Diana Suita, Liza Fitriana, Haida Dafitri, Johan Oberlyn Simanjuntak, Simon Petrus Simorangkir
{"title":"Sosialisasi Kewirausahaan dan Pembelajaran Edukatif Bagi Masyarakat dan Anak anak di Kelurahan Paluh Kemiri, Lubuk Pakam, Kab. Deli Serdang","authors":"Diana Suita, Liza Fitriana, Haida Dafitri, Johan Oberlyn Simanjuntak, Simon Petrus Simorangkir","doi":"10.56799/joongki.v3i1.2476","DOIUrl":"https://doi.org/10.56799/joongki.v3i1.2476","url":null,"abstract":"Tujuan kegiatan Pengabdian Masyarakat ini, yaitu: memberikan wawasan kewirausahaan serta penggunaan pembelajaran edukatif bagi mayarakat dan anak – anak terkait wawasan kewirausahaan berbasis pembelajaran edukatif bagi masyarakat dan anak anak di Kelurahan Paluh Kemiri , Lubuk Pakam, Deli Serdang. Metode pengabdian yang digunakan berupa sosialisasi dan Presentasi, diskusi, Tanya jawab penerapan media pembelajaran edukatif berbasis kewirausahaan. Hasil yang dicapai pada pelaksanaan pengabdian masyarakat di Jalan Keluarga Gang Haji Tasmi, Lingkungan 3 di Kelurahan Paluh Kemiri , Lubuk Pakam, Deli Serdang penerapan media pembelajaran edukatif berbasis wawasan kewirausahaan untuk guru baik guru TK, SD dan Madrasah dan para masyarakat petani, pedagang, pegawai swasta, adalah guru dan masyarakat dapat memahami dan menerapkan berbagai wawasan kewirausahaan dalam pembelajaran edukatif baik itu di sekolah dan di luar sekolah , baik media pembelajaran untuk anak anak usia dini itu luas, bukan hanya media yang sengaja dirancang dan di desain oleh guru saja akan tetapi benda apapun bisa dijadikan media pembelajaran selagi benda itu memiliki nilai edukasi. Selain itu kenyataannya bahwa pada dasarnya wawasan kewirausahaan membutuhkan arahan, bimbingan untuk diterapkan, dikembangkan secara lebih lanjut lagi yang bermanfaat pada generasi Z dalam membentuk pendidikan /pembelajaran kreatif sangatlah penting, dengan cara memberikan dukungan ruang eksplorasi, inspirasi dan sangatlah penting dapat mengembangkan anak anak dalam hal kreativitas, kolaborasi, kemandirian, serta rasa percaya diri. Hal ini sungguh dapat mengembangkan pendidikan yang kreatif bagi generasi Z ( yang lahir tahun 1995 hingga 2021). Mereka era digital, dan dapat di laksanakan di sekolah ataupun luar sekolah dan di rumah serta keberadaan kewirausahaann existensinya dalam kehidupan masyarakat.","PeriodicalId":148649,"journal":{"name":"Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"176 12 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139235018","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
A. Anwar, S. Hasbiah, N. Nurhaedah, Ilma Wulansari Hasdiansa, Zainal Ruma, N. Nurman
{"title":"Pelatihan Penyusunan Anggaran Produksi Pada Pemilik Usaha Batu Bata di Kelurahan Limbung Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa","authors":"A. Anwar, S. Hasbiah, N. Nurhaedah, Ilma Wulansari Hasdiansa, Zainal Ruma, N. Nurman","doi":"10.56799/joongki.v3i1.2484","DOIUrl":"https://doi.org/10.56799/joongki.v3i1.2484","url":null,"abstract":"Mitra Program Kemitraan Masyarakat (PKM) adalah usaha kecil dan mikro yang dimiliki Batu Bata. Perusahaan mitra masih dikelola dengan cara tradisional, kurang perhitungan atau penganggaran yang baik. Membekali pemilik usaha dengan pengetahuan ini akan sangat membantu mereka mengembangkan profesionalisme dalam mengelola bisnis. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memotivasi pemilik usaha pembuatan batu bata agar memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan agar mampu menyusun anggaran produksi yang akurat, yang merupakan prasyarat bagi perkembangan usahanya. Pengabdian ini menggunakan kombinasi metode ceramah, latihan, dan diskusi. Pesertanya adalah para pemilik usaha batu bata di Kecamatan Limbung Kec. Bajeng, Kab. Gowa. Teknik pelaksanaan kegiatan ini meliputi tiga tahap yang dimulai dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi kegiatan. Hasil yang diperoleh dari pengabdian ini adalah (1) Pemilik usaha memahami unsur-unsur penganggaran, (2) dapat mencatat pendapatan sebagai dasar perkiraan pendapatan di masa