{"title":"PERSEPSI PELAKU USAHA DALAM LAYANAN PENGADAAN BARANG DAN JASA SECARA ELEKTRONIK (LPSE) DI BIRO ADMINISTRASI PEMBANGUNAN SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI BALI","authors":"Cokorda Istri Juni Astuti, I. A. A. Widnyani","doi":"10.47329/widyapublika.v7i2.633","DOIUrl":"https://doi.org/10.47329/widyapublika.v7i2.633","url":null,"abstract":"\u0000 \u0000 \u0000 \u0000Persepsi masyarakat terhadap kinerja pelayanan publik pada LPSE Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Bali sendiri masih belum optimal. Skor kepuasan masyarakat dan LPSE dari Provinsi Bali masih dalam rentang 3 sampai 4, yang artinya masih bisa ditingkatkan. Kondisi tersebut di atas melatarbelakangi penelitian ini dalam rangka menganalisis (1) Bagaimanakah pelayanan pengadaan barang/jasa di Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Bali?; (2) Bagaimanakah persepsi pelaku usaha dalam Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Secara Elektronik (LPSE) di Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Bali? dan (3) Kendala yang dihadapi dalam pelayanan pengadaan barang dan jasa di Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Bali?. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) Pelayanan pengadaan barang/jasa di Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Bali dipengaruhi oleh komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi; (2) Persepsi pelaku usaha dalam LPSE di Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Bali yang sering dikeluhkan oleh para pelaku usaha adalah (a) penjelasan mengenai spesifikasi barang yang ditenderkan terkadang ada, tapi seringkali tidak ada; (b) Keluhan mengenai pendaftaran peserta tender yang baru dan (c) pemenang pada suatu tender dilaksanakan secara tertutup; dan (3) Kendala yang dihadapi dalam pelayanan pengadaan barang dan jasa di Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Bali meliputi (a) Kendala pada aspek komunikasi; (b) Kendala dari aaspek Sumber Daya Manusia (SDM); dan (c) Kendala dari aspek Disposisi. \u0000 \u0000 \u0000 \u0000","PeriodicalId":377359,"journal":{"name":"Jurnal Widya Publika","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-12-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115516133","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGARUH KEPEMIMPINAN, LINGKUNGAN KERJA, KOMPETENSI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS KOPERASI, USAHA KECIL MENENGAH, DAN PERDAGANGAN KABUPATEN BADUNG","authors":"Ni Made Ari Yudani","doi":"10.47329/widyapublika.v7i2.634","DOIUrl":"https://doi.org/10.47329/widyapublika.v7i2.634","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan, lingkungan kerja, kompetensi terhadap kinerja pegawai pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan Kabupaten Badung. Sampel penelitian ini adalah seluruh pegawa di Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan Kabupaten Badung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitaif. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah dengan wawancara, observasi dan kuisioner. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan uji korelasi. Berdasarkan hasil analisi data dapat disimpulkan bahwa dimana Variabel bebas ( Kepemimpinan, Lingkungan kerja dan Kompetensi ) secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel terikat (Kinerja Pegawai Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan Kabupaten Badung), hal ini dibuktikan oleh hasil perhitungan statistik menunjukkan bahwa nilai Fhitung = 214,662 dibandingkan dengan nilai Ftabel = 3,1, maka ternyata nilai Fhitung lebih besar dari nilai Ftabel, dan Fhitung berada pada daerah penolakan HO. Oleh karena itu, HO ditolak dan Ha diterima. Ini berarti bahwa pada taraf α = 5 % secara simultan kepemimpinan (X1), lingkungan kerja (X2), kompetensi (X3), memiliki pengaruh yang signifikan (nyata) terhadap kinerja pegawai (Y). variabel kompetensi memiliki hubungan yang positif dan kuat terhadap kinerja pegawai, berdasarkan hasil koefisien korelasi parsial antara kompetensiterhadap kinerja pegawai sebesarrX3-y= 0,682 dibandingkan dengan kepemimpinan sebesarrX1-y = 0,592 dan Lingkungan Kerja sebesarrX2-y = 0,451.","PeriodicalId":377359,"journal":{"name":"Jurnal Widya Publika","volume":"107 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-12-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122684731","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"KUALITAS PELAYANAN DI INSTALASI RAWAT JALAN RSUD KABUPATEN BULELENG BERDASARKAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL RUMAH SAKIT","authors":"Made Yusnita Sari, Gede Sandiasa","doi":"10.47329/widyapublika.v7i2.631","DOIUrl":"https://doi.org/10.47329/widyapublika.v7i2.631","url":null,"abstract":"Kualitas adalah bentuk pengukuran terhadap suatu nilai layanan yang telah diterima oleh konsumen dan kondisi yang dinamis suatu produk atau jasa dalam memenuhi harapan konsumen. Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 129/Menkes/SK/II/2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit, standar pelayanan minimal ini dimaksudkan agar tersedianya panduan bagi daerah dalam melaksanakan perencanaan pelaksanaan dan pengendalian serta pengawasan dan pertanggungjawaban penyelenggaraan standar pelayanan minimal rumah sakit. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buleleng. Tujuan penelitian untuk mengetahui kualitas pelayanan di Instalasi Rawat Jalan RSUD Kabupaten Buleleng dan untuk mengetahui upaya-upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan di Instalasi Rawat Jalan RSUD Kabupaten Buleleng. Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam mengumpulkan dan mengolah data serta menjelaskan hasil analisis data. Analisis data menggunakan analisis interaktif Miles Huberman. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan di Instalasi Rawat Jalan RSUD Kabupaten Buleleng telah memenuhi harapan masyarakat dilihat dari capaian Standar Pelayanan Minimal, dimana sebagian besar telah mencapai target meskipun ada beberapa indikator yang masih perlu diperbaiki. Berbagai upaya juga telah dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan meliputi upaya dalam hal pengembangan SDM maupun pengembangan pelayanan yang diharapkan dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.","PeriodicalId":377359,"journal":{"name":"Jurnal Widya Publika","volume":"11 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-12-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132425220","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH PROVINSI BALI DALAM PEMBINAAN DAN PENGAWASAN PRAMUWISATA","authors":"Kusnan Kusnan","doi":"10.47329/widyapublika.v7i2.632","DOIUrl":"https://doi.org/10.47329/widyapublika.v7i2.632","url":null,"abstract":"\u0000 \u0000 \u0000 \u0000 \u0000 \u0000 \u0000 \u0000Bali adalah provinsi yang perekonomian masyarakatnya di topang dari sektor pariwisata, sehingga sangat penting untuk dilakukan pengembangan fasilitas – fasilitas penunjang usaha pariwisata termasuk sertifikasi terhadap pramuwisata. Keberadaan pramuwisata perlu diakomodasi dengan tepat oleh pemerintah dengan membuat kebijakan tentang pembinaan dan pengawasan pramuwisata. Atas dasar pemikiran tersebutlah penelitian ini dilakukan, dimana penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif berdasarkan pengamatan terhadap permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini. \u0000Dari permasalahan tersebut dirumuskan dua pokok permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini yaitu : 1) Bagaimanakah perumusan, implementasi dan evaluasi kebijakan provinsi bali dalam pembinaan dan pengawasan pramuwisata ? dan 2) Bagaimanakah actor dan penana dalam perumusan implementasi dan evaluasi kebijakan pemerintah provinsi bali dalam pembinaan dan pengawasan pramuwisata serta bentuk hukum dan implementasi ? \u0000Implementasi dari kebijakan dilihat dari adanya pembinaan dan pengawasan terhadap pramuwisata berdasarkan evaluasi kebijakan public yang dilakukan maka pemerintah daerah provinsi bali dikatakan berhasil dalam membina dan mengawasi pramuwisata. Actor kebijakan public disini adalah gibernur yang berperan dalam membina dan mengawasi pramuwisata, dinas pariwisata berwenang untuk menertibkan pramuwisata liar tersebut dan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bali membantu memberikan informasi mengenai adanya pramuwisata liar tersebut. \u0000 \u0000 \u0000 \u0000 \u0000 \u0000 \u0000 \u0000 \u0000 \u0000 ","PeriodicalId":377359,"journal":{"name":"Jurnal Widya Publika","volume":"42 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-12-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"117231616","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGARUH MOTIVASI, PENGALAMAN KERJA DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA GURU PADA SMP NEGERI 2 KUTA, BADUNG","authors":"Made Ari Puspa Pramesti","doi":"10.47329/widyapublika.v7i1.629","DOIUrl":"https://doi.org/10.47329/widyapublika.v7i1.629","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi, pengalaman kerja dan kompetensi baik secara parsial maupun secara simultan terhadap kinerja guru SMP Negeri 2 Kuta, Badung. Jumlah responden sebanyak 45 orang guru yang diambil secara sensus. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa. 1) Terdapat pengaruh positif yang nyata (signifikan) secara simultan antara motivasi, pengalaman kerja dan kompetensi terhadap kinerja guru. 2) Secara parsial motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. 