{"title":"Pengembangan Media Kartu UNO pada Materi Satuan Berat di Kelas IV Sekolah Dasar","authors":"Meiva Dwi Harlin, Novanita Whindi Arini","doi":"10.31004/cendekia.v7i3.2731","DOIUrl":"https://doi.org/10.31004/cendekia.v7i3.2731","url":null,"abstract":"Guru memiliki peran yang besar dalam pendidikan, dengan peran yang dimilikinya guru harus terus menciptakan inovasi pembelajaran. Salah satunya inovasi dalam penyampaian materi serta membantu pemahaman peserta didik dengan penggunaan media pembelajaran. Berdasarkan observasi, pelajaran matematika kurang digemari oleh peserta didik dan ditemukan nilai rata-rata dalam materi satuan berat masih rendah di kelas IV. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menilai kelayakan penggunaan media kartu UNO untuk mengajarkan peserta didik kelas IV tentang materi satuan berat. Studi ini menggunakan proses penelitian dan pengembangan (R&D) berdasarkan paradigma ADDIE (analysis, design, development, implementation dan evaluation) dengan instrumen penelitian observasi, wawancara, angket dan soal posttest dan posttest. Peserta didik kelas IV sekolah dasar mereka digunakan sebagai peserta. Ahli media memberikan skor media kartu UNO sebesar 92%, ahli materi memberikan skor sebesar 90,56%. dan pakar pendidikan memberikan skor sebesar 90%. Respon peserta didik secara keseluruhan sangat baik (89,29%). Dan terjadi peningkatan pada hasil posttest dan posttest sebesar 31,79%. Oleh karena itu, media kartu UNO untuk materi satuan berat sangat cocok untuk tujuan pendidikan.","PeriodicalId":32657,"journal":{"name":"Cendekia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran","volume":"14 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-09-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135786647","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"UPAYA MENINGKATKAN KEDISIPLINAN GURU MELALUI KETELADANAN KEPALA SEKOLAH DI MTsN 2 SIMEULUE","authors":"SEPTIMI HARTATI NATALIA","doi":"10.51878/cendekia.v3i3.2452","DOIUrl":"https://doi.org/10.51878/cendekia.v3i3.2452","url":null,"abstract":"This research serves to analyze increasing teacher discipline through the example of the school principal at MTsN 2 Simeulue. This study uses a qualitative method. The results of this research conclude that the role of the principal through his example is the most important thing in improving teacher discipline, because the principal is someone who is emulated, imitated and encouraged by teachers as a leader. as a leader in a school, the head has several functions including: the principal as an educator or educator, the principal as a manager who is essentially a planner, organizer, and supervisor, the principal as an administrator who is responsible for the smooth running, implementation and teaching of the school, the principal as a supervisor who can develop and assist teachers in improving their competence, the principal as a leader who sets an example, the principal as an innovator who must have a strategy to establish harmony in the school environment and be able to develop innovative learning models, and the final function of the principal is as a motivator which has strategies to provide motivation to teachers in carrying out their duties and functions. In this research, there are benefits felt at school, namely that teachers at MTsN 2 Simeulue can change their undisciplined habits to become people who are disciplined and respect their time on duty. ABSTRAKPenelitian ini berfungsi untuk menganalisa tentang peningkatan kediplinan guru melalui keteladanan kepala sekolah pada MTsN 2 Simeulue. Penelitian ini menggunakan métode kualitatif. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa peranan kepala sekolah melalui keteladannya adalah suatu hal yang paling penting dalam meingkatkan kedisiplinan guru, karena kepala sekolah merupakan orang yang dicontoh, ditiru dan diguguh oleh Guru sebagai pimpinan. sebagai pemimpin dalam suatu sekolah, kepala memiliki beberapa funsi diantaranya: Kepala sekolah sebagai edukator atau pendidik, kepala sekolah sebagai manager yang pada hakekatnya seorang perencana organisator, dan pendali, kepala sekolah sebagai administrator yang bertanggung jawab atas kelancaran, pelaksanaan dan pengajaran disekolah, kepala sekolah sebagai supervisor dimana dapat membina dan membantu guru dalam meningkatkankan kompetensinya, kepala sekolah sebagai leader yang memberi keteladan, kepala sekolah sebagai inovator yang harus memiliki sstrategis untuk menjalin keharmonisan dalam lingkungan sekolah dan mampu mengembangkan model pembelajaran yang inovasi, dan fungsi terakhir kepala sekolah adalah sebagai motivator yang memiliki strategi untuk memberikan motivasi pada guru dalam melakukan tugas dan fungsinya. Dalam penelitian ini terdapat manfaat dirasakan disekolah yaitu guru-guru yang ada pada MTsN 2 Simeulue dapat merubah kebiasaannya yang tidak disiplin menjadi orang yang disiplin dan menghargai waktu pada tugasnya.","PeriodicalId":32657,"journal":{"name":"Cendekia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran","volume":"149 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-09-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134989828","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Penerapan Nearpod Sebagai Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Web","authors":"Putri Indri Aryani, Hetty Patmawati, Satya Santika","doi":"10.31004/cendekia.v7i3.1349","DOIUrl":"https://doi.org/10.31004/cendekia.v7i3.1349","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi dari penerapan aplikasi Nearpod sebagai media pembelajaran interaktif berbasis web pada terhadap kemampuan komunikasi matematis dan untuk melihat bagaimana pengaruhnya pada motivasi belajar dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, menggunakan tes kemampuan komunikasi matematis dan kuesioner motivasi belajar matematika sebagai instrumennya dan melibatkan peserta didik kelas X MIPA dari SMAN 1 Tasikmalaya sebagai populasi penelitian, sehingga terpilih kelas eksperimen dari kelas X MIPA 2 dan kelas kontrol dari kelas X MIPA 3. Berdasarkan analisis data hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan Nearpod sebagai media pembelajaran interaktif berbasis web telah dapat mempengaruhi kemampuan komunikasi matematis peserta didik dan juga dapat dengan secara signifikan memotivasi peserta didik selama pembelajaran matematika.","PeriodicalId":32657,"journal":{"name":"Cendekia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran","volume":"364 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-09-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135935245","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pengembangan E-Modul Grafik Fungsi Trigonometri (Emogutri) Menggunakan Adobe Flash untuk Siswa SMK","authors":"Nina Kurniawati, Fika Widya Pratama","doi":"10.31004/cendekia.v7i3.1520","DOIUrl":"https://doi.org/10.31004/cendekia.v7i3.1520","url":null,"abstract":"Pembelajaran usai covid-19 telah mendukung kebutuhan akan media pembelajaran yang harus sejalan dengan kemajuan teknologi sekaligus mampu memotivasi siswa dalam belajar. Penelitian pengembangan ini merupakan solusi dari masalah tersebut. Penelitian ini mengembangkan sebuah media pembelajaran menggunakan adobe flash cs6 dengan nama EMOGUTRI (E-Modul Grafik Fungsi Trigonometri). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan EMOGUTRI. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian ADDIE yang terdiri dari lima tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Subjek dalam penelitian merupakan 18 siswa kelas X TPG di SMK NEGERI 2 Salatiga pada semester genap tahun ajaran 2021/2022. Instrumen untuk menguji kevalidan EMOGUTRI menggunakan lembar validasi. Kemudian instrumen untuk mengetahui kepraktisan EMOGUTRI menggunakan lembar praktisi, sedangkan instrumen yang digunakan untuk menguji keefektifan menggunakan soal pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh media pembelajaran EMOGUTRI terbukti valid, praktis dan efektif.","PeriodicalId":32657,"journal":{"name":"Cendekia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran","volume":"111 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-09-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135935243","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Farih Nur Hisyam, Sukoriyanto Sukoriyanto, I Made Sulandra
