Vinola Herawaty, A. Oktaviani, Rukmini Windiarti Soebadio
{"title":"PELATIHAN PERHITUNGAN LABA RUGI DALAM BERWIRAUSAHA BAGI UMKM TEGAL ALUR","authors":"Vinola Herawaty, A. Oktaviani, Rukmini Windiarti Soebadio","doi":"10.25105/akal.v4i2.13895","DOIUrl":"https://doi.org/10.25105/akal.v4i2.13895","url":null,"abstract":"Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman perhitungan keuangan dalam berwirausaha/berbisnis khususnya perhitungan laba rugi. Target peserta pelatihan ini yaitu pengusaha UMKM yang berada di wilayah Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. Rata-rata bidang usaha peserta kegiatan yaitu usaha rumahan yang pada umumnya adalah jenis makanan seperti makanan kecil hingga kuliner dan cinderamata. Ada juga beberapa usaha menyewakan peralatan untuk acara pernikahan. Metode kegiatan yang digunakan yaitu penyuluhan dan pelatihan, dimana penyuluhan menggunakan materi yang dipersiapkan serta pelatihan dan sesi diskusi tanya jawab langsung dengan peserta pelatihan. Terselenggaranya pelatihan ini dapat meningkatkan kontribusi dan peran serta Program Studi Pendidikan Profesi Akuntan FEB Usakti dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan pengusaha UMKM melakukan Perhitungan Keuangan dalam Berwirausaha/ Berbisnis, khususnya menghitung laba rugi usaha. Pelatihan ini telah terlaksana dengan sukses pada 2 Februari 2022 secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama antara UMKM Wilayah Kelurahan Tegal Alur dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini yaitu para pengusaha UMKM mampu menghitung laba rugi usahanya, sehingga berdampak pada kemampuan para pengusaha dalam menilai kinerja dan pengambilan keputusan keuangan usahanya","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"415 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"80838821","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PELATIHAN PEMBUATAN STARCH (TEPUNG JAGUNG) DARI LIMBAH BONGGOL JAGUNG DI LAGOA, JAKARTA UTARA","authors":"Ghanima Yasmaniar, Ridha Husla, Apriandi Rizkina Rangga Wastu, Fadliah Fadliah, Havidh Pramadika","doi":"10.25105/akal.v4i2.13875","DOIUrl":"https://doi.org/10.25105/akal.v4i2.13875","url":null,"abstract":"Jagung merupakan salah satu bahan makanan yang mudah ditemukan dengan manfaat yang sangat beragam, mulai dari bagian batang, daun, kulit, dan biji. Sementara itu, bonggol jagung seringkali hanya menjadi limbah yang tidak dapat dimanfaatkan dan dibuang begitu saja. Oleh karena itu perlu ada upaya untuk memanfaatkan limbah bonggol jagung dengan meningkatkan nilai tambahnya, salah satunya dengan mengekstraknya menjadi starch (tepung jagung). Upaya ini juga perlu diperkenalkan kepada masyarakat agar mereka dapat memanfaatkan limbah bonggol jagung menjadi starch (tepung jagung) yang kemudian dapat diolah sebagai bahan makanan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melatih masyarakat agar dapat memanfaatkan limbah bonggol jagung dan mengolahnya menjadi starch (tepung jagung) yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan, sehingga masyarakat dapat membantu mengurangi limbah bahan organik, serta mereka dapat mengurangi anggaran pengeluaran belanja rumah tangga karena dapat membuat tepung jagung sendiri dari limbah.","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"11 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"73694556","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Sekar Pambayun dan Raden Rangga: Representasi Budaya Keagrarisan dan Kemaritiman","authors":"Theresia Nia Susanti, Yoga Pradana Wicaksono, Sudartomo Macaryus","doi":"10.21009/arif.022.02","DOIUrl":"https://doi.org/10.21009/arif.022.02","url":null,"abstract":"Artikel ini bertujuan mengeksplorasi representasi budaya keagrarisan dan kemaritiman yang ditampakkan pada tokoh Sekar Pambayun dan Raden Rangga dalam novel Sihir Pambayun (SP) karya Joko Santosa. Novel tersebut sebagai sumber data primer. Data berupa rangkaian peristiwa