiplin, teratur, taat aturan dan berakhlak mulia terhadap lingkungannya. Dalam upaya meningkatkan aktivitas belajar pada anak, para guru saat ini sedang berupaya memberikan aktivitas yang menyenangkan pada anak sejak usia dini. Aktivitas belajar sangatlah penting bagi tumbuh kembang anak oleh karenanya guru berusaha semaksimal mungkin memberikan aktivitas yang mampu membantu guru dalam guru meningkatkan setiap aspek perkembangan anak usia dini. Karena itu pada masa inilah anak-anak memiliki peluang yang sangat besar untuk dapat menerima informasi karena perkembangan otaknya sedang optimal. Guru yang sangat baik, mendemonstrasikan.","PeriodicalId":504455,"journal":{"name":"Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini","volume":"92 3","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139184215","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"KESIAPAN GURU DALAM PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA DI TK MUSLIMAT NU SUNAN GIRI BALUNG KABUPATEN JEMBER","authors":"Laila Al Afifah, Nanik Yuliati, Aisyah Nur Atika","doi":"10.24853/yby.7.2.157-166","DOIUrl":"https://doi.org/10.24853/yby.7.2.157-166","url":null,"abstract":"Kesiapan guru merupakan suatu komponen penting untuk menunjang pendidikan agar lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kesiapan guru di TK Muslimat NU Sunan Giri Balung Kabupaten Jember dalam menerapkan kurikulum Merdeka Belajar. Sejak Tahun 2022, TK Muslimat NU Sunan Giri Balung mulai menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar sebagai tuntutan sekolah penggerak. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan jenis penelitian deskriptif kuantitatif, yang menggunakan pengumpulan data kuesioner, wawancara tidak tersrtuktur, dan dokumentasi. Bedasarkan hasil penelitian, guru di TK Muslimat NUSunan Giri Balung Kabupaten Jember telah siap dalam menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar. Terlihat hasil angket yang telah disebar menunjukkan bahwa guru sudah siap untuk mengembangkan pembelajaran yang dapat membentuk kartakter profil pelajar Pancasila. Akan tetapi terdapat hasil angket yang menunjukkan guru kurang siap dalam mengubah kurikulum, menguasai konsep kurikulum Merdeka, mengubah fokus materi, dan melakukan asesmen diagnostik. Maka dari itu lembaga sekolah perlu mengundang narasumber atau mengikuti pelatihan yang dapat menunjang kesiapan guru untuk menerapkan kurikulum Merdeka Belajar dengan baik. Namun walaupun masih terdapat beberapa guru yang kurang siap, penerapan kurikulum merdeka di TK Muslimat NU Sunan Giri Balung sudah cukup baik dalam pelaksanannya.","PeriodicalId":504455,"journal":{"name":"Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini","volume":"69 4","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139183482","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
B. Irawan, N. Handayani, Yayat Sujatna, Anisy Dwi Pratiwi
{"title":"FAKTOR PEMILIHAN JENJANG PENDIDIKAN DASAR OLEH ORANG TUA DI ERA SOCIETY 5.0 PADA WARGA CINANGKA, DEPOK","authors":"B. Irawan, N. Handayani, Yayat Sujatna, Anisy Dwi Pratiwi","doi":"10.24853/yby.7.1.82-93","DOIUrl":"https://doi.org/10.24853/yby.7.1.82-93","url":null,"abstract":"Kompetisi institusi Pendidikan dalam menghadapi era society 5.0 menjadi sebuahkebingungan bagi orang tua dalam memilih jenjang Pendidikan dasar bagi anak-anaknya. Pemilihan institusi Pendidikan ini dipengaruhi oleh banyak hal seperti biaya, fasilitas sekolah, kualitas guru, lokasi strategis dan lainnya. Latar belakang Pendidikan orang tua serta fanatisme orang tua terhadap organisasi keagamaan tertentu juga menjadi salah satu pengaruh dalam menentukan pilihan institusi Pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor pilihan jenjang Pendidikan dasar oleh orang tua pada era society 5.0. metode yang digunakan adalah riset survei menggunakan kuesioner dengan pendekatan kuantitatif. Responden dari penelitian ini sebanyak 30 orang merupakan orang tua yang memiliki anak siap masuk sekolah dasar dan sudah masuk sekolah dasar. Hasil penelitian menjelaskan bahwa latar belakang usia, Pendidikan dan pekerjaan orang tua memiliki pengaruh terhadap indicator dalam