{"title":"PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK USIA DINI DENGAN METODE BERNYANYI DI TK YAZIDA NW TANGAR","authors":"M. Mustakim, Nurul Hidayati Mustakimah","doi":"10.33394/realita.v8i1.7339","DOIUrl":"https://doi.org/10.33394/realita.v8i1.7339","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam meningkatkan kemampuan berbicara dan berbahasa pada anak usia dini dengan metode bernyanyi di TK Yazida NW Tangar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan desain analisis deskriptif, yaitu prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan suatu keadaan dalam sebuah penelitian berdasarkan fakta-fakta yang terlihat. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu; Bagaimana peran guru dalam meningkatkan kemampuan berbahasa AUD di TK Yazida NW Tangar kemudian Apakah metode bernyanyi dapat meningkatkan kemampuan berbahasa AUD di TK Yazida NW Tangar. Hasil analisis data menunjukan bahwa peran guru dalam meningkatkan kemampuan anak dalam berbicara sangat baik. Metode yang digunakan guru yaitu metode bercerita, bercakap-cakap, bermain peran dan karyawisata, dan bernyanyi. Guru memfasilitasi anak dengan cara selalu mendengarkan anak ketika anak berbicara, selalu merespon ketika anak-anak berbicara, dan selalu mendengarkan ide yang disampaikan anak.","PeriodicalId":309169,"journal":{"name":"Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling","volume":"11 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128476858","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PERAN GURU BK/KONSELOR DALAM PEMBENTUKAN AGEN ANTI BULLYING DI SEKOLAH","authors":"Kiki Faris","doi":"10.33394/realita.v8i1.6939","DOIUrl":"https://doi.org/10.33394/realita.v8i1.6939","url":null,"abstract":"AbstrakTulisan ini fokus membahas peran guru BK dalam pembentukan agen anti bullyingdi sekolah dengan melakukan pelatihan anti-bullying. Di Indonesia, angka perundungan atau bullying masih sangat tinggi dan mengkhawatirkan. Hampir disetiap sekolah terdapat kasus bullying. Selain itu juga maraknya cyber bullying yang sudah di luar pengawasan sekolah, memiliki dampak luar biasa bagi para korban. Selain memberi pendampingan pada korban bullying, ada salah satu cara untuk memutus mata rantai bullying, yakni dengan memberikan pemahaman secara komprehensif kepada siswa tentang apa itu bullying dan dampak dari bullying melalui sebuah pelatihan pembentukan agen anti-bullying. Penelitian ini dilatarbelakangi perilaku bullying yang terjadi di SMK N 1 PASAMAN. Tujuan penelitian yaitu 1) Mendeskripsikan perilaku bullying. 2) Mendeskripsikan peranan guru Bimbingan dan Konseling dalam mencegah bullying siswa. 3) Peran guru bk dalam membentuk agen anti bullying. Pembentukan agen anti bullying ini diambil perwakilan siswa-siswi kelas X dan XI. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian deskriptif. Pendekatan deskriptif kualitatif dipilih karena penelitian yang dilakukan adalah berkaitan dengan peristiwa-peristiwa yang sedang berlangsung dan berkenaan dengan kondisi masa sekarang.Kata Kunci: Peran Guru BK; Perilaku bullying, Agen Anti BullyingAbstractThis paper focuses on discussing the role of the counseling teacher in forming an anti-bullying agent at school by conducting anti-bullying training. In Indonesia, the number of bullying or bullying is still very high and worrying. Almost every school has cases of bullying. Besides that, the rise of cyber bullying which is outside the supervision of schools, has an extraordinary impact on victims. Apart from providing assistance to victims of bullying, there is one way to break the chain of bullying, namely by providing students with a comprehensive understanding of what bullying is and the impact of bullying through training in the formation of anti-bullying agents. This research was motivated by bullying behavior that occurred at SMK N 1 PASAMAN. The research objectives are 1) to describe bullying behavior. 2) Describe the role of the Guidance and Counseling teacher in preventing student bullying. 3) The role of the counseling teacher in forming anti-bullying agents. The formation of this anti-bullying agent was taken by representatives of class X and XI students. This research uses a type of qualitative research with a descriptive research approach. A qualitative descriptive approach was chosen because the research carried out is related to ongoing events and with regard to current conditions.Keywords: The Role of the BK Teacher; Bullying behavior, Anti Bullying Agent","PeriodicalId":309169,"journal":{"name":"Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling","volume":"20 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124674076","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENERAPAN METODE KARYA WISATA DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS III SD NEGERI 14 CAKRANEGARA","authors":"Muhamad Hamidi","doi":"10.33394/realita.v8i1.7351","DOIUrl":"https://doi.org/10.33394/realita.v8i1.7351","url":null,"abstract":"Penelitian ini dilatar belakangi karena rendahnya prestasi belajar siswa Kelas III. SD Negeri 14 Cakranegara pada Semester I Tahun Pelajaran 2021/2022 yang disebabkan oleh sulitnya siswa memahami materi yang ada pada mata pelajaran IPA. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar IPA pada siswa Kelas III. SD Negeri 14 Cakranegara pada Semester I Tahun Pelajaran 2021/2022. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes prestasi belajar yang dianalisis secara deskriptif. Hasil tes kemampuan awal siswa menunjukkan nilai rata-rata kelas baru mencapai 57,60 dengan presentase ketuntasan belajar sebesar 28%. Hasil tersebut menunjukkan prestasi belajar IPA siswa masih rendah. Setelah diterapkannya metode karya wisata dalam pembelajaran tematik, nilai siswa pada siklus I mencapai 59,20 dengan presentase ketuntasan beajar sebesar 36%. Sedangkan nilai rata-rata di siklus II meningkat menjadi 82,00 dengan presentase ketuntasan belajar mencapai 96%.Hasil yang diperoleh menunjukan adanya peningkatan setelah menggunakan metode karya wisata dalam pembelajaran tematik dan indikator keberhasilan penelitian di capai pada siklus II. Hasil yang telah diperoleh menunjukan bahwa penggunaan metode karya wisata dalam pembelajaran tematik terbukti dapat meningkat kanprestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Untuk itu disarankan metode karya wisata dalam pembelajaran temetik dapat dipertimbangkan digunakan dalam pembelajaran di kelas.","PeriodicalId":309169,"journal":{"name":"Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling","volume":"39 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132712131","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK COGNITIVE RESTRUCTURING UNTUK MEREDUKSI KETERLAMBATAN PESERTA DIDIK","authors":"Tri Putri Amelia S, Silvianetri Silvianetri","doi":"10.33394/realita.v8i1.7500","DOIUrl":"https://doi.org/10.33394/realita.v8i1.7500","url":null,"abstract":"The purpose of this study was to determine the factors of student delays, follow-up by homeroom teachers, guidance counselors and students as well as the school's efforts to renew school rules regarding sanctions for late students arriving at school. The type of research used is qualitative research using the case study method. In this case study research the data collection techniques used were observation and interviews. The data analysis used was triangulation, both source triangulation and technique triangulation. Data on tardiness was collected through anecdotal notes for each counseling teacher. The research subjects were 9 students who had the highest intensity of lateness at school. To reduce student delays through counseling guidance services, group counseling with cognitive restructuring techniques is considered effective in overcoming these problems. The results of the study showed that 7 students showed very good changes seen through a decrease in the level of lateness to school and tended not to repeat the same behavior. Meanwhile, 2 students need to be assisted with individual counseling and home visits","PeriodicalId":309169,"journal":{"name":"Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling","volume":"41 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128938643","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGGUNAAN METODE DEMONTRASI UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS I B SDN 33 MATARAM","authors":"S. Siswati","doi":"10.33394/realita.v8i1.7563","DOIUrl":"https://doi.org/10.33394/realita.v8i1.7563","url":null,"abstract":"Pencapaian hasil belajar siswa kelas I.B di SDN 33 Mataram, pada mata pelajaran Matematika masi berada dibawah KKM hal ini di karenakan metode yang digunakan belum tepat sehingga siswa hanya pasif dalam pembelajaran. Kreatifitas siswa dalam proses pembelajaran kurang karena dalam penyampaian guru bersifat monoton dan tanpa arah. Dari latar belakang diatas maka rumusan masalahnya “apakah metode Demonstrasi dalam pembelajaran Matematika tentang satuan waktu dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas I.B SDN 33 Mataram Tahun Pelajaran 2021/2022” Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang mencakup tahap perencanaan, tindakan, peaksanaan, observasi, evaluasi dan refleksi dengan melibatkan siswa kelas I.B sebagai subyek dan seorang guru sebagai teman sejawat/observer dan penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Dengn menggunakan metode demonstrasi merupakan metode pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa untuk memecahkan masalah’ Terbukti dari peningkatan yang terjadi pada tiap siklus rata-rata