{"title":"MEMBANGUN KARAKTER PELAJAR PANCASILA MELALUI KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH DASAR","authors":"Mari Mahalia","doi":"10.53565/bahusacca.v3i2.1102","DOIUrl":"https://doi.org/10.53565/bahusacca.v3i2.1102","url":null,"abstract":"Pembangunan karakteristik peserta didik tidak bisa dibentuk secara singkat, artinya pembentukan karakter ini harus dilakukan sedini mungkin oleh pihak-pihak yang ada di sekitar peserta didik. Tujuan dari penelitian ini untuk memahami karakte dan cara pembentukan peserta didik melalui program-program yang dijalankan oleh pihak sekolah dan dijalankan oleh semua peserta didik di sekolah. Program-program yang dijalankan di sekolah bertujuan untuk mengembangkan bakat yang ada di dalam diri peserta didik, setiap peserta didik tentunya juga memiliki bakat yang berbeda-beda sehingga pendidik juga harus pintar-pintar dalam memahami karakteristik setiap anak didiknya. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pembanguan karakter bisa dikembangkan dengan cara pengadaan ekstrakulikuler, kegiatan sosial, dan pengadaan mata pelajaran tertentu yang berfungsi untuk pengembagan profil pelajar Pancasila dalam diri setiap siswa. \u0000Kata kunci: Karakteristik, bakat, dan pengembangan siswa","PeriodicalId":517134,"journal":{"name":"BAHUSACCA : Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan","volume":"55 11","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-02-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139893733","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PROBLEMATIKA PERALIHAN KURIKULUM 2013 MENUJU KURIKULUM MERDEKA TERHADAP KEMAMPUAN NUMERIK PESERTA DIDIK","authors":"Tri Karuna Dewi","doi":"10.53565/bahusacca.v3i1.1137","DOIUrl":"https://doi.org/10.53565/bahusacca.v3i1.1137","url":null,"abstract":"The curriculum is a guideline for carrying out learning activities to achieve educational goals, because the curriculum is the foundation of education. The purpose of this research is to identify the curriculum transition process that educators must adapt to, as well as barriers in the K-13 curriculum transition to independent learning. The method used is qualitative, this research uses documentation, interviews and observation techniques. The conclusion from the results of the analysis is as follows: the independent learning curriculum at SD Negeri 1 Pokoh Kidul has been implemented starting at the end of the 2022 academic year, by considering several factors, then preparing the tools, media and guidelines used in learning. The adaptation process for mathematics educators is carried out by applying the Pancasila student profile in learning and participating in a number of trainings to increase the capacity of educators. Barriers to this transition lie in human resources, teacher capacity and differences in students' awareness, thoughts and ways of thinking in understanding independent programs \u0000 \u0000 ","PeriodicalId":517134,"journal":{"name":"BAHUSACCA : Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan","volume":"23 2","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-02-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139894179","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGGUNAAN MEDIA PAPAN BERHITUNG PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK SISWA KELAS II SDN 6 WONOGIRI","authors":"Boddhi","doi":"10.53565/bahusacca.v4i2.1087","DOIUrl":"https://doi.org/10.53565/bahusacca.v4i2.1087","url":null,"abstract":"Mathematics is a natural science that has an important role in the development of science and technology. Many learners in school view maths as the most difficult subject. In fact, until now there are still students who are less interested in mathematics and the results of learning mathematics have not shown optimal results. This type of research is Research and Development (R&D), which is research to produce new products or perfect existing products. that the counting board product is \"Very Feasible\" to use, so it can be concluded that the counting board media product is effectively used as a mathematics learning medium in grade II SD Negeri 6 Wonogiri","PeriodicalId":517134,"journal":{"name":"BAHUSACCA : Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan","volume":"239 ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-02-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139894025","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"MEMBANGUN KARAKTER PELAJAR PANCASILA MELALUI KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH DASAR","authors":"Mari Mahalia","doi":"10.53565/bahusacca.v3i2.1102","DOIUrl":"https://doi.org/10.53565/bahusacca.v3i2.1102","url":null,"abstract":"Pembangunan karakteristik peserta didik tidak bisa dibentuk secara singkat, artinya pembentukan karakter ini harus dilakukan sedini mungkin oleh pihak-pihak yang ada di sekitar peserta didik. Tujuan dari penelitian ini untuk memahami karakte dan cara pembentukan peserta didik melalui program-program yang dijalankan oleh pihak sekolah dan dijalankan oleh semua peserta didik di sekolah. Program-program yang dijalankan di sekolah bertujuan untuk mengembangkan bakat yang ada di dalam diri peserta didik, setiap peserta didik tentunya juga memiliki bakat yang berbeda-beda sehingga pendidik juga harus pintar-pintar dalam memahami karakteristik setiap anak didiknya. