Jurnal Arrabona最新文献

筛选
英文 中文
Spritualitas Ugahari dalam Mengatasi Fenomena Flexing Pemuda Kristen di Era Revolusi Industri 4.0 4.0工业革命时期基督教青年的唯心主义
Jurnal Arrabona Pub Date : 2023-08-31 DOI: 10.57058/juar.v6i1.88
Harif Patasik, Asniati, Nopen Lungan
{"title":"Spritualitas Ugahari dalam Mengatasi Fenomena Flexing Pemuda Kristen di Era Revolusi Industri 4.0","authors":"Harif Patasik, Asniati, Nopen Lungan","doi":"10.57058/juar.v6i1.88","DOIUrl":"https://doi.org/10.57058/juar.v6i1.88","url":null,"abstract":"The development of science and technology is currently experiencing very significant developments. This development affects all groups in society, especially Christian youth at this time. One of the impacts of the development of science and technology that is commonly found in society at this time is the many flexing phenomena as a result of the industrial revolution 4.0. Therefore, people must apply religious spirituality. The research method used in this paper is a qualitative research method and through literature study with various existing literature. The results of this study are humble spirituality, which means that Christian youth need an adequate life at this time to minimize the phenomenon of flexing or a culture of showing off both in the real world and on social media. Apart from that, through humble spirituality, we invite all Christian youths to always be grateful and live simply, even though the development of the industrial revolution 4.0 is increasing.Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada saat ini mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Perkembangan tersebut menjangkit semua kalangan dalam masyarakat terutama pemuda Kristen pada saat ini. Salah satu dampak dari perkembangan IPTEK yang banyak ditemui dalam masyarakat pada saat ini ialah banyaknyafenomena flexing sebagai akibat dari revolusi industri 4.0. Oleh sebab itu masyarakat harus menerapkan spritualitas ugahari. Metode Penelitian yang digunakan dalam tulisan ini ialah metode penelitian kualitatif dan melalui studi pustaka dengan berbagai literatur yang ada. Hasil dari penelitian ini ialah spritualitas ugahari yang berarti hidup bercukupan sangat diperlukan oleh pemuda kristen pada saat ini untuk meminimalisir fenomena flexing atau budaya pamer baik di dunia nyata maupun media sosial. Selain itu melalui spritualitas ugahari mengajak semua pemuda Kristen untuk selalu bersyukur dan hidup sederhana meskipun perkembangan revolusi industri 4.0 semakin meningkat.","PeriodicalId":373301,"journal":{"name":"Jurnal Arrabona","volume":"23 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131241579","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Memberitakan Injil Tanpa Upah berdasarkan 1 Korintus 9:18 bagi Pelayanan Hamba Tuhan 根据哥林多前书9:18,为为主的仆人传道,不收工价
Jurnal Arrabona Pub Date : 2023-08-31 DOI: 10.57058/juar.v6i1.90
Yohanes Telaumbanua
{"title":"Memberitakan Injil Tanpa Upah berdasarkan 1 Korintus 9:18 bagi Pelayanan Hamba Tuhan","authors":"Yohanes Telaumbanua","doi":"10.57058/juar.v6i1.90","DOIUrl":"https://doi.org/10.57058/juar.v6i1.90","url":null,"abstract":"Serving God is a special calling for everyone. The response to the call is strongly influenced by the motivation of each individual. The motivation possessed by a person determines the goals to be achieved while serving. It cannot be denied that in this demanding era, every servant of God has a competitive lifestyle, namely: not wanting to be difficult, not wanting to be out of date. The motivation possessed by a person determines the goals to be achieved while serving. then the ministry of God's servant changed direction and motivation to serve. To overcome this problem, the author raises a Bible character named Paul, who is so persistent in serving God, that he says \"I preach the gospel without reward\" I Corinthians 9:18. The context is close to the text of verses 15-18, where Paul explains his rights to everyone at that time. In verse 12 Paul compares himself to other ministries that have the right to work, even though Paul already has a Climax of thought and calling as written in 1 Corinthians 9:18, The writer uses descriptive exegetical-qualitative method. Where the author will provide the correct interpretation of the preaching of the gospel as a reward for the results of exegesis. Thus answering the misunderstanding of the meaning of wages in service. So that God's servants get a new understanding of merit and return to serve God with pure motivation. The author concludes that it is very important for every servant of God to purify his motivation in serving, so that true, pure ministry is created in carrying out noble responsibilities, namely preaching the Gospel to everyone. our reward comes from God. Keep in mind, the wrong motivation in serving will damage the ministry.