{"title":"Pelatihan Penyusunan Rubrik Penilaian Keterampilan Menulis Puisi Untuk Tim MGMP Bahasa Indonesia Tingkat SMA Se-Pekanbaru","authors":"Fatmawati Fatmawati, Rika Ningsih, Noni Andriyani, Desi Sukenti, Sudirman Shomary","doi":"10.54314/jpstm.v1i2.759","DOIUrl":"https://doi.org/10.54314/jpstm.v1i2.759","url":null,"abstract":"Abstract: The assessment position in the design of learning implementation is part of three main components, namely learning objectives, learning activities, and assessment of learning outcomes. The phenomenon that occurs is that not all teachers make appropriate assessments regarding students' poetry writing skills. Several cases indicated that teachers did not assess students' poetry using appropriate indicators. Therefore, the PkM team assumes that there is a need for training in the creation of a poetry writing skill assessment rubric for the Indonesian Language MGMP team at the high school level in Pekanbaru. This PkM activity aims to provide teachers with an understanding of how to compose a rubric for assessing poetry writing skills. After mentoring, it was concluded that the assessment of poetry writing skills could be done by paying attention to the skills to form two structures that build poetry. The two skills are: (1) the skill to form the physical structure of poetry which includes the ability to use diction, the ability to imagine, the ability to use figure of speech, the ability to use rhyme and the ability to use typography; (2) skills in forming the inner structure of poetry which include skills in expressing themes and skills in expressing messages. The two skills above can be derived in the form of a poetry writing skill assessment rubric that can be used by teachers in assessing poetry written by students. The amount of weight for each indicator varies depending on the level of difficulty of each.     Keywords: poetry writing skills; inner structure; physical structureAbstrak: Kedudukan penilaian dalam desain penyelenggaraan pembelajaran adalah sebagai bagian dari tiga komponen pokok, yaitu tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan penilaian hasil pembelajaran. Fenomena yang terjadi adalah tidak semua guru melakukan penilaian yang tepat terkait keterampilan menulis puisi siswa. Beberapa kasus mengindikasikan bahwa guru tidak menilai puisi siswa dengan menggunakan indikator yang tepat. Oleh karena itu, tim PkM berasumsi bahwa perlu diadakan pelatihan pembuatan rubrik penilaian keterampilan menulis puisi untuk tim MGMP Bahasa Indonesia tingkat SMA se-Pekanbaru. Kegiatan PkM ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada guru bagaimana cara menyusun rubrik penilaian keterampilan menulis puisi. Setelah dilakukan pendampingan, diperoleh simpulan bahwa penilaian keterampilan menulis puisi dapat dilakukan dengan memperhatikan keterampilan membentuk dua struktur yang membangun puisi. Kedua keterampilan itu adalah: (1) keterampilan membentuk struktur fisik puisi yang meliputi kemampuan menggunakan diksi, kemampuan dalam pengimajian, kemampuan menggunakan majas, kemampuan menggunakan rima dan kemampuan menggunakan tipografi; (2) keterampilan membentuk struktur batin puisi yang meliputi keterampilan mengungkapkan tema dan keterampilan mengungkapkan amanat. Dua keterampilan di atas dapat diturunkan dalam bentuk rubrik p","PeriodicalId":201854,"journal":{"name":"Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat","volume":"21 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126636937","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Reyhan achmad Rizal, M. Nababan, D. Perangin-angin
{"title":"Otomatisasi Pengawasan Penggunaan Masker Pada Siswa Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA)","authors":"Reyhan achmad Rizal, M. Nababan, D. Perangin-angin","doi":"10.54314/jpstm.v1i2.721","DOIUrl":"https://doi.org/10.54314/jpstm.v1i2.721","url":null,"abstract":"In preparing for face-to-face meetings, the Shafiyyatul Amaliyah Education Foundation (YPSA) requires supervision in applying the use of masks in the school envi-ronment. There are two main problems that exist at YPSA, namely supervising students at YPSA it is difficult for one supervisor to do and the size of the pages at YPSA is difficult to reach every student because students at YPSA vary from kindergarten, elementary, junior high and high school. The solution offered by the PKMS team at Universitas Prima Indonesia is to build an automation system with a door opening and closing model and a warning alarm at the entrance to the school environment. The initial implementation of this activity was carried out on August 16, 2021 to conduct interviews with YPSA part-ners in order to obtain a model of the automation tool for monitoring the use of masks in accordance with the YPSA environment. Every student is protected from the transmission of the Covid-19 virus.","PeriodicalId":201854,"journal":{"name":"Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat","volume":"253 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124179245","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
