Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan最新文献

筛选
英文 中文
ANALISIS DAMPAK IC-CEPA TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA 分析IC-CEPA对印尼经济的影响
Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan Pub Date : 2021-07-15 DOI: 10.30908/BILP.V15I1.439
Fahrizal Taufiqqurrachman, Rossanto Dwi Handoyo
{"title":"ANALISIS DAMPAK IC-CEPA TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA","authors":"Fahrizal Taufiqqurrachman, Rossanto Dwi Handoyo","doi":"10.30908/BILP.V15I1.439","DOIUrl":"https://doi.org/10.30908/BILP.V15I1.439","url":null,"abstract":"Abstrak \u0000Perkembangan perdagangan Indonesia akan semakin bervariasi hal ini dapat dilihat dari kebijakan kementerian perdagangan yang memfokuskan untuk menjalin kerja sama perdagangan internasional dengan beberapa negara diluar negara maju. Salah satunya perdagangan bilateral Indonesia Chile dalam kerangka IC-CEPA. Penelitian ini menggunakan metode analisis Model CGE Multiregional. Model yang digunakan sudah tersusun dalam Aplikasi GTAP versi 9 Lisensi Kementerian Perdagangan yang difokuskan pada sektoral dan makro ekonomi Indonesia. Hasil olah data GTAP menunjukkan bahwa sektor yang berorientasi ekspor di Indonesia seperti textile, oil seeds, paper product and publishing, motor vehicle and parts, machinery and equipments dan electronic equipment menunjukkan hasil yang positif setelah dilakukan simulasi (shock) penurunan tarif sebesar 80 - 40 dan 0% (full liberalization). Hasil analisis menunjukkan bahwa sektor yang berorientasi pada ekspor mengalami peningkatan. Pada kondisi makroekonomi kesepakataan liberalisasi pada IC-CEPA mampu mempengaruhi kesejahteraan yang terus meningkat. Oleh karena itu, diperlukan adanya integrasi yang solid antara pemerintah dan para pelaku usaha yang bergerak di bidang sektor ekspor Indonesia dengan memberikan kebijakan yang mampu mengoptimalkan kuantitas dan menjaga kualitas sektor tersebut dalam bersaing di pasar Chile. \u0000Kata kunci: IC-CEPA, GTAP, Sektoral, Makroekonomi \u0000  \u0000Abstract \u0000The Indonesia's trade development is increasingly varied, shown by the ministry of trade’s policy which focuses more on establishing international trade cooperation with countries outside developed countries. One of them is bilateral trade between Indonesia and Chile in the framework of IC-CEPA. The research uses analysis method of the Multiregional CGE Model. The model used has been arranged in the GTAP Application version 9 of the Ministry of Trade License which focused on the sectoral and macroeconomics of Indonesia. The results of the analysis show that Indonesia’s export-oriented sectors such as textiles, oil seeds, paper products and publishing, motor vehicles and parts, machinery and equipment and electronic equipment positively impacted by tariff reduction of 80 - 40 and 0 percent (full liberalization). The analysis shows that the export-oriented sector increased. The agreement on liberalization of IC-CEPA is able to influence welfare increasing. Therefore, it is necessary to have a solid integration between the government and business players engaged in Indonesian export commodities by providing policies that are able to optimize the quantity and maintain the quality of the sector in competing in the Chilean market. \u0000Keywords: IC-CEPA, GTAP, Sectoral, Macroeconomics \u0000JEL Classifications: F13, F18, F62 \u0000 ","PeriodicalId":300100,"journal":{"name":"Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan","volume":"15 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130679869","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
VOLATILITAS DAN TRANSMISI HARGA DAGING SAPI DI INDONESIA: STUDI KASUS DI JAKARTA, BANDUNG, SEMARANG DAN SURABAYA 印尼牛肉的波动和价格传递:雅加达、万隆、三宝垄和泗水的案例研究
Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan Pub Date : 2021-07-15 DOI: 10.30908/BILP.V15I1.491
Komalawati, R. W. Asmarantaka, R. Nurmalina, D. Hakim
