{"title":"Simulasi Numerik Pengaruh Kecepatan Fluidisasi Terhadap Kerakteristik Pengeringan Batubara Pada Pengering Swirl Fluidized Bed Tanpa Cone dengan Kemiringan Sudu Pengarah 10 derajat","authors":"Melvin Emil Simanjuntak","doi":"10.36055/fwl.v1i1.6418","DOIUrl":"https://doi.org/10.36055/fwl.v1i1.6418","url":null,"abstract":"Saat ini batubara batubara kalori rendah paling banyak digunakan sebagai bahan bakar di PLTU. Kadar air pada batubara jenis ini 25 – 70 % dengan nilai kalor kurang dari 5100 kkal/kg. Untuk menaikkan nilai kalornya maka batubara dikeringkan dengan berbagai cara. Salah satu caranya adalah dengan metode swirl fluidized bed. Pengeringan batubara pada penelitian ini dilakukan dengan model 3D, transien, disrete phase dan injeksi. Batubara yang digunakan sebanyak 600 gr dan diameter yang diasumsikan 6 mm untuk setiap percobaan. Laju aliran divariasikan untuk melihat karakteristik pengeringan dan kondisi udara di dalam chamber . Dengan laju aliran udara sebesar 0,0746, 01064 dan 0,133 kg/s diperoleh kadar air berubah masing-masing dari sebesar 31,23%; 30,77% dan 30,77% menjadi sebesar 22,5%; 18,14% dan 16,22%. Semakin ke arah outlet, sudut kemiringan aliran semakin kecil dan mengarah vertikal. Udara dengan temperatur lebih rendah dan fraksi massa uap air lebih tinggi terkonsentrasi di bagian tengah chamber . Temperatur udara paling rendah pada kisaran 306-308 K pada laju aliran 0,0746 dan 01064 kg/s. Dengan ketiga laju aliran partikel dapat terfluidisasi dengan baik.","PeriodicalId":118131,"journal":{"name":"FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta","volume":"21 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"120934372","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
E. T. Berman, Radif Abdul Hapidz, Kamin Sumardi, Mutaufiq Mutaufiq
{"title":"UJI PERFORMA WALL MOUNTED SPLIT AIR CONDITIONER MENGGUNAKAN REFRIGERAN HC-290 SEBAGAI PENGGANTI REFRIGERAN HCFC-22","authors":"E. T. Berman, Radif Abdul Hapidz, Kamin Sumardi, Mutaufiq Mutaufiq","doi":"10.36055/FWL.V0I0.5448","DOIUrl":"https://doi.org/10.36055/FWL.V0I0.5448","url":null,"abstract":"Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui performa wall mounted split air conditioner yang menggunakan refrigeran R-290 sebagai refrigeran pengganti R-22. Pemilihan R-290 karena merupakan bahan alami yang tidak mempengaruhi pada perubahan iklim, memiliki nilai ODP=0 dan GWP=20, harganya murah dan persediannya banyak. Performa dari sistem yang menggunakan R-290 akan dianalisis dan hasilnya dibandingkan dengan performa AC yang menggunakan R-22. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini diharapkan memberikan indikasi positif terhadap penggunaan hidrokarbon sebagai refrigeran dalam sistem AC. Sehingga proses penggantian refrigeran (drop-in) dapat direkomendasikan untuk peralatan lama yang masih dipakai tanpa perlu modifikasi sistem dan tetap mempertahankan pelumas yang ada.","PeriodicalId":118131,"journal":{"name":"FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta","volume":"124 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121359989","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGARUH DIAMETER LUBANG BURNER HEAD TERHADAP KINERJA KOMPOR GAS","authors":"Yudi Setiawan, Eka Sariwijianti, Teguh Pribadi","doi":"10.36055/fwl.v0i0.5447","DOIUrl":"https://doi.org/10.36055/fwl.v0i0.5447","url":null,"abstract":"Program konversi kompor minyak ke kompor gas merupakan program pemerintah yang sudah mulai dilaksanakan sejak tahun 2007. Program konversi tersebut menyebabkan meningkatnya pemakaian kompor gas. Akan tetapi, kompor gas memiliki bentuk yang beragam dan memiliki tingkat efisiensi pembakaran yang berbeda-beda. Burner head kompor gas merupakan alat yang berfungsi sebagai tempat pembakaran pada kompor. Penelitian mengenai burner head bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi diameter lubang atas burner head dengan variasi diameter lubang 1,5 mm, 2 mm, 2,5 mm, 3 mm, dan 3,5 mm kompor gas terhadap nilai efisiensi dan konsumsi bahan bakar yang diperlukan untuk memanaskan 2 liter air menggunakan bahan bakar LPG butana. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa burner head dengan diameter lubang 3,5 mm memiliki nilai efisiensi terbesar dan konsumsi bahan bakar lebih sedikit yaitu dengan nilai efisiensi 58,35% dan konsumsi bahan bakar 0,022 kg. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa variasi diameter lubang berpengaruh terhadap waktu dan konsumsi bahan bakar kompor gas, dimana semakin besar diameter lubang burner head maka waktu untuk memanaskan air ke tempratur 90°C akan lebih cepat dan memiliki nilai konsumsi bahan bakar lebih sedikit.","PeriodicalId":118131,"journal":{"name":"FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta","volume":"65 11","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"113988521","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
A. Arifin, G. Gunawan, Ismail Thamrin, Muhamad Machrus
{"title":"Optimasi Desain Sistem Saluran Pada Pengecoran Propeller Kapal Menggunakan Metode Taguchi","authors":"A. Arifin, G. Gunawan, Ismail Thamrin, Muhamad Machrus","doi":"10.36055/FWL.V0I0.5449","DOIUrl":"https://doi.org/10.36055/FWL.V0I0.5449","url":null,"abstract":"Pesatnya perkembangan industri kecil menengah dalam bidang pengecoran logam mendorong inovasi dan pembaruan yang lebih baik dalam proses produksi guna menghasilkan produk cor yang lebih unggul. Salah satu produk cor yang dapat diproduksi oleh industri kecil menengah adalah propeller kapal. Sistem saluran (gating system) pada proses pengecoran propeller kapal sangatlah pentin. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan parameter sistem saluran yang optimum dalam pengecoran propeller kapal. Penelitian ini dilakukan dengan simulasi software ProCast 2016 menggunakan metode Taguchi untuk mendapatkan parameter sistem saluran optimum. Dari penelitian yang dilakukan didapat parameter yang paling berpengaruh terhadap respon shrinkage porosity ialah bentuk runner, kemudian tinggi sprue, dan yang terakhir bentuk sprue base. Untuk kontribusi tiap parameter yang paling berpengaruh ialah bentuk runner sebesar 42,40% terhadap shrinkage porosity yang terbentuk.","PeriodicalId":118131,"journal":{"name":"FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta","volume":"54 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128311586","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"THE APPLICATION OF VIBRATION SYSTEM on DRYER MACHINE to DRY RDF AND AGRICULTURAL PRODUCTS BY USING GREEN INCINERATOR","authors":"L. Firman, R. Dwi, Budhi","doi":"10.36055/FWL.V0I0.5445","DOIUrl":"https://doi.org/10.36055/FWL.V0I0.5445","url":null,"abstract":"Increasing heat and vapor transfer between air and product to be dried is an important issue in drying of Refuse Derived Fuel (RDF ) and agricultural products. Generally, manual mixing is used in order to increase the contact area between air and product to be dried. The applications of vibration system on dryer machine can be used to dry RDF and agricultural products. Even if the use of dryer machines has been widely used to dry RDF and agricultural products with avoiding the heat loss needs to be verified. The observations shown that the using of vibration system for moving RDF and agricultural products were on the shelf could not be moved optimally. The previous study found that the spring load on dryer machine was too large and most of the surface of RDF and agricultural products were on the shelf could not get hot air flow. That’s why the spring used as pedestal of shelves would be broken fast and on a specific moment RDF and agricultural products must be taken out of the drying chamber to be manually moved. To solve the problems and to develop the results of previous study, then it needs to do the study