3) Ada pengaruh yang positif dan nyata (signifikan) antara pengalaman kerja terhadap kinerja guru. 4) Ada pengaruh yang positif dan nyata (signifikan) antara kompetensi terhadap kinerja guru.","PeriodicalId":377359,"journal":{"name":"Jurnal Widya Publika","volume":"3 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-06-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114397178","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"DAMPAK IMPLEMENTASI PROGRAM DESA/KELURAHAN TANGGUH BENCANA DI KELURAHAN TANJUNG BENOA, KECAMATAN KUTA SELATAN, KABUPATEN BADUNG","authors":"Rita Yudhiantari Putri, Anak Agung Gede Rai","doi":"10.47329/widyapublika.v7i1.630","DOIUrl":"https://doi.org/10.47329/widyapublika.v7i1.630","url":null,"abstract":"\u0000 \u0000 \u0000 \u0000Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak, kendala, dan solusi untuk mengatasi kendala dalam implementasi program Desa/Kelurahan Tangguh Bencana di Kelurahan Tanjung Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teori faktor penentu keberhasilan implementasi kebijakan publik yang dikembangkan oleh George Edward III digunakan dalam menganalisis permasalahan pada penelitian ini. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purpossive sampling. Responden dalam penelitian ini terdiri dari enam orang responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Implementasi program Desa/Kelurahan Tangguh Bencana di Kelurahan Tanjung Benoa Kabupaten Badung yang dilakukan oleh BPBD Kabupaten Badung bekerjasama dengan pihak kelurahan Tanjung Benoa, instansi terkait dan juga masyarakat telah sesuai dengan Peraturan Kepala Badan Penanggulangan Bencana BNPB No. 1 Tahun 2012 tentang pedoman umum Desa/Kelurahan Tangguh Bencana. Dampak implementasi program tersebut secara umum belum mampu memberikan dampak yang optimal. Dari sisi pengetahuan implementasi program DESTANA sudah menunjukkan dampak positif namun, dari sisi sikap masyarakat dan tindakan masyakat belum berdampak. Terdapat beberapa kendala yang dihadapi dalam Implementasi program yakni kurangnya kompetensi SDM aparat, kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap Penanggulangan bencana, kurangnya sarana prasarana penanggulangan bencana, belum memadainya prosedur dan regulasi sebagai pedoman penyelenggaraan penanggulangan bencana, belum terbagunnya sistem informasi dan komunikasi kebencanaan secara terpadu dan terintegrasi. Sedangkan solusi yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut melalui upaya peningkatan kompetensi SDM, peningkatan sarana dan prasarana penunjang program, peningkatan koordinasi dan sinergitas dengan instansi terkait dan juga masyarakat, penyempurnaan legislasi program DESTANA. \u0000 \u0000 \u0000 \u0000","PeriodicalId":377359,"journal":{"name":"Jurnal Widya Publika","volume":"31 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-06-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124800943","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGARUH KEPEMIMPINAN, BUDAYA KERJA DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KANTOR CAMAT PETANG KABUPATEN BADUNG","authors":"Ni Made Wiwik Pratiwi","doi":"10.47329/widyapublika.v7i1.628","DOIUrl":"https://doi.org/10.47329/widyapublika.v7i1.628","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpian, budayakerja dan motivasi terhadap kinerja pegawai. Penelitian dilaksanakan di Kantor Camat Petang, Kabupaten Badung. Penelitian ini merupakan penelitian penjelasan (explanatory research), yaitu menjelaskan suatu hubungan antara variabel-variabel melalui pengujian hipotesis. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai pada Kantor Camat Petang Kabupaten Badung yang jumlahnya 64 orang dan sekaligus menjadi sampel penelitian. Adapun Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan kuisioner dan wawancara. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan uji anava dan dijabarkan secara deskriptif. Hasil analisis data pada penelitian ini adalah nilai Fhitung sebesar 36,722 (F hitung > 2,70) dan probabilitas F hitung sebesar 0,000 (p < 0,05). Berdasarkan hasil analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan, budaya organisasi, dan motivasi kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai.","PeriodicalId":377359,"journal":{"name":"Jurnal Widya Publika","volume":"7 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-06-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130911958","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Tjokorda Isteri Rai Agung Setiadewi, I. A. A. Widnyani
