Jurnal BiotekPub Date : 2022-12-31DOI: 10.24252/jb.v10i2.31930
Pramita Wally, A. Marwah, Azril Fajar Warang
{"title":"Efektivitas Ekstrak Myristica fragrans Houtt Terhadap Bakteri Patogen Pseudomonas aeruginosa dan Methicilin Resistensi Staphylococcus aureus","authors":"Pramita Wally, A. Marwah, Azril Fajar Warang","doi":"10.24252/jb.v10i2.31930","DOIUrl":"https://doi.org/10.24252/jb.v10i2.31930","url":null,"abstract":"Pala (Myristica fragrans Houtt), diperkaya dengan metabolit sekunder dan telah dipercayai secara tradisional bermanfaat dalam pengobatan infeksi dan inflamasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kosentrasi ekstrak pala yang efektif dalam penghambatan Pseudomonas aeruginosa dan Methicillin Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) sebagai bakteri patogen kulit. Jenis penelitian adalah eksperimen laboratorium untuk mengukur aktivitas antibakteri secara in-vitro melalui teknik disk diffusion Kirby and Bauer. Prosedur kerja meliputi uji fitokimia, ekstraksi serta uji aktivitas antibakteri. Hasil penelitian berdasarkan uji one way Anova menunjukkan bahwa f-hitung ˃ f-tabel yang berarti bahwa ekstrak daging buah pala efektif dalam menghambat P. aeruginosa dan Meticilin Resistensi Staphylococcus aureus secara keseluruhan total perlakuan. Konsentrasi 80% merupakan konsentrasi tertinggi dengan rerata diameter zona hambat terhadap bakteri P. aeruginosa 17.3 mm sementara 19,6 mm untuk zona hambat Methicilin Resistensi Staphilococcus aureus. Nilai rerata diameter zona hambat tersebut dikategorikan kuat sebagai zat antibakteri.","PeriodicalId":307371,"journal":{"name":"Jurnal Biotek","volume":"82 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114469166","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Jurnal BiotekPub Date : 2022-12-31DOI: 10.24252/jb.v10i2.33028
Sri Lestari, Efrida Pima Sari Tambunan, Irwan Syahputra
{"title":"Efektivitas Model Pembelajaran PJBL Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Pencemaran Lingkungan Terintegrasi Keislaman","authors":"Sri Lestari, Efrida Pima Sari Tambunan, Irwan Syahputra","doi":"10.24252/jb.v10i2.33028","DOIUrl":"https://doi.org/10.24252/jb.v10i2.33028","url":null,"abstract":"Penggunaan model pembelajaran yang tidak tepat dan kurang bervariasi berdampak pada hasil belajar peserta didik yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran PJBL terhadap hasil belajar materi pencemaran lingkungan terintegrasi keislaman. Penelitian ini dilakukan di MAN Tebing Tinggi pada bulan Juli. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian dua kelas yaitu PMIPA 1 dan PMIPA 2 di MAN Tebing Tinggi menggunakan teknik simple random sampling dan subjek analisisnya dengan jumlah sampel 72 peserta didik. Instrumen tes digunakan berupa tes soal yang dilakukan di awal pembelajaran (pretest) dan diakhir pembelajaran (posttest) sebanyak 25 soal. Analisis data hasil belajar peserta didik menggunakan rumus uji T test dan uji N-gain dengan bantuan pengolahan data SPSS 21. Berdasarkan uji hipotesis diperoleh bahwa model pembelajaran PjBL berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik materi pencemaran lingkungan di MAN Tebing Tinggi dengan t-test sebesar 0,230. Hasil uji N-Gain menunjukkan bahwa model pembelajaran PjBL efektif terhadap hasil belajar peserta didik pada materi pencemaran lingkungan terintegrasi keislaman di MAN Tebing Tinggi dengan N-Gain sebesar 0,72 dalam kategori tinggi.","PeriodicalId":307371,"journal":{"name":"Jurnal Biotek","volume":"120 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132052047","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Jurnal BiotekPub Date : 2022-12-31DOI: 10.24252/jb.v10i2.33704
Nurbaya, Hanida Listiani, Nur Mustaqimah