{"title":"VOLATILITAS DAN TRANSMISI HARGA DAGING SAPI DI INDONESIA: STUDI KASUS DI JAKARTA, BANDUNG, SEMARANG DAN SURABAYA","authors":"Komalawati, R. W. Asmarantaka, R. Nurmalina, D. Hakim","doi":"10.30908/BILP.V15I1.491","DOIUrl":"https://doi.org/10.30908/BILP.V15I1.491","url":null,"abstract":"Abstrak \u0000Daging sapi merupakan salah satu komoditas strategis dengan harga yang cukup berfluktuasi. Fluktuasi harga daging sapi dapat berpengaruh terhadap produsen, konsumen, dan industri pengolahan daging sapi skala kecil. Besarnya perubahan harga daging sapi yang terjadi di suatu pasar dapat memengaruhi pasar lainnya dan dapat digunakan untuk mengetahui kekuatan suatu pasar. Kajian ini bertujuan untuk mengkaji volatilitas dan transmisi harga daging sapi di sentra konsumen Jakarta dan sentra produsen Bandung, Semarang dan Surabaya. Data yang digunakan adalah data harian daging sapi. Volatilitas harga harian daging sapi dianalisis dengan menggunakan model GARCH dan transmisi harga dikaji dengan menggunakan model VAR/VECM. Hasil kajian menunjukkan bahwa hanya harga daging sapi Jakarta yang memiliki volatilitas rendah namun persisten dalam jangka panjang. Perubahan harga daging sapi ditransmisikan dua arah dari Jakarta ke Bandung dan Semarang, dan hanya searah dari Jakarta ke Surabaya. Hasil analisis menunjukkan bahwa upaya stabilisasi harga daging sapi dapat dilakukan dengan menjaga ketersediaan daging sapi baik melalui impor (jangka pendek dan menengah) maupun upaya penyediaan bibit sapi dan sapi potong lokal dalam jangka panjang. Iklim usaha daging sapi yang kompetitif juga diperlukan agar ketidaksesuaian perubahan harga antar pasar dapat dikurangi. \u0000Kata Kunci: Daging Sapi, Volatilitas, GARCH, Vector Auto Regression, Stabilisasi Harga \u0000  \u0000Abstract \u0000Beef is one of the strategic commodities with fairly fluctuating prices. Fluctuations in beef prices could affect producers, consumers, and small-scale beef processing industries. The magnitude of changes in beef prices that occur in a market could affect other markets and could be used to determine the strength of a market. The purpose of this paper is to examine the volatility and transmission of beef prices in the consumer centers of Jakarta and the production centers of Bandung, Semarang and Surabaya. The data used is the daily data of beef. Daily price volatility of beef was analyzed using the GARCH model and price transmission was assessed using the VAR/VECM model. The results of the study show that only Jakarta beef prices have low volatility but are persistent in the long term. Changes in beef prices are transmitted in two directions from Jakarta to Bandung and Semarang, and only in one direction from Jakarta to Surabaya. The results of the analysis show that efforts to stabilize beef prices could be carried out by maintaining the availability of beef either through import (short and medium term) or efforts to provide cattle seeds and local beef cattle in the long term. A competitive beef business climate is also needed so that discrepancies in price changes between markets could be reduced. \u0000Keywords: Beef, Volatility, GARCH, Vector Auto Regression, Price Stabilisation \u0000JEL Classification: F12, F13, F15","PeriodicalId":300100,"journal":{"name":"Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan","volume":"49 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129390165","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
TRADE CREATION DAN TRADE DIVERSION ATAS PEMBERLAKUAN ACFTA TERHADAP PERDAGANGAN HORTIKULTURA INDONESIA
Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan Pub Date : 2021-07-15 DOI: 10.30908/BILP.V15I1.489
N. Mahdi, Suharno, R. Nurmalina
{"title":"TRADE CREATION DAN TRADE DIVERSION ATAS PEMBERLAKUAN ACFTA TERHADAP PERDAGANGAN HORTIKULTURA INDONESIA","authors":"N. Mahdi, Suharno, R. Nurmalina","doi":"10.30908/BILP.V15I1.489","DOIUrl":"https://doi.org/10.30908/BILP.V15I1.489","url":null,"abstract":"Abstrak \u0000Dampak positif seharusnya diperoleh subsektor hortikultura Indonesia atas implementasi ASEAN-China Free Trade Agreement (ACFTA). Namun demikian, subsektor hortikultura Indonesia belum memberikan kinerja yang berarti ketika impor produk hortikultura meningkat melalui tahapan penurunan tarif ACFTA dalam program The Early Harvest Program (EHP). Studi ini meneliti keragaan impor hortikultura Indonesia dengan menggunakan deskriptif analisis. Studi ini juga menganalisis daya saing produk hortikultura negara ASEAN-5 dengan China serta dampak kreasi perdagangan dan diversi perdagangan atas pemberlakuan ACFTA terhadap impor produk hortikultura Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode RSCA (Revealed Symetric Comparative Advantage) dan metode ekonometrik melalui pendekatan model gravitasi dengan data panel dari tahun 2001-2018. Hasil studi menunjukkan bahwa berdasarkan nilai RSCA, Indonesia tidak berdaya saing pada kedua jenis produk hortikultura tersebut. Model gravitasi juga menunjukkan bahwa negara anggota ACFTA mampu memanfaatkan perjanjian regional ini dengan ditandai tingginya nilai impor hortikultura Indonesia terutama dari China. Ini menandakan bahwa pelaksanaan ACFTA telah menciptakan efek penciptaan perdagangan dengan meningkatkan