memilih Pendidikan dasar, hal ini dilihat dari biaya sekolah menjadi pertimbangan bagi sebagian besar orang tua, sementara bagi orang tua yang mayoritas berpendidikan akan mempertimbangkan kualitas layanan, sarana prasarana dan akreditasi yang miliki sekolah. Namun pada indicator jarak sekolah dengan tempat kerja serta sekolah yang memiliki jumlah siswa banyak tidak menjadi pilihan orang tua sebagai pertimbangan sekolah anak.","PeriodicalId":504455,"journal":{"name":"Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini","volume":"88 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139183636","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"KESEIMBANGAN PERAN ORANG TUA TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI ANAK","authors":"Jeni Juniarwati Gea","doi":"10.24853/yby.7.2.101-108","DOIUrl":"https://doi.org/10.24853/yby.7.2.101-108","url":null,"abstract":"Usia 0-6 tahun merupakan usia emas anak. Periode ini memerlukan peran orang tua dalam memberi teladan, mendampingi anak dalam masa pertumbuhan dan mengenal kepribadian anak. Penelitian ini fokus pada keseimbangan peran yang diberikan oleh ayah dan ibu dalam membangun kepercayaan diri anak. Orang tua harus bijak serta memiliki pengetahuan yang cukup dalam mengenali dan membangun percaya diri anak. Peran penting yang dapat dilakukan adalah orang tua dalam memberi dukungan pengembangan kepercayaan diri anak melalui sikap dan respon orang tua memberi diri untuk menjadi pendengar yang baik untuk anak, sikap yang menghargai pencaian anak dalam hal apa pun, memberi ruang untuk anak dapat menyampaikan pendapat dan memberikan dukungan agar dapat berbagi dengan teman, mendampingi anak dalam memecahkan masalah agar potensi, minat dan bakat anak dapat berkembang dengan maksimal. Penelitian ini membahas tentang masa emas anak dalam perkembangannya dengan melakukan kajian informasi kepustakaan sebagai sumberinformasi yang dikaji oleh penulis.","PeriodicalId":504455,"journal":{"name":"Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini","volume":"25 21","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139183958","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"IMPLEMENTASI PAUD BERBASIS BUDAYA LOKAL DI KB AMONG SIWI DUSUN PANDES, SEWON, BANTUL, YOGYAKARTA","authors":"Nur Tanfidiyah","doi":"10.24853/yby.7.1.29-40","DOIUrl":"https://doi.org/10.24853/yby.7.1.29-40","url":null,"abstract":"Arus globalisasi yang terus berkembang turut mempengaruhi masyarakat Indonesia dari segi pakaian, pola pikir, gaya hidup bahkan menggeser budaya lokal Indonesia. Oleh karena itu, dibutuhkan pelestarian budaya lokal melalui lembaga pendidikan terendah yaitu PAUD. Berkaitan dengan hal itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi PAUD berbasis budaya lokal yang berada di KB Among Siwi Dusun Pandes, Sewon, Bantul, Yogyakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan menggunakan tiga metode yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian peneliti melakukan kategorisasi, penyajian data, dan menyimpulkan data hasil penelitian yang telahterkumpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, KB Among Siwi menerapkan budaya lokal dalam setiap aktivitas pembelajaran diantaranya berkomunikasi menggunakan bahasa Jawa, menyanyi lagu bahasa Jawa (tradisional), menyediakan APE berbasis budaya lokal seperti wayang, tanah liat, rumah-rumahan dari kardus, congklak, engklek, dan sebagainya serta beberapa buku yang mengajarkan permainan tradisional berupa cublek-cublek suweng, jamuran, gobak sodor dan sebagainya. Selain itu, pembelajaran dengan mengenalkan alam sekitar, membuat hasil karya dengan barang bekas dan bahan alam, melukis baju sebagai seragam, dan makanan yang disediakan setelah belajar berupa jajan pasar atau desa. KBAmong Siwi telah melestarikan budaya lokal sejak dini dengan cukup baik. Namun, perlu mengembangkan kurikulumnya agar lebih tertara, terarah dan menjadi lebih baik","PeriodicalId":504455,"journal":{"name":"Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini","volume":"25 3","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139183970","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}