dengan konteksnya masing-masing dihimpun melalui pembacaan. Data pendukung diperoleh melalui studi pustaka berupa artikel, berita, seni pertunjukan, dan memori kolektif masyarakat Mangir. Analisis data dilakukan secara terus-menerus sejak tahap penyediaan data dengan tahapan identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi. Identifikasi dilakukan dengan menempatkan setiap data yang menunjukkan ciri atau berkaitan dengan budaya keagrarisan dan kemaritiman yang sekaligus sebagai dasar klasifikasi data. Interpretasi data dilakukan secara kontekstual dengan menempatkan setiap data sebagai bagian dari keseluruhan dan hubungan antardata secara keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekar Pambayun merepresentasikan budaya keagrarisan dalam relasinya dengan keluarga, mitra, dan lawannya. Raden Rangga merepresentasikan budaya kemaritiman dengan kembalinya ke pangkuan ibundanya Kanjeng Ratu Kidul dan menyatu dengan laut dan menjauhi darat.","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"62 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-02-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"91042087","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Kritik Kemanusiaan: Menghayati Novel Perempuan Bersampur Merah, Memaknai Kasus Pembantaian Dukun Santet di Banyuwangi","authors":"Heru SP Saputra","doi":"10.21009/arif.022.05","DOIUrl":"https://doi.org/10.21009/arif.022.05","url":null,"abstract":"Artikel ini bertujuan mendiskusikan dimensi sosiologis novel Perempuan Bersampur Merah karya Intan Andaru, khususnya terkait kritik kemanusiaan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Hasil kajian menunjukkan bahwa karya fiksi ini mengingatkan kembali memori kehidupan sosial dan budaya terkait pembantaian dukun santet tahun 1998 di Banyuwangi, berupa mediasi estetis dengan mengaktifkan memori historis, baik individu maupun kelompok yang mengalaminya secara langsung atau tidak langsung. Pengarang mengemas narasi dengan budaya lokal, termasuk berbagai tradisi seperti tradisi Gredhoan, ritual Kebo-keboan, hingga tari Gandrung, serta penggunaan selingan bahasa Using. Dalam novel ini, intensi pengarang dapat ditafsirkan sebagai bentuk perlawanan terhadap kasus pembantaian yang lebih didasari oleh prasangka. Ideologi pengarang dapat dimaknai sebagai gugatan terhadap penegakan hukum dan hak asasi manusia. Melalui novel ini, pengarang melakukan kritik kemanusiaan, bahwa pembantaian dukun merupakan perilaku anti-kemanusiaan.","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"213 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-02-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"75431083","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Posisi dan Strategi Abdullah bin Muhammad Al-Misri dalam Arena Sastra Melayu Klasik","authors":"Diyah Prilly Upartini","doi":"10.21009/arif.022.08","DOIUrl":"https://doi.org/10.21009/arif.022.08","url":null,"abstract":"Penelitian ini membahas fenomena kepengarangan Abdullah bin Muhammad al-Misri, salah satu pengarang Melayu di Hindia Belanda yang tidak disebutkan dalam buku-buku klasik tentang sejarah kesusastraan Melayu karangan Winstedt, Hooykaas, Liaw Yock Fang, Teuku Iskandar, serta Vladimir Braginsky. Karangan-karangan Abdullah al-Misri sedikit banyak telah terpengaruh Eropa dan menunjukkan periode modern pada masa itu. Dengan menggunakan arena produksi kultural Bourdieu, penelitian ini dimaksudkan untuk menemukan jawaban atas permasalahan (1) struktur arena kekuasaan dan arena sastra Melayu klasik, dan (2) trajektori dan akumulasi modal Abdullah al-Misri dalam perebutan posisi dan legitimasi dalam arena kesusastraan Melayu klasik. Hipotesis penelitian ini menyatakan bahwa terdapat ruang-ruang kemungkinan di dalam kesusastraan Melayu klasik yang memengaruhi struktur arena sastra Melayu klasik. Ruang-ruang kemungkinan tersebut dipengaruhi oleh struktur arena kekuasaan Melayu yang menutup kemungkinan