\u0000 \u0000Melayani Tuhan merupakan panggilan khusus bagi setiap orang. Respon terhadap panggilan tersebut sangat dipengaruhi oleh motivasi masing-masing individu. Motivasi yang dimiliki oleh seseorang menentukan tujuan yang akan dicapainya selama mengabdi. Tidak dapat dipungkiri bahwa di zaman yang serba menuntut ini, terdapat gaya hidup kompetitif yang dimiliki setiap hamba Tuhan, yaitu: tidak mau susah, tidak mau ketinggalan zaman. Motivasi yang dimiliki oleh seseorang menentukan tujuan yang akan dicapainya selama mengabdi. kemudian pelayanan hamba Tuhan berubah arah dan motivasi melayani. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penulis mengangkat tokoh Alkitab yang bernama Paulus, yang betapa gigihnya ia dalam melayani Tuhan, hingga ia berkata “Aku memberitakan Injil tanpa upah” I Korintus 9:18. Konteks dekat dengan teks dari ayat 15-18, dimana Paulus menjelaskan hak-haknya kepada semua orang pada saat itu. Pada ayat 12 Paulus membandingkan dirinya dengan pelayanan lain yang mempunyai hak dari pekerjaannya, walaupun demikian Paulus telah memiliki Klimaks pemikiran dan panggilannya sebagaimana yang tertulis 1 Korintus 9:18, Penulis menggunakan metode deskriptif eksegetis-kualitatif. Dimana penulis akan memberikan tafsir yang benar mengenai pemberitaan injil sebagai imbalan dari","PeriodicalId":373301,"journal":{"name":"Jurnal Arrabona","volume":"20 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123736887","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Metode Penginjilan Kontekstual Terhadap Penganut Marapu di Sumba 语境传福音的方法是反对苏巴的Marapu
Jurnal Arrabona Pub Date : 2023-08-31 DOI: 10.57058/juar.v6i1.95
Mawida
{"title":"Metode Penginjilan Kontekstual Terhadap Penganut Marapu di Sumba","authors":"Mawida","doi":"10.57058/juar.v6i1.95","DOIUrl":"https://doi.org/10.57058/juar.v6i1.95","url":null,"abstract":"The worship of ancestral spirits is still practiced by several community groups, including residents in the Kangaroo village who still worship Marapu. Therefore it is necessary to apply proper evangelism to produce repentance, including using contextual evangelism methods. The purpose of this study is to discuss contextual evangelism methods for Marapu adherents in Sumba. This study used a qualitative method that collected data through interviews with 3 servants of God who had evangelized in the village of Kangaroo, Southwest Sumba Regency. The data that has been collected is then analyzed reductively by presenting the results that there are forms of contextual evangelism methods for the Marapu adherents in Kangaroo Village, including: evangelism using the method of building relationships (good relations), evangelism using the method of adaptation (adjustment), evangelism using the method of establishing communication (linguistics). The application of the contextual evangelism method turned out to have a big impact in producing the conversion of Marapu adherents to a person of faith in the Lord Jesus Christ. The application of contextual evangelism in Kangaruka village is quite effective because of the 62 Heads of Families who adhere to the Marapu sect, now there are 21 Heads of Families who have converted and embraced Christianity\u0000 \u0000Penyembahan terhadap roh nenek moyang masih dipraktikkan oleh beberapa kelompok masyarakat, termasuk warga di kampung Kanguruka yang masih menyembah Marapu. Oleh karena itu perlu adanya penerapan penginjilan yang tepat untuk menghasilkan pertobatan, di antaranya menggunakan metode penginjilan kontekstual. Tujuan penelitian ini adalah untuk membahas mengenai metode penginjilan kontekstual terhadap penganut Marapu di Sumba. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang mengumpulkan data melalui aktifitas wawancara terhadap 3 orang hamba Tuhan yang telah melakukan penginjilan di kampung Kanguruka, Kabupaten Sumba Barat Daya. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis secara reduktif dengan memaparkan hasil bahwa terdapat bentuk-bentuk metode penginjilan kontekstual terhadap masyarakat penganut Marapu di Kampung Kanguruka, antara lain: penginjilan dengan metode membangun relasi (hubungan baik), penginjilan dengan metode adaptasi (penyesuaian diri), penginjilan dengan metode menjalin komunikasi (linguistik). Penerapan metode penginjilan kontekstual tersebut ternyata memberi dampak yang besar dalam menghasilkan pertobatan dari orang-orang penganut Marapu menjadi pribadi yang beriman pada Tuhan Yesus Kristus. Penerapan penginjilan kontekstual di kampung Kanguruka cukup efektif karena dari 62 Kepala Keluarga penganut aliran Marapu, sekarang sudah ada 21 Kepala Keluarga yang mengalami pertobatan dan memeluk agama Kristen.","PeriodicalId":373301,"journal":{"name":"Jurnal Arrabona","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129745708","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Kaum Kedar: Tanggung Jawab Orang Percaya 基达尔:信徒的责任
Jurnal Arrabona Pub Date : 2023-02-28 DOI: 10.57058/juar.v5i2.72
Yeheskiel Obehetan
{"title":"Kaum Kedar: Tanggung Jawab Orang Percaya","authors":"Yeheskiel Obehetan","doi":"10.57058/juar.v5i2.72","DOIUrl":"https://doi.org/10.57058/juar.v5i2.72","url":null,"abstract":"  \u0000This study aimed to explore the mission of believers in sharing the gospel to the Kedar communities. Using library research method, the analysis find out: 1) The responsibilities of believers (loving and praying); 2) Reaching Kedar as the proof of the responsibility (mobilization, regeneration, and facilitate; and 3) Responsible parties (Theological seminary, church, missionary organization, communities, and all believers) \u0000A comprehensive understanding and responsibilities as believers could enable the disciples to have a new perspective about Kedar, also taking part in contextual evangelism, so Kedar communities could accept the Good News.","PeriodicalId":373301,"journal":{"name":"Jurnal Arrabona","volume":"5 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-02-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115400956","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Teologi Pastoral yang Relevan untuk Indonesia Masa Kini
Jurnal Arrabona Pub Date : 2023-02-28 DOI: 10.57058/juar.v5i2.76
Yusmaliani Yusmaliani
{"title":"Teologi Pastoral yang Relevan untuk Indonesia Masa Kini","authors":"Yusmaliani Yusmaliani","doi":"10.57058/juar.v5i2.76","DOIUrl":"https://doi.org/10.57058/juar.v5i2.76","url":null,"abstract":"Setelah merebaknya wabah covid-19 membuat pemimpin gereja memikirkan bagaimana teologi pastoral tetap menjawab kebutuhan umat di tengah sistuasi yang sama sekali berbeda dengan sebelumnya. Sebelum pandemi gereja-gereja telah memiliki panduan organisasi gereja yang mapan, kini harus bertransisi untuk menyajikan penatalayanan serta pelayanan patoral secara berberda dengan sebelumnya. Kebiasaan dan kebijakan baru harus segera dibuat menyikapi kondisi yang sungguh berbeda. Pemberlakuan pembatasan sosial dan pshyscal distancing serta penutupan sementara rumah ibadah secara publik telah membuka pola baru dalam interaksi secara daring atau virtual.  Walaupun pandemi berangsur membaik namun dampaknya telah mengubah cara gereja berteologi dalam pelayanan. Hal ini telah menjadi fenomena tersendiri dalam proses komunikasi gereja pada media online yang disebut internet, walau tidak dapat dipungkiri bahwa manusia dengan latar belakang agama apapun masih menjadi makluk sosiologis. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk menemukan bagaimana teologi pastoral yang relevan pada masa kini, pasca pandemi Covid-19.","PeriodicalId":373301,"journal":{"name":"Jurnal Arrabona","volume":"53 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-02-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114428746","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Beritakan Firman Baik atau Tidak Baik Waktunya: Signifikansi bagi Ibadah Online 传播善意或不适时的话语:在线崇拜的意义
Jurnal Arrabona Pub Date : 2023-02-28 DOI: 10.57058/juar.v5i2.75
Desi NATALIA SBP, F. S. Manafe
