Imas Kania Rahman, Novi Maulana Yusup, D. Hafidhuddin
{"title":"Pesantren Lansia Sebagai Wadah Pembinaan Husnul Khatimah","authors":"Imas Kania Rahman, Novi Maulana Yusup, D. Hafidhuddin","doi":"10.15575/ATH.V6I1.10243","DOIUrl":"https://doi.org/10.15575/ATH.V6I1.10243","url":null,"abstract":"Abstract: This research was motivated by a lack of understanding of Muslims, especially the elderly, regarding husnul khatimah. Husnul khatimah is a good condition at the end of human life which must be the ideal of every Muslim to achieve it. To reach husnul khatimah requires understanding and training. The presence of an elderly Islamic boarding school (Pesantren lansia) brings closer understanding and training for the elderly to try to reach husnul khatimah. This article aims to analyze and provide an overview of how the elderly Islamic boarding school has become a forum for the formation of husnul khatimah and the activities contained in it. In this research, the method used is descriptive method with a qualitative approach. The data collection technique that used by researchers is use interview techniques, observation and document study. The results showed that the elderly Islamic boarding school is a very suitable and important place for the guidance of husnul khatimah. In this case, Peantren Lansia Lembaga Dakwah dan Sosial Qobasat Annur Foundation, provides a training program for the elderly to strengthen and care for their aqidah and religious deeds in order to achieve husnul khatimah Abstrak: Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya pemahaman kaum muslimin khususnya usia lanjut mengenai husnul khatimah. Husnul khatimah merupakan kondisi baik pada akhir kehidupan manusia yang harus menjadi cita-cita setiap muslim untuk meraihnya. Untuk meraih husnul khatimah perlu pemahaman dan juga latihan. Hadirnya pesantren lansia mendekatkan pemahaman dan latihan bagi para lansia untuk berusaha menggapai husnul khatimah. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dan memberikan gambaran bagaimana pesantren lansia menjadi wadah pembinaan husnul khatimah beserta kegiatan-kegiatan yang terdapat di dalamnya. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti adalah dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan studi dokumen. Hasil penelitian menunujukkan bahwa pesantren lansia merupakan wadah yang sangat cocok dan penting untuk pembinaan husnul khatimah. Dalam hal ini Pesantren Lansia Lembaga Dakwah dan Sosial Qobasat Annur Foundation menghadirkan program pembinaan kepada para lansia untuk menguatkan dan merawat aqidah dan amal ibadahnya guna mencapai husnul khatimah.","PeriodicalId":33438,"journal":{"name":"Atthulab Islamic Religion Teaching and Learning Journal","volume":"4 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"75912725","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Abdul Haris Maulana, S. Suteja, M. Mahfudz, Siti Maryam Munjiat
{"title":"Keteladanan Kyai dalam Pembentukan Akhlak Sosial Santri Pondok Pesantren As-Sanusi Babakan Ciwaringin Kabupaten Cirebon","authors":"Abdul Haris Maulana, S. Suteja, M. Mahfudz, Siti Maryam Munjiat","doi":"10.15575/ATH.V6I1.9682","DOIUrl":"https://doi.org/10.15575/ATH.V6I1.9682","url":null,"abstract":"Abstract: The example of the kyai is a series of kyai activities that are usually carried out and can be imitated by the santri as an effort of the kyai in the process of forming the social morals of the santri. -values based on the Koran and al-Hadith which are called morals. The purpose of this study was to obtain data about the efforts of the kyai in shaping the personality of the students in order to become human beings with Islamic personalities with their religious knowledge. This research method uses qualitative methods with observation data collection techniques, documentation in-depth interviews and questionnaires. The data analysis technique used is data reduction. data appearance and conclusions. The results of the study indicate that the pesantren has implemented various methods to shape the social morals of the students, such as a generous, outgoing and friendly brotherhood, honestly speaking good words, fulfilling promises. mutual respect and tolerance. In the results of this study, almost all students have good social morals. Abstrak: Keteladanan kyai merupakan serangkaian aktivitas kyai yang biasa dilakukan dan dapat ditiru santri sebagai upaya kyai dalam proses pembentukan akhlak sosial santri. Adanya pembentukan akhlak sosial pada santri merupakan usaha atau ikhtiar mengembalikan kebiasaan-kebiasaan baik yang kian memudar pada zaman sekarang, maka dibutuhkan penguatan kembali terhadap nilai-nilai berdasarkan al-Qur’an dan al-Hadits yang disebut akhlak. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data tentang usaha kyai dalam membentuk kepribadian santri agar menjadi manusia yang berkepribadian Islam dengan ilmu agamanya. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara mendalam, dokumentasi dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penampilan data serta kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren telah melakukan berbagai metode untuk membentuk akhlak sosial santri seperti persaudaraan, rendah hati, dermawan, supel dan ramah, jujur, bertutur kata yang baik, memenuhi janji, saling menghormati dan toleransi. Pada hasil penelitian ini hampir keseluruhan santri telah memiliki akhlak sosial yang baik.","PeriodicalId":33438,"journal":{"name":"Atthulab Islamic Religion Teaching and Learning Journal","volume":"2 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"85527246","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Implikasi Pendidikan Karakter Bagi Anak Perspektif Q.S. Al-Baqarah ayat 83","authors":"Farhan Fauzan","doi":"10.15575/ATH.V6I1.10271","DOIUrl":"https://doi.org/10.15575/ATH.V6I1.10271","url":null,"abstract":"Abstract: Al-Quran is the kalamullah that was sent down through the Prophet Muhammad as a source of Islamic teachings which contains various kinds of rules as well as instructions in living the life of a Muslim. Q.S Al-Baqarah verse 83 is one of the verses that discusses the agreement between the Children of Israel and Allah SWT. In this verse, there are several points of agreement that the Children of Israel must always do, but in the end they deny and are among those who do wrong. Parents as someone who is gifted by Allah SWT should educate their children as best they can. Because children's education is not the only responsibility of educational institutions. In this verse, there are several points that can be used as a basis for educating children. The purpose of this study was (1) Knowing the interpretation of the muffasir QS al-Baqarah verse 83 (2) Knowing character education for children according to QS al-Baqarah verse 83 (3) Knowing the implementation of children's education contained in the Al-Qur'an Surat al-Baqarah verse 83 the implication in character education Abstrak: Al-Quran adalah kalamullah yang diturunkan melalui Nabi Muhammad sebagai sumber ajaran Islam yang berisikan berbagai macam aturan juga petunjuk dalam menjalani kehidupan seorang muslim. Q.S Al-Baqarah ayat 83 merupakan salah satu ayat yang membahas perjanjian Bani Israil dengan Allah SWT. Pada ayat tersebut terdapat beberapa poin perjanjian yang harus senantiasa Bani Israil lakukan, namun pada akhirnya mereka mengingkari dan termasuk orang-orang yang dzalim. Orang tua sebagai seseorang yang dikaruniakan anak oleh Allah SWT sudah selayaknya mendidik anak-anak mereka sebaik mungkin. Karena pendidikan anak bukan hanya tanggung jawab lembaga pendidikan. Pada ayat ini terdapat beberapa poin yang dapat dijadikan landasan untuk mendidik anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui penafsiran para muffasir Q.S al-Baqarah ayat 83 (2) Mengetahui pendidikan karakter bagi anak menurut Q.S al-Baqarah ayat 83 (3) Mengetahui implementasi pendidikan anak yang terkandung pada AlQur’an Surat al-Baqarah ayat 83 implikasinya dalam pendidikan karakter.","PeriodicalId":33438,"journal":{"name":"Atthulab Islamic Religion Teaching and Learning Journal","volume":"167 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"87937536","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Urgensi Iffah bagi Masyarakat Sekolah","authors":"Dadan Nurulhaq, Miftahul Fikri, Habibah Nur Azizah, Fitria Nada Rohmah, Ghina Fadlilah Sukmara","doi":"10.15575/ATH.V6I1.11943","DOIUrl":"https://doi.org/10.15575/ATH.V6I1.11943","url":null,"abstract":"Abstract: This paper aims to find out how urgent iffah is for the school community, which is focused on students at one of the Aliyah Madrasahs, to be precise in Sulawesi. This research is an action research on students by giving a questionnaire consisting of fifteen questions. The research subjects consisted of 50 students. The research data was obtained through documentation of the results of quantitative data collection. Data analysis used quantitative descriptive analysis technique. data validation using the method triangulation technique. The results showed that currently 70% of students have implemented the nature of iffah in their daily lives. Familiarize