{"title":"Kajian Potensi Mata Air Di Desa Hilitobara, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara","authors":"Urbanilisa Fredlina Halawa, Suharwanto Suharwanto, Herwin Lukito","doi":"10.31315/psb.v4i1.9490","DOIUrl":"https://doi.org/10.31315/psb.v4i1.9490","url":null,"abstract":"Lokasi mata air Zumo dan Bayo secara administrasi berada di Desa Hilitobara. Daerah penelitian tidak memiliki sungai sehingga masyarakat desa hanya memanfaatkan mata air sebagai sumber airnya. Mata air Bayo sering mengalami kekeringan ketika kemarau. Tujuan dari hasil penelitian ini adalah mengetahui potensi mata air dari segi kuantitas dan kualitas agar layak bagi masyarakat, kemudian akan dilakukan arahan pengelolaan. Metode penelitian yang digunakan adalah gabungan dari pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Potensi kedua mata airdari segi kuantitas mata air Bayo mengeluarkan rata-rata debit air 2.289.150,7 L/tahun, sedangkan mata air Zumo mengeluarkan rata-rata 43.693.655,04 L/tahun. Potensi dari segi kuantitas ini dapat memenuhi kebutuhan akan air bersih hingga 10 tahun mendatang. Potensi dari segi kualitas air dari kedua mata air semua cukup baik kecuali 1 Fe mata air Bayo. Arahan pengelolaan di daerah penelitian yaitu konservasi berupa pembuatan bak penampung, pompa serta pipa pendistribusian, pembuatan aerasi sistem venturi, dan teras gulud.Kata kunci: Mata Air, Mata Air Bayo, Mata Air Zumo, Konservasi, Konservasi Mata Air","PeriodicalId":445089,"journal":{"name":"Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI","volume":"37 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126325813","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Identifikasi Material Piroklastik Banjir Lahar dingin Hasil Erupsi Gunung Merapi yang Merusakkan Jaringan Pipa Air Bersih dengan Metode USCS di Kali Boyong","authors":"Dinda Dekarina Pattyra, Herwin Lukito, Ayu Utami","doi":"10.31315/psb.v4i1.8903","DOIUrl":"https://doi.org/10.31315/psb.v4i1.8903","url":null,"abstract":"Kali Boyong berada di hulu Gunung Merapi yang menampung hasil erupsi yaitu material piroklastik. Bahaya sekunder dari erupsi adalah aliran lahar dingin. Aliran mengangkut batu, pasir, dan kerikil terendapkan di lereng bercampur air hujan, menjadi banjir apabila intensitas curah hujan yang terjadi cukup tinggi 40 mm/jam. Akibat peningkatan aktivitas sejak 5 November 2020 terjadi kenaikan jumlah material mengakibatkan kerusakan jaringan pipa air bersih. Tujuan penelitian adalah mengetahui karakteristik banjir lahar dingin yang merusakkan jaringan pipa air berdasarkan tipe material piroklastik yang terbawa aliran banjir lahar dingin. Metode yang digunakan kuantitatif, metode USCS dan metode kualitatif. Sampel diambil pada 3 tabung. Lokasi pengambilan disekitar titik kerusakan. Parameter uji analisis ukuran butir tanah menggunakan sampel sebanyak 100 gram. Hasil pengujian tabung 1, SM (Sand Silt) berbutir kasar, gradasi buruk, kategori pasir berlanau. Tabung 2, SW SM (Sand Well-Sand Silt) berbutir kasar, bergradasi buruk, dan campuran pasir berlanau. Tabung 3, GW GM (Gravel Well-Gravel Silt) berbutir kasar, bergradasi baik, kelompok kerikil sangat berpasir. Material pengujian didominasi ukuran butir pasir halus hingga sedang, menghanyutkan kerikil, kerakal, dan batu besar kerusakan jaringan pipa dimungkinkan material berukuran besar terbawa aliran ke sisi dalam dan menabrak alur sisi luar sungai saat melaluinya, lokasi pengambilan tidak sesuai.Kata Kunci: Banjir Lahar dingin; Material