Puji Rizky Widyaningsih, E. J. Wicaksana, Raissa Mataniari
{"title":"Analysis of difficulties in learning biology online during the covid-19 pandemic in high school","authors":"Puji Rizky Widyaningsih, E. J. Wicaksana, Raissa Mataniari","doi":"10.20527/bino.v5i1.14275","DOIUrl":"https://doi.org/10.20527/bino.v5i1.14275","url":null,"abstract":"The Covid-19 disease has appeared since 2019. The minister of Education and Culture of the Republic of Indonesia issued circular letter number 4 of 2020. The circular letter explains that the teaching and learning process is implemented through online learning. This study aims to determine the implementation of the learning process, learning difficulties, and the causes of students having difficulty learning biology online. This research uses a descriptive qualitative approach. The research subjects were class X MIA at one of the high schools in Jambi Province. Data collection techniques used was documentation, Google form questionnaires, and interviews. The validity test is done by member check. Data analysis techniques using data reduction, data presentation, and concluding. Learning difficulties experienced by students are learning resources that are still limited, the internet network is not good, some students do not have smartphones, often turning off the camera during Google meet, students feeling burdened with the assignments given, lack of time available, and not concentrating. The causes of learning difficulties are the lack of effort from students to find learning resources, limited networks, smartphones owned by students in bad condition, and a home environment that is not conducive.Abstrak Penyakit covid-19 muncul sejak tahun 2019. Menteri pendidikan dan kebudayaan republik Indonesia mengeluarkan surat edaran nomor 4 tahun 2020. Surat edaran tersebut menjelaskan bahwa pelaksanaan proses belajar mengajar dilaksanakan melalui pembelajaran daring. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pelaksanaan proses belajar, kesulitan belajar dan penyebab siswa mengalami kesulitan belajar biologi secara daring. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIA dan guru biologi kelas X MIA di salah satu SMA yang ada di Provinsi Jambi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, kuesioner Google form dan wawancara. Uji validitas yang dilakukan dengan cara member check. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kesulitan belajar yang dialami siswa adalah sumber belajar yang masih terbatas, jaringan internet yang kurang baik, terdapat siswa yang tidak memiliki smartphone, sering mematikan kamera saat dilakukan Google meet, siswa merasa terbebani dengan tugas yang diberikan, kurangnya waktu yang tersedia dan tidak berkonsentrasi. Penyebab kesulitan belajar adalah tidak ada usaha dari siswa untuk mencari sumber belajar, terbatasnya jaringan internet, smartphone yang dimiliki siswa dalam keadaan kurang baik, dan lingkungan rumah yang tidak kondusif.","PeriodicalId":34678,"journal":{"name":"BioInoved Jurnal BiologiInovasi Pendidikan","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-02-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"42567110","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Practicality of student worksheet oriented to higher order thinking skills on biology subject for grade XI","authors":"N. Afni, A. Adnan, N. B.","doi":"10.20527/bino.v5i1.13632","DOIUrl":"https://doi.org/10.20527/bino.v5i1.13632","url":null,"abstract":"Students must possess higher-order thinking skills (HOTS) as a demand for 21st century competence. Teachers need to prepare teaching materials that can place high-level thinking students in solving the problems they face. One of the learning tools to solve these problems is the HOTS-oriented worksheets (LKPD). This study aimed to test the practicality of HOTS-oriented worksheets in biology subjects in the even semester of class XI at SMAN 1 Barru. This type of research is Research and Development (R&D) with the ADDIE development model, which includes analysis, design, development, implementation, and evaluation. The instruments used were product implementation observation sheets and teacher and student response questionnaires. HOTS-oriented worksheets was implemented at SMA Negeri 1 Barru with research subjects, namely three biology teachers and 33 students in class XI MIPA 2. The results showed that the percentage of the practicality of HOTS-oriented worksheets through product implementation was 4.23 (practical), the teacher's response was 4.51 ( practical), and