Bulanda Agata, Yonatan Alex Arifianto, Dina Kristiani
{"title":"Kode Etik dan Kompetensi Sosial Guru terhadap Sikap dan Nilai Kerukunan Membangun Bangsa","authors":"Bulanda Agata, Yonatan Alex Arifianto, Dina Kristiani","doi":"10.58232/epignosis.v1i2.17","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":" Abstract: Education is inseparable from the social competence of teachers and also the teacher's code of ethics. Teachers are often defined as social beings where the life of a teacher or educator cannot be separated from social life. So do not be surprised if teachers get more demands from other communities. Because the competence and code of ethics of teachers are things that can bring exemplary attitudes to students. For that attitude, it is necessary to develop good communication with parents of students in order to build communication that exists in two directions that takes place, so that the values and morals that are applied bring children to respect and tolerance in building the nation. Using descriptive qualitative methods, it can be concluded that teachers in building and encouraging children's creativity both in society grow in the value of harmony. Because this can be a very important deradication in multicultural life for radicalism. An educator also needs to build harmony for the school, the surrounding environment and within the community because it becomes a foundation to be able to become a unifier and build harmony. Both in terms of different religions, which exist in the Indonesian nation.Abstrak: Pendidikan tidak terlepas dari kompetensi sosial guru dan juga kode etik guru. Guru sering kali didefinisikan sebagai makhluk sosial dimana kehidupan seorang guru atau pendidik ini tidak lepas dari kehidupan sosial. Maka tidak heran jika guru mendapat tuntutan lebih dari masyarakat lainnya. Sebab kompetensi dan kode etik guru merupakan hal yang dapat membawa sikap yang diteladankan bagi naradidik. untuk itu sikap itu diperlukan pengembangan komunikasi yang baik terhadap orang tua murid guna membangun komunikasi yang terjalin pada dua arah yang berlangsung, supaya nilai dan moral yang diterapkan membawa anak pada sikap menghargai dan juga bertoleransi dalam membangun bangsa. Mengunakan metode kualitatif deskritif, maka dapat disimpulkan bahwa guru dalam membangun dan mendorong kreativitas anak baik dalam masyarakat bertumbuh dalam nilai kerukunan. Sebab hal ini dapat menjadi deradikasi yang sangat penting dalam kehidupan yang multikultural bagi adanya radikalisme. Seorang pendidik juga perlu membangun akan kerukaunan bagi sekolah, lingkungan sekitar serta didalam masyarakat karena itu menjadi sebuah pondasi untuk dapat menjadi pemersatu dan membangun kerukunan. Baik dari segi keagamaan yang berbeda-beda, yang ada di bangsa Indonesia.","PeriodicalId":32879,"journal":{"name":"Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani","volume":"7 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-10-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.58232/epignosis.v1i2.17","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Abstract
Abstract: Education is inseparable from the social competence of teachers and also the teacher's code of ethics. Teachers are often defined as social beings where the life of a teacher or educator cannot be separated from social life. So do not be surprised if teachers get more demands from other communities. Because the competence and code of ethics of teachers are things that can bring exemplary attitudes to students. For that attitude, it is necessary to develop good communication with parents of students in order to build communication that exists in two directions that takes place, so that the values and morals that are applied bring children to respect and tolerance in building the nation. Using descriptive qualitative methods, it can be concluded that teachers in building and encouraging children's creativity both in society grow in the value of harmony. Because this can be a very important deradication in multicultural life for radicalism. An educator also needs to build harmony for the school, the surrounding environment and within the community because it becomes a foundation to be able to become a unifier and build harmony. Both in terms of different religions, which exist in the Indonesian nation.Abstrak: Pendidikan tidak terlepas dari kompetensi sosial guru dan juga kode etik guru. Guru sering kali didefinisikan sebagai makhluk sosial dimana kehidupan seorang guru atau pendidik ini tidak lepas dari kehidupan sosial. Maka tidak heran jika guru mendapat tuntutan lebih dari masyarakat lainnya. Sebab kompetensi dan kode etik guru merupakan hal yang dapat membawa sikap yang diteladankan bagi naradidik. untuk itu sikap itu diperlukan pengembangan komunikasi yang baik terhadap orang tua murid guna membangun komunikasi yang terjalin pada dua arah yang berlangsung, supaya nilai dan moral yang diterapkan membawa anak pada sikap menghargai dan juga bertoleransi dalam membangun bangsa. Mengunakan metode kualitatif deskritif, maka dapat disimpulkan bahwa guru dalam membangun dan mendorong kreativitas anak baik dalam masyarakat bertumbuh dalam nilai kerukunan. Sebab hal ini dapat menjadi deradikasi yang sangat penting dalam kehidupan yang multikultural bagi adanya radikalisme. Seorang pendidik juga perlu membangun akan kerukaunan bagi sekolah, lingkungan sekitar serta didalam masyarakat karena itu menjadi sebuah pondasi untuk dapat menjadi pemersatu dan membangun kerukunan. Baik dari segi keagamaan yang berbeda-beda, yang ada di bangsa Indonesia.
摘要:教育离不开教师的社会能力,也离不开教师的道德规范。教师通常被定义为社会人,教师或教育者的生活不能与社会生活分开。因此,如果教师从其他社区得到更多的要求,不要感到惊讶。因为教师的能力和道德规范可以给学生带来模范的态度。对于这种态度,有必要与学生家长进行良好的沟通,以建立两种方向的沟通,以便所应用的价值观和道德在建设国家的过程中使孩子们尊重和宽容。运用描述性定性的方法,可以得出教师在培养和鼓励儿童创造力方面在社会和谐中成长的价值。因为这对多元文化生活中的激进主义来说是一个非常重要的根除。教育者还需要为学校、周围环境和社区内部构建和谐,因为这是能够成为统一者和构建和谐的基础。两者都有不同的宗教信仰,这些宗教信仰存在于印尼民族。摘要:Pendidikan tidak terlepas dari kompetensi social guru dan juga kode etik guru。上师服务于kali didefinisikan sebagai makhluk社会dimana kehidupan seorang上师服务于kali didefinisikan sebagai makhluk社会dimana kehidupan seorang上师服务于kali didefinisikan sebagai makhluk社会。Maka tidak heran jika guru mendapat tuntutan lebih dari masyarakat lainnya。Sebab kompetensi dan kode etik guru merupakan hal yang dapat membawa sikap yang diteladankan bagi naradidik。Untuk itu sikap itu diperlukan pengembangan komunikasi Yang baik terhadap orang tua murid guna member bangun komunikasi Yang terjalin pada dua arah Yang berlangsung, supaya nilai Dan moral Yang diterapkan member bawa anak pada sikap menghargai Dan juga bertolerans dalam member bangun bangsa。蒙古那坎方法是一种素质教育,一种精神教育,一种精神教育,一种精神教育,一种精神教育。西巴布哈尼尼达帕特menjadi deradikasi杨sangat penting dalam kehidupan杨多元文化bagi adanya激进主义。这句话的意思是说:“我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说。”Baik dari segi keagamaan yang berbeda-beda, yang ada di bangsa印度尼西亚。