about analysis, simulation and experimental of vibration. In this study, vibration was analyzed to having an insight on suitable condition of the dryer machine for use in drying RDF and agricultural products. Beside that the study only uses an unbalance mass and it does not use a piston engine, so spring load would be smaller. The objectives of the study is to perform analysis, simulation and experimental of vibration in order that the RDF and agricultural products are on the each shelf can be dried fast and moved optimally. The study use observation, literature study, analysis, simulation and experimental methods and cashew nuts as the material tested on the each shelf. The study results show that the condition of vibration approached resonance cause cashew nuts placed on the each shelf could be moved optimally, therefore the surface of RDF and agricultural products were on the shelf could get hot air flow. The final moisture content of vibrated samples was lower than the samples without vibration","PeriodicalId":118131,"journal":{"name":"FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta","volume":"8 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132037245","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PERANCANGAN GILLNET HAULER BERTENAGA PENGGERAK HYBRID UNTUK KAPAL 5-10 GT","authors":"A. Suwandi, Dimas Agung Budiyawan","doi":"10.36055/FWL.V0I0.5177","DOIUrl":"https://doi.org/10.36055/FWL.V0I0.5177","url":null,"abstract":"Indonesia memiliki 17.504 pulau dengan tiga perempat wilayahnya adalah laut (5,9 juta km 2 ) terdiri atas 3,2 juta km 2 perairan teritorial dan 2,7 km 2 perairan Zona Ekonomi Ekslusif, dengan panjang garis pantai 95.161 km. Luas wilayah perairan Indonesia tersebut telah diakui oleh UNCLOS ( United Nation Convention of The Sea ), hal tersebut mejadikan Indonesia kaya akan hasil laut yang dapat di manfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. Permasalahan yang ada ialah alat bantu tangkap ikan pada saat ini masih banyak yang menggunakan bahan bakar fosil untuk menggerakkan alat bantu tangkap ikan sehingga konsumsi bahan bakar pada kapal nelayan tinggi. Untuk dapat mengatasi hal tersebut maka dilakukan penelitian tentang perancangan gillnet hauler bertenaga penggerak hybrid . Metode perancangan yang digunakan adalah metode French. Berdasarkan hasil perancangan, nilai varian 1 adalah 3,39, varian 2 adalah 3,83 dan varian 3 adalah 3,91. Varian 3, memiliki nilai tertinggi, sehingga menjadi konsep terpilih. analisis statik, didapat bahwa nilai aman von misses stress material rangka sebesar 206,8 MPa, dengan pembebanan yang diberikan sebesar 305 kg didapat nilai von misses stress maksimal sebesar 4,723 MPa , maka dapat disimpulkan desain aman untuk diaplikasikan.","PeriodicalId":118131,"journal":{"name":"FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta","volume":"37 7 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134415957","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro di Sungai Ciliman Kabupaten Pandeglang","authors":"W. Martiningsih, Herudin Herudin, A. Rifa’i","doi":"10.36055/FWL.V0I0.5841","DOIUrl":"https://doi.org/10.36055/FWL.V0I0.5841","url":null,"abstract":"Sumber energi untuk pembangkit listrik yang berasal dari fosil semakin menipis membuat manusia harus mencari sumber energi alternatif. Salah satu sumber energi listrik alternatif tersebut adalah air. Pembangkit listrik yang menggunakan air sebagai sumber utamanya dan menghasilkan energi di bawah 1 MW disebut PLTMH. Dengan besar debit rata-rata mencapai 9,18 m 3 /s dan head yang terukur mencapai 4,9 m. Sungai Ciliman di Kabupaten Pandeglang merupakan salah satu sungai yang mempunyai potensi energi yang cukup besar. Menggunakan turbin jenis propeler, potensi awal yang dapat dihitung mencapai 357 kW. Hasil simulasi menggunakan software Turbnpro, total produksi energi pertahun yang dihasilkan adalah sebesar 2679,64 MWH.","PeriodicalId":118131,"journal":{"name":"FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta","volume":"64 2 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-04-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131994424","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Iman Saefuloh, A. Rifa’i, H. Haryadi, Yusvardi Yusuf, Sidik Susilo, Aswata Aswata