Piroklastik; USCS","PeriodicalId":445089,"journal":{"name":"Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI","volume":"62 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121834534","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pengaruh Limbah Cair Industri Batik Terhadap Status Mutu Airtanah di Kalurahan Ngentakrejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulonprogo","authors":"Muhammad Rusli Mushlich, A. Irawan, A. Utami","doi":"10.31315/psb.v4i1.8840","DOIUrl":"https://doi.org/10.31315/psb.v4i1.8840","url":null,"abstract":"Daerah Desa Ngentakrejo Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulon Progo memiliki beberapa industri batik yang salah satunya diketahui tidak melakukan pengolahan terhadap air buangan limbah cair sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran airtanah di sekitarnya. Tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah menganalisis status mutu air tanah dengan metode Indeks Pencemaran. Metode pengumpulan data (kondisi geofisik kimia) yang digunakan adalah metode survei lapangan dan pemetaan. Penentuan status mutu air tanah dilakukan dengan menggunakan metode Indeks Pencemaran. Analisis kualitas air tanah dan air limbah dilakukan dengan metode uji lab. Pengambilan sampel air tanah dilakukan dengan metode purposive sampling sesuai arah aliran airtanah. Hasil dari penelitian diketahui status mutu airtanah di lokasi penelitian memiliki nilai 3,459 ; 3,972 dan 4,446 yang termasuk kategori tercemar ringan. Limbah cair industri batik yang diuji terbukti melebihi baku mutu pada parameter BOD dan TSS.Kata Kunci: Airtanah; Limbah Cair Batik; Pencemaran Air; Status Mutu","PeriodicalId":445089,"journal":{"name":"Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI","volume":"32 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127799022","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Oktarian Saffa Adina, A. Utami, Adi Pandu Wicaksono
{"title":"Status Mutu Air Sungai Samin Kabupaten Sukoharjo Akibat Limbah Cair Alkohol dengan Indeks Pencemaran","authors":"Oktarian Saffa Adina, A. Utami, Adi Pandu Wicaksono","doi":"10.31315/psb.v4i1.8880","DOIUrl":"https://doi.org/10.31315/psb.v4i1.8880","url":null,"abstract":"Limbah cair industri alkohol di Desa Ngombakan, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo memberikan dampak ke lingkungan yaitu perubahan fisik air sungai hingga berwarna kehitaman dan berbau kurang sedap. Hal ini karena limbah cair hasil produksi langsung dibuang menuju Sungai Samin. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat pencemaran air sungai akibat limbah cair industri tahu. Metode analisis yang digunakan yaitu evaluasi standar stream dan status mutu air. Pengambilan sampel air sungai dengan systematic random sampling dengan setiap jarak 200 meter. Hasil penelitian menunjukan parameter limbah cair alkohol BOD, COD, TSS dan Sulfida tidak sesuai dengan baku mutu. Limbah cair alkohol berpengaruh terhadap kualitas air sungai, hal ini dibuktikan dengan terdapat parameter BOD, COD, TSS dan Sulfida yang tidak sesuai di beberapa titik sungai. Air sungai daerah penelitian memiliki status mutu tercemar ringan hingga tercemar berat dengan nilai 4,3045 hingga 12,1507. Berdasarkan hasil tersebut maka diperlukan pengolahan terhadap limbah cair alkohol sebelum dibuang menuju sungai.Kata Kunci: Industri alkohol ; Limbah Cair Alkohol ; Air Sungai ; Indeks Pencemaran","PeriodicalId":445089,"journal":{"name":"Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI","volume":"54 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126935208","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Aplikasi