Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani最新文献

筛选
英文 中文
Kontekstualisasi Injil dalam Praktik Rumengkom 福音在农村实践中的上下文化
Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Pub Date : 2023-06-28 DOI: 10.30648/dun.v8i1.639
Claudia Pricillia Losu, Cindy Quartyamina Koan, Tony Tampake
{"title":"Kontekstualisasi Injil dalam Praktik Rumengkom","authors":"Claudia Pricillia Losu, Cindy Quartyamina Koan, Tony Tampake","doi":"10.30648/dun.v8i1.639","DOIUrl":"https://doi.org/10.30648/dun.v8i1.639","url":null,"abstract":"Abstract. This paper intended to provide a critical analysis of the efforts to contextualise the Gospel through the practice of rumengkom by Minahasa Christians. Eating together or rumengkom for the Minahasa community has a special meaning and is indirectly interpreted as a form of theological expression typical of the Minahasa community. As time goes by, the church gives a different meaning to the practice by understanding it as a form of contextualisation of the Gospel. This research was conducted using a qualitative approach in Yobel Uluindano Church of Minahasa (GMIM). The results of the research were then analysed with the lens of the anthropological approach model of contextual theology. The results of this study showed that the effort to contextualise the gospel by the church has obscured the theological value that already exist in the practice of rumengkom.Abstrak. Tulisan ini bermaksud untuk memberikan analisis kritis terhadap upaya kontekstualisasi Injil melalui praktik rumengkom oleh umat Kristiani Minahasa. Makan bersama atau rumengkom bagi masyarakat Minahasa memiliki makna yang sangat berharga dan secara tidak langsung dimaknai sebagai bentuk ungkapan teologis khas masyarakat Minahasa. Seiring berjalannya waktu gereja memberikan pemaknaan yang berbeda terhadap praktik rumengkom dengan memahaminya sebagai bentuk kontekstualisasi Injil. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif di Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Yobel Uluindano. Hasil penelitian selanjutnya dianalisis dengan lensa model pendekatan antropologis teologi kontekstual. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa upaya kontekstualisasi Injil yang dilakukan gereja telah mengaburkan nilai teologis yang sebenarnya sudah ada dalam praktik rumengkom.","PeriodicalId":32879,"journal":{"name":"Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"42007417","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Penerapan Ilmu Medis pada Kasus Kerasukan Roh Jahat di Gadara berdasarkan Perspektif Kristiani 从基督教的角度来看,在加达拉被恶魔附身的医学应用
Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Pub Date : 2023-04-26 DOI: 10.58232/epignosis.v2i1.24
Kumoro Adiatmo, Andreas Joswanto
{"title":"Penerapan Ilmu Medis pada Kasus Kerasukan Roh Jahat di Gadara berdasarkan Perspektif Kristiani","authors":"Kumoro Adiatmo, Andreas Joswanto","doi":"10.58232/epignosis.v2i1.24","DOIUrl":"https://doi.org/10.58232/epignosis.v2i1.24","url":null,"abstract":"Abstract: The story of Jesus casting out an evil spirit from a man in Gadara is a miracle which is the first step in evangelizing non-Jewish people. However, many people doubt the truth of this story. In this study, we use qualitative methods and a comparative approach with medical science to understand the terms \"possessed\" and \"possessed\". In psychology, the two terms are considered as a spectrum of mental disorders that have much in common. Possessed people often have extraordinary strength and experience severe inner struggles. The patient's recovery is carried out through exorcism or sudden release, without medical action. Through the story of Jesus casting out demons, we learn that the power of demons cannot be overcome by human strength alone. However, with faith and trust in God, we can ask His help to escape the influence. However, with faith and trust in God, we can ask His help to escape Satan's influence. Jesus is the source of deliverance and hope for all of us in the face of the forces of darkness.Abstrak: Kisah Yesus mengusir roh jahat dari seorang pria di Gadara adalah sebuah mukjizat yang menjadi langkah awal penginjilan bagi orang di luar Yahudi. Namun, banyak orang meragukan kebenaran kisah ini. Dalam penelitian ini, kami menggunakan