prosentase pada pra siklus hasil tes 57% meningkat pada siklus I. 75% dan porsentasi pada siklus II meningakat jadi 90% dengan keaktifan siswa 100%. Metode demonstrasi dapat meningkatkan kompetensi siswa kelas I.B SDN 33 Mataram Tahun Pelajaran 2021/2022.","PeriodicalId":309169,"journal":{"name":"Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling","volume":"28 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128823512","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"IMPLEMENTASI KONSELING KRISIS UNTUK MENGATASI TRAUMA KORBAN BULLYING DI SEKOLAH MENENGAH ATAS","authors":"Ahmad Syarofudin","doi":"10.33394/realita.v8i1.6759","DOIUrl":"https://doi.org/10.33394/realita.v8i1.6759","url":null,"abstract":"Bullying menjadi permasalahan yang cukup sering terjadi di lingkungan sekolah, terutama Sekolah Menengah Atas. Siswa yang menjadi korban bullying tentu memiliki potensi trauma yang cukup besar. Jika hal itu terjadi sewaktu-waktu, maka perlu ada intervensi dari pihak yang sudah terlatih untuk mengatasi trauma. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi konseling krisis dalam mengatasi trauma korban bullying di Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan, yaitu dengan menggunakan buku, jurnal, dan situs internet sebagai bahan penelitian. Sementara teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis isi. Hasil dari penelitian ini adalah implementasi konseling krisis untuk mengatasi trauma korban bullying akan berjalan efektif jika konselor profesional dan berpengalaman. Tahapan implementasinya sendiri mengikuti tahapan dari konseling krisis.","PeriodicalId":309169,"journal":{"name":"Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling","volume":"2 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127960381","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"IMPLEMENTASI ADMINISTRASI TATA USAHA DALAM BIDANG KEUANGAN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN DI SMAN 1 BAYAN","authors":"Menik Aryani","doi":"10.33394/realita.v8i1.7592","DOIUrl":"https://doi.org/10.33394/realita.v8i1.7592","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk melihat implementasi administrasi tata usaha dalam bidang keuangan pembiayaan pendidikan di SMAN 1 Bayan tahun ajaran 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data penelitian adalah Kepala Sekolah, Bendahara BOS, BPP, dan KASUBAG TU. Metode pengumpulan data penelitian ini berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji keabsahan dilakukan dengan triangulasi teknik dan sumber. Data analisis kualitatif dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Implementasi administrasi tata usaha Pendidikan di SMAN 1 Bayan melipiti: (a) Perencanaan untuk peningkatan administrasi tata usaha di SMAN 1 Bayan dengan menyusun program kerja yaitu Administrasi kesiswaan, Kepegawaian, Keuangan, Inventaris, dan Surat - menyurat. (b) Pelaksanaan dan Pengorganisasian di SMAN 1 Bayan: pembagian tugas tenaga tata usaha sesuai dengan kemampuan yang dimiliki oleh tenaga tata usaha tersebut, sesuai dengan program yang direncanakan. (c) Pengawasan di SMAN 1 Bayan pengawasan melekat, dimana pengawasan dilakukan setiap waktu dan setiap hari. (2) Implementasi keuangan pembiayaan pendidikan di SMAN 1 bayan meliputi: (a) perencanaan pembiayaan pendidikan yaitu dengan menyusun RKAS, (b) Pengawasan anggaran dana pendidikan di SMAN 1 Bayan melibatkan pihak internal dan eksternal. (c) Hambatan yang kerap terjadi: pembiayaan pendidikan: sering mengalami keterlambatan pencairan dana BOS dan pada dana BPP sering mengalami hambatan pada penerimaan anggaran BPP. (3) Implementasi administrasi tata usaha dalam bidang keuangan pembiayaan pendidikan di SMAN 1 Bayan meliputi: Pelaksanaan dana mengacu pada kegiatan yang tertera dalam Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah (RKAS), baik itu RKAS BOS maupun RKAS BPP.","PeriodicalId":309169,"journal":{"name":"Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling","volume":"21 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132966217","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"IMPLEMENTASI MANAJEMEN EMOSI PADA IBU DENGAN ANAK GANGGUAN SPEECH DELAY","authors":"Eneng Garnika, Baiq Rohiyatun","doi":"10.33394/realita.v8i1.7343","DOIUrl":"https://doi.org/10.33394/realita.v8i1.7343","url":null,"abstract":"Emosi adalah perasaan intern yang dirasakan seseorang sebagai reaksi terhadap sesuatu atau seseorang. Emosi dapat muncul apabila terpicu oleh hal-hal yang tidak sesuai baik kecil maupun besar. Emosi merupakan suatu hal yang natural, dan perlu kemampuan untuk dapat mengimplementasikannya secara tepat sesuai dengan kondisi diri. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh gambaran yang lebih mendalam dalam manajemen emosi orang tua dengan anak speech delay di PAUD Permata Bangsa. Terdapat lima indikator dalam manajemen emosi yaitu self awareness (kesadaran diri), managing emotion (pengaturan emosi), motivating oneself (motivasi untuk diri sendiri), emphaty (empati) dan social skill (keterampilan emosi). Orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus, memiliki sikap dalam manajemen emosi., yaitu orang tua menyadari dan melihatnya sebagai takdir, da nada orang tua yang belum dapat menerima kenyataan. Dengan dua sikap ini, ada orang tua yang berupaya untuk mengoptimalkan kemampuan anak-anaknya dan menerima kekurangannya, namun orang tua yang belum dapat menerima situasi anaknya dan membuatnya merasa rendah diri. Pendekatan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan menggunakan field research, dengan teknik pengumpulan data menggunakan interview. Subyek dalam penelitian ini adalah ibu dari anak speech delay di PAUD Permata Bangsa. Dari hasil analisis, didapatkan bahwa ibu dalam menggunakan kesadaran diri, pengaturan emosi, motivasi diri sendiri, empati dan keterampilan emosi, belum maksimal diimplementasikan sehingga masih belum dapat mengelola emosi dengan baik saat mengasuh dan mendidik anak speech delay mereka.","PeriodicalId":309169,"journal":{"name":"Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling","volume":"9 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131599167","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGGUNAAN MODEL RESIPROKAL DALAM KELOMPOK BELAJAR SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PENJASORKES SEMESTER I SISWA KELAS V SD NEGERI 40 AMPENAN","authors":"S. Supriadi","doi":"10.33394/realita.v8i1.7564","DOIUrl":"https://doi.org/10.33394/realita.v8i1.7564","url":null,"abstract":"Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 40 Ampenan pada kelas V Semester I yang kemampuan siswa untuk mata pelajaran Penjasorkes rendah. Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah pnerapan Penggunaan Model Pembelajaran Resiprokal dapat meningkatkan Pelajaran Penjasorkes Dalam Kelompok Belajar. Metode pengumpulan datanya adalah tes prestasi belajar. Metode analisis datanya adalah deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Penggunaan Model Pembelajaran Resiprokal dalam kelompok belajar dapat meningkatkan prestasi belajar. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh pada Siklus I 61 dan di Siklus II naik menjadi 74. Simpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah Penggunaan Model Pembelajaran Resiprokal dapat meningkatkan prestasi belajar siswa Kelas V Semester I Tahun Pelajaran 2022/2023","PeriodicalId":309169,"journal":{"name":"Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling","volume":"11 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125280239","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Perbedaan Perilaku Agresif Siswa Laki-laki dan Perempuan di SMA N 16 Padang","authors":"Tasya Nabilah Mutiara","doi":"10.33394/realita.v8i1.7452","DOIUrl":"https://doi.org/10.33394/realita.v8i1.7452","url":null,"abstract":"Perilaku agresif ada dalam setiap diri manusia, yang membedakan adalah bentuk, jenis, dan kuantitasnya. Agresif merujuk pada perilaku yang membuat objeknya mengalami bahaya atau kesakitan. Agresif mewujudkan setiap bentuk keinginan (drive motivation) yang mengarah untuk menyakiti dan melukai seseorang. Banyak faktor-faktor yang dapat mempengaruhi agresif, baik itu faktor internal maupun faktor eksternal. Salah satu nya yang mempengaruhi yaitu faktor genetis atau jenis kelamin. Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena perilaku agresif tidak hanya dilakukan oleh laki-laki saja, bahkan perempuan pun juga dapat melakukan perilaku agresif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan perilaku agresif siswa laki-laki dan perempuan di SMA N 16 Padang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif komparatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 1042 orang siswa kelas X, XI dan XII SMA N 16 Padang yang terdaftar pada tahun ajaran 2022/2023 dengan sampel penelitian sebanyak 200 orang siswa dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket perilaku agresif siswa dengan model skala likert. Teknik pengolahan data menggunakan analisis statistik deskriptif dan teknik uji Mann-Whitney dengan bantuan program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan mengenai perilaku agresif siswa laki-laki dan perempuan di SMA N 16 Padang dengan hasil Sig. (2-tailed) sebesar 0,003 yang berarti lebih kecil dari 0,05 (0.003<0,05) diartikan bahwa hipotesis diterima.","PeriodicalId":309169,"journal":{"name":"Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling","volume":"24 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132432315","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}