S. Wahyuni, Fauzul Etfita, Estika Satriani, Asnawi Asnawi
{"title":"Teknik Bilingual Berbantuan Media Augmented Reality untuk Pengajaran Tahapan Solat bagi Tutor An-Nahl Islamic Preschool & Kindergarten","authors":"S. Wahyuni, Fauzul Etfita, Estika Satriani, Asnawi Asnawi","doi":"10.54314/jpstm.v1i2.733","DOIUrl":"https://doi.org/10.54314/jpstm.v1i2.733","url":null,"abstract":"Abstract: An-Nahl Islamic Preschool & Kindergarten is an Islamic-based school and uses a bilingual instruction technique. One of the materials listed in the school curriculum is prayer. Prayer is carried out once a week in the mosque to learn the stages of prayer directly. However, during the COVID-19 pandemic, students could only study and pray at school. Responding to this, the community service team provided a solution by providing teaching materials for the stages of prayer through Bilingual Techniques assisted by Augmented Reality media for An-Nahl Islamic Preschool & Kindergarten Tutors. Activities are carried out directly through strict health protocols. Submission of material is done by direct practice method involving preschool and kindergarten students. According to the time specified, the activity ran smoothly and received good attention and a positive response from tutors and students. Students are directly directed by the tutor to follow the prayer stages by praying in the congregation at school.   Keywords: augmented reality; bilingual; media; technique; prayer stagesAbstrak: An-Nahl Islamic Preschool & Kindergarten adalah sekolah berbasis islam dan menggunakan bahasa pengantar yang menggunakan teknik bilingual. Salah satu materi yang tercantum pada kurikulum di sekolah adalah pembelajaran solat. Pembelajaran solat dilakukan satu minggu sekali di masjid agar peserta didik dapat langsung mempelajari tahapan solat. Namun, selama pandemik COVID-19, Peserta didik hanya dapat mempelajari dan melaksanakan solat di sekolah saja. Merespon hal tersebut, tim pengabdian masyarakat memberikan solusi dengan memberikan materi Pengajaran tahapan solat melalui Teknik Bilingual berbantuan media Augmented Reality bagi Tutor An-Nahl Islamic Preschool & Kindergarten. Kegiatan dilaksakan secara langsung melalui protokol kesehatan yang ketat. Penyampaian materi dilakukan dengan metode praktek langsung dengan melibatkan peserta didik yang terdiri dari peserta didik preschool dan kindergarten. Kegiatan berjalan dengan lancar, sesuai dengan waktu yang ditentukan serta mendapat perhatian yang baik serta respon yang positif dari tutor maupun peserta didik. Peserta didik langsung diarahkan oleh tutor mengikuti tahapan solat dengan melakukan solat berjamaah di sekolah.  Kata kunci: augmented reality; bilingual; media; teknik; tahapan solat","PeriodicalId":201854,"journal":{"name":"Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat","volume":"41 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126066016","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Muthia Dewi, Sri Rezki Maulina Azmi, Ulfah Syuhada Nasution
{"title":"Penggunaan Media Pembelajaran IT Sebagai Sarana Belajar Santri","authors":"Muthia Dewi, Sri Rezki Maulina Azmi, Ulfah Syuhada Nasution","doi":"10.54314/jpstm.v1i2.790","DOIUrl":"https://doi.org/10.54314/jpstm.v1i2.790","url":null,"abstract":"Abstrak: Penggunaan Media Pembelajaran IT Sebagai Sarana Belajar Santri pada MAS PMDU Asahan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan siswa khususnya di sekolah pesantren yang dimana diketahui bersama bahwa proses pembelajaran yang berlangsung dipesantren selama ini menggunakan metode ceramah. Padahal fasilitas komputer yang berada di pesantren tersebut sudah mumpuni, sehingga sangat disayangkan apabila fasilitas tersebut kurang dimanfaatkan secara maksimal. Akibatnya para santri mudah merasa bosan dengan metode ceramah yang diberikan selama