{"title":"Arahan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Kawasan Lindung Menjadi Kawasan Budidaya di Kelurahan Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa","authors":"Nur Hasanah, Rudi Latief, Rimba Arief","doi":"10.35965/jups.v2i3.306","DOIUrl":"https://doi.org/10.35965/jups.v2i3.306","url":null,"abstract":"\u0000\u0000\u0000\u0000Abstract. This study aims to identify the factors causing the conversion of protected area land into cultivation areas and to identify directions for controlling the conversion of protected area land into cultivation areas in Malino Village, Tinggimoncong District, Gowa Regency.\u0000This study uses quantitative and qualitative methods with the data collection process through field observations, documentation and analysis documents where the sampling uses purposive sampling and simple random sampling. The data obtained were then analyzed using Chi-Square analysis and SWOT analysis.\u0000From the results of the analysis test carried out the factors causing the change in the function of the Protected Area land into Cultivation Areas in Malino Village, Tinggimoncong District, Gowa Regency, namely social factors marked by a lack of public understanding of the status of protected areas. So that the direction of control that is carried out is the strategy of implementing policies related to the status of protected areas to minimize the occurrence of land conversion in Malino Village, Tinggimoncong District, Gowa Regency.\u0000 \u0000Abstrak. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab terjadinya alih fungsi lahan kawasan lindung menjadi kawasan budidaya dan untuk mengidentifikasi arahan pengendalian alih fungsi lahan kawasan lindung menjadi kawasan budidaya di Kelurahan Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa\u0000Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif dengan proses pengambilan data melalui obsevasi lapangan, dokumentasi dan dokumen analisis dimana penarikan sampelnya menggunakan purposive sampling dan simple random sampling. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis Chi-Square dan Analisis SWOT.\u0000Dari hasil uji anlalisis yang dilakukan faktor penyebab perubahan fungsi lahan Kawasan Lindung menjadi Kawasan Budidaya di Kelurahan Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa yaitu faktor social yang ditandai dengan kurangnya pemahaman masyarakat terhadap status kawasan lindung. Sehingga arahan pengendalian yang dilakukan adalah Strategi penerapan kebijakan terkait status kawasan lindung untuk meminimalisir terjadinya alih fungsi lahan di Kelurahan Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa. \u0000 \u0000\u0000\u0000\u0000","PeriodicalId":118764,"journal":{"name":"Journal of Urban Planning Studies","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127625554","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Angga Amartha Auliah, Rudi Latief, Emil Salim Rasyidi
{"title":"Studi Kawasan Permukiman Berbasis Kesesuaian Lahan di Kecamatan Belopa Kabupaten Luwu","authors":"Angga Amartha Auliah, Rudi Latief, Emil Salim Rasyidi","doi":"10.35965/jups.v2i3.314","DOIUrl":"https://doi.org/10.35965/jups.v2i3.314","url":null,"abstract":"Abstract. This study aims to determine the need for residential land in Belopa Regency, Luwu Regency, where Belopa District is the center of local activities so that it triggers a fairly rapid population growth every year. Then this study also aims to determine the direction of development of residential areas in Belopa District, Luwu Regency. The method used in this research is hierarchical process analysis (AHP), assessment analysis, spatial analysis, qualitative descriptive and quantitative descriptive. The results of this study are the level of land demand in Belopa Regency, Luwu Regency and the direction of regional development that is quite adequate in Belopa Regency, Luwu Regency until 2040. This study shows that the classification of residential land in Belopa District, Luwu Regency is divided into 3 classes, namely appropriate, appropriate and not appropriate. . for land use needs in 2040 can be accommodated in the appropriate land classification.\u0000 \u0000Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian lahan pemukiman di Kabupaten Belopa Kabupaten Luwu yang mana Kecamatan Belopa merupakan pusat kegiatan lokal sehingga memicu pertumbuhan penduduk yang cukup pesat disetiap tahunnya. Kemudian penelitian ini juga bertujuan untuk menentukan arahan pengembangan kawasan pemukiman di Kecamatan Belopa Kabupaten Luwu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah proses hirarki analitis (AHP), analisis penilaian, analisis spasial, kualitatif deskriptif dan kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian ini berupa tingkat kesesuaian lahan di Kabupaten Belopa Kabupaten Luwu dan arah pengembangan kawasan permukiman di Kabupaten Belopa Kabupaten Luwu hingga tahun 2040.penelitian ini menunjukkan bahwa klasifikasi lahan pemukiman di Kecamatan Belopa Kabupaten Luwu dibagi menjadi 3 kelas yaitu sesuai, cukup sesuai dan tidak sesuai. untuk proyeksi kebutuhan lahan permukiman pada tahun 2040 dapat diakomodir dalam klasifikasi lahan yang sesuai.","PeriodicalId":118764,"journal":{"name":"Journal of Urban Planning Studies","volume":"165 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134022534","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Putri Dwi Wulandary, Rahmawati Rahman, Emil Salim Rasyidi
{"title":"Analisis Kesesuaian Lahan Pertanian Untuk Rekomendasi Pengendalian Alih Fungsi Kawasan pertanian Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros.","authors":"Putri Dwi Wulandary, Rahmawati Rahman, Emil Salim Rasyidