{"title":"Analisis Peluang Usaha Wedding Organizer Pada Kaum Millennial","authors":"R. Sinaga, Rizka Ramadhana Sembiring","doi":"10.24114/jmic.v3i2.32346","DOIUrl":"https://doi.org/10.24114/jmic.v3i2.32346","url":null,"abstract":"Pernikahan merupakan acara sakral dan suci hingga menuntut kelancaran. Bagi sebagian besar orang di Indonesia, untuk menyelenggarakan acara kecil-menengah mungkin masih bisa dengan bantuan tetangga dan kerabat. Namun, kini sangat terbuka celah pasar bagi pengusaha jasa WO dikarenakan perubahan budaya dan gaya hidup serta kemapanan finansial. Sekarang sudah banyak orang malu untuk meminta bantuan kerabat yang pastinya tidak punya banyak waktu. Ditambah lagi, serba instan dan praktis adalah ciri khas masyarakat modern. Lebih- lebih jika acaranya besar-besaran, mereka tidak akan memberikan tugas kepada sembarangan orang, butuh tenaga ahli dan berpengalaman yang disebut wedding organizer. Dengan adanya jasa WO yang profesional, mau acara sebesar apapun dengan tempo persiapan sesingkat- singkatnya pun bisa diatasi tanpa perlu menguras tenaga dan fikiran shohibul-bet. WO bertugas menyusun acara serapi mungkin dan sesuai selera keluarga dan mempelai. Mulai dari prawedding, pencarian tempat dan domisili tepat (gedung atau hotel), pengisi acara, ketering, dekorasi, hingga mengorganisasikan saat hari-H. seiring perkembangan zaman jasa weeding organizer banyak dibutuhkan oleh masyarakat yang ingin melaksanakan resepsi pernikahan. WO menjadi suatu usaha yang begitu menjanjikan. Untuk mengetahui bagaimana peluang usaha weeding organizer maka dari itu penulis jurnal ini.","PeriodicalId":238191,"journal":{"name":"Journal of Millennial Community","volume":"39 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-09-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121985570","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Hubungan Gaya Komunikasi Orang Tua Dengan Sibling Rivalry Pada Remaja Di Desa Manalu Kecamatan Parmonangan Kabupaten Tapanuli Utara","authors":"Fauzi Kurniawan, Vionald S.D","doi":"10.24114/jmic.v3i1.25539","DOIUrl":"https://doi.org/10.24114/jmic.v3i1.25539","url":null,"abstract":"Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian metode kolerasi dengan pendekatan kuantitatif, untuk mengetahui “Hubungan Gaya Komunikasi Orang Tua Dengan Sibling Rivalry Pada Remaja Di Desa Manalu Kecamatan Parmonangan Kabupaten Tapanuli Utaraâ€. Dengan menggunakan records kuantitatif yaitu jenis records yang berbentuk angka jumlah keluarga yang mempunyai keturunan lebih dari 1 (satu) anak dan anak tersebut berada di usia remaja 10-15 tahun berjumlah adalah 30 orang. Dari hasil records dimana jumlah anak yang berusia 10-15 tahun laki-laki 13 dan perempuan 17 jiwa. Berdasarkan hasil penelitian untuk menguji keberartian koefisien korelasi diperoleh dengan menggunakan uji t hasil dari perhitungan diketahui taraf signifikansi 5% dan dk = n-2 yaitu 30-2 = 28, maka diperoleh t hitung > t tabel yaitu hasil perhitungan t hitung > t tabel yaitu 3.963 > 2.048. Artinya gaya komunikasi orang tua terhadap sibling contention sangat berhubungan terjadinya sibling contention pada remaja Di Desa Manalu Kecamatan Parmonangan Kabupaten Tapanuli Utara.","PeriodicalId":238191,"journal":{"name":"Journal of Millennial Community","volume":"124 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-03-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114356082","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pengembangan Metode Pembelajaran Inovatif Bagi Tutor Keaksaraan Di Kabupaten Wonogiri","authors":"Tristanti Tristanti, S. Sujarwo, Suharta Suharta","doi":"10.24114/JMIC.V2I2.19573","DOIUrl":"https://doi.org/10.24114/JMIC.V2I2.19573","url":null,"abstract":"Kegiatan pelatihan pembelajaran inovatif bagi tutor keaksaraan merupakan kegiatan untuk menumbuhkan kesadaran tutor dalam pengemabnagan metode pembelajaran. Kegiatan ini bertujuan untuk 1) memberikan pemahaman kepada tutor keaksaraan akan pentingnya