{"title":"Penalaran Spasial Siswa SMP Pada Materi Geometri Bangun Ruang Berdasarkan Tipe Kepribadian Ekstrovert dan Introvert","authors":"Farih Nur Hisyam, Sukoriyanto Sukoriyanto, I Made Sulandra","doi":"10.31004/cendekia.v7i3.2500","DOIUrl":"https://doi.org/10.31004/cendekia.v7i3.2500","url":null,"abstract":"Kemampuan geometri yang harus dimiliki siswa yaitu penalaran spasial untuk memecahkan permasalahan geometri. Kesalahan yang sering dialami siswa diantaranya mengobservasi dan memvisualisasi bangun ruang. Hal tersebut dikarenakan banyak hal yang mengidentifikasi perbedaan tersebut. Salah satu penyebabnya adalah kepribadian siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penalaran spasial siswa berdasarkan tipe kepribadian ekstrovert dan introvert. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII-I MTs Al-Maárif Singosari Malang. Sebanyak 35 siswa diberikan angket tipe kepribadian untuk diketahui tipe kepribadian yang nantinya akan dipilih empat siswa menjadi subjek penelitian. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan melakukan analisis pada angket dan lembar soal tes penalaran spasial. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif pada angket tipe kepribadian. Hasil dari penelitian ini menggambarkan deskripsi terkait penalaran spasial berdasarkan tipe kepribadian. Tipe kepribadian ekstrovert cenderung memerlukan stimulus untuk dapat menjawab dengan tepat. Sedangkan siswa introvert cenderung lebih tenang dan teliti dalam mengamati bangun-bangun geometri. Selain itu siswa ekstrovert cenderung tidak menggunakan strategi dalam mengilustrasikan objek bangun geometri. Sedangkan siswa introvert memiliki kecenderungan untuk menggunakan strategi dalam mengilustrasikan objek bangun geometri.","PeriodicalId":32657,"journal":{"name":"Cendekia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran","volume":"24 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-09-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135935244","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Systematic Literature Review: Analysis of Learning Obstacle in Didactical Design Research on Geometry Material","authors":"Ikbal Pauji, Hadi Hadi, Dadang Juandi","doi":"10.31004/cendekia.v7i3.2474","DOIUrl":"https://doi.org/10.31004/cendekia.v7i3.2474","url":null,"abstract":"Learning geometry is an important lesson because it is studied at every level of education and geometry is a sub-matter in mathematics that is very closely related to the lives of students. However, field data shows that there are still many students who experience learning difficulties in geometry material, both obstacles that are classified as ontogenic obstacles, epistemological obstacles and didactical obstacles. This study aims to identify how the distribution of research that addresses learning barriers in Didactical Design Research research on geometry material and also aims to find out what learning barriers students often experience when studying geometry. The research method used is a Systematic Literature Review using 25 articles that have been published in indexed journals Sinta and Scopus in the 2019-2023 period. The article was obtained from search results on the Google Scholar and ERIC data base. The results of this study indicate that research discussing learning barriers in geometry material is mostly carried out at the elementary school level with the sub-material that is most often discussed is two-dimensional material. The results of this study also show that students still experience many types of learning barriers including ontogenic obstacles, epistemological obstacles, and didactical obstacles.","PeriodicalId":32657,"journal":{"name":"Cendekia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135519645","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Arief Budi Setiawan, Iskandar Wiryokusumo, Ibut Priono Leksono
