{"title":"METODE PENDIDIKAN YANG EFEKTIF BAGI ANAK DIDIK MENURUT AL QUR’AN: ANALISIS AYAT-AYAT AL QUR’AN","authors":"Muhammad Rijaal Qurotul'uyun","doi":"10.15575/ath.v1i2.2847","DOIUrl":"https://doi.org/10.15575/ath.v1i2.2847","url":null,"abstract":"Tanggung jawab yang besar untuk mendidik seorang anak terdapat pada kewajiban seorang pendidik, baik tanggung jawab yang berhubugan dengan keimanan maupun akhlak, intelektual maupun fisik, mental maupun sosial. Betapa gembiranya para orang tua dan pendidik lainnya ketika mereka dapat memetik hasil yang baik di masa depan sebagai buah dari usaha mereka. Namun apakah cukup bagi pendidik untuk mengemban berbagai tanggung jawab tersebut dan melaksanakan semua kewajibannya? Setelah itu, ia menganggap dirinya telah lepas beban dalam melaksanakan tugasnya. Ataukah ia harus memperhatikan metode dalam mendidik dan terus mencari kesempurnaan dalam mendidik? Jawabannya sudah dapat dipastikan bahwa seorang pendidik yang baik akan selalu mencari metode dan sarana pendidikan yang sangat berpengaruh dalam pembentukan akidah dan akhlak anak didik.","PeriodicalId":33438,"journal":{"name":"Atthulab Islamic Religion Teaching and Learning Journal","volume":"4 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-02-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"81696360","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Nilai-Nilai Pendidikan dalam Kisah Nabi Ayub As. (Tafsir Q.S. Shad Ayat 41-44)","authors":"Ruslandi Ruslandi","doi":"10.15575/ATH.V1I2.3244","DOIUrl":"https://doi.org/10.15575/ATH.V1I2.3244","url":null,"abstract":"Ketabahan dan kesabaran Nabiyullah Ayub dalam menghadapi berbagai ujian Allah abadikan dalam Q.S. Shad ayat 41-44, yang bisa dijadikan sebagai suri tauladan bagi umat islam pada umumnya agar senantiasa memegang teguh dalam keimanannya kepada Allah Ta’ala. Meskipun seluruh kekayaan, harta benda, anak dan keturunannya Allah uji dengan begitu banayak tetapi Nabiyullah senantiasa berserah diri kepada Allah SWT., karena ia yakin bahwa segala apa yang ia miliki hanyalah titipan dari pada-Nya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) Konsep nilai-nilai pendidikan secara umum 2) Pendapat para mufassir tentang Q.S. Shad ayat 41-44 3) Nilai-nilai pendidikan dalam kisah Nabi Ayub As. berdasarkan Q.S. Shad aat 41-44.Secara umum penelitian ini menggunakan metode penelitian dan teknik pengumpulan data Library Research serta metode deskriptif yakni dengan mengutif pendapat dari beberapa buku-buku tafsir yang kemudian dijelaskan dengan mengambil kesimpulan dari buku-buku tersebut. Serta teknik pengumpulan data dokumetasi, yaitu proses melihat kembali sumber-sumber data dari dokumen yang ada dan dapat digunakan untuk memperluas data-data yang telah ditemukan. Adapun sumber data dokumen yang dapat diperoleh dari lapangan berupa buku, arsip, majalah, serta dokumen-dokumen yang berhubungan dengan fokus penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa 1) Nilai merupakan suatu konsep keyakinan seseorang terhadap sesuatu yang dipandang berharga olehnya yang mengarahkan kepada tingkah laku seseorang dalam kehidupannya sehari-hari sebagai makhluk hidup yang bermasyarakat, dan menjadikannya dasar keyakinan dalam bertindak untuk menentukan apakah tindakan itu benar atau salah. 2) Tafsiran Q.S. Shad ayat 41-44 merupakan suatu ikhtilaf para ulama tafsir yang memiliki perbedaan penafsiran terhadap Q.S. Shad ayat 41-44 yang menjabarkan tentang kisah Nabi Ayub As. 3) Nilai Pendidikan yang dapat diambil dari Q.S. Shad ayat 41-44 yakni: penghambaan diri kepada Allah, sikap ketergantungan kepada Allah, Larangan mengingkari janji, serta kesabaran dalam menghadapi ujian. Kata Kunci: Nilai, Pendidikan, Nabi Ayub As, Al-Qur’an","PeriodicalId":33438,"journal":{"name":"Atthulab Islamic Religion Teaching and Learning Journal","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-02-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"76642290","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGARUH PERILAKU TERPUJI SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP NU SHOFIYATUL HUDA SUKARESMI","authors":"Adi Rosadi","doi":"10.15575/ATH.V1I2.2933","DOIUrl":"https://doi.org/10.15575/ATH.V1I2.2933","url":null,"abstract":"ABSTRACT Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) realitas perilaku terpuji siswa, realitas prestasi belaajar siswa, pengaruh perilaku terpuji siswa terhadap prestasi belajar. