{"title":"Analisis model perilaku perokok dengan adanya faktor kekambuhan merokok","authors":"Ismi Syari'ah, Budiamala Prawoto","doi":"10.26740/mathunesa.v10n2.p326-335","DOIUrl":"https://doi.org/10.26740/mathunesa.v10n2.p326-335","url":null,"abstract":"Perilaku merokok adalah sesuatu yang dianggap biasa saja dalam masyarakat. Bahkan bagi sebagian orang, rokok merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi setiap hari, meskipun dampak yang disebabkan karena perilaku perokok sampai saat ini belum bisa ditutupi dengan cara apapun. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model matematika pada perilaku perokok dengan menganalisa bagaimana kestabilan model perilaku perokok dengan adanya faktor kekambuhan merokok. Metode yang dilakukan yaitu membentuk asumsi–asumsi berdasarkan masalah pada dunia nyata, yang selanjutnya dari asumsi–asumsi tersebut, dapat dibentuk diagram kompartemen yang digunakan untuk mengkonstruksi model. Model yang digunakan pada penelitian ini merupakan model SEIR. Dari model tersebut dapat ditentukan titik ekuilibrium bebas perokok dan titik ekuilibrium endemik perokok (perokok selalu ada). Selanjutnya, dilakukan linearisasi pada sistem persamaan sehingga diperoleh matriks Jacobi yang digunakan untuk mencari nilai eigen. Analisa kestabilan dilakukan dengan nilai eigen dan bilangan reproduksi dasar yang didapatkan dengan metode next generation matrix. Selanjutnya, dilakukan simulasi numerik menggunakan software Matlab. Berdasarkan hasil pembahasan, analisa kestabilan menyatakan bahwa titik ekuilibrium bebas perokok akan dicapai ketika dan titik ekuilibrium endemik perokok akan dicapai ketika . Model yang dibangun merupakan modifikasi dari model (Alzaid & Alkahtani, 2021), sehingga dengan melakukan penambahan penularan oleh perokok berat dan perilaku sembuh dari perokok ringan yang lebih relevan dengan keadaan yang sebenarnya, dibutuhkan waktu yang lebih lama untuk menuju titik ekuilibrium.","PeriodicalId":31823,"journal":{"name":"Mathunesa Jurnal Ilmiah Matematika","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-07-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"42895931","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"MODEL PENILAIAN OPSI SAHAM KARYAWAN DENGAN STRATEGI LINDUNG NILAI YANG MEMPERTIMBANGKAN FITUR VESTING PERIOD DAN PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA","authors":"Megita Adiska Putri, Rudianto Artiono","doi":"10.26740/mathunesa.v10n2.p308-316","DOIUrl":"https://doi.org/10.26740/mathunesa.v10n2.p308-316","url":null,"abstract":"Investasi keuangan dapat dilakukan dengan berbagai alternatif, diantaranya dengan kontrak opsi. Beberapa perusahaan di Indonesia juga telah menerapkan investasi kontrak opsi yaitu pemberian opsi yang ditujukan menyeluruh kepada semua karyawan tanpa proses seleksi, atau dapat pula dilakukan melalui proses seleksi berdasarkan jabatan maupun kriteria-kriteria tertentu yang bersifat kualitatif. Penentuan opsi yang diberikan kepada karyawan mempertimbangkan beberapa hal berikut, yaitu pemutusan hubungan kerja serta risiko vesting period. Secara teknis, pemegang opsi menghadapi masalah kontrol stokastik dengan penghentian optimal. Masalah ini kemudian dirumuskan sebagai masalah batas bebas. Selanjutnya, perusahaan akan menggunakan batasan ini untuk menemukan biaya penerbitan opsi. Metode yang penulis gunakan adalah metode penentuan nilai dari OSK yang dapat dilaksanakan lebih awal kepada karyawan sehingga diperoleh solusi untuk masalah batas bebas nonlinier yang terkait dengan waktu exercise. Penelitian ini menghasilkan model matematika yang dapat digunakan untuk menentukan harga dari suatu opsi saham karyawan yang mengalami risiko vesting period dan pemutusan hubungan kerja. \u0000Kata Kunci: Opsi Saham Karyawan, Lindung