{"title":"Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Menggunakan Software Geogebra Materi Segitiga","authors":"Arief Budi Setiawan, Iskandar Wiryokusumo, Ibut Priono Leksono","doi":"10.31004/cendekia.v7i3.2389","DOIUrl":"https://doi.org/10.31004/cendekia.v7i3.2389","url":null,"abstract":"Kemampuan pemahaman peserta didik terhadap konsep-konsep matematika masih tergolong rendah, salah satunya dipengaruhi oleh kurang tepatnya pemilihan media pembelajaran. Oleh karena itu pendidik perlu memanfaatkan teknologi dengan baik, salah satunya menggunakan media interaktif berbasis online dengan software GeoGebra dalam menyampaikan materi pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan media pembelajaran interaktif menggunakan software GeoGebra pada mata pelajaran matematika. Dalam penelitian ini menggunakan model pengembangan media Luther yang dilakukan berdasarkan enam langkah yaitu konsep (concept), desain (design), pengumpulan bahan (material collecting), pembuatan (assembly), pengujian (testing), Distribusi (distribution). Pengujian yang dilakukan menggunakan pengujian ahli, pengujian teman sejawat dan pengujian kelompok kecil. Subjek pengujian kelompok kecil terdiri dari 12 peserta didik kelas VII SMP Negeri 55 Surabaya. Instrumen yang digunakan berupa angket lembar pengujian ahli, teman sejawat dan angket kelayakan produk untuk peserta didik. Hasil pengembangan produk dari data hasil uji coba ahli materi diperoleh persentase sebesar 95%, sedangkan uji coba ahli media diperoleh hasil persentase sebesar 81,9%, dan untuk uji coba teman sejawat diperoleh hasil persentase sebesar 92%. Persentase hasil data uji angket kelayakan sebesar 81%, angka tersebut masuk kategori sangat baik. Sehingga media pembelajaran interaktif ini layak digunakan untuk mendukung kegiatan pembelajaran peserta didik kelas VII SMP Negeri 55 Surabaya.","PeriodicalId":32657,"journal":{"name":"Cendekia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran","volume":"5 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-19","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135969806","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Bentuk Literasi Numerasi AKM pada Konten Bilangan Ditinjau dari Disposisi Matematis","authors":"Nugraha Wirawan, Yuyu Yuhana, Abdul Fatah","doi":"10.31004/cendekia.v7i3.2623","DOIUrl":"https://doi.org/10.31004/cendekia.v7i3.2623","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengaruh penalaran matematis peserta didik terhadap materi literasi numerasi AKM dalam konteks Bilangan, dengan mempertimbangkan disposisi matematis di SMPN 1 Cikupa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pelaksanaan penelitian dilakukan pada semester genap tahun pelajaran 2022/2023. Subjek penelitian terdiri dari satu siswa dengan disposisi matematis tinggi, satu siswa dengan disposisi matematis sedang, dan satu siswa dengan disposisi matematis rendah. Data penelitian diperoleh melalui tes kemampuan penalaran matematis terkait literasi numerasi AKM dalam konteks Bilangan, angket disposisi matematis, serta wawancara terkait kemampuan penalaran matematis. Instrumen tes dan angket yang digunakan telah diuji validitas dan reliabilitas, serta divalidasi oleh ahli validator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disposisi matematis siswa di kelas VII-B SMPN 1 Cikupa dapat dibagi menjadi tiga tingkat, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Siswa dengan disposisi matematis tinggi menunjukkan kemampuan penalaran matematis yang lebih baik meskipun masih belum sempurna. Siswa dengan disposisi matematis sedang mampu memenuhi indikator dalam mengajukan dugaan, menarik kesimpulan dari pernyataan, dan memeriksa keabsahan suatu argumen. Siswa dengan disposisi matematis rendah tidak mampu memenuhi semua indikator kemampuan penalaran matematis.","PeriodicalId":32657,"journal":{"name":"Cendekia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran","volume":"17 3 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-19","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135969805","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Systematic Literature Review: Model Pembelajaran (Search, Solve, Create, and Share) SSCS terhadap Kemampuan Berpikir Kritis","authors":"Tsania Rahma Azzahra, Arief Agoestanto, Iqbal Kharisudin","doi":"10.31004/cendekia.v7i3.2443","DOIUrl":"https://doi.org/10.31004/cendekia.v7i3.2443","url":null,"abstract":"Abstrak
