Gisela Lantang, Victor R. Sulangi, I. W. Damai, Aaltje S. Pangemanan
{"title":"Analisis Kesalahan Siswa dalam Mengerjakan Soal Cerita pada Materi Persamaan Garis Lurus Menggunakan Kriteria Watson","authors":"Gisela Lantang, Victor R. Sulangi, I. W. Damai, Aaltje S. Pangemanan","doi":"10.53682/marisekola.v2i2.1109","DOIUrl":"https://doi.org/10.53682/marisekola.v2i2.1109","url":null,"abstract":"Berpikir dan bernalar adalah salah satu kunci belajar matematika, salah satu bidang studi yang terkait ialah Persamaan Garis Lurus. Dewasa ini, siswa sulit memahami bahkan memecahkan masalah menggunakan konsep Persamaan Garis Lurus khususnya dalam soal bentuk cerita. Ini disebabkan oleh beberapa faktor. Akibatnya pada saat guru memberikan soal latihan, siswa melakukan kesalahan dalam menjawabnya. Untuk mengatasi masalah ini guru dapat mengevaluasi hasil belajar siswa dengan cara mengidentifikasi kesalahan yang dilakukan siswa dalam menjawab soal beserta penyebabnya. Untuk mengidentifikasi kesalahan-kesalahan tersebut penulis menggunakan kriteria Watson sebagai panduan. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui apa saja kesalahan yang siswa lakukan dalam mengerjakan soal cerita pada materi Persamaan Garis Lurus berdasarkan kriteria Watson beserta penyebabnya. Metode yang penulis gunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yaitu: kesalahan yang dilakukan ialah data tidak tepat, prosedur tidak tepat, kesimpulan hilang, konflik level respon, keliru dalam memanipulasi, masalah hirarki keterampilan, dan kriteria selain ke-7 kriteria di atas (tidak menjawab soal dan menulis kembali soal). Penyebabnya adalah: 1) kurang memahami atau tidak memahami maksud dari soal. 2) kurang teliti dalam menyelesaikan soal. 3) tidak paham bagaimana cara mengolah informasi yang didapat dari soal. 4) siswa mengalami faktor lupa. 5) fokus siswa teralihkan pada hal lain dalam mengerjakan soal. 6) tidak tahu cara menyelesaikan soal yang ada. 7) kurang terampil dalam melakukan transformasi nilai. 8) terburu-buru. 9) siswa tidak mempedulikan cara penulisan skala dan hanya fokus pada jawaban yang diminta. 10) siswa tidak paham dengan konsep penulisan skala yang benar. 11) waktu pengerjaan sudah habis.","PeriodicalId":229474,"journal":{"name":"MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi","volume":"180 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-10-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127587846","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Efektivitas Penggunaan Aplikasi Zoom dalam Pembelajaran Sistem Persamaan Linear Dua Variabel di SMP Kristen Ranotongkor","authors":"Arlen R. Maneking, J. Mangobi, D. Kaunang","doi":"10.53682/marisekola.v2i2.1086","DOIUrl":"https://doi.org/10.53682/marisekola.v2i2.1086","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan keefektifan dari penggunaan aplikasi zoom dalam sistem pembelajaran Persamaan linear Dua Variabel. Penelitian ini jenisnya adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu 23 orang peserta didik kelas VIII. Data yang tertera dalam penelitian ini diperoleh dari empat indikator penelitian yang digunakan oleh peneliti yaitu (1) keahlian peneliti dalam mengatur pembelajaran, (2) aktivitas peserta didik selama proses belajar mengajar, (3) respon peserta didik terhadap penggunaan aplikasi zoom dan (4) evaluasi hasil belajar peserta didik yang dilakukan setelah selesai pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keahlian peneliti dalam mengatur pembelajaran berada pada kategori sangat baik, aktivitas peserta didik selama proses belajar mengajar dikategorikan baik, respon peserta didik terhadap penggunaan aplikasi zoom termasuk dalam kategori positif dan hasil belajar siswa setelah dievaluasi tuntas secara individu tetapi tidak tuntas secara klasikal. Berdasarkan analisis data dari 4 indikator yang telah diberikan hanya 3 indikator saja yang terpenuhi yaitu (1) Kompetensi peneliti mengatur pembelajaran daring, (2) Kegiatan peserta didik selama pembelajaran daring, dan (3) Tanggapan peserta didik mengenai penggunaan aplikasi zoom. Sedangkan, untuk indikator dari hasil belajar tidak terpenuhi, hal ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan aplikasi zoom dalam sistem persamaan linear dua variabel di SMP Kristen Ranotongkor kurang efektif.","PeriodicalId":229474,"journal":{"name":"MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-10-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130015702","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Menggunakan