Meningkatkan Pemahaman, Siswa Mengenai, UU Perkawinan, Guna Mencegah, Perkawinan Usia, Dini Rosmidah, Fauzi Syam, Dessy Rakhmawati, Indriyah Fatni
{"title":"Meningkatkan Pemahaman Siswa Mengenai UU Perkawinan Guna Mencegah Perkawinan Usia Dini","authors":"Meningkatkan Pemahaman, Siswa Mengenai, UU Perkawinan, Guna Mencegah, Perkawinan Usia, Dini Rosmidah, Fauzi Syam, Dessy Rakhmawati, Indriyah Fatni","doi":"10.56799/joongki.v3i2.2635","DOIUrl":"https://doi.org/10.56799/joongki.v3i2.2635","url":null,"abstract":"Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pemahaman tentang UU Perkawinan guna mencegah terjadinya perkawinan usia dini. Pengabdian ini dilaksanakan terhadap siswa SMPN 21 Sabak, Kepala Sekolah dan Para Guru SMP Negeri 21 Sabak Tanjung Jabung Timur. Pengabdian ini dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab dan contoh kasus. Hasil Pengabdian, para Siswa SMP Negeri 21 Sabak dapat memahami bahwa mengenai perkawinan telah diatur dalam UU No. 1 Tahun 1974 tentang perkawinan yang mengatur secara jelas tujuan, syarat-syarat perkawinan dan akibat perkawinan. UU Perkawinan juga menentukan usia yang dibolehkan oleh hukum untuk melangsungkan perkawinan apabila laki-laki dan perempuan telah berumur 19 tahun. Para siswa memahami bahwa perceraian yang terjadi dilingkungan mereka lebih disebabkan masih banyak masyarakat yang melangsung perkawinan di bawah umur atau perkawinan usia dini/anak sehingga menimbulkan praktek kekerasan dalam rumah tangga, penelantaran, kematian bagi perempuan dan perceraian. Karena kondisi daerah sehingga terdapat siswa yang tidak dapat melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi, jarak tempuh rumah ke sekolah yang sangat jauh, faktor keamanan, faktor ekonomi dan kebiasaan/budaya masyarakat serta kurangnya pemahaman para orang tua dan kerabat sehingga siswa/siswi demikian dipaksa untuk melangsungkan perkawinan pada usia dini/anak. Mengingat perkawinan usia dini/anak beresiko tinggi, maka perlu lebih kontinyu melakukan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai hukum perkawinan khususnya tentang perkawinan usia dini dan akibat hukumnya.","PeriodicalId":148649,"journal":{"name":"Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"21 6","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-03","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139388519","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Efektivitas Home Exercise Pada Kasus Tendinitis Patellaris di Klinik Sport Injury Life : Case Report","authors":"Farid Rahman, Hakny Kusuma, Ardhita Hilwa Zakia, Bulan Febri Putri Aristiawati","doi":"10.56799/joongki.v3i2.2590","DOIUrl":"https://doi.org/10.56799/joongki.v3i2.2590","url":null,"abstract":"Patellar tendinitis is a chronic inflammation that attacks the patellar tendon with continuous, repetitive activity and excessive load on the tendon. In cases of patellar tendinitis the quadriceps muscle is the muscle that is likely to experience tension. The interventions given in cases of patellar tendinitis are ultrasound, cold compresses, massage, exercise, TENS, and tapping. The aim of providing treatment is to reduce pain, swelling, increase joint range of motion, and return to sports activities. Measurements were carried out using midline, Visual Analogue Scale, goniometer, and Manual Muscle Testing. After treatment for 3 weeks, significant results were obtained in reducing pain, swelling, increasing joint range of motion, and being able to return to active living (ADL).","PeriodicalId":148649,"journal":{"name":"Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"120 41","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139391501","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Santi Rimadias, A. Panjaitan, Muhammad Emil, Stefany Elnick
