Torianzyah Putra Bimandiri Sugiarto, Endah Endah, Wibowo Wibowo
{"title":"Kajian Kuat Lekat pada Beton Bubuk Reaktif dengan Pasir Kuarsa 30% dan Variasi Fly Ash sebagai Substitusi Parsial Semen","authors":"Torianzyah Putra Bimandiri Sugiarto, Endah Endah, Wibowo Wibowo","doi":"10.47134/scbmej.v1i3.3008","DOIUrl":"https://doi.org/10.47134/scbmej.v1i3.3008","url":null,"abstract":"Infrastruktur memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran suatu negara, sehingga diperlukan konstruksi yang aman, kuat, kaku, dan stabil. Penggunaan bahan material dalam konstruksi sangat penting, terutama bahan seperti beton. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dampak variasi kadar fly ash terhadap kekuatan lekat beton bubuk reaktif. Metode eksperimental digunakan dalam penelitian ini. Campuran beton dirancang dengan menggunakan 30% pasir kuarsa dan variasi kadar fly ash 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25% dari berat semen. Benda uji yang digunakan adalah beton kubus dengan panjang sisi 20 cm. Kekuatan lekat beton diuji menggunakan Universal Testing Machine (UTM) dan dial gauge. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kekuatan lekat maksimum terjadi pada kadar fly ash 0%. Penambahan fly ash menyebabkan penurunan nilai kekuatan lekat. Nilai kekuatan lekat beton saat terjadi slip 0,25 mm pada kadar fly ash 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25% berturut-turut adalah 14,35 MPa, 13,54 MPa, 12,10 MPa, 10,58 MPa, 8,60 MPa, dan 7,38 MPa. Sedangkan nilai kekuatan lekat beton pada beban maksimum pada kadar fly ash yang sama berturut-turut adalah 23,94 MPa, 23,79 MPa, 23,49 MPa, 23,31 MPa, 23,05 MPa, dan 22,92 MPa.","PeriodicalId":519042,"journal":{"name":"Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal","volume":"30 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-07-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141640050","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Compressive Strength Study on Reactive Powder Concrete with 30% Quartz Sand and Variations in Fly Ash Composition as Partial Substitution of Cement","authors":"Endah Safitri, Wibowo Wibowo, Bayu Dian Fadhil","doi":"10.47134/scbmej.v1i3.3009","DOIUrl":"https://doi.org/10.47134/scbmej.v1i3.3009","url":null,"abstract":"The concrete industry is considered environmentally unfriendly and unsustainable due to the significant consumption of natural materials. Currently, the industry predominantly uses Portland cement as its main ingredient, leading to an increase in Portland cement production. However, the use of fly ash can help make the concrete industry more sustainable in the future. Fly ash can be used as a partial replacement for Portland cement in concrete production. This study aims to determine the effect of fly ash variations on the compressive strength of reactive powder concrete. The research method used is experimental. The concrete mix design includes 30% quartz sand and fly ash variations of 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, and 25%. The compressive strength test specimens are cylindrical with a diameter of 7.5 cm and a height of 15 cm. The resulting test specimens have a compressive strength of more than 41.4 MPa, thus qualifying as high-strength concrete. The compressive strength test results for fly ash variations of 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, and 25% are 62.62 MPa, 66.27 MPa, 75.59 MPa, 68.78 MPa, 66.21 MPa, and 63.70 MPa, respectively.","PeriodicalId":519042,"journal":{"name":"Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal","volume":"28 11","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-07-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141640143","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Muhammad Arjunov Ramadhan Genta Buana, Wibowo Wibowo, Setiono Setiono
{"title":"Kajian Maturitas Beton untuk Memprediksi Nilai Kuat Tekan dengan Variasi Kadar Accelerator","authors":"Muhammad Arjunov Ramadhan Genta Buana, Wibowo Wibowo, Setiono Setiono","doi":"10.47134/scbmej.v1i3.3019","DOIUrl":"https://doi.org/10.47134/scbmej.v1i3.3019","url":null,"abstract":"Metode maturitas beton (maturity method) adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk memperkirakan kekuatan beton. Terdapat beberapa model prediksi yang dapat digunakan untuk melakukan perhitungan kuat tekan dengan metode maturitas, salah satunya yaitu persamaan logaritmis. Penelitian ini menggunakan metode uji eksperimental yang bertujuan untuk menentukan indeks maturity dalam memprediksi nilai kuat tekan pada beton dengan variasi kadar accelerator sebesar 0%; 1,5%; 2%; dan 2,5% dari berat binder. Selanjutnya membandingkan nilai kuat tekan antara metode maturitas dengan metode destructive test. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm dengan sensor suhu yang dimasukkan sedalam ± 15 cm. Pengukuran suhu dilakukan pada umur 1, 3, 7, 14, 21, dan 28 hari dan pengujian kuat tekan dengan alat Compression Testing Machine (CTM) dilakukan pada umur 7, 14, dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode prediksi persamaan logaritmis dalam kurva hubungan kuat tekan-maturity pada beton dengan variasi kadar accelerator 0%; 1,5%; 2%; dan 2,5% menghasilkan nilai koefisien determinasi (R2) secara berturut-turut sebesar 0,9679; 0,9255; 0,9604; dan 0,9473. Selisih kuat tekan beton antara metode destructive test dan metode maturity pada kadar accelerator 1,5% saat umur 14 hari menghasilkan selisih kuat tekan paling besar, yaitu 3,35%.","PeriodicalId":519042,"journal":{"name":"Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal","volume":" 29","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-07-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141829637","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Designing Pocket Park at Dense Building Area with Micro Climate Approach","authors":"Rindy Ariani, Rahmadhani Fitri, Dara Wisdianti","doi":"10.47134/scbmej.v1i3.3018","DOIUrl":"https://doi.org/10.47134/scbmej.v1i3.3018","url":null,"abstract":"Pocket parks can create new public spaces without needing large-scale redevelopment, usually smaller than one hectare and created in densely developed urban areas. This research aims to improve the community's standard of living, creating a more comfortable environment for humans and the environment. This research focuses on the design of pocket parks in dense building areas with the concept of microclimate. Data is collected from field observations. The design results are expected to provide an understanding of the role of pocket parks in dense neighborhoods and guide future park planning and management.","PeriodicalId":519042,"journal":{"name":"Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal","volume":"11 28","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-07-16","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141640565","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Ardymas Febrian Saputra, M. Rifai, F. S. Handayani
{"title":"Identifikasi Waste menggunakan Metode Borda dan Penerepan Lean Construction Tools dengan Root Cause Analysis (Studi Kasus: Proyek Pembangungan Gelanggang Inovasi dan Kreatif Universitas Gadjah Mada)","authors":"Ardymas Febrian Saputra, M. Rifai, F. S. Handayani","doi":"10.47134/scbmej.v1i2.3001","DOIUrl":"https://doi.org/10.47134/scbmej.v1i2.3001","url":null,"abstract":"Dalam pembangunan bangunan sipil sering terjadi masalah, terutama karena adanya pemborosan dalam bentuk non-value added activity. Pemborosan ini dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti man, money, material, machine, method, dan minute. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan inovasi seperti penerapan manajemen Lean Construction yang bertujuan untuk menginvestigasi dan mengurangi pemborosan. Salah satu metode untuk mengidentifikasi pemborosan adalah dengan menggunakan Root Cause Analysis (RCA). Dalam penelitian kali ini akan berfokus untuk mengidentifikasi variabel serta faktor apa saja yang menjadi penyebab terjadinya waste berupa non-value added activity yang paling berpengaruh apabila terjadi pada Proyek Gelanggang Inovasi dan Kreatif UGM. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan identifikasi, analisis, dan memberikan rekomendasi dari waste yang terjadi dengan menggunakan pendekatan terhadap konsep Lean Construction. Penelitian ini menggunakan data berupa kuesioner yang diisi oleh pekerja terkait dan diolah dengan menggunakan metode borda. Dari analisis menggunakan metode tersebut akan didapatkan pembobotan dari masing-masing variabel serta faktor yang ada, selanjutnya hasil dari analisis tersebut akan digambarkan dalam bentuk grafik (pie chart) untuk mengetahui pemeringkatannya. Dari penelitian yang dilakukan mendapatkan hasil berupa variabel serta faktor yang paling berpengaruh yaitu Variabel Waste of Money (bobot 0,2009 atau 20,09%) dengan faktor yang paling mempengaruhinya yaitu “Terjadi Kesalahan Saat Perhitungan RAB” (bobot 0,2716 atau 27,16%).","PeriodicalId":519042,"journal":{"name":"Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal","volume":"59 48","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-07-16","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141644164","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Analisis Optimasi Waktu dan Biaya pada Proyek JDU SPAM Regional Wosusokas Segmen 3 dengan Metode Time Cost Trade Off menggunakan Software Primavera 6.0","authors":"S. Gunawan, F. S. Handayani, Setiono Setiono","doi":"10.47134/scbmej.v1i2.2977","DOIUrl":"https://doi.org/10.47134/scbmej.v1i2.2977","url":null,"abstract":"Dalam proyek konstruksi terdapat triple constrain yang wajib terpenuhi, yaitu waktu, biaya, dan mutu. Waktu yang optimal, biaya yang minim, dan mutu yang sesuai spesifikasi menjadi tolak ukur keberhasilan proyek. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan terdapat hambatan terhadap waktu dan biaya yang dapat membuat pelaksanaan proyek berjalan tidak sesuai dengan yang direncanakan. Untuk mengatasi hambatan tersebut metode Time Cost Trade Off dengan alternatif penambahan jam kerja dan tenaga kerja dapat digunakan untuk optimasi waktu dan biaya dengan proses crashing pada pekerjaan yang berada pada lintasan kritis. Analisis metode Time Cost Trade Off dibantu menggunakan software Primavera Project Planner 6.0 untuk memperoleh skenario yang paling ekonomis dari kedua alternatif tersebut. Hasil optimasi waktu dan biaya pada penelitian ini dengan menggunakan alternatif penambahan jam kerja didapat total waktu penyelesaian 485 hari, lebih cepat 49 hari dari waktu normal dengan total biaya proyek sebesar Rp.271.909.061.593 yang mengalami penurunan biaya sebesar Rp.837.176.360. Sedangkan, menggunakan alternatif penambahan tenaga kerja didapat total waktu penyelesaian 527 hari, lebih cepat 7 hari dari waktu normal dengan total biaya proyek sebesar Rp.272.598.399.413 yang mengalami penurunan biaya sebesar Rp.147.838.540. Oleh karena itu, optimasi waktu dan biaya dengan penambahan jam kerja lebih ekonomis.","PeriodicalId":519042,"journal":{"name":"Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal","volume":"19 25","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-07-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141647853","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Kajian Maturitas Beton untuk Memprediksi Nilai Kuat Tekan Beton dengan Penggunaan Variasi Semen yang Beredar di Pasaran","authors":"Muhamad Jikriyansyah, Wibowo Wibowo, Setiono Setiono","doi":"10.47134/scbmej.v1i2.2978","DOIUrl":"https://doi.org/10.47134/scbmej.v1i2.2978","url":null,"abstract":"Penelitian ini memiliki tujuan yaitu mengkaji nilai maturity pada beton untuk mendapatkan nilai kuat tekan beton dengan variasi merek semen jenis PCC yang berada di pasaran. Metode pada penelitian ini merupakan metode uji eksperimental. Untuk mendapatkan nilai maturity dilakukan pengukuran suhu pada 1, 3, 7, 14, 21, dan 28 hari dan mengukur kuat tekan secara destructive test pada 7, 14, dan 28 hari yang akan dibandingkan dengan hasil kuat tekan beton dengan non-destructive test. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan pada benda uji menghasilkan kuat tekan beton dari nilai maturity yang didapat dari 28 hari pengukuran suhu pada variasi merek semen berturut-turut sebesar 4964,43 oC-jam; 4978,29 oC-jam; dan 4995,42 oC-jam. Selisih kuat tekan beton dengan variasi merek semen yang berada di pasaran saat umur 14 hari, beton dengan variasi merek semen yang berada di pasaran yaitu Semen A, Semen B, dan Semen C masing-masing menghasilkan selisih kuat tekan sebesar 7,38%; 4,40%; dan 3,81%, sedangkan saat beton berumur 28 hari selisihnya sebesar -2,63%; 1,63%; dan -1,46%. Selisih paling besar terdapat pada beton dengan merek semen A saat umur 14 hari dengan selisih 7,48%. ","PeriodicalId":519042,"journal":{"name":"Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal","volume":"52 3","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-07-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141648971","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Tri Okto Pamungkas, M. Rifai, Koosdaryani Soeryodarundino
{"title":"Penerapan Lean Construction menggunakan Root Cause Analysis dan Metode Borda dalam mengidentifikasi Waste Non-Value Added Activity (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Bendungan Jragung Paket I PT Waskita Karya)","authors":"Tri Okto Pamungkas, M. Rifai, Koosdaryani Soeryodarundino","doi":"10.47134/scbmej.v1i2.2981","DOIUrl":"https://doi.org/10.47134/scbmej.v1i2.2981","url":null,"abstract":"Proyek konstruksi sering mengalami kendala karena tenaga kerja yang tidak produktif, perencanaan proyek yang buruk, anggaran yang membengkak, dan spesifikasi yang tidak sesuai. Kerugian berbagai sumber daya, yaitu material, waktu, modal yang diakibatkan oleh kegiatan-kegiatan yang membutuhkan biaya secara langsung maupun tidak langsung tetapi tidak menambah nilai kepada produk akhir dapat didefinisikan sebagai waste. Perlu dilakukan kegiatan untuk mengurangi atau menghilangkan waste, sehingga pekerjaan menjadi lebih efisien. Lean Construction adalah pendekatan inovatif terhadap manajemen proyek yang menggabungkan ide, prinsip, dan metode untuk meningkatkan produktivitas konstruksi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui variabel dan faktor waste berupa non-value added activity yang sering terjadi pada Proyek Pembangunan Bendungan Jragung Paket I PT Waskita Karya Kabupaten Semarang dan menganalisisnya menggunakan metode Borda. Setelah dilakukan analisis, didapatkan variabel waste yang paling dominan adalah variabel money dengan faktor terjadi kesalahan saat perhitungan RAB yang disebabkan oleh beberapa