proses pembelajaran. Dengan adanya penggunaan media pembelajaran IT, diharapkan dapat meningkatkan motivasi santri dalam pembelajaran. Kata kunci: Media Pembelajaran IT; Sarana Belajar  Abstract: The use of IT Learning Media as a Santri Learning Facility at MAS PMDU Asahan aims to improve the quality of student education, especially in Islamic boarding schools where it is known that the learning process that takes place in Islamic boarding schools has been using the lecture method. Even though the computer facilities in the pesantren are already qualified, it is very unfortunate if these facilities are not utilized optimally. As a result, the students easily feel bored with the lecture method given during the learning process. With the use of IT learning media, it is expected to increase students' motivation in learning. Keywords: IT Learning Media; Learning Facilities     ","PeriodicalId":201854,"journal":{"name":"Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat","volume":"55 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122472222","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pelatihan Keterampilan Dasar Menggunakan Komputer Pada Persiapan Pelaksanaan ANBK SD Muhammadiyah I Kisaran Tahun 2021","authors":"S. Santoso, William Ramdhan, Elly Rahayu","doi":"10.54314/jpstm.v1i2.778","DOIUrl":"https://doi.org/10.54314/jpstm.v1i2.778","url":null,"abstract":"Abstract: Community service activities carried out by the STMIK Royal lecturer team with the title \"Basic Skills Training Using Computers in Preparation for the Implementation of ANBK at the Elementary/Madrasah Level in 2021\", in collaboration between the Muhammadiyah 1 Kisaran Private Elementary School and the Kisaran Royal STMIK whose implementation is centered at the Kisaran 5 Public Middle School. aims to help students of SD Muhammadiyah 1 Kisaran in facing ANBK at the Elementary/Madrasah level in 2021. Through basic skills training activities using computers in preparation for the implementation of this ANBK, students and schools are expected to be able to carry out these activities effectively, efficiently, quickly, and accurately. The result of this service is that the school can provide basic computer skills and skills to prepare for the implementation of ANBK for students so that these students do not encounter obstacles when participating in ANBK Keywords: ANBK; National Assessment; Elementary School; Basic Skills; Computer  Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan tim dosen STMIK Royal dengan judul “Pelatihan Ketrampilan Dasar Menggunakan Komputer pada Persiapan Pelak-sanaan ANBK Tingkat Sekolah Dasar/Madrasah Tahun 2021â€, berkerjasama antara SD Swasta Muhammadiyah 1 Kisaran dengan STMIK Royal Kisaran yang pelaksanaanya dipusatkan  di SMP Negeri 5 Kisaran bertujuan untuk membantu murid- murid SD Muhammadiyah 1 Kisaran dalam menghadapi  ANBK tingkat Sekolah Dasar/Madrasah tahun 2021. Melalui kegiatan pel-atihan ketrampilan dasar menggunakan computer pada persiapan pelaksanaan ANBK ini, siswa dan sekolah diharapkan dapat melaksanaan kegiatan tersebut dengan efektif, efisien, cepat dan akurat. Hasil akhir dari pengabdian ini adalah pihak sekolah dapat memberikan dan ketrampilan dasar menggunakan komputer untuk persiapan pelaksanaan ANBK bagi siswai/i agar siswa-siswi tersebut tidak menemukan kendala pada saat mengikuti ANBK Kata Kunci: ANBK;  Assesmen Nasional; Sekolah Dasar; Ketrampilan Dasar; Komputer ","PeriodicalId":201854,"journal":{"name":"Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129044442","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pemanfaatan Marketplace Sebagai Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Penjualan Usaha Ponsel","authors":"Nurul Rahmadani, Edi Kurniawan, Maulana Dwi Sena","doi":"10.54314/jpstm.v1i2.793","DOIUrl":"https://doi.org/10.54314/jpstm.v1i2.793","url":null,"abstract":"Abstract: Irham Ponsel is a business that is engaged in the sale and service of cellphones. In his activities, Irham Ponsel has not promoted much, especially during the Covid-19 pandemic that hit Indonesia, so that sales turnover decreased. The existence of a marketplace is considered the most suitable for marketing during the current pandemic. Because the marketplace has a concept like a conventional market, it's just that the market is virtual (online). The purpose of this activity is expected to be useful in adding insight into marketing strategies by utilizing the Shopee