metode kualitatif dan pendekatan pembandingan dengan ilmu kedokteran untuk memahami istilah \"kerasukan\" dan \"kesurupan\". Dalam ilmu psikologi, kedua istilah tersebut dianggap sebagai spektrum gangguan jiwa yang memiliki banyak kesamaan. Orang yang kerasukan seringkali memiliki kekuatan yang luar biasa dan mengalami pergumulan batin yang berat. Kesembuhan penderita dilakukan melalui eksorsisme atau pelepasan yang mendadak, tanpa tindakan medis. Melalui kisah Yesus mengusir setan, kita belajar bahwa kekuatan setan tidak bisa diatasi dengan kekuatan manusia semata. Namun, dengan iman dan kepercayaan kepada Tuhan, kita dapat memohon pertolongan-Nya untuk melepaskan diri dari pengaruh. Namun, dengan iman dan kepercayaan kepada Tuhan, kita dapat memohon pertolongan-Nya untuk melepaskan diri dari pengaruh setan. Yesus adalah sumber kelepasan dan pengharapan bagi kita semua dalam menghadapi kekuatan kegelapan.","PeriodicalId":32879,"journal":{"name":"Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"73479282","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Upaya Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Merealisasikan Suasana PAIKEM di Era Disrupsi 基督教宗教教育教师努力使腐坏时代的腐坏气氛成为现实
Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Pub Date : 2023-04-26 DOI: 10.58232/epignosis.v2i1.29
Moralman Gulo, Talizaro Tafonao
{"title":"Upaya Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Merealisasikan Suasana PAIKEM di Era Disrupsi","authors":"Moralman Gulo, Talizaro Tafonao","doi":"10.58232/epignosis.v2i1.29","DOIUrl":"https://doi.org/10.58232/epignosis.v2i1.29","url":null,"abstract":"Abstract: The purpose of this article is to describe the efforts of Christian Religion education teachers in realizing a PAIKEM learning atmosphere in the digital era. Based on empirical data, based on empirical data it can be seen that active, innovative, creative, effective and fun learning processes are still not fully implemented by teachers. This can be seen from the recognition of students who feel bored and have difficulty understanding the lessons taught by the teacher. By looking at these facts, the author examines this topic to explain how important it is for Christian religious education teachers to apply a PAIKEM learning atmosphere to students at school. The method used in this paper is a descriptive qualitative research method with a literature approach. The results obtained in this paper namely learning, active, innovative, creative, effective and fun can be realized if the teacher understands student learning styles, open up an updated discussion space, makes recitations for students, gives praise and motivation. Thus that the teacher is the main key in realizing the learning process.Abstraksi: Tujuan penulisan artikel ini adalah mendeskripsikan upaya guru pendidikan Agama Kristen dalam merealisasikan suasana belajar PAIKEM di era digital. Berdasarkan data empiris, Berdasarkan data empiris dapat dilihat bahwa proses pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan masih belum sepenuhnya diterapkan oleh para guru. Hal ini terlihat dari pengakuan para peserta didik yang merasa bosan dan sulit memahami pembelajaran yang diajarkan oleh guru. Dengan melihat fakta tersebut maka penulis mengkaji topik ini untuk menjelaskan betapa penting guru pendidikan agama Kristen menerapkan suasana belajar PAIKEM kepada peserta didik di sekolah. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode penelitian kualitiatif deskriptif dengan pendekatan pustaka. Hasil yang didapatkan dalam tulisan ini yakni pembelajaran, aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan dapat terealisasi bila guru memahami gaya belajar siswa, membuka ruang diskusi yang update, membuat resitasi bagi peserta didik, memberi pujian dan motivasi. Dengan demikian bahwa guru merupakan kunci utama dalam merealisasikan proses pembelajaran tersebut. ","PeriodicalId":32879,"journal":{"name":"Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani","volume":"36 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"79100086","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Mendalami Frasa Lebih Berbahagia Memberi daripada Menerima dalam Aplikasi Kaum Pentakostal
Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Pub Date : 2023-04-26 DOI: 10.58232/epignosis.v2i1.26
