Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani最新文献

筛选
英文 中文
Peranan Pemuridan dalam Membangun Disiplin Rohani Menurut 2 Timotius 2:2 dan Implementasinya Bagi Jemaat Masa Kini 根据提摩太后书2:2,门徒在建立属灵纪律方面的作用,并在今天的会众中实行
Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Pub Date : 2022-11-08 DOI: 10.59376/philo.v1i1.7
Paulus Kunto Baskoro, D. Pattinama, Endah Totok Budiono, Riston Batubara
{"title":"Peranan Pemuridan dalam Membangun Disiplin Rohani Menurut 2 Timotius 2:2 dan Implementasinya Bagi Jemaat Masa Kini","authors":"Paulus Kunto Baskoro, D. Pattinama, Endah Totok Budiono, Riston Batubara","doi":"10.59376/philo.v1i1.7","DOIUrl":"https://doi.org/10.59376/philo.v1i1.7","url":null,"abstract":"Discipleship is an important part of the Person of the Lord Jesus, as long as he is on earth. Jesus has an important purpose in coming to this world, shich is to atone for the sins of manking and provide restoration of life for humans who should go to hell, when they believe in the Lord Jesus, they can enjoy heaven. But Jesus did not escape a discipleship that was carried out with the twelve disciples He had chosen. Jesus took a discipleship seriously for three and a half years. The church must also consistently carry out discipleship. Because through discipleship, spiritual discipline will accur effectively. Because it in undeniable, when the church is separated from the discipleship system, it will lose many generations and the church growth will be ineffective. The book of 2 Timothy 2:2 becomes an important text to explore the principle of discipleship that leads to spiritual discipline. The method used a descriptive method of literature. Thus research will discuss about effective ways of evangelism, so that evangelism is more effective and can be applied in all ages. The purpose of thus paper is First, to explain how important discipleship is. Second, examine the important prinsiples of discipleship fot the spiritual discipline of the church based on 2 Timothy 2:2. Third, apply the right discipleship system that can have an impact on today’s congregations.AbstrakPemuridan menjadi bagian penting dari Pribadi Tuhan Yesus, selama ada di dunia. Yesus memiliki tujuan penting datang ke dunia yaitu menebus dosa umat manusia dan memberikan pemulihan kehidupan untuk manusia yang seharusnya masuk neraka, ketika percaya kepaada Tuhan Yesus, bisa menikmati sorga. Namun Yesus tidak lepas dengan sebuah pemuridan yang dilaksanakan dengan duabelas murid yang telah dipilih-Nya. Yesus menerapkan pemuridan dengan serius selama tiga setengah tahun. Gereja seharus juga secara konsisten untuk melaksanakan pemuridan. Sebab melewati pemuridan, maka disiplin rohani akan terjadi secara efektif. Sebab tidak bisa dipungkiri, ketika gereja lepas dari sistem pemuridan maka akan kehilangan banyak generasi dan pertumbuhan gereja tidak efektif. Kitab 2 Timotius 2:2 menjadi nast penting untuk mengupas prinsip pemuridan yang membawa kepada disiplin rohani.Metode yang digunakan adalah metode deskriptif literatur. Penelitian ini akan membahas tentang cara yang efektif dalam penginjilan, sehingga penginjilan lebih tepat guna dan dapat diaplikasikan dalam segala zaman. Tujuan dalam penulisan ini adalah Pertama, menjelaskan betapa pentingnya pemuridan. Kedua, mengkaji prinsip-prinsip penting dalam pemuridan bagi disiplin rohani jemaat berdasarkan 2 Timotius 2:2. Ketiga, menerapkan secara tepat sistem pemuridan yang bisa membawa dampak bagi jemaat masa kini.","PeriodicalId":32879,"journal":{"name":"Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani","volume":"12 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"90874607","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Model Pelayanan Kontekstual Kiai Sadrach dalam Pekabaran Injil di Tanah Jawa 爪哇福音传播的上下文服务模式Kiai Sadrach
Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Pub Date : 2022-11-07 DOI: 10.59376/philo.v1i1.5
S. Suranto, John Abraham Christiaan
