{"title":"Kajian Struktur Bawah Tanah Berdasarkan Parameter Mikroseismik di Kota Lama Semarang","authors":"Ilqia Rahma","doi":"10.21831/jps.v2i27.53059","DOIUrl":"https://doi.org/10.21831/jps.v2i27.53059","url":null,"abstract":"Salah satu objek wisata sejarah yang terkenal di Semarang adalah Kota Lama. Kota Lama Semarang memiliki detail luas kawasan sebesar +- 31,24 Hektar dan berlokasi di Desa Bandarharjo, Semarang Utara. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian struktur bawah tanah berdasarkan parameter mikroseismik dengan menggunakan alat Seismometer M.A.E tipe S3S yang dilengkapi dengan Vibralog dan kabel fiber optik. Analisis mikrotremor dapat dilakukan dengan metode HVSR. Dalam menganalisis data mikrotremor dengan metode HVSR dibantu dengan menggunakan software Geopsy. Hasil penelitian memperlihatkan rentang nilai frekuensi natural yang relatif bervariasi dan berada pada kisaran antara 5.5-18 Hz. Nilai amplifikasi dalam kisaran antara 0,2 - 0,86 dengan besar distribusi faktor amplifikasi dominan rendah. Nilai indeks kerentanan seismik di daerah tersebut tergolong kategori rendah dengan rentang 0,004-0,058 s2/cm. Daerah kota lama memiliki nilai PGA berkisar 38-71 gal dengan tingkat resiko rendah hingga sedang. Rentang nilai Ground Shear Strain pada Kota Lama Semarang berkisar antara 0,0005-0,0018 termasuk dalam kategori sifat dinamika tanah berupa elastoplastisitas.","PeriodicalId":370796,"journal":{"name":"Jurnal Penelitian Saintek","volume":"6 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115106436","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Margaretha Kurniasari, K. R. P. Sari, N. Purnamaningsih
{"title":"ANTIBACTERIAL ACTIVITIES OF POLAR FRACTION OF PAPAYA LEAF ETHANOLIC EXTRACT (Carica papaya Linn.) AGAINST Escherichia coli AND Staphylococcus aureus","authors":"Margaretha Kurniasari, K. R. P. Sari, N. Purnamaningsih","doi":"10.21831/jps.v2i27.53006","DOIUrl":"https://doi.org/10.21831/jps.v2i27.53006","url":null,"abstract":"Carica papaya is widely used as a traditional medicine society. Papaya leaves contain saponins, alkaloids, terpenoids, flavonoids, and tannins which are believed to be antibacterial compounds. Objective to determine the antibacterial activities polar fraction of papaya leaf ethanol extract (Carica papaya Linn.) against Escherichia coli and Staphylococcus aureus. Simplicia was extracted by ethanol 70% with the maceration method. Ethanolic extract was fractionated with ethanol water. Kirby Bauer diffusion method agar was used for antibacterial activities. The variable of this study was the concentration of the ethanol-water fraction of papaya leaf ethanolic extract (Carica papaya Linn.) 10%, 15%, 20%, 25%, 30%, 100% and the growth inhibition zone of Escherichia coli and Staphylococcus aureus. The data obtained were analyzed using the One Way ANOVA statistical method. Data analysis using the One Way ANOVA statistical test showed a significant difference in the treatment group to the zone of inhibition of Staphylococcus aureus and Escherichia coli bacteria (sig=0.000). The zone of inhibition of the ethanol-water fraction against Staphylococcus aureus was the most optimum at a concentration of 100% at 14.75 mm, while the most optimum for Escherichia coli was at a concentration of 100% at 11.53 mm, but did not effective than positive control Chloramphenicol. Conclusion the ethanol-water fraction of papaya leaf ethanol extract (Carica papaya L.) could inhibit the growth of Staphylococcus aureus and Escherichia coli bacteria.","PeriodicalId":370796,"journal":{"name":"Jurnal Penelitian Saintek","volume":"24 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132776794","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN JARAK PAGAR DAN LIMBAH MINYAK GORENG SEBAGAI SABUN ANTIBAKTERI","authors":"Asmi Aris, Ilyas Gistiana, Hafiizhoh