marketplace. In addition, it is also expected to be able to sell these products, so that it is expected to increase product sales turnover. The method in this activity is carried out by sharing sessions in pre-activities, methods of socialization and training in the implementation of activities, as well as monitoring and evaluation of these activities. The end result of this community service is utilizing technology as much as possible so that it can help develop Irham Ponsel and be able to compete globally with other business actors. In addition, they can take advantage of the market so that they can reach the market and attract the bigger consumers. Keywords: Cellphone; Marketplace; Sales; Shopee  Abstrak: Irham Ponsel merupakan usaha yang bergerak di bidang penjualan dan service handphone. Dalam kegiatannya, Irham Ponsel belum melakukan promosi secara luas, apalagi dimasa pandemi Covid-19 yang tengah melanda Indonesia, sehingga omszet penjualan menurun. Adanya marketplace dirasa paling cocok untuk pemasaran dimasa pandemi sekarang ini. Dikarenakan marketplace memiliki konsep seperti pasar konvensional, hanya saja pasarnya berbentuk virtual (online). Tujuan dari kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat dalam menambah wawasan dalam strategi pemasaran dengan memanfaatkan marketplace Shopee. Selain itu juga dapat menstabilkan penjualan produk tersebut, sehingga diharapkan dapat meningkatkan omzet penjualan produk. Metode dalam kegiatan ini dilakukan dengan sharing session pada pra kegiatan, metode sosialisasi dan pelatihan pada pelaksanaan kegiatan, serta melakukan monitoring dan evaluasi terhadapat kegiatan ini. Hasil akhir dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah memanfaatkan teknologi semaksimal mungkin sehingga dapat membantu mengembangkan Irham Ponsel dan dapat bersaing secara global dengan para pelaku usaha lain. Selain itu, dapat memanfaatkan marketplace sehingga dapat menjangkau pasar serta menarik konsumen secara lebih luas. Kata kunci: Marketplace; Penjualan; Ponsel Shopee","PeriodicalId":201854,"journal":{"name":"Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat","volume":"135 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"120996158","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Metropoly Merlin J. Liubana, Maria Rosalinda Talan, Rince Jalla Wabang
{"title":"Pendampingan Pengembangan Buku Suplemen Bermuatan Keunggulan Lokal NTT Bagi Guru Bahasa Indonesia","authors":"Metropoly Merlin J. Liubana, Maria Rosalinda Talan, Rince Jalla Wabang","doi":"10.54314/jpstm.v1i2.720","DOIUrl":"https://doi.org/10.54314/jpstm.v1i2.720","url":null,"abstract":"Pendidikan berbasis keunggulan lokal sebenarnya telah lama direkomendasikan oleh pemerintah. Namun pada kenyataannya, peluang tersebut tidak serius dijalankan. Salah satu faktor penyebabnya, guru terpaku menggunakan buku Bahasa Indonesia yang bersifat global sehingga kurang mewakili konteks dinamika sosial, budaya, dan ekonomi peserta didik di daerahnya. Dengan demikian tim pengabdi bermaksud melakukan pendampingan pengembangan buku suplemen bermuatan keunggulan lokal NTT bagi guru-guru Bahasa Indonesia SMP se-Kecamatan Insana Tengah agar nantinya bisa diaplikasikan dalam proses belajar mengajar. Pengabdian ini bertujuan untuk membekali pengetahuan dan keterampilan kepada guru-guru tentang pengembangan buku suplemen Bahasa Indonesia yang bermuatan keunggulan lokal NTT. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab dan pelatihan praktik. Hasil yang dicapai adalah guru-guru telah memperoleh pengetahuan tentang pengembangan buku suplemen. Hal ini didukung dengan unjuk keterampilan guru-guru dalam mengembangkan buku suplemen yang termasuk dalam kategori sangat layak untuk aspek isi, bahasa, dan penyajian, serta layak untuk aspek kegrafikaan. Dengan demikian secara umum dapat dikatakan bahwa buku suplemen yang dikembangkan oleh guru-guru sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dan memiliki nilai kebermanfaatan bagi guru dan peserta didik.","PeriodicalId":201854,"journal":{"name":"Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat","volume":"38 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124844823","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Anak Berbicara Kasar dan Cara Mengatasinya (Studi Pada Anak Desa Tanjung Gusta,Kecamatan Sunggal)","authors":"Husni Tamrin, Sheyla Ramadhina","doi":"10.54314/jpstm.v1i2.742","DOIUrl":"https://doi.org/10.54314/jpstm.v1i2.742","url":null,"abstract":"Abstract: At this time, we often find a group of children playing with their friends fighting emotionally to say rude words, even without anything special that bothers them, they often say harsh words. A group of children often say rude words usually due to their association with playmates, one friend who often says rude will make other friends follow and as a result they also often speak rudely. Many people and the parents of the group of children heard the children say harsh words, the parents and the community only took action to scold, yell, forbid and even hit their children. Some things to consider if you want to deal with children when they say rude; (1) Remain calm and explain to the child the meaning of the word; (2) Give examples of good words to say; (3) Enrich children's vocabulary so that many good words can be used; (4) Limit the use of gadgets; (5) Apply punishment; (6) Do not hesitate to praise and give appreciation; The approach method used to overcome this is the GroupWork method from Zastrow: (1) intake; (2) assessment and intervention planning; (3) group selection; (4) group development; (5) evaluation and termination. These methods and methods encourage children not to speak harshly.      Keywords: children; rough words; how to cope.Abstrak: Pada masa sekarang, kita sering menemukan sekumpulan anak yang sedang bermain bersama teman temannya beradu emosi mengeluarkan kata kasar, bahkan tanpa ada hal khusus yang mengganggu mereka sering kali mengucapkan kata kasar. Sekumpulan anak sering berkata kasar biasanya akibat pergaulannya dengan teman bermain, salah satu teman yang sering berkata kasar akan membuat teman temannya yang lain mengikuti dan akibatnya mereka juga menjadi sering berkata kasar. Banyak masyarakat dan orang tua dari sekumpulan anak tersebut  mendengar anak mengatakan kata kasar, para orang tua dan masyarakat hanya melakukan tindakan memarahi, membentak, melarang bahkan sampai ada yang memukul anak anaknya. Beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin mengatasi anak-anak ketika berkata kasar; (1)Tetap tenang dan beri penjelasan kepada anak tentang arti kata tersebut; (2)Berikan contoh kata yang baik untuk di ucapkan; (3)Perkaya Kosakata anak sehingga banyak kata baik yang bisa di gunakan; (4)Batasi penggunaan gadget; (5)Terapkan hukuman; (6)Jangan ragu untuk memuji dan memberi penghargan; metode pendekatan yang digunakan untuk mengatasinya yaitu metode GrupWork dari zastrow: (1)intake;(2)asessment dan perencanaan intervensi;(3) penyeleksian kelompok;(4)pengembangan kelompok;(5) evaluasi dan terminasi. Dari cara dan metode tersebut mendorong anak-anak untuk tidak berkata kasar.Kata kunci: anak; berkata kasar; grupwork.","PeriodicalId":201854,"journal":{"name":"Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat","volume":"70 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121701022","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pelatihan Pembelajaran Berbasis Game Untuk Guru-Guru SD Islam Plus YLPI Pekanbaru","authors":"Arimuliani Ahmad, Fauzul Etfita, Estika Satriani","doi":"10.54314/jpstm.v1i2.736","DOIUrl":"https://doi.org/10.54314/jpstm.v1i2.736","url":null,"abstract":"Abstract: Online learning tendencies for elementary students are not effective as expected. A lot of students feel under pressure while learning online. Meanwhile, learning should be fun for their age. To overcome that condition, the teacher should use various interactive media to motivate them in the learning to achieve the learning objectives. In this case, PkM team offers a solution which designing teaching media-based gamification through Kahoot. This media can increase the learning dynamic which can be accessed autonomously or operated by the teacher through video conferences such as Zoom or Google Meet. The features are easy to be operated and innovative so the students can enjoy their learning process by achieving the lesson unrealized. The result of this workshop is effective to improve the teachers’ digital literacy by considering their capability in creating and using Kahoot for the teaching and learning process. It can be seen from their online quiz simulation by utilizing Kahoot.Keywords: gamification; kahoot; learning mediaAbstrak: Kecenderungan belajar secara daring untuk anak-anak sekolah dasar tidak berjalan efektif seperti yang diharapkan. Banyak anak-anak yang merasa terbebani dengan belajar online. Padahal seharusnya belajar haruslah