depan, (3)mengetahui sistem penganggaran produksi. Keterbatasan dalam pelatihan ini adalah metode pelaksanaan belum menggunakan teknik pendampingan, sehingga pengetahuan tentang penyusunan anggaran produksi dapat diimplementasikan dalam aktivitas usaha","PeriodicalId":148649,"journal":{"name":"Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"52 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139235093","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Peningkatan Rasa Percaya diri melalui Public Speaking","authors":"Maya Kasmita, Muh. Rizal, Ririn Nurfaatirany Heri, St. Junaeda, Heri Tahir","doi":"10.56799/joongki.v3i1.2485","DOIUrl":"https://doi.org/10.56799/joongki.v3i1.2485","url":null,"abstract":"Saat ini, banyak bidang membutuhkan kemampuan berbicara di depan umum. Banyak perusahaan memprioritaskan karyawan yang memiliki kemampuan public speaking yang baik. Namun, banyak remaja, terutama siswa SMK Negeri 5 Makassar, belum memahami bagaimana berbicara di depan umum dengan baik. Oleh karena itu, workshop public speaking ini diharapkan dapat membantu remaja memahami bagaimana berbicara dengan baik di depan umum, terutama dalam hal presentasi. Siswa dan siswi dari sekolah menengah kejuruan (SMK) Kota Makassar berharap pelatihan ini akan bermanfaat bagi mereka di kemudian hari di perguruan tinggi dan di dunia kerja. Pemaparan materi dibagi menjadi dua bagian. Pada sesi pertama, dibahas pengertian public speaking dan keterampilan presentasi, tahapan presentasi, tujuan, dan jenis presentasi. Agar peserta tidak bosan, sesi game dilakukan sebelum sesi kedua. Pada sesi kedua, dibahas gaya presentasi, keuntungan, dan tip. Setelah sesi kedua, ada sesi game tebak gambar di mana peserta harus memilih salah satu kotak misteri dan secara spontan menceritakan gambar.","PeriodicalId":148649,"journal":{"name":"Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"31 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139236291","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penyuluhan Hukum, dan Sosialisasi, Digital Dalam, Pelaksanaan Pemerintahan, Desa Di, Desa Bukit, B. Kecamatan, Sekernan Kabupaten, Muaro Jambi Irwandi, Kosariza, Meri Yarni, Adeb Davega, Rifqi Febrian
{"title":"Penyuluhan Hukum dan Sosialisasi Digitalisasi Dalam Pelaksanaan Pemerintahan Desa di Desa Bukit Baling Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi","authors":"Penyuluhan Hukum, dan Sosialisasi, Digital Dalam, Pelaksanaan Pemerintahan, Desa Di, Desa Bukit, B. Kecamatan, Sekernan Kabupaten, Muaro Jambi Irwandi, Kosariza, Meri Yarni, Adeb Davega, Rifqi Febrian","doi":"10.56799/joongki.v3i1.2481","DOIUrl":"https://doi.org/10.56799/joongki.v3i1.2481","url":null,"abstract":"Program Pengabdian Kepada Masyarakat dilaksanakan di Desa Bukit Baling Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro. Jambi dengan thema Penyuluhan Hukum dan Sosialisasi Digitalisisasi Dalam Pelaksanaan Pemerintahan Desa. Pelaksanaan pemerintahan desa tidak terlepas dari dari Geografis/ wilayah desa, ,masyarakat desa dan pemerintah desa. Ketiga komponen tersebut saling berkaitan dalam proses pencapaian tujuan pemerintahan desa dan masyarakat desa terutama dalam masalah pemerintah desa dalam pelaksanaan tugasnya sehari-hari. .Tujuan dari penyuluhan hukum ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan pemerintah desa tentang pentingnya digitalisasi dalam pelaksanaan pemerintahan desa. Dan mencari solusi dalam permasalahan yang muncul.. Sedangkan manfaat yang diharapkan dalam penyuluhan ini adalah untuk memberikan masukan kepada pemerintah desa dalam pelaksanaan tugas, kewajiban hak dan kewenangan yang dimiliki oleh pemerintah desa supaya efeisien, efektif dan transparan.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di di desa Bukit Baling Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi dengan metode yang dilakukan adalah ceramah, diskusi dan tanya jawab. Dengan harapan bahwa pemerintah desa dapat memahami tentang arti penting dan manfaat digitalisasi dalam pelaksanaan pemerintahan desa serta meningkatkan kompetensi pemerintah desa dalam penyelenggaraan pemerintahan. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini mitra dapat memahami tentang meningkatkan pemahamannya arti pentingnya digitalisasi dalam pelaksanaan pemerintahan desa; mitra dapat meningkatkan pemahaman arti pentingnya peraturan desa; mitra memahami prosedur pembentukan peraturan desa; mitra memahami pentingnya keberadaan peraturan desa; mitra mampu melaksanakan tertib administrasi desa melalui penciptaan peraturan desa; mitra dapat melaksanakan pemerintahan desa yang baik melalui peraturan desa dan peraturan perundang-undang lainnya (kebijakan) dengan cara digitalisasi; Perlu sosialisasi secara umum dari pihak terkait tentang pelaksanaan dan pentingnya digitalisasi dalam pelaksanaan pemerintahan desa secara berkelanjutan.","PeriodicalId":148649,"journal":{"name":"Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"2 4","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-21","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139253847","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Septiayu Restu Wulandari, Miftah Wangsadanuredja, Titin Sunaryati, Ika Juhriati, Jonathan Marojahan
{"title":"Kedudukan Legalitas Kependudukan Warga Negara: Studi Kasus Penduduk Ilegal di Kampung Baru, Malaysia","authors":"Septiayu Restu Wulandari, Miftah Wangsadanuredja, Titin Sunaryati, Ika Juhriati, Jonathan Marojahan","doi":"10.56799/joongki.v2i3.2267","DOIUrl":"https://doi.org/10.56799/joongki.v2i3.2267","url":null,"abstract":"Setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yang telah diatur dalam undang undang termasuk perihal memilih dan memiliki kewarganegaraan yang syaratnya diatur dalam undang undang. Kepemilikan kewargengaraan bertujuan untuk melindungi hak dan kewajiban warga negara dimanapun warga negara itu berada, baik di dalam maupun diluar negeri. Adanya warga negara yang tidak memiliki legalitas kewarganegaraan merupakan permasalahan yang ternyata menjadi sorotan dan memiliki akibat yang serius. Banyak yang mengaku sebagai warga negara namun tidak memiliki legalitas kewarganegaraan bahkan bisa berdomisili di luar negara tersebut sehingga menimbulkan akibat hukum yang negatif. Ini juga berdampak pada hubungan antar negara, termasuk pada terjadinya perkawinan campuran antar negara. Banyak yang mengaku masyarakat Indonesia kemudian tinggal di luar Indonesia yakni Kampung Baru Malaysia namun tidak memiliki kewarganegaraan. Hal ini berdampak masyarakat tersebut tidak bisa kembali atau keluar dari negara lain dan tidak bisa mendapatkan perlindungan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Selain itu, kewarganegaraan juga dapat berdampak pada adanya perkawinan campuran antar warga negara yang berdampak pada kedudukan hukum anak.","PeriodicalId":148649,"journal":{"name":"Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"238 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-09-04","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133930788","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Penghijauan di Kelurahan Babakan Surabaya","authors":"Endang Amalia, Ucu Nugraha, Dani Hamdani","doi":"10.56799/joongki.v2i3.2208","DOIUrl":"https://doi.org/10.56799/joongki.v2i3.2208","url":null,"abstract":"This Community Service is the implementation of Greening Activities in Protecting the Environment at Kelurahan Babakan Surabaya Kiaracondong Bandung office held on June 21, 2023. The activity carried out in this Community Service is in the form of distributing 20 pots with a diameter of 50 cm. The target of this community service activity is the preservation of reforestation of community areas and vacant land to restore its function of holding and storing water. So that it looks green and not arid. The existence of trees that hold and store water makes springs function.","PeriodicalId":148649,"journal":{"name":"Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"47 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-08-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130195584","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penyuluhan Pembuatan, Cocopeat Berbahan, Dasar Limbah, Sabut Kelapa, Di Desa, Tolowe Ponre, Waru Kabupaten, Kolaka Hasbiadi, La Mpia, Juniaty Arruan Bulawan, D. I. Bahari, Helviani, Yuli Purbaningsih, Nursalam, Laode Muhsafaat
