Journal of Management and Pharmacy Practice最新文献

筛选
英文 中文
Measurement of Medication Adherence Behavior in Type 2 Diabetes Mellitus Patients Using Probabilistic Medication Adherence Scale (ProMAS) 用概率依从性量表(ProMAS)测量2型糖尿病患者的药物依从行为
Journal of Management and Pharmacy Practice Pub Date : 2023-09-29 DOI: 10.22146/jmpf.84431
Dini Ayu Rahmawati, Anna Wahyuni Widayanti, MPH., Apt., Ph.D., Susi Ari Kristina
{"title":"Measurement of Medication Adherence Behavior in Type 2 Diabetes Mellitus Patients Using Probabilistic Medication Adherence Scale (ProMAS)","authors":"Dini Ayu Rahmawati, Anna Wahyuni Widayanti, MPH., Apt., Ph.D., Susi Ari Kristina","doi":"10.22146/jmpf.84431","DOIUrl":"https://doi.org/10.22146/jmpf.84431","url":null,"abstract":"Diabetes is a chronic metabolic disease characterized by an increase in blood glucose levels. Diabetes mellitus is a chronic disease that requires long-term treatment, which affects medication adherence. Adherence measurement can be done using a questionnaire approach, such as the Probabilistic Medication Adherence Scale (ProMAS) questionnaire. This study aims to determine the relationship between demographic factors and medication adherence scores in patients with diabetes mellitus. The research uses a quantitative research approach with a cross-sectional design. Convenience sampling method was used to select 112 respondents between January-April 2023 at various primary healthcare facilities in the Special Region of Yogyakarta. The ProMAS scoring results showed that 42.9% of respondents had moderate-to-high adherence levels and 41.1% had high adherence levels. It can be said that patients with diabetes mellitus in Yogyakarta are adherent in using medication. The most frequent non-adherent behavior was found in 4 questions: respondents forgot to take or inject medication (61.61%); respondents took or injected medication (one of them) slower than usual schedule (55.36%); respondents did not always take or inject medication at exactly the same time every day (62.5%); and respondents forgot to take or inject medication at least once in the past month (58.04%). Based on the Shapiro-Wilk normality test, a p-value of <0.001 was obtained, indicating that the data was not normally distributed. Statistical analysis showed no significant relationship between age (p=0.059) and adherence level. For the variables of total adherence score with total number of medications (p=0.472) and frequency of medication (p=0.485), the results showed no significant relationship between these variables. The relationship between total adherence score and gender (p=0.422); payment method (p=0.937); need for assistance (p=0.597); type of medication (p=0.467); highest education level (p=0.251); and employment status (p=0.521) showed no significant relationship between these variables. This indicates that diabetes mellitus patients with low or high adherence levels are not affected by the above factors.","PeriodicalId":125871,"journal":{"name":"Journal of Management and Pharmacy Practice","volume":"85 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-09-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135296661","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Analisis Medication Error di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Pusat 雅加达市中心 Gatot Soebroto 陆军医院门诊药房用药错误分析
Journal of Management and Pharmacy Practice Pub Date : 2023-09-29 DOI: 10.22146/jmpf.82186
Ayyoehan Tiara Annisa, Susi Ari Kristina, Nanang Munif Yasin
