Lia Anies Winianti, Nur Sinta Filaili, Mambaul Ngadhimah, S Maryam Yusuf
{"title":"Penerapan Difusi Inovasi pada Pelaksanaan Program Aplikasi E-Tahfizh Tahsin di MI Tahfizh Entrepreneur Qurrota A’yun Ponorogo","authors":"Lia Anies Winianti, Nur Sinta Filaili, Mambaul Ngadhimah, S Maryam Yusuf","doi":"10.21154/excelencia.v3i01.1479","DOIUrl":"https://doi.org/10.21154/excelencia.v3i01.1479","url":null,"abstract":"Humas memiliki peran penting dalam sebuah lembaga pendidikan. Peran dalam menciptakan citra yang baik serta mendorong kesuksesan sebuah program di lembaga pendidikan. Penyampaian informasi dan kesan yang menyakinkan, akan mampu membuat orang lain bisa dan mau untuk mengikuti apa yang diberitakan oleh humas. Dan seiring semakin majunya teknologi informasi dan komunikasi yang beredar di tengah masyarakat sebagai akibat dari tuntutan zaman, humas harus mampu menggunakan perangkat teknologi tersebut, guna mendistribusikan informasi secara tepat dan akurat. Dalam program menyukseskan pembuatan laporan bulanan perkembangan tahfizh tahsin siswa, humas MI Tahfizh Entrepreneur berperan dalam mengawal berjalannya program E-Tahfizh Tahsin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan jenis observasi dalam penelitian ini adalah observasi terlibat atau participant. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Humas MI Tahfizh Entrepreneur Qurrota A’yun Ponorogo dengan metode difusi inovasi berhasil mensukseskan program E-Tahfizh Tahsin. Mampu meyakinkan seluruh pengajar tahfizh tahsin untuk mengaplikasikan inovasi baru ini dalam pembuatan laporan perkembangan dengan empat elemen difusi inovasi. Tidak ada penolakan yang terjadi, namun masih ada yang masuk dalam tipe lambat dalam adpatasi dengan inovasi yang baru diterapkan. Saluran komunikasi informal dan non formal cukup efektif untuk menyosialisasikan inovasi E-Tahfizh Tahsin. Meskipun masih ada sedikit kendala terkait kemampuan IT beberapa pengajar yang masih harus didampingi. Juga adanya sedikit perubahan-perubahan rumus karena salah pencet yang dilakukan oleh pengajar yang mendapatkan akses aplikasi tersebut.","PeriodicalId":246082,"journal":{"name":"Excelencia: Journal of Islamic Education & Management","volume":"83 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-05-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128247206","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Kesetaraan dan Keadilan Gender dalam Lingkungan Pesantren","authors":"A. Kurniawati, Evi Muafiah","doi":"10.21154/excelencia.v3i01.1478","DOIUrl":"https://doi.org/10.21154/excelencia.v3i01.1478","url":null,"abstract":"Isu mengenai keadilan dan kesetaraan gender masih menjadi isu yang sensitif untuk dibahas dalam Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia, contohnya pada Lembaga pondok pesantren. Anggapan bahwa perempuan tidak memiliki kesempatan yang sama seperti laki-laki karena adanya tradisi sosial yang telah mendarah daging dan masih dipegang teguh sehingga perempuan masih dikucilkan ketika memberikan pendapat. Hal ini tentu menjadi perhatian di beberapa pesantren seperti di Pondok Pesantren Darussalam Bangunsari Ponorogo. Penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi ini bertujuan untuk mengelaborasi implementasi keadilan dan kesetaraan gender di pondok pesantren tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Darussalam Bangunsari Ponorogo telah menerapkan nilai keadilan dan kesetaraan gender dalam kegiatan sehari-hari. Hal tersebut diketahui melalui wawancara kepada pengasuh dan santri mengenai pemahaman keadilan dan kesetaraan gender, kemudian berbagai kegiatan yang ada di pondok tersebut menggambarkan bahwa tidak adanya ketimpangan gender yang terjadi.","PeriodicalId":246082,"journal":{"name":"Excelencia: Journal of Islamic Education & Management","volume":"212 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-05-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132750675","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Gaya Pengambilan Keputusan dalam Lembaga Pendidikan Islam: Studi Atas Perilaku Pengelola Lembaga Pendidikan Islam","authors":"Luluk Fuadah, Nur Kolis","doi":"10.21154/excelencia.v3i01.1480","DOIUrl":"https://doi.org/10.21154/excelencia.v3i01.1480","url":null,"abstract":"Pengambilan keputusan merupakan suatu proses menentukan