{"title":"Efektivitas Pemanfaatan Lingkungan dalam Meningkatkan Hasil Belajar Mata pelajaran IPA Pada Siswa SMP Negeri 13 Bontoa","authors":"Nurbaya, Hanida Listiani, Nur Mustaqimah","doi":"10.24252/jb.v10i2.33704","DOIUrl":"https://doi.org/10.24252/jb.v10i2.33704","url":null,"abstract":" \u0000Materi dalam mata pelajaran IPA, dengan sumber belajar adalah lingkungan, dapat menjadi pertimbangan menjalankan proses belajar – mengajar. Berdasarkan hasil observasi awal di SMPN 13 Bontoa, belum maksimalnya pemanfaatan lingkungan. Perbedaan hasil belajar antara siswa yang diajar tanpa memanfaatkan lingkungan dan yang diajar dengan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar pada materi Interaksi makhluk hidup menjadi fokus dalam penelitian ini. Penelitian eksperimen dalam bentuk Quasi Experimental Design dilakukan pada bulan Februari hingga April 2021. Data diperoleh dari tes hasil belajar yang berupa Posttest dan observasi kegiatan pembelajaran di kelas. Analisis deskriptif dan teknik analisis inferensial digunakan dalam mengolah data. Hasil analisis data kelas kontrol menunjukkan persentase 54,83% dari 31 siswa berada pada kategori sedang. Kelas eksperimen, berjumlah 31 orang, berada pada kategori tinggi dengan persentase 54,84%. Hasil uji-t menunjukkan H0 ditolak, H1 diterima dengan nilai thit = 30,57 dan nilai ttab= 2,00 dengan dk 60. Penelitian ini menunjukkan hasil belajar siswa lebih tinggi dengan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar. Untuk penelitian kedepannya diharapkan dapat mengkaji motivasi dan kreativitas belajar siswa terkait pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar.","PeriodicalId":307371,"journal":{"name":"Jurnal Biotek","volume":"2044 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129812853","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Jurnal BiotekPub Date : 2022-12-31DOI: 10.24252/jb.v10i2.31673
Dwi Anggraeni Susanti, Purwadi, Siswanto
{"title":"Kualitas Vermikompos Limbah Blotong Tebu (Saccharum oficinarum L.) dengan Variasi Jenis Cacing","authors":"Dwi Anggraeni Susanti, Purwadi, Siswanto","doi":"10.24252/jb.v10i2.31673","DOIUrl":"https://doi.org/10.24252/jb.v10i2.31673","url":null,"abstract":"Blotong yaitu endapan nira kotor yang diperoleh dari proses pemurnian nira pabrik gula. Penumpukan limbah secara terus-menerus dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Limbah blotong berpotensi untuk dijadikan bahan pupuk organik dengan metode vermicomposting (pengomposan dengan bantuan cacing tanah). Blotong mengandung Nitrogen, P2O5, humus, dan lain-lain, kandungan tersebut bisa dimanfaatkan untuk menyuburbakan tanah dan memperbaiki struktur tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis cacing terhadap kecepatan dekomposisi limbah blotong dan mengetahui kualitas vermikompos sesuai SNI:261-2019 tentang spesifikasi pupuk organik padat. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan 3 ulangan yang dilakukan secara berseri. Seri pengamatan yaitu 2 MSP, 3 MSP, dan 4 MSP (Minggu Setelah Pemberian). Faktor penelitian yaitu jenis cacing yang terdiri dari Eisenia foetida (C1), Eudrilus eugeniae (C2), dan Lumbricus sp. (C3). Penelitian ini bersifat destruktif (tidak dikembalikan lagi untuk pengamatan selanjutnya). Hasil penelitian menunjukkan pengomposan dengan jenis cacing Eisenia foetida memiliki kandungan yang lebih baik yaitu C-Organik (35.84%), pH (7.26), N-total (2.36%), Nisbah C/N (15.19). Peningkatan massa cacing terbanyak terdapat pada jenis cacing Eisenia foetida yang memiliki kenaikan 7.11 g. Berdasarkan hasil tersebut pupuk limbah blotong tebu memenuhi persyaratan SNI NO.261/2019.","PeriodicalId":307371,"journal":{"name":"Jurnal Biotek","volume":"63 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125668732","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Jurnal BiotekPub Date : 2022-12-31DOI: 10.24252/jb.v10i2.28581
Hastin Indrawati, Firdaus Daud, Alimuddin