ruang kompetisi bagi berbagai agen dengan strategi yang berbeda dari ruang-ruang kemungkinan yang telah ada.","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"68 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-02-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"74233217","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Eksistensi Puisi dan Kekontemporerannya sebagai Perintis Sastra Indonesia","authors":"Ibnu Wahyudi","doi":"10.21009/arif.022.01","DOIUrl":"https://doi.org/10.21009/arif.022.01","url":null,"abstract":"Artikel ini membahas puisi dan peranannya sebagai penanda awal keberadaan sastra Indonesia. Tradisi penelitian sastra di Indonesia, khususnya berkenaan dengan populasi dan identitas, masih kurang mendapatkan perhatian. Sebagai akibatnya, dalam konteks sejarah sastra Indonesia, terjadi pengulangan terhadap pernyataan peneliti terdahulu karena para penulis sejarah sastra pada umumnya tidak mendasarkan pandangan pada keberadaan karya sastra. Sementara itu, peta sastra Indonesia memang masih banyak rumpangnya. Sumber data penelitian ini adalah buku-buku karya sastra, khususnya puisi yang dipublikasi pada abad ke-19. Analisis dan pemaknaan data dilakukan secara kronologis, tematik, dan kontekstual.Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi puisi yang mendominasi kehidupan sastra dan keberadaannya menguatkan identitas dan perannya sebagai perintis sastra Indonesia. Ekspresi bahasa, bentuk, dan isi menunjukkan bahwa puisi-puisi yang terbit pada abad ke-19 menunjukkan kekontemporeran kehidupan sehari-hari yang dinyatakan sesuai dengan zamannya.","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"48 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-02-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135827860","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Reimajinasi Pasca-Indonesia: Merefleksikan Ulang Keindonesiaan dalam Novel Burung-Burung Rantau Karya Y.B. Mangunwijaya","authors":"Akhmad Taufiq","doi":"10.21009/arif.022.06","DOIUrl":"https://doi.org/10.21009/arif.022.06","url":null,"abstract":"Artikel ini mendeskripsikan reimajinasi pasca-Indonesia dalam novel Burung-burung Rantau karya Y.B. Mangunwijaya. Dengan fokus pada tiga kajian utama, yakni transformasi manusia Indonesia, konstruksi imajinasi nasional, dan reimajinasi pasca-Indonesia, kajian ini diharapkan mampu menemukan cara pandang dan sikap baru dalam konteks Indonesiaan di tengah tata dunia global yang sedang berubah. Dengan metode kualitatif-interpretatif-reflektif, kajian ini dirancang untuk membaca, memaknai, menafsirkan, dan sekaligus merefleksikan data berupa kata, kalimat, dan paragraf dalam novel Burung-burung Rantau karya Y.B. Mangunwijaya. Berdasarkan hal tersebut, hasil dari kajian ini menyatakan bahwa dalam konteks transformasi manusia Indonesia, konstruksi imajinatif nasional, dan reimajinasi pasca-Indonesia dibutuhkan kemampuan untuk membaca, memaknai, dan memproyeksikan keindonesiaan di tengah tata dunia global yang sedang berubah. Implikasi kajian ini memperkaya secara akademis dan menghadirkan cara pandang baru terhadap realitas keindonesiaan, sedangkan secara praktis berpotensi membangun kesadaran berideologi dan bersikap di tengah tata dunia global yang sedang berlangsung tersebut.","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"48 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-02-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135827861","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Membaca Praktik Pengelolaan Tari Topeng Lengger Wanasaban: Antara Aset dan Industri Budaya","authors":"Faris Alaudin","doi":"10.21009/arif.022.09","DOIUrl":"https://doi.org/10.21009/arif.022.09","url":null,"abstract":"Tari topeng lengger, yang berkembang di wilayah geografi budaya Wonosobo, sintas sebagai pertunjukan seni tradisi yang populer. Menjamurnya grup kesenian topeng lengger di Wonosobo menjadikan daya saing mereka dalam berebut