Nilai, Risiko Vesting Period dan Pemutusan Hubungan Kerja.","PeriodicalId":31823,"journal":{"name":"Mathunesa Jurnal Ilmiah Matematika","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-07-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"44707287","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"APLIKASI PEWARNAAN TITIK PADA GRAF UNTUK OPTIMALISASI DURASI LAMPU LALU LINTAS DI SIMPANG JALAN JEMURSARI KOTA SURABAYA","authors":"Moh. Dzikri Abdullah, Budi Rahadjeng","doi":"10.26740/mathunesa.v10n2.p289-298","DOIUrl":"https://doi.org/10.26740/mathunesa.v10n2.p289-298","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan lampu lalu lintas pada simpang Jalan Jemursari dengan menggunakan konsep pewarnaan simpul teori graf. Sampel penelitian ini merupakan durasi lampu lalu lintas berwarna merah dan hijau yang berada di simpang Jalan Jemursari Kota Surabaya. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara menghitung satu siklus durasi lampu lalu lintas berwarna merah dan hijau secara manual menggunakan stopwatch. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat efektivitas data hasil pewarnaan simpul menggunakan algoritma Welsh-Powell lebih aman dan lebih objektif dibandingkan data primer baik pada saat kereta melintas maupun pada saat kereta tidak melintas di area tersebut. Pada saat kereta tidak melintas diperoleh tingkat efektivitas lampu berwarna hijau naik sebesar 4,576% dan lampu berwarna merah turun sebesar 3,826%. Sedangkan pada saat kereta melintas diperoleh tingkat efektivitas lampu berwarna hijau naik sebesar 58,226% dan untuk lampu berwarna merah turun sebesar 26,900%.","PeriodicalId":31823,"journal":{"name":"Mathunesa Jurnal Ilmiah Matematika","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-07-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"45561490","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"DINAMIKA MODEL SIRI COVID-19 DENGAN ADANYA PENGARUH KERUMUNAN","authors":"A. Nurjanah, Budiamala Prawoto","doi":"10.26740/mathunesa.v10n2.p280-288","DOIUrl":"https://doi.org/10.26740/mathunesa.v10n2.p280-288","url":null,"abstract":"Coronavirus Disease 2019 di penghujung tahun 2021 masih mewabah di seluruh dunia. Virus ini awal mulanya didapati di Wuhan, Cina pada bulan Desember tahun 2019 kemudian begitu cepat menyebar sehingga menjadi pandemi global. Virus ini merupakan salah satu virus yang bisa menular melalui kontak antara manusia sehat dengan manusia terinfeksi. Virus Corona dapat menular melalui droplet orang terinfeksi yang dihasilkan pada waktu batuk atau bersin. Faktor yang membuat virus ini bisa berkembang banyak salah satunya adalah dengan adanya kontak antar manusia sehat dan manusia terinfeksi dalam jumlah lebih dari satu orang atau kerumunan, sehingga virus dapat menular dengan mudah. Artikel ini membahas model SIR yang dimodifikasi menjadi SIRI untuk kasus COVID 19 dengan memasukkan faktor kerumunan atau efek berkerumun. Tahapan dalam penelitian ini diawali dengan penentuan asumsi awal, konstruksi model, penentuan titik equilibrium, analisa kestabilan, penentuan bilangan reproduksi dasar serta sinkronisasi hasil analisa menggunakan simulasi numerik. Hasil dari penelitian diperoleh model matematika SIRI COVID-19 dengan adanya pengaruh kerumunan, dua titik kesetimbangan yakni titik kesetimbangan bebas penyakit (D0) dan titik kesetimbangan endemik (D*) bersama syarat kestabilannya, dan bilangan reproduksi dasar .","PeriodicalId":31823,"journal":{"name":"Mathunesa Jurnal Ilmiah Matematika","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-07-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"43675408","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"MODEL DINAMIKA KECANDUAN GAME ONLINE PADA GAWAI","authors":"Yohanes Billy Surya Wijaya, Dimas Avian