{"title":"Perbandingan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Biologi Siswa Ditinjau Dari Tipe Kepribadian Ekstrovert dan Introvert di SMA Negeri Kota Makassar","authors":"Hastin Indrawati, Firdaus Daud, Alimuddin","doi":"10.24252/jb.v10i2.28581","DOIUrl":"https://doi.org/10.24252/jb.v10i2.28581","url":null,"abstract":"Pendidikan merupakan investasi sumber daya manusia jangka panjang yang mempunyai nilai strategis bagi kelangsungan peradaban manusia di dunia. Proses belajar mengajar merupakan inti dari proses pendidikan secara keseluruhan. Keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu masalah pokok dalam pembelajaran di sekolah, karena dominasi guru yang kurang memberikan akses bagi siswa untuk berkembang secara mandiri melalui penemuan dan proses berpikirnya. Rendahnya hasil belajar juga masih menjadi permasalahan yang kompleks hingga saat ini, karena proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru sehingga siswa menjadi pasif. Guru lebih suka menerapkan metode ceramah karena tidak memerlukan alat dan bahan praktek dan cukup menjelaskan konsep-konsep yang ada pada buku ajar. Siswa tidak diajarkan dengan metode yang berpusat pada siswa. Tujuan penelitian ini adalah (i) untuk mengetahui keterampilan berpikir kritis siswa yang berkepribadian ekstrovert dan introvert di SMA Negeri kota Makassar; (ii) untuk mengetahui hasil belajar biologi siswa yang berkepribadian ekstrovert dan introvert di SMA Negeri kota Makassar; (iii) untuk mengetahui perbedaan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang berkepribadian ekstrovert dan introvert di SMA Negeri kota Makassar; (iv) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar biologi antara siswa yang berkepribadian ekstrovert dan introvert di SMA Negeri kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto dengan teknik pengumpulan data melalui angket kepribadian, tes keterampilan berpikir kritis dan dokumentasi nilai hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (i) keterampilan berpikir kritis siswa yang berkepribadian ekstrovert berada pada kategori berkembang dengan baik dan introvert juga berkembang dengan baik. (ii) hasil belajar biologi siswa yang berkepribadian ekstrovert berada pada kategori tinggi dan introvert juga tinggi. (iii) terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang berkepribadian ekstrovert dan introvert. (iv) tidak terdapat perbedaan hasil belajar biologi antara siswa yang berkepribadian ekstrovert dan introvert. \u0000 \u0000Kata Kunci: Keterampilan Berpikir kritis, Hasil Belajar Biologi, Kepribadian Ekstrovert dan Introvert","PeriodicalId":307371,"journal":{"name":"Jurnal Biotek","volume":"22 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133720608","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Jurnal BiotekPub Date : 2022-12-31DOI: 10.24252/jb.v10i2.32699
Annisa Salsabila Zahrotul 'Izzah, Muhammad Iqbal Filayani
{"title":"Karakterisasi Bakteri Potensial Pengurai Plastik di Kawasan Bakau Sine Tulungagung","authors":"Annisa Salsabila Zahrotul 'Izzah, Muhammad Iqbal Filayani","doi":"10.24252/jb.v10i2.32699","DOIUrl":"https://doi.org/10.24252/jb.v10i2.32699","url":null,"abstract":" \u0000Penggunaan plastik masih digemari oleh sebagian besar masyarakat hingga saat ini, hal tersebut mengakibatkan meningkatnya jumlah sampah plastik. Salah satu bakteri yang mampu melakukan bioremediasi plastik adalah bakteri yang terdapat di ekosistem bakau. Keberadaan ekosistem bakau juga dapat ditemukan di Pantai Sine Tulungagung, namun belum pernah ada eksplorasi lebih lanjut mengenai keberadaan bakteri pengurai plastik. Penelitian ini dilakukan guna mengeksplorasi keberadaan bakteri potensial di kawasan bakau pantai Sine Tulungagung, yang dapat menguraikan plastik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deksriptif yang diawali dengan penanaman sampel plastik di endapan bakau, kemudian dilakukan pengambilan sampel bakteri di kawasan bakau Pantai Sine Tulungagung. Sampel bakteri diperoleh dengan metode isolasi sehingga didapatkan hasil sebanyak 21 isolat bakteri hasil eksplorasi, yang akan dilakukan uji pengurangan berat plastik. Bakteri yang berpotensi menguraikan plastik selanjutnya dilakukan identifikasi melalui uji morfologi (warna, bentuk, tepian, elevasi, ukuran) dan uji biokimia (pewarnaan gram dan enzim katalase). Ditemukan persentase pengurangan berat plastik tertinggi sebesar 6,97%, dengan karakteristik terbanyak berbentuk coccus atau bulat berjenis gram negatif.","PeriodicalId":307371,"journal":{"name":"Jurnal Biotek","volume":"63 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128307854","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Jurnal BiotekPub Date : 2022-12-30DOI: 10.24252/jb.v10i2.32454
