{"title":"TRANSFORMASI PERAN PUSTAKAWAN DI LEMBAGA PENELITIAN DAN AKADEMIK","authors":"Yupi Royani, R. Rahayu","doi":"10.21082/jpp.v29n2.2020.p73-79","DOIUrl":"https://doi.org/10.21082/jpp.v29n2.2020.p73-79","url":null,"abstract":"Undang-undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, menjelaskan tentang profesi pustakawan beserta tugas dan tanggung jawabnya untuk melaksanakan pengelolaan dan pelayanan perpustakaan. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, peran pustakawan mengalami pergeseran dari pelayanan konvensional ke arah digital. Suatu penelitian dengan metode literatur review dilakukan untuk menjelaskan pergeseran peran pustakawan di lembaga penelitian dan akademik dan kompetensi yang perlu dimiliki pustakawan di masa depan. Hasil yang diperoleh diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai masukan kepada lembaga penelitian serta lembaga pendidikan terkait dengan bergesernya peran pustakawan. Berdasarkan hasil telaahan diungkapkan bahwa perubahan peran pustakawan di antaranya adalah sebagai informan riset, dosen/pengajar, penjaga informasi Super Highway, evaluator sumber daya digital, dan pengelola data penelitian. Ke depan, pustakawan harus memiliki kompetensi, di antaranya kompetensi dasar mencakup kemampuan bidang kepustakawanan, kemampuan teknologi informasi, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan kemampuan inti meliputi pengetahuan subjek mandat institusi, kemampuan pengelolaan data koleksi, data penelitian, dan repositori, kemampuan terkait platform penyimpanan data, serta kemampuan pelestarian data digital.","PeriodicalId":369523,"journal":{"name":"Jurnal Perpustakaan Pertanian","volume":"8 6 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129382881","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"IDENTIFIKASI MODAL SOSIAL LAYANAN PERPUSTAKAAN DI PERPUSTAKAAN DAN PENGETAHUAN PERTANIAN DIGITAL","authors":"Penny Ismiati Iskak, Juznia Andriyani","doi":"10.21082/jpp.v29n2.2020.p80-88","DOIUrl":"https://doi.org/10.21082/jpp.v29n2.2020.p80-88","url":null,"abstract":"Modal sosial merupakan bagian penting dalam pengembangan perpustakaan. Pengkajian ini bertujuan untuk mempelajari modal sosial dalam layanan informasi Perpustakaan dan Pengetahuan Pertanian Digital (P3D). Pengkajianini menggunakan pendekatan kualitatif menggunakan metode etnografi untuk mengidentifikasi dan memahami makna terbentuknya modal sosial pada layanan perpustakaan. Modal sosial dalam layanan perpustakaan di P3D meliputi kepercayaan, jaringan dan norma. Di antara ketiga unsur tersebut, tidak ada yang mendominasi. Norma perlu ditekankan lagi agar kegiatan perpustakaan berlangsung kondusif. Layanan perpustakaan mampu membentuk kerjasama antara perpustakaan dengan lembaga lain dimana pemustaka bernaung. Perpustakaan menjadi tempat untuk berdiskusi dan melakukan kerja kelompok bagi pemustaka pelajar. Perpustakaan juga menyediakan tempat yang nyaman bagi peneliti untuk menyelesaikan tugas. Disarankan agar norma dapat ditingkatkan melalui sosialisasi peraturan secara lebih intensif dengan membuat alat promosi yang diletakkan pada tempat strategis serta menerapkan peraturan dan meningkatkan komunikasi dengan pemustaka. Kepercayaan pemustaka dapat lebih ditingkatkan dengan penyediaan fasilitas-fasilitas lain yang memudahkan pengguna","PeriodicalId":369523,"journal":{"name":"Jurnal Perpustakaan Pertanian","volume":"23 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114200446","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"BIBLIOMETRIK PUBLIKASI INDONESIA BIDANG PERTANIAN DAN BIOLOGI YANG TERINDEKS SCOPUS","authors":"Bambang Winarko","doi":"10.21082/jpp.v29n2.2020.p43-50","DOIUrl":"https://doi.org/10.21082/jpp.v29n2.2020.p43-50","url":null,"abstract":"Publikasi ilmiah yang terindeks dalam pangkalan data jurnal mempunyai beberapa keuntungan, di antaranya dapat terdistribusi secara luas sesuai dengan cakupan pangkalan data tersebut. Science and Technology Index (SINTA) merupakan salah satu pangkalan data Indonesia yang mengindeks publikasi ilmiah secara nasional. Sementara dalam lingkup internasional, DOAJ dan Scopus merupakan dua pangkalan data yang mengindeks publikasi ilmiah dalam cakupan global. Pengkajian ini bertujuan untuk menganalisis secara bibliometrik publikasi ilmiah bidang biologi dan pertanian Indonesia yang terindeks Scopus tahun 2019. Sebanyak 14 jurnal dianalisis secara bibliometrik dengan parameter produktivitas, impact factor (SJR), jurnal kuartil, h-indeks, jumlah daftar pustaka, dan jumlah sitasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa Biodiversitas; International Journal on Advanced Science, Engineering and Information Technology; dan Agrivita merupakan jurnal dengan jumlah artikel paling banyak. Biodiversitas merupakan jurnal dengan jumlah daftar pustaka paling banyak dibandingkan dengan jurnal lainnya, diikuti oleh International Journal on Advanced Science, Engineering and Information Technology, dan Agrivita. International Journal on Advanced Science, Engineering and Information Technology; Hayati: Journal of Biosciences; Tropical Animal Science Journal; dan Biodiversitas merupakan jurnal Indonesia bidang pertanian dan biologi yang terindeks Scopus tahun 2019 dengan h- indeks paling tinggi.","PeriodicalId":369523,"journal":{"name":"Jurnal Perpustakaan Pertanian","volume":"40 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134177118","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"ANALISIS BIBLIOMETRIK PUBLIKASI PERTANIAN TERBITAN IAARD PRESS","authors":"Heryati Suryantini, Sri Hardianti","doi":"10.21082/jpp.v29n2.2020.p64-72","DOIUrl":"https://doi.org/10.21082/jpp.v29n2.2020.p64-72","url":null,"abstract":"Penyebarluasan informasi hasil-hasil penelitian pertanian dapat dilakukan melalui publikasi. Publikasi dinilai sangat efektif dalam penyebarluasan hasil penelitian karena dapat menjangkau pengguna yang lebih luas. IAARD Press didirikan sebagai penerbit pemerintah yang profesional untuk menerbitkan publikasi terkait iptek pertanian yang bermutu. Perkembangan suatu publikasi pada suatu bidang tertentu dapat diketahui dengan menggunakan pendekatan bibliometrik. Pengkajian ini dilakukan untuk menganalisis publikasi terbitan IAARD Press dengan menggunakan pendekatan bibliometrik. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa selama periode 2013 – 2018, IAARD Press telah menerbitkan sebanyak 313 publikasi dari beberapa unit kerja lingkup Kementerian Pertanian dengan rata-rata sebesar 52 judul per tahun. Sekretariat Badan Litbang Pertanian merupakan unit kerja yang paling banyak menghasilkan publikasi yang diterbitkan oleh IAARD Press, yaitu 73 judul, diikuti BBP2TP (38 judul), dan BBSDLP (36 judul). Pertanian umum merupakan subsektor yang paling banyak ditulis (70 judul), yaitu mencakup pembangunan pertanian secara umum, program strategis dan kebijakan pembangunan pertanian dan hasil-hasil penelitian pertanian mendukung berbagai program strategis pembangunan pertanian. Selanjutnya subsektor tanah dan iklim sebanyak 54 judul, tanaman pangan 43 judul, tanaman perkebunan 43 judul, dan peternakan 28 judul. Subjek yang paling banyak ditulis adalah mengenai ekonomi dan kebijakan pembangunan (49 judul), diikuti budi daya tanaman (31 judul), ekonomi dan kebijakan nasional mengenai pertanian (25 judul), dan genetika dan pemuliaan tanaman (25 judul). Jumlah penulis pada publikasi terbitan IAARD Press periode 2013-2018 sebanyak 352 penulis dengan jumlah publikasi yang ditulis oleh penulis berkisar 1-34 judul. Penulis yang paling produktif adalah Andi Amran Sulaiman dengan 34 judul publikasi.","PeriodicalId":369523,"journal":{"name":"Jurnal Perpustakaan Pertanian","volume":"3 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121248410","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGGUNAAN MEDIA INFORMASI OLEH PENYULUH PERTANIAN BALAI PENGKAJIAN TEKNOLOGI PERTANIAN","authors":"Eni Kustanti, Agus Rusmana, Purwanti Hadisiwi","doi":"10.21082/jpp.v29n2.2020.p51-63","DOIUrl":"https://doi.org/10.21082/jpp.v29n2.2020.p51-63","url":null,"abstract":"Media komunikasi dan informasi di Kementerian Pertanian RI yang merupakan bagian dari Spektrum Diseminasi Multi Channel tersedia dalam bentuk media cetak, media eletronik, internet, dan media sosial, dapat digunakan oleh penyuluh pertanian sebagai sumber informasi untuk meningkatkan kompetensinya. Penelitian ini bertujuan mengetahui (1) karakteristik individu penyuluh pertanian di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) dan (2) penggunaan media informasi oleh penyuluh pertanian BPTP. Metode penelitian dilakukan secara kuantitatif menggunakan survei online terhadap penyuluh BPTP di 33 provinsi. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik individu penyuluh secara usia berada pada usia produktif dan sebanyak 33 % berada pada usia mendekati pensiun, pendidikan di dominasi sarjana (S1), masa kerja penyuluh dominan berada antara 5 sampai 10 tahun dan jabatan fungsional dominan berada pada penyuluh pertanian ahli pertama. Intensitas penggunaan media informasi oleh penyuluh pertanian tergolong rendah (frekuensi kurang dari tiga kali setiap minggu dan durasi kurang dari dua jam per hari). Media sosial dan internet menjadi pilihan penyuluh untuk melakukan akses informasi dengan intensitas (frekuensi dan durasi) lebih tinggi dibandingkan media yang lain. Media internet menjadi pilihan utama oleh penyuluh terkait dengan jenis informasi pertanian yang tersedia maupun kesesuaian isi media dengan kebutuhan informasi penyuluh.","PeriodicalId":369523,"journal":{"name":"Jurnal Perpustakaan Pertanian","volume":"5 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115332754","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Ceria Isra Ningtyas, Agus Rusmana, Jenny Ratna Suminar