pilihan berdasarkan pertimbangan untuk menyelesaikan masalah. Dalam menentukan keputusan, setiap individu atau kelompok memiliki gaya yang berbeda-beda. Gaya dalam pengambilan keputusan meliputi gaya direktif, gaya analitik, gaya konseptual, dan gaya perilaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana gaya pengambilan keputusan yang ada di MTs AL-Mukarrom, Ponorogo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Lokasi penelitian di MTs Al-Mukarrom dengan responden Guru sejumlah 35 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan angket. Instrument mengumpulan data menggunakan lembar kuisioner gaya pengambilan keputusan. Teknik analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Adapun teknik keabsahan data dilihat menggunakan ketekunan dalam mengamati, triangulasi, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya pengambilan keputusan di MTs Al-Mukarrom menggunakan kombinasi antara gaya perilaku dan gaya direktif.","PeriodicalId":246082,"journal":{"name":"Excelencia: Journal of Islamic Education & Management","volume":"38 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-05-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133128129","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Implementasi Fungsi Manajemen dalam Program Ekstrakurikuler di Madrasah Ibtidaiyah Pesantren Anak Sholeh Baitul Quran","authors":"Siti Khabibah","doi":"10.21154/excelencia.v3i01.1544","DOIUrl":"https://doi.org/10.21154/excelencia.v3i01.1544","url":null,"abstract":"Belajar bukan sekedar transmisi ilmu pengetahuan, namun belajar merupakan proses mengolah daya penalaran sebagai bekal dasar bagi setiap warga negara. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan daya nalar siswa adalah dengan meningkatkan prestasi non akademis. Prestasi nonakademis bisa dilakukan dengan pemberdayaan program ekstrakurikuler. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji permasalahan mengenai: 1) Implementasi fungsi manajemen program ekstrakurikuler; 2) menganalisis kendala dan hambatan manajemen program ekstrakurikuler; 3) implikasi manajemen program ekstrakurikuler dalam peningkatan prestasi non akademik. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui pengamatan, di mana peneliti sebagai instrumen kunci untuk melakukan observasi, wawancara mendalam dengan sumber data utama/informan dan studi dokumentasi. Data dianalisis melalui 3 tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari penelitian diperoleh: 1) fungsi manajemen telah diterapkan dalam program ekstrakurikuler yang meliputi perencanaan pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan, 2) Terdapat kendala dan hambatan berupa waktu, biaya, sarana dan prasarana, pemetaan peserta dan pembimbing, 3) implikasi manajemen program ekstrakurikuler berdampak pada peningkatan prestasi nonakademis dan penanaman nilai positif yakni berpikir bebas dan mandiri, bertanggungjawab, mampu berorganisasi, dan ukhuwah islamiyah.","PeriodicalId":246082,"journal":{"name":"Excelencia: Journal of Islamic Education & Management","volume":"4 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123874493","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
U. Hasanah, Vera Desy, Mambaul Ngadimah, Syafiq Humaisi
{"title":"Strategi Pembudayaan Lesson Study Melalui Divusi Inovasi di SMP Negeri 3 Madiun","authors":"U. Hasanah, Vera Desy, Mambaul Ngadimah, Syafiq Humaisi","doi":"10.21154/excelencia.v3i01.1482","DOIUrl":"https://doi.org/10.21154/excelencia.v3i01.1482","url":null,"abstract":"Lesson Study is a model of fostering the educational profession through collaborative and continuous learning studies based on the principles of legality and mutual learning to build learning communities. This research will describe how the innovation divusi process can cultivate Lesson study activities at SMP Negeri 3 Madiun The results of this study show that the emergence of understanding and persuasion from lesson study activities is built through morning and afternoon breefing carried out by the principal. Decision making for lesson study activities begins through deliberations with staff and teachers in official meeting forums. The implementation of lesson study activities is carried out on a scheduled basis with the target that each teacher will become a model teacher once a