menjadi hal yang menyenangkan bagi mereka pada usianya. Untuk menyikapi hal ini, guru hendaknya menggunakan media ajar yang bervariasi dan tidak  monoton untuk meningkatkan motivasi belajar siswa lagi agar tujuan pembelajaran tercapai. Salah satu solusi yang ditawarkan tim PkM adalah media ajar berbasis game   yakni Kahoot. Media ajar ini dapat meningkatkan dinamika pembelajaran yang dapat diakses secara mandiri oleh siswanya maupun dipandu langsung oleh gurunya melalui platform video conference seperti Zoom atau Google Meet. Fitur-fitur yang ringan dan innovative membuat siswa secara tidak sadar mendapatkan ilmu melalui bermain Kahoot tersebut. Hasil kegiatan pelatihan ini dapat dirasakan sangat bermanfaat dilihat dari perubahan literasi guru yang menjadi lebih kreatif dan piawai dalam mendisain pembelajaran yang menyenangkan dengan menggunakan Kahoot. Hal ini dapat dilihat dari hasil quiz berbasis Kahoot yang telah dibuat dan disimulasikan selama pelatihan sebagai hasil pendampingan tim PkM.Kata kunci: gamifikasi; kahoot; learning media","PeriodicalId":201854,"journal":{"name":"Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat","volume":"20 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129645356","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Penyuluhan Dampak Penggunaan Game Online kepada Siswa SMA Negeri 1 Buntu Pane","authors":"Zulfan Efendi, Tika Christy, Febby Madonna Yuma","doi":"10.54314/jpstm.v1i2.739","DOIUrl":"https://doi.org/10.54314/jpstm.v1i2.739","url":null,"abstract":"Abstract: The internet is one example of the results of current technological developments and advances, the internet provides many forgiveness and convenience for us, with the internet information is easier for us to get. Online games are one type of game that utilizes devices connected to the internet network as a medium. The existence of online games today, becomes a new challenge for students, this is because at this time is a period of child development. the development of learning motivation becomes a new challenge for teenagers and children as students as students. Various games that attract students so that it has an impact on their social activities and school achievement. Changes in behavior in adolescents who are addicted to mobile games may not be felt by the students themselves, but can be felt by others in their environment, especially parents and teachers. The purpose of this service is to increase the knowledge of SMA Negeri 1 Buntu Pane students regarding the impact of online game addiction behavior on adolescent health. The method used is interactive lectures and questions and answers about counseling the impact of addiction to playing online games. there is an increase in the knowledge of SMA Negeri 1 Buntu Pane students about the negative impact of online games on health. Keywords: Counseling; Game online; Health  Abstrak: Internet merupakan salah satu contoh hasil dari perkembangan dan kemajuan teknologi saat ini, internet banyak memberikan maafaat dan kemudahan bagi kita, dengan internet informasi lebih mudah kita dapatkan. Game online adalah salah satu jenis permainan yang memanfaatkan perangkat yang terkoneksi jaringan internet sebagai medianya. Adanya game online saat ini, menjadi suatu tantangan baru bagi para pelajar, hal ini dikarenakan pada masa ini adalah masa perkembangan anak. pembangunan motivasi belajar menjadi suatu tantangan baru bagi remaja dan anak-anak selaku siswa-siswi sebagai peserta didik. Beragam game yang menarik para siswa sehingga berdampak terhadap aktifitas pergaulannya dan prestasi sekolah mereka. Perubahan perilaku pada remaja yang mengalami kecanduan game mobile mungkin tidak dirasakan oleh siswa itu sendiri, tetapi dapat dirasakan oleh orang lain dilingkungan mereka khususnya orang tua dan guru. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMA Negeri 1 Buntu Pane mengenai dampak perilaku kecanduan game online terhadap kesehatan remaja. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif dan tanya jawab tentang penyuluhan dampak kecanduan bermain game online. adanya peningkatan pengetahuan siswa SMA Negeri 1 Buntu Pane tentang dampak negatif game online bagi kesehatan. Kata kunci: Game Online; Kesehatan; Penyuluhan  ","PeriodicalId":201854,"journal":{"name":"Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat","volume":"89 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131560973","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}