{"title":"Internalisasi Pendidikan Karakter Pelajar Melalui Pembentukan Revolusi Mental","authors":"Eni Rahmawati, Ilyas Rozak Hanafi","doi":"10.58561/jkpi.v1i2.38","DOIUrl":"https://doi.org/10.58561/jkpi.v1i2.38","url":null,"abstract":"Pendidikan merupakan suatu sistem yang teratur dan mengemban misi yang cukup luas yaitu segala sesuatu yang bertalian dengan perkembangan fisik, kesehatan, keterampilan, pikiran, perasaan, kemauan, sosial sampai kepada masalah kepercayaan atau keimanan, khususnya terhadap mereka yang masih dalam tahap perkembangan dalam transisi yang mencari identitas diri. 1) Mengembangkan potensi dasar peserta didik agar ia tumbuh menjadi sosok yang berhati baik, berpikiran baik, dan berperilaku baik, 2) Memperkuat dan membangun perilaku masyarakat yang multikultur, dan 3) Meningkatkan peradaban bangsa yang kompetitif. Ciri - Ciri Dasar Pendidikan Karakter : 1) Keteraturan interior dimana setiap tindakan diukur berdasarkan herarki nilai, 2) Koherensi, dan 3) Otonomi. Dasar Revolusi Mental Pelajar, Revolusi mental mengubah cara pandang, pikiran, sikap dan perilaku yang berorientasi pada kemajuan dan kemoderenan, sehingga menjadi bangsa besar dan mampu berkompetisi dengan bangsa - bangsa lain di dunia. Sistem persekolahan sebagai turunan dari sistem pendidikan harus mampu menumbuhkan budaya sekolah yang kondusif bagi penciptaan revolusi pendidikan lingkungan belajar yang baik bagi siswa. Peranan Guru dalam Mengembangkan Pendidikan Karakter Melalui Pembentukan Revolusi Mental untuk Melahirkan Generasi Emas Pelajar : 1) Learning to know atau learning to, 2) Learning to do Learning to be, and 3) Learning to live together.","PeriodicalId":31644,"journal":{"name":"Mudarrisa Jurnal Kajian Pendidikan Islam","volume":"5 1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-08-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"73210666","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Rizky Nur Pratama, Sri Khaerunnisa, Qurrotul Aini, B. Basrowi
{"title":"Tingkat Kereligiusan Siswa SMA/SMK di Kota Dan Desa","authors":"Rizky Nur Pratama, Sri Khaerunnisa, Qurrotul Aini, B. Basrowi","doi":"10.58561/jkpi.v1i2.31","DOIUrl":"https://doi.org/10.58561/jkpi.v1i2.31","url":null,"abstract":"The level of religiosity of SMA/SMK students is fading day by day due to an unsupportive lifestyle and social environment. The purpose of this study is to describe strategies to increase student religiosity in schools. The study used qualitative methods, by conducting participatory observations and in-depth interviews. Based on the results of data analysis, it can be seen that methods that are able to change the character of students to become religious include: 1) providing related sanctions or punishments that can change the character of these students, 2) applying 5S (Smile, Greetings, Greetings, Polite). and Courtesy) in the school environment and apply it in the community. 3) reading the Koran after participating in IMTAQ extracurricular, respecting others in shaping the personality of students, creating a conducive environment for growing faith and piety of students through habituation and moral development of students through religious activities in schools so that they can be applied in schools. outside the school environment.","PeriodicalId":31644,"journal":{"name":"Mudarrisa Jurnal Kajian Pendidikan Islam","volume":"53 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-08-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"83318820","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Hariri Kurniawan, Titin Nurngaini, Zidan Mubarok, Afrina Afrina
{"title":"Konsep Keluarga Sakinah Menurut Hamka","authors":"Hariri Kurniawan, Titin Nurngaini, Zidan Mubarok, Afrina Afrina","doi":"10.58561/jkpi.v1i2.33","DOIUrl":"https://doi.org/10.58561/jkpi.v1i2.33","url":null,"abstract":"Konsep Keluarga Sakinah Menurut Hamka (Studi atas Tafsir Al-Azhar). Hamka adalah salah seorang mufasir Indonesia yang berkiprah penting dalam bidang keilmuan baik itu dari segi sastra, sejarah, tasawuf dan Agama. Karya Hamka dalam bidang Agama yang sampai saat ini terus berkembang hingga kitapun juga bisa merasakannya salah satunya adalah tafsir karya beliau yaitu tafsir Al-Azhar, yang mana tafsir ini merupakan rujukan primer dari penelitian ini. Keluarga merupakan hal yang penting di kehidupan manusia, dimana keluarga merupakan tempat pertama kali manusia mendapatkan pelajaran dan pendidikan untuk meneruskan hidup mereka. Kemudian dari sebuah keluarga itulah akan terbentuk ummat, dan dalam ummat itulah akan tegak masyarakat Islam. Adanya kesalahpahaman dan kurangnya komunikasi yang baik antara suami istri, dapat menimbulkan ketidak harmonisan dalam sebuah hubungan keluarga bahkan bias saja terjadinya perceraian. Maka dari itu perlu adanya konsep untuk membangun sebuah keharmonisan dalam suatu keluarga, sehingga terciptalah keluarga yang “Sakinâh mawaddah wa rahmah”. Konsep keluarga sakinah menurut Hamka inilah yang perlu dimunculkan sebagai usaha untuk mewujudkan keluarga yang “Sakinâh mawaddah wa rahmah”. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa dalam menafsirkan ayat-ayat yang berhubungan dengan konsep keluarga sakinah Hamka mengkaitkannya dengan hadis-hadis Nabi dan dengan pemikiran tokoh-tokoh serta para mufasir lainnya, Hamka juga terkesan analitis dalam penafsirannya karena Hamka menjelaskan ayat-ayat al-Qur’an dengan panjang lebar dan mencakup berbagai aspek yang terkandung di dalam ayat sesuai dengan keahlian dan keilmuannya.Sedangkan konsep dalam keriteria keluarga sakinah menurut Hamka dibagi menjadi empat, yaitu; Beriman, Tanggungjawab, Ketenangan, dan Mu’asyârah bi al-ma’rûf.","PeriodicalId":31644,"journal":{"name":"Mudarrisa Jurnal Kajian Pendidikan Islam","volume":"26 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-07-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"75689367","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Tanggung Jawab Orang Tua Terhadap Pendidikan Seksual Anak","authors":"Rohmi Yuhani`ah","doi":"10.58561/jkpi.v1i2.34","DOIUrl":"https://doi.org/10.58561/jkpi.v1i2.34","url":null,"abstract":"Orang tua adalah pihak pertama yang berkewajiban mendidik anak-anaknya. Namun hingga sekarang, eksistensi orang tua belum bisa menunjukkan kemampuannya secara sempurna dalam mendidik anak, khususnya dalam pendidikan seks sehingga berakibat terhadap rendahnya iman dan taqwa yang berujung akhlak yang tercela. Etika melihat lawan jenis perlu diajarkan kepada anak semenjak usia tamyīz untuk menanamkan kebiasaan berbudi pekerti yang baik, penghindaran anak dari rangsangan seksual dilaksanakan dengan pengawasan terhadap faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi tumbuhnya hasrat seksual anak guna menghindari berbagai bahaya psikologis yang muncul pada masa pubertas, pengajaran hukum-hukum di masa pubertas dan baligh dilaksanakan dengan mengajarkan hal-hal yang berkaitan dengan mandi dan janabat, hal ini merupakan bentuk pemenuhan tugas perkembangan yang harus anak dapatkan, penjelasan masalah seksual kepada anak secara terbuka dilaksanakan dengan memperhatikan tingkat perkembangan usia anak dan dilakukan oleh orang tua yang sejenis kelamin dengan anak untuk mencapai hasil dengan efektif. Selaku orang tua untuk mempersiapkan diri sejauh mungkin pengetahuan tentang kaidah-kaidah pendidikan seks bagi anak dan tentang tahap-tahap perkembangan anaknya. \u0000Kata Kunci : Pendidikan Seks, Tanggung Jawab","PeriodicalId":31644,"journal":{"name":"Mudarrisa Jurnal Kajian Pendidikan Islam","volume":"48 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-07-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"78255119","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Rifaul Eni Aisyah, Nurwahyudi Nurwahyudi, Ummy Layyinatussifa
{"title":"Penerapan Strategi Pembelajaran Beserta Pola Pengembangan Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar Negeri","authors":"Rifaul Eni Aisyah, Nurwahyudi Nurwahyudi, Ummy Layyinatussifa","doi":"10.58561/jkpi.v1i2.37","DOIUrl":"https://doi.org/10.58561/jkpi.v1i2.37","url":null,"abstract":"Strategi pembelajaran merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Komponen-komponen pendidikan dan pengajaran diatur sedemikian rupa sehingga memiliki fungsi yang optimal dan efisien dalam mencapai tujuan pengajaran serta pendidikan. Strategi pembelajaran juga memberikan alternatif terhadap proses pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. Semua sumber belajar , baik manusia maupun sarana dan prasarana dirancang dan direncanakan untuk membantu proses belajar para siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SD Negeri Se Kecamatan Kalirejo Lampung Tengah. Tekhnik Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan cara interview , observasi serta dokumentasi. Dan Hasil dari penelitian penerapan strategi pembelajaran beserta pola pengembangan pembelajaran Pendidikan Agama Islam SD Negeri Se Kecamatan Kalirejo Lampung Tengah menunjukan bahwa Penerapan Pola penggunaan metode pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang di lakukan di mayoritas SD Negeri di Kecamatan Kalirejo di antaranya menggunakan Metode Pembiasaan dan Teladan, Metode diskusi serta Metode Penugasan. Dan Tujuan Pendidikan Agama Islam merupakan mata pelajaran yang tidak hanya mengantarkan peserta didik dapat menguasai berbagai kajian keislaman, tetapi Pendidikan Agama Islam lebih menekankan bagaimana peserta didik mampu menguasai kajian keislaman tersebut sekaligus dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari di tengah-tengah masyarakat. Dengan demikian, Pendidikan Agama Islam tidak hanya menekankan pada aspek kognitif saja, tetapi yang lebih penting adalah pada aspek afektif (sikap) dan psikomotornya (perilaku). Hasil dari Pendidikan Agama Islam adalah sikap perilaku (karakter) peserta didik sehari-hari yang sejalan dengan ajaran