Software Articulate Storyline pada Materi Lingkaran Kelas VIII Mts","authors":"Diana N.P. Kumbara, Iesyah Rodliyah","doi":"10.53682/marisekola.v2i2.2337","DOIUrl":"https://doi.org/10.53682/marisekola.v2i2.2337","url":null,"abstract":"Perkembangan teknologi pada masa pandemi Covid-19 menjadi jauh lebih pesat pada sektor pendidikan. Karena adanya pandemic, beberapa unit pendidikan dialihkan menjadi pembelajaran secara daring (dalam jaringan) menggunakan fasilitas teknologi dan internet. Namun pembelajaran secara daring (dalam jaringan) ini menjadi tantangan baru bagi guru yang mengajar mata pelajaran eksak, karena memiliki konsep dan objek yang abstrak sehingga sulit untuk menjelaskannya secara online, salah satunya adalah mata pelajaran matematika. Pembelajaran matematika di MTs Salafiyah Syafi’iyah Seblak dilakukan secara online, namun siswa masih mengalami kesulitan dalam mempelajari materi karena materi hanya disampaikan melalui teks pdf dan juga link YouTube. Hal ini membuat siswa bosan dan seringkali tidak mempelajari materi yang diberikan. Maka diberikan solusi yaitu berupa media pembelajaran interaktif yang mudah digunakan dan dipahami siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan hasil pengembangan media pembelajaran interaktif menggunakan software Articulate Storyline pada materi lingkaran yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan menggunakan model pengembangan 4D. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid dengan persentase rata-rata 79,26%, memenuhi kriteria praktis dengan persentase rata-rata 83,27% untuk respon siswa dan 80% untuk respon guru dengan kriteria interpretasi “positif”, serta memenuhi kriteria efektif dengan nilai rata-rata siswa sebesar 81,49 “Tuntas” dan persentase rata-rata hasil belajar siswa secara klasikal 86,36% “Tuntas”. Sehingga media pembelajaran yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif.","PeriodicalId":229474,"journal":{"name":"MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi","volume":"151 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-10-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123579152","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Leonardo V. Pandensolang, Jorry F. Monoarfa, O. T. Sambuaga
{"title":"Kesesuaian RPP Buatan Guru Matematika SMK Anugrah Tondano dengan Pedoman Penyusunan RPP Masa Pandemi","authors":"Leonardo V. Pandensolang, Jorry F. Monoarfa, O. T. Sambuaga","doi":"10.53682/marisekola.v2i2.1081","DOIUrl":"https://doi.org/10.53682/marisekola.v2i2.1081","url":null,"abstract":"Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis apakah RPP guru matematika di SMK Anugrah Tondano sinkron dengan pedoman pembuatan RPP dimasa pandemi. Penelitian ini mengunakan metode deskritif kualitatif. Pelaksanaan penelitian dilakukan dengan cara mewawancarai guru dan menganalisis RPP kelas X, XI, XII. Berdasarkan hasil penelitian kesesuaian isi RPP dan Pedoman penyusunan RPP kurikulum 2013 ditemukan bahwa RPP yang dibuat oleh guru matematika di SMK Anugrah Tondano banyak mengandung ketidaksesuaian yaitu pada komponen perumusan indikator, pencapaian kompetensi, ketepatan dalam menggunakan kata kerja operasional. Materi ajar, sumber belajar, kejelasan/kerincian kegiatan pembelajaran, dan kelengkapan instrumen penelitian.","PeriodicalId":229474,"journal":{"name":"MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi","volume":"53 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-10-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116127850","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Lefia N. Kalengkongan, Vivian E. Regar, N. O. Mangelep
{"title":"Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Pokok Bahasan Program Linear Berdasarkan Prosedur Newman","authors":"Lefia N. Kalengkongan, Vivian E. Regar, N. O. Mangelep","doi":"10.53682/marisekola.v2i2.1102","DOIUrl":"https://doi.org/10.53682/marisekola.v2i2.1102","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini untuk menemukan kesalahan-kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita pokok bahasan Program Linear berdasarkan prosedur Newman. Dengan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif merupakan jenis dari penelitian ini. Siswa kelas XI IPA SMA Negeri 2 Tompaso menjadi subjek dalam penelitian ini yang menggunakan instrumen tes beserta wawancara. Teknik pengumpulan data yaitu melalui tes berupa soal uraian pokok bahasan program linear, yang kemudian diidentifikasi kesalahan-kesalahan pada jawaban