Veni Wulandari, Indri Astuti, Afandi
{"title":"Analisis Kualitas Lingkungan Belajar Berdasarkan Persepsi Siswa Pada Mata Pelajaran Biologi","authors":"Veni Wulandari, Indri Astuti, Afandi","doi":"10.24252/jb.v10i2.32454","DOIUrl":"https://doi.org/10.24252/jb.v10i2.32454","url":null,"abstract":"Keberhasilan siswa dalam aspek pengetahuan dan keterampilan merupakan hal yang sangat diperlukan di abad ke-21. Dalam pembelajaran biologi kualitas lingkungan belajar menjadi salah satu faktor yang berpengaruh pada kualitas pembelajaran peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas lingkungan belajar pada pembelajaran biologi di SMA Negeri 1 Kayan Hilir berdasarkan persepsi siswa. Penelitian ini termasuk metode kuantitatif deskriptif. Instrumen dalam penelitian ini berupa soal angket sebanyak 56 soal yang terdiri dari 7 indikator yaitu kekompakan siswa, dukungan guru, keterlibatan, penyelidikan/ investigasi pembelajaran, orientasi tugas, kerja sama dan ekuitas/ hak masing-masing siswa (Validitas >0,8 (kategori tinggi, V=1) dan Reliabilitas=0,914 ). Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 43 siswa di SMA Negeri 1 Kayan Hilir. Pengumpulan data yaitu melalui survey angket yang kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang selanjutnya dikonversi ke dalam skala likert. Melalui penelitian ini diperoleh hasil rata-rata kualitas lingkungan belajar di SMA Negeri 1 Kayan Hilir adalah 84,69. Hasil ini diperoleh dari rata-rata nilai pada setiap indikator. Kesimpulan dari penelitian ini adalah persepsi siswa menyatakan bahwa kualitas lingkungan belajar dalam pembelajaran biologi di SMA Negeri 1 Kayan Hilir sudah sangat baik (mean = 84,69).","PeriodicalId":307371,"journal":{"name":"Jurnal Biotek","volume":"197 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132028324","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Jurnal BiotekPub Date : 2022-12-30DOI: 10.24252/jb.v10i2.33708
Ilmi Zajuli Ichsan, Okta Zenita Siti Fatimah
{"title":"HOTS-Resyenvair: Pengembangan Pembelajaran Sistem Respirasi Manusia Berbasis Masalah Pencemaran Lingkungan Hidup di Udara","authors":"Ilmi Zajuli Ichsan, Okta Zenita Siti Fatimah","doi":"10.24252/jb.v10i2.33708","DOIUrl":"https://doi.org/10.24252/jb.v10i2.33708","url":null,"abstract":" \u0000Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada topik sistem respirasi memerlukan inovasi. Inovasi pembelajaran IPA yang bisa dilakukan adalah dengan integrasi antara topik sistem respirasi manusia dan masalah pencemaran udara. Integrasi ini diharapkan bisa menumbuhkan kemampuan Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan sebuah inovasi instrumen penilaian terkait dengan Higher Order Thinking Skills of Human Respiratory System based on Environmental Pollution Problem in Air (HOTS-Resyenvair) pada siswa Sekolah Dasar (SD) yang merupakan integrasi antara pembelajaran IPA dan pendidikan lingkungan hidup. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode research and development dengan mengadaptasi model ADDIE, namun pelaksanaan penelitian hanya sampai pada tahapan pengembangan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa instrument HOTS-Resyenvair yang sudah dikembangkan berjumlah 12 soal yang diturunkan dari 6 indikator berdasarkan aspek HOTS yang mengadaptasi dari Taksonomi Anderson. Penggunaan HOTS-Resyenvair sebagai sebuah sarana inovatif dalam pembelajaran perlu dilakukan untuk meningkatkan kemampuan siswa di dalam memecahkan masalah sistem respirasi yang berbasis kepada masalah pencemaran lingkungan di udara. Hasil validasi dari ahli dan guru terhadap HOTS-Resyenvair adalah berkategori layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa instrument HOTS-Resyenvair yang dikembangkan berkategori valid dan layak digunakan dalam pembelajaran IPA.","PeriodicalId":307371,"journal":{"name":"Jurnal Biotek","volume":"462 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127377710","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Jurnal BiotekPub Date : 2022-12-30DOI: 10.24252/jb.v10i2.31327