Islam.","PeriodicalId":31644,"journal":{"name":"Mudarrisa Jurnal Kajian Pendidikan Islam","volume":"32 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-07-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"90497754","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Implementasi Penilaian Sikap Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI)","authors":"Dedi Lazwardi, Agus Paisal","doi":"10.58561/jkpi.v1i2.36","DOIUrl":"https://doi.org/10.58561/jkpi.v1i2.36","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi penilaian sikap pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.Penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif. Pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, pokok sasaran dari pembelajaran adalah siswa dapat mempercayai ajaran Islam sehingga memiliki sikapsikappositif seperti beriman, bertakwa, sopan, santun, jujur, disiplin, bekerja keras,dan memiliki serta menerapkan semua sifat baik yang tercover dalam akhlakul karimah di kehidupannya. Penelitian yang dilakukan menghasilkan analisis akhir dari implementasi kriteria guru melihat beberapa peserta didik yang kurang tertarik terhadap pelajaran, prosedur penilaian sikap yaitu guru Pendidikan Agama Islam. Kesimpulan pada penelitian ini Kriteria dalam penilaian sikap yang pertama, perilaku melibatkan perasaan dan emosi seseorang. Kedua, perilaku harus tipikal perilaku seseorang. Kriteria lain yang termasuk ranah afektif adalah intensitas, arah, dan target. Implementasi penilaian sikap pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam meskipun guru belum menggunakan semua teknik dan satu prosedur belum diterapkan secara maksimal, tetapi dalam implementasi penilaian sikap yang dilakukan oleh guru dapat dikatakan cukup baik.","PeriodicalId":31644,"journal":{"name":"Mudarrisa Jurnal Kajian Pendidikan Islam","volume":"97 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-07-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"79468337","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
N. Hasanah, Shafira Dhaisani Sutra, I. Istiqomah, M. H. Dewantara, Saad Boulahnane
{"title":"The Role of Islamic Education in Teaching Moral Values to Students","authors":"N. Hasanah, Shafira Dhaisani Sutra, I. Istiqomah, M. H. Dewantara, Saad Boulahnane","doi":"10.18326/mdr.v14i1.33-47","DOIUrl":"https://doi.org/10.18326/mdr.v14i1.33-47","url":null,"abstract":"The purpose of this study is to interpret the consequential role of Islamic education in shaping students’ noble character. Islam, which was supposed to be the basis for the mindset and attitude pattern in a Muslim-majority country, is no longer a solid reference. What has long been regarded as foul, non-Islamic behaviors are increasingly rampant today. Public display of blatant nudity and sex related activity shown on social media has become a disconcerting phenomenon. This research is a type of qualitative research with a qualitative descriptive research approach. The data collection techniques adopted observation, documentation, and interviews to determine the role of Islamic education in shaping students' morals. Based on the data obtained, students at SD Khoiru Ummah Yogyakarta learning Islamic education are taught about Aqidah, sharia, and morals. The results show that the role of teaching and learning Islamic education can shape the character of students who have noble character where this is reflected in their thinking, their fidelity to religion, their courage to voice the truth, and their good influence on their families, communities, and society.","PeriodicalId":31644,"journal":{"name":"Mudarrisa Jurnal Kajian Pendidikan Islam","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"49591840","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Hamidaturrohmah Hamidaturrohmah, Aan Widiyono, M. Murniati, Ramadan Basher Imhemd
{"title":"Strategy for Internalizing the Value off Character Education Based on Aswaja in Elementary School","authors":"Hamidaturrohmah Hamidaturrohmah, Aan Widiyono, M. Murniati, Ramadan Basher Imhemd","doi":"10.18326/mdr.v14i1.48-65","DOIUrl":"https://doi.org/10.18326/mdr.v14i1.48-65","url":null,"abstract":"The problem of attitudes and moral decadence of learners is increasingly widespread, making it important to optimize character education from an early age. This research aims to describe the strategy of planting Aswaja-based character values in students in elementary school in order to become a strong foundation. The research method used is descriptive qualitative with a case study. This research was conducted at the Integrated Primary School (SD) Jepara. Collecting data entailed methods of observation, interviews, and documentation. The results of the study show that the strategy of internalizing character values based on Aswaja can be carried out by schools with application in micro contexts and macro contexts. First, the micro context includes: integration with each subject, planting