subjek, yang selanjutnya dilakukan wawancara dengan tujuan agar mengetahui fakta dan penyebab kesalahan yang dilakukan oleh subjek penelitian. Kemudian dihitung persentase kesalahannya diantaranya 0% kesalahan membaca (reading) dengan presentase kesalahan terkecil, 35,56% kesalahan memahami (comprehension), 48,89% kesalahan transformasi (transfomaton), 66,67% kesalahan pada keterampilan proses (Process Skill) dan dengan persentase kesalahan paling besar 68,89% pada tahap kesalahan jawaban akhir (Encoding).","PeriodicalId":229474,"journal":{"name":"MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi","volume":"24 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-10-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133276905","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Incha S. Lukas, S. Salajang, Ontang Manurung, Murni Sulistyaningsih
{"title":"Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Sistem Persamaan Linier Dua Variabel Menggunakan Prosedur Polya","authors":"Incha S. Lukas, S. Salajang, Ontang Manurung, Murni Sulistyaningsih","doi":"10.53682/marisekola.v2i2.1072","DOIUrl":"https://doi.org/10.53682/marisekola.v2i2.1072","url":null,"abstract":"Materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV) adalah materi yang memerlukan penyelesaian dengan tingkat pemahaman dan ketelitian yang cukup tinggi. Apalagi banyak yang menganggap metematika itu sulit, sehingga ketika guru menyampaikan materi tidak bisa menangkap dan mencerna materi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bertujuan untuk menunjukan secara lebih cermat kesalahan siswa dalam mengerjakan soal cerita materi persamaan linier dua variabel dengan panduan prosedur Polya. Penelitian ini dilakukan terhadap siswa kelas VIII SMP Kristen Kulur dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan terdapat empat tipe kesalahan yang dibuat siswa dalam menyelesaikan soal Materi SPLDV.","PeriodicalId":229474,"journal":{"name":"MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi","volume":"29 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-10-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131568236","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Penerapan Model PBL dengan Pendekatan Kontekstual pada Pembelajaran Matematika Materi PLDV","authors":"Harmelita Halean, Cori Pitoy, J. Mangobi","doi":"10.53682/marisekola.v2i1.1085","DOIUrl":"https://doi.org/10.53682/marisekola.v2i1.1085","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah rata-rata hasil belajar siswa ketika menerapkan model Problem Based Learning dengan pendekatan kontekstual lebih tinggi dari hasil belajar siswa yang tidak menerapkan model Problem Based Learning dengan pendekatan kontekstual. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Lirung. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah kelas VIII-1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-3 sebagai kelas control. Data hasil belajar dianalisis dengan menggunakan uji-t dengan syarat penelitian berdistribusi normal dan homogen. Berdasarkan hasil perhitungan rumus statistik t didapat thitung = 6,06. Sedangkan nilai ttabel pada tabel distribusi t pada 0.05 diperoleh ttabel = 2,02. Karena thitung > ttabel yaitu thitung = 6,06 > ttabel = 2,02. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar siswa yang mengikuti Problem Based Learning dengan pendekatan kontekstual dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Ini berarti bahwa hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model Problem Based Learning dengan pendekatan kontekstual mempunyai nilai rata-rata yang lebih tinggi dari pada nilai rata-rata siswa yang tidak diajar menggunakan model Problem Based Learning dengan pendekatan kontekstual.","PeriodicalId":229474,"journal":{"name":"MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi","volume":"11 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-04-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129982845","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Gladies Tambajong, Victor R. Sulangi, Vivian E. Regar