pembelajaran inovatif, 2) memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada tutor kekasaraan dalam menerapkan metode pembelajaran inovatif. Pelaksanaan kegiatan pemberdayaan diawali dengan analisis kebutuhan, penetapan materi, pelaksanaan, dan evaluasi terhadap 25 orang yutor keaksaraan. Metode kegiatan meliputi ceramah, tanya jawab dan diskusi Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 1) tutor keaksaraan memiliki pengetahuan dalam pembelajaran inovatif yaitu metode PAKEM dan pembelajaran berpusat pada warga belajar, 2) tutor keaksaraan mampu mempraktekkan metode pembelajaran inovatif dalam pembelajaran di masyarakat.","PeriodicalId":238191,"journal":{"name":"Journal of Millennial Community","volume":"16 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-10-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134148525","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Budaya Melayu Pada Anak Usia Dini 4-6 Tahun Di Paud Cendana Kecamatan Pantai Labu","authors":"Muciani Sulistiawati, Yusnadi Yusnadi, Rizka Ramadhana Sembiring, Eviza Husnika","doi":"10.24114/jmc.v1i2.14753","DOIUrl":"https://doi.org/10.24114/jmc.v1i2.14753","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pendidikan karakter melalui budaya melayu pada anak usia dini 4-6 tahun di PAUD Cendana Kec. Pantai Labu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan subjek dalam penelitian ini adalah seluruh tutor PAUD Cendana yang berjumlah 5 orang, penulis menjadikan tutor sebagai subjek karena mengingat usia anak yang berumur 4-6 tahun. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan langkah reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian, menunjukkan bahwa kegiatan kelompok belajar di PAUD Cendana kecamatan Pantai Labu baik dari pendidik/tutor maupun peserta didik telah mengimplementasikan pendidikan karakter melalui budaya melayu seperti ; (1) Nilai religius, (2).Jujur, (3).Disiplin, (4).Mandiri, (5).Semangat kebangsaan dan cinta tanah air. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi pendidikan karekter melalui budaya melayu di PAUD Cendana Kecamatan Pantai Labu dinyatakan berhasil dalam menerapkan pendidikan karakter melalui budaya melayu.","PeriodicalId":238191,"journal":{"name":"Journal of Millennial Community","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-09-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128372932","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Implementasi Program Keaksaraan Fungsional Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Warga Binaan Lapas Wanita Di Tanjung Gusta Medan","authors":"Cut Wilda Lubis, R. Rosdiana","doi":"10.24114/jmc.v1i2.14757","DOIUrl":"https://doi.org/10.24114/jmc.v1i2.14757","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk;(1) mengetahui gambaran tentang pelaksanaan program keaksaraan fungsional terhadap motivasi belajar warga binaan di Lapas wanita Tanjung Gusta Medan, (2) mengetahui motivasi belajar warga binaan di Lapas wanita Tanjung Gusta Medan, dan (3) mengetahui pengaruh pelaksanaan program keaksaraan fungsional terhadap motivasi belajar warga binaan di Lapas wanita Tanjung Gusta Medan. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan klausal (sebab akibat). Sampel penelitian ini berjumlah 60 warga binaan di lapas wanita Tanjung Gusta Medan. Alat pengumpulan data menggunakan angket, Teknik analisis data menggunakan rumus Regresi Linier Serhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program keaksaraan fungsional berpengaruh terhadap motivasi belajar warga binaan di lapas wanita Tanjung Gusta Medan, hal ini diketahui dari hasil perhitungan diperoleh nilai thitung > ttabel yaitu 39,15 > 1,671. Kontribusi pelaksanaan program keaksaraan fungsionalterhadap motivasi belajar warga binaan di lapas wanita Tanjung Gusta Medan sebesar = 68%, artinya motivasi belajar warga binaan di lapas wanita Tanjung Gusta Medan (Y) sebesar 68% dipengaruhi oleh pelaksanaan program keaksaraan fungsionalsedangkan