 Pembelajaran abad ke-21 saat ini, mendorong siswa untuk mengembangkan kompetensi 4C meliputi: kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah, kreativitas dan inovasi, komunikasi, serta kolaborasi. Dengan demikian, kemampuan berpikir kritis menjadi salah satu kompetensi yang perlu ditekankan pada siswa. Faktanya, hasil TIMSS pada jenjang SMP tahun 2011 membuktikan bahwa hasil kemampuan berpikir kritis siswa belum optimal. Oleh sebab itu, diperlukan peran pendidik agar dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Model pembelajaran SSCS (Search, Solve, Create, dan Share) digunakan sebagai alternatif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji beberapa literature terkait model SSCS (Search, Solve, Create, dan Share) dalam mengembangan kemampuan berpikir kritis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah SLR (Systematic Literature Review). Pencarian jurnal dilakukan dengan menggunakan kata kunci berpikir kritis dan model SSCS (Search, Solve, Create, dan Share) yang terbit pada tahun 2018-2023. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) model pembelajaran SSCS (Search, Solve, Create, dan Share) mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa; 2) indikator kemampuan berpikir kritis menurut Perkins dan Murphy direkomendasikan penulis pada model pembelajaran SSCS (Search, Solve, Create, dan Share); dan 3) penelitian terkait model pembelajaran SSCS (Search, Solve, Create, dan Share) terhadap kemampuan berpikir kritis didominasi dilaksanakan dengan metode penelitian kuantitatif dan cenderung dilakukan pada jenjang SMP.","PeriodicalId":32657,"journal":{"name":"Cendekia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran","volume":"8 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-19","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135969803","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Menggunakan Model Discovery Learning untuk Memfasilitasi Kemampuan Pemahaman Matematis Pada Materi Segi Empat dan Segitiga","authors":"Ainul Hikmah, Sehatta Saragih, Maimunah Maimunah","doi":"10.31004/cendekia.v7i3.1959","DOIUrl":"https://doi.org/10.31004/cendekia.v7i3.1959","url":null,"abstract":"Perkembangan kehidupan yang terus terjadi mengakibatkan bertambahnya tuntutan dalam bidang pendidikan, sehingga diperlukan penguasaan dan pemahaman matematika yang kuat sejak dini. Salah satu tuntutan yang harus dipenuhi adalah pendidik mampu menciptakan sarana belajar yang mampu memunculkan potensi dan kemampuan yang dimiliki peserta didik, serta meningkatkan kemampuan yang telah dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran yang terdiri atas silabus, RPP dan LKPD dengan penerapan model discovery learning untuk memfasilitasi kemampuan pemahaman matematis pada materi segi empat dan segitiga kelas VII SMP/Mts untuk lima pertemuan yang memenuhi kriteria valid dan praktis. Penelitian ini tergolong dalam penelitian pengembangan yang menggunakan model 4D yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebarluasan). Kegiatan pada pada tahap define yaitu: (1) analisis masalah awal; (2) analisis peserta didik; (3) perumusan konsep; (4) analisis tugas; (5) perumusan tujuan capaian. Tahap design menghasilkan rancangan awal perangkat pembelajaran yang akan dikembangkan. Tahap develop menghasilkan perangkat pembelajaran berdasarkan rancangan yang telah dibuat. Perangkat pembelajaran yang telah disusun kemudian divalidasi oleh tiga orang validator ahli, pada tahap validasi menunjukkan bahwa silabus. Persentase rata-rata hasil validasi 94.6%, RPP yaitu 94%, LKPD yaitu 94,7%. Dapat ditarik kesimpulan bahwa RPP dan LKPD yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat valid. Hasil analisis terhadap angket respon peserta didik menunjukkan LKPD memenuhi kriteria praktis dengan masing-masing presentase LKPD-1 yaitu 80,8%, LKPD-2 yaitu 80,4%, LKPD-3 yaitu 79%, LKPD-4 yaitu 80%, dan LKPD 5 yaitu 80,6%, yang menunjukkan secara keseluruhan LKPD yang dikembangkan memenuhi kriteria praktis.","PeriodicalId":32657,"journal":{"name":"Cendekia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran","volume":"17 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-19","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135969804","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}