{"title":"Model Pelayanan Kontekstual Kiai Sadrach dalam Pekabaran Injil di Tanah Jawa","authors":"S. Suranto, John Abraham Christiaan","doi":"10.59376/philo.v1i1.5","DOIUrl":"https://doi.org/10.59376/philo.v1i1.5","url":null,"abstract":"The basis of this research is the interest of researchers in the development of Christians in java which is so rapid until now, which is said to have originated from local indigenous gospel preachers who had not previously believed in Christ, but later became a very bitter person in the spread of Christianity in Java. One of the important figures in the development of Christian teaching in Java is inseparable from the role of a man named Radin, who later became Radin Abas and after being babtis became Kiai Sadrach. The development of Javanese Christianity is part of the unique and interesting way of ministry of Kiai Sadrach, because his risky way of arguing and his strong beliefs made him win in every debate so that many people have become believers in the gospel of Christ in Java until today. The method used in this paper is qualitative with a literature study approach. The contextual service model carried out by Radin Abas aka Kiai Sadrach is very memorable and acceptable to the local people of Java, especially Central Java. As a result, Christianity in Java has grown rapidly until now, even then Kiai Sadrach was named the Apostle of Java.  AbstrakDasar penelitian ini adalah ketertarikan peneliti terhadap berkembangnya umat Kristen di tanah Jawa yang begitu pesat sampai saat ini, yang konon berawal dari para pekabar injil pribumi lokal yang sebelumnya tidak percaya Kristus, namun kemudian menjadi orang yang sangat getol dalam penyebaran agama Kristen di Tanah Jawa. Salah satu tokoh penting dalam pengembangan ajara Kristen di tanah Jawa tidak terlepas dari peranan seorang yang bernama Radin, yang kemudian menjadi Radin Abas dan setelah di babtis menjadi Kiai Sadrach. Berkembangnya Kristen Jawa adalah bagian dari cara pelayanan Kiai Sadrach yang unik dan menarik, karena cara berdebat yang penuh resiko dan keyakinannya yang tegus membuatnya menang dalam setiap debat sehingga banyak orang menjadi percaya kepada Injil Kristus di tanah Jawa hingga saat ini. Metode yang digunakan dalam tulisan ini kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Tujuan Penelitian ini adalah, peneliti ingin mengungkap cara pelayanan kontektual Kiai Sadrach agar dapat menjadi wacana pekabaran Injil dengan cara kontekstualisasi. Model pelayanan kontekstual yang dilakukan oleh Radin Abas alias Kiai Sadrach sangat berkesan dan dapat diterima oleh masyarakat lokal tanah Jawa terkhusus Jawa Tengah. Dampaknya Kekristenan di Jawa berkembangan pesat sampai saat ini, bahkan kemudian Kiai Sadrach dinobatkan menjadi Rasul Jawa. Kata Kunci: Sadrakch, Kontekstual, Injil dan Budaya, Jawa","PeriodicalId":32879,"journal":{"name":"Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani","volume":"91 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"80586058","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Etika Guru PAK bagi Sikap Etis Politik Identitas Dalam Mereduksi Superioritas 巴基斯坦教师伦理:认同退位的政治伦理态度
Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Pub Date : 2022-11-07 DOI: 10.59376/philo.v1i1.6
Desi Wasari, Reni Triposa, Yonatan Alex Arifianto
{"title":"Etika Guru PAK bagi Sikap Etis Politik Identitas Dalam Mereduksi Superioritas","authors":"Desi Wasari, Reni Triposa, Yonatan Alex Arifianto","doi":"10.59376/philo.v1i1.6","DOIUrl":"https://doi.org/10.59376/philo.v1i1.6","url":null,"abstract":"This study aims to describe the ethical paradigm and the role of the Christian Religious Education teacher profession in addressing identity politics with ethical actions in an effort to reduce superiority. The ethical attitude and professionalism of Christian Religious Education teachers play an important role in educating and instilling Christian values in students. So that it can reduce the superiority in identity politics that often occurs in community groups. Identity politics occurs when minority identity groups are excluded from majority identity groups. Therefore, through this research, the author conveys that through the ethical paradigm and the teaching profession of Christian Religious Education, it will actually help efforts in reducing the superiority of identity politics. Using a descriptive qualitative method with a literature study approach, it can be concluded that the indicators of the paradigm and nature of ethics, as well as the role of the Christian Religious Education teacher presented in this study can assist the reader in understanding how the ethics and profession of Christian Religious Education teachers for the ethical attitude of identity politics in attempts to reduce superiority.