Maulana","doi":"10.26740/mathunesa.v10n2.p299-307","DOIUrl":"https://doi.org/10.26740/mathunesa.v10n2.p299-307","url":null,"abstract":"Perkembangan internet yang sangat pesat menyebabkan semakin banyaknya hal yang dapat dilakukan di internet, salah satunya adalah bermain game online. Bermain game online memiliki dampak positif maupun negatif untuk masyarakat. Dampak positifnya, kita semakin mudah untuk berkomunikasi dengan orang-orang dari berbagai tempat, melatih sportivitas, serta mengasah kreativitas. Di sisi lain dampak negatifnya adalah terjadinya kecanduan yang menyebabkan pemain game online menjadi lupa waktu dan abai terhadap tanggung jawabnya bahkan hingga mengabaikan tugas sekolah maupun pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau permasalahan kecanduan game online menggunakan model matematika. Model matematika yang digunakan adalah model SEAR dengan empat kompartemen yaitu susceptible, exposed, addicted dan recovery. Populasi penelitian ini dibatasi untuk kasus kecanduan game online pada gawai serta mengabaikan faktor adanya pemain profesional (e-sport). Dari model kemudian ditentukan titik kesetimbangan bebas penyakit dan titik kesetimbangan endemik yang kemudian dianalisis kestabilannya. Selanjutnya, diperoleh bilangan reproduksi dasar R0 = 1.27, yang berarti terjadi kecanduan game online pada masyarakat. Berdasarkan hasil simulasi numerik menggunakan python, diperoleh bahwa adanya kasus kecanduan game online ketika individu sudah memasang game online pada gawai pribadi. Di sisi lain, ketika laju individu yang memasang game online pada gawai pribadi rendah, terjadi penurunan populasi individu yang kecanduan bermain game online. Hal ini dapat diartikan, adanya kecenderungan terjadinya kecanduan bermain game online ketika individu telah memasang dan bermain game online pada gawai milik mereka pribadi.","PeriodicalId":31823,"journal":{"name":"Mathunesa Jurnal Ilmiah Matematika","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-07-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"46380171","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"ANALISIS CLUSTER BERDASARKAN DAMPAK EKONOMI DI INDONESIA AKIBAT PANDEMI COVID-19","authors":"Ika Nur Hasanah, A’yunin Sofro","doi":"10.26740/mathunesa.v10n2.p239-248","DOIUrl":"https://doi.org/10.26740/mathunesa.v10n2.p239-248","url":null,"abstract":"Sejak Maret 2020 Indonesia dihadapkan dengan masalah serius dengan munculnya penyakit menular yaitu Covid-19. Adanya pandemi Covid-19 menjadi masalah besar di bidang kesehatan tetapi selain itu Covid-19 juga berdampak di berbagai bidang. Kasus Covid-19 mengalami penyebaran dengan cepat, karena hal tersebut pemerintah Indonesia menetapkan berbagai kebijakan untuk menekan tingkat penyebarannya. Dengan adanya kebijakan-keebijakan tersebut berhasil menghambat penyebaran virus Covid-19, namun kebjikan tersebut juga berdampak di berbagai bidang khususnya bidang ekonomi. Dengan melihat dampak Covid-19 di bidang ekonomi, pemerintah perlu melakukan kebijakan ekonomi untuk pemulihan perekonomian di Indonesia. Untuk membuat kebijakan ekonomi, pemerintah perlu mengetahui kondisi daerah di Indonesia dan mengetahui informasi daerah-daerah di Indonesia yang sangat berdampak ekonomi akibat Covid-19. Hal ini dilakukan untuk memudahkan pemerintah dan dapat menjadi rujukan pemerintah untuk melakukan kebijakan pemulihan perekonomian di masing-masing daerah. Sehingga perlu dilakukan penelitian mengenai pengelompokan provinsi-provinsi di Indonesia berdasarkan tingkat keparahan dampak Covid-19 terhadap perekonomian menggunakan analisis cluster. Analisis cluster atau pengelompokan provinsi tersebut berdasarkan berbagai kondisi sektor ekonomi yaitu tingkat pengangguran, dan tingkat presentase penduduk miskin. Pada penelitian ini, analisis cluster dilakukan