Hanafia, Retno Arianingrum,M.Si.","doi":"10.21831/jps.v26i2.40594","DOIUrl":"https://doi.org/10.21831/jps.v26i2.40594","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteriktik sabun dari limbah minyak goreng dengan bahan aditif ekstrak daun jarak pagar (Jatropha curcas Linn) dan menguji aktivitas bakterinya terhadap bakteri Staphylococus aureus dan Escherichia coli. Sabun dibuat melalui reaksi saponifikasi NaOH dengan limbah minyak goreng.antibakteri dengan bahan tambahan ekstrak daun jarak pagar (Jatropha curcas Linn) berdasarkan persyaratan SNI dan aktifitas antibakteri sabun dengan ekstrak daun jarak pagar terhadap bakteri Staphylococus aureus dan Escherichia coli. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu ekperimen laboratorium, dengan melakukan ekstraksi, pembuatan sabun, analisis karakteristik sabun dan uji aktifitas antibakteri. Hasil percobaan menunjukkan bahwa ektrak daun jarak pagar memiliki kandungan senyawa aktif fenol, saponin, tanin, dan flavonoid. Berdasarkan analisis ANOVA variasi konsentrasi ekstrak memberikan pengaruh sgnifikan pada pH dan kadar akali bebas sabun. Sabun menunjukan akivitas anti bakteri Staphylococus aureus dan Escherichia coli yag diketahui melalui pengukuran zona bening. Penelitian ini dapat diaplikasikan dimasyarakat sehinga memiliki prospek yang baik dari segi lingkungan dan ekonomi.","PeriodicalId":370796,"journal":{"name":"Jurnal Penelitian Saintek","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-11-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128721366","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Keanu Luhung Prilantana, I. A. T. Putra, Emmy Febriani Thalib
{"title":"Rancang Bangun Sistem Informasi E-Commerce Berbasis Website Pada Concordia Music Shop","authors":"Keanu Luhung Prilantana, I. A. T. Putra, Emmy Febriani Thalib","doi":"10.21831/jps.v26i2.36842","DOIUrl":"https://doi.org/10.21831/jps.v26i2.36842","url":null,"abstract":"Concordia Music Shop merupakan salah satu toko alat musik yang memiliki keunikan berupa selain dari penjualan alat musik seperti toko pada umumnya, juga menawarkan jasa pemesanan dan perakitan gitar dan bass custom untuk pelanggannya. Dengan adanya kebutuhan akan media pemasaran dan sarana penjualan produk secara daring, maka akan dirancang sebuah sistem informasi e-commerce berbasis website untuk Concordia Music Shop, dimana diharapkan sistem akan mampu digunakan sebagai sarana jual beli dengan pelanggan, serta pemesanan gitar custom secara daring. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data kualitatif, serta menerapkan metode SDLC Rapid Application Development (RAD) dalam proses perancangan dan pembangunan sistem. Berdasarkan hasil pengujian sistem dan pengukuran user experience, sistem yang dirancang mampu memenuhi kebutuhan Concordia Music Shop serta memiliki tingkat user experience diatas rata-rata.","PeriodicalId":370796,"journal":{"name":"Jurnal Penelitian Saintek","volume":"69 2","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-11-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132580437","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Risa Umari Yuli Aliviyanti, R. S. Sudibyo, Retno Murwanti
{"title":"EFEK SITOTOKSIK BEBERAPA AKAR BAJAKAH KALIMANTAN TERHADAP SEL KANKER PAYUDARA T47D","authors":"Risa Umari Yuli Aliviyanti, R. S. Sudibyo, Retno Murwanti","doi":"10.21831/jps.v26i2.41211","DOIUrl":"https://doi.org/10.21831/jps.v26i2.41211","url":null,"abstract":"Indonesia memiliki sekitar 200 jenis bajakah; 4 di antaranya yaitu bajakah tampala (Spatholobus littoralis Hassk.), kalalawit (Uncaria gambir (Hunter) Roxb.), bajakah jari lima (Schefflera petiolosa (Miq.) Harms), dan longkur (Spatholobus ferrugineus (Zoll. & Moritzi) Benth.) yang telah digunakan oleh suku Dayak untuk pengobatan kanker payudara. Studi ini menguji sitotoksisitas antikanker