{"title":"Pendampingan Pembuatan Media Promosi dan QRIS Pada UMKM Warung Sembako Pak Fery","authors":"Santi Rimadias, A. Panjaitan, Muhammad Emil, Stefany Elnick","doi":"10.56799/joongki.v3i2.2698","DOIUrl":"https://doi.org/10.56799/joongki.v3i2.2698","url":null,"abstract":"Perkembangan bisnis digital menuntut pelaku usaha untuk dapat memanfaatkan media promosi dengan efektif dan menerapkan pembayaran digital. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra pada kegiatan ini yaitu kurangnya kemampuan dalam melakukan promosi dan belum mengimplementasikan QRIS sebagai pembayaran digital. Tujuan kegiatan ini yaitu memberikan pemahaman mengenai media promosi dan pendaftaran QRIS sebagai pembayaran digital. Mitra dalam kegiatan ini adalah pelaku UMKM, yaitu Warung Sembako Pak Fery. Metode pengabdian masyarakat berupa pendampingan pembuatan media promosi dan QRIS pada Warung Sembako Pak Fery. Hasil dari kegiatan ini yang dinilai dari adalah tersedianya media promosi seperti poster, banner dan google maps, juga pelaku usaha sudah memiliki QRIS yang dapat digunakan sebagai pembayaran digital.","PeriodicalId":148649,"journal":{"name":"Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"32 10","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139452067","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Kartika Cahyaningrum, Rina Dwi, Pramesti Muhtar, Regina Hijriani, Nurafika, Nur Wahdini, A. Nur, Qalbi Jaya
{"title":"Bincang Komunikasi: Membangun Komunikasi Efektif di UPT Penilaian Potensi dan Kompetensi BKD Provinsi Sulsel","authors":"Kartika Cahyaningrum, Rina Dwi, Pramesti Muhtar, Regina Hijriani, Nurafika, Nur Wahdini, A. Nur, Qalbi Jaya","doi":"10.56799/joongki.v3i1.2575","DOIUrl":"https://doi.org/10.56799/joongki.v3i1.2575","url":null,"abstract":"Komunikasi merupakan suatu pesan yang disampaikan oleh satu pihak kepada pihak lainnya dengan tujuan untuk memberitahukan atau untuk mengubah pendapat, sikap, atau perilaku, baik itu secara langsung maupun tidak langsung. Komunikasi dikatakan efektif apabila pesan yang disampaikan, dapat diterima dengan tepat oleh pihak penerima komunikasi. Kesalahan dalam berkomunikasi akan dapat menimbulkan kesalahpahaman diantara kedua belah pihak. Hal ini apabila terjadi di dalam suatu organisasi, akan dapat mengganggu kinerja organisasi. Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi terjadinya komunikasi yang tidak efektif adalah dengan melakukan penyamaan persepsi diantara anggota organisasi. Tujuan dari seminar BISIK (Bincang Komunikasi Asik) adalah untuk memberikan pemahaman tentang komunikasi efektif dan peningkatan keterampilan komunikasi interpersonal dalam konteks relasi dalam kelompok. Seminar diikuti sebanyak 21 peserta dan dilakukan dalam bentuk psikoedukasi melalui kegiatan seminar dan Role Play yang dilaksanakan di Unit Pelaksana Teknis Penilaian Potensi dan Kompetensi Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. Hasil yang diperoleh setelah melakukan seminar BISIK yaitu adanya ilmu dan praktik langsung melalui games yang membuat mereka lebih mempererat jalinan komunikasi antar sesama pegawai.","PeriodicalId":148649,"journal":{"name":"Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"3 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139199460","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
A. Kurnia, Ramadhani, Novi Yanti Pratiwi, Aqilah Zhafirah, Azizah Farah Faisal, Hana Salimah Ruslan, Laily Halfisyahrin Sjabirin, N. Andriani, Nurfadilah Ramdani, La Sunra
{"title":"Psikoedukasi Untuk Meningkatkan Pemahaman Tentang Insomnia Pada Dewasa Awal di Makassar","authors":"A. Kurnia, Ramadhani, Novi Yanti Pratiwi, Aqilah Zhafirah, Azizah Farah Faisal, Hana Salimah Ruslan, Laily Halfisyahrin Sjabirin, N. Andriani, Nurfadilah Ramdani, La Sunra","doi":"10.56799/joongki.v3i1.2576","DOIUrl":"https://doi.org/10.56799/joongki.v3i1.2576","url":null,"abstract":"Insomnia atau gangguan tidur merupakan suatu keadaan seseorang dengan kuantitas dan kualitas tidur yang kurang. Tujuan dilakukannya psikoedukasi in i yaitu untuk memberikan promosi kesehatan dan pemahaman pengetahuan kepada masyarakat terkhususnya bagi mahasiswa atau dewasa awal di Makassar tentang insomnia. Promosi kesehatan yang dilakukan untuk melihat gejala, aspek, penyebab, dampak, dan solusi dari insomnia yang terjadi pada dewasa awal. Melalui promosi kesehatan ini diharapkan bisa memberikan manfaat berupa pemahaman tentang insomnia dan juga memberikan langkah-langkah atau solusi yang harus dilakukan untuk menghindari kebiasaan perilaku insomnia pada dewasa awal. Pelaksanaan promosi kesehatan dilakukan dengan memberikan psikoedukasi mengenai insomnia secara daring melalui Zoom Meeting. Partisipan dalam psikoedukasi ini sebanyak 25 peserta dengan rentang usia 18–40 tahun. Hasil psikoedukasi menunjukkan bahwa pemahaman partisipan terkait insomnia mengalami peningkatan, dimana sebelum psikoedukasi bernilai 4,92 mengalami peningkatan menjadi 9,4 setelah psikoedukasi diberikan. Psikoedukasi yang telah dilakukan