{"title":"PANDEMIC AT THE POLLS: AN ANALYSIS OF THE DECISION TO CONTINUE THE 2020 REGIONAL HEAD ELECTION IN THE NEW NORMAL ERA","authors":"Ratna Rosanti","doi":"10.38043/jids.v4i2.2499","DOIUrl":"https://doi.org/10.38043/jids.v4i2.2499","url":null,"abstract":"This article will specifically provide a preliminary assessment of the many risks that the Covid-19 pandemic might pose if elections continue to be held and it is not impossible that elections continued during the pandemic will be far from being fair, honest and transparent even endangering the security and safety of voters at the Polling Stations. The emergence of a new era during the pandemic called New Normal where everyone must behave new in everyday life by prioritizing aspects of health will certainly have a significant influence in the implementation of elections. The method used is the study of literature. The literature used in this study includes all literature, news coverage and reports relating to the holding of the elections including previous books and articles that discuss the holding of elections during a pandemic. This paper begins by explaining why elections are an important part of democracy, and then looks at how the government's response to the pandemic and elections that will be held in the New Normal era will present significant solutions about the future of democracy itself. In this paper, the author also recommends several things related to the holding of elections during the pandemic. The main findings of this paper are: First, the presence of the virus itself can directly prevent voters from casting their votes at the polling stations and even affect the overall level of voter participation. Second, there are consequences of formally delaying the holding of elections which vary by type of regime (national or local). Third, some elements in the electoral cycle can be affected by the pandemic.","PeriodicalId":232048,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial","volume":"31 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-08-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121049522","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP POLITISASI CORONA VIRUS DISEASE (COVID-19)","authors":"I. S. Jiwandono, Heri Setiawan, I. Oktaviyanti","doi":"10.38043/jids.v4i2.2459","DOIUrl":"https://doi.org/10.38043/jids.v4i2.2459","url":null,"abstract":"Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) membawa dampak yang luar biasa, salah satunya dalam dunia politik. Terjadi berbagai tanggapan negatif di dunia maya yang menghubungkan wabah ini dengan politik yang sebenarnya tidak ada hubungannya. Dilihat dari kacamata pendidikan, permasalahan ini membawa efek yang tidak baik. Hampir setiap saat, peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan dijejali dengan berita tersebut melalui media sosial. Komentar-komentar kasar menghiasi kolom komentar media sosial sehingga mengganggu psikologi peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan dalam rangka untuk mengetahui pandangan mahasiswa, khususnya mahasiswa keguruan dalam menanggapi politisasi Covid-19 dilihat dari sisi mahasiswa. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif. Lokasi penelitian di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Mataram. Sumber data yaitu mahasiswa semester dua Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Mataram. Teknik pengambilan data melalui wawancara tidak terstruktur dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Tahap- tahap penelitian yaitu pra lapangan, lapangan dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Etika berbagai oknum politisi yang masih rendah dengan mengesampingkan empati dan simpati kepada para korban Covid-19 dengan memanfaatkan wabah tersebut untuk kepentingan pribadi. (2) Literasi politik mahasiswa yang masih rendah sehingga mudah terpengaruh oleh propaganda yang dilakukan oknum politisi. (2) Diperlukan pendidikan politik bagi mahasiswa agar pengetahuan politik mahasiswa mumpuni sehingga tidak terpengaruh oleh berita yang belum tentu kebenarannya ","PeriodicalId":232048,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial","volume":"14 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-08-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122486464","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PELESTARIAN KEARIFAN LOKAL MELALUI PERKAWINAN ENDOGAMI DI DESA TENGANAN PEGRINGSINGAN KARANGASEM DALAM PERSPEKTIF INTERAKSI SIMBOLIK","authors":"Putri Ekaresty Haes","doi":"10.38043/JIDS.V3I2.2187","DOIUrl":"https://doi.org/10.38043/JIDS.V3I2.2187","url":null,"abstract":"Kebudayaan