Pemodelan Qual2kw Terhadap Kualitas Air Sungai Elo Dengan Parameter DO Dan TSS dari Hasil Kegiatan Pemandian Air Panas Candi Umbul Telomoyo","authors":"Fatirahma Pratiwi, A. Utami, Herwin Lukito","doi":"10.31315/psb.v4i1.8829","DOIUrl":"https://doi.org/10.31315/psb.v4i1.8829","url":null,"abstract":"Pemandian air panas Candi Umbul Telomoyo digunakan sebagai tempat rekreasi dan terapi. Kegiatan tersebut menghasilkan zat buang berupa air sisa pemandian yang dibuang langsung ke dalam badan Sungai Elo yang apabila tidak dikelola dengan baik dapat mengakibatkan penurunan kualitas air sungai. Aplikasi pemodelan QUAL2Kw dilakukan untuk dapat mengetahui kandungan DO dan TSS di Sungai Elo sesuai dengan kondisi eksistingnya serta untuk mengetahui berapa banyak beban pencemaran yang dapat ditampung oleh badan sungai. Metode kuantitatif yang digunakan berupa pemodelan QUAL2Kw (segmentasi, kalibrasi model dan verifikasi model) dan perhitungan beban pencemaran dan daya tampung beban pencemaran. Metode kualitatif deskriptif untuk menganalisa hasil yang telah didapatkan. Nilai parameter DO dari hasil pemodelan berturut-turut 8,3 mg/L; 7,95 mg/L; 7,9 mg/L; dan 7,62 mg/L dan parameter TSS berturut-turut 4 mg/L; 5,8 mg/l; 5,1 mg/L; dan 4,6 mg/L. Daya tampung badan sungai dalam menerima beban pencemaran untuk nilai DO berturut-turut 497,664 kg/hari; 556,416 kg/hari; 604,8 kg/hari; 642,816 kg/hari dan untuk daya tampung TSS berturut-turut adalah 5.723,136 kg/hari; 0 kg/hari; 0 kg/hari; dan 0 kg/hari. Badan sungai masih dapat menerima beban pencemaran yang masuk untuk parameter DO, sedangkan badan sungai perlu pengelolaan lebih lanjut untuk parameter TSS karena daya tampung yang dapat diterima sungai terbatas.Kata Kunci: Beban Pencemaran; Daya Tampung; Pemandian Air Panas; Pemodelan; QUAL2Kw","PeriodicalId":445089,"journal":{"name":"Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131351566","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Evaluasi Kualitas Air pada Badan Sungai Kali Biru Akibat Limbah Cair Industri Tahu di Desa Taman Agung, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah","authors":"Gholam Zaki Dzamiri, Ika Wahyuning Widiarti, Muammar Gomareuzzaman","doi":"10.31315/psb.v4i1.8891","DOIUrl":"https://doi.org/10.31315/psb.v4i1.8891","url":null,"abstract":"Industri tahu yang terdapat di Desa Taman Agung, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengahmerupakan industri tahu rumahan skala kecil yang telah beroperasi sejak tahun 1992 dan membuang langsunglimbah cair hasil produksi ke Sungai Kali Biru. Dampak yang dirasakan masyarakat berupa timbulnya bau,perubahan warna, dan munculnya endapan pada sungai. Sungai Kali Biru dimanfaatkan oleh masyarakat sebagaisumber air pada lahan pertanian. Tujuan penelitian ini antara lain mengetahui kualitas limbah cair industri tahu,mengetahui status mutu air Sungai Kali Biru akibat limbah cair industri tahu dengan metode indeks pencemaran(IP), dan melakukan evaluasi kualitas air buangan dengan metode stream standard. Metode yang digunakandalam pengambilan sampel limbah cair tahu dan air sungai adalah metode purposive sampling. Hasil penelitianmenunjukkan parameter BOD, COD, dan pH tidak sesuai dengan baku mutu. Ketidaksesuaian nilai tersebut sertaterjadinya peningkatan nilai parameter TSS setelah outlet air limbah tahu diasumsikan bahwa limbah cair tahusebagai pencemar air Sungai Kali Biru. Nilai indeks pencemaran pada titik sampel 7 sebesar 0,4954 memenuhibaku mutu (kondisi baik) dan titik 15 sebesar 4,8533 tercemar ringan. Nilai evaluasi kualitas air sungaiparameter BOD sebesar 2,1208, COD sebesar 16,0786, TSS 0,05 dan pH sebesar 7,0996.Kata kunci: Industri tahu; limbah cair tahu; status mutu air","PeriodicalId":445089,"journal":{"name":"Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI","volume":"51 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132444501","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
