TarbawiPub Date : 2019-12-05DOI: 10.32939/TARBAWI.V15I02.378
F. Fikriansyah
{"title":"Peran Pendidik Dalam Upaya Deradikalisasi Paham Keagamaan","authors":"F. Fikriansyah","doi":"10.32939/TARBAWI.V15I02.378","DOIUrl":"https://doi.org/10.32939/TARBAWI.V15I02.378","url":null,"abstract":"Abstract \u0000The radicalism of religious (Islamic) ideology which continues to spread in every circle must receive more attention by doing efforts both preventive, persuasive, repressive and curative. Efforts to de-radicalization in a persuasive way can be done through education. In the world of education, the central figure is an educator. Educators can provide understanding that can accept any differences that exist in Indonesia. as the core of the elimination of radicalism in the world of education is an educator must have a tolerant and pluralist understanding to be able to become an agent of piece. Using literature studies, and case analysis in the field, this paper will provide an conceptual illustration of how a teacher plays a role in the effort to deradicalize religious ideas.","PeriodicalId":33712,"journal":{"name":"Tarbawi","volume":"61 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-12-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"79482230","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
TarbawiPub Date : 2019-12-05DOI: 10.32939/TARBAWI.V15I02.455
Eko Sujadi, H. Chandra, Lia Angela, Nur Wisma
{"title":"Pengembangan Modul Assesmen Bimbingan dan Konseling Non-Tes","authors":"Eko Sujadi, H. Chandra, Lia Angela, Nur Wisma","doi":"10.32939/TARBAWI.V15I02.455","DOIUrl":"https://doi.org/10.32939/TARBAWI.V15I02.455","url":null,"abstract":"Sebagai salah satu pendidik yang berada di satuan pendidikan, konselor memiliki peran besar dalam memfasilitasi siswa mencapai tugas-tugas perkembangannya. Oleh sebab itu, konselor harus memiliki keterampilan dalam pelaksanaan pelayanan konseling. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan modul assesmen non tes bagi guru bimbingan dan konseling yang tingkat SMP di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (development research). Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif dan uji Koefisien Konkordansi Kendall (W). Temuan penelitian ini antara lain: 1) terdapat perbedaan keterampilan melaksanakan assesmen non tes antara Guru BK di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kerinci; 2) modul peningkatan keterampilan Guru bimbingan dan konseling dalam melaksanakan assesmen non tes dinilai layak; dan 3) tingkat keterpakaian modul peningkatan keterampilan Guru bimbingan dan konseling dalam melaksanakan assesmen non tes dinilai tinggi.","PeriodicalId":33712,"journal":{"name":"Tarbawi","volume":"206 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-12-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"77059407","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
TarbawiPub Date : 2019-12-05DOI: 10.32939/TARBAWI.V15I02.465
Dicky Syatria
{"title":"Peningkatan Keterampilan Passing Bawah Bola Voli Melalui Metode Pembelajaran Kooperatif","authors":"Dicky Syatria","doi":"10.32939/TARBAWI.V15I02.465","DOIUrl":"https://doi.org/10.32939/TARBAWI.V15I02.465","url":null,"abstract":"ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan passing bawah bola voli melalui metode pembelajaran kooperatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian tindakan (action research) Alur penelitian mengacu pada penelitian tindakan yang dikemukakan oleh Kemis dan Mc.Taggart. Hasil penelitian ini menunjukan sebanyak 17 dari 20 orang siswa mampu melakukan passing bawah dengan baik, atau sekitar 85%, sedangkan siswa yang tidak tuntas sekitar 3 orang siswa atau sekitar 15%. Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa melalui metode pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan keterampilan passing bawah bola voli secara signifikan.","PeriodicalId":33712,"journal":{"name":"Tarbawi","volume":"38 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-12-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"86387386","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
TarbawiPub Date : 2019-12-05DOI: 10.32939/TARBAWI.V15I02.453
Jalwis Jalwis, Nicolas Habibi