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pembanguan karakter bisa dikembangkan dengan cara pengadaan ekstrakulikuler, kegiatan sosial, dan pengadaan mata pelajaran tertentu yang berfungsi untuk pengembagan profil pelajar Pancasila dalam diri setiap siswa. \u0000Kata kunci: Karakteristik, bakat, dan pengembangan siswa","PeriodicalId":517134,"journal":{"name":"BAHUSACCA : Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan","volume":"3 7","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-02-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139896907","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENERAPAN PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS RENDAH SD NEGERI 7 WONOGIRI","authors":"M. Maryati","doi":"10.53565/bahusacca.v3i2.1101","DOIUrl":"https://doi.org/10.53565/bahusacca.v3i2.1101","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk penerapan pembelajaran tematik kelas rendah serta upaya guru dalam mengatasi kendala yang dihadapi dalam penerapan pembelajaran tematik di SDN 7 Wonogiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 7 Wonogiri. Subjek dalam penelitian ini adalah tiga guru kelas rendah di SDN 7 Wnogiri. Pengumpulan data menggunakan wawancara dan analisis dokumen. Proses analisis data dimulai dari menelaah seluruh data hasil wawancara dengan perangkat pembelajaran tematik. Setelah itu dilanjutkan dengan mengadakan reduksi data ke dalam tabel dan verifikasi untuk mengambil kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan pembelajaran tematik Kendala yang dialami oleh guru saat membuat rencana pelaksanaan pembelajaran yakni guru kesulitan dalam memadukan mata pelajaran kompetensi dasar yang tidak berkaitan dengan kompetensi dasar lain. Upaya guru dalam mengatasi permasalahan tersebut adalah guru tetap menerapkan pembelajaran tematik kepada peserta didik walaupun mata pelajarannya masih terlihat. \u0000 ","PeriodicalId":517134,"journal":{"name":"BAHUSACCA : Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan","volume":"15 2","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-02-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139897075","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Penggunaan Media Video & Gambar Dalam Pembelajaraan IPAS Pada Siswa Kelas 4 SDN 1 Wonoboyo","authors":"D. Wahyu","doi":"10.53565/bahusacca.v4i1.928","DOIUrl":"https://doi.org/10.53565/bahusacca.v4i1.928","url":null,"abstract":"This research aims to explore the use of video and image media in learning Natural Sciences (IPAs) for grade 4 students at SDN 1 Wonoboyo. Visual media has become an important component in modern education, and this research investigates how the use of this media can influence students' understanding and motivation in learning sciences. \u0000The research results show that the use of video and image media in science learning positively influences students' understanding of the concepts being taught. Students also show higher interest and motivation to learn when visual media is used. Even though it requires more intensive preparation for teachers, the use of visual media is considered effective in explaining complex science concepts. \u0000This research provides insight into the importance of using visual media in improving the quality of science learning at the elementary level and suggests that teachers and schools continue to develop their skills in integrating this media in the curriculum. Video and image media have great potential in motivating students and facilitating better understanding of science material, so they can be effective tools in improving education at the elementary level. \u0000 ","PeriodicalId":517134,"journal":{"name":"BAHUSACCA : Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan","volume":"56 6","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-02-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139897411","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PROMATIKA KESULITAN SISWA DALAM BELAJAR MEMBACA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS II DI SD NEGERI 1 WONOGIRI","authors":"Noer Hayati","doi":"10.53565/bahusacca.v3i2.1099","DOIUrl":"https://doi.org/10.53565/bahusacca.v3i2.1099","url":null,"abstract":"Kesulitan belajar membaca permulaan merupakan kesulitan belajar membaca pada anak tingkat sekolah dasar kelas II akhrinya terjadi pada siswa tertentu, oleh karena itu kesulitan belajar membaca permulaan lebih diperhatikan oleh guru bahasa Indonesia. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kesulitan belajar membaca permulaan siswa kelas II.C pada mata pelajaran bahasa Indonesisa, dan faktor-fakor kesulitan belajar membaca permulaan siswa di kelas II.C pada mata pelajaran bahasa Indonesia di SDN 1 WONOGIRI, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan belajar membaca permulaan siswa kelas II.C pada mata pelajaran bahasa Indonesisa dan untuk mengetahui faktorfaktor penyebab kesulitan membaca permulaan siswa kelas II.C pada mata pelajaran bahasa Indonesi SDN 1 WONOGIRI. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, informen penelitian ini adalah siswa kelas II.C. Ada pun alat pengumpulan data dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis dengan teknik analisis data deskriptif kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Hasil penelitian ini adalah pertama, analisis kesulitan belajar membaca permulaan yang dialami siswa kelas II.C pada mata pelajaran bahasa Indonesia adalah analisis kesulitan siswa mengeja huruf menjadi suku kata, analisis kesulitan siswa mengeja suku kata menjadi kata dan analisis kesulitan siswa membedakan huruf b-d, p-q. Dan faktor kedua yang menyulitkan siswa dalam belajar membaca pada awal kelas II.C adalah mata. Kursus bahasa Indonesia di SDN 1 WONOGIRI yaitu Faktor yang pertama adalah siswa itu sendiri, yaitu fisik, intelektual, minat, motivasi, faktor kedua adalah kurangnya guru dalam pengelolaan kelas efisiensi dan faktor ketiga dalam keluarga adalah kurangnya dukungan terhadap