memiliki kegunaan yang besar bagi kehidupan manusia, karena manusia merupakan makhluk yang berbudaya, dan melalui akal budinya manusia dapat mengembangkan kebudayaan, sehingga selama manusia hidup akan sangat mempengaruhi sebuah kebudayaan sebagai sebuah ciptaan manusia. Manisfesitasi tersebut meliputi agama, kesenian, filsafat, ilmu pengetahuan, tata negara, sistem perkawinan dan lain sebagainya. masyarakat Desa Tenganan Pengringsingan mengenal sistem perkawinan endogami desa yaitu perkawinan antar anggota desa, sistem perkawinan ini dipakai karena akan menambah jumlah krama desa suci (karma desa asli). Sistem perkawinan endogami yang dilakukan oleh masyarakat desa Tenganan merupakan sebuah upaya pelestarian nilai-nilai kearifan lokal desa setempat. Selain itu, Sistem perkawinan ini bertujuan agar kepemilikan lahan serta rumah yang ada di desa Tenganan menjadi milik masyarakat desa setempat dan dimiliki oleh masyarakat luar. Pelestarian nilai-nilai kearifan lokal yang terjadi di desa Tenganan khususnya sistem perkawinan endogami terbentuk melalui proses komunikasi yang telah terbangun lama. Dalam proses komunikasi tersebut, individu dalam masyarakat melakukan interaksi dan memberikan makna terhadap simbol-simbol yang ada. Dalam sistem adat perkawinan Endogami di desa Tenganan Pengringsingan terdapat banyak simbol-simbol yang dipergunakan dalam pelaksanaan upacara perkawinan tersebut yang oleh Blumer dalam perspektif interaksi simbolik dalam diklasifikasikan keadalan ketiga premis yang diungkapkan oleh Blumer.","PeriodicalId":232048,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial","volume":"45 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126378536","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"DINAMIKA COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM STUDI KEBIJAKAN PUBLIK","authors":"Ni Luh Prima Kemala Dewi","doi":"10.38043/JIDS.V3I2.2188","DOIUrl":"https://doi.org/10.38043/JIDS.V3I2.2188","url":null,"abstract":"Dalam beberapa tahun terakhir, collaborative governance (tata kelola pemerintahan) menjadi salah satu konsep kepublikan yang mulai banyak diminati oleh para akademisi. Collaborative Governance muncul untuk merespon terjadinya kegagalan implementasi, biaya mahal dan politisasi regulasi sektor publik. Fokusnya mengarah pada setiap tahapan kebijakan publik. Collaborative governance merupakan sebuah paradigma baru dalam memahami eksistensi multi stakeholders dalam urusan-urusan publik. Tulisan ini mendeskripsikan secara aktual tentang dinamika collaborative governance dalam studi kebijakan publik yang berkaitan dengan nilai dasar dari perspektif “new public governance” dalam menghadapi proses tahapan kebijakan. Kompleksnya hubungan antara aktor dalam kebijakan publik melahirkan konsep baru yang dinamakan collaborative governance. Ringkasnya, collaborative governance adalah proses dan struktur yang melibatkan berbagai pihak melintasi batas-batas organisasinya. Kolaborasi digunakan untuk menggambarkan kerjasama yang formal, aktif, eksplisit dan berorientasi kolektif dalam manajemen dan kebijakan publik. Adapun nilai dasarnya yakni orientasi konsensus dalam pengambilan keputusan (tujuan), kepemimpinan kolektif dalam kelembagaan (struktur), komunikasi multiarah dalam hubungan kemanusiaan (interaksi) dan berbagi sumber daya dalam aksi (proses). Nilai dasar tersebut menjadi satu kesatuan yang terintegrasi pada setiap tahapan kebijakan publik.","PeriodicalId":232048,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial","volume":"129 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125369129","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"KIPRAH HERITAGE SEBAGAI SIMBOLISASI CITY BRANDING DAN GOOD GOVERNANCE (Studi Semiotika Komunikasi Publik pada Kampoeng Heritage Kajoetangan sebagai Bagian City Branding Kota Malang)","authors":"A. Prasetya, Widya Pujarama","doi":"10.38043/JIDS.V3I2.2200","DOIUrl":"https://doi.org/10.38043/JIDS.V3I2.2200","url":null,"abstract":"Konsep heritage dan City Branding memiliki relasi yang sangat kuat. Keberadaan heritage yang dimiliki Kota Malang telah mampu membentuk sebuah brand image yang positif. Aspek heritage ini juga yang dapat meningkatkan kualitas good governance di wilayah Kota Malang. Aspek heritage pula yang dapat memberikan dampak positif untuk tagline yang dimiliki Kota Malang yaitu “Beautiful Malang”. Dengan menggunakan konsep semiotika dan kajian komunikasi public, dapat diketahui bahwa aspek heritage Kota Malang melalui Kampoeng Heritage Kajoetangan telah meningkatkan image Kota Malang dan membentuk good