{"title":"Pembelajaran Persamaan Garis Lurus Berbantuan Geogebra Via Aplikasi Zoom Berbasis Direct Instruction","authors":"Gladies Tambajong, Victor R. Sulangi, Vivian E. Regar","doi":"10.53682/marisekola.v2i1.1080","DOIUrl":"https://doi.org/10.53682/marisekola.v2i1.1080","url":null,"abstract":"Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan yang ditemui dalam pembelajaran matematika di SMPN 2 Tondano, berupa hasil belajar siswa yang belum optimal dan kendala-kendala pelaksanaan pembelajaran di masa pandemic Covid-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji hasil belajar siswa dalam pembelajaran persamaan garis lurus dengan model pembelajaran Direct Instruction berbantuan Geo-Gebra via aplikasi zoom meeting. Rancangan yang digunakan pada kuasi-eksperimen ini yakni pretest-posttest-control-group design, dimana banyaknya siswa pada kelas eksperimen 22 orang dan pada kelas kontrol sebanyak 22 siswa. Hasil analisis uji-t menunjukkan bahwa t-hitung lebih dari t-tabel, sehingga disimpulkan pada taraf nyata 5 %, bahwa rata-rata hasil belajar siswa pada kelas dengan model pembelajaran langsung berbantuan GeoGebra via Aplikasi Zoom lebih dari rata-rata hasil belajar siswa yang belajar dengan model pembelajaran Direct Instruction.","PeriodicalId":229474,"journal":{"name":"MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi","volume":"47 9 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-04-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116401503","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Analisis Kemampuan Literasi Matematika Ditinjau Dari Penggunaan Soal-Soal Matematika Tipe HOTS","authors":"K. Simamora, A. Tilaar","doi":"10.53682/marisekola.v2i1.1139","DOIUrl":"https://doi.org/10.53682/marisekola.v2i1.1139","url":null,"abstract":"Saat siswa mengerjakan soal yang diberikan oleh guru didapati bahwa mereka masih belum mampu mengerjakan setiap soal dengan baik, ini berhubungan dengan kemampuan literasi matematika mereka yang masih tergolong rendah. Permasalahan inilah yang melatarbelakangi penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana kemampuan literasi matematika siswa ditinjau dari penggunaan soal matematika tipe HOTS. Pendekatan kuantitatif deskripsi adalah jenis/metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini. Subjek dalam penelitian ini adalah 4 siswa SMAK 7 Penabur Jakarta kelas XI MIA 1. Data penelitian dianalisis menggunakan beberapa tahapan yaitu tes tertulis setelah itu dilakukan wawancara untuk mengkonfirmasi hasil tes tertulis dan diakhiri dengan pemberian skor untuk keterampilan literasi matematika siswa. Kesimpulan yang didapat dari peneltian ini yaitu kemampuan literasi matematika siswa ditinjau dari soal-soal matematika tipe HOTS sudah cukup baik, dilihat dari 4 aspek yang dinilai yaitu aspek pemahaman, aspek representasi, aspek analisis dan aspek komunikasi. Oleh karena itu, siswa perlu dilatih kembali agar membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan literasi matematika mereka, khususnya yang menggunakan soal matematika tipe HOTS.","PeriodicalId":229474,"journal":{"name":"MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi","volume":"141 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-04-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116477943","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Penerapan Model Discovery Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Siswa Menyelesaikan Soal-Soal Matematika Berkategori HOTS","authors":"Meydeline Wisye Boham, Ichdar Domu","doi":"10.53682/marisekola.v2i1.1083","DOIUrl":"https://doi.org/10.53682/marisekola.v2i1.1083","url":null,"abstract":"Penelitian ini berdasarkan pada masalah yang ditemukan ketika peneliti mengadakan observasi di SMP Negeri 3 Tondano dimana kemampuan peserta didik mengerjakan soal-soal matematika berkategori HOTS masih kurang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Discovery Learning terhadap kemampuan peserta didik mengerjakan soal-soal matematika berkategori HOTS. Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental, dengan desain penelitian The Nonequivalent Post-test Only Control Group Design. Sampel diambil dari 2 kelas yang normal dan homogen yaitu kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan VIII B sebagai kelas kontrol dengan jumlah berturut-turut 26 dan 26 siswa. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan statistik uji-t dan memperlihatkan bahwa nilai = 7.180 > =1.684 dengan taraf nyata α = 0.05 ini berarti tolak dan terima . Sehingga, penggunaan model Discovery Learning dapat meningkatkan kemampuan siswa mengerjakan soal-soal matematika berkategori HOTS.","PeriodicalId":229474,"journal":{"name":"MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi","volume":"44 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-04-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134039362","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}