{"title":"Pengaruh Temperatur dan Reduksi Hasil Proses Rolling Terhadap Sifat Mekanik Ultra High Molecular Weight Polyethilene (UHMWPE) Sebagai Material Pengganti Lutut Tiruan","authors":"Iman Saefuloh, A. Rifa’i, H. Haryadi, Yusvardi Yusuf, Sidik Susilo, Aswata Aswata","doi":"10.36055/FWL.V0I0.5842","DOIUrl":"https://doi.org/10.36055/FWL.V0I0.5842","url":null,"abstract":"Kebutuhan akan polimer pada dunia industri dan kesehatan sangatlah pesat dengan kombinasi sifat mekanis yang baik, yaitu antara lain kekuatan yang tinggi, ketangguhan, kekerasan dan deformasi yang rendah. Untuk itu dilakukan pengujian polimer Ultra High Molecular weight polyethylene (UHMWPE) melalui proses Rolling. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh perlakuan pengerollan pra pemanasan pada temperatur rekristalisasi dan tigkat deformasi terhadap sifat mekanis dari material UHMWPE yang diperoleh dari proses pengerollan dan dari proses pegujian seperti kekerasan, kekuatan tarik dan struktur mikro (SEM) material. Serta mengetahui seberapa besar pengaruh dari variable temperature pemanasan dan reduksi serta nilai respon kekerasan dan elonga tion . Spesimen dipanaskan pada temperatur 60 0 C, 80 0 C, 100 0 C per specimen dengan waktu tahan sesuai tebal sampel. Kemudian dilakukan peroses pengerollan dengan reduksi per spesimen 25%, 50% dan 75%. Nilai kekerasan tertinggi terjadi pada sampel hasil pengerollan dengan rata-rata pemberian beban sebesar 60,44 N/mm 2 , dan terendah pada sampel original sebesar 58,00 N/mm 2 . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kenaikan nilai kekerasan pada nilai rata-ratanya dibandingkan dengan originalnya, serta suhu temperatur dan reduksi sangat signifikan terhadap sifat mekanik orientasi UHMWPE dibandingkan variabel elonga tion tarik. Pemberian temperatur pemanasan dan reduksi mempunyai pengaruh besar terhadap polimer UHMW PE. Pada penelitian ini didapatkan nilai elongasi terbesar terdapat pada specimen original sebesar 223,8% dan terendah pada specimen hasil uji dengan rata-rata 93,89%.","PeriodicalId":118131,"journal":{"name":"FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta","volume":"120 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-04-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126893108","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Imron Rosyadi, Yusvardi Yusuf, Aswata Aswata, Muhammad Fadhil, H. Haryadi
{"title":"Pengaruh Peningkatan Temperatur Terhadap Nilai Kalor, Proksimat dan Ultimat Pada Sampah Padat Kota (MSW)","authors":"Imron Rosyadi, Yusvardi Yusuf, Aswata Aswata, Muhammad Fadhil, H. Haryadi","doi":"10.36055/FWL.V0I0.5843","DOIUrl":"https://doi.org/10.36055/FWL.V0I0.5843","url":null,"abstract":"Sampah merupakan salah satu permasalahan perkotaan yang sampai saat ini merupakan tantangan bagi pengelola kota, peningkatan jumlah penduduk setiap tahunnya sebanding dengan peningkatan jumlah volume sampah. Sampah khususnya organik dapat dimanfaatkan menjadi bahan bakar padat menggantikan batubara sebagai sumber energi fosil berbentuk padatan jika ditangani dengan baik, perlu adanya penanganan untuk menjadikan sampah organik menjadi bahan bakar padat yang nilai kalornya memenuhi standar. Dengan memanfaatkan panas gas buang dari pembakaran insenerator menggunakan proses torefaksi memungkinkan nilai kalor sampah organik menjadi meningkat setara dengan batubara subbituminious. Dalam penelitian ini, bertujuan untuk mengetahui pengaruh temperatur torefaksi terhadap nilai kalor dari sampah tersebut, guna