Nur Ismirawati, Sulvianti, Asrinan
{"title":"Model Pembelajaran ERCORe dipadu Blended Learning untuk Kemandirian Belajar Biologi Siswa","authors":"Nur Ismirawati, Sulvianti, Asrinan","doi":"10.24252/jb.v10i2.31327","DOIUrl":"https://doi.org/10.24252/jb.v10i2.31327","url":null,"abstract":" \u0000Blended Learning has both advantages and limitations. Especially in the Biology subject which contains Biology material, it is not only related to the concept of concrete scientific facts, but also the concept of abstract objects. This study aims to determine the response of students and teachers to self-regulated learning through Blended Learning. This research is a survey. The sample in this study were teachers and students of class X SMA Parepare. Data analysis Data analysis of research results was carried out with qualitative descriptive analysis in the form of descriptions based on research findings. The results showed that there were main problems experienced by class X students in learning biology, students had difficulty understanding the material, the emergence of misconceptions, students became less focused in learning. Meanwhile, the teacher's perception is that it is difficult to control student learning, and it is difficult to understand students. Based on these results, it can be concluded that there are many obstacles experienced by students and teachers in learning biology, so that it requires attention and good teaching techniques to improve learning outcomes and the quality of student learning. \u0000 ","PeriodicalId":307371,"journal":{"name":"Jurnal Biotek","volume":"3 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127808403","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Jurnal BiotekPub Date : 2022-12-30DOI: 10.24252/jb.v10i2.32212
Debora Nuraini, Indri Astuti, Eny Enawaty
{"title":"Pengembangan Panduan Praktikum Kultur Jaringan dalam Pembelajaran Biologi di SMA Kristen Makedonia","authors":"Debora Nuraini, Indri Astuti, Eny Enawaty","doi":"10.24252/jb.v10i2.32212","DOIUrl":"https://doi.org/10.24252/jb.v10i2.32212","url":null,"abstract":"This study was based on the finding that students were frequently found to be active but not systematic or following practicum procedures during the biology practicum. The purpose of this research was to develop a practicum guide sheet. This study used the ADDIE model for research and development (R&D), so in the data collection technique, the researcher used a questionnaire. Three experts in design, media, and materials were involved in this study during the odd-numbered August semester, and nine students participated in small-scale trials. The research instrument was a questionnaire, and the data collected was analyzed qualitatively and descriptively quantitatively. The results of the research from expert validation showed that according to material experts, the percentage of eligibility is 98%, media experts are 98%, and design experts are 100%. Whereas in small-scale implementation, the eligibility of the product assessed by students was 94%, namely \"very feasible.\" Based on the existing findings, it can be concluded that the development of practicum guidelines needs to be done in biology learning at Christian Macedonian High Schools. This research has implications for improving the biology learning process and can be used as a resource for other writers.","PeriodicalId":307371,"journal":{"name":"Jurnal Biotek","volume":"10 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115339206","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}