{"title":"Analisis Medication Error di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Pusat","authors":"Ayyoehan Tiara Annisa, Susi Ari Kristina, Nanang Munif Yasin","doi":"10.22146/jmpf.82186","DOIUrl":"https://doi.org/10.22146/jmpf.82186","url":null,"abstract":"Medication error (MEs) berdampak pada ketidaktepatan pelayanan obat dan membahayakan pasien dengan jumlah insiden yang bervariasi, sehingga perlu dilakukan studi dengan menggunakan metode dan definisi yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis MEs beserta faktor-faktor penyebab kesalahan tersebut di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSPAD Gatot Soebroto. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian mixed method antara penelitian kuantitatif dan kualitatif. Metode penelitian kuantitatif dilakukan dengan menganalisis resep rawat jalan untuk mengetahui MEs dengan instrumen checklist. Metode penelitian kualitatif dilakukan dengan mewawancarai informan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan medication error. Setelah data yang dihasilkan dengan metode kualitatif terkumpul, data dikumpulkan sebagai total faktor penyebab MEs untuk mendapatkan faktor terbanyak penyebab kesalahan. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan MEs di masing-masing Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSPAD Gatot Soebroto. Kesalahan di Instalasi Farmasi Rawat Jalan BPJS terdiri dari prescribing error (41,55%), transcribing error (4,58%), dan dispensing error 15,7%). Kesalahan di Instalasi Farmasi Rawat Jalan Paviliun Kartika terdiri dari prescribing error (12,41%), transcribing error (2,36%), dan dispensing error (0,69%). Instalasi Farmasi Rawat Jalan BPJS memiliki medication error tertinggi (61,83%) dibandingkan dengan Instalasi Farmasi Rawat Jalan Paviliun Kartika (15,46%) sebab beban kerja berupa jumlah pasien yang lebih banyak dengan jumlah staf yang minimal. Selain itu, juga terdapat faktor-faktor penyebab MEs di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSPAD Gatot Soebroto berupa faktor manusia, faktor sistem, dan faktor lingkungan yang diperoleh dari wawancara. Masing-masing faktor tersebut diperoleh faktor terbanyak dalam menyebabkan kesalahan.","PeriodicalId":125871,"journal":{"name":"Journal of Management and Pharmacy Practice","volume":"31 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-09-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135297643","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
SYSTEMATIC REVIEW DAN META-ANALISIS : ANALISIS DAMPAK INTERVENSI APOTEKER TERHADAP CLINICAL OUTCOME PASIEN EPILEPSI 系统回顾和元分析:药师对癫痫患者临床结果的影响分析
Journal of Management and Pharmacy Practice Pub Date : 2023-09-29 DOI: 10.22146/jmpf.82901
Najmah Salsabila
{"title":"SYSTEMATIC REVIEW DAN META-ANALISIS : ANALISIS DAMPAK INTERVENSI APOTEKER TERHADAP CLINICAL OUTCOME PASIEN EPILEPSI","authors":"Najmah Salsabila","doi":"10.22146/jmpf.82901","DOIUrl":"https://doi.org/10.22146/jmpf.82901","url":null,"abstract":"Penderita epilepsi umumnya mengalami gangguan kontak sosial dan juga penurunan kesehatan. Peran Apoteker dalam pelaksanaan terapi pasien epilepsi sangat penting dalam memberikan pelayanan kefarmasian. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji bagaimana dampak intervensi Apoteker terhadap clinical outcome pasien epilepsi. Penelitian ini merupakan penelitian systematic review dan meta-analisis dengan desain studi Randomized Controlled Trial. Artikel yang diperoleh melalui database elektronik seperti PubMed, Directory of Open Access Journal (DOAJ), Springerlink, Sciencedirect, dan Wiley. Total terdapat 10 artikel dari berbagai negara yaitu dari negara Inggris, Singapore, China, Thailand, Colombia, Amerika, dan Nigeria. Data yang didapatkan bahwa intervensi Apoteker mampu berdampak positif dengan meningkatkan clinical outcome pasien epilepsi dibandingkan dengan tanpa adanya Apoteker (SMD= 0.56; 95% CI= 0.03 hingga 1.10; p=0.04). Kemudian terdapat heterogenitas (I2 ) yang tinggi antar eksperimen (I2= 96%; p<0.001), hal tersebut dikarenakan variasi populasi yang berbeda-beda. Selanjutnya, dari hasil penggabungan ke-10 artikel ini ditemukan adanya bias publikasi dilihat dari grafik funnel plot terlihat tidak simetris antara plot kanan dan kiri. Intervensi yang diberikan oleh Apoteker yaitu konsulasi dan konseling terbukti berdampak positif terhadap hasil clinical outcome pasien epilepsi berupa peningkatan kualitas hidup dari penurunan frekuensi kejang dan peningkatan pengetahuan pasien epilepsi. Kata kunci : Apoteker, clinical outcome, epilepsi","PeriodicalId":125871,"journal":{"name":"Journal of Management and Pharmacy Practice","volume":"28 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-09-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135297644","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Perbandingan Luaran Klinis Favipiravir dan Remdesivir pada Pasien Covid-19 Derajat Sedang di RS Akademik UGM Yogyakarta 临床诊断法比拉尔韦和雷德韦尔19度病人在乌米日市院校进行比较