perdagangan intra-regional antara negara anggota ACFTA, namun tidak menyebabkan pengalihan perdagangan dengan negara non-anggota (perdagangan dengan negara non anggota tidak mengalami penurunan). Oleh karena itu, diperlukan langkah kebijakan peningkatan daya saing melalui perbaikan komponen manajerial dan teknologi seiring terbukanya pasar di kawasan ini bagi UMKM Indonesia. \u0000Kata Kunci: Data Panel, Daya Saing, Integrasi Ekonomi, Model Gravitasi, RSCA \u0000Abstract \u0000The positive impact of the implementation of the ASEAN-China Free Trade Agreement (ACFTA) on the indonesia’s horticulture sub-sector should be obtained. However, the Indonesian horticulture sub-sector has not shown significant performance when import of horticultural products has increased through the ACFTA tariff reduction stages in The Early Harvest Programm (EHP). This study examines the performance of Indonesian horticultural imports using descriptive analysis. It also analyzes the competitiveness of horticultural products of ASEAN-5 countries with China as well as the impact of trade creation and trade diversion of the implementation of ACFTA on imports of Indonesian horticultural products. It uses the RSCA (Revealed Symmetric Comparative Advantage) index and the gravity model using panel data from 2001-2018. It shows that Indonesia is not competitive in both types of horticultural products (RSCA <0). The gravity model also indicates that ACFTA member countries have taken advantage of this regional agreement, marked by the high value of Indonesian horticultural imports, especially from China. This shows that the implementation of the ACFTA has created a trade creation effect by increasing intra-regional trade between ACFTA member countries, but ","PeriodicalId":300100,"journal":{"name":"Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan","volume":"171 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116917771","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 2
REVITALISASI PASAR DAN STABILISASI HARGA KOMODITAS PANGAN 市场复兴和商品价格稳定
Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan Pub Date : 2020-12-18 DOI: 10.30908/bilp.v14i2.440
Dwi Ariestiyanti, Vid Adrison
{"title":"REVITALISASI PASAR DAN STABILISASI HARGA KOMODITAS PANGAN","authors":"Dwi Ariestiyanti, Vid Adrison","doi":"10.30908/bilp.v14i2.440","DOIUrl":"https://doi.org/10.30908/bilp.v14i2.440","url":null,"abstract":"Abstrak \u0000Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara pelaksanaan program revitalisasi pasar dengan stabilisasi harga komoditas pangan. Penelitian ini dilihat dari sudut pandang pemerintah dan juga menggunakan data pasar dari 95 Kabupten/kota yang ada di Indonesia. Pelaksanaan revitalisasi pasar rakyat berbeda-beda di tiap daerah di Indonesia. Hal ini dilihat dari berapa anggaran yang dikeluarkan di daerah tersebut, kepadatan penduduk, total pasar serta pasar yang direvitalisasi dan juga pendapatan per kapita. Penelitian ini menggunakan data harga 10 komoditas dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, data anggaran revitalisasi pasar yang diperoleh dari Kementerian Perdagangan dan juga data Potensi Desa (PODES) 2014 dan 2018 dari Badan Pusat Statistik (BPS) untuk melihat data jumlah pasar permanen dan semi permanen. Penelitian ini menggunakan metode data panel dari koefisien variasi dan laju perubahan harga dari 10 komoditi pangan per bulan dari tahun 2016-2019 dari 95 kabupaten/kota di Indonesia. Di estimasi dengan model Random Effect. Studi ini membuktikan bahwa pelaksanaan revitalisasi/pembangunan baru pasar rakyat hanya dari sisi anggaran revitalisasi berkorelasi dengan stabilitas harga komoditas pangan. Oleh karena itu, pemberian anggaran untuk revitalisasi pasar harus di awasi karena apabila digunakan secara tepat oleh daerah akan dapat menciptakan stabilisasi harga komoditi di pasar yang sudah direvitalisasi. \u0000Kata kunci : Stabilitas Harga, Revitalisasi Pasar, Harga Komoditas Pangan, Random Effect. \u0000  \u0000Abstract \u0000This study aims to look at the relationship between the implementation of the market revitalization program and the stabilization of food commodity prices. This research is seen from the perspective of the government and uses market data from 95 districts/cities in Indonesia. The revitalization of people's markets varies in each region in Indonesia. This can be seen from the amount of budget spent in the area, population density, total market and revitalized market and per capita income. This study uses 10 commodity price data from the National Strategic Food Price Information Center (PIHPS), market revitalization budget data obtained from the Ministry of Trade and also 2014 Village Potential Data (PODES) and 2018 from the Central Statistics Agency (BPS) to see market number data permanent and semi-permanent. This study uses panel data method from the coefficient of variation and the rate of change in prices of 10 food commodities per month from 2016-2019 from 95 districts / cities in Indonesia. Estimated by the Random Effect model. This study proves that the implementation of revitalization/new development of people's markets only in terms of revitalization budget correlates with the stability of food commodity prices. Therefore, the granting of a budget for market revitalization must be monitored because if it is used properly by the regions, it will be able to create commodity price stabilization in","PeriodicalId":300100,"journal":{"name":"Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan","volume":"58 5 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-12-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116433430","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 2
ORGANIC FOOD MARKET IN JAVA AND BALI: CONSUMER PROFILE AND MARKETING CHANNEL ANALYSIS 爪哇和巴厘岛有机食品市场:消费者概况和营销渠道分析
Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan Pub Date : 2020-12-18 DOI: 10.30908/bilp.v14i2.447
M. Najib, U. Sumarwan, Stevia Septiani
{"title":"ORGANIC FOOD MARKET IN JAVA AND BALI: CONSUMER PROFILE AND MARKETING CHANNEL ANALYSIS","authors":"M. Najib, U. Sumarwan, Stevia Septiani","doi":"10.30908/bilp.v14i2.447","DOIUrl":"https://doi.org/10.30908/bilp.v14i2.447","url":null,"abstract":"Abstrak \u0000Tren keamanan pangan menjadi isu sensitif dalam industri pangan saat ini. Pertanian organik dapat menjadi alternatif solusi karena memiliki keseimbangan lingkungan, kesehatan, dan kebermanfaatan bagi petani lokal. Namun, tingginya harga produk serta skala produksi yang masih rendah menjadi faktor yang membatasi pertumbuhan pasar pangan organik di dalam negeri. Penelitian ini bertujuan menganalisis perilaku konsumen pangan organik, menganalisis saluran pemasaran dan memformulasikan alternatif saluran pemasaran pangan organik dalam negeri. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive dimana kriteria responden adalah mereka yang mengetahui pangan organik dan berdomisili di lima kota besar pulau Jawa dan Bali. Survei saluran pemasaran dilakukan di Jakarta dan Jawa Barat dengan mewawancarai aktor-aktor di setiap rantai nilai. Hasil penelitian menunjukkan peluang pasar pangan organik cukup besar, karena umumnya responden telah menyadari bahwa pangan organik baik untuk kesehatan. Konsumen pangan organik saat ini termasuk kelompok middle class segment berusia 20-50 tahun, pekerja kantoran dan berpenghasilan di atas Rp 9 juta. Bagi konsumen, label sertifikasi pangan organik lebih penting dari merek. Saluran pemasaran organik sangat bervariasi. Pada pasar B2C pemanfaatan digital marketing dapat meminimalisir risiko finansial petani organik. Sementara pasar B2B dapat dioptimalkan melalui kerjasama perhotelan, restoran, kafe, rumah sakit, dan industri pengolahan makanan sehat, serta didukung kebijakan pemerintah yang selaras. \u0000Kata Kunci: Pangan Organik, Perilaku Konsumen, Saluran Pemasaran, Negara Berkembang \u0000  \u0000Abstract \u0000The trend of food safety is a sensitive issue in the food industry today. Organic agriculture can be an alternative solution because it has a right balance in terms of the environment, health and benefits for local farmers. However, high prices for organic products and low production scale limit the growth of the domestic organic food market. This research aims to analyze organic food’s consumer behavior, analyze the existing marketing channels and formulate alternative marketing channels for the domestic organic food supply chain. Sampling was carried out by purposive sampling method in which the criteria for respondents were those who know about organic food and live in five big cities in Java and Bali. The marketing channel survey was conducted in Jakarta and West Java by interviewing each actor in the value chain. The results showed that organic food’s market opportunity was quite large, because the respondents were generally aware that organic food was good for health. Organic food consumers are currently included in the middle-class segment, aged 20-50 years, office workers, and income more than IDR 9 million a month. For consumers, certification labels are more important than brands in organic food. On the one hand, organic marketing channels still vary widely. In the B2C market, the use of digital marketing can minimize t","PeriodicalId":300100,"journal":{"name":"Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan","volume":"102 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-12-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131699399","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 4
