{"title":"PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA DALAM PEMANFAATAN PEKARANGAN MELALU KELOMPOK WANITA TANI (KWT) SANGGAR REZEKI","authors":"Sri Mandayani, Jubaidah Hasibuan","doi":"10.24114/JMIC.V1I1.12710","DOIUrl":"https://doi.org/10.24114/JMIC.V1I1.12710","url":null,"abstract":"Masalah dalam penelitian ini adalah kurang berdayanya ibu rumah tangga di desa karang anyar, belum dimanfaatankanya secara optimal pekarangan di desa karang anyar, dan kemiskinan serta pemenuhan kebutuhan pangan keluarga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, informan dalam penelitian ini adalah anggota kelompok sebagai informan kunci. Populasi dan sample dalam penelitian ini adalah 30 ibu rumah tangga anggota kelompok wanita tani. Teknik penentuan sample dalam penelitian ini adalah teknik Nonprobality Sampling. Teknik pengumpulan data yang dgunakan adalah angket dan dokumentasi, data yang dikumpulkan diolah dan dianalisis dengan menggunakan rumus presentase: P = . Hasil penelitian ini menunjukan beberapa tahap upaya pemberdayaan yang dilakukan dalam kegiatan pemanfaatan pekarangan oleh kelompok wanita tani yaitu perencanaan program kegiatan yang dilakukan oleh PPL kepada anggota kelompok sangat baik, pelaksanaan program kegiatan serta evaluasi program kegiatan pemberdayaan sangat baik.","PeriodicalId":238191,"journal":{"name":"Journal of Millennial Community","volume":"144 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132438545","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Empowerment On Climate Change: How Community Based Organizations Serving In Growing participation from society","authors":"Friska Indria Nora, Mahfuzi Irwan","doi":"10.24114/jmc.v1i1.12709","DOIUrl":"https://doi.org/10.24114/jmc.v1i1.12709","url":null,"abstract":"Climate change is not something scary, dangerous. Urgent, exceptional and most importantly is that climate change was not known when it happened. And the thing to do is not frightened by the climate change, but it must be to explain to the people and groups that climate change is inevitable and things to do is to minimize the impact of climate change. One of them is by not cutting down trees carelessly, can manage waste and preserve family environment such as that done by the community Pangerwangi village, Lembang, West Java. The village which has been awarded as the climate village for being able to survive and adapt to climate change .. Because the essence of Kampung climate is how the community to survive and adapt to the climate because it is people who have to adjust to the climate. And achievements that have been achieved not in spite of community participation and community-based organizations.","PeriodicalId":238191,"journal":{"name":"Journal of Millennial Community","volume":"55 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-03-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132621133","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Upaya Pengelola Dalam Peningkatan Minat Baca Masyarakat Di Taman Bacaan Masyarakat Cellpower Indonesia","authors":"Anifah Anifah, Boy Manalu","doi":"10.24114/JMC.V1I1.12711","DOIUrl":"https://doi.org/10.24114/JMC.V1I1.12711","url":null,"abstract":"Permasalahan dalam penelitian ini adalah minat baca masyarakat di sekitar Taman Bacaan CellPower Indonesia dapat dikatakan masih rendah. Hal tersebut dapat terjadi karena masih banyak masyarakat yang belum mengerti dan mengetahui tentang keberadaan dan manfaat TBM itu sendiri diadakan. Keadaan yang terjadi sekarang ini masyarakat kurang antusias untuk berkunjung dan membaca di Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Penelitian bertujuan untuk mengetahui serta mendeskripsikan upaya pengelola dalam peningkatan minat baca masyarakat di TBM CellPower Indonesia Kec. Medan Polonia Kota Medan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, informan yaitu pengelola 1 orang, tutor 1 orang dan 2 orang pengunjung TBM CellPower Indonesia. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara dan dokumentasi, dan dianalisis dengan langkah: pengumpulan data, reduksi data, display data, dan menarik kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelola yang berada di TBM CellPower Indonesia Kota Medan, dalam menumbuhkan minat baca masyarakat yang berkunjung ke TBM CellPower Indonesia melakukan tindakan seperti, menyediakan buku-buku ataupun bahan bacaan yang lengkap bagi para pengunjung mulai dari bahan bacaan yang berbau pendidikan, pengetahuan umum, kesehatan, serta surat kabar. Menyediakan tempat membaca/ ruang baca yang aman dan nyaman, menambah kegiatan/program tambahan untuk menambah daya tarik pengunjung untuk membaca berupa lomba baca buku, bazar, pentas seni musik, bulan berbagi buku, memberikan informasi kepada pengunjung ataupun masyarakat serta menambah waktu berkunjung.","PeriodicalId":238191,"journal":{"name":"Journal of Millennial Community","volume":"41 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-03-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123226310","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Faktor-Faktor Penyebab Rendahnya Minat Belajar Warga Belajar Paket C Di Kelompok Belajar Kemuning Desa Asahan Mati Kecamatan Tanjungbalai Kabupaten Asahan","authors":"S. Suriani, Yusnadi Yusnadi","doi":"10.24114/JMIC.V1I1.12706","DOIUrl":"https://doi.org/10.24114/JMIC.V1I1.12706","url":null,"abstract":"Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya minat belajar warga belajar di Kelompok Belajar Kemuning. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab rendahnya minat belajar Paket C di Kelmpok Belajar Kemuning Desa Asahan Mati Kecamatan Tanjungbalai Kabupaten Asahan. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi sebanyak 20 orang warga belajar. Sampel penelitian berjumlah 20 orang diambil dari semua populasi, dan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan rumus persentase %.Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar tidak pernah tumbuh dari dalam diri sendiri, hal ini sikap tersebut terlihat dari jawaban warga belajar lebih dominan memilih Setuju (S) sekitar 46%. Motivasi belajar warga belajar juga tidak pernah timbul dari dalam diri warga belajar, hal ini terlihat ada sekitar 33,5% warga belajar memilih Kurang Setuju (KS) lebih tinggi dari jawaban yang lain. Pengaruh membantu orang tua juga idak pernah mendorong minat belajar warga belajar, hal ini lebih dominan warga melajar memilih jawaban Kurang Setuju(KS) ada sekitar 46,5%. Pengaruh bermain game online juga tidak mendorong minat belajar. Kesimpulan peneilitan menunjukkan bahwa warga belajar belum ada tumbuh minat belajar dari dalam diri sendiri, maupun dari luar diri warga belajar baik itu pengaruh dari keluarga, teman, dan lingkungan.","PeriodicalId":238191,"journal":{"name":"Journal of Millennial Community","volume":"18 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-03-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121319708","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Peranan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pelayanan Prima dalam Meningkatkan Kompetensi Aparatur Pelayanan Publik","authors":"R. Rosdiana, Indriani Syahfitri","doi":"10.24114/JMIC.V1I1.12707","DOIUrl":"https://doi.org/10.24114/JMIC.V1I1.12707","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk melihat peranan diklat pelayanan prima dalam meningkatkan kompetensi aparatur pelayanan publik di Kantor Camat Medan Helvetia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah petugas front liner yang telah mengikuti diklat pelayanan prima tahun 2012 dan 2015, pimpinan dari petugas front liner, dan masyarakat yang mendapatkan pelayanan dari petugas front liner yang diteliti. Data yang di peroleh dalam penelian ini di ukur menggunakan teknik pengumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil analisis data yang diperoleh bahwa diklat pelayanan prima berperan dalam meningkatkan kompetensi aparatur pelayanan publik seperti mampu berkomitmen dengan menunjukan sikap lebih mengutamakan masyarakat, melakukan evaluasi pada setiap program pekerjaan. Petugas front liner mampu bersikap konsisten dan dapat bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas melayani masyarakat. Petugas front liner sudah menggunakan sistem efektif dan efisien, mengaplikasikan materi diklat