Kosma Manurung, Heppy Wenny Komaling
{"title":"Mendalami Frasa Lebih Berbahagia Memberi daripada Menerima dalam Aplikasi Kaum Pentakostal","authors":"Kosma Manurung, Heppy Wenny Komaling","doi":"10.58232/epignosis.v2i1.26","DOIUrl":"https://doi.org/10.58232/epignosis.v2i1.26","url":null,"abstract":"Abstract: Giving and receiving is something that is unavoidable when humans carry out their social functions in public life. However, if you look closely, it turns out that receiving gifts from someone will make you happier than when you give, which sometimes feels the opposite. Human nature prefers to receive rather than give. The Bible also focuses a lot on giving and receiving. Through the words of the apostle Paul quoted by Luke, it contains a radical idea which states that it is more blessed to give than to receive. This article intends to explore the meaning of the phrase it is better to give than to receive in Acts 20:35 from the Pentecostal frame. Through the method of text analysis and literature review, it is expected to be able to describe carefully, deeply and systematically regarding the Bible's description of giving, further analysis of the phrase giving is happier than receiving in Acts 20:35, and its application according to Pentecostals. It was concluded that for Pentecostals giving is happier than receiving because giving is a lifestyle that makes believers imitate Christ, giving helps others, giving indicates a fruitful Christian life, and giving can be a channel for spreading good news.Abstraksi: Memberi dan menerima merupakan sesuatu yang tidak terhindarkan ketika manusia menjalani fungsi sosialnya dalam kehidupan publik. Namun, jika dicermati ternyata menerima pemberian dari seseorang akan membuat lebih berbahagia dibandingkan dengan ketika memberi yang kadang merasakan hal sebaliknya. Natur manusia memang lebih suka menerima dibandingkan dengam memberi. Alkitab pun banyak menyorot terkait memberi dan menerima ini, melalui ucapan rasul Paulus yang di kutip Lukas tertuang gagasan radikal yang menyatakan bahwa lebih berbahagia memberi dari pada menerima. Artikel ini bermaksud mendalami makna prasa lebih baik memberi dari pada menerima dalam Kisah Para Rasul 20:35 dari bingkai kaum Pentakostal. Melalui metode analisis teks dan kajian literatur diharapkan mampu menjabarkan secara cermat, dalam, dan tersistimatik terkait uraian Alkitab tentang memberi, analisis lebih jauh prasa memberi lebih berbahagia dari menerima di Kisah Para Rasul 20:35, dan aplikasinyanya menurut kaum Pentakostal. Disimpulkan bahwa bagi kaum Pentakostal memberi lebih berbahagia dari menerima karena memberi merupakan gaya hidup yang membuat orang percaya meneladani Kristus, pemberian itu menolong sesama, memberi mengindikasikan kehidupan Kekristenan yang berbuah, dan memberi bisa menjadi saluran yang mengalirkan pemberitaan kabar baik","PeriodicalId":32879,"journal":{"name":"Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani","volume":"25 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"72767262","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 2
Bhineka Tunggal Ika dalam Bingkai Iman Kristiani: Upaya Merawat Kerukunan 基督教信仰框架中的唯一好处:和解的努力
Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Pub Date : 2023-04-26 DOI: 10.58232/epignosis.v2i1.27
Yohana Fajar Rahayu, Yonatan Alex Arifianto
{"title":"Bhineka Tunggal Ika dalam Bingkai Iman Kristiani: Upaya Merawat Kerukunan","authors":"Yohana Fajar Rahayu, Yonatan Alex Arifianto","doi":"10.58232/epignosis.v2i1.27","DOIUrl":"https://doi.org/10.58232/epignosis.v2i1.27","url":null,"abstract":"Abstract: Horizontal problems that often occur in the motherland force the nation's children to work hard to rebuild and maintain harmony which is the basis for pride in the love of the motherland for the Indonesian people. Using a qualitative method with a literature study approach, it can be concluded that the value of pride in loving the homeland in the frame of the Christian faith in caring for harmony must be expressed in the sense that it is the pillar and basis of the people's belief that the value of Indonesian unity in Bhinneka Tunggal Ika has the right to exist in every soul and body of the nation's children. which