pasar makin ketat saja. Grup Kesenian Rukun Putri Budhaya, yang menjadi patron kesenian topeng lengger di Wonosobo, tidak luput dari arus dinamika seni tradisi ini. Penelitian ini bertujuan untuk melihat praktik pengelolaan tari topeng lengger grup kesenian Rukun Putri Budhaya dalam menegosiasi pasar. Metode etnografi dan pendekatan kajian tradisi lisan digunakan sebagai kacamata dalam menganalisis praktik pengelolaan topeng lengger sebagai modal budaya oleh Rukun Putri Budhaya. Sebagai hasil, Rukun Putri Budhaya menjadikan tari topeng lengger sebagai aset budaya sekaligus industri budaya. Melalui Sanggar Ciptaning, Rukun Putri Budhaya hadir untuk menyebarluaskan tradisi topeng lengger sebagai aset budaya. Selain itu, lewat gelaran wisuda lengger, Rukun Putri Budhaya mengomodifikasi topeng lengger untuk dikomersialisasikan.","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"237 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-02-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"76621604","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Diskursus Keindonesiaan dalam Tonil “Rahasia Kelimutu” Karya Bung Karno: Alih Wahana dari Mitos Danau Kelimutu","authors":"Maria Maltidis Banda","doi":"10.21009/arif.022.03","DOIUrl":"https://doi.org/10.21009/arif.022.03","url":null,"abstract":"Penelitian tentang diskursus keindonesiaan ini digali dari tonil “Rahasia Kelimutu” (RK) karya Bung Karno (1934–1938). RK ditulis berdasarkan alihwahana mitos-mitos Danau Kelimutu sebagai kampung arwah. Masalah yang dibahas: mitos Danau Kelimutu, rangkaian dramatik RK, dan diskursus keindonesiaan. Melalui pendekatan antropologi sastra, penggalian data pustaka dan data lapangan, penelitian dilakukan demi mendapatkan gambaran tentang diskursus keindonesiaan. Penelitian ini menggunakan teori mitos Rolland Barthes, lima langkah rangkaian dramatik Frey Tag, dan kajian wacana kritis Fairclough. Hasilnya menjelaskan bahwa mitos Danau Kelimutu dipercaya dengan adanya ritual pati ka (memberi makan kepada leluhur) setiap tahun. Rangkaian dramatik RK diungkapkan dalam tiga langkah pembukaan, penanjakan, dan klimaks untuk puncak cerita, peleraian, dan solusi. Diskurus keindonesiaan dijelaskan dalam ungkapan “dimana tanah dipijak di situ langit dijunjung”, hubungan antartokoh dengan berbagai latar belakang budaya dan agama, serta wawasan kebangsaan yang diperjuangkan Bung Karno bagi kemerdekaan Indonesia.","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"45 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-02-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"80280801","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Religious Hybridity of Asian Diaspora: A Postcolonial Criticism on The Buddha of Suburbia and Anita and Me","authors":"Y. Fajar","doi":"10.21009/arif.022.10","DOIUrl":"https://doi.org/10.21009/arif.022.10","url":null,"abstract":"This article investigated the negotiation of Islamic and Hindu beliefs held by South Asian immigrants in British society, which resulted in religious hybridity as depicted in two diasporic fictions, The Buddha of Suburbia by Hanif Kureishi and Anita and Me by Meera Syal. This was a qualitative study. Data was collected through document studies of the two novels. The data were then analyzed using content analysis techniques in conjunction with cultural hybridity theory. The findings indicated that the religious practices of the British Asian diaspora were ambiguous. On the one hand, they continued to practice Islam and Hinduism, while on the other, they attempted to reconcile their religious beliefs with the religious, social, and cultural aspects of British society.","PeriodicalId":32599,"journal":{"name":"JMKLI Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia","volume":"15 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-02-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"73023743","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}