kedalam pekerjaan, mampu mengoperasikan alat-alat pendukung pekerjaan, menerapkan sistem 3S (senyum, salam, sapa) pada saat memberikan pelayanan, bersikap ramah dan sopan santun baik dalam penampilan maupun perkataan. Kesimpulan hasil analisis data diperoleh bahwa pendidikan dan pelatihan (diklat) pelayanan prima sangat berperan dalam meningkatkan kompetensi aparatur pelayanan publik dalam melayani masyarakat di Kantor Camat Medan Helvetia.","PeriodicalId":238191,"journal":{"name":"Journal of Millennial Community","volume":"2016 27","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-03-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134480296","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Ragil Atmaja, N. Nurlaila, Rahman Arif, Rahmi Atikah
{"title":"Life Skill Sebagai Langkah Pemberdayaan Masyarakat Menuju Kemandirian Ekonomi","authors":"Ragil Atmaja, N. Nurlaila, Rahman Arif, Rahmi Atikah","doi":"10.24114/jmic.v3i2.32344","DOIUrl":"https://doi.org/10.24114/jmic.v3i2.32344","url":null,"abstract":"Pendidikan keterampilan (life skill) dalam rangka pemberdayaan kepada masyarakat guna mempersiapkan individu yang mandiri sehingga mampu terberdayakan untuk kehidupan mereka. Pemberdayaan masyarakat sebagai proses pengembangan, memandirikan, dan memperkuat elemen masyarakat yang memiliki kondisi sosial ekonomi yang rendah. Kegiatan pemberdayaan melalui pendidikan keterampilan berhasil membawa diri individu menjadi terampil secara pengetahuan, perilaku, dan mengorganisasikan diri dan lingkungan sosial. Pemberdayaan masyarakat sebagai proses pengembangan, memandirikan, dan memperkuat elemen masyarakat yang memiliki kondisi sosial ekonomi yang rendah. Kegiatan pemberdayaan melalui pendidikan keterampilan berhasil membawa diri individu menjadi terampil secara pengetahuan, perilaku, dan mengorganisasikan diri dan lingkungan sosial","PeriodicalId":238191,"journal":{"name":"Journal of Millennial Community","volume":"57 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-06-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114767973","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Hubungan Objek Wisata Bukit Lawang Dengan Kegiatan Usaha Masyarakat","authors":"Indah Resti Sitepu","doi":"10.24114/JMC.V1I1.12708","DOIUrl":"https://doi.org/10.24114/JMC.V1I1.12708","url":null,"abstract":"Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) pengunjung maupun pedagang kurang perduli dengan kebersihan objek wisata. (2) secara umumperekonomian masyarakat ditentukan oleh hasil panen bercocok tanam saja. (3) kegiatan usaha yang sama membuat pendapatan mereka menjadi berkurang. (4) hanya sebagian masyarakat yang memiliki pekerjaan tetap dan lumayan. (5) dan banyaknya masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan pengangguran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan objek wisata bukit lawang dengan kegiatan usaha masyarakat (studi kasus pada masyarakat Bukit Lawang Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, sampel dalam penelitian ini 54 orang. Alat pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi dengan teknik analisis data menggunakan deskriptif korelasional product moment, dan uji “t”. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa terdapat hubungan antara objek wisata dengan kegiatan usaha masyarakat di kecamatan bahorok kabupaten langkat, hal ini didukung dengan hasil perhitungan yang menunjukan bahwa rxy > harga rtabel yaitu 0,611 > 0,279, kemudian hasil pengujian hipotesis diketahui thitung > ttabel yaitu 23,24 > 1,671 hal ini menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara objek wisata bukit lawang dengan kegiatan usaha masyarakat( studi kasus pada masyarakat Bukit lawang Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat ). Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kemajuan Objek wisata maka semakin tinggi pula kegiatan usaha masyarakat.","PeriodicalId":238191,"journal":{"name":"Journal of Millennial Community","volume":"18 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2015-01-19","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116913421","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}