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang paradigma etika dan peranan profesi guru Pendidikan Agama Kristen dalam menyikapi politik identitas dengan tindakan etis dalam upaya mereduksi superioritas. Sikap etis dan keprofesinalitas guru Pendidikan Agama Kristen sangat memegang peranan penting dalam mendidik dan menanamkan nilai-nilai kekristenan kepada peserta didik. Sehingga dapat mengurangi superioritas dalam politik identitas yang sering terjadi dalam kelompok masyarakat. Politik identitas terjadi ketika kelompok identitas minoritas dikesampingkan dari kelompok identitas mayoritas. Oleh karena itu, melalui penelitian ini penulis menyampaikan bahwa melalui paradigma etika yang etis dan profesi guru Pendidikan Agama Kristen maka sejatinya akan membantu upaya dalam mereduksi superioritas politik identitas. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur maka dapat disimpulkan bahwa Indikator-indikator paradigma dan hakikat etika, juga peran guru Pendidikan Agama Kristen yang dikemukakan dalam penelitian ini dapat membantu pembaca dalam memahami bagaimana etika dan profesi guru Pendidikan Agama Kristen bagi sikap etis politik identitas dalam upaya mereduksi superioritas.","PeriodicalId":32879,"journal":{"name":"Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani","volume":"64 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"85277534","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Studi Deskriptif Tentang Karakter Daud dan Implementasinya bagi Remaja Masa Kini 对大卫性格的描述性研究,并将其应用于今天的年轻人
Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Pub Date : 2022-11-07 DOI: 10.59376/philo.v1i1.4
Hildegardis Dyna Retno Dumilah, Andreas Joswanto
{"title":"Studi Deskriptif Tentang Karakter Daud dan Implementasinya bagi Remaja Masa Kini","authors":"Hildegardis Dyna Retno Dumilah, Andreas Joswanto","doi":"10.59376/philo.v1i1.4","DOIUrl":"https://doi.org/10.59376/philo.v1i1.4","url":null,"abstract":"Adolescence is a transition period from childhood to adulthood. Many problems in the modern world today had become a challenge for teenagers.  The rapid development of technology, the influence of social media and the shifting of values in society often made the teenagers confused to determine their attitudes.  The influence of social media, materialistic lifestyles, bullying, free sex, misuse of drugs and romance had often become their problems.  The author aimed to convey David's character as one of the examples from the Bible to help today's youth become resilient Christian teenagers.  This writing used a descriptive-qualitative method, using literature study from the Bible, journals, and books as references.  The character of David who always relied on God, prayed and praised God, brave, humble, and rational thinking could set an example of how the youth today should face the problems.  By studying David's character, Christian youth are expected to have strong principles and always grow in faith to respond to life and problems well.  AbstrakMasa remaja merupakan masa transisi dari masa anak-anak ke masa dewasa. Banyak masalah dijaman modern seperti sekarang yang menjadi tantangan bagi remaja. Cepatnya arus teknologi, pengaruh media sosial, pergeseran nilai dimasyarakat membuat remaja sering bingung menentukan sikap. Pengaruh media sosial, gaya hidup materialistis, bullying, seks bebas, pemakaian narkoba, maupun masalah asmara sering menjadi masalah mereka. Penulis bertujuan menyampaikan karakter Daud sebagai salah satu teladan dari Alkitab yang dapat membantu remaja masa kini menjadi remaja Kristen yang tangguh. Penulisan ini menggunakan metode deskripsi-kualitatif, dengan memakai studi literatur dari  Alkitab, jurnal, dan buku sebagai referensi. Karakter Daud yang senantiasa mengandalkan Tuhan, suka berdoa dan memuji Allah, pemberani, rendah hati, dan berpikir rasional dapat memberikan contoh bagaimana remaja masa kini menghadapi permasalahan. Dengan mempelajari karakter Daud, remaja Kristen diharapkan mempunyai prinsip yang kuat serta senantiasa bertumbuh dalam iman untuk menyikapi hidup dan permasalahan dengan baik. Kata kunci : remaja masa kini, masalah remaja, karakter Daud","PeriodicalId":32879,"journal":{"name":"Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani","volume":"19 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"81660556","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Dampak Pelayanan Profetik dalam Meningkatkan Iman Orang Percaya 专业服务对增加信徒信心的影响
Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Pub Date : 2022-10-29 DOI: 10.58232/epignosis.v1i2.7
Albertus Kurniadi Saputro
{"title":"Dampak Pelayanan Profetik dalam Meningkatkan Iman Orang Percaya","authors":"Albertus Kurniadi Saputro","doi":"10.58232/epignosis.v1i2.7","DOIUrl":"https://doi.org/10.58232/epignosis.v1i2.7","url":null,"abstract":"Abstract: Prophetic comes from prophetic English which has a prophetic meaning or nature that exists in a Prophet. Prophetic service is a gift from the Holy Spirit given to a person, with the aim of revealing the Divine message and building up the body of Christ among fellow congregations. This paper focuses on outlining what effect prophetic ministry has on the faith of the congregation. This topic was raised in view of the presence of some who are antipathy when hearing ministries related to prophetic. The causative method with the approach of literature study is used in deciphering and establishing the frame of mind in this paper. The findings are related in this paper that the ministry pertains to the prophetic as a stronghold of the faith of Christianity is test-resistant. Then prophetic-related ministry is also the foundation of the church in empowering the gift of the gift of service. Therefore, believers' attitudes regarding prophetic ministry should not be condescending, do not be skeptical, let alone make fun of. Because prophetic is the color of the ministry that the prophets and apostles in the Bible do.Abstrak: Profetik berasal dari bahasa Inggris prophetical yang mempunyai makna kenabian atau sifat yang ada dalam diri seorang Nabi. Pelayanan yang bercirikan profetik merupakan karunia dari Roh Kudus yang diberikan kepada seseorang, dengan tujuan menyingkapkan pesan Ilahi dan membangun tubuh Kristus di antara sesama jemaat. Tulisan ini berfokus menguraikan apa dampak pelayanan dari profetik bagi iman jemaat. Topik ini diangkat mengingat adanya sebagian yang antipati jika mendengar pelayanan yang berkaitan pada profetik. Metode kauliatiff dengan pendekatan studi literatur digunakan dalam menguraikan dan membangun kerangka berpikir pada tulisan ini. Temuan terkait dalam tulisan ini bahwa pelayanan yang berkaitan pada profetik sebagai benteng iman kekristenan yang tahan uji. Kemudian pelayanan yang berkaitan profetik juga merupakan fondasi gereja dalam memberdayakan karunia karunia pelayanan. Oleh sebab itu, sikap orang percaya terkait pelayanan profetik jangan merendahkan, jangan skeptis, apalagi mengolok-olok. Karena profetik adalah warna dari pelayanan yang dilakukan para nabi dan rasul dalam Alkitab.","PeriodicalId":32879,"journal":{"name":"Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani","volume":"59 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"78811336","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Gereja Sebagai Penata Spiritualitas Orang Percaya 教会作为信徒的精神导师
Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Pub Date : 2022-10-29 DOI: 10.58232/epignosis.v1i2.15
Harmoko Samodra, Y. Hermanto, Heppy Wenny Komaling
{"title":"Gereja Sebagai Penata Spiritualitas Orang Percaya","authors":"Harmoko Samodra, Y. Hermanto, Heppy Wenny Komaling","doi":"10.58232/epignosis.v1i2.15","DOIUrl":"https://doi.org/10.58232/epignosis.v1i2.15","url":null,"abstract":"Abstract: It is stated in the Bible that His coming was to seek and save the lost. The existence of the church is actually inseparable from the purpose of Jesus coming to this world. The church is a group of people who have experienced the love of Christ in their lives, which was received through the blood sacrifice of Jesus on the cross. The church exists because of Jesus' example of love in seeking and loving sinners. In the midst of the world's rapid development, the challenges we face are increasing. Selfish lifestyles, pursuing physical pleasures, have begun to penetrate the church and the people in it. The church should perform its function as the spiritual steward of the congregation, in the sense of leading, providing spiritual nourishment, and guarding or protecting from all things that threaten