yourself with good things between each other and keep yourself away from all the prohibitions of Allah SWT. shows that students are trying to carry out iffah. The nature of iffah according to Ibn Masawaih in his book tahdzibul akhlaq, is an ability that humans have to withstand the impulses of their passions. The nature of iffah has its derivative properties, namely al-haya, qana'ah, sakho, and waro. And in practice, the nature of iffah is divided into 2, namely refrain from pubic lust and refrain from abdominal lust. Abstrak: Tulisan ini di bertujuan untuk mengetahui seberapa urgen iffah bagi masyarakat sekolah, yang di fokuskan kepada para siswi di salah satu Madrasah Aliyah tepatnya di Sulawesi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan terhadap siswa dengan memberi kuisioner yang terdiri dari lima belas pertanyaan. Subjek penelitian terdiri dari 50 siswa. Data penelitian diperoleh melalui dokumentasi hasil pengumpulan data kuantitatif. Analisis data menggunakan Teknik analisis deskriptif kuantitatif. Validasi data dengan menggunakan Teknik triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada saat ini 70% siswa sudah menerapkan sifat iffah dalam kesehariannya. Membiasakan diri dengan hal-hal baik antar sesama dan menjaga diri dengan menjauhi segala larangan Allah swt. menunjukkan bahwa siswi memang berusaha melaksanakan iffah. Adapun Sifat iffah menurut Ibnu maskawaih di dalam kitabnya tahdzibul akhlaq, ialah suatu kemampuan yang dimiliki manusia untuk menahan dorongan hawa nafsunya. Sifat iffah mempunyai turunan turunan sifat, yakni al-haya, qana’ah, sakho, dan waro. Dan dalam pengamalannya, sifat iffah terbagi 2, yakni menahan diri dari syahwat kemaluan dan menahan diri dar syahwat perut.","PeriodicalId":33438,"journal":{"name":"Atthulab Islamic Religion Teaching and Learning Journal","volume":"2 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"81766655","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Muhammad Shaleh Assingkily, Rahmaini Rahmaini, Syafaruddin Syafaruddin, Khamim Zarkasih Putro
{"title":"Analisis Pembelajaran PAI Bagi Anak Usia Dasar Era Covid-19 di Desa Lawe Dua Kutacane Aceh Tenggara","authors":"Muhammad Shaleh Assingkily, Rahmaini Rahmaini, Syafaruddin Syafaruddin, Khamim Zarkasih Putro","doi":"10.15575/ATH.V6I1.10089","DOIUrl":"https://doi.org/10.15575/ATH.V6I1.10089","url":null,"abstract":"Abstract: This paper aims to analyze the methods, goals, objectives and materials in Islamic Education learning for elementary age children (MI / SD level) provided by educators during the Covid-19 era in Lawe Dua Village, Kutacane, Aceh Tenggara. The data was collected using a qualitative approach using field study methods (observation, interviews, documentation). Furthermore, the data were analyzed using data reduction techniques, data presentation and drawing conclusions. The validity of the data was tested by using the triangulation technique. The results of this study found that (1) the learning method was carried out by discussion, question and answer, and inviting students to study at the teacher's house; (2) learning objectives so that children continue to receive religious advice through Islamic Education learning; (3) learning objectives are aimed at elementary age children; and (4) the material taught is a combination of the content of the PAI curriculum and local wisdom in the village of Lawe Dua. Abstrak: Tulisan ini bertujuan untuk menganalisa metode, tujuan, sasaran dan materi dalam pembelajaran PAI bagi anak usia dasar (jenjang MI/SD) yang diberikan oleh pendidik pada era covid-19 di Desa Lawe Dua Kutacane Aceh Tenggara. Pemerolehan data dilakukan dengan pendekatan kualitatif menggunakan metode studi lapangan (observasi, wawancara, dokumentasi). Selanjutnya, data dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menemukan bahwa (1) metode pembelajaran dilakukan dengan diskusi, tanya jawab, dan mengundang siswa belajar ke rumah guru; (2) tujuan pembelajaran agar anak-anak tetap memperoleh nasihat agama melalui pembelajaran PAI; (3) sasaran pembelajaran ditujukan pada anak usia dasar; dan (4) materi yang diajarkan ialah perpaduan antara muatan kurikulum PAI dan kearifan lokal desa Lawe Dua.","PeriodicalId":33438,"journal":{"name":"Atthulab Islamic Religion Teaching and Learning Journal","volume":"7 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"85134301","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Tekstualitas dan Kontekstualitas Metodologi Baca Tulis Al-Qur’ān (BTQ): Studi Teks, Bahasa dan Sejarah","authors":"Ammar