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 61 dan merupakan sampel seutuhnya dari populasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angkat dan tes. Instrumen dikembangkan oleh peneliti sendiri dari konstruksi teori dengan variabel perilaku terpuji siswa terdiri dari 15 pernyataan dan data prestasi belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam terdiri dari 15 tes pertanyaan. Hasil penelitian yaitu realitas perlaku terpuji siswa positif, hal ini didaapatkan nilai perhitungan rata-rata= 3, 94, angka ini termasuk kategori tinggi, karena berada pada rentang nilai 3,5 – 4,5. Sedangkan realitas prestasi belajar siswa adalah 84,02, hal ini menunjukkan bahwa kualifikasi baik sekali karena berada pada interval 80-100. Adapun untuk keterkaitan keduanya yakni pengaruh perilaku terpuji siswa terhadap prestasi belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam mempunyai kategori sedang dengan nilai 0,46 berada pada rentang 0,40-0,70. Adapun untuk nilai t hitung = 3,96 lebih besar dibandingkan t tabel =1,67 menyatakan bahwa hipotesis nol yang menyatakan tidak ada pengaruh perilaku terpuji siswa terhadap prestasi belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam ditolak. Angka koefisien korelasi mempunyai kadar pengaruh 11%.","PeriodicalId":33438,"journal":{"name":"Atthulab Islamic Religion Teaching and Learning Journal","volume":"17 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-02-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"83834156","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pengaruh Kualitas Keberagamaan Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar PAI Siswa","authors":"Iis Isnawati","doi":"10.15575/ATH.V2I2.2912","DOIUrl":"https://doi.org/10.15575/ATH.V2I2.2912","url":null,"abstract":"Upaya untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam Pendidikan Agama Islam, pihak madrasah beserta para guru sudah melakukan upaya untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, terutama dalam meningkatkan motivasi belajar Agama Islam. Guru telah melakukan upaya dari mulai memotivasi siswa secara verbal yaitu melalui bimbingan dan nasihat, serta melalui bentuk nilai tertulis. Selain itu, pihak sekolah juga mengadakan fasilitas berupa boarding school untuk memotivasi siswa. Akan tetapi, hal tersebut tidak memperlihatkan hasil yang cukup baik. Bertolak dari pernyataan di atas, maka muncul suatu persoalan bagaimana pengaruh kualitas keberagamaan orang terhadap motivasi belajar Pendidikan Agama Islam pada siswa. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1)Kualitas keberagamaan orang tua, 2)Motivasi belajar siswa, dan 3)Pengaruh kualitas keberagamaan orang tua terhadap motivasi belajar Pendidikan Agama Islam pada siswa kelas X Madrasah Aliyah Negeri 1 Majalengka. Penelitian ini bertolak dari suatu pemikiran bahwa buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, maksudnya secara asumsi ketika kualitas keberagamaan orang tua baik maka keberagamaan termasuk motivasi belajar PAI anakpun baik, begitupun sebaliknya. Dari asumsi tersebut dapat di tarik hipotesis bahwa semakin tinggi kualitas keberagamaan orang tua, maka semakin tinggi pula motivasi belajar PAI siswa. Dan semakin rendah kualitas keberagamaan orang tua, maka semakin rendah pula motivasi belajar PAI siswa. Untuk membuktikan hipotesis tersebut diadakan penelitian dengan menggunakan metode deskriptif korelasional, sedangkan teknik pengumpulan datanya dengan observasi, wawancara, dan angket. Alat analisis yang digunakan adalah pendekatan analisis parsial yang menghasilkan variabel X berdistribusi normal, indikator pengetahuan variabel X berdisribusi tidak normal dan variabel Y berdistribusi normal, maka korelasi ini menggunakan rumus korelasi product moment dan korelasi rank. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan: 1) Realitas variabel X rata-rata sebesar 3,45 yang ditafsirkan kepada kategori cukup dengan data berdistribusi normal, terbukti karena harga x² hitung 2,74 < x² tabel 9,488. 2) Realitas variabel Y rata-rata sebesar 2,69 yang ditafsirkan kepada kategori cukup dengan data berdistribusi normal, yang terbukti karena harga x² hitung 4,19 < x² tabel 9,488. 