THE AWAKENING OF INVESTMENT CREATION: A CASE STUDY FROM SOUTH-EAST ASIA 投资创造的觉醒:来自东南亚的案例研究
Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan Pub Date : 2020-12-18 DOI: 10.30908/bilp.v14i2.438
Indri Oktavia, Kiki Verico
{"title":"THE AWAKENING OF INVESTMENT CREATION: A CASE STUDY FROM SOUTH-EAST ASIA","authors":"Indri Oktavia, Kiki Verico","doi":"10.30908/bilp.v14i2.438","DOIUrl":"https://doi.org/10.30908/bilp.v14i2.438","url":null,"abstract":"Abstrak \u0000ASEAN membentuk integrasi ekonomi, seperti ASEAN Free Trade Area (AFTA), AFTA+1, dan ASEAN Economic Community (AEC), untuk meningkatkan perdagangan intra dan investasi antarnegara ASEAN. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti dampak integrasi ekonomi ASEAN terhadap ASEAN FDI (AFDI) dan perdagangan intra ASEAN (AIT). Penelitian ini menggunakan data sepuluh negara ASEAN dan enam negara mitra selama periode 2001-2017 dan di estimasi dengan menggunakan Generalized Least-Square (GLS). Hasil estimasi menunjukkan CEPT-AFTA ASEAN6 tidak dapat meningkatkan AIT dan AFDI. Dampak positif CEPT-AFTA pada AFDI dan AIT hanya terjadi pada tahun 2015, meskipun dampak pada AIT tidak signifikan. Penelitian ini mengindikasikan bahwa AFTA+ dapat meningkatkan AIT dan AFDI antara negara-negara ASEAN+6. AEC memiliki dampak positif pada AFDI dan dampak negatif pada AIT. Penelitian ini juga menyimpulkan bahwa jika dengan kerangka ASEAN+ menyebabkan investment creation di kawasan ASEAN+6. Untuk memperkuat perdagangan dan investasi, maka pemerintah perlu memperkuat kerja sama melalui Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP). \u0000Kata Kunci: ASEAN, FDI, AFTA, Perdagangan Intra, AEC \u0000  \u0000Abstract \u0000ASEAN created several economic integrations, such as the ASEAN Free Trade Area (AFTA), AFTA+1, and ASEAN Economic Community (AEC), to increase intra-trade and investment between ASEAN countries. This study aimed to examine the impact of ASEAN economic integration to ASEAN FDI (AFDI) and ASEAN Intra-Trade (AIT). The data consists of ten ASEAN countries and six partner countries from 2001 to 2017. It was estimated using the Generalized Least-Square (GLS). Estimation results showed that CEPT-AFTA ASEAN6 could not increase AIT and AFDI. The positive impact of CEPT-AFTA on AFDI and AIT occurred in 2015, with insignificance on AIT. The study also indicated that AFTA+ could increase AIT and AFDI between ASEAN+6 countries. Contrarily, AEC provided a positive impact on AFDI and an insignificant negative impact on AIT. The study concluded that the ASEAN+ framework causes investment creation in ASEAN and partner countries. The government needs to strengthen cooperation through Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) to escalate FDI and trade.   \u0000Keywords: ASEAN, FDI, AFTA, Intra-Trade, AEC \u0000JEL Classification: F13, F14, F15","PeriodicalId":300100,"journal":{"name":"Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan","volume":"53 47 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-12-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132637977","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 2
EVALUASI KESESUAIAN PASAR RAKYAT KABUPATEN BOGOR BERBASIS KEBUTUHAN PENGGUNA 评估以消费者需求为基础的茂物地区人民市场一致性
Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan Pub Date : 2020-12-18 DOI: 10.30908/bilp.v14i2.425
Luksi Paryatno, Ernan Rustiadi, Netti Tinaprilla
{"title":"EVALUASI KESESUAIAN PASAR RAKYAT KABUPATEN BOGOR BERBASIS KEBUTUHAN PENGGUNA","authors":"Luksi Paryatno, Ernan Rustiadi, Netti Tinaprilla","doi":"10.30908/bilp.v14i2.425","DOIUrl":"https://doi.org/10.30908/bilp.v14i2.425","url":null,"abstract":"Abstrak \u0000Pasar rakyat merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Bogor. Pembangunan pasar mengacu pada Perda Kota Bogor No.11 Tahun 2012 dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat di sekitarnya supaya dapat dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kesesuaian kondisi pasar rakyat dengan SNI pasar dan kebutuhan penggunanya. Fasilitas yang dievalusi yaitu sarana prasarana, kebersihan, keamanan, dan aksesibilitas dengan analisis deskriptif terhadap persentase kesesuaian kondisi eksisting dengan SNI pasar. Metode Important