Zainuddin","doi":"10.15575/ATH.V6I1.10809","DOIUrl":"https://doi.org/10.15575/ATH.V6I1.10809","url":null,"abstract":"Abstract: This article aims to examine the learning textbook for reading and writing al-Qur'ān at the primary level from the perspective of teaching foreign languages. Because this study focuses on books on the method of learning to read and write al-Qur'ān, the text study is the methodological choice in this research. Apart from language, the writer also uses history in this study as a material for discussion and concluding. The results of this study indicate that the books or methods of reading and writing al-Qur'ān are not final, especially in teaching Arabic phonetics for speakers of Indonesian (non-Native Speak Arabic). The final review of this paper implies that there is a difference in the concept of learning methodology for reading and writing al-Qur'ān between memorizing, reading and writing hijaiyyah letters. On a large scale, the compilers of the book needed to re-develop the tarīb of these letters. While on a small scale, it is enough for teachers or educators to modify the tarīb in the form of demonstrations and the like. Abstrak: Artikel ini bertujuan untuk menelaah buku teks pembelajaran baca tulis al-Qur’ān pada tingkat dasar dengan perspektif pengajaran bahasa asing. Penelitian ini menggunakan metodologi studi teks yang ditunjang dengan pendekatan sejarah dan bahasa sebagai bahan diskusi dan penarik kesimpulan . Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa m etode yang digunakan dalam buku-buku pembelajaran Baca Tulis al-Qur’an (BTQ) belumlah final.khususnya dalam pengajaran fonetik Arab bagi penutur Bahasa Indonesia (non-Native Speak Arabic). Implikasi dari ulasan akhir tulisan ini ialah adanya perbedaan konsep metodologi pembelajaran Baca Tulis al-Qur’ān antara menghafal, membaca dan menulis huruf hijaiyyah. Dalam skala besar para penyusun buku perlu untuk mengembangkan kembali tarīb huruf-huruf tersebut. Sedangkan dalam skala kecil, cukup para guru atau pendidik yang memodifikasi tarīb tersebut dalam bentuk peraga dan semisalnya.","PeriodicalId":33438,"journal":{"name":"Atthulab Islamic Religion Teaching and Learning Journal","volume":"110 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"89434117","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Internalisasi Nilai-nilai Moderasi Beragama dalam Pembelajaran PAI di SMA Al-Biruni Cerdas Mulia Kota Bandung","authors":"Heri Gunawan, M. N. Ihsan, Encep Supriatin Jaya","doi":"10.15575/ATH.V6I1.11702","DOIUrl":"https://doi.org/10.15575/ATH.V6I1.11702","url":null,"abstract":"Abstract: This study explains the concept of internalizing the values of religious moderation in Islamic Education learning at SMA Cerdas Mulia Bandung. Moderation is very important to be applied in everyday life to uphold unity, benefit, goodness and world peace. One of the efforts to establish religious moderation can be applied through education, namely the inclusion of religious moderation values in Islamic Islamic education learning in schools. This study used a qualitative field approach using analytical descriptive methods. The data collection techniques of this study were interviews, observation and documentation, while the respondents of this study were addressed to Islamic Education teachers and students of SMA Cerdas Mulia Bandung. The results of this study explain that the internalization of religious moderation values can be developed through Islamic Education learning, then it can be applied through religious coaching which is carried out through planning, implementing and evaluating Islamic Education learning so that finally the students' religious moderation is formed. Abstrak: Penelitian ini menjelaskan konsep internalisasi nilai-nilai moderasi beragama pada pembelajaran PAI di SMA Cerdas Mulia Kota Bandung. Moderasi sangat penting diterapkan di dalam kehidupan sehari-hari untuk menjunjung tinggi persatuan, kemaslahatan, kebaikan dan perdamaian dunia. Salah satu upaya dalam membentuk moderasi beragama dapat diaplikasikan melalui pendidikan yakni memasukan nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran PAI di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif lapangan dengan menggunakan metode deskriptif analitik. Adapun teknik pengumpulan data penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan respoden penelitian ini ditujukan kepada guru PAI dan siswa SMA Cerdas Mulia Kota Bandung. Hasil penelitain ini menjelaskan internalisasi nilai-nilai moderasi beragama dapat dikembagnkan melalui pembelajaran PAI, kemudian