3) Pengaruh antara variabel X dengan variabel Y diperoleh Rxy = 0,38 yaitu kategori korelasi rendah. Dan taraf signifikasi diperoleh thitung sebesar 2,47 dan ttabel sebesar 2,024 dengan taraf signifikasi 5%, sehingga thitung > ttabel, yakni terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel X dan variabel Y. Oleh karena itu hipotesis yang diajukan dinyatakan: Ha diterima dan Ho ditolak. Kemudian besarnya pengaruh diperoleh 8% hal ini menunjukkan masih ada 92% faktor lain yang mempengaruhi motivasi belajar PAI siswa.","PeriodicalId":33438,"journal":{"name":"Atthulab Islamic Religion Teaching and Learning Journal","volume":"80 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-02-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"83827965","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGENALAN MEDIA PEMBELAJARAN TAJWID BERBASIS FLASH DI SMP HIKMAH TELADAN CIMAHI","authors":"A. Rahman","doi":"10.15575/ATH.V2I2.2964","DOIUrl":"https://doi.org/10.15575/ATH.V2I2.2964","url":null,"abstract":"Learning media used is very determine the success of the delivery of materials, both in the school environment, religious education institutions and also home learning .. It is necessary to support these activities in the form of innovations in learning methods. Computer technology can be used to support such activities as a software development facility in the learning model, The use of learning media is needed to overcome the problems that arise in the learning process tajwid. For that reason developed a computerized learning media applications. Submission of learning with computerized applications can help the learning process so as not monotonous because accompanied by animation and audio. The method used in this research is literature study - includes study on similar research and study of supporting literature, observation process (observation) on Tajwid learning process process. And the system development using waterfall model. The result of this research is Flash-based Tajwid learning media software. ABSTRAK Media pembelajaran yang digunakan sangat menetukan keberhasilan penyampaian materi, baik dilingkungan sekolah, instansi – instansi pendidikan agama dan juga pembelajaran di rumah.. Hal yang diperlukan untuk menunjang kegiatan tersebut yaitu berupa inovasi – inovasi dalam metode pembelajaran. Teknologi komputer dapat digunakan untuk menunjang kegiatan tersebut yaitu sebagai fasilitas pengembangan suatu perangkat lunak dalam model pembelajaran, Penggunaan media pembelajaran dibutuhkan untuk mengatasi permasalahan yang muncul dalam proses pembelajaran tajwid. Untuk itulah dikembangkan sebuah aplikasi media pembelajaran yang terkomputerisasi. Penyampaian pembelajaran dengan aplikasi yang terkomputerisasi dapat membantu proses pembelajaran agar tidak monoton karena disertai dengan animasi dan audio. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan- mencakup kajian terhadap penelitian sejenis dan studi terhadap literatur yang mendukung, proses observasi (pengamatan) terhadap proses kegiatan pembelajaran Tajwid. Dan pengembangan sistemnya memakai model waterfall. Hasil dari penelitian ini adalah berupa software media pembelajaran Tajwid berbasis Flash.","PeriodicalId":33438,"journal":{"name":"Atthulab Islamic Religion Teaching and Learning Journal","volume":"14 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-02-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"75405609","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Intensitas Menulis dan Membaca al-Quran Pada Mata Pelajaran al-Quran Hadis Hubungannya dengan Akhlak Peserta Didik di Kelas XI IIS dan IIK MAN 2 Kota Bandung","authors":"Cecep Cecep Kurnia","doi":"10.15575/ATH.V2I2.2985","DOIUrl":"https://doi.org/10.15575/ATH.V2I2.2985","url":null,"abstract":"Penelitian ini dilatar belakangi oleh masalah pada peserta didik khususnya di kelas XI IIS dan IIK yang tidak memperhatikan guru ketika sedang membaca dan menulis al-Quran pada saat proses pembelajaran berlangsung, serta kurangnya motivasi, frekuensi,dan minat peserta didik dalam membaca dan membaca al-Quran di kelas maupun di luar kelas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui intensitas menulis dan membaca al-Quran peserta didik pada mata pelajaran al-Quran Hadis, realitas akhlak peserta didik, hubungan intensitas menulis dan membaca peserta didik dengan akhlak peserta didik di kelas XI IIS dan IIK MAN 2 Kota Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian korelasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Intensitas menulis dan membaca al-Quran pada mata pelajaran al-Quran Hadis memperoleh nilai rata-rata 3,89. Akhlak peserta didik diperoleh rata-rata 4,15 dengan kualifikasi baik. Sedangkan hubungan intensitas menulis dan membaca al-Quran pada mata pelajaran al-Quran Hadis dengan akhlak peserta didik diperoleh nilai korelasi sebesar 0,43 dengan kualifikasi sedang/cukup kuat.","PeriodicalId":33438,"journal":{"name":"Atthulab Islamic Religion Teaching and Learning Journal","volume":"23 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-02-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"82139053","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Nuy Nurhayati, Muhammad Ramdlan Fhatulloh, M. Yusup
{"title":"IMPLEMENTASI GURU DALAM MENDESAIN PROSES PEMBELAJARAN PAI","authors":"Nuy Nurhayati, Muhammad Ramdlan Fhatulloh, M. Yusup","doi":"10.15575/ATH.V2I2.2790","DOIUrl":"https://doi.org/10.15575/ATH.V2I2.2790","url":null,"abstract":"Pembelajaran yang didesain atau direncanakan haruslah efektif dan efisien sehingga tujuan pembelajaran tercapai dan diterima dengan baik oleh peserta didik sehingga tujuan nasional pendidik mampu dicapai dengan baik. Dalam pembelajaran dan pendidikan seiring dengan berkembangnya pendidikan dan sistem pendidikan di Indonesia, seluruh elemen masyarakat, utamanya yang terkait langsung dengan pendidikan dituntut untuk lebih kreatif dan profesional untuk mengembangkan pendidikan. Selain itu, para pelaku pendidikan juga diharapkan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan bersama sesuai dengan kebutuhan dan tantangan pendidikan.Untuk itulah perlu adanya cara atau metode untuk menjawab tantangan-tantangan yang muncul seiring dengan berkembangnya waktu, maka muncullah cara atau metode yang disebut perencanaan dan desain pembelajaran yang diharapkan akan lebih memudahkan proses belajar mengajar, dan khususnya yang berkaitan dengan pendidikan agama Islam","PeriodicalId":33438,"journal":{"name":"Atthulab Islamic Religion Teaching and Learning Journal","volume":"19 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-02-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"75585162","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI METODE JIGSAW LEARNING DI KELAS III SD NEGERI MUHARA KECAMATAN PACET KABUPATEN CIANJUR","authors":"Santana Taqwa","doi":"10.15575/ath.v2i2.3515","DOIUrl":"https://doi.org/10.15575/ath.v2i2.3515","url":null,"abstract":"Penelitian ini merupakan upaya untuk peningkatan prestasi belajar dengan menerapkan metode jigsaw learning pada siswa kelas III A SD Negeri Muhara Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur. Dengan menerapkan metode jigsaw learning diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga terjadi peningkatan prestasi belajar. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan dengan subjek siswa kelas III A SD Negeri Muhara Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan observasi dan tes tertulis setiap individu dan kelompok pada akhir pelajaran. Data yang diperoleh dari tiap- tiap siklus dianalisis dengan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa keterlibatan siswa meningkat yang berdampak pada prestasi belajar siswa mengalami peningkatan setelah dilaksanakan pembelajaran dengan menerapkan metode jigsaw learning , dengan hasil sebagai berikut: pada siklus I rata-rata nilai kelas 63,75 (ketuntasan belajar 36,4%) meningkat menjadi 70 (51,5%)pada siklus II dan lebih meningkat lagi pada siklus III menjadi 84 (87,9%).","PeriodicalId":33438,"journal":{"name":"Atthulab Islamic Religion Teaching and Learning Journal","volume":"3295 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-02-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"86607659","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI MULTIMEDIA PADA MATERI SYAJA’AH KELAS XI DI SMA NEGERI 4 BANDUNG","authors":"Jajang Eris Hermana","doi":"10.15575/ATH.V2I2.2806","DOIUrl":"https://doi.org/10.15575/ATH.V2I2.2806","url":null,"abstract":"ABSTRACTTeaching materials are all forms of materials used to assist teachers / instructors in carrying out teaching and learning activities. The material in question can be either written materials or unwritten materials. With teaching materials allows students to learn a competence or basic competence in a coherent and systematic so that the accumulative able to