is actualized through harmony despite the various differences. And moreover, believers have a commitment to continue to love their homeland as a pride in living together and become the basis of society in the Theological Ethics which is in line with the values of Pancasila. So that interprets Unity in Pancasila and Biblical Values Caring for harmony must continue to be upheld whatever the problem is by living in a society that is the salt and light of the world.Abstraksi: Persoalan horizontal yang sering terjadi di bumi pertiwi memaksa anak bangsa untuk bekerja keras membangun kembali dan merawat kerukunan menjadi dasar kebanggan akan cinta tanah air bagi bangsa Indonesia. Mengunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur maka dapat disimpulkan bahwa nilai kebanggaan cinta tanah air dalam bingkai iman Kristiani merawat kerukunan harus dinyatakan dalam pengertian yang menjadi pilar dan dasar umat percaya bahwa nilai kesatuan Indonesia dalam Bhinneka Tunggal Ika berhak ada di setiap jiwa dan raga anak bangsa yang di aktualisasikan lewat kerukunan walaupun beragam perbedaan. Dan terlebih orang percaya memiliki komitment untuk terus cinta tanah air sebagai sebagai kebanggaan hidup bersama dan menjadi dasar bermasyarakat dalam Etis Teologis yang sejalan dengan nilai Pancasila. Maka itu memaknai Kesatuan dalam Nilai Pancasila dan Alkitabiah Merawat kerukunan harus terus ditegakkan apapun persoalannya dengan hidup bermasyarakat yang menjadi garam dan terang dunia","PeriodicalId":32879,"journal":{"name":"Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani","volume":"10 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"83357330","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Studi Eksegesis Teologis Aplikatif mengenai Pemberitaan Injil dalam Kisah Para Rasul 13:46-48 使徒行传13:46-48中关于传福音的应用神学注释的研究
Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Pub Date : 2023-04-26 DOI: 10.58232/epignosis.v2i1.28
Sherly Songjanan, Yornan Masinambow
{"title":"Studi Eksegesis Teologis Aplikatif mengenai Pemberitaan Injil dalam Kisah Para Rasul 13:46-48","authors":"Sherly Songjanan, Yornan Masinambow","doi":"10.58232/epignosis.v2i1.28","DOIUrl":"https://doi.org/10.58232/epignosis.v2i1.28","url":null,"abstract":"Abstract: The purpose of this article is to understand the preaching of the gospel through an applicable exegetical study of Acts 13:46-48 which can then be relevant for every believer today from an Evangelical perspective. The method used in this article uses a descriptive qualitative method with a literature study approach, specifically examining the text of Acts 13:46-48 through related books and articles. The result of the research is that the outreach of the Gospel must be to all people. The preaching of the Gospel results in people experiencing repentance, gaining salvation which is the purpose of the preaching of the Gospel. Based on this explanation, it is hoped that it can make a meaningful contribution to every believer today in carrying out the task of preaching the gospel.Abstraksi: Tujuan dari artikel ini adalah untuk memahami pemberitaan Injil melalui studi eksegetikal yang aplikatif terhadap Kisah Para Rasul 13:46-48 yang kemudian dapat direlevansikan bagi setiap orang percaya masa kini dari perspektif Evangelikal. Metode yang digunakan dalam artikel ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur khususnya mengkaji teks Kitab Kisah Para Rasul 13:46-48 melalui buku-buku dan artikel yang terkait. Hasil penelusuran yang didapati adalah bahwa jangkauan Pemberitaan Injil harus kepada semua orang. Pemberitaan Injil berakibat pada orang-orang mengalami pertobatan, memeroleh keselamatan yang menjadi tujuan pemberitaan Injil itu. Berdasarkan penjabaran tersebut diharapkankan dapat memberikan sumbangsih yang berarti setiap orang percaya masa kini dalam melakukan tugas pemberitaan Injil","PeriodicalId":32879,"journal":{"name":"Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani","volume":"195 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"79832189","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
[Resensi Buku] Intergenerational Christian Formation [Resensi Buku]代际基督教形成
Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Pub Date : 2023-04-25 DOI: 10.30648/dun.v7i2.880