their spirituality. The research in this journal uses a descriptive qualitative method with a phenomenological approach. The reason for choosing this research method and technique is because the problems studied concern ongoing problems or explanations of the reality that occurs. In addition, it also uses the library study method (Library Research). This writing aims to enable the church to carry out its function as a spiritual organizer for believers.Abstraksi: Dinyatakan dalam Alkitab bahwa kedatangaNya adalah untuk mencari dan menyelamatkan yang terhilang. Keberadaan gereja sesungguhnya tidak dapat dipisahkan dari tujuan Yesus datang ke dunia ini. Gereja merupakan sekumpulan dari orang-orang yang telah merasakan kasih Kristus dalam hidupnya, yang diterima melalui pengorbanan darah Yesus di atas kayu salib. Gereja ada karena teladan kasih Yesus dalam mencari dan mengasihi orang berdosa. Di tengah perkembangan dunia yang semakin pesat, tantangan yang dihadapipun semakin bertambah. Gaya hidup yang hanya mementingkan diri sendiri, mengejar kesenangan jasmani, sudah mulai merasuk dalam gereja dan orang-orang di dalamnya. Gereja seharusnya mengerjakan fungsinya sebagai penata spiritualitas jemaat, dalam arti memimpin, memberi makanan rohani, hingga menjaga atau melindungi dari segala hal yang mengancam kerohanian mereka. Penelitian dalam jurnal ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Alasan memilih metode dan teknik penelitian ini karena permasalahan yang di teliti menyangkut masalah yang sedang terjadi atau penjelasan dari realitas yang terjadi. Disamping itu, juga menggunakan metode studi pustaka (Library Research). Penulisan ini bertujuan agar gereja bisa menjalankan fungsinya sebagai penata spiritual bagi orang percaya.","PeriodicalId":32879,"journal":{"name":"Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani","volume":"57 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"88252524","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Analisa Swot Tokoh Abraham dalam Kitab Kejadian dan Implementasinya bagi orang Percaya di Era Disrupsi 分析亚伯拉罕在创世纪中的形象及其在混乱时代的实现
Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Pub Date : 2022-10-29 DOI: 10.58232/epignosis.v1i2.19
Paulus Kunto Baskoro, Nim. Sumarmi, Arman Susilo
{"title":"Analisa Swot Tokoh Abraham dalam Kitab Kejadian dan Implementasinya bagi orang Percaya di Era Disrupsi","authors":"Paulus Kunto Baskoro, Nim. Sumarmi, Arman Susilo","doi":"10.58232/epignosis.v1i2.19","DOIUrl":"https://doi.org/10.58232/epignosis.v1i2.19","url":null,"abstract":" Abstract: SWOT analysis in an effort made in business activites to determine future strategies to bo more successful in life. Abraham’s life experience as a father of believers is very interesting to analyze with SWOT so that it can be used an example in the relevance of today’s life. There is a life principle form father Abraham in living God’s call based on a SWOT analysis. And the SWOT principle applies to today’s believers. Literature research, specifically observing the Book of Genesis by exposing the passage with hermeneutic principles with help to get Abraham’s example in fulsilling God’s call. God-given wealth is strength in carrying out God’s call as promised by God. Free will in choosing first ia an opportunity to determine success even though it contains the test of life. The method used is descriptive literature method. This research will discuss about effective ways of evangelism, so that evangelism is more effective and can applied in all ages. The purpose of this writing is First, to understand the principles of Abraham’s life of faith. Second, stay faithful in the face of every test of life. Third, believers become strong individuals and are blessed by God.Abstrak: Menganalisis SWOT adalah suatu upaya yang dilakukan dalam kegiatan usaha untuk penetapan strategi ke depan agar lebih berhasil dalam kehidupan. Pengalaman hidup Abraham sebagai bapa orang beriman sangat menarik untuk dianalisa dengan SWOT sehingga dapat dijadikan teladan dalam relevansi kehidupan masa kini. Ada prinsip hidup dari bapa Abraham dalam menjalani panggilan Tuhan berdasarkan analisa SWOT. Dan prinsip SWOT diterapkan bagi orang percaya masa kini. Penelitian pustaka, secara khusus mengamati Kitab Kejadian dengan membuat eksposisi bagian itu dengan prinsip-prinsip hermeneutika akan menolong mendapatkan keteladan dari Abraham dalam memenuhi panggilan Tuhan. Kekayaan yang diberikan Tuhan merupakan kekuatan dalam menjalani panggilan Tuhan seperti yang dijanjikan Tuhan. Kehendak bebas dalam memilih terlebih dahulu merupakan peluang untuk menentukan keberhasilan meskipun di dalamnya terkandung ujian hidup. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif literatur. Penelitian ini akan membahas tentang cara yang efektif dalam penginjilan, sehingga penginjilan lebih tepat guna dan dapat diaplikasikan dalam segala zaman. Tujuan dalam penulisan ini adalah Pertama, mengerti prinsip-prinsip kehidupan iman bapa Abraham. Kedua, tetap setia dalam menghadapi setiap ujian hidup. Ketiga, orang percaya menjadi pribadi yang kuat dan diberkati Tuhan.","PeriodicalId":32879,"journal":{"name":"Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani","volume":"89 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"83858459","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Kode Etik dan Kompetensi Sosial Guru terhadap Sikap dan Nilai Kerukunan Membangun Bangsa 教师的社会伦理和能力规范建设国家的态度和和谐价值
Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Pub Date : 2022-10-29 DOI: 10.58232/epignosis.v1i2.17
Bulanda Agata, Yonatan Alex Arifianto, Dina Kristiani
{"title":"Kode Etik dan Kompetensi Sosial Guru terhadap Sikap dan Nilai Kerukunan Membangun Bangsa","authors":"Bulanda Agata, Yonatan Alex Arifianto, Dina Kristiani","doi":"10.58232/epignosis.v1i2.17","DOIUrl":"https://doi.org/10.58232/epignosis.v1i2.17","url":null,"abstract":" Abstract: Education is inseparable from the social competence of teachers and also the teacher's code of ethics. Teachers are often defined as social beings where the life of a teacher or educator cannot be separated from social life. So do not be surprised if teachers get more demands from other communities. Because the competence and code of ethics of teachers are things that can bring exemplary attitudes to students. For that attitude, it is necessary to develop good communication with parents of students in order to build communication that exists in two directions that takes place, so that the values and morals that are applied bring children to respect and tolerance in building the nation. Using descriptive qualitative methods, it can be concluded that teachers in building and encouraging children's creativity both in society grow in the value of harmony. Because this can be a very important deradication in multicultural life for radicalism. An educator also needs to build harmony for the school, the surrounding environment and within the community because it becomes a foundation to be able to become a unifier and build harmony. Both in terms of different religions, which exist in the Indonesian nation.Abstrak: Pendidikan tidak terlepas dari kompetensi sosial guru dan juga kode etik guru. Guru sering kali didefinisikan sebagai makhluk sosial dimana kehidupan seorang guru atau pendidik ini tidak lepas dari kehidupan sosial. Maka tidak heran jika guru mendapat tuntutan lebih dari masyarakat lainnya. Sebab kompetensi dan kode etik guru merupakan hal yang dapat membawa sikap yang diteladankan bagi naradidik. untuk itu sikap itu diperlukan pengembangan komunikasi yang baik terhadap orang tua murid guna membangun komunikasi yang terjalin pada dua arah yang berlangsung, supaya nilai dan moral yang diterapkan membawa anak pada sikap menghargai dan juga bertoleransi dalam membangun bangsa. Mengunakan metode kualitatif deskritif, maka dapat disimpulkan bahwa guru dalam membangun dan mendorong kreativitas anak baik dalam masyarakat bertumbuh dalam nilai kerukunan. Sebab hal ini dapat menjadi deradikasi yang sangat penting dalam kehidupan yang multikultural bagi adanya radikalisme. Seorang pendidik juga perlu membangun akan kerukaunan bagi sekolah, lingkungan sekitar serta didalam masyarakat karena itu menjadi sebuah pondasi untuk dapat menjadi pemersatu dan membangun kerukunan. Baik dari segi keagamaan yang berbeda-beda, yang ada di bangsa Indonesia.","PeriodicalId":32879,"journal":{"name":"Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani","volume":"7 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"89966323","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Refleksi Teologi terhadap Peran Pendeta dalam Politik Praktis 神学反映了牧师在实际政治中的作用
Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Pub Date : 2022-10-29 DOI: 10.58232/epignosis.v1i2.20
Alwen Bira
{"title":"Refleksi Teologi terhadap Peran Pendeta dalam Politik Praktis","authors":"Alwen Bira","doi":"10.58232/epignosis.v1i2.20","DOIUrl":"https://doi.org/10.58232/epignosis.v1i2.20","url":null,"abstract":" Abstract: This study aims to provide a theological understanding of the involvement of pastors in practical politics. The Church wisely takes a stance when it comes to politics so as not to embarrass God's name. The three tasks of serving fellow human beings are not to spread lies, hatred, but love to humiliate others like yourself. The political story of Adonijah and Solomon certainly cannot be used as a justification for political exclusion in order to seize power. The story of the violence that did occur colored the kingdom of Israel which was in the struggle for power from David. However, the story can be a lesson so that the practice of violence for the benefit of certain groups does not happen again. The method used in this research is a qualitative method with a literature study approach or literature study. This study is intended to describe and describe the phenomena that occur in church services. The writing of this article uses a descriptive analytical approach, which will describe the various political dynamics of Christians and analyze them through the interpretation of the text of 1 Kings 1 - 2 as well as various theological views. The first step is to describe the relationship between the church and the political world. Furthermore, from the description of the situation, analysis is carried out through the narrative interpretation of the text of 1 Rajas 1 - 2. The results of the interpretation are then reflected into theological views through efforts to discuss the results of interpretations with various theological views.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman teologis tentang keterlibatan pendeta dalam politik praktis. Gereja dengan bijaksana mengambil sikap saat berpolitik agar tidak mempermalukan nama Tuhan. Tri tugas pelayana pada sesama manusia bukan menyebarkan kebohongan, kebencian, tetapi kasih mempelalukan orang lain seerti diri sendiri. Kisah politik Adonia dan Salomo tentu tidak bisa dijadikan pembenaran untuk eksklusi politik demi merebut kekuasaan. Kisah kekerasan yang memang terjadi mewarnai kerajaan Israel yang sedang dalam perebutan kekuasaan dari Daud. Namun, cerita tersebut bisa menjadi pelajaran agar praktik kekerasan untuk kepentingan kelompok tertentu tidak terulang kembali. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur atau studi kepustakaan. Penelitian ini ditujukkan untuk mendeskripsikan dan menggambarkan fenomena-fenomena yang terjadi dalam pelayanan gereja. Penulisan artikel ini menggunakan pendekatan deskriptif analitis, yang akan menggambarkan berbagai dinamika politik umat Kristen dan menganalisisnya melalui interpretasi teks 1 Raja-raja 1 - 2 serta berbagai pandangan teologis. Langkah yang dilakukan adalah dengan terlebih dahulu mendeskripsikan hubungan antara gereja dengan dunia politik. Selanjutnya dari gambaran situasi tersebut dilakukan analisis melalui interpretasi naratif teks 1 Raja-raja 1 - 2. Hasil interpretasi ters","PeriodicalId":32879,"journal":{"name":"Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani","volume":"18 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"88918935","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
[Resensi Buku] Participating in God: A Study in Christian Doctrine and Metaphysics [Resensi Buku]参与上帝:基督教教义与形而上学研究
Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Pub Date : 2022-10-19 DOI: 10.30648/dun.v7i1.772
Yohannes Ali Sandro Sitorus
{"title":"[Resensi Buku] Participating in God: A Study in Christian Doctrine and Metaphysics","authors":"Yohannes Ali Sandro Sitorus","doi":"10.30648/dun.v7i1.772","DOIUrl":"https://doi.org/10.30648/dun.v7i1.772","url":null,"abstract":"<jats:p>-</jats:p>","PeriodicalId":32879,"journal":{"name":"Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-19","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"47914093","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
相关产品
×
本文献相关产品
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书