sisanya 32% disebabkan faktor lain yang tidak termasuk dalam analisis ini.","PeriodicalId":238191,"journal":{"name":"Journal of Millennial Community","volume":"18 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-09-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133307024","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ketidakberhasilan Program Keluarga Berencana di Desa Siaro Kecamatan Siborongborong","authors":"S. Susanti, Reka Hutasoit","doi":"10.24114/jmc.v1i2.14738","DOIUrl":"https://doi.org/10.24114/jmc.v1i2.14738","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakberhasilan program Keluarga Berencana di Desa Siaro Kecamatan Siborongborong. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sampel yang diambil dari penelitian ini sebanyak 60 KK/PUS yang bertempat tinggal di Desa Siaro. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pengumpulan data dengan menggunakan metode Questions (angket). Teknik analisis data menggunakan Uji Kecenderungan. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakberhasilan program keluarga berencana dapat dilihat dari dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. faktor internal yaitu: tentang pengetahuan akseptor kategori kurang dengan skor 50%, dari segi jumlah anak kategori tinggi dengan perolehan skor 41,6%, ditinjau dari segi kesehatan kategori cukup dengan skor sebesar 33,3%, dan dari segi perolehan informasi dengan kategori kurang skor 31,6%. Dan dilihat dari uji kecenderungan pada subvariabel faktor Eksternal yaitu: tentang dukungan suami dengan kategori cukup dengan perolehan skor 43,3%, dari segi dukungan tenaga dengan kategori cukup dengan perolehan skor 50%, dan dari segi sosial budaya dengan kategori cukup dengan perolehan skor 46,6%.","PeriodicalId":238191,"journal":{"name":"Journal of Millennial Community","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-09-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133566643","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Perbedaan Motivasi Belajar Antara Mahasiswa Yang Indekos Dengan Mahasiswa Yang tInggal Bersama Orang Tua","authors":"Abraham Lincoln, S. Sudirman","doi":"10.24114/jmc.v1i2.14370","DOIUrl":"https://doi.org/10.24114/jmc.v1i2.14370","url":null,"abstract":"Masalah dalam penelitian ini adalah Adakah perbedaan motivasi belajar antara mahasiswa yang indekos dengan mahasiswa yang tinggal bersama orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar antara mahasiswa yang indekos dengan mahasiswa yang tinggal bersama orang tua. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data melalui penyebaran angket. Sampel dalam penelitian ini adalah 56 mahasiswa, yang terdiri dari 47 mahasiswa yang indekos dan 9 mahasiswa yang tinggal bersama orang tua. Teknik analisa data digunakan dengan mencari perbedaan dengan uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya perbedaan motivasi belajar antara mahasiswa yang indekos dengan mahasiswa yang tinggal bersama orang tua. Nilai motivasi belajar untuk mahasiswa yang indekos adalah 2,85, sedangkan nilai motivasi belajar untuk mahaiswa yang tinggal bersama orang tua lebih tinggi yaitu 2,94. Tingkat signifikansi perbedaan didapat sebesar 0,416 yang dikategorikan agak rendah.Kata Kunci: motivasi belajar, mahasiswa, indekos, orang tua","PeriodicalId":238191,"journal":{"name":"Journal of Millennial Community","volume":"26 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-09-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116990869","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Hubungan Tingkat Pendidikan Pasangan Usia Subur (15-49 Tahun ) Dengan Keberhasilan Program Keluarga Berencana","authors":"Meina Imelda Siregar, Nasriah Nasriah","doi":"10.24114/jmc.v1i2.14710","DOIUrl":"https://doi.org/10.24114/jmc.v1i2.14710","url":null,"abstract":"Masalah pertumbuhan penduduk yang besar sangat dikhawatirkan terjadinya ledakan penduduk dan jumlah penduduk yang besar ini bila tidak dijadikan manusia yang produktif maka menjadi tanggungan negara. Oleh karena itu, pemerintah membuat suatu program yang mampu menekan jumlah pertumbuhan penduduk tersebut dengan adanya Program KB. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan populasi sebanyak 400 pasangan. Jumlah populasi yaitu 100 responden. Instrument yang digunakan dengan menggunakan angket tertutup, alat pengumpul data yang digunakan yaitu observasi dan angket. Berdasarkan100 responden, 27 responden menamatkan pendidikan SMP, 12 responden menyatakan pelaksanaan program KB baik, 7 responden menyatakan cukup baik, 8 responden menyatakan tidak baik. Berdasarkan 51 responden tamatan SMA, 11 responden pelaksanaan program KB baik, 33 responden menyatakan cukup baik, 7 responden menyatakan tidak baik. Berdasarkan 22 responden tamatan PT, 6 menyatakan pelaksanaan program KB baik, 11 responden menyatakan cukup baik dan 5 responden menyatakan tidak baik. Berdasarkan hasil perhitungan Chi Kuadrat, didapatkan hasil 31% korelasi antara tingkat pendidikan pasangan usia subur terhadap tingkat keberhasilan keluarga berencana.","PeriodicalId":238191,"journal":{"name":"Journal of Millennial Community","volume":"71 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-09-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122428202","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pemuda Sebagai Fasilitator Pendamping Desa","authors":"S. -","doi":"10.24114/jmc.v1i2.14286","DOIUrl":"https://doi.org/10.24114/jmc.v1i2.14286","url":null,"abstract":"Pendampingan Desa adalah kegiatan untuk melakukan tindakan pemberdayaan masyarakat melalui asistensi, pengorganisasian, pengarahan dan fasilitasi Desa. Setiap desa memiliki keragaman potensi berbeda. Potensi Desa mampu di aktualisasikan sesuai dengan perancanaan dan tata kelola desa yang mapan demi keberlanjutan pembangunan desa (sustainable development). Keberlanjutan ditandai dengan adanya Generasi (pemuda) yang lahir dari realitas sosial dan sistem pengetahuan adat istiadat yang memiliki modal sosial (social capital) untuk berinteraksi dan berpartisipatif dalam self governing community sebagai fasilitator pendamping desa. Dalam makalah ini, penulis menelaah pemuda sebagai fasilitator pendamping desa agar seluruh elemen terakait mampu menerjemahkan potensi pemuda sebagai empowerment dan bertujuan sebagai perwujudan pemuda dalam berpartisipasi untuk desa, bangsa dan negara.","PeriodicalId":238191,"journal":{"name":"Journal of Millennial Community","volume":"43 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-09-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129627119","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pemuda Sebagai Fasilitator Pendamping Desa","authors":"Syamsuddin","doi":"10.24114/JMIC.V1I2.14286","DOIUrl":"https://doi.org/10.24114/JMIC.V1I2.14286","url":null,"abstract":"Pendampingan Desa adalah kegiatan untuk melakukan tindakan pemberdayaan masyarakat melalui asistensi, pengorganisasian, pengarahan dan fasilitasi Desa. Setiap desa memiliki keragaman potensi berbeda. Potensi Desa mampu di aktualisasikan sesuai dengan perancanaan dan tata kelola desa yang mapan demi keberlanjutan pembangunan desa (sustainable development). Keberlanjutan ditandai dengan adanya Generasi (pemuda) yang lahir dari realitas sosial dan sistem pengetahuan adat istiadat yang memiliki modal sosial (social capital) untuk berinteraksi dan berpartisipatif dalam self governing community sebagai fasilitator pendamping desa. Dalam makalah ini, penulis menelaah pemuda sebagai fasilitator pendamping desa agar seluruh elemen terakait mampu menerjemahkan potensi pemuda sebagai empowerment dan bertujuan sebagai perwujudan pemuda dalam berpartisipasi untuk desa, bangsa dan negara.","PeriodicalId":238191,"journal":{"name":"Journal of Millennial Community","volume":"34 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-09-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125810565","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}