student responses of 4.02 (practical). Overall, the HOTS-oriented worksheets are classified as practical. Further research is expected to train students' HOTS to meet the demands of 21st century competencies and better learning outcomes.Abstrak Keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) merupakan salah satu yang wajib dimiliki oleh peserta didik sebagai tuntutan kompetensi abad-21. Guru perlu menyiapkan bahan ajar yang mampu menempatkan peserta didik berpikir tingkat tinggi dalam memecahkan permasalahan yang dihadapinya. Salah satu perangkat pembelajaran untuk memecahkan permasalahan tersebut adalah Lembar Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis HOTS. Tujuan penelitian ini adalah menguji kepraktisan LKPD berbasis HOTS pada mata pelajaran biologi semester genap kelas XI di SMAN 1 Barru. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi keterlaksanaan produk, angket respon guru, dan angket respon peserta didik. Implementasi LKPD berbasis HOTS dilaksanakan di SMA Negeri 1 Barru dengan subjek penelitian yaitu tiga guru mata pelajaran biologi dan 33 peserta didik kelas XI MIPA 2. Hasil penelitian menunjukkan persentase kepraktisan LKPD berbasis HOTS melalui keterlaksanaan produk sebesar 4,23 (praktis), respon guru sebesar 4,51 (praktis), dan respon peserta didik sebesar 4,02 (praktis). Secara keseluruhan LKPD berbasis HOTS ini tergolong praktis. Penelitian lanjutan diharapkan untuk melatih HOTS peserta didik sehingga memenuhi tuntutan kompetensi abad 21 dan hasil belajar menjadi lebih baik.","PeriodicalId":34678,"journal":{"name":"BioInoved Jurnal BiologiInovasi Pendidikan","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-02-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"42650092","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Biology education students’ characteristics in basic biology courses","authors":"Tuti Rama Yani, R. D. Harahap","doi":"10.20527/bino.v5i1.15049","DOIUrl":"https://doi.org/10.20527/bino.v5i1.15049","url":null,"abstract":"The characteristics of biology education students in lectures must be known to design better lectures. This study aims to analyze and determine students' characteristics in the Biology Education Study Program enrolled in basic biology courses at Universitas Labuhanbatu. This study employed a descriptive qualitative approach. A total of 30 first-semester biology education students were sampled from the population of first-semester biology education students. The tool for data collection was interviewed, and the strategy for data collection was the distribution of a questionnaire. The results of this study indicated that Biology Education students' characteristics enrolled in basic biology courses at Universitas Labuhanbatu were as follows: (1) Confidence in analyzing and understanding basic biology materials 47.20%, (2) Discipline 76.66%, (3) Honesty 48.66%, (4) Responsible 81.86%, and (5) Social care 69.66%. According to the results of this study, the student's character in the education system is one of the main aims for supporting a learning process in students so that they can become the next generation of individuals with excellent character souls.Abstrak Karakteristik mahasiswa pendidikan biologi dalam perkuliahan perlu diketahui guna mendesain perkuliahan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk dapat menganalisis dan mengetahui karakter yang ada pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi pada mata kuliah biologi dasar di Universitas Labuhanbatu. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif deskriptif, Populasi yang digunakan adalah mahasiswa pendidikan biologi semester satu dengan pengambilan sampel total sampling yang berjumlah 30 mahasiswa pendidikan biologi, Instrumen dalam pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara serta teknik dalam pengumpulan data dilakukan dengan pemberian angket. Hasil dalam penelitian ini memperoleh hasil bahwa karakter pada mahasiswa Pendidikan Biologi pada mata kuliah biologi dasar di Universitas Labuhanbatu memperoleh hasil sebagai berikut bahwa perolehan hasil data berupa: (1) Percaya diri menganalisis dan memahami materi biologi dasar 47,20%, (2) Disiplin 76,66%, (3) Kejujuran 48,66%, (4) Bertanggungjawab 81,86%, (5) Peduli sosial 69,66%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakter pada mahasiswa dalam sistem pendidikkan merupakan salah satu prioritas yang sangat penting dalam menunjang suatu proses pembelajaran yang ada pada diri mahasiswa agar dapat menjadi generasi penerus yang