{"title":"Indeks Kompetensi Pengelolaan Informasi Pejabat Pengelola Informasi Dan Dokumentasi Kementerian Pertanian","authors":"Ceria Isra Ningtyas, Agus Rusmana, Jenny Ratna Suminar","doi":"10.21082/JPP.V28N2.2019.P67-72","DOIUrl":"https://doi.org/10.21082/JPP.V28N2.2019.P67-72","url":null,"abstract":"Kementerian Pertanian telah menerapkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dengan menetapkan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Menurut peraturan perundang-undangan, PPID dijabat oleh seseorang yang memiliki kompetensi di bidang pengelolaan informasi. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi indeks kompetensi pengelolaan informasi PPID di Kementerian Pertanian. Kajian dilaksanakan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan analisis faktor konfirmatori. Hasil kajian memperlihatkan bahwa motivasi pengelolaan informasi, pengetahuan pengelolaan informasi, dan perilaku pengelolaan informasi berkontribusi terhadap kompetensi pengelolaan informasi. Urutan persentase kontribusi dari yang paling besar sampai yang terkecil terhadap kompetensi pengelolaan informasi yaitu pengetahuan pengelolaan informasi, perilaku pengelolaan informasi, serta motivasi pengelolaan informasi. Kompetensi pengelolaan informasi pada PPID dapat ditingkatkan melalui sertifikasi sehingga PPID berkompeten dalam mengelola informasi sesuai amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik.","PeriodicalId":369523,"journal":{"name":"Jurnal Perpustakaan Pertanian","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-07-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114366473","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pemanfaatan Media Sosial Dalam Diseminasi Inovasi Tanaman Rempah","authors":"Rushendi Rushendi, Heryati Suryantini","doi":"10.21082/JPP.V28N2.2019.P50-56","DOIUrl":"https://doi.org/10.21082/JPP.V28N2.2019.P50-56","url":null,"abstract":"Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) menghasilkan berbagai teknologi untuk memajukan pertanian Indonesia, khususnya tanaman rempah dan obat. Upaya untuk mendiseminasikan teknologi tersebut perlu dilakukan agar dapat diadopsi dan diaplikasikan oleh masyarakat. Media sosial merupakan salah satu sarana yang cukup efektif dan efisien untuk mendiseminasikan informasi secara cepat kepada khalayak luas. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan media sosial untuk mendiseminasikan hasil-hasil penelitian tanaman rempah. Pengkajian dirancang menggunakan analisis dokumen dengan pendekatan deskriptif melalui data kuantitatif informasi yang ditampilkan pada media sosial Balittro tahun 2018. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa media sosial dapat dimanfaatkan sebagai sarana diseminasi hasil penelitian tanaman rempah. Hal ini ditunjukkan melalui jangkauan, like, comment, dan share pengguna terhadap informasi yang ditampilkan dalam media sosial. Informasi terkait penelitian tanaman rempah dan obat yang ditayangkan di media sosial Balittro pada tahun 2018 sebanyak 512 judul. Informasi terkait inovasi tanaman rempah di media sosial berjumlah 6,46% dari keseluruhan materi yang ditampilkan. Media sosial Balittro, berdasarkan Model Honeycomb berfungsi sebagai identity, conversations, sharing, relationship, reputation, dan groups. Media sosial yang digunakan Balittro efektif untuk mendiseminasikan informasi tanaman rempah. Hal ini ditunjukkan melalui jangkauan, like, comment, dan share pengguna yang tinggi terhadap informasi mengenai lada, pala, dan vanili.","PeriodicalId":369523,"journal":{"name":"Jurnal Perpustakaan Pertanian","volume":"17 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-07-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128472032","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Tanggapan Peserta Workshop Literasi Informasi Terhadap Penggunaan","authors":"Juznia