{"title":"Konstruk Pendidikan Multikultural (Studi Urgensi Integrasi Nilai-nilai Multikultural dalam Kurikulum Pendidikan)","authors":"Jalwis Jalwis, Nicolas Habibi","doi":"10.32939/TARBAWI.V15I02.453","DOIUrl":"https://doi.org/10.32939/TARBAWI.V15I02.453","url":null,"abstract":"Pendidikan multikultural merupakan pendidikan yang mengajarkan nilai-nilai heterogenitas kepada peserta didik secara komprehensif dan menyeluruh. Lahirnya diskursus pendidikan multikultural merupakan sebuah respon terhadap gejala multikulturalisme yang ada dalam masyarakat Indonesia. Untuk itu eksistensi pendidikan multikultural adalah menciptakan stabilitas dan integrasi nasional, serta peningkatan terhadap kualitas peradaban masyarakat ke arah yang positif. Ada tiga ide pokok dalam pendidikan multikultural, yaitu: (1) kesetaraan (equality) yang meliputi harkat keutamaan yang setara (equal dignity) dan pengakuan/perlakuan yang setara (equal respect); (2) konsep keragaman yang memandang kemajemukan sebagai realitas yang tak terbantahkan, bahkan dalam satu kelompok pun yang diklaim sama, juga terdapat keragaman; dan (3) Integrasi dalam kerangka collective identities, memberi dan menerima, saling mempengaruhi dan interaksi, sehingga tidak ada ketertutupan, segregasi dan benturan antar budaya. Untuk membuktikan penjelasan paparan data tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan fenomelogi. Penelitian ini membuktikan bahwa`sejatinya realitas pendidikan multikultural bertujuan untuk menjadi salah satu alternatif pendidikan yang bisa dijadikan sebagai model pendidikan di Indonesia, karena sunatullah masyarakat Indonesia yang multikultural. Semua individu dalam masyarakat memiliki kesetaraan nilai, derajat dan peran dalam mengabdikan serta menjalankan peran masing-masing dalam komunitasnya. Untuk itu, pendidikan multikultural harus diajarkan kepada masyarakat Indonesia. \u0000 ","PeriodicalId":33712,"journal":{"name":"Tarbawi","volume":"21 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-12-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"75515862","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
TarbawiPub Date : 2019-12-05DOI: 10.32939/TARBAWI.V15I02.347
Siti Nurmahudina, I. W. Distrik, Ismu Wahyudi
{"title":"Pengaruh Penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Exclusive pada Pembelajaran Alat Optik Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif","authors":"Siti Nurmahudina, I. W. Distrik, Ismu Wahyudi","doi":"10.32939/TARBAWI.V15I02.347","DOIUrl":"https://doi.org/10.32939/TARBAWI.V15I02.347","url":null,"abstract":"ABSTRAK: Penggunaan media pembelajaran saat ini sangat penting dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan LKPD berbasis ExCluSiVE pada pembelajaran alat optik terhadap kemampuan berpikir kreatif. Populasi pada penelitian ini adalah peserta didik kelas XI di SMA Negeri 1 Sumberejo, dan sampel penelitiannya adalah kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2 semester genap tahun ajaran 2018/2019. Desain penelitian ini menggunakan non-equivalent control grup design. nilai N-gain yang diperolah dari hasil penelitian akan diuji menggunakan uji Independent Sample T-Test. Hasil uji Independent Sample T-Test diperoleh perbedaan N-gain yang signifikan dengan tingkat signifikansi < 0,05, berarti terdapat pengaruh yang signifikan penggunaaan LKPD berbasis ExCluSiVE pada pembelajaran alat optik terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik.","PeriodicalId":33712,"journal":{"name":"Tarbawi","volume":"38 8","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-12-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"72476842","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
TarbawiPub Date : 2019-12-05DOI: 10.32939/TARBAWI.V15I02.467
Iskandar Iskandar, Aletmi Aletmi, Dedi Sastradika
{"title":"Pendidikan Holistik Berbasis Kecerdasan Ruhiologi di Era Revolusi Industri 4.0","authors":"Iskandar Iskandar, Aletmi Aletmi, Dedi Sastradika","doi":"10.32939/TARBAWI.V15I02.467","DOIUrl":"https://doi.org/10.32939/TARBAWI.V15I02.467","url":null,"abstract":"ABSTRAK. Era Revolusi Industri 4.0 memberikan dampak perubahan yang signifikan terhadap dunia pendidikan terutama pengaruh teknologi terhadap kehidupan manusia, juga telah menimbulkan krisis multidimensional yang bermuara dari krisis spritual manusia modern, nilai-nilai spritual yang menjadi landasan utama dari pembentukan akhlak menjadi terabaikan. Pendidikan holistik melalui mengintegrasikan kecerdasan manusia yang meliputi IQ, EQ, dan SQ dengan RQ menjadi keharusan. Kecerdasan ruhiologi (RQ) adalah kecerdasan yang berasal dari sisi dalam manusia yaitu ilmu ruh. Kecerdasan ini merupakan kecerdasan awal yang dimiliki oleh manusia yang merupakan sumber dari ketiga kecerdasan IQ, EQ, dan SQ. Kecerdasan ruhiologi (RQ) adalah kecerdasan yang berasal dari hubungan vertikal (Manusia-Ruh-Tuhan) melalui pengetahuan Agama yang bersifat nonfisik material. Hal ini tentu berbeda dengan banyak kecerdasan lainnya seperti IQ, EQ, dan SQ yang seringkali bebas nilai (bersifat fisik material) sehingga membuat manusia kehilangan ketenangan dalam hidupnya. Tujuan penelitian ini adalah membangun kecerdasan (IQ, EQ, dan SQ) melalui mengintegrasikan secara Holistik dengan kecerdasan ruhiologi (RQ). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-analitis melalui penelitian library research dengan teknik analisis data dilakukan hanya sampai pada taraf deskripsi, yaitu menganalisis dan menyajikan fakta secara sistematik sehingga dapat lebih mudah untuk dipahami dan disimpulkan. Hasil penelitian memperlihatkan adanya sisi dalam manusia (non fisik material) yang berasal dari tuhan sebagai penggerak utama dalam pembentukan karakter/akhlak. Sisi dalam itu adalah ruh. Ruh berperan besar dalam pembentukan spritualitas seseorang dibandingkan dengan kecerdasan IQ, EQ, dan SQ yang masih berupa spirit material. Untuk mencapai kecerdasan ruhiologi ini diperlukan hubungan yang vertikal antara manusia dengan pencipta ruh itu sendiri yaitu Allah swt melalui sarana ibadah shalat. Implikasi dari kecerdasan ruhiologi (RQ) dapat mengerakkan kecerdasan (IQ, EQ,SQ) ini akan terlihat jelas dari perubahan akhlak/tingkah laku.","PeriodicalId":33712,"journal":{"name":"Tarbawi","volume":"15 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-12-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"80297720","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
TarbawiPub Date : 2019-12-05DOI: 10.32939/TARBAWI.V15I02.466
Eline Yanty Putri Nasution, N. Siregar
{"title":"Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Prezi","authors":"Eline Yanty Putri Nasution, N. Siregar","doi":"10.32939/TARBAWI.V15I02.466","DOIUrl":"https://doi.org/10.32939/TARBAWI.V15I02.466","url":null,"abstract":"ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu media pembelajaran berbasis Prezi yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4-D yang terdiri atas 4 tahap, yaitu: 1) pendefinisian, 2) perancangan, 3) pengembangan, dan 4) penyebaran. Media pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah suatu alat presentasi digital berbasis Prezi pada materi Geometri bagi mahasiswa kelas 4B jurusan Tadris Matematika IAIN Kerinci Tahun Ajaran 2017/2018. Media pembelajaran berbasis Prezi ini terlebih dahulu diperiksa validitasnya untuk kemudian diujicobakan dan diimplementasikan pada proses perkuliahan di dalam kelas. Validasi dilakukan oleh ahli pendidikan matematika, pendidikan dasar dan bahasa. Kepraktisan media pembelajaran diselidiki dengan cara mengamati pelaksanaan perkuliahan, pengisian angket praktikalitas oleh mahasiswa, serta wawancara kepada mahasiswa. Keefektifan media pembelajaran diselidiki dengan cara mengamati aktivitas dan hasil belajar mahasiswa. Seluruh data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: 1) media pembelajaran berbasis Prezi sudah valid berdasarkan segi konstruk dan isinya; 2) media pembelajaran berbasis Prezi juga sudah dapat dikatakan praktis berdasarkan pelaksanaan perkuliahan; dan 3) media pembelajaran berbasis Prezi sudah efektif terhadap aktivitas dan hasil belajar mahasiswa. Berdasarkan hasil uji coba dan implementasi media serta hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis Prezi sudah valid, praktis dan efektif.","PeriodicalId":33712,"journal":{"name":"Tarbawi","volume":"8 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-12-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"75486002","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
TarbawiPub Date : 2019-12-05DOI: 10.32939/TARBAWI.V15I02.357
Ahmad Jamin
{"title":"Pengembangan Karakter Peserta Didik Melalui Scientific Approach dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Kurikulum 2013 (Sebuah Grounded Theory)","authors":"Ahmad Jamin","doi":"10.32939/TARBAWI.V15I02.357","DOIUrl":"https://doi.org/10.32939/TARBAWI.V15I02.357","url":null,"abstract":"Islamic Education in schools is currently considered to be less effective and efficient. In addition, learning orientation is cognitive oriented and has not been able to optimize affective aspects, especially psychomotor. Though the spirit and essence of learning Islamic Education both in schools and madrasas give birth to graduates who have good, skilled Islamic insights and knowledge and noble character. Therefore, to realize the learning process of effective and efficient Islamic Education, a breakthrough is