menggunakan metode hierarki yaitu single linkage, complete linkage, average linkage, dan metode ward dengan membandingkan menggunakan tiga ukuran jarak yaitu Euclidean, Manhattan dan Canberra. Hasil analisis clustering diperoleh metode ward dengan jarak euclidean memperoleh hasil terbaik dengan cluster optimal berjumlah 6, menghasilkan nilai koefisien sillhoutte yaitu 0,48.","PeriodicalId":31823,"journal":{"name":"Mathunesa Jurnal Ilmiah Matematika","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-07-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"48149781","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"ANALISIS STRATEGI PERSAINGAN CAFE DI TUBAN DENGAN METODE GAME THEORY (TEORI PERMAINAN)","authors":"Desta Cahaya Putri Enjeli","doi":"10.26740/mathunesa.v10n2.p344-348","DOIUrl":"https://doi.org/10.26740/mathunesa.v10n2.p344-348","url":null,"abstract":"Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis strategi perersaingan pada brand cafe. Data yang digunakan untuk penelitian ini diambil dengan cara membagikan kuisioner. Kuisioner dibagikan kepada 100 masyarakat Tuban. Angket ini digunakan untuk mengumpulkan data brand cafe yang sering dikunjungi oleh para masyarakat Tuban dan alasan mengapa mereka memilih cafe tersebut. Pada data yang diperoleh, dapat ditemukan bahwa cafe Belikopi dan cafe Konco Dolan merupakan cafe yang paling banyak dikunjungi oleh masyarakat Tuban. Untuk menentukan strategi yang paling optimal bagi kedua brand cafe, maka akan dianalisis menggunakan metode teori permainan. Ada tiga kategori yang dapat dijadikan strategi oleh kedua cafe, yaitu 3S yang meliputi strategi harga terjangkau, strategi kualitas produk, dan strategi tempat nyaman. 3S tersebut diharapkan dapat menjadi acuan kedua cafe mengenai strategi yang tepat untuk diterapkan pada kedua cafe tersebut. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 3S yang digunakan oleh cafe Belikopi dan cafe Konco Dolan. Dalam permainan ini, Belikopi diposisikan sebagai pemain baris dan Konco Dolan sebagai pemain kolom. Dalam game theory pada persaingan antar brand cafe ini akan menggunakan strategi tunggal. Hasil dari penelitian ini adalah cafe Belikopi disarankan agar menggunakan strategi harga terjangkau, sedangkan untuk cafe Konco Dolan disarankan agar menggunakan strategi tempat nyaman untuk hasil penjualan yang lebih maksimal.Kata Kunci: cafe, game theory, strategi persaingan.","PeriodicalId":31823,"journal":{"name":"Mathunesa Jurnal Ilmiah Matematika","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-07-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"46111597","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENERAPAN INTUITIONISTIC FUZZY SETS (IFS) DALAM PENENTUAN JURUSAN KULIAH DENGAN METODE JARAK NORMAL EUCLIDEAN TERNORMALISASI","authors":"Dika Dwi Meilina, Raden Sulaiman","doi":"10.26740/mathunesa.v10n2.p269-279","DOIUrl":"https://doi.org/10.26740/mathunesa.v10n2.p269-279","url":null,"abstract":"Dalam artikel ini, membahas tentang penerapan Intuitionistic Fuzzy Sets (IFS) dalam penentuan jurusan kuliah menggunakan metode jarak normal euclidean ternormalisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan Intuitionistic Fuzzy Sets (IFS) untuk memprediksi pengambilan keputusan dalam penentuan pemilihan jurusan kuliah oleh siswa MAN 1 Madiun dengan menggunakan data nilai mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Sejarah Indonesia, Biologi, Kimia, Fisika, Sejarah, Ekonomi, Sosiologi dan Geografi mulai dari semester 1 hingga semester 4. Data nilai yang telah diperoleh dirata-rata dan diolah untuk menentukan derajat keanggotaan, derajat ketakanggotaan dan derajat keragu-raguan. Selain itu peneliti juga melakukan wawancara dengan guru Bimbingan Konseling untuk memperoleh hasil data hubungan antara nilai