Andriani","doi":"10.21082/JPP.V28N2.2019.P39-49","DOIUrl":"https://doi.org/10.21082/JPP.V28N2.2019.P39-49","url":null,"abstract":"Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan peserta Workshop Literasi Informasi terhadap situs web Cyber Extension (Cybext) yang mencakup kemudahan pencarian situs Cybext, proses penelusuran informasi pada Cybext, kualitas informasi, dan kegunaan informasi. Pengkajian menggunakan metode kualitatif dengan responden adalah mahasiswa Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Bogor yang mengikuti Workshop Literasi Informasi pada tanggal 21 November 2017 di Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA). Responden berjumlah 63 orang dan 8 orang diambil sebagai sampel untuk wawancara mendalam. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa proses pencarian situs Cybext di internet dan penelusuran informasi Cybext mudah. Responden telah menguasai keterampilan dalam pengoperasian komputer sehingga memperlancar proses penelusuran. Responden menilai informasi di Cybext akurat, mutakhir, dan relevan dengan proses pembelajaran. Seluruh responden menyetujui bahwa informasi dalam Cybext sangat membantu dalam menyelesaikan tugas dari dosen, bisa menjadi referensi untuk penulisan makalah, dan sangat menunjang bahan perkuliahan.","PeriodicalId":369523,"journal":{"name":"Jurnal Perpustakaan Pertanian","volume":"47 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-07-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133062040","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Tantangan Literasi Informasi Bagi Generasi Muda Pada Era Post-Truth","authors":"Endang Fatmawati","doi":"10.21082/JPP.V28N2.2019.P57-66","DOIUrl":"https://doi.org/10.21082/JPP.V28N2.2019.P57-66","url":null,"abstract":"Generasi muda adalah generasi harapan bangsa. Literasi informasi berperan besar bagi perkembangan dan kemajuan bangsa. Literasi secara sederhana diartikan kemampuan membaca dan menulis. Artikel ini memfokuskan bahasan pada generasi muda sebagai pejuang literasi yang kreatif pada era post-truth. Secara umum dapat dipahami bahwa post truth menjadi tradisi kebohongan, berlebihan, dan ada unsur kepentingan politik. Indikasi fenomena post-truth salah satunya adalah beralihnya fungsi media sosial seolah-olah sebagai penyampai kebenaran, padahal pada kenyataannya, oknum yang dengan sengaja menyalahgunakannya untuk menyebar berita bohong. Pada tataran ini, generasi muda dituntut kreatif dalam memanfaatkan media dengan cara memilih dan memilah informasi secara tepat. Meskipun pemerintah telah menindak tegas pelaku penyebar hoaks (hoax), berita bohong (fake news), dan ujaran kebencian (hate speech), proliferasi dan viralisasi masih saja bermunculan dan menimbulkan keresahan di masyarakat. Dari berbagai fakta tersebut, multikompetensi dan multimodalitas dibutuhkan agar generasi muda bisa lebih kritis dan mampu memberikan solusi. Literasi informasi menjadi modal generasi muda dalam meningkatkan kreativitas untuk kemajuan bangsa. Hal ini karena dengan literasi informasi, generasi muda akan memiliki pengetahuan, keterampilan, maupun kecakapan hidup pada era post-truth.","PeriodicalId":369523,"journal":{"name":"Jurnal Perpustakaan Pertanian","volume":"7 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-07-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127035720","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Persepsi Pemustaka Terhadap Layanan Perpustakaan Pusat Penelitian Geoteknologi","authors":"D. Wijaya","doi":"10.21082/JPP.V28N2.2019.P73-80","DOIUrl":"https://doi.org/10.21082/JPP.V28N2.2019.P73-80","url":null,"abstract":"Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pemustaka terhadap staf layanan, koleksi yang terkandung dalam layanan, dan fasilitas layanan perpustakaan Pusat Penelitian Geoteknologi-LIPI, Bandung. Pengkajian menggunakan metode survei deskriptif dengan jumlah sampel 42 responden. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan distribusi frekuensi, sedangkan untuk mengetahui tingkat persepsi pemustaka digunakan penghitungan rentang data. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa persepsi pemustaka terhadap staf perpustakaan adalah baik, persepsi pemustaka terhadap koleksi perpustakaan baik, sementara persepsi pemustaka terhadap fasilitas perpustakaan cukup baik.","PeriodicalId":369523,"journal":{"name":"Jurnal Perpustakaan Pertanian","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-07-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134531033","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}