{"title":"Penyuluhan Pembuatan Cocopeat Berbahan Dasar Limbah Sabut Kelapa di Desa Tolowe Ponre Waru Kabupaten Kolaka","authors":"Penyuluhan Pembuatan, Cocopeat Berbahan, Dasar Limbah, Sabut Kelapa, Di Desa, Tolowe Ponre, Waru Kabupaten, Kolaka Hasbiadi, La Mpia, Juniaty Arruan Bulawan, D. I. Bahari, Helviani, Yuli Purbaningsih, Nursalam, Laode Muhsafaat","doi":"10.56799/joongki.v2i3.2178","DOIUrl":"https://doi.org/10.56799/joongki.v2i3.2178","url":null,"abstract":"Kelapa merupakan tanaman jenis palma, bernilai ekonomis cukup tinggi dengan berbagai macam produk turunan baik untuk kebutuhan pangan maupun kebutuhan industri non pangan. Kabupaten Kolaka merupakan wilayah yang memiliki potensi kelapa cukup besar dengan produksi mencapai 3.720 ton per tahun. Pemanfaatan sabut kelapa di Kolaka masih jauh dari harapan bahkan menyebabkan timbunan sabut kelapa diberbagai wilayah. Potensi pemanfaatan sabut kelapa dapat dibuat produk cocopeat yang bernilai ekonomis. Upayan mengedukasi masyarakat terkait pemanfaatan limbah sabut kelapa melalui kegiatan penyuluhan pembuatan cocopeat dengan bahan dasar sabut kelapa. Proses pembuatan sabut kelapa melalui enam tahapan meliputi Tahapan Persiapan Bahan dan Alat, Tahapan Perendaman, Tahapan Penguraian, Tahapan Penjemuran, Tahapan Pengayakan, dan Tahapan Pengemasan.","PeriodicalId":148649,"journal":{"name":"Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"53 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122694047","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Rita Napitupulu, Fitriany Fitriany, Tiurmaya Agustina, Fauziah Nur
{"title":"Peningkatan Kosakata Kategori Hewan Dalam Bahasa Inggris Bagi Siswa SMP Swasta Bhakti Bangsa Sunggal","authors":"Rita Napitupulu, Fitriany Fitriany, Tiurmaya Agustina, Fauziah Nur","doi":"10.56799/joongki.v2i3.2174","DOIUrl":"https://doi.org/10.56799/joongki.v2i3.2174","url":null,"abstract":"Pembelajaran Bahasa Inggris untuk siswa siswi kelas 1 SMP Swasta Bhakti Bangsa Sei Semayang terutama kosa kata hewan, dalam pembelajaran sangatlah minim. Salah satu komponen pembelajaran bahasa Inggris yang dalam perkembangannya paling bermasalah adalah penguasaan kosakata. Kosakata (Inggris: vocabulary) adalah himpunan kata yang diketahui maknanya dan dapat digunakan dalam suatu bahasa. Kosakata didefinisikan sebagai himpunan semua kata-kata yang dimengerti atau semua kata-kata yang akan digunakan untuk menyusun kalimat baru dalam percakapan sehari-hari. Kekayaan kosakata secara umum dianggap merupakan gambaran dari inteligensia seseorang atau tingkat pendidikannya. Tujuan dari pembelajaran ini agar siswa lebih meningkatkan lagi kosakata mereka dalam pembelajaran bahasa Inggris terutama dalam kosa kata kategori hewan. Melalui metode ini menunjukkan bahwa kegiatan yang melibatkan komunikasi nyata mendorong hasil belajar yang lebih baik. Siswa diberi keleluasaan untuk melakukan eksplorasi dibawah bimbingan guru dengan mengamati lingkungan sekitar, unjuk hafalan dan ingatan kosakata mereka melalui apa yang mereka lihat langsung sebagai wujud nyata dari kosa kata kategori hewan tersebut. Inovasi pembelajaran menggunakan latar kebun binatang dengan harapan siswa lebih tertarik dan mudah memahami kosa kata kategori hewan karena mereka dapat melihat objek atau hewan-hewan tersebut secara langsung juga membuat siswa semakin tertarik untuk belajar kosa kata tersebut sehingga bisa memperkaya kosakata mereka. Dengan menggunakan metode ini maka pembelajaran kosakata berlangsung dengan komunikatif dan menyenangkan sehingga pemahaman siswa akan kosakata bahasa.","PeriodicalId":148649,"journal":{"name":"Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"34 3 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123426854","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Eva Meizarra Puspita Dewi, Ihda Al Husnayaini, Fitri Ramdani, Arfida Arfida, Fitrah Shara, Fira Zalsabila, Mei Vita, Astriyanie Nurfitri