payudara ekstrak akar dari keempat bajakah di atas. Ekstraksi menggunakan sample grinding pestle dengan pelarut air, air panas, etanol 96%, dan n-heksan. Uji sitotoksisitas ekstrak dilakukan secara in vitro terhadap sel T47D dengan pembanding tamoksifen. Nilai IC50 dari uji sitotoksik ekstrak etanol, air panas, air, dan n-heksan berturut-turut: 1136; 1871,5; 2294,25; dan 3975,5 µg/mL (R2 = 0,962; 0,943; 0,943; dan 0,956), tamoksifen 9 µg/mL (R2 = 0,9581). Ekstrak etanol bajakah merupakan yang paling toksik dibanding lainnya. Sehingga untuk perbaikan nilai IC50 dilakukan ekstraksi reflux menggunakan etanol 96% pada keempat akar bajakah. Hasil menunjukkan nilai IC50 bajakah kalalawit, tampala, longkur, dan jari lima yang membaik yaitu berturut-turut adalah 407; 708; 881; dan 1.096 µg/mL (R2 = 0,9717; 0,952; 0,9367; 0,9369). Keempat ekstrak bajakah mengandung zat aktif antikanker payudara (mengingat nilai R2 uji sitotoksisitas > 0,93), namun kadar yang terekstraksi sangat kecil sehingga perlu dilakukan ekstraksi dengan menggunakan soxhlet.","PeriodicalId":370796,"journal":{"name":"Jurnal Penelitian Saintek","volume":"8 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-11-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125607958","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PEMANFAATAN SEKAM PADI UNTUK PROSES BIOSORPSI Cr(VI) DALAM SAMPEL AIR SUNGAI CITARUM","authors":"Lina Rahmawati","doi":"10.21831/jps.v26i2.43813","DOIUrl":"https://doi.org/10.21831/jps.v26i2.43813","url":null,"abstract":"Sungai Citarum sebagai sungai dengan tingkat pencemaran tertinggi di Indonesia tentunya perlu segera ditangani. Pencemaran tersebut diakibatkan oleh limbah industri seperti industri tekstil dan electroplating yang membuang limbahnya langsung ke sungai. Salah satu kompnoen limbah cair yang sering ditemui dan bersifat sangat toksik yaitu logam berat kromium(VI). Teknik yang dapat digunakan untuk mengurangi logam berat Cr(VI) dalam sampel Sungai Citarum yaitu biosorpsi menggunakan material organik. Proses biosorpsi dalam penelitian ini menggunakan sekam padi. Salah satu faktor keberhasilan biosorpsi adalah jumlah biosorben yang tepat. Proses biosorpsi dilakukan dengan mengontakkan sampel air Sungai Citarum dengan biosorben sekam padi pada variasi jumlah sebesar 0,1 g; 0,5 g; 1,0 g; 1,5 g; dan 2,0 g. Hasil pengujian menunjukkan adanya penurunan kadar Cr(VI) setelah biosorpsi menggunakan biosorben sekam padi. Persentase penurunan kadar logam Cr(VI) tertinggi terjadi pada seluruh titik sungai dengan penambahan biosorben sekam padi sebanyak 1,5 g yaitu berturut-turu sebesar 41,18%; 62,65%; 55,07%; dan 56,43%. Pada penambahan jumlah biosorben sebanyak 2, g mengalami penurunan kapasitas biosorpsi karena terjadi gangguan pembentukan logam-biosorben akibat adanya interfensi antar situs. Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa kapasitas biosorpsi meningkat sebanding dengan penambahan jumlah biosorben sekam padi dan optimum pada penambahan jumlah biosorben sekam padi sebanyak 1,5 g.","PeriodicalId":370796,"journal":{"name":"Jurnal Penelitian Saintek","volume":"170 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-11-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115131835","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
P. R. Sarjono, N. Mulyani, Ina Noprastika, I. Ismiyarto, N. Ngadiwiyana, N. Prasetya