meningkatkan nilai kalor dari sampah yang memiliki kadar air rata-rata >20%. Sampah organik yang digunakan yakni berbasis nasi sisa makanan dan kayu dalam bentuk pellet kayu dengan temperatur torefaksi 210 oC, 240oC, 270oC dan 300oC selama 1 jam. Pengujian hasil dari produk torefaksi yang dilakukan yakni uji nilai kalor, uji proksimate dan uji ultimate. Dari hasil penelitian, didapat nilai kalor meningkat sebesar 39,3% untuk nasi sisa dan 26,1% untuk pellet kayu dibandingkan dengan yang tidak ditorefaksi, peningkatan nilai kalor paling tinggi terjadi pada produk torefaksi temperatur 300oC yakni 5811 kal/gr untuk nasi sisa dan 5571 kal/gr untuk pellet kayu, hasil proksimate didapat peningkatan karbon tetap sebesar 41,14% serta 38,57% dan kadar abu sebesar 13,13% serta 14,21% sedangkan terjadi penurunan kadar air sebesar 8,54% serta 7,23% dan zat terbang sebesar 50,56% serta 48,73%, hasil ultimate didapat peningkatan karbon serta nitrogen dan penurunan hidrogen. Dari hasil uji tersebut, terjadi dekomposisi senyawa organik menjadi zat-zat volatile. Dengan terbentuknya zat-zat volatile, maka kadar O/C dan H/C akan terus berkurang sehingga meningkatkan kadar karbon sampel dan meningkatkan nilai kalor produk torefaksi.","PeriodicalId":118131,"journal":{"name":"FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta","volume":"26 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-04-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124369089","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"ANALISIS KEPRESISISAN LOBANG BOR PADA PEMESINAN MAGNESIUM AZ31 MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI","authors":"G. Ibrahim, Yanuar Burhanuddin, Didiek Embrijakto","doi":"10.36055/FWL.V0I0.5116","DOIUrl":"https://doi.org/10.36055/FWL.V0I0.5116","url":null,"abstract":"Magnesium merupakan salah satu material bobot ringan yang sangat penting, terutama di bidang otomotif, dan biomedik. Aplikasi material magnesium dan paduannya di bidang material biomedik didasarkan pada sifat magnesium yang sangat mirip dengan sifat tulang manusia dan memiliki biocompatibility yang baik serta luluh di dalam tubuh. Aplikasi material magnesium juga banyak dikembangkan dengan cara ditanam (implan). Material paduan magnesium memiliki beberapa kelebihan secara kimia dan fisika, namun dalam proses pemesinan paduan magnesium dikenal sebagai material jenis logam yang mudah terbakar, terutama pada saat proses pemesinan dengan kecepatan tinggi. Dalam penelitian ini, sudut mata pahat (point angle ) , pelumas dan parameter pengeboran dianalisa untuk mengetahui pengaruhnya terhadap nilai kekasaran permukaan, kebulatan dan ketegaklurusan. Pada penelitian ini disain yang digunakan adalah Metode Taguchi L18 yang terdiri dari 3 faktor 3 level dan 1 faktor 2 level. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekasaran permukaan dipengaruhi oleh adanya kontribusi dari sudut sudut mata pahat18,9% dan lubrikan 14,5%. dimana sudut mata pahat adalah 65 0 dengan lubrikan minyak sintetis. Kebulatan dipengaruhi oleh sudut mata pahat 45 0 dari proses pengeboran, terutama jika terjadi interaksi pada kadar pemakanan 0,2 mm/rev dan lubrikan sintetis. Keakuratan sisi potong/ cutting edge berakibat pada gaya tangensial sehingga berpengaruh pada kestabilan putaran dan kebulatan hasil pengeboran. Nilai ketegaklurusan magnesium AZ31 dalam proses pengeboran sangat dipengaruhi pula oleh parameter pemotongan kadar pemakanan yang menghasilkan signifikansi P = 0,044 , sedangkan nilai signifikansi yang paling tinggi adalah interaksi antara kadar pemakanan 0,1 mm/rev dengan lubrikan sintetis pada P = 0,041.","PeriodicalId":118131,"journal":{"name":"FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta","volume":"78 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-04-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127644250","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}