menunjukkan bahwa partisipan mulai mengetahui apa saja yang dapat dilakukan untuk bisa menjaga kualitas tidur, perbedaan kurang tidur dengan insomnia, penyebab dari insomnia, dampak dari insomnia dan langkah awal atau intervensi yang dapat dilakukan untuk menangani insomnia.","PeriodicalId":148649,"journal":{"name":"Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"69 2","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139207972","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pencegahan Self-Harm Melalui Webinar Self-Harm To Self Love","authors":"Yusfitri Nursyahwalny, Novi Yanti Pratiwi, Syahrah Ramadani, Andi Nayla Khusnul, Andi Indriani, Syahadana Sultan, Andi Nurafifah Ma’rifat, Andi Maryam, Nurul Rifda, Zainab Djihat","doi":"10.56799/joongki.v3i1.2577","DOIUrl":"https://doi.org/10.56799/joongki.v3i1.2577","url":null,"abstract":"Self-harm atau tindakan menyakiti diri sendiri dengan sengaja, adalah fenomena kompleks yang memerlukan pemahaman mendalam untuk memberikan respons yang efektif. Promosi kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan coping terhadap Self-harm dalam komunitas dengan melibatkan partisipan sebanyak 30 orang dengan metode webinar. Penelitian dilakukan dengan merancang dan menyajikan webinar interaktif yang fokus pada promosi kesehatan mental dan pencegahan Self-harm. Hasil dari penelitian ini adalah peningkatan terhadap pemahaman terkait Self-harm dan terciptanya lingkungan yang mendukung pertukaran pengalaman, pengetahuan, dan dukungan antar partisipan. Penelitian ini diharapkan dapat mengembangkan keterampilan coping yang positif dan mendorong perilaku kesehatan mental.","PeriodicalId":148649,"journal":{"name":"Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"20 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139207680","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pemanfaatan Wadah Cat Sebagai Alat Fermentor Pembuatan Pupuk Padat di Desa Kalipucang","authors":"Tantri Nailis Sa’adah, Rachmad Ramadhan Yogaswara","doi":"10.56799/joongki.v3i1.2569","DOIUrl":"https://doi.org/10.56799/joongki.v3i1.2569","url":null,"abstract":"Desa Kalipucang merupakan desa yang memiliki potensi alam melimpah khususnya di bidang perkebunan seperti perkebunan pisang, kopi, dan durian. Perkebunan di desa Kalipucang belum tumbuh dengan sempurna karena masih menggunakan pupuk kimia anorganik, sehingga perlu adanya upaya untuk meningkatkan kualitas hasil perkebunan tersebut dengan menggunakan pupuk organik. Tim Bina Desa Kalipucang Teknik Kimia UPN ”Veteran” Jawa Timur 2023 melakukan pemanfaatan wadah cat sebagai alat fermentor pembuatan pupuk padat. Alat fermentor diperlukan untuk proses fermentasi. Alat tersebut dibuat dari wadah cat yang dapat memproduksi pupuk organik dalam jumlah yang banyak. Pupuk organik padat yang dibuat oleh Tim Bina Desa merupakan pupuk yang terbuat dari bahan organik seperti pelepah pisang dan kulit pisang dengan memanfaatkan EM4 (Effective Microorganism-4) atau Mikroorganisme Lokal (MOL). Selanjutnya Tim Bina Desa melakukan sosialisasi pembuatan pupuk padat yang bertujuan memberikan informasi mengenai cara pembuatan pupuk padat sehingga masyarakat Desa Kalipucang dapat melakukan praktik pembuatan pupuk padat di tempat masing-masing.","PeriodicalId":148649,"journal":{"name":"Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"58 6","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139207023","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Psikoedukasi Dalam Upaya Pencegahan Fear of Missing Out (FoMO) Pada Siswa SMA X","authors":"Alfyola DwiYuan Alexander, Ahmad Ridfah","doi":"10.56799/joongki.v3i1.2558","DOIUrl":"https://doi.org/10.56799/joongki.v3i1.2558","url":null,"abstract":"As a generation that grew up in a time of internet and digital advances, the millennial generation (Gen Z) is a generation that is always connected to one another. With this increasingly sophisticated technology, the level of internet usage is increasing, especially the use of social media. This can also trigger increased anxiety felt by its users, such as they will feel anxiety which leads to fear of being left behind from information about other people on social media. This phenomenon is known as FoMO (Fear of Missing Out). In connection with the problems obtained, the researchers provided psychoeducation which was carried out indirectly or online. This psychoeducation is carried