Journal of Management and Pharmacy Practice Pub Date : 2023-09-29 DOI: 10.22146/jmpf.84815
- - Hadiatussalamah, Tri Murti Andayani, Ika Puspita Sari
{"title":"Perbandingan Luaran Klinis Favipiravir dan Remdesivir pada Pasien Covid-19 Derajat Sedang di RS Akademik UGM Yogyakarta","authors":"- - Hadiatussalamah, Tri Murti Andayani, Ika Puspita Sari","doi":"10.22146/jmpf.84815","DOIUrl":"https://doi.org/10.22146/jmpf.84815","url":null,"abstract":"Penelitian mengenai antiviral yang efektif untuk COVID-19 masih terus dilakukan hingga saat ini. Favipiravir dan remdesivir merupakan antiviral yang telah direkomendasikan di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan luaran klinis favipiravir dan remdesivir pada pasien COVID-19 derajat sedang. Penelitian ini merupakan penelitian cohort retrospective yang dilakukan di RS Akademik UGM Yogyakarta menggunakan data rekam medis elektronik pasien COVID-19 derajat sedang yang dirawat inap sejak Juni 2021 – Maret 2022. Masing-masing kelompok terapi terdiri dari 88 subjek. Luaran klinis berupa kondisi membaik dan belum membaik dinilai menggunakan skala ordinal 7 poin progresivitas dan penyembuhan COVID-19 dari WHO. Analisis Chi-square dan regresi logistik berganda dilakukan untuk mengetahui hubungan variabel penelitian. Subjek penelitian dengan persentase terbanyak usia 18 – 59 tahun (70,5%), jenis kelamin laki-laki (53,4%), tidak obesitas (64,2%). Penyakit penyerta yang paling banyak adalah diabetes melitus (33%) dan hipertensi (30%). Kelompok favipiravir memberikan luaran klinis yang lebih baik daripada remdesivir (50,0% vs 35,3%, p-value = 0,048). Tidak terdapat perbedaan yang bermakna terkait angka kejadian yang tidak diinginkan pada kedua kelompok penelitian (p-value &gt; 0,05).","PeriodicalId":125871,"journal":{"name":"Journal of Management and Pharmacy Practice","volume":"28 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-09-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135297734","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Kajian Efek Samping Obat Kemoterapi Dosetaksel Pada Kanker Payudara Di RS Bhayangkara Kediri Bhayangkara Kediri乳腺癌乳腺癌乳腺癌副作用研究
Journal of Management and Pharmacy Practice Pub Date : 2023-09-29 DOI: 10.22146/jmpf.83782
Nunuk Wijayanti, Dr. Fita Rahmawati, Sp.FRS., Apt., Pramugyono Pramugyono
{"title":"Kajian Efek Samping Obat Kemoterapi Dosetaksel Pada Kanker Payudara Di RS Bhayangkara Kediri","authors":"Nunuk Wijayanti, Dr. Fita Rahmawati, Sp.FRS., Apt., Pramugyono Pramugyono","doi":"10.22146/jmpf.83782","DOIUrl":"https://doi.org/10.22146/jmpf.83782","url":null,"abstract":"Dosetaksel merupakan salah satu obat kemoterapi pada kanker payudara. Pemberian kemoterapi dapat menimbulkan berbagai efek samping. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran efek samping obat non hematologi dan hematologi dari penggunaan kemoterapi dosetaksel. Efek samping non hematologi yang diamati meliputi gangguan dermatologi, gangguan endokrin dan metabolik, dan gangguan terkait gastrointestinal. Sedangkan efek samping hematologi yang diamati meliputi anemia, trombositopenia, leukopenia, dan neutropenia. Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan pengambilan data secara prospektif pada 45 pasien yang menjalani kemoterapi regimen dosetaksel dengan dosis 100mg/m2 di Rumah Sakit Bhayangkara Kediri pada bulan Januari 2022 – Maret 2023. Pengambilan data dilakukan melalui catatan rekam medik kemudian identifikasi efek samping obat dilakukan melalui diskusi apoteker dengan klinisi konsultan bidang onkologi. Evaluasi data dilakukan secara deskriptif dalam bentuk pesentase. Kejadian efek samping non hematologi yang paling banyak terjadi adalah rambut rontok mencapai 80% dikuti dengan kejadian reaksi hipersensitivitas kulit sebesar 73,3% dan perubahan kuku mencapai 48,9%. Pada tingkat keparahan ringan (grade 1), reaksi hipersensitivitas kulit adalah kejadian tertinggi sejumlah 73,3% diikuti dengan kejadian rambut rontok sebesar 64,4%. Efek samping hematologi terbesar adalah anemia. Pasien mengalami anemia dengan grade 1 sebanyak 37.3% dan 2,2% terjadi pada grade 2. Efek samping dosetaksel yang terjadi pada penelitian ini secara keseluruhan masuk dalam kategori ringan (grade 1) dan sedang (grade 2). Sebagian besar pasien masih dapat mentoleransi gejala efek samping yang timbul. Pemantauan terhadap efek samping obat dan pengelolaan gejala yang timbul dengan segera diperlukan untuk mengurangi keparahan dan peningkatan kualitas hidup pasien.","PeriodicalId":125871,"journal":{"name":"Journal of Management and Pharmacy Practice","volume":"29 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-09-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135297733","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
GAMBARAN KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT ANTITUBERKULOSIS PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS PAHANDUT KOTA PALANGKARAYA 在帕罕德拉亚市PUSKESMAS PAHANDUT市,肺结核患者感染的症状
Journal of Management and Pharmacy Practice Pub Date : 2023-09-29 DOI: 10.22146/jmpf.83777
Anna Singgih D.P. Priyaputranti, Dr. Fita Rahmawati, Sp.FRS., Apt., Nanang Munif Yasin
{"title":"GAMBARAN KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT ANTITUBERKULOSIS PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS PAHANDUT KOTA PALANGKARAYA","authors":"Anna Singgih D.P. Priyaputranti, Dr. Fita Rahmawati, Sp.FRS., Apt., Nanang Munif Yasin","doi":"10.22146/jmpf.83777","DOIUrl":"https://doi.org/10.22146/jmpf.83777","url":null,"abstract":"TB atau tuberculosis merupakan penyakit menular disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Profil kesehatan Indonesia menyebutkan jumlah kasus tuberkulosis tahun 2021 menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun 2020. Kepatuhan mengonsumsi obat merupakan aspek utama penanganan tuberkulosis. Beberapa kegagalan pengobatan tuberkulosis disebabkan ketidakpatuhan. Deteksi kepatuhan minum obat penting untuk membantu pengendalian tuberkulosis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kepatuhan penggunaan obat antituberkulosis pada pasien tuberkulosis paru sensitif obat fase intensif dan mengidentifikasi penyebab ketidakpatuhan. Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional dengan pengambilan data secara restrospektif. Identifikasi ketidakpatuhan pasien dilihat melalui dokumen Pemantauan Terapi Obat (PTO) dan TB-01 periode triwulan empat 2022 hingga triwulan I tahun 2023 di Puskesmas Pahandut Kota Palangkaraya yang melibatkan 35 pasien, sedangkan penyebab ketidakpatuhan didapatkan melalui wawancara pasien, Pengawas Menelan Obat (PMO) dan pemegang program. Pengukuran kepatuhan dilihat berdasarkan sisa obat pasien saat berkunjung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 24 (77%) pasien patuh dan 8 (23%) pasien tidak patuh. Penyebab ketidakpatuhan dalam penelitian ini meliputi oleh faktor pasien (kurang motivasi, lupa minum obat, belum paham penjelasan dari tenaga kesehatan, pasien bingung cara minum obat), faktor akses (tidak ada kendaraan), faktor sosial (pekerjaan) serta dukungan keluarga dan kurangnya peran PMO. Peningkatan peran tenaga kesehatan di Puskesmas dan PMO diperlukan untuk dapat meningkatkan kepatuhan pasien.","PeriodicalId":125871,"journal":{"name":"Journal of Management and Pharmacy Practice","volume":"29 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-09-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135297642","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Rasionalitas Terapi Antibotik Empiris Pada Pasien Geriatri Dengan Pneumonia Di RS Mardi Rahayu 费拉哈尤老年患肺炎肺炎的老年实践治疗的合理性
Journal of Management and Pharmacy Practice Pub Date : 2023-09-29 DOI: 10.22146/jmpf.86071
Zullies Ikawati, Apt.