A. Rahmanita, Muammar Gomareuzzaman, Johan Danu Prasetya
{"title":"Kesesuaian Wisata di Pantai Pasir Panjang, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat","authors":"A. Rahmanita, Muammar Gomareuzzaman, Johan Danu Prasetya","doi":"10.31315/psb.v4i1.8911","DOIUrl":"https://doi.org/10.31315/psb.v4i1.8911","url":null,"abstract":"Kota Singkawang adalah salah satu tujuan destinasi wisata yang ada di Kalimantan Barat. Kawasan pesisir Kota Singkawang dikembangkan sebagai objek wisata pantai. Pantai Pasir Panjang merupakan salah satu objek wisata pantai yang terkenal di Kota Singkawang. Pantai Pasir Panjang memiliki panorama berupa Laut Natuna dan pulau-pulau kecil yang ada di seberangnya. Aktivitas wisata di pantai harus mempertimbangkan faktor kenyamanan, keamanan, dan keselamatan pengunjung, sehingga perlu dilakukan evaluasi kesesuaian wisata pantai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat kesesuaian wisata di Pantai Pasir Panjang. Metode yang digunakan terdiri dari metode survei lapangan, metode wawancara, serta metode skoring dan pembobotan. Skoring dan pembobotan dilakukan dengan sepuluh parameter berupa tipe pantai, lebar pantai, material dasar perairan, kecepatan arus, kecerahan perairan, kemiringan pantai, tutupan lahan pantai, biota berbahaya, dan ketersediaan air tawar. Hasil kesesuaian wisata rekreasi pantai pada Pantai Pasir Panjang bernilai sebesar 77,78% yang termasuk kategori sesuai (S2). Upaya pengelolaan perlu dilakukan guna meningkatkan kesesuaian wisata di Pantai Pasir Panjang.Kata Kunci: Evaluasi; Kesesuaian Wisata; Pantai; Pesisir; Wisata","PeriodicalId":445089,"journal":{"name":"Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI","volume":"32 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131009318","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Yoga Wijaya Danar Putra, Dian Hudawan Santoso, W. Kristanto
{"title":"Evaluasi Daya Dukung Lingkungan Kawasan Permukiman Dusun Kemloko, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta","authors":"Yoga Wijaya Danar Putra, Dian Hudawan Santoso, W. Kristanto","doi":"10.31315/psb.v4i1.8900","DOIUrl":"https://doi.org/10.31315/psb.v4i1.8900","url":null,"abstract":"Laju pertumbuhan penduduk di Kalurahan Srimartani setiap tahun menunjukan peningkatan sebesar 1,18% (BPS, 2021). Kebutuhan ruang untuk tempat tinggal mengalami kenaikan dan mengakibatkan penggunaan lahan terus mengalami perubahan yang berdampak pada daya dukung lingkungan kawasan permukiman di daerah penelitian. Kawasan permukiman di Dusun Kemloko berada pada daerah lereng perbukitan mengakibatkan daerah terjadi gerakan massa tanah yang tersebar di 4 titik lokasi. Terdapat 2 bangunan warga mengalami keretakan akibat adanya gerakan massa tanah di Dusun Kemloko. Tujuan utama dari penelitian ini adalah menganalisis kondisi daya dukung lingkungan kawasan permukiman di Dusun Kemloko. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dan pemetaan, wawancara, tumpang susun (overlay), pengharkatan (scoring), dan analisis deskriptif. Hasil evaluasi memiliki 2 (dua) kelas yaitu daya dukung agak jelek dengan luas 37 Ha atau 58,73% dan daya dukung jelek dengan luas 26 Ha atau 41,27% dari luasan daerah penelitian.Kata Kunci: Daya Dukung, Lingkungan, Kawasan, Permukiman, Gerakan Massa Tanah","PeriodicalId":445089,"journal":{"name":"Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI","volume":"20 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133628878","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Shella G Kakisina, Johan Danu Prasetya, W. Kristanto