out by distributing posters that have been made using the Canva editor application on social media, namely Instagram social media. The target of this psychoeducation is everyone who uses Instagram social media, especially students of SMA Kartika XX-1 Makassar. By holding this psychoeducation, it is hoped that it can increase the understanding of SMA Kartika XX-1 Makassar students regarding the impact and ways of dealing with the FoMO phenomenon. Based on the results of the psychoeducation that has been given, it was found that there was an increase in students' understanding of the FoMO phenomenon as indicated by the feedback in the form of comments, likes, and responses given to poster posts that had been posted on Instagram social media accounts.","PeriodicalId":148649,"journal":{"name":"Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"126 ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139205097","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Muhammad Aswan, A. Achmad, Aslinda Aslinda, Ririn Nurfaathirany Heri, Andi Dewi Riang Tati
{"title":"Penyuluhan Prosedur Operasional Standar Dalam Upaya Pencegahan Resiko Negatif Pada Kegiatan Kemahasiswaan","authors":"Muhammad Aswan, A. Achmad, Aslinda Aslinda, Ririn Nurfaathirany Heri, Andi Dewi Riang Tati","doi":"10.56799/joongki.v3i1.2495","DOIUrl":"https://doi.org/10.56799/joongki.v3i1.2495","url":null,"abstract":"Mahasiswa merupakan generasi muda penerus bangsa yang kritis dan inovatif. Sejarah membuktikan bahwa peran mahasiswa dalam dunia internasional maupun nasional dalam proses berbangsa dan bernegara memiliki peran yang dominan. Melalui Kegiatan Kemahasiswaan yang di laksanakan oleh Organisasi Mahasiswa, kemandirian dan nalar berfikir kritis dibentuk. Kegiatan kemahasisaan yang bertujuan positif, memiliki resiko-resiko dalam pelaksanaannya, sehingga sangat penting untuk melakukan kegiatan penyuluhan terkait prosedur operasional standar dalam pelaksanannya sebagai upaya pencegahan ketidak sesuaian tujuan dan meminimalisisr resiko negatif yang akan terjadi. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah Participatory Action Research, metode ini digunakan tidak lepas karena subjek dari pengabdian ini adalah mahasiswa/lembaga kemahasiswaan sebagai fasilitator perubahan bangsa. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan sukses dengan mebahas materi terkait perkembangan gerakan kemahasiswaan, Kegiatan kemahasiswaan berdasarkan Peraturan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 1831/UN4.1./KEP/2018, serta prosedur operasional standar dalam pelaksanan kegiatan kemahasiswaan sebagai upaya pencegahan ketidak sesuaian tujuan dan meminimalisisr resiko negatif yang akan terjadi.","PeriodicalId":148649,"journal":{"name":"Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"41 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139216664","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Penyusunan Laporan Keuangan Sederhana Untuk UMKM Pedagang Makanan di Pasar Kayu Jati Rawamangun Jakarta Timur","authors":"Rini Ratnaningsih, M. Merliyana, Hendrawati Hendrawati, Agustian Burdah, Rama Chandra, Asep Saefurahman","doi":"10.56799/joongki.v3i1.2516","DOIUrl":"https://doi.org/10.56799/joongki.v3i1.2516","url":null,"abstract":"Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan cara menyusun laporan keuangan sederhana bagi UMKM pedagang makanan. Sasaran kegiatan penyuluhan ini adalah UMKM Para pedagang makanan di Pasar Kayu Jati, Rawamangun Jakarta Timur dengan peserta 25 orang pedagang makanan. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah penyuluhan, wawancara serta observasi lapangan. yang meliputi empat tahap yaitu: pengenalan keadaan, gambaran/situasi daerah tempat pengabdian masyarakat, persiapan kegiatan, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi kegiatan. Hasil Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan untuk membantu ; 1.Para pedagang makanan memahami pentingnya menyusun laporan keuangan sederhana untuk usahanya. 2. Para pedagang makanan mampu menyusun laporan keuangan sederhana untuk usahanya. 3. Para pedagang makanan dapat menghasilkan laporan keuangan sederhana untuk mengembangkan usahanya.","PeriodicalId":148649,"journal":{"name":"Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"28 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139225803","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}