{"title":"Rasionalitas Terapi Antibotik Empiris Pada Pasien Geriatri Dengan Pneumonia Di RS Mardi Rahayu","authors":"Zullies Ikawati, Apt.","doi":"10.22146/jmpf.86071","DOIUrl":"https://doi.org/10.22146/jmpf.86071","url":null,"abstract":"Pneumonia adalah penyakit infeksi akut yang mengenai jaringan (paru-paru) tepatnya di alveoli. Insiden pneumonia meningkat seiring bertambahnya usia karena perubahan fisiologis dan status imunologi yang terkait dengan penuaan dan adanya komorbiditas pada usia lanjut. Pneumonia merupakan penyakit infeksi terbesar di RS Mardi Rahayu pada tahun 2020 sampai dengan 2022. Pemilihan antibiotik empiris yang tidak tepat menyebabkan resistensi antibiotik dan penggunaannya yang terlalu lama dapat meningkatkan lama perawatan sehingga biaya perawatan meningkat. Analisa rasionalitas penggunaan antibiotik empiris yang spesifik pada pasien geriatri dengan pneumonia di RS Mardi Rahayu belum pernah dilakukan. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif dan analitik observasional dengan metode cross-sectional. Analisa terhadap rasionalitas terapi antibiotik empiris menggunakan metode Gyssens. Hasil penelitian menunjukkan jumlah pasien geriatri yang didiagnosa pneumonia yang dirawat inap di RS Mardi Rahayu periode Januari - Desember 2022 yang memenuhi kriteria inklusi adalah 139 pasien dengan jumlah 158 regimen antibiotik. Hasil analisa rasionalitas menunjukkan bahwa sebanyak 95 regimen antibiotik (60,13%) termasuk kategori 0 (nol) yang artinya penggunaan antibiotik rasional. Ketidakrasionalan penggunaan antibiotik terjadi pada 63 regimen pada kategori IV-A sebanyak 39 kasus (24,68%), IV-B sebanyak 9 kasus (5,70%), IV-C sebanyak 2 kasus (1,27%), III-A sebanyak 9 kasus (5,70%), III-B sebanyak 20 kasus (12,66%) dan II-A sebanyak 2 kasus (1,27%).","PeriodicalId":125871,"journal":{"name":"Journal of Management and Pharmacy Practice","volume":"49 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-09-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135297645","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
TOTAL BIAYA TERAPI INSULIN PADA KASUS DIABETES MELLITUS TIPE 2 RAWAT JALAN DI KOTAMADYA DENPASAR 丹巴萨市门诊2型门诊糖尿病患者的总胰岛素治疗费用
Journal of Management and Pharmacy Practice Pub Date : 2017-03-30 DOI: 10.22146/jmpf.361
Luh Putu Febryana Larasaty, I. G. N. Putra, M. Sarasmita
{"title":"TOTAL BIAYA TERAPI INSULIN PADA KASUS DIABETES MELLITUS TIPE 2 RAWAT JALAN DI KOTAMADYA DENPASAR","authors":"Luh Putu Febryana Larasaty, I. G. N. Putra, M. Sarasmita","doi":"10.22146/jmpf.361","DOIUrl":"https://doi.org/10.22146/jmpf.361","url":null,"abstract":"Insulin merupakan salah satu terapi obat untuk pasien diabetes mellitus (DM) tipe 2. Terdapat 4 jenis insulin berdasarkan onset kerjanya. Tiap jenis insulin memiliki besaran biaya dan effektivitasnya masing - masing. Telah banyak penelitian dilakukan untuk menilai effektivitas penggunaan insulin, di lain pihak penelitian yang membandingkan biaya total tiap jenis insulin masih sangat sedikit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui total biaya yang dibutuhkan untuk terapi insulin pada pasien DM tipe 2 rawat jalan di rumah sakit