anak di rumah. \u0000 Kata kunci: Kesulitan dalam belajar, mulai membaca","PeriodicalId":517134,"journal":{"name":"BAHUSACCA : Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan","volume":"59 7-8","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-02-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139897711","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENERAPAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA MATERI PENJUMLAHAN KELAS 2 DI SDN 3 WONOBOYO","authors":"Rizki Eka Saputra","doi":"10.53565/bahusacca.v3i1.1135","DOIUrl":"https://doi.org/10.53565/bahusacca.v3i1.1135","url":null,"abstract":"Mathematics as a field of study taught in formal education institutions is an important part of efforts to improve the quality of education. Media is a tool for conveying internal information about the learning process, use of media, learning objectives that are expected to be more easily achieved compared to what was planned to be achieved previously. Audiovisual media is media that contains sound components and audio images. The type of research used is a qualitative research method. Here the researcher used a direct survey to make observations by interviewing one of the teachers by asking several questions regarding video-based audio-visual media for teaching mathematics for class 2 addition material at SDN 3 Wonoboyo so that the researcher could immediately get precise and accurate information. results. answers and results. By applying audio-visual media to class 2 addition material at SDN 3 Wonoboyo, it is able to increase students' enthusiasm for learning mathematics. Apart from that, the application of audio-visual media in addition to material can improve student learning outcomes.","PeriodicalId":517134,"journal":{"name":"BAHUSACCA : Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan","volume":"31 29","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-02-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139893807","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENALI HURUF ABJAD MENGGUNAKAN KARTU HURUF PADA SISWA KELAS 1 DI SD NEGERI 3 WONOBOYO","authors":"Muhammad Saddam Hussein","doi":"10.53565/bahusacca.v3i2.1075","DOIUrl":"https://doi.org/10.53565/bahusacca.v3i2.1075","url":null,"abstract":"Tujuan observasi ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan mengenal huruf pada isa kelas 1 SD Negeri 3 Wonoboyo melalui media kartu huruf. Subjek observasi ini adalah anak kelas 1 yang berjumlah 14 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Hasil observasi menunjukan adanya peningkatan kemampuan mengenal huruf pada siswa kelas SD Negeri 3 Wonoboyo setelah dilakukan pembelajaran dengan menggunakan media kartu huruf. Dengan demikian penggunaan media kartu huruf dalam pembelajaran mengenal huruf dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada siswa kelas 1 SD Negeri 3 Wonoboyo. \u0000Kata kunci: siswa, kemampuan mengenal huruf, media kartu huruf","PeriodicalId":517134,"journal":{"name":"BAHUSACCA : Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan","volume":"135 ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-02-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139893830","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PROMATIKA KESULITAN SISWA DALAM BELAJAR MEMBACA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS II DI SD NEGERI 1 WONOGIRI","authors":"Noer Hayati","doi":"10.53565/bahusacca.v3i2.1099","DOIUrl":"https://doi.org/10.53565/bahusacca.v3i2.1099","url":null,"abstract":"Kesulitan belajar membaca permulaan merupakan kesulitan belajar membaca pada anak tingkat sekolah dasar kelas II akhrinya terjadi pada siswa tertentu, oleh karena itu kesulitan belajar membaca permulaan lebih diperhatikan oleh guru bahasa Indonesia. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kesulitan belajar membaca permulaan siswa kelas II.C pada mata pelajaran bahasa Indonesisa, dan faktor-fakor kesulitan belajar membaca permulaan siswa di kelas II.C pada mata pelajaran bahasa Indonesia di SDN 1 WONOGIRI, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan belajar membaca permulaan siswa kelas II.C pada mata pelajaran bahasa Indonesisa dan untuk mengetahui faktorfaktor penyebab kesulitan membaca permulaan siswa kelas II.C pada mata pelajaran bahasa Indonesi SDN 1 WONOGIRI. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, informen penelitian ini adalah siswa kelas II.C. Ada pun alat pengumpulan data dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis dengan teknik analisis data deskriptif kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Hasil penelitian ini adalah pertama, analisis kesulitan belajar membaca permulaan yang dialami siswa kelas II.C pada mata pelajaran bahasa Indonesia adalah analisis kesulitan siswa mengeja huruf menjadi suku kata, analisis kesulitan siswa mengeja suku kata menjadi kata dan analisis kesulitan siswa membedakan huruf b-d, p-q. Dan faktor kedua yang menyulitkan siswa dalam belajar membaca pada awal kelas II.C adalah mata. Kursus bahasa Indonesia di SDN 1 WONOGIRI yaitu Faktor yang pertama adalah siswa itu sendiri, yaitu fisik, intelektual, minat, motivasi, faktor kedua adalah kurangnya guru dalam pengelolaan kelas efisiensi dan faktor ketiga dalam keluarga adalah kurangnya dukungan terhadap anak di rumah. \u0000 Kata kunci: Kesulitan dalam belajar, mulai membaca","PeriodicalId":517134,"journal":{"name":"BAHUSACCA : Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan","volume":"12 5","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-02-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139894016","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}