{"title":"Evaluasi Kesesuaian Lahan Kawasan Pariwisata di Pantai Kuwaru, Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta","authors":"Shella G Kakisina, Johan Danu Prasetya, W. Kristanto","doi":"10.31315/psb.v4i1.8910","DOIUrl":"https://doi.org/10.31315/psb.v4i1.8910","url":null,"abstract":"Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki potensi sumber daya pesisir yang berlimpah. Perkembangan wisata mulai meningkat sekitar tahun 2015-2019. Pantai Kuwaru adalah pantai yang strategis sebagai kawasan untuk wisata keluarga dan Pendidikan yang berada di bagian pantai selatan wilayah Bantul. Pada tanggal 5 Juni 2017 terjadi bencana abrasi yang mengakibatkan terjadinya kerusakan pada bangunan di Pantai Kuwaru. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengevaluasi kesesuaian lahan untuk wisata Pantai Kuwaru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survei dan pemetaan, metode skoring dan pembobotan, dengan melakukan pengukuran pada 6 parameter yaitu tipe pantai, lebar pantai, material daar Perairan, kemiringan pantai, tutupan lahan pantai, dan ketersediaan air tawar. Berdasarkan evaluasi didapatkan hasil nilai kesesuaian lahan di Pantai Kuwaru sebesar 44 % yaitu kategori S3 (sesuai bersyarat). Penelitian ini kiranya dapat dijadikan evaluasi atau rekomendasi untuk mengelola dan mengembangkan Pantai Kuwaru kedepannya. Kata Kunci : Evaluasi; Kesesuaian Lahan; Pantai; Pariwisata","PeriodicalId":445089,"journal":{"name":"Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI","volume":"152 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134209906","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Dampak Erosi Disposal Area Utara di PT.X Desa Sungai Payang, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur","authors":"Safely Diana Chintyawati, Adi Pandu Wicaksono","doi":"10.31315/psb.v4i1.8831","DOIUrl":"https://doi.org/10.31315/psb.v4i1.8831","url":null,"abstract":"Disposal Area Utara didominasi dengan tekstur lempung dan geluh pasiran. Tujuan penelitian untuk mengetahui jumlah erosi dan dampak erosi pada Disposal Area Utara. Pengukuran erosi dilakukan menggunakan metode petak dengan dimensi 15 m x 3 m. Sampel erosi dilakukan uji laboratorium untuk dilakukan analisis matematis. Hasil perhitungan erosi dan suspensi sedimen Disposal Area Utara seluas 8,5 ha dengan 22 kali kejadian hujan yaitu rata-rata erosi tekstur geluh pasiran 8,03 ton/ha dan tekstur lempung 5,58 ton/ha. Tekstur geluh pasiran mudah terangkut air limpasan permukaan sehingga erosi lebih besar dibandingkan tekstur lempung. Lempung memiliki agregat stabil sehingga tidak mudah tererosi. Upaya untuk mengendalikan erosi pada disposal area yaitu menyusun ulang lereng tiap timbunan agar sesuai kaidah geoteknik PT.X beserta pemberian drainase yaitu saluran teras, saluran penyaliran air (SPA), dan parit sesuai dengan tekstur tanah. Kata Kunci: Erosi; Suspensi Sedimen; Pertambangan; Disposal Area; Kolam Pengendapan","PeriodicalId":445089,"journal":{"name":"Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130673670","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}