dapat diaplikasikan melalui pembinaan keagamaan yang dilakukan melalui perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran PAI sehingga akhirnya terbentuklah sikap moderasi beragama peserta didik.","PeriodicalId":33438,"journal":{"name":"Atthulab Islamic Religion Teaching and Learning Journal","volume":"28 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"78183701","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pendidikan Kewirausahaan di Pondok Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Iman Parung Bogor","authors":"Saca Suhendi","doi":"10.15575/ATH.V5I2.9546","DOIUrl":"https://doi.org/10.15575/ATH.V5I2.9546","url":null,"abstract":"The purpose of this research is to describe entrepreneurial education in al-Ashriyyah Nurul Iman Bogor boarding school. Research methods use descriptive qualitative, data collection using in-depth interviews, observations and documentation. Research results: Entrepreneurial education is reflected in Pesantren al-Ashriyyah Nurul Iman Parung Bogor, it can be seen from the values of boarding school boarding school al-Ashriyyah Nurul Iman Parung Bogor namely essential values and intrumental values that condition entrepreneurial values such as spirit of sincerity, Soul simplicity, Soul self help or didikari, Jiwa ukhuwah diniyah, Jiwa bebas dan Motto Pesantren al-Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School Parung Bogor: Free and Quality Education Supported by Entrepreneurship. As well as the practice of business islamic boarding schools that are applicative. Namely: Waste Recycling, Convection, NIC Babershop, Nurul Iman Offset, Bakery, Fisheries, Agriculture, Livestock, Ointika (Drinking Water Company), Public Intertainment. Furthermore, entrepreneurial education in pesantren is reflected in the purpose, plan, process and evaluation of Pesantren al-Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School Parung Bogor. Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pendidikan kewirausahaan di pondok pesantren Al-Ashriyyah Nurul Iman Bogor. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif,pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian: Pendidikan kewirausahaan tercermin pada Pesantren al-Ashriyyah Nurul Iman Parung Bogor, hal itu dapat dilihat dari nilai-nilai kepesantrenan pondok ini yaitu nilai essensial dan nilai intrumental yang syarat nilai-nilai kewirausahaan seperti jiwa keikhlasan, Jiwa kesederhanaan , Jiwa self help atau berdikari, Jiwa ukhuwah diniyah, Jiwa bebas serta Motto Pesantren al-Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School Parung Bogor: Free and Quality Education Supported by Entrepreneurship. Serta praktik usaha pesantren yang aplikatif. Yaitu: Daur Ulang Sampah, Konveksi, NIC Babershop, Nurul Iman Offset, Pabrik Roti, Perikanan, Pertanian, Peternakan, Ointika (perusahaan Air Minum), Public Intertainment. Lebih jauh pendidikan kewirausahaan pada pesantren ini tercermin dalam tujuan, rencana, proses dan evaluasi Pesantren al-Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School Parung Bogor.","PeriodicalId":33438,"journal":{"name":"Atthulab Islamic Religion Teaching and Learning Journal","volume":"23 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-11-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"86708678","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Desain Pendidikan Agama Islam dalam Keluarga","authors":"Ahmad Tafsir, Andewi Suhartini, Aji Rahmadi","doi":"10.15575/ATH.V5I2.8957","DOIUrl":"https://doi.org/10.15575/ATH.V5I2.8957","url":null,"abstract":"Islamic religious education in the family runs throughout the ages, through the process of implementing daily life in the family. The substance of religious education in the family is the role of parents paying attention to their children as their substitutes in the future. So the process of Islamic religious education in the family is very important. Islamic religious education is a shared responsibility, especially parents, because preparing the child's future becomes the responsibility of parents both in terms of psychological, physical, educational, child health and religiousness. The design of Islamic religious education is the practice of educational planning to help in the transfer of knowledge and the inculcation of religious values in full and continuity, to form a Muslim person who is obedient to his God and becomes a Muslim person who is useful to society. Abstrak Pendidikan agama Islam dalam keluarga berjalan sepanjang masa, melalui proses implementasi kehidupan sehari-hari dalam keluarga. Substansi