terbentuk jiwa karakter yang baik.","PeriodicalId":34678,"journal":{"name":"BioInoved Jurnal BiologiInovasi Pendidikan","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-02-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"43291141","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Scientific attitude analysis on students in class XI natural science regarding human blood circulation system material","authors":"Dwy Santi, R. D. Harahap, S. Siregar","doi":"10.20527/bino.v5i1.14958","DOIUrl":"https://doi.org/10.20527/bino.v5i1.14958","url":null,"abstract":"Attitude is a tendency to behave and may be viewed as an individual's response to a stimulus. Although attitudes toward biology, particularly the human circulatory system, can be represented by the acceptance or rejection of certain biological objects. This research aims to determine high school students' attitudes at SMA Negeri 2 Bilah Hulu towards biology subjects, particularly the material on the human circulatory system. This research employed a qualitative strategy and descriptive approaches. The findings of this survey indicate that the indicator of pleasure in studying biology is 78.30%, the indication of curiosity is 82.92%, the indicator of interest in extending biology time is 80.90%, and the indicator of interest in a career in biology is 79.89%. This research concludes that students have the highest positive attitude toward the indicator of curiosity, while they have the least positive attitude toward the indicator of enjoyment in learning biology. Good curiosity from students is a good foundation in the learning process; it's just that innovative learning activities that are more interactive are needed if you want students to be more interested in learning biology.Abstrak Sikap ialah kecenderungan dalam berprilaku dan dapat diartikan sebagai ungkapan seseorang terhadap suatu stimulus. Sedangkan sikap terhadap biologi khususnya mata pelajaran sistem peredaran darah manusia dapat diungkapkan melalui perasaan/perilaku menerima atau menolak terhadap objek biologi tersebut. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui sikap peserta didik terhadap mata pelajaran biologi khususnya pada materi sistem peredaran darah manusia pada tingkatan sekolah menengan atas lebih tepatnya di SMA Negeri 2 Bilah Hulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil dari penelitian ini yaitu pada indikator kesenangan dalam belajar biologi dengan persentase sebesar 78.30%, indikator rasa ingin tahu dengan persentase sebesar 82.92%, kemudian pada indikator ketertarikan memperbanyak waktu biologi dengan persentase sebesar 80.90%, dan pada indikator ketertarikan berkarir dibidang biologi dengan persentase sebesar 79.89%. Adapun kesimpulan dari penelitian ini yaitu bahwa sikap positif peserta didik paling banyak pada indikator rasa ingin tahu, sedangkan sikap positif peserta didik paling rendah ada pada indikator kesenangan dalam belajar biologi. Rasa ingin tahu yang baik dari peserta didik adalah pondasi yang bagus dalam proses pembelajaran, hanya saja diperlukan inovasi kegiatan belajar yang lebih interaktif jika ingin peserta didik menjadi lebih tertarik untuk belajar biologi.","PeriodicalId":34678,"journal":{"name":"BioInoved Jurnal BiologiInovasi Pendidikan","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-02-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"45420170","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Uswatun Hasanah, Aminuddin Prahatama Putra, B. Badruzsaufari
{"title":"Digital literacy of biology science teacher in learning during the covid-19 pandemic","authors":"Uswatun Hasanah, Aminuddin Prahatama Putra, B. Badruzsaufari","doi":"10.20527/bino.v5i1.13914","DOIUrl":"https://doi.org/10.20527/bino.v5i1.13914","url":null,"abstract":"The Challenges of 21st Century Education in the digital era 4.0 require the learning process to follow digitalization. Since 2019 the world has been hit by the Covid-19 pandemic, and this condition has made the government issue an online distance learning policy. So that digital literacy competence is an urgent need for teachers to carry out learning. The study aims to describe the level of digital literacy and the character of each level of digital literacy of Biology Science teachers in learning during the Covid-19 pandemic at MTsN 2 Kapuas. The research method is descriptive qualitative with three people of the research subject. The research instrument includes the main instrument of the researcher himself and the supporting instrument of the teacher's