{"title":"PENGARUH WAKTU FERMENTASI TERHADAP AKTIVITAS Saccharomyces cerevisiae DALAM MENGHIDROLISIS ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes) (Effect of fermentation time activity in Saccharomyces cerevisiae Hydrolysis of Water Hyacinth (Eichhornia crassipes))","authors":"P. R. Sarjono, N. Mulyani, Ina Noprastika, I. Ismiyarto, N. Ngadiwiyana, N. Prasetya","doi":"10.21831/jps.v26i2.43983","DOIUrl":"https://doi.org/10.21831/jps.v26i2.43983","url":null,"abstract":"AbstrakSaccharomyces cerevisiae merupakan khamir yang berpotensi memproduksi enzim selulase yang mampu menghidrolisis ikatan β-1,4-glikosida pada rantai selulosa untuk menghasilkan glukosa. Salah satu sumber selulosa yang mudah ditemukan dan melimpah di alam adalah eceng gondok. Glukosa yang dihasilkan dari proses hidrolisis dapat dimanfaatkan untuk produksi sirup gula, asam organik dan bioetanol. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan Saccharomyces cerevisiae yang diadaptasikan pada media fermentasi eceng gondok dan memperoleh data kadar gula pereduksi dari aktivitas Saccharomyces cerevisiae dalam menghidrolisis eceng gondok pada variasi pH dan waktu fermentasi. Proses yang terlebih dahulu dilakukan terhadap eceng gondok adalah delignifikasi dengan NaOH. Saccharomyces cerevisiae diadaptasikan dalam media modifikasi eceng gondok sebagai sumber karbon. Kurva pertumbuhan Saccharomyces cerevisiae dibuat dalam media modifikasi eceng gondok untuk mengetahui waktu optimum pertumbuhan Saccharomyces cerevisiae dalam menghasilkan enzim selulase, sehingga dapat mengetahui fase eksponensial dari Saccharomyces cerevisiae. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil bahwa Saccharomyces cerevisiae dapat tumbuh pada media fermentasi eceng gondok dan Kadar gula pereduksi tertinggi dari aktivitas Saccharomyces cerevisiae dalam menghidrolisis eceng gondok pada pH optimum 5 dan waktu fermentasi optimum dalam menghasilkan gula pereduksi pada jam ke-48 sebesar 0,267 mg/L dari 0,3 gram eceng gondok kering.Kata kunci: Saccharomyces cerevisiae, hidrolisis selulosa, pH dan waktu fermentasi","PeriodicalId":370796,"journal":{"name":"Jurnal Penelitian Saintek","volume":"65 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-11-03","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114907862","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Diana Lestariningsih, Hartono Pranjoto, Lanny Agustine, Y. D. W. Werdani, Benedictus Teja
{"title":"APLIKASI LOAD CELL UNTUK SISTEM MONITORING VOLUME CAIRAN INFUS","authors":"Diana Lestariningsih, Hartono Pranjoto, Lanny Agustine, Y. D. W. Werdani, Benedictus Teja","doi":"10.21831/jps.v26i1.34441","DOIUrl":"https://doi.org/10.21831/jps.v26i1.34441","url":null,"abstract":"Infusion is very important for patients who need additional fluids in the body. Intravenous fluids are injected into the body using needles, through veins. Delayed replacement of IV fluids can pose a very high risk for the patient's condition. One of the risk is that the blood can be sucked back and flow in the IV tube, because there is a difference fluid pressure between the vein and the infusion bag. Therefore, controlling the volume of infusion fluid is very necessary so the infusion bag containing the intravenous fluid must not be used up.To minimize the risk is by replacing the IV bag that must be done in a timely manner. So to find out the amount of infusion fluid volume in the infusion bag it will be designed and realized an instrument that can measure the volume of infusion fluid by weighing the weight of the infusion bag. This tool can stop the flow of IV fluids that flow into veins when the IV fluid will be depleted.The result of this research is that the system will stop the infusion fluid flow by activating the pinch valve by clamping the infusion hose so that the fluid can stop when the infusion fluid volume will run out. Discontinuation of infusion fluid occurs when the remaining infusion fluid volume is 10 mL","PeriodicalId":370796,"journal":{"name":"Jurnal Penelitian Saintek","volume":"2015 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-11-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121566078","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Uji Sitotoksitas dan Hambatan Ekspresi VEGF pada Sel 4T1 Minyak Atsiri Rimpang Curcuma mangga Val.","authors":"Nurul Mukhlisa","doi":"10.21831/jps.v26i2.41386","DOIUrl":"https://doi.org/10.21831/jps.v26i2.41386","url":null,"abstract":"TNBC merupakan kanker payudara yang paling ganas dengan resiko kambuh dan metastasis yang tinggi. Terapi yang efektif untuk pasien TNBC adalah menggunakan kemoterapi, namun banyak pasien mengalami drug resistant yang dapat meningkatkan mortalitas. TNBC bersifat metastasis ke organ tubuh lain yang ditandai dengan terjadinya angiogenesis. VEGF merupakan salah satu factor angiogenik, sehingga studi hambatan ekspresi protein tersebut dapat digunakan sebagai target pengembangan obat anti TNBC. Rimpang Curcuma mangga Val. digunakan masyarakat Yogyakarta sebagai herbal antikanker payudara, dan minyak atsirinya bersifat sitotoksik terhadap sel kanker payudara T47D dan MCF-7; namun belum terbukti sitotoksik terhadap sel TNBC. Penelitian ini bertujuan untuk melihat potensi antikanker TNBC minyak atsiri rimpang C. mangga Val. melalui uji sitotoksisitasnya terhadap sel 4T1 dengan kontrol positif alpelisib, dan penghambatannya pada ekspresi protein VEGF. Hasil penelitian menunjukkan IC50 alpelisib terhadap sel kanker 4T1 adalah 32,975 µg/ml; sedangkan IC50 minyak atrisi C. mangga Val. adalah 91,96 µg/ml. Tidak ada perbedaan signifikan aktivitas penghambatan ekspresi protein VEGF antara minyak atsiri C. mangga Val dan alpelisib. Dapat disimpulkan bahwa minyak atsiri C. mangga Val. memiliki potensi antikanker payudara triple negative.","PeriodicalId":370796,"journal":{"name":"Jurnal Penelitian Saintek","volume":"34 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-11-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131108163","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGARUH UKURAN PARTIKEL KAOLIN TERHADAP MORTALITAS, PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ULAT GRAYAK JAGUNG Spodoptera frugiperda (J.E. SMITH)","authors":"Widia Herhayulika, Y. Hidayat, Agustinus Susanto","doi":"10.21831/jps.v26i2.42983","DOIUrl":"https://doi.org/10.21831/jps.v26i2.42983","url":null,"abstract":"Hama penting pada tanaman jagung yang baru-baru ini dilaporkan serangannya di Indonesia adalah Spodoptera frugiperda (J.E. Smith) (Lepidoptera: Noctuidae). Ukuran partikel mineral mempunyai peranan penting pada keefektifan pengendalian serangga hama. Mineral yang digunakan dalam penelitian ini adalah kaolin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran partikel mineral kaolin terhadap mortalitas, pertumbuhan dan perkembangan larva S. frugiperda. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 7 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri atas formulasi mineral kaolin konsentrasi 4% dengan ukuran saringan 100, 200, 300, 400 dan 500 mesh, kontrol air dan kontrol wetting agent+dispersant agent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran partikel mineral kaolin berpengaruh terhadap mortalitas, lama perkembangan, berat pupa dan kemunculan imago S. frugiperda. Mineral kaolin ukuran partikel 500 mesh menghasilkan mortalitas larva S. frugiperda (28,75%) yang berbeda nyata dengan kontrol (0,00%) pada 48 jam setelah perlakuan. Sementara itu, pada pengamatan 23 hari setelah perlakuan, semua ukuran partikel mineral kaolin yang diuji menyebabkan mortalitas larva S. frugiperda sebesar 31,25 – 51,25%, yang berbeda nyata dengan kontrol (0,00%). Perlakuan mineral kaolin 500 mesh menghasilkan total perkembangan larva dan pupa yang terlama yaitu 22,25 hari, berat pupa paling rendah yaitu 0,1506 g serta kemunculan imago normal yang terendah yaitu 8,00 ekor (dari 20 larva yang diberi perlakuan).","PeriodicalId":370796,"journal":{"name":"Jurnal Penelitian Saintek","volume":"7 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-11-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114081459","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}