mata pelajaran dengan jurusan kuliah. Data tersebut akan digunakan untuk penentuan pemilihan jurusan kuliah yang tepat untuk siswa MAN 1 Madiun yang akan melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Setelah data terkumpul kemudian dilakukan analisis menggunakan metode jarak normal euclidean ternormalisasi. Berdasarkan hasil yang diperoleh dengan metode jarak normal euclidean ternormalisasi diperoleh alternatif pilihan jurusan terbaik. Ada 13 siswa direkomendasikan jurusan kesehatan, 10 siswa direkomendasikan jurusan MIPA, 7 siswa direkomendasikan jurusan ekonomi dan 1 siswa direkomendasikan jurusan sosial. Kemudian hasil tersebut dibandingkan dengan hasil kuisioner pilihan jurusan kuliah siswa yang menunjukkan 41.9% sesuai dengan pilihan siswa dan 58.1% tidak sesuai karena ada beberapa faktor yang mempengaruhi. Seperti dorongan atau motivasi dari orang tua, prospek kerja yang tinggi, minat atau keinginan dan faktor ingin belajar sesuatu yang baru. \u0000Kata kunci: Intuitionistic Fuzzy Sets, jurusan kuliah, jarak normal euclidean ternormalisasi","PeriodicalId":31823,"journal":{"name":"Mathunesa Jurnal Ilmiah Matematika","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-07-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"48790394","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Bilangan Keterhubungan Pelangi Sejati Dari Graf","authors":"Siti Rois'satul Azmil, I. K. Budayasa","doi":"10.26740/mathunesa.v10n1.p109-118","DOIUrl":"https://doi.org/10.26740/mathunesa.v10n1.p109-118","url":null,"abstract":"Pewarnaan-sisi pada graf G adalah suatu fungsi W∶E(G)→{1,2,…,k}=[k] di mana [k] adalah himpunan warna. Pewarnaan-sisi-sejati pada graf G merupakan pewarnaan-sisi G di mana setiap dua sisi yang terkait pada titik yang sama berwarna berbeda (Budayasa, 2007). Subgraf H dari G dengan pewarnaan W dikatakan pelangi apabila seluruh sisi H mendapat warna yang berbeda-beda. Graf G dikatakan terhubung pelangi apabila untuk setiap dua titik G, ada lintasan pelangi yang menghubungkan kedua titik tersebut. Bilangan keterhubungan pelangi graf G adalah minimum banyaknya warna yang diperlukan agar G terhubung pelangi, disimbolkan dengan rc(G). Graf nontrivial G dengan pewarnaan-sisi-sejati dikatakan terhubung pelangi sejati apabila untuk setiap dua titik yang berbeda di graf G ada lintasan pelangi yang mengaitkan dua titik tersebut. Bilangan keterhubungan pelangi sejati graf G disimbolkan dengan prc(G). Dalam pembahasan artikel ini, akan ditunjukkan bilangan keterhubungan pelangi sejati pada Graf Pohon (Tn), Graf Sikel (Cn), dan Graf Komplet (Kn). Selain itu, akan ditunjukkan juga batas atas dan batas bawah bilangan keterhubungan pelangi sejati pada graf, besarnya selisih prc(G)-rc(G), dan kelas graf dengan prc(G)=χ'(G).Kata Kunci: Graf, Pewarnaan-Sisi-Sejati Graf, Bilangan Keterhubungan Pelangi Sejati.","PeriodicalId":31823,"journal":{"name":"Mathunesa Jurnal Ilmiah Matematika","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-04-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"44952102","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Karakterisasi BCK-Aljabar Implikatif Berdasarkan N-ideal Implikatif Neutrosofik","authors":"Devy Gita Kirana, Agung Lukito","doi":"10.26740/mathunesa.v10n1.p21-32","DOIUrl":"https://doi.org/10.26740/mathunesa.v10n1.p21-32","url":null,"abstract":"Pada artikel ini diperkenalkan konsep implikatif neutrosofik dalam , dan diselidiki beberapa sifatnya. Hasil utamanya adalah karakterisasi implikatif dengan menggunakan implikatif neutrosofik.","PeriodicalId":31823,"journal":{"name":"Mathunesa Jurnal Ilmiah Matematika","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-04-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"45958836","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}