{"title":"Mendalami Frasa Lebih Berbahagia Memberi daripada Menerima dalam Aplikasi Kaum Pentakostal","authors":"Kosma Manurung, Heppy Wenny Komaling","doi":"10.58232/epignosis.v2i1.26","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Abstract: Giving and receiving is something that is unavoidable when humans carry out their social functions in public life. However, if you look closely, it turns out that receiving gifts from someone will make you happier than when you give, which sometimes feels the opposite. Human nature prefers to receive rather than give. The Bible also focuses a lot on giving and receiving. Through the words of the apostle Paul quoted by Luke, it contains a radical idea which states that it is more blessed to give than to receive. This article intends to explore the meaning of the phrase it is better to give than to receive in Acts 20:35 from the Pentecostal frame. Through the method of text analysis and literature review, it is expected to be able to describe carefully, deeply and systematically regarding the Bible's description of giving, further analysis of the phrase giving is happier than receiving in Acts 20:35, and its application according to Pentecostals. It was concluded that for Pentecostals giving is happier than receiving because giving is a lifestyle that makes believers imitate Christ, giving helps others, giving indicates a fruitful Christian life, and giving can be a channel for spreading good news.Abstraksi: Memberi dan menerima merupakan sesuatu yang tidak terhindarkan ketika manusia menjalani fungsi sosialnya dalam kehidupan publik. Namun, jika dicermati ternyata menerima pemberian dari seseorang akan membuat lebih berbahagia dibandingkan dengan ketika memberi yang kadang merasakan hal sebaliknya. Natur manusia memang lebih suka menerima dibandingkan dengam memberi. Alkitab pun banyak menyorot terkait memberi dan menerima ini, melalui ucapan rasul Paulus yang di kutip Lukas tertuang gagasan radikal yang menyatakan bahwa lebih berbahagia memberi dari pada menerima. Artikel ini bermaksud mendalami makna prasa lebih baik memberi dari pada menerima dalam Kisah Para Rasul 20:35 dari bingkai kaum Pentakostal. Melalui metode analisis teks dan kajian literatur diharapkan mampu menjabarkan secara cermat, dalam, dan tersistimatik terkait uraian Alkitab tentang memberi, analisis lebih jauh prasa memberi lebih berbahagia dari menerima di Kisah Para Rasul 20:35, dan aplikasinyanya menurut kaum Pentakostal. Disimpulkan bahwa bagi kaum Pentakostal memberi lebih berbahagia dari menerima karena memberi merupakan gaya hidup yang membuat orang percaya meneladani Kristus, pemberian itu menolong sesama, memberi mengindikasikan kehidupan Kekristenan yang berbuah, dan memberi bisa menjadi saluran yang mengalirkan pemberitaan kabar baik","PeriodicalId":32879,"journal":{"name":"Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani","volume":"25 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-04-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"2","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.58232/epignosis.v2i1.26","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 2
Abstract
Abstract: Giving and receiving is something that is unavoidable when humans carry out their social functions in public life. However, if you look closely, it turns out that receiving gifts from someone will make you happier than when you give, which sometimes feels the opposite. Human nature prefers to receive rather than give. The Bible also focuses a lot on giving and receiving. Through the words of the apostle Paul quoted by Luke, it contains a radical idea which states that it is more blessed to give than to receive. This article intends to explore the meaning of the phrase it is better to give than to receive in Acts 20:35 from the Pentecostal frame. Through the method of text analysis and literature review, it is expected to be able to describe carefully, deeply and systematically regarding the Bible's description of giving, further analysis of the phrase giving is happier than receiving in Acts 20:35, and its application according to Pentecostals. It was concluded that for Pentecostals giving is happier than receiving because giving is a lifestyle that makes believers imitate Christ, giving helps others, giving indicates a fruitful Christian life, and giving can be a channel for spreading good news.Abstraksi: Memberi dan menerima merupakan sesuatu yang tidak terhindarkan ketika manusia menjalani fungsi sosialnya dalam kehidupan publik. Namun, jika dicermati ternyata menerima pemberian dari seseorang akan membuat lebih berbahagia dibandingkan dengan ketika memberi yang kadang merasakan hal sebaliknya. Natur manusia memang lebih suka menerima dibandingkan dengam memberi. Alkitab pun banyak menyorot terkait memberi dan menerima ini, melalui ucapan rasul Paulus yang di kutip Lukas tertuang gagasan radikal yang menyatakan bahwa lebih berbahagia memberi dari pada menerima. Artikel ini bermaksud mendalami makna prasa lebih baik memberi dari pada menerima dalam Kisah Para Rasul 20:35 dari bingkai kaum Pentakostal. Melalui metode analisis teks dan kajian literatur diharapkan mampu menjabarkan secara cermat, dalam, dan tersistimatik terkait uraian Alkitab tentang memberi, analisis lebih jauh prasa memberi lebih berbahagia dari menerima di Kisah Para Rasul 20:35, dan aplikasinyanya menurut kaum Pentakostal. Disimpulkan bahwa bagi kaum Pentakostal memberi lebih berbahagia dari menerima karena memberi merupakan gaya hidup yang membuat orang percaya meneladani Kristus, pemberian itu menolong sesama, memberi mengindikasikan kehidupan Kekristenan yang berbuah, dan memberi bisa menjadi saluran yang mengalirkan pemberitaan kabar baik
摘要:给予与接受是人类在公共生活中履行社会职能时不可避免的事情。然而,如果你仔细观察,你会发现收到别人的礼物会比你自己送礼物更快乐,而送礼的感觉有时恰恰相反。人的本性是喜欢接受而不是给予。圣经也着重于给予和接受。通过路加引用的使徒保罗的话,它包含了一个激进的想法,即给予比接受更有福。本文试图从五旬节的框架来探讨使徒行传20:35中“施比受好”这句话的含义。通过文本分析和文献回顾的方法,期望能够仔细、深入、系统地描述圣经对给予的描述,进一步分析使徒行传20:35“施比受更快乐”这句话,以及它在五旬节派中的应用。得出的结论是,对于五旬节派来说,给予比接受更快乐,因为给予是一种让信徒模仿基督的生活方式,给予帮助他人,给予表明基督徒的生活富有成果,而且给予可以成为传播好消息的渠道。摘要:植物群属植物群属植物群属植物群属植物群属植物群属植物群属。Namun, jika dicermati ternyata menerima pemberian dari seseorang akan member, lebih berbahagia dibandingkan dengan ketika member, yang kadang merasakan hal sebaliknya。自然、自然、自然、自然、自然、自然、自然、自然。Alkitab pun banyak menyorot terkait memberi dan menerima ini, melalui ucapan rasul Paulus yang di kutip Lukas tertuang gagasan激进的yang menyatakan bahwa lebih berbahagia memberi dari pada menerima。Artikel ini bermaksud mendalami makna prasa lebih baik memberi dari pada menerima dalam Kisah Para Rasul 20:35 dari bingkai kaum Pentakostal。Melalui mettode分析teks dan kajian文学diharapkan mampu menjabarkan secara cermat, dalam, dantersistimatik terkait uraian Alkitab tententenmember,分析lebih jauh prasa memberi lebih berbahagia dari menerima di Kisah Para Rasul 20:35, dan applikasinyanya menurut kum Pentakostal。dispulkan bahwa bagi kaum Pentakostal成员lebih berbahagia dari menerima karena成员merupakan gaya hidup yang成员orang peraya meneladani Kristus, pemberian menonong sesama,成员menginkasikan kehidupan kekristan yang berbuah,成员bisa menjadi saluran yang mengalirkan pemberitaan kabar baik