permasalahan, kemudian dianalisis menggunakan RCA (root cause analysis) yaitu data yang digunakan untuk perhitungan RAB tidak akurat, informasi yang tidak tepat atau kurang lengkap untuk mengisi kelengkapan data RAB sehingga menjadi kurang spesifik, ketidakcermatan dalam mencatat detail saat mengumpulkan data tentang pelaksanaan proyek, ketidakpastian regulasi yang terjadi di dalam proyek sehingga estimasi menjadi tidak konsisten, dan perubahan lingkungan proyek seperti perubahan kondisi harga material yang dapat memengaruhi estimasi.","PeriodicalId":519042,"journal":{"name":"Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal","volume":"33 2","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-07-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141647605","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Kajian Kuat Tarik Belah Pada Beton Bubuk Reaktif Dengan Pasir Kuarsa 30% dan Variasi Fly Ash sebagai Substitusi Parsial Semen","authors":"Dhimas Widya Taruna Wijaya, Endah Safitri, Wibowo Wibowo","doi":"10.47134/scbmej.v1i2.2964","DOIUrl":"https://doi.org/10.47134/scbmej.v1i2.2964","url":null,"abstract":"Inovasi dalam teknologi beton telah mengalami perkembangan yang pesat dalam beberapa dekade terakhir. Salah satu contoh perkembangan teknologi pada beton adalah penggunakan fly ash pada beton bubuk rekatif atau Reactive Powder Concrete (RPC). Penggunaan fly ash dalam campuran beton berperan sebagai substitusi parsial semen dan dalam upaya pemanfaatan limbah dari batu bara. Pada penelitian ini, komposisi beton bubuk reaktif menggunakan pasir kuarsa sebesar 30% dari berat agregat halus dan variasi komposisi fly ash sebesar 0%; 5%; 10%; 15%; 20%; dan 25% dari berat semen dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh dari penggunaan fly ash pada setiap variasi terhadap nilai dari kekuatan tarik belah beton bubuk reaktif. Pada pembuatan beton bubuk reaktif menghilangkan penggunaan agregat kasar dan menggantinya dengan menggunakan agregat halus dengan tujuan untuk meningkatkan homogenitas pada campuran beton dan menghasilkan beton mutu tinggi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan menggunakan 18 sampel benda uji. Benda uji yang digunakan untuk mendapatkan nilai kuat tarik belah berbentuk silinder dengan diameter 15 cm, dan tinggi 30 cm yang sudah mencapai umur beton 28 hari, dan pengujian dilakukan menggunakan mesin compression testing machine (CTM). Pada pengujian kuat tarik belah dengan pasir kuarsa 30% dan variasi komposisi fly ash sebagai substitusi parsial semen didapatkan nilai berturut-turut sebesar 4,76 MPa; 4,90 MPa; 5,47 MPa; 5,19 MPa; 5,05 MPa; dan 4,36 MPa.","PeriodicalId":519042,"journal":{"name":"Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal","volume":"59 17","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-07-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141654646","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Effect of Adding Surcharge Load Stress on the Acceleration of Soft Soil Consolidation","authors":"Muhammad Aziz Komarudin","doi":"10.47134/scbmej.v1i4.2905","DOIUrl":"https://doi.org/10.47134/scbmej.v1i4.2905","url":null,"abstract":"One type of soil that needs to be considered is soft soil. Soft soil has characteristics of large compression, long consolidation time, and low bearing capacity. Soft soil can be overcome using soil improvement methods to accelerate consolidation by using Surcharge Load coupled with Prefabricated Vertical Drains (PVD). This research uses GeoStudio 2018 software to determine how the addition of surcharge load to the embankment will affect the consolidation of soft soil. Modelling in GeoStudio is done using the Sigma/W model with the type of material model in the original soil using the Soft Clay model. The results of the analysis will be presented with a graph showing the relationship between the amount of settlement (m) and the settlement time (days). The results of the analysis were varied based on three surcharge load height models, namely 1.25 m, 2.50 m, and 3.50 m. The settlement is taken when the degree of consolidation has reached 90% (U90%). The time required to know the degree of consolidation has reached 90% is taken from the relationship graph of pore water pressure (PWP) with time. When the pore water pressure has dropped and has not changed, it is assumed that the degree of consolidation has reached 100%, therefore the days needed to reach 90% consolidation degree can be known. From the results of the analysis using Soft Clay material, a decrease of 0.71 m, 0.79 m, 0.86 m was obtained with the time to reach U90% for 88 days.","PeriodicalId":519042,"journal":{"name":"Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal","volume":" 724","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-07-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141669261","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}