governance.","PeriodicalId":232048,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial","volume":"138 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122910284","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENGHUKUMAN BAGI KORPORASI PERUSAK LINGKUNGAN","authors":"Fakhri Usmita","doi":"10.38043/JIDS.V3I2.2199","DOIUrl":"https://doi.org/10.38043/JIDS.V3I2.2199","url":null,"abstract":"Meski telah ada perorangan maupun korporasi yang ditetapkan sebagai tersangka pembakaran lahan, bahkan telah ada diantaranya yang diberikan sanksi. Namun pembakaran lahan secara luas yang menyebabkan polusi udara berupa kabut asap di beberapa wilayah Indonesia masih terjadi. Saya berargumentasi itu disebabkan oleh belum tergentarjerakannya pelaku dan calon pelaku oleh sanksi yang ada. Secara umum terdapat lima doktrin utama penghukuman, yaitu: rehabilitasi, deterrence, incapacitation, retribusi, dan restorative justice. Menggunakan pendekatan literatur, disarankan adanya perbaikan pola penghukuman bagi korporasi pelaku kejahatan lingkungan di Indonesia. Sehingga diharapkan, penghukuman bagi korporasi di masa dating, selain mempu memperbaiki keadaan sosial, juga mendatangkan efek gentar dan jera.","PeriodicalId":232048,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial","volume":"30 9 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116942147","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"ANALISIS EFEKTIVITAS PELAYANAN PEMBUATAN SURAT TANDA NOMOR KENDARAAN (STNK) DI KANTOR SAMSAT KOTA DENPASAR","authors":"Brian Roy Monteiro","doi":"10.38043/JIDS.V3I2.2213","DOIUrl":"https://doi.org/10.38043/JIDS.V3I2.2213","url":null,"abstract":"Pada hakekatnyatugas pokok pemerintah sebagai organisasi publik adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat. Demikian pula dengan SAMSAT Kota Denpasar, sebagai salah satu organisasi publik yang berhubungan langsung dengan pelayanan publik. Penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pelayanan pembuatan STNK di kantor SAMSAT Kota Denpasar. Metode yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif, dengan pendekatan kualitatif. Yaitu metode yang menggambarkan kejadian yang ada dengan menggunakan pendekatanwawancara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam pelaksanaan pelayanan perpanjangan surat tanda nomor kendaraan di kantor sistem administrasi manunggal satu atap sudah maksimal. Pelayanan dalam perpanjangan surat tanda nomor kendaraan dinyatakan baik responden, saranan dan prasarana yang memadai serta kualitas sumber daya manusia yang sudah maksimal.","PeriodicalId":232048,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial","volume":"31 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128727128","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
A. N. S. R. Gorda, Ni Putu Yunita Anggreswari, Nyoman Sri Manik Parasari
{"title":"STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN BRAND AWARENESS TERHADAP BAGUS AGRO PLAGA RESORT","authors":"A. N. S. R. Gorda, Ni Putu Yunita Anggreswari, Nyoman Sri Manik Parasari","doi":"10.38043/JIDS.V3I2.2210","DOIUrl":"https://doi.org/10.38043/JIDS.V3I2.2210","url":null,"abstract":"Bali merupakan destinasi wisata dunia yang selalu sukses dalam meluncurkan destinasi-destinasi pariwisata baru untuk menarik wisatawan. Bali adalah penyumbang devisa terbesar di Indonesia. Besarnya pendapatan pulau dewata di sektor pariwisata tentu tidak terlepas dari peran komunikasi pemasaran dalam memperkenalkan destinasi-destinasi pariwisata baru yang ada di Bali. Terlebih lagi saat ini sedang muncul trend wisata agro atau yang biasa dikenal dengan nama agro wisata. Munculnya objek wisata baru yang terletak di desa Plaga merupakan strategi awal dalam pengembangan agro wisata baru yang ada di Bali, adapun objek wisata baru yang dikembangkan adalah agro wisata dengan konsep resort yakni Bagus Agro Plaga Resort. Agro resort merupakan resort pertama di Bali yang memadukan konsep modern dengan agro wisata, Bagus Agro Plaga Resort memiliki beberapa sajian unik yang bisa dinikmati oleh wisatawan yakni memiliki pelatihan pengolahan kopi, organic farm, serta beauty and healing culture. Munculnya Bagus Agro Plaga Resort yang merupakan destinasi wisata antimainstraim tentu perlu menerapkan strategi komunikasi pemasaran yang mumpuni agar dapat mengembangkan brand awareness bagi wisatawan terlebih lokasi yang dipilih adalah desa Plaga yang belum dikenal sebagai destinasi pariwisata. Bauran komunikasi pemasaran yang akan diteliti pada penelitian ini terdiri dari periklanan (advertising), pemasaran langsung (direct marketing), hubungan masyarakat (public relations), penjualan personal (personal selling), pemasaran internet (internet marketing) dan promosi penjualan (sales promotion). Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif karena berusaha menampilkan dan menjelaskan fenomena yang ditemukan di lapangan. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi yakni melakukan pengamatan langsung pada objek penelitian. Teknik pengumpulan data juga menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan mewawancarai beberapa informan yang terdiri dari pengelola Bagus Agro Plaga Resort dan wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik, serta beberapa tokoh masyarakat.","PeriodicalId":232048,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial","volume":"28 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115718067","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PERAN LEMBAGA PERKREDITAN DESA (LPD) DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN PADA MASYARAKAT DESA LEGIAN","authors":"Made Eka Agustini","doi":"10.38043/JIDS.V3I2.2212","DOIUrl":"https://doi.org/10.38043/JIDS.V3I2.2212","url":null,"abstract":"Pulau Bali selain memiliki kelurahan dan desa yang bersifat adiministratif juga memiliki desa yang mempunyai sifat otonomi asli dengan sebutan Desa Adat atau Desa Pakraman. Pemerintah Provinsi Bali dalam hal ini memiliki salah satu lembaga keuangan milik masyarakat tingkat desa yaitu LPD. Berdiri dan berkembangnya LPD di Bali pada dasarnya untuk membantu pembangunan di tiap-tiap Desa Adat sebagai kekuatan untuk menjaga adatnya. Peran penting LPD sangat dirasakan oleh masyarakat terutama untuk mendukung kegiatan seperti odalan dan hari raya besar umat hindu. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimanakah eksistensi lembaga perkreditan desa dalam memberikan pelayanan pada masyarakat desa adat legian. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah penyajian data, analisis data, kesimpulan. Kepala Pimpinan selama menjabat sudah melaksanakan proses pelayanan yang baik. Selain itu Kepala Pimpinan LPD dalam menjalankan tugasnya memiliki aturan berdasarkan SOP. Jenis pelayanan yang ada di LPD legian sudah diterapkan lebih dari maksimal. Kepala Pimpinan dalam memberikan pembinaan kepada pegawai seperti memberikan pendidikan untuk menambah wawasan. Fasilitas yang diberikan LPD kepada pegawai seperti memberikan computer, kredit sepeda motor.","PeriodicalId":232048,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial","volume":"26 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116754930","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH MENGENAI PROGRAM PRO DENPASAR DI KOTA DENPASAR","authors":"I. Putra","doi":"10.38043/JIDS.V3I2.2211","DOIUrl":"https://doi.org/10.38043/JIDS.V3I2.2211","url":null,"abstract":"Tugas Penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana implementasi penanganan pengaduan Masyarakat pada Aplikasi PRO Denpasar di Kota Denpasar. Jenis Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif untuk menggambarkan secara deskriptif bagaimana implementasi penanganan Masyarakat pada fitur Pengaduan Online Aplikasi PRO Denpasar guna dalam menangani Pengaduan Masyarakat yang tinggal di Kota Denpasar untuk di tindak lanjut lapangan oleh OPD terkait nanti. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Dalam pemeilihan informan ,peneliti menggunakan tehnik purposive sampling dimana informan terpilih adalah orang – orang yang berkecimpung dalam proses implementasi kebijakan program PRO Denpasar dan masyarakat penerima layanan. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi lokasi penelitian yang berkaitan dengan PRO Denpasar, wawancara dengan informan yang mengetahui tentang implementasi penanganan pengaduan online pada Pro Denpasar yakni dari pihak DISKOMINFOS, dokumentasi yaitu pencatatan dokumen baik berupa tulisan,gambar dan yang berkaitan dengan PRO Denpasar. Penelitian ini terdapat indikator yang mempengaruhi implementasi kebijakan yaitu : Kondisi Lingkungan, Hubungan antar Organisasi, Sumber Daya Organisasi untuk implementasi program, Karakteristik dan kemampuan agen pelaksana. Dan untuk menganalisa pelayanan ini apakah sudah memenuhi pedoman umum penyelenggaraan pelayanan publik berdasrkan keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara No.63/KEP/M.PAN/7/2004 tentang pedoman umum penyelenggaran pelayanan publikyaitu : Bersifat terbuka, Akuntabilitas, Kondisional, Partisipatif , Kesamaan Hak","PeriodicalId":232048,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial","volume":"206 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116195915","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}