year .Thus each semester targets 17 teachers who will become model teachers. Confirmation of lesson study is carried out when the lesson study activity is completed by producing a decision that lesson study activities have a huge impact in increasing understanding of the material, learning methods, improving the ability to observe learning and with lesson study can be improved the colegality system in finding quality learning","PeriodicalId":246082,"journal":{"name":"Excelencia: Journal of Islamic Education & Management","volume":"44 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133813188","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"تطوير المواد التعليمية لمادة القواعد المؤسسة على كتاب الأجرومية لعبد الله محمد ابن محمد بن داود الصنهاجي","authors":"Nikmatul Laila Maulidah, Moh. Mukhlas","doi":"10.21154/excelencia.v2i02.1202","DOIUrl":"https://doi.org/10.21154/excelencia.v2i02.1202","url":null,"abstract":"Salah satu Madrasah Diniyah Islam yang besar di daerah Ponorogo adalah Madrasah Diniyah Al-Muslimun Ngumpul Balong, Ponorogo yang bertempat dan dibawah naungan Pondok – Pesantren. Berdasarkan pada pemikiran tersebut peneleti mengembangkan kitab matan al-ajurrumiyah karena kitab ini penjelasannya global, contoh nya sedikit dan juga membutuhkan penjelasan yang lebih terperinci. Maka berangkat dari hal tersebut peneliti akan membahas sebuah penelitian dengan judul : Pengembangan Materi Ajar Untuk Materi Qowaid Berdasarkan Pada Kitab Al-Ajurrumiyah Karya Abdullah Muhammad Bin Muhammad Bin Dawud As-Sonhaji Di Madrasah Diniyah Al-Muslimun, Ngumpul, Balong, Ponorogo, Peneliti menggunakan jenis penelitian pada penelitian ini berdasarkan jenis penelitian Research and Development menurut dick and carrey. Dan hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwaspesifikasi materi ajar yang dikembangkan pada materi qowaid berdasarkan kitab al-ajurrumiyah adalah sampul, kata pengantar, langka-langkah penggunaan buku ajar yang dikembangkan, transliterasi, pengarang kitab, dan daftar isi. Selanjutnya untuk tahap penerapan terdapat : analisis pembelajaran, matan, terjemah, penjelasan, contoh-contoh, latihan-latihan, ujian, dan kosakata. Sedangkan untuk pembagian Sub Babnya terbagi menjadi 3 bagian kelas 1, 2 dan 3 untuk kelas 1 Babnya mulai Bab kalam sampai Bab mubtada’ khobar. Untuk kelas 2 mulai bab amil nawasikh sampai masdar, sedangkan kelas 3 mulai Bab Dzorof sampai makhfudlotil asma’. sedangkan efektifitas materi ajar yakni penilaian ahli terhadap materi ini adalah sangat baik dengan nilai 3,81 dari 5 atau 76,25% dari 100 %. Dan hasil respon siswa terhadap materi ini juga sangat baik dengan nilai 4,13 dari 5 atau 82, 64 % dari 100 %. Kemudian hasil T-test untuk tingkat kesalahan 5% t๐= 13,539 dan tt = 2,07 maka t๐ > tt dan Ho ditolak dan Ha diterima. untuk tingkat kesalahan 10% t๐= 13,539 dan tt = 2,82 maka t๐ > tt dan Ho ditolak dan Ha diterima. karena ditemukan perbedaan antara hasil pretest dan posttest dengan keadaan sebelum dan sesudah penggunaan buku maka buku ajar yang dikembangkan memiliki efektivitas yang sangat baik.","PeriodicalId":246082,"journal":{"name":"Excelencia: Journal of Islamic Education & Management","volume":"58 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126199471","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Manajemen Pembelajaran Tahfizul Qur’an Di MTsN 3 Ponorogo Era Pandemi Covid-19","authors":"Muhammad Sholikin, Dhinuk Puspita Kirana","doi":"10.21154/excelencia.v2i02.1219","DOIUrl":"https://doi.org/10.21154/excelencia.v2i02.1219","url":null,"abstract":"Menghafal Al-Qur’an bukanlah hal yang sederhana dan tidak bisa dilakukan kebanyakan orang tanpa meluangkan waktu khusus. MTsN 3 Ponorogo merupakan lembaga pendidikan yang menerapkan pembelajaran Tahfizul Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan: (1) Perencanaan Pembelajaran tahfiz di MTsN 3 Ponorogo. (2) Pengorganisasian Pembelajaran tahfiz di MTsN 3 Ponorogo (3) Pelaksanaan Pembelajaran tahfiz di MTsN 3 Ponorogo. (4) Evaluasi Pembelajaran tahfiz di MTsN 3 Ponorogo. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Berdasarkan proses pengumpulan data dan analisis data penelitian ini menghasilkan temuan bahwa dalam Perencanaan Manajemen Pembelajaran Tahfizul Qur’an di MTsN 3 Ponorogo yakni komponen Standar Kompetensi atau Kompetensi Inti belum dicatumkan, pengorganisasian pembelajaran Tahfizul Qur’an dalam memberikan fasilitas kelengkapan pembelajaran, kedudukan guru untuk menentukan dan mendesain dalam pembelajaran sesuai dengan Konsekuensi dari Surat Keputusan Kepala Madrasah, pelaksanaan pembelajaran Tahfiẓul Qur’an dilakukan secara daring dengan memanfaatkan akses internet, menggunakan media handphone melalui pesan group whatsApp, Hasil evaluasi program pembelajaran Tahfiẓ Al-Qur’an terkait Perencanaan, organisasi, pelaksanaan dan evaluasi ada yang terlaksana dengan baik ada juga yang belum dan akan melakukan perbaikan dan penyempurnaan. Dan Pengunaan internet melalui pesan group whatsApp di MTsN 3 Ponorogo juga memiliki dampak positif dan negatif bagi guru maupun siswa.","PeriodicalId":246082,"journal":{"name":"Excelencia: Journal of Islamic Education & Management","volume":"52 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134158302","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pemasaran Jasa Pendidikan dalam Meningkatkan Brand Image di MI Al Kautsar Durisawo Ponorogo","authors":"Uliyatul Mukaromah, Wirawan Fadly","doi":"10.21154/excelencia.v2i02.752","DOIUrl":"https://doi.org/10.21154/excelencia.v2i02.752","url":null,"abstract":"Abstract \u0000 \u0000The challenge for educational institutions now is increasing competition between institutions, so many educational institutions offer services. The increasing competition in the marketing of educational services between institutions at this time means that Islamic educational institutions should market education services in various ways. To maintain its quality and be able to deal with its institution, an educational institution must maintain the value of its existence or existence. Various exciting events occurred while carrying out education. When accepting new prospective students, the community is now starting to be smart in choosing educational institutions for their sons/daughters. So academic institutions must have a good image in the eyes of the community. To create a brand image for educational institutions, marketing services for education are needed, and the right strategy is to use the 7P marketing theory. MI Al Kautsar, in marketing education services, uses the marketing mix for education services. Based on this, a research was conducted with the limitation of research problems about how the form of marketing education services at MI Al Kautsar Durisawo Ponorogo, how the marketing mix of Education services at MI Al Kautsar Durisawo Ponorogo in improving the brand image of educational institutions, and how the positive impact of marketing on the brand image at MI Al Kautsar Durisawo Ponorogo. This study uses a qualitative educational research method, where the data that is explained does not use numbers but provides a descriptive description. In research activities using open interview data collection techniques, moderate participation observation, and documentation. From the research process, it was found that MI Al Kautsar did educational marketing services vigorously, and the results showed that in a short time, it was able to attract many students. The marketing mix of MI Al Kautsar's Education services has three curriculum bases: Ministry of Religion, Tahfidz, and Islamic Boarding Schools. It was found that the tariff was relatively cheap, strategically located in the city area but not on the edge of the main highway. Promotions are carried out offline and online, maximizing all madrasah residents with adequate facilities and infrastructure. The marketing of services carried out can attract public interest and impact the form of reasonable assumptions from the community. \u0000 \u0000 \u0000 \u0000Abstrak \u0000 \u0000Tantangan lembaga pendidikan kini yakni mulai meningkatnya persaingan antar lembaga, sehingga sangat banyak penawaran jasa lembaga pendidikan. Meningkatnya persaingan pemasaran jasa pendidikan antar lembaga saat ini, maka sudah seharusnya lembaga pendidikan Islam melakukan pemasaran jasa Pendidikan dengan berbagai cara. Suatu lembaga Pendidikan untuk dapat tetap menjaga kualitas dan mampu memasarkan lembaganya, makai a harus menjaga nilai keberadaannya atau eksistensinya. Beragam kejadian menarik saat melaksanakan Pendidikan, k","PeriodicalId":246082,"journal":{"name":"Excelencia: Journal of Islamic Education & Management","volume":"41 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127600665","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Implementasi Operant Conditioning sebagai Inovasi dalam Budaya Mutu Sekolah","authors":"Ahmad ansor Ridwani, Mukhibat","doi":"10.21154/excelencia.v2i02.1199","DOIUrl":"https://doi.org/10.21154/excelencia.v2i02.1199","url":null,"abstract":"Fenomena Covid-19 sangat berimbas besar dalam dunia pendidikan di Indonesia. Dengan tidak adanya interaksi antar warga sekolah, secara tidak langsung budaya mutu sekolah terganggu dan bahkan terhenti karena budaya mutu sekolah secara umum membutuhkan interaksi antar warga sekolah. Jika budaya mutu sekolah terganggu, maka kualitas sekolah juga akan berpengaruh. Agar kualitas mutu sekolah tetap terjamin, maka perlu adanya inovasi dalam pelaksanaan budaya mutu sekolah. Strategi operant conditioning menjadi salah satu solusi dari permasalahan keterbatasan waktu dan interaksi pada budaya mutu sekolah dimasa pandemi. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan: (1) strategi operant conditioning dalam budaya mutu sekolah. (2) implemetasi operant conditioning dalam budaya mutu sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Operant conditioning dalam budaya mutu sekolah dapat menggunakan beberapa strategi antara lain: penerapan kebijakan, dan penggunaan sistem online. Penerapan kebijakan dapat menggunakan beberapa hal antara lain: penggunakan SOP, pembiasaan New Normal, dan perubahan sistem pembelajaran. Penggunaan sistem online dapat dilakukan dengan beberapa tindakan antara lain: penggunaan platform Whatsapp sebagai media interaksi dan sarana pendekatan emosional, penggunaan situs Masterweb sebagai inovasi dalam pelaksanaan budaya sekolah. (2) Implementasi inovasi operant conditioning dalam budaya mutu sekolah dapat menggunakan 4 sistem pengondisian yaitu: penguatan positif (positif reinforcement), penguatan negatif (negatif reinforcement), hukuman negatif (negative punishment), hukuman positif (positif punishment). Semua memiliki dampak positif yang ditimbulkan antara lain: meningkatkan nilai religius, nasionalis, cinta lingkungan, sopan santun dan disiplin.","PeriodicalId":246082,"journal":{"name":"Excelencia: Journal of Islamic Education & Management","volume":"135 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123733377","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Manajemen Program Kelas Unggulan Untuk Meningkatkan Daya Saing MTsN 1 Dan MTsN 2 Ponorogo","authors":"Zayyini Rusyda Mustarsyidah, Sugiyar","doi":"10.21154/excelencia.v2i02.1229","DOIUrl":"https://doi.org/10.21154/excelencia.v2i02.1229","url":null,"abstract":"ABSTRAK \u0000Penelitian ini dilatarbelakangi oleh persaingan madrasah yang semakin besar untuk memikat animo masyarakat dengan berbagai inovasi. Salah satu inovasi tersebut adalah penyelenggaraan program kelas unggulan yang menawarkan berbagai pilihan program kepada calon peserta didik sesuai dengan kecerdasan dan bakat yang dimiliki. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan fungsi manajemen pada penyelenggaraan program kelas unggulan di MTsN 1 dan MTsN 2 Ponorogo serta implikasinya terhadap peningkatan daya saing madrasah di tengah persaingan lembaga pendidikan saat ini. Temuan penelitian yang diperoleh adalah bahwa penyelenggaraan program kelas unggulan menerapkan fungsi manajemen POAC (planning, organizing, actuating, dan controlling) atau perencanaan (tujuan, pengelola, kurikulum, tenaga pengajar, dan biaya), pengorganisasian (pembagian tugas dan struktur organisasi program, materi, penempatan siswa, sarana prasarana, dan biaya), pelaksanaan (pembelajaran dan kegiatan outdoor), pengawasan dan evaluasi (pengawasan dan evaluasi secara berkala dengan pelaporan program dan evaluasi pencapaian belajar siswa). Manajemen program kelas unggulan ini berimplikasi pada capaian prestasi kepala madrasah, reputasi madrasah, prestasi siswa di bidang akademik dan non-akademik, serta peningkatan animo masyarakat dari tahun ke tahun.","PeriodicalId":246082,"journal":{"name":"Excelencia: Journal of Islamic Education & Management","volume":"14 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127807113","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}