kotamadya Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan pada bulan Maret sampai dengan bulan Juni 2016 di rumah sakit pemerintah di Kotamadya Denpasar. Subyek penelitian adalah pasien DM tipe 2 rawat jalan. Data regimen terapi insulin dan biayanya diperoleh dari rekam medis pasien, data resep, lembar administrasi, laporan terapi pasien pada instalasi farmasi dan juga riwayat sosial pasien. Total biaya dihitung berdasarkan biaya medis langsung (jasa dokter, tes laboratorium, biaya obat dan biaya penyiapan obat serta alat kesehatan), biaya non medis langsung (biaya administrasi dan transportasi) serta biaya non medis tidak langsung (hilangnya gaji/upah karena tidak masuk kerja). Terdapat 8 nama dagang insulin yang diresepkan untuk pasien DM tipe 2, dengan masing – masing persentase penggunaannya adalah sebagai berikut : Apidra Solostar (12,50%), Humalog Mix (4,35%), Humalog Quickpen (3,80%), Humulin N (2,17%), Lantus Solostar (28,26%), Levemir (11,96%), Novomix (1,09%) and Novorapid (35,87%). Total biaya terendah regimen terapi insulin adalah penggunaan Lantus Solostar (Rp 528.480,-) dan total biaya tertinggi adalah Humalog Mix (Rp. 685.066,-). Rata – rata total biaya terapi insulin adalah sebesar Rp. 565.474,-","PeriodicalId":125871,"journal":{"name":"Journal of Management and Pharmacy Practice","volume":"423 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2017-03-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131393260","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 2
GAMBARAN PENGOBATAN DAN BIAYA MEDIS LANGSUNG PASIEN ISPA ANAK DI RS ‘X’ TAHUN 2015 2015年X医院儿童ISPA的治疗和医疗费用概述
Journal of Management and Pharmacy Practice Pub Date : 2017-03-30 DOI: 10.22146/jmpf.368
Nurul Nurul Mar'atus Sholihah, Ressi Susanti, E. K. Untari
{"title":"GAMBARAN PENGOBATAN DAN BIAYA MEDIS LANGSUNG PASIEN ISPA ANAK DI RS ‘X’ TAHUN 2015","authors":"Nurul Nurul Mar'atus Sholihah, Ressi Susanti, E. K. Untari","doi":"10.22146/jmpf.368","DOIUrl":"https://doi.org/10.22146/jmpf.368","url":null,"abstract":"Infeksi saluran pernafasan akut merupakan penyakit yang umum terjadi pada masyarakat, yang merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi pada anak- anak dan dewasa. Infeksi saluran pernafasan akut serta dampak yang ditimbulkannya membawa akibat pada tingginya konsumsi obat. Bervariasinya penggunaan obat pada pasien ISPA menyebabkan terjadinya pembebanan biaya yang bervariasi dari setiap pasien yang akhirnya akan berpengaruh terhadap beban biaya kesehatan yang harus ditanggung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengobatan dan biaya medis langsung pada pasien ISPA anak rawat jalan di RS ‘X’.Penelitian yang dilakukan dengan metode observasional dengan rancangan penelitian potong lintang (cross sectional) dan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode non probability sampling yaitu teknik purposive sampling pada 70 pasien anak yang menderita ISPA rawat jalan di RS ‘X’ pada tahun 2015. Hasil penelitian didapatkan bahwa antibiotik yang paling banyak digunakan pada pasien anak penderita ISPA adalah amoksiklav sebesar 21,42%. Sedangkan terapi suportif yang paling banyak digunakan untuk pasien anak ISPA adalah kombinasi golongan dekongestan dan antihistamin sebesar 21,42%. Biaya total rata-rata medis langsung pada pasien ISPA anak rawat jalan yaitu sebesar Rp. 250.407.00","PeriodicalId":125871,"journal":{"name":"Journal of Management and Pharmacy Practice","volume":"48 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2017-03-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132243232","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 3