Performance Analysis (IPA) digunakan untuk mengukur indeks kepentingan dan kinerja fasilitas pasar serta metode Customer Satisfaction Index (CSI) untuk mengukur indeks kepuasan pengguna terhadap pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum ada pasar yang 100%  sesuai dengan SNI Pasar Rakyat. Berdasarkan persepsi pengguna, terdapat 4 fasilitas penting yang harus diperhatikan pengelola yaitu jumlah hidran air, lokasi hidran air, jumlah CCTV, dan lokasi CCTV. Masih diperlukan kebijakan dalam pengelolaan dan perbaikan pada fasilitas yang tersedia di sebagian besar pasar rakyat yang ada di Kabupaten Bogor, dimana secara keseluruhan tingkat kepuasan pengguna terhadap pasar rakyat kelas I dan kelas II masuk pada kriteria cause for concern dan pada pasar kelas III masuk pada kriteria poor dengan rata-rata kepuasan secara keseluruhan pasar sebesar 70 %. \u0000Kata Kunci: Pasar Rakyat, Analisis Kepentingan, Tingkat Kepuasan, IPA dan CSI, SNI \u0000Abstract \u0000Traditional market is one of revenue source (PAD) in Kabupaten Bogor. The market development must refer to Bogor local government regulation No. 11 Tahun 2012 and incorporate the needs of society around them to be optimize maximally. This study aims to  find the consistency of the traditional market condition against SNI on market and the needs of the users. The evaluated facilities are the condition of infrastructure, cleanliness, security, and accessibility. Analysis using have been carried out with a method of descriptive heading for measuring the percentage of the consistency of the exsisting traditional market condition with SNI Pasar. A method of Important Performance Analysis (IPA) used to measure performance index of interest and facilities as wel as a method of customer satisfaction index (CSI) for measuring user satisfaction index to the traditional market. The results showed that there was no market that was 100% in accordance with the SNI Pasar Rakyat. Based on the users perception, there are 4 important facilities that must be considered which are the number of water hydrants, the location of water hydrants, the number of CCTVs, and the location of CCTV. Therefore, market management policy is still needed to improve management and facilities at traditional market in Kabupaten Bogor, where overall user satisfaction to the market class I and class II in on the cause for concern and on class III markets enters at the poor overall sati","PeriodicalId":300100,"journal":{"name":"Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan","volume":"7 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-12-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132674551","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
THE IMPACT OF DIGITAL TECHNOLOGY UTILIZATION IN THE TRADE SECTOR ON ITS PRODUCTIVITY, LABOR AND ECONOMIC GROWTH 贸易部门使用数字技术对其生产率、劳动力和经济增长的影响
Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan Pub Date : 2020-12-18 DOI: 10.30908/bilp.v14i2.432
Muhammad Rizal Taufikurahman, A. Firdaus
{"title":"THE IMPACT OF DIGITAL TECHNOLOGY UTILIZATION IN THE TRADE SECTOR ON ITS PRODUCTIVITY, LABOR AND ECONOMIC GROWTH","authors":"Muhammad Rizal Taufikurahman, A. Firdaus","doi":"10.30908/bilp.v14i2.432","DOIUrl":"https://doi.org/10.30908/bilp.v14i2.432","url":null,"abstract":"Abstrak \u0000Kehadiran ekonomi digital sebagai bagian dari revolusi industri 4.0 yang telah membuka peluang baru dalam bidang perdagangan dan menjembatani kepentingan produsen, konsumen, dan pasar tanpa dibatasi ruang dan waktu. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dampak pemanfaatan teknologi digital pada sektor perdagangan terhadap produktivitasnya, penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis model Computable General Equilibrium (CGE) dinamik. Hasil analisis menunjukkan digitalisasi di sektor perdagangan meningkatkan jumlah outputnya sebagai produktivitas jangka pendek dan panjang. Adapun dampak terhadap penyerapan tenaga kerja di perkotaan dan pedesaan menurunkan jenis pekerjaan tertentu pada periode analisis terutama tenaga kerja terampil rendah. Selanjutnya dampak terhadap GDP riil meningkat pada periode analisis. Kebijakan yang direkomendasikan adalah perlu perbaikan akurasi dan validitas database produk-produk yang kompetitif, strategi antisipatif untuk tenaga kerja yang terdistrupsi, pelayanan perizinan akses semakin mudah, optimalisasi aplikasi teknologi digital dalam tata kelola perdagangan, dan perbaikan sarana prasarana informasi dan teknologi. \u0000Kata Kunci: Teknologi Digital, Produktivitas, Tenaga Kerja, Pertumbuhan Ekonomi \u0000  \u0000Abstract \u0000The presence of a digital economy as part of the industrial revolution 4.0 has opened up new opportunities in trade and bridged the interests of producers, consumers, and markets without being constrained by time and space. The study aims to analyze the impact of digital technology utilization on the trade sector on its productivity, labor, and economic growth. The analysis method used is the Dynamic Computable General Equilibrium (CGE) model. The analysis results show that digitalization in the trade sector increases output as productivity in the short and long term. The impact on labor in urban and rural areas reduces certain types of work in the analysis period, especially low skilled labor. Furthermore, during the analysis period, the impact on real GDP increases. The recommended policy is to improve the accuracy and validity of competitive products' database, anticipatory strategies for labor that have disrupted, easier access licensing services, optimization of digital technology applications in trade governance, and improvement of information and technology infrastructure. \u0000Keywords: Digital Technology, Productivity, Labor, Economic Growth \u0000JEL Classification: F12, F13, F15","PeriodicalId":300100,"journal":{"name":"Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan","volume":"62 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-12-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133431307","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
THE EFFECT OF INFORMATION AND COMMUNICATION TECHNOLOGY (ICT) ON INDONESIAN BILATERAL TRADE WITH ASEAN COUNTRIES 信息和通信技术(ict)对印尼与东盟国家双边贸易的影响
Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan Pub Date : 2019-12-31 DOI: 10.30908/bilp.v13i2.421
D. Wardani, Muhammad Azizurrohman, Aliza Hari Tanthowy
{"title":"THE EFFECT OF INFORMATION AND COMMUNICATION TECHNOLOGY (ICT) ON INDONESIAN BILATERAL TRADE WITH ASEAN COUNTRIES","authors":"D. Wardani, Muhammad Azizurrohman, Aliza Hari Tanthowy","doi":"10.30908/bilp.v13i2.421","DOIUrl":"https://doi.org/10.30908/bilp.v13i2.421","url":null,"abstract":"Abstrak \u0000Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan perdagangan memiliki keterkaitan untuk mendukung pencapaian efisiensi pasar melalui pengurangan biaya, peningkatan promosi dan penciptaan kerangka distribusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pengembangan TIK pada perdagangan bilateral antara Indonesia dan mitra dagangnya di negara-negara ASEAN. Penelitian ini menggunakan kerangka Model Gravitasi dengan data panel periode 2010-2017, dengan estimasi model random effect. Sampel yang digunakan adalah sembilan negara anggota ASEAN yang merupakan mitra dagang Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa, TIK memiliki dampak yang positif dan signifikan terhadap volume ekspor Indonesia ke negara-negara ASEAN. Variabel lain seperti PDB riil Indonesia and mitra dagang ASEAN serta populasi mitra dagang juga berpengaruh positif dan signifikan. Sementara jarak dan nilai tukar riil memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap ekspor Indonesia ke ASEAN. Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa implikasi kebijakan antara lain, Indonesia dapat mengembangkan kemitraan perdagangan strategis dengan negara-negara yang memiliki ukuran ekonomi besar dan telah mencapai pengembangan TIK yang tinggi seperti Singapura dan Malaysia, sehingga dapat meningkatkan volume perdagangan ke ASEAN terutama untuk produk-produk berbasis TIK. \u0000Kata Kunci: Teknologi Informasi dan Komunikasi; Perdagangan Bilateral; Indeks Pengembangan TIK (IPTIK); Model Gravitasi \u0000Abstract \u0000Information and Communication Technology (ICT) and trade have a relationship to support the achievement of market efficiency through cost reduction, increase promotion and distribution framework creation. This study aims to analyze the impacts of ICT Development on bilateral trade between Indonesia and its trading partners in the ASEAN countries. Using an extended panel gravity model framework and panel data models for the period 2010–2017 employing a random effect model estimator. The sample includes nine ASEAN member countries as Indonesia’s trading partners. Results indicate that ICT Development has positive and significant impacts on Indonesian export volume toward ASEAN countries. Other variables such as Indonesian RGDP, partners’ RGDP and population have a positive and significant effect on Indonesia export to ASEAN. Meanwhile, distance and real exchange rates have a negative and significant effect on Indonesian