tasamuh, tawazun, ta’adul and tawasuth through habituation of attitudes in daily life, habituation of amaliah Aswaja such as Barzanji activities, Qur'an recitations, grave pilgrimages, and tahlil. Second, the macro context refers to collaboration between schools, parents, and the community. Cooperation with parents lies in the synergy of attitude application at school and at home and doing reflections together; cooperation with the community is carried out through a partnership program to support the quality and character of educational output.","PeriodicalId":31644,"journal":{"name":"Mudarrisa Jurnal Kajian Pendidikan Islam","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"46706052","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
M. Fadhilah, Muhammad Djakfar, Zulfi Mubaraq, Juvival Ximenes Guterres
{"title":"Collaboration of Teachers and Parents in the Formation of Students’ Virtuous Morality","authors":"M. Fadhilah, Muhammad Djakfar, Zulfi Mubaraq, Juvival Ximenes Guterres","doi":"10.18326/mdr.v14i1.66-85","DOIUrl":"https://doi.org/10.18326/mdr.v14i1.66-85","url":null,"abstract":"Teachers and parents must be synchronous and integrated into providing education to students, especially for the moral formation of students. This study describes the program, form, and implications of cooperation between teachers and parents in forming student morality at SDI Mohamad Hatta and MI Al-Marhamah, Malang. This research uses a qualitative approach using case studies and multi-site designs. The research population at SDI Mohammad Hatta was 30 teachers, 368 parents, and 368 students, with a sample of 15 teachers, 50 parents, and 50 students. At MI Al Marhamah, on the other hand, there are 14 teachers, 150 parents, and 150 students with a sample of 7 teachers, 50 parents, and 50 students. Interviews, observations, and document search were used for data collection. The findings of this study are that there are three collaborative programs between teachers and parents in forming students' noble character, namely parenting, home visits, and self-development project programs. Collaboration between teachers and parents takes the form of activities to develop the learning process, talent, mentality, and culture. The implications of the cooperation program for teachers are to understand students' backgrounds better, appreciate parents' efforts in moral formation, and improve communication with parents. As for parents, they better understand their role, gain new perspectives about schools and teachers, and appreciate the role of teachers more. Students will have a more positive and quality personality. This research is expected to be able to provide new input and discourse to educational institutions in collaborating between teachers and parents in the formation of commendable morals of students as well.","PeriodicalId":31644,"journal":{"name":"Mudarrisa Jurnal Kajian Pendidikan Islam","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"48738156","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Efi tri Astuti, M. Maulana, Hussein Saadi Mohammed Ali
{"title":"Self-Paced Learning: Islamic Religious Education Learning Method in Elementary School during COVID-19 Pandemic","authors":"Efi tri Astuti, M. Maulana, Hussein Saadi Mohammed Ali","doi":"10.18326/mdr.v14i1.1-16","DOIUrl":"https://doi.org/10.18326/mdr.v14i1.1-16","url":null,"abstract":"Teachers must be creative educators and be able to choose the right learning methods. This study aims to describe the implementation of the Self-Paced Learning method in Islamic Religious Education (PAI) learning at SDN Pucangsewu, Pacitan District, Pacitan Regency. This study uses a qualitative approach, with a descriptive qualitative approach. The results of the study indicate that the application of the Self-Paced Learning method in Islamic Religious Education learning can help students increase enthusiasm, response, material understanding, and learning outcomes for fourth and fifth grade students. The application of this method is very relevant to the conditions of the physical distance policy. This method has the concept of independent learning with flexible time and is in accordance with Islamic Religious Education material. The learning media used include YouTube, Website, WhatsApp, and E-Books. The teacher provides material through media that is in accordance with the material during face-to-face learning at school. The evaluation process is carried out according to the provisions of the 2013 curriculum. Besides having a positive impact on students, it also has an impact on teachers, namely increasing teacher creativity. However, the application of this method has drawbacks, depending on the availability of mobile devices.","PeriodicalId":31644,"journal":{"name":"Mudarrisa Jurnal Kajian Pendidikan Islam","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"43278917","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}