{"title":"Beritakan Firman Baik atau Tidak Baik Waktunya: Signifikansi bagi Ibadah Online","authors":"Desi NATALIA SBP, F. S. Manafe","doi":"10.57058/juar.v5i2.75","DOIUrl":"https://doi.org/10.57058/juar.v5i2.75","url":null,"abstract":"ABSTRACT \u0000Preaching the Word can be done through several forms and means, not just face-to-face. Increasingly advanced technology is an opportunity and means that can be used so that everyone can preach the Word and have a wider reach. Technology that supports the preaching of the Word is through social media. The outbreak of the Covid-19 virus has resulted in services that are held face-to-face being replaced with online worship which can be a means of preaching the Word to everyone so that everyone can hear the Good News under any circumstances and anywhere. But for some people, both preachers of the Word and those who listen to the Word, online worship is less effective because there are many distractions, internally and externally. The ordinances of worship which are limited by space and time as well as the solemn rules that have become the standard of the church have changed. There are even some God's servants who are concerned about the existing limitations, as well as the lack of tools used for online worship. Also, not a few servants and servants of God try to be able to preach as creatively as possible, so that the congregation faithfully follows their worship. This article which is written descriptively through a literature study seeks to describe the significance of preaching the Word of God based on 2 Timothy 4:2 for online worship so that both preachers, congregations, and churches can use the opportunity to spread the truth of the Gospel through social media and be a blessing not only to his own congregation but also for everyone who listens to sermons online. \u0000  \u0000 ","PeriodicalId":373301,"journal":{"name":"Jurnal Arrabona","volume":"34 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-02-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123936794","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Peran Keluarga dalam Pertumbuhan Gereja di Era Digital 家庭在数字时代对教会成长的影响
Jurnal Arrabona Pub Date : 2023-02-28 DOI: 10.57058/juar.v5i2.77
Nunuk Novianti, Sang Putra Immanuel Duha
{"title":"Peran Keluarga dalam Pertumbuhan Gereja di Era Digital","authors":"Nunuk Novianti, Sang Putra Immanuel Duha","doi":"10.57058/juar.v5i2.77","DOIUrl":"https://doi.org/10.57058/juar.v5i2.77","url":null,"abstract":"In the digital era like today, which is marked by the birth of various innovations and technologies, of course, it is very influential for the growth of a church and the role of a family.  The influence of the digital era also affects a family, especially Christian families. The researcher conducted an analysis with a literature review from relevant sources found in previous studies as well as literature, books and other reference sources in digital media. All of these sources are analyzed by looking at the relationship, relevance and suitability of the title of this research, namely the Role of the Family in the growth of the church in the digital era. The results obtained can then be used as a family concept so that it has a positive impact on church growth in the digital era.","PeriodicalId":373301,"journal":{"name":"Jurnal Arrabona","volume":"41 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-02-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126168798","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Pola Mentoring dalam Program Orang Tua Unit: Berdasarkan 2 Timotius 1:3-18 bagi Spiritualitas Mahasiswa 育儿计划的指导模式:以提摩太后书1:3-18为学生灵性
Jurnal Arrabona Pub Date : 2023-02-28 DOI: 10.57058/juar.v5i2.73
Marselina Ruku, Edu Arto Silalahi
{"title":"Pola Mentoring dalam Program Orang Tua Unit: Berdasarkan 2 Timotius 1:3-18 bagi Spiritualitas Mahasiswa","authors":"Marselina Ruku, Edu Arto Silalahi","doi":"10.57058/juar.v5i2.73","DOIUrl":"https://doi.org/10.57058/juar.v5i2.73","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pola mentoring dalam program orang tua unit berdasarkan 2 Timotius 1 : 3-18 bagi spiritualitas mahasiswa.  Pembahasan dimulai dengan menjelaskan pola mentoring yang benar sesuai dengan dasar Firman Tuhan berdasarkan masalah-masalah yang telah ditemukan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomonologis. Peneliti mengadakan wawancara dengan informan untuk pengumpulan data dan kemudian mengadakan analisis data. Temuan dalam penelitian ini adalah: 1). mentoring merupakan proses pendampingan terhadap mentee. 2). spiritualitas adalah dasar membangun sebuah relasi dalam proses mentoring. 