master all the competencies as a whole and integrated. In the digital era like today, the teaching materials in learning Islamic Religious Education need to be developed, so the students are not behind the times. Development of teaching materials is called multimedia teaching materials. With this multimedia is expected to find new findings to learn. This multimedia teaching materials in preparing it required adequate knowledge and support skills, especially in operating equipment such as computers, cameras, video, and photo cameras. Technique of preparation of instructional materials include SK-KD-Indicator analysis, analysis of learning resources, selection and determination of teaching materials, and developing teaching materials. A teaching material at least does not include instructional instructions (student manual / teacher), competence to be achieved, content or content of learning materials, supporting information, and exercises.Keywords: Development, Islamic Education, Multimedia","PeriodicalId":33438,"journal":{"name":"Atthulab Islamic Religion Teaching and Learning Journal","volume":"62 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-02-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"90565702","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENANAMAN NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM MENINGKATKAN PERILAKU KEBERAGAMAAN PESERTA DIDIK","authors":"Sulpi Affandy","doi":"10.15575/ATH.V2I2.3391","DOIUrl":"https://doi.org/10.15575/ATH.V2I2.3391","url":null,"abstract":"Lokal genius, indigenious knowledge atau local wisdom dapat digali secara ilmiah dari produk kultural dengan interpretasi yang mendalam. Sebagai produk kultural, tradisi budaya mengandung berbagai hal yang menyangkut hidup dan kehidupan komunitas pemiliknya, misalnya sistem nilai, kepercayaan dan agama. Kaidah-kaidah sosial dan etos kerja, bahkan cara bagaimana dinamika sosial itu berlangsung, dengan kata lain, tradisi budaya sebagai warisan leluhur mengandung kearifan lokal (local wisdom) yang dapat dimanfaatkan dalam pemberdayaan masyarakat untuk membentuk kedamaian dan meningkatkan kesejahteraan. Dalam kaitannya dengan kearifan lokal, setiap bangsa atau suku bangsa memiliki sumber yang berbeda dalam pembentukan karakter (character building) generasi penerus bangsanya.Kearifan lokal budaya Sunda yang kaya dengan nilai-nilai positif perlu ditransformasi pada generasi muda melalui pendidikan secara kontinyu dan terus mengalami proses reflektif agar kearifan lokal budaya sunda bisa mendorong karakter sunda yang unggul sehingga pada akhirnya setiap siswa memiliki kecakapan hidup (life skill) yang dibutuhkan dalam kehidupan mereka pada jamannya.Keberagamaan atau religiusitas merupakan tingkat pengetahuan, keyakinan, pelaksanaan dan penghayatan seseorang atas ajaran agama yang diyakininya, atau suatu sikap penyerahan diri kepada suatu kekuatan yang ada di luar dirinya yang diwujudkan dalam aktivitas dan perilaku individu sehari-hari. Dalam pendapat lain Keberagamaan (religiusity) adalah perilaku yang bersumber langsung atau tidak langsung kepada nas. Di pihak lain, keberagamaan menunjuk pada rangkaian perbuatan, perilaku dan kegiatan orang beriman yang telah melaksanakan ajaran tersebut, di dalam kehidupan konkret mereka.Perilaku keberagamaan merupakan respon dari realitas mutlak sesuai dengan konsep Joachim Wach atau imam Abu al-Hasan al-Asy’ary. Untuk mewujudkan satuan perilaku beragama diperlukan suatu proses panjang ynag menyangkut dimensi kemanusiaan baik pada aspek kejiwaan, perorangan maupun kehidupan kelompok. Unsur ini disimpulkan dari sifat ajaran agama yang menjangkau keseluruhan hidup manusia, karena manusia memiliki dimensi kejiwaan perorangan atua kelompok.Untuk meningkatkan keberagamaan peserta didik perlu didukung dengan kaitan wawasan, sikap keberagamaan peserta didik dan juga pembiasaan program yang menanamkan nilai-nilai keberagamaan tersebut. Sehingga nantinya diketahui apakah wawasan peserta didik yang luas akan ilmu agama memastikannya untuk bersikap dan berprilaku yang menunjukkan keberagamaan yang baik.","PeriodicalId":33438,"journal":{"name":"Atthulab Islamic Religion Teaching and Learning Journal","volume":"13 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-02-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"80965471","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}