{"title":"PSIKOEDUKASI SPIRITUAL TEACHING SEBAGAI UPAYA MEMBENTUK KARAKTER SISWA","authors":"Eva Meizarra Puspita Dewi, Ihda Al Husnayaini, Fitri Ramdani, Arfida Arfida, Fitrah Shara, Fira Zalsabila, Mei Vita, Astriyanie Nurfitri","doi":"10.56799/joongki.v2i3.2094","DOIUrl":"https://doi.org/10.56799/joongki.v2i3.2094","url":null,"abstract":"Pendidikan merupakan wahana untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia. Permasalahan yang dihadapi dalam pendidikan adalah fenomena perilaku peserta didik yang memperlihatkan kenakalan dan pelanggaran terhadap aturan serta perilaku amoral lainnya. Keterampilan yang harus dimiliki pendidik bukan hanya dari aspek kognitif saja tetapi diperlukan keterampilan yang mampu mengajarkan nilai-nilai pembentukan karakter siswa. Program edukasi spiritual teaching bertujuan untuk meningkatkan pemahaman individu mengenai strategi mengajar dengan pendekatan spiritual yang menjadi upaya untuk membentuk karakter positif siswa. Teknik pengambilan sampel dalam program ini adalah purposive sampling yang terdiri atas 146 orang dari kalangan guru, dosen dan masyarakat umum. Program edukasi ini merupakan jenis preventif dengan desain one group pretest- posttest. Alat pengumpulan data dalam program ini adalah form pertanyaan yang dijadikan pretest dan posttest yang bertujuan untuk melihat pengetahuan partisipan mengenai spiritual teaching sebagai metode mengajar sebelum dan setelah menerima materi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Wilcoxon Signed Rank-Test melalui program SPSS 26. Hasil analisis z sebesar -4,920b pada taraf signifikan 0,000 (p>0,05) hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman sebelum dan setelah program edukasi diberikan. Program ini menunjukkan bahwa spiritual teaching sangat signifikan menambah pengetahuan peserta mengenai pentingnya menerapkan spiritual teaching dalam meningkatkan karakter peserta didik","PeriodicalId":148649,"journal":{"name":"Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"16 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134369938","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Sosialisasi dan Pelatihan Penanganan Bencana di SMPN 9 Kota Bekasi","authors":"Edhi Setiawan, Dian Artanti Arubusman, Z. Abidin","doi":"10.56799/joongki.v2i3.2172","DOIUrl":"https://doi.org/10.56799/joongki.v2i3.2172","url":null,"abstract":"Memahami tentang karakter bencana baik bencana yang diakibatkan oleh alam maupun bencana yang ditimbulkan oleh kegiatan manusia adalah sesuatu hal yang sangat penting, karena kita akan bisa meminimalisir dampak dari bencana ketika bencana tersebut terjadi. Pengetahuan mengenai kebencanaan harus disampaikan dan diajarkan sedini mungkin, mulai dari anak usia TK sampai dengan dewasa. Salah satu upaya untuk memberikan pengetahuan mengenai kebencanaan adalah dengan melakukan sosialisasi cara penanganan jika terjadi bencana ke sekolah-sekolah. Pengabdian masyarakat dengan judul Sosialisasi dan Pelatihan Penanganan Bencana bertujuan untuk membangun konsep pendidikan kebencanaan pada anak usia sekolah, dan luarannya adalah peningkatan kesadaran dan pengetahuan akan bencana, sadar bencana dan tangguh akan bencana. Dalam rangka tujuan tersebut, team Dosen ITL TRISAKTI sebanyak 3 orang bersama mahasiswa pendukung sebanyak 4 orang, melakukan sosialisasi tentang kebencanaan dan penanganan bencana yang dilakukan dengan cara presentasi, diskusi, tanya jawab, pre test dan post test kemudian pemutaran video kepada siswa SMPN 9 kota bekasi yang dihadiri sebanyak 52 siswa. Berdasarkan perbandingan hasil pre test dan post test dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pengetahuan siswa SMPN 9 kota Bekasi antara sebelum dan sesudah menjalani kegiatan sosialisasi dan pelatihan penanganan bencana.","PeriodicalId":148649,"journal":{"name":"Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"45 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116483155","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}