EVALUASI DOSIS WARFARIN DAN HASIL TERAPI PADA PASIEN RAWAT JALAN RSUP DR. SARDJITO YOGYAKARTA 华法林剂量评估和治疗RSUP门诊病人SARDJITO日惹的结果
Journal of Management and Pharmacy Practice Pub Date : 2017-03-30 DOI: 10.22146/JMPF.365
Nova Hasani Furdiyanti, I. Pramantara, Djoko Wahyono
{"title":"EVALUASI DOSIS WARFARIN DAN HASIL TERAPI PADA PASIEN RAWAT JALAN RSUP DR. SARDJITO YOGYAKARTA","authors":"Nova Hasani Furdiyanti, I. Pramantara, Djoko Wahyono","doi":"10.22146/JMPF.365","DOIUrl":"https://doi.org/10.22146/JMPF.365","url":null,"abstract":"Warfarin merupakan antikoagulan oral yang memiliki jendela terapetik sangat sempit. Penggunaan warfarin dimonitor berdasarkan efek farmakodinamik dari prothrombin time (PT) melalui nilai international normalized ratio (INR). Pemantauan kadar warfarin dalam darah dapat membantu mendiagnosa dan memberikan terapi yang efektif. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perkiraan kadar warfarin dalam darah pasien, mengetahui hasil terapi pasien yang mendapat warfarin dilihat dari nilai INR, dan mengetahui korelasi antara perkiraan kadar warfarin dengan hasil terapi. Penelitian ini adalah penelitian observasional retrospektif  yang bersifat deskriptif dan korelatif. Subyek penelitian adalah pasien rawat jalan yang mendapat terapi warfarin oral. Perkiraan kadar warfarin dihitung berdasarkan rumus farmakokinetika, sedangkan analisa korelasi dilakukan dengan analisis korelatif Spearman. Hasil penelitian pada 86 subyek penelitian menunjukkan perkiraan kadar warfarin rata-rata pada keadaan tunak atau pada bulan ke-1 rata-rata sebesar 0,658 ± 0,315 mg/L,  rata-rata sebesar 0,135 ± 0,065 mg/L, dan nilai  rata-rata sebesar 0,802 ± 0,384 mg/L. Hasil pemeriksaan INR menunjukkan 54 pasien (62,79%) yang rata-rata diberi warfarin dosis 2,15 ± 0,74 mg per hari,  tidak mencapai target INR. Nilai INR yang dicapai rata-rata sebesar 1,29 ± 0,30, dengan jangkauan INR 0,90 – 1,93. Sisanya sebanyak 32 pasien (37,21%) yang rata-rata diberi warfarin dosis 2,41 ± 0,80 mg per hari, mencapai target INR rata-rata sebesar 3,10 ± 0,93, dengan jangkauan nilai INR 2,01 - 5,30. Korelasi antara perkiraan kadar warfarin dalam darah dengan INR tidak bermakna dengan nilai p = 0,180 (p > 0,05), sedangkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,146 menunjukkan arah korelasi positif dengan kekuatan korelasi yang sangat lemah.","PeriodicalId":125871,"journal":{"name":"Journal of Management and Pharmacy Practice","volume":"377 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2017-03-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122858913","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
相关产品
×
本文献相关产品
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:481959085
Book学术官方微信