pendidikan agama dalam keluarga dalah bagaiman peran orang tua mencurahkan perhatian kepada anak-anak mereka sebagai pengganti mereka di masa yang akan datang. Sehingga proses pendidikan agama Islam dalam keluarga sangatlah penting. Pendidikan agama Islam merupakan tanggung jawab bersama terutama orang tua, karena menyiapkan masa depan anak menjadi tanggung jawab orang tua baik dari sisi psikologis, fisik, pendidikan, kesahatan dan religiusitas anak. Desain pendidikan agma Islam adalah praktek perencanaan pendidikan untuk membantu agar dapat terjadi transfer ilmu pengetahuan dan penanaman nilai-nilai kegamaan secara utuh dan kontinuitas, untuk membentuk pribadi muslim yang taat kepada Tuhannya dan menjadi pribadi muslim yang berguna bagi masyarakat.","PeriodicalId":33438,"journal":{"name":"Atthulab Islamic Religion Teaching and Learning Journal","volume":"15 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-11-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"78802708","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Ine Sinthia, Dadan Nurulhaq, A. Rahman, Imas Masripah
{"title":"Pola Asuh Pondok Pesantren Terhadap Kedisiplinan Santri pada Shalat Berjamaah","authors":"Ine Sinthia, Dadan Nurulhaq, A. Rahman, Imas Masripah","doi":"10.15575/ATH.V5I2.9366","DOIUrl":"https://doi.org/10.15575/ATH.V5I2.9366","url":null,"abstract":"The purpose of this study was to determine (1) the attitude of santri toward parenting boarding schools (2) discipline in congregational prayers (3) the attitude of santri towards parenting boarding schools in relation to their discipline in congregational prayer at Islamic boarding school students of the Qur'an Orphans and dhuafa Al-Lathifah. This study uses a quantitative approach. The method used in this study is the correlation research method which is a study comparing the measurement results of the two variables whether there is a relationship between variable X (students' attitudes toward boarding school parenting) and Y variable (discipline in congregational prayer). Based on the results of the study, it was concluded that (1) the attitude of students toward parenting boarding schools obtained an average value of 4.16, with positive qualifications because it is in the interval from 3.40 to 4.19, (2) discipline in congregational prayer obtains a value of 4.5 with high qualifications because it is in the interval 3.40 - 4.19 (3) Whereas students' attitudes toward the boarding school parenting relationship with discipline in prayer in congregation are (a) the correlation coefficient value of 0.34 with low qualifications because are at intervals (0,200 - 0,399), (b) Hypotheses are accepted. This means that the more positive attitude of students towards parenting boarding schools, the higher the level of discipline in congregational prayer, because it shows tcount 2.40> ttable 0.29 and (c) the degree of influence between variable X and Y variables there is a significant relationship that has an influence by 6% means that it is estimated that there are still other influences of 94% which affect both internal and external factors on discipline in congregational prayer. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) sikap santri terhadap pola asuh pondok pesantren (2) kedisiplinan dalam salat berjamaah (3) sikap santri terhadap pola asuh pondok pesantren hubungannya dengan kedisiplinan mereka dalam salat berjamaah pada santri Pondok Pesantren Qur’an Yatim piatu dan dhuafa Al-Lathifah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian korelasi yaitu penelitian yang membandingkan hasil pengukuran dari dua variabel apakah ada hubungan antara variabel X (sikap santri terhadap pola asuh pondok pesantren) dan variabel Y (kedisiplinan dalam salat berjamaah). Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, disimpulkan bahwa (1) sikap santri terhadap pola asuh pondok pesantren memperoleh nilai rata-rata 4,16, dengan kualifikasi positif karena berada pada interval 3,40 – 4,19, (2) kedisiplinan dalam salat berjamaah memperoleh nilai 4,5 dengan kualifikasi tinggi karena berada pada interval 3,40 – 4,19 (3) sikap santri terhadap pola asuh pondok pesantren hubungannya dengan kedisiplinan dalam salat berjamaah adalah (a) nilai koefisien korelasinya sebesar 0,34 dengan kualifikas","PeriodicalId":33438,"journal":{"name":"Atthulab Islamic Religion Teaching and Learning Journal","volume":"74 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-11-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"89515452","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}