written sheet (LTG). The level of digital literacy is categorized based on a hypothetical theory with five levels, namely LDGPP 4 (very high), LDGPP 3 (high), LDGPP 2 (medium), LDGPP 1 (low) and LDGPP 0 (very low). The results showed that Biology Science teachers' digital literacy level in learning during the Covid-19 pandemic at MTsN 2 Kapuas consisted of two levels, namely LDGPP 4 (very high) and LDGPP 3 (high). The teacher's high level of digital literacy is strength to produce students with a high level of digital literacy as well.Abstrak Tantangan Pendidikan Abad 21 era digital 4.0 menuntut proses pembelajaran mengikuti digitalisasi. Sejak tahun 2019 dunia dilanda pandemi Covid-19, kondisi ini membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan pembelajaran jarak jauh secara online. Sehingga kompetensi literasi digital menjadi kebutuhan mendesak yang harus dimiliki guru dalam melaksanakan pembelajaran. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat literasi digital dan karakteristik setiap tingkat literasi digital guru IPA Biologi dalam pembelajaran masa pandemi Covid-19 di MTsN 2 Kapuas. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan tiga orang subjek penelitian. Instrumen penelitian meliputi instrumen utamanya peneliti sendiri dan instrumen pendukungnya lembar tertulis guru (LTG). Tingkat literasi digital dikategorikan berdasarkan teori hipotetik dengan lima tingkatan, yaitu LDGPP 4 (sangat tinggi), LDGPP 3 (tinggi), LDGPP 2 (sedang), LDGPP 1 (rendah) dan LDGPP 0 (sangat rendah). Hasil penelitian menunjukkan tingkat literasi digital guru IPA Biologi dalam pembelajaran pada masa pandemi Covid-19 di MTsN 2 Kapuas terdiri dari dua tingkatan yaitu LDGPP 4 (sangat tinggi) dan LDGPP 3 (tinggi). Level literasi digital guru yang tinggi merupakan kekuatan untuk menghasilkan peserta didik dengan level literasi digital yang tinggi pula.","PeriodicalId":34678,"journal":{"name":"BioInoved Jurnal BiologiInovasi Pendidikan","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-02-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"48616185","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"The effect of problem-based learning (PBL) on different academic abilities on critical thinking of grade XI students on coordination system material","authors":"R. Mayasari, Siti Ramdiah","doi":"10.20527/bino.v5i1.15442","DOIUrl":"https://doi.org/10.20527/bino.v5i1.15442","url":null,"abstract":"Scientific actions related to facts and everyday problems are needed in the biology learning process to train students' thinking skills. Thinking skills are useful for facing the challenges of education and technological developments in the 21st century. However, these conditions are not optimal, especially critical thinking skills for different academic abilities. The purpose of this study was to determine the effect of the PBL model on different academic abilities on the critical thinking of class XI students on the coordination system material. This quasi-experimental research was conducted on students of class XI IPA 1 at SMAN 10 Banjarmasin and class XI IPA 3 at SMAN 12 Banjarmasin. The sample of the upper academic ability is 26 students, and the lower academic ability is 28 students. The instrument used is an essay through pretest and posttest in the experimental class and control class. Data were analyzed using Anacova after the data fulfilled the normality and homogeneity tests. The results of the analysis show that there is an influence of the PBL learning model on critical thinking in students of different academic abilities, where the class F value is 91.84 with a p value of 0.000 or less than 0.05. The academic F score is 8.26 with a p value of 0.006 or less than 0.05. This learning model can be a solution to produce graduates who are competent in critical thinking.Abstrak Tindakan-tindakan ilmiah yang berkaitan dengan fakta dan masalah sehari-hari diperlukan dalam proses belajar biologi untuk melatihkan kemempuan berpikir siswa. Keterampilan berpikir berguna untuk menghadapi tantangan pendidikan dan perkembangan teknologi abad 21. Namun kondisi ini belum maksimal terutama keterampilan berpikir kritis pada kemampuan akademik berbeda. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh model PBL pada kemampuan akademik berbeda terhadap berpikir kritis siswa kelas XI pada materi sistem koordinasi. Penelitian quasi eksperimen ini dilaksanakan pada siswa kelas XI IPA 1 SMAN 10 Banjarmasin dan kelas XI IPA 3 SMAN 12 Banjarmasin. Sampel kemampuan akademik atas berjumlah 26 siswa, dan akademik bawah 28 siswa. Instrumen yang digunakan berupa essay melalui pretest dan postest pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dianalisis menggunakan Anacova setelah data memenuhi uji normalitas dan homogenitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran PBL terhadap berpikir kritis pada siswa kemampuan akademik yang berbeda, dimana nilai F hitung kelas sebesar 91,84 dengan nilai p 0,000 atau kurang dari 0,05. Nilai F hitung akademik sebesar 8,26 dengan nilai p 0,006 atau kurang dari 0,05. Model pembelajaran ini bisa menjadi solusi untuk menghasilkan lulusan pendidikan yang kompeten dalam berpikir kritis.","PeriodicalId":34678,"journal":{"name":"BioInoved Jurnal BiologiInovasi Pendidikan","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-02-21","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"47146067","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Nur Fitriana Sam, Nursia Nursia, Permadi Burhanuddin
{"title":"Evaluation of local potential-based local marine biology field practicum program","authors":"Nur Fitriana Sam, Nursia Nursia, Permadi Burhanuddin","doi":"10.20527/bino.v5i1.14494","DOIUrl":"https://doi.org/10.20527/bino.v5i1.14494","url":null,"abstract":"Marine biology field practicum based on local potential is routinely held at the Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Borneo Tarakan, but has never been evaluated. This study aims to analyze the implementation and results of the field practicum that has been carried out, and make decisions so that the quality of the process and output of the practicum can be increased. This research is an evaluation research using countenance stake model which is qualitative in nature. The unit of analysis used is the course lecturer, students, field assistants, head of the laboratory, study program curriculum, lesson plans, infrastructure, tools and materials, practicum guides, and practicum reports. The techniques used are observation, interviews and document analysis. Data were analyzed using data condensation techniques, data presentation, and data verification. The results of this study are: 1) the planning stage is of poor quality, 2) the process (transaction) stage is of good quality, and 3) the product (outcomes) stage is of excellent quality. The team of lecturers supporting the course needs to plan practicums more carefully as an effort to improve, such as revising the RPS, compiling practicum guidelines based on local potential, compiling assessment instruments and coordinating well with the head of the laboratory regarding the practicum implementation.AbstrakPraktikum lapangan biologi laut berbasis potensi lokal rutin dilaksanakan pada jurusan Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan, namun belum pernah dievaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan dan hasil praktikum lapangan yang telah dilaksanakan, dan membuat keputusan agar kualitas proses dan keluaran praktikum dapat meningkat. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi menggunakan model countenance stake yang bersifat kualitatif. Unit analisis yang digunakan adalah Dosen Pengampuh mata kuliah, Mahasiswa, Pembantu Lapang, Kepala Laboratorium, kurikulum prodi, RPS, sarana prasarana, alat dan bahan, panduan praktikum, dan laporan praktikum. Teknik yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan analisis dokumen. Data dianalisis menggunakan teknik kondensasi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil dari penelitian ini yaitu: 1) tahap perencanaan berada pada kualitas kurang baik, 2) tahap proses (transaction) berada pada kualitas baik, dan 3) tahap produk (outcomes) berada pada kualitas sangat baik. Tim Dosen pengampuh mata kuliah perlu merencanakan praktikum dengan lebih matang sebagai upaya perbaikan, seperti merevisi RPS, menyusun panduan praktikum berbasis potensi lokal, menyusun instrumen penilaian dan melakukan koordinasi yang baik dengan kepala laboratorium terkait pelaksanaan praktikum.","PeriodicalId":34678,"journal":{"name":"BioInoved Jurnal BiologiInovasi Pendidikan","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-02-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"47250218","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Lailatil Arifah, A. Ardi, S. Syamsurizal, Helsa Rahmatika, Suci Fajrina, Ani Murianti, Fifi Mardayanti