export. Based on estimation results, some policy implications can be derived. For instance, Indonesia may develop strategic trading partnerships with countries that have a large economic size and have achieved high levels of ICT development such as Singapore and Malaysia, in order to increase Indonesian trade volume to ASEAN countries, especially on ICT based products. \u0000Keywords:  Information and Communication Technology; Bilateral Trade; ICT Development Index (IDI); Gravity Model \u0000JEL Classification: O33; F10; C43; C29","PeriodicalId":300100,"journal":{"name":"Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130244688","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 3
ANALISIS PEMANGKU KEPENTINGAN RANTAI PASOK RUMPUT LAUT INDONESIA BERBASIS SISTEM RESI GUDANG 分析基于仓库RESI系统的印尼海藻供应链的利益相关者
Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan Pub Date : 2019-12-31 DOI: 10.30908/bilp.v13i2.423
Sutriono Edi, H. Siregar, L. M. Baga, Arif Imam Suroso
{"title":"ANALISIS PEMANGKU KEPENTINGAN RANTAI PASOK RUMPUT LAUT INDONESIA BERBASIS SISTEM RESI GUDANG","authors":"Sutriono Edi, H. Siregar, L. M. Baga, Arif Imam Suroso","doi":"10.30908/bilp.v13i2.423","DOIUrl":"https://doi.org/10.30908/bilp.v13i2.423","url":null,"abstract":"Abstrak \u0000Rantai pasok rumput laut nasional meliputi berbagai tahapan dan subsistem yang terkait satu dengan lainnya. Pemahaman keberadaan dan peran para pemangku kepentingan menjadi penting dalam integrasi pengembangan rumput laut nasional dari hulu ke hilir. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan pemangku kepentingan dan menganalisis hubungan antara peran, kepentingan dan kerja sama antara pemangku kepentingan dalam rantai pasok rumput laut nasional berbasis Sistem Resi Gudang (SRG). Analisis hubungan dilakukan melalui metode pemetaan kuadran pemangku kepentingan. Hasil analisis terhadap 15 pemangku kepentingan yang terlibat menunjukkan bahwa koordinasi dan kerja sama antara para pemangku kepentingan dalam rantai pasok masih lemah. Perlu beberapa strategi pendekatan untuk menjaga komunikasi dan koordinasi bagi para pemangku kepentingan terutama pada kuadran IV (closely manage/promoter) yang memiliki kepentingan dan pengaruh tinggi. Strategi penting yang dilakukan adalah melibatkan para pemangku kepentingan tersebut dengan intensif dan memengaruhi mereka secara aktif untuk mendukung integrasi hulu sampai dengan hilir rantai pasok rumput laut. Perlu suatu sistem rantai pasok yang integratif  termasuk pemasarannya, serta pemanfaatan sistem Informasi Teknologi (IT) untuk dapat memberikan wadah komunikasi guna sinkronisasi, kerja sama, dan koordinasi antar para pemangku kepentingan dalam mengadapi era revolusi industri 4.0 sehingga rantai pasok pengembangan rumput laut dapat berjalan baik, efisien dan adil bagi semua pihak. \u0000Kata kunci: Analisis Pemangku Kepentingan, Sistem Resi Gudang, Kerja Sama, Rantai Pasok Rumput Laut. \u0000  \u0000Abstract \u0000The national seaweed supply chain includes various stages and subsystems that are related to one another. Thus, understanding of stakeholders’ existence, as well as their role, is important in the integration of national seaweed development from upstream to downstream sides. This paper aims to map the stakeholders and analyze the relationship between roles, interests, and cooperation among stakeholders on the condition of the national seaweed supply chain based on the warehouse receipt system. The relationship analysis among stakeholders used through the stakeholders’ quadrant mapping method. The results of the analysis of the 15 stakeholders involved showed that coordination and cooperation between stakeholders in the supply chain for seaweed development still needs to be improved. It is important to approach this matter through strategies in order to maintain communication and coordination for stakeholders, especially in quadrant IV (closely manage’ or ‘promotors’) where their interests are high, and their power is also high. An essential strategy is to involve these stakeholders intensively and actively influence them to continue to support the integration of upstream to downstream seaweed supply chains. Based on this, an integrated supply chain system is needed including marketing and utilization of Information","PeriodicalId":300100,"journal":{"name":"Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan","volume":"09 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129461611","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
相关产品
×
本文献相关产品
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书