Merensiana Hale
{"title":"[Resensi Buku] Intergenerational Christian Formation","authors":"Merensiana Hale","doi":"10.30648/dun.v7i2.880","DOIUrl":"https://doi.org/10.30648/dun.v7i2.880","url":null,"abstract":"<jats:p>-</jats:p>","PeriodicalId":32879,"journal":{"name":"Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"44410317","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
[Resensi Buku] The Lost World of Genesis One: Ancient Cosmology and The Origins Debate (Suatu Kajian mengenai Penciptaan) [Resensi Buku]创世纪一的失落世界:古代宇宙学与起源之争(Suatu Kajian mengenai Penciptan)
Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Pub Date : 2023-04-25 DOI: 10.30648/dun.v7i2.1096
Yushak Soesilo
{"title":"[Resensi Buku] The Lost World of Genesis One: Ancient Cosmology and The Origins Debate (Suatu Kajian mengenai Penciptaan)","authors":"Yushak Soesilo","doi":"10.30648/dun.v7i2.1096","DOIUrl":"https://doi.org/10.30648/dun.v7i2.1096","url":null,"abstract":"<jats:p>-</jats:p>","PeriodicalId":32879,"journal":{"name":"Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"46104294","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
[Resensi Buku] Gereja Analog: Mengapa Kita Membutuhkan Orang, Tempat, dan Sesuatu yang Nyata dalam Era Digital 为什么我们在数字时代需要人、地方和真实的东西?
Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Pub Date : 2023-04-25 DOI: 10.30648/dun.v7i2.955
Paulus Eko Kristianto
{"title":"[Resensi Buku] Gereja Analog: Mengapa Kita Membutuhkan Orang, Tempat, dan Sesuatu yang Nyata dalam Era Digital","authors":"Paulus Eko Kristianto","doi":"10.30648/dun.v7i2.955","DOIUrl":"https://doi.org/10.30648/dun.v7i2.955","url":null,"abstract":"<jats:p>-</jats:p>","PeriodicalId":32879,"journal":{"name":"Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"49294650","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Analisis Kepemimpinan dalam Gereja: Studi Perbandingan Kepemimpinan Gereja Protestan dan Gereja Pentakostal 教会领导能力分析——新教与五教会领导能力比较研究
Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Pub Date : 2023-04-25 DOI: 10.30648/dun.v7i2.1095
R. Gultom, Albiner Siagian, Simion Diparuma Harianja, Ibelala Gea, Mania Widiastuti, Liyus Waruwu
{"title":"Analisis Kepemimpinan dalam Gereja: Studi Perbandingan Kepemimpinan Gereja Protestan dan Gereja Pentakostal","authors":"R. Gultom, Albiner Siagian, Simion Diparuma Harianja, Ibelala Gea, Mania Widiastuti, Liyus Waruwu","doi":"10.30648/dun.v7i2.1095","DOIUrl":"https://doi.org/10.30648/dun.v7i2.1095","url":null,"abstract":"Abstract. This research aimed to prove that leadership in the church plays an important role in creating a healthy and dynamic church life. This research is a field research using a combination of qualitative and quantitative methods. The results showed that there are differences in leadership between the Indonesian Protestant Christian Church (GKPI) and the Indonesian Holy Pentecostal Church (GEPKIN), where the leadership style in GKPI is transformational, while leadership in GEPKIN applies more spiritual leadership/pastoral leadership style. The difference in leadership style shows that the leadership style must be relevant to the characteristics of the church to be able to create a healthy and dynamic church life.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa kepemimpinan di gereja memegang peranan penting dalam menciptakan sebuah organisasi untuk mewujudkan kehidupan gereja yang sehat dan dinamis. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan gabungan antara metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kepemimpinan antara Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) dan Gereja Pantekosta Kudus Indonesia (GEPKIN), di mana gaya kepemimpinan di GKPI adalah transformasional, sedangkan kepemimpinan di GEPKIN lebih menerapkan gaya kepemimpinan rohani/kepemimpinan pastoral. Perbedaan gaya kepemimpinan tersebut menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan harus relavan dengan karakteristik gereja untuk dapat mewujudkan kehidupan gereja yang sehat dan dinamis.","PeriodicalId":32879,"journal":{"name":"Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"49312838","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
相关产品
×
本文献相关产品
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书