needed using the scientific approach, which is based on the 2013 curriculum. In its application, the scientific approach is an inductive, empirical approach. requires the flow of rational thinking, critical and emphasizes empirical (sensory) truth, needs to be synergized / integrated with theological, intuitive (zawq) approaches and deductive and supranational revelations to achieve the learning objectives of Islamic Education, namely increasing faith and devotion and building noble character . This paper aims to describe the application of the scientific approach in the learning of 2013 curriculum-based Islamic Education to create graduates with character. \u0000 ","PeriodicalId":33712,"journal":{"name":"Tarbawi","volume":"17 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-12-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"84411535","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
TarbawiPub Date : 2019-12-05DOI: 10.32939/TARBAWI.V15I02.369
Nourma Try Indriani, James Tangkudung, Hidayat Humaid
{"title":"Evaluasi Manajemen Wellness Center Pegawai PT. Pertamina Gas Jakarta","authors":"Nourma Try Indriani, James Tangkudung, Hidayat Humaid","doi":"10.32939/TARBAWI.V15I02.369","DOIUrl":"https://doi.org/10.32939/TARBAWI.V15I02.369","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang manajemen Wellness Center pegawai PT. Pertamina Gas Jakarta. Penelitian evaluasi ini menggunakan metode penelitian campuran (Mix-Methode) dengan pendekatan model evaluasi Context, Input, Process, Product (CIPP). Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (1). Komponen evaluasi yang terdapat pada tahapan context dinilai baik (68,15%). (2). Komponen evaluasi yang terdapat pada tahapan input dinilai cukup (58,76%). (3). Komponen evaluasi yang terdapat pada tahapan process dinilai kurang (55,17%). (4). Komponen evaluasi yang terdapat pada tahapan product dinilai sangat kurang (37,14%). Secara keseluruhan hasil evaluasi manajemen Wellness Center pegawai PT. Pertamina Gas Jakarta diperoleh nilai sebesar 54,87%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa manajemen Wellness Center pegawai PT. Pertamina Gas Jakarta dinilai kurang. Program ini perlu adanya perbaikan-perbaikan pada aspek tata cara perekrutan pelatih, dan staf, peningkatan kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana, kinerja staf dan pelatih, dan sosialisasi layanan program Wellness Center.","PeriodicalId":33712,"journal":{"name":"Tarbawi","volume":"12 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-12-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"89914408","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
TarbawiPub Date : 2019-12-01DOI: 10.32939/TARBAWI.V15I02.423
A. Samad, S. Wahyuni
{"title":"Penggunaan Metode Survey, Question, Read, Recite, Review Pada Pembelajaran Bahasa Inggris Siswa Sekolah Dasar","authors":"A. Samad, S. Wahyuni","doi":"10.32939/TARBAWI.V15I02.423","DOIUrl":"https://doi.org/10.32939/TARBAWI.V15I02.423","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan aktivitas dan hasil belajar mata pelajaran bahasa Inggris siswa SD melalui penggunaan metode belajar Survey, Question, Read, Recite, Review (SQ3R). Penelitian ini dirancang dalam dua siklus, tiap siklus terdiri dari :Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, dan Refleksi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas V dengan jumlah siswa 32 orang, terdiri atas 22 perempuan dan 10 laki-laki. Hasil analisis belajar setelah diterapkan model SQ3R pada siswa kelas SDN 213 Lapongkoda Kabupaten Wajo yaitu pada tahap prasiklus siswa yang tuntas dengan nilai≥ 75 sebanyak 0 siswa dengan persentase ketidak tuntasan 100%.Pada siklus I hasilbelajar siswa meningkat, yaitu sebanyak 20 siswa dengan presentase 63% tuntas belajar dengan nilai ≥ 75.Pada siklus II juga terjadi peningkatan yaitu siswa yang tuntas dengan nilai ≥ 75 sebanyak 28 siswa dengan persentase 88%.Jadi siswa yang tuntas belajar mengalami peningkatan dari 68% sampai 88%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model SQ3R ini efektif meningkatkan pembelajaran bahasa Inggris siswa SD di Kecamatan Tempe. Setelah adanya penelitian tersebut, disarankan guru hendaknya senantiasa mengawasi kelas untuk terus memotivasi siswa dan memberikan bimbingan secara individu maupun kelompok.","PeriodicalId":33712,"journal":{"name":"Tarbawi","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-12-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"74616824","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}