{"title":"IMPLEMENTASI KEBIJAKAN RETRIBUSI PELAYANAN PARKIR TEPI JALAN UMUM DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KABUPATEN KLUNGKUNG","authors":"Tjokorda Isteri Rai Agung Setiadewi, I. A. A. Widnyani","doi":"10.47329/WIDYAPUBLIKA.V7I1.627","DOIUrl":"https://doi.org/10.47329/WIDYAPUBLIKA.V7I1.627","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Implementasi Kebijakan Retribusi Pelayanan Parkir Tepi Jalan Umum Dalam Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Di Kabupaten Klungkung (2) Faktor–faktor apa yang menjadi kendala dalam Implementasi Kebijakan Retribusi Pelayanan Parkir Tepi Jalan Umum Dalam Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Di Kabupaten Klungkung. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif merupakan penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan dan mendeskripsikan peristiwa maupun fenomena yang terjadi dilapangan dan menyajikan data secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta fakta atau fenomena yang terjadi dilapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan triangulasi sumber untuk mengecek keabsahan data penelitian. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan tiga komponen yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Kebijakan retribusi pelayanan parkir tepi jalan umum merupakan salah satuupaya pemerintah daerah Kabupaten Klungkung untuk penyediaan fasilitas parkir tepi jalan umum, pelayanan penempatan dan penataan atas kendaraan yang parkir di tepi jalan umum, menjaga kenyamanan dan ketertiban di tepi jalan umum, pengaturan pungutan retribusi atas penyediaan pelayanan parkir di tepi jalan umum sebagai penunjang pendapatan asli daerah Kabupaten Klungkung (2) Faktor –faktor yang menjadi kendala dalam Implementasi Kebijakan Retribusi Pelayanan Parkir Tepi Jalan Umum dalam Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Di Kabupaten Klungkung berdasarkan hasil penelitian adalah sulitnya melakukan komunikasi secara rutin, kemampuan sumber daya yang masih kurang dan sikap pelaksana yang belum maksimal serta SOP yang ada sering tidak dilaksanakan.","PeriodicalId":377359,"journal":{"name":"Jurnal Widya Publika","volume":"66 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-06-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121121041","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENERAPAN ASAS-ASAS UMUM PEMERINTAHAN YANG BAIK DALAM PERUMUSAN KEBIJAKAN PUBLIK","authors":"Bagoes Soenarjanto","doi":"10.47329/widyapublika.v7i1.626","DOIUrl":"https://doi.org/10.47329/widyapublika.v7i1.626","url":null,"abstract":"Pemerintahan yang baik akan tercipta apabila pemerintah mampu menerapkan asas – asas umum pemerintahan yang baik dalam merumuskan sebuah kebijakan yang bersifat publik. Ada beberapa hal yang harus diterapkan oleh pemerintah dengan memperhatikana faktor – faktor yang mempengaruhi kebijakan publik dan penerapan asas – asas umum pemerintahan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan jawaban mengenai permasalahan – permasalahan terkait : 1) apakah faktor – faktor yang mempengaruhi kebijakan publik ?, 2) Bagaimanakan penerapan asas – asas umum pemerintahan yang baik dalam perumusan kebijakan publik ? Untuk menemukan jawaban tersebut maka dipergunakan metode penelitian yuridis normatif sehingga dapat disimpulkan jawaban – jawaban atas apa yang dapat diuraikan dalam pembahasan yang pada hasilnya disimpulkan bahwa : faktor – faktor yang mempengaruhi perumusan kebijakan publik adalah adanya pengaruh tekanan dari luar (eksternal), adanya pengaruh kebijakan lama (conservative), adanya pengaruh sifat – sifat pribadi, adanya pengaruh kelompok luar dan adanya pengaruh keadaan atau system masa lampau. Oleh sebab itu doktrin mengenai asas – asas umum pemerintahan yang baik ini perlu diakomodasikan dalam setiap peraturan perundang – undangan.","PeriodicalId":377359,"journal":{"name":"Jurnal Widya Publika","volume":"177 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-06-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132185242","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, PENGEMBANGAN KARIR DAN KOMPETENSI TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) PADA GURU SMP NEGERI I ABIANSEMAL BADUNG","authors":"Ida Bagus Ary Manuaba","doi":"10.47329/widyapublika.v7i1.625","DOIUrl":"https://doi.org/10.47329/widyapublika.v7i1.625","url":null,"abstract":"\u0000 \u0000 \u0000 \u0000Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi, pengembangan karir dan kompetensi secara simultan terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) guru pada SMP Negeri I Abiansemal, Badung baik secara parsial maupun secara bersama-sama. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 50 orang guru yang merupakan sampel jenuh. Data dianalisis dengan menggunakan regresi linier berganda yang dilaksanakan dengan babtuan progran SPSS versi 17.00/windows. Hasil analisis menemukan bahwa, 1) Budaya organisasi, pengembangan karir dan kompetensi secara simultan berpengaruh signifikan (nyata) terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB). 2) Budaya organisasi secara parsial berpengaruh postif dsan signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB). 3) Pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB). 4) Kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) pada SMP Negeri 1 Abiansemal Badung. \u0000 \u0000 \u0000 \u0000","PeriodicalId":377359,"journal":{"name":"Jurnal Widya Publika","volume":"359 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-06-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132491306","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}