3). kerjasama tim yang baik adalah hasil dari menerima kekurangan dan kelebihan setiap anggota dalam proses mentoring, dengan cara saling melengkapi. 4). proses mentoring dikatakan baik yaitu karena Firman Tuhan menjadi dasar pembimbingan. 5). kesibukan menjadi salah satu kendala proses mentoring tidak dapat berjalan dengan baik. 6). pertumbuhan dan perubahan yang baik dari setiap mentee adalah hasil dari proses mentoring efektif diatas dasar Firman Allah. 7). ketulusan mentor dalam membimbing para mentee dapat menjamin perubahan yang signifikan. 8). nasihat sesuai dengan kebenaran Firman Allah akan menghasilkan mentee yang berkarakter Kristus.","PeriodicalId":373301,"journal":{"name":"Jurnal Arrabona","volume":"88 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-02-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114929851","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Teori Operant Conditioning Menurut Burrhusm Frederic Skinner 操作条件反射Menurut Burrhusm Frederic Skinner
Jurnal Arrabona Pub Date : 2022-08-31 DOI: 10.57058/juar.v5i1.65
Yuliana Lu, Yeni Ana Hamu
{"title":"Teori Operant Conditioning Menurut Burrhusm Frederic Skinner","authors":"Yuliana Lu, Yeni Ana Hamu","doi":"10.57058/juar.v5i1.65","DOIUrl":"https://doi.org/10.57058/juar.v5i1.65","url":null,"abstract":"Proses membimbing siswa di sekolah yang dilakukan oleh guru tidak saja secara akademik tetapi juga membimbing siswa untuk memiliki sikap dan karakter yang baik. Oleh karena itu guru perlu tahu metode yang tepat untuk proses pembimbangan kepada siswa. Teori Skinner adalah salah satu motode untuk menolong guru dalam membimbing siswa karena dalam teori Skinner terdapat penguatan (reinforcement), hukuman (punishment), pembentukan (shaping). \u0000Tetapi terkadang masih banyak guru yang hanya memberikan hukuman saja kepada siswa yang bermasalah tanpa memberikan penguatan dan pembentukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui arti dari teori B.F. Skinner  supaya guru-guru di sekolah dapat menerapkan teori ini untuk membimbing siswa di sekolah. Untuk mencapai tujuan tersebut, penulis menggunakan metode penelitian dekriptif, yang ditindaklanjuti dengan penelitian lapangan dengan cara mengumpulkan data dan melakukan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian penulis, masih banyak guru-guru yang belum memahami teori Skinner ini dan ada juga guru yang masih beranggapan bahwa memberikan hukuman itu wajib sedangkan penguatan dan pembentukan tidak perlu.","PeriodicalId":373301,"journal":{"name":"Jurnal Arrabona","volume":"93 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-08-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122264433","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Mempersiapkan “Arrow Generation” di Era Post Truth Berdasarkan Mazmur 127:1-5 Di Kota Wisata Batu - Jawa Timur 根据诗篇127:1-5,在东爪哇省的岩石旅游城市建立“箭世代”
Jurnal Arrabona Pub Date : 2022-08-31 DOI: 10.57058/juar.v5i1.69
Dina Elisabeth Latumahina, Chresty Thessy Tupamahu
{"title":"Mempersiapkan “Arrow Generation” di Era Post Truth Berdasarkan Mazmur 127:1-5 Di Kota Wisata Batu - Jawa Timur","authors":"Dina Elisabeth Latumahina, Chresty Thessy Tupamahu","doi":"10.57058/juar.v5i1.69","DOIUrl":"https://doi.org/10.57058/juar.v5i1.69","url":null,"abstract":"Menjadi orang tua adalah sebuah kepercayaan tetapi sekaligus sebuah tanggung jawab. Oleh sebab itu, fungsi keluarga menjadi sangat penting dan mendesak, sehingga anak-anak sebagai arrow generation yang dipercayakan Tuhan kepada kita kuat menghadapi tantangan zaman yang tidak mudah ini secara khusus era post truth yang kental dengan hoax, fake news dan kekuatan media social yang sudah dianggap sebagai “Tuhan” bagi generasi milenial masa kini. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Kualitatif dalam bentuk studi exegetis dan penelitian lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk memberi kontribusi bagi orang tua Kristen, siapapun kita, termasuk orang tua Kristen yang berdomisili di Kota Wisata Batu, bahwa keterlibatan kita dalam menyiapkan generasi masa depan bangsa, masa depan gereja bukan lagi pilihan tetapi kewajiban, dan sangat mendesak.","PeriodicalId":373301,"journal":{"name":"Jurnal Arrabona","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-08-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129981548","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
相关产品
×
本文献相关产品
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书