{"title":"Validity test digital booklet of human digestive system for students in class XI senior high school","authors":"Lailatil Arifah, A. Ardi, S. Syamsurizal, Helsa Rahmatika, Suci Fajrina, Ani Murianti, Fifi Mardayanti","doi":"10.20527/bino.v5i1.14569","DOIUrl":"https://doi.org/10.20527/bino.v5i1.14569","url":null,"abstract":"Learning media is everything that is used to distribute information in learning. The use of appropriate and varied media can overcome the passive nature of students in the teaching and learning process. The results of the analysis of observational questionnaires on students and teachers, it is known that the media that tend to be used are textbooks and modules. Therefore, teachers and students still want other learning media that are able to attract interest in reading and can easily be used anytime and anywhere by students. Based on this, a digital booklet on the material of the human digestive system was developed as a valid learning medium for class XI SMA/MA students. This research was conducted at the Department of Biology, FMIPA UNP and SMAN 1 Rao, using a 4D development model (define, design, develop and disseminate) which is abbreviated at the develop (3D) stage. The data obtained were analyzed by descriptive statistics. The average value of validation is 90.95% with a very valid category. This criterion was obtained from four aspects tested, namely aspects of the feasibility of content, language, presentation and graphics. Digital booklets with very valid criteria are appropriate for use in the student learning process.Abstrak Media pembelajaran merupakan segala sesuatu yang digunakan untuk menyalurkan informasi dalam pembelajaran. Penggunaan media yang tepat dan bervariasi dapat mengatasi sifat pasif perserta didik dalam proses belajar mengajar. Hasil analisis angket observasi terhadap peserta didik dan guru, diketahui media yang cenderung digunakan adalah buku teks dan modul. Oleh karena itu guru dan peserta didik masih menginginkan media pembelajaran lain yang mampu menarik minat baca dan dengan mudah dapat digunakan kapan dan dimana saja oleh peserta didik. Berdasarkan hal tersebut dikembangkanlah booklet digital pada materi sistem pencernaan manusia sebagai media pembelajaran yang dilengkapi dengan gambar dan video yang interaktif untuk peserta didik kelas XI SMA/MA yang valid. Penelitian ini dilakukan di Departemen Biologi FMIPA UNP dan SMAN 1 Rao, dengan menggunakan model pengembangan 4D (define, design, develop dan disseminate) yang disingkat pada tahap develop (3D). Data yang diperoleh dianalisis secara statistik deskriptif. Nilai rata-rata validasi 90,95% dengan kategori sangat valid. Kriteria ini diperoleh dari empat aspek yang diuji yaitu aspek kelayakan isi, kebahasaan, penyajian dan kegrafikaan. Booklet digital dengan kriteria sangat valid layak digunakan dalam proses belajar oleh siswa.","PeriodicalId":34678,"journal":{"name":"BioInoved Jurnal BiologiInovasi Pendidikan","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-02-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"41569962","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
S. Sundari, S. Suparman, Abu Mas'ud, Saidi Hasan, N. Nurhasanah, Nurmaya Papuangan, Dharmawaty M Taher, Yusmar Yusuf
{"title":"Case method to increase student participation and problem-solving skills in biochemistry subject lesson study integrated at Khairun University","authors":"S. Sundari, S. Suparman, Abu Mas'ud, Saidi Hasan, N. Nurhasanah, Nurmaya Papuangan, Dharmawaty M Taher, Yusmar Yusuf","doi":"10.20527/bino.v5i1.14747","DOIUrl":"https://doi.org/10.20527/bino.v5i1.14747","url":null,"abstract":"The Biochemistry course is a basic and compulsory subject for Biology Education students. This study aims to determine students' level of participation and problem-solving skills through the ability to solve cases of Biomolecules and proteins on Student Worksheets (LKM). This is an Action Research integrated with lesson study with two cycles. The instruments used were student participation rubrics in the case method and LKM problem-solving skills in the Biochemistry course. The subjects in this study were 24 third-semester students of the Biology Education Study Program. Data analysis techniques through descriptive statistics with percentages. The results showed an increase in the percentage from cycle 1 to cycle 2. Student participation in collaborative activities increased from 71.5% to 73.3%, while problem-solving skills increased from 53.5% to 71.7%. Based on the observer transcripts, some students still do not understand the material and cases discussed in lectures in class and the laboratory. This is because students do not actively ask questions and do not have curiosity about the material and case explanations presented by lecturers or fellow students. This study shows that implementing the integrated case method in lesson study can increase student participation activities and problem-solving skills in Biochemistry courses.Abstrak Matakuliah Biokimia merupakan matakuliah dasar dan wajib bagi mahasiswa Pendidikan Biologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi dan problem-solving skill mahasiswa melalui kemampuan menyelesaikan kasus-kasus konsep Biomolekul dan protein pada Lembar Kerja Mahasiswa (LKM). Ini adalah penelitian Action Reseach terintegrasi lesson study dengan dua siklus. Instrumen yang digunakan adalah rubrik pertisipasi mahasiswa dalam case method dan LKM problem-solving skill matakuliah Biokimia. Subjek dalam penelitian ini adalah 24 mahasiswa semester 3 prodi Pendidikan Biologi. Teknik analisis data melalui statistik deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan persentasi dari siklus 1 ke siklus 2. Aktivitas partisipasi mahasiswa dalam kolaborasi dari 71,5% menjadi 73,3%, sedangkan problem-solving skill mahasiswa dari 53,5% menjadi 71,7%. Berdasarkan transkrip observer masih ada mahasiswa yang kurang memahami materi dan kasus yang didiskusikan dalam perkuliahan di kelas maupun di laboratorium. Hal ini karena mahasiswa tidak aktif bertanya dan tidak memiliki rasa ingin tahu terhadap materi dan penjelasan kasus yang disampaikan oleh dosen atau sesama mahasiswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi case method terintergrasi dalam lesson study dapat meningkatkan aktivitas partispasi dan problem-solving skill mahasiswa pada matakuliah Biokimia.","PeriodicalId":34678,"journal":{"name":"BioInoved Jurnal BiologiInovasi Pendidikan","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-02-16","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"44749118","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Student learning outcomes through technology-based online learning in the Biology Education Study Program","authors":"R. Irianti, S. Amintarti, N. H. Utami","doi":"10.20527/bino.v5i1.14470","DOIUrl":"https://doi.org/10.20527/bino.v5i1.14470","url":null,"abstract":"Online learning is an alternative solution in the learning process in the Covid-19 pandemic era. Technology plays a vital role as a teaching medium in the online learning process. This study aims to describe the learning outcomes of 323 Biology Education study program students. This research is a descriptive study with data obtained using observation sheet instruments to collect data related to online learning and documentation of learning outcomes scores which were analyzed using descriptive statistics. The technology used in online learning is Zoom Meeting, Google Metting, WhatsApp, Youtube, and LMS (Learning Management system) in the form of SIMARI. The results of this study indicate that the average student learning outcomes of the Biology Education Study Program are 99%, having met the course completion criteria. This result shows that technology also plays a vital role in education, especially distance learning. Lecture activities experience a faster transformation in the use of technology.Abstrak Pembelajaran daring menjadi alternatif solusi dalam proses pembelajaran di era pandemic Covid-19. Teknologi berperan penting sebagai media ajar dalam proses pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar mahasiswa program studi Pendidikan Biologi sebanyak 323 orang. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan data diperoleh mengunakan instrument lembar observasi untuk mengumpulkan data terkait pembelajaran daring dan dokumentasi skor hasil belajar yang dianalisis menggunakan statistic deskriptif. Teknologi yang digunakan dalam pembelajaran online yaitu Zoom Meeting, Google Metting, Whatsapp, Youtube, dan LMS (Learning Management system) berupa SIMARI. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata rata hasil belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi 99% telah memenuhi kriteria ketuntasan mata kuliah. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi juga berperan penting pada dunia Pendidikan terutama pada pembelajran jarak jauh. Kegiatan perkuliahan mengalami transformasi lebih cepat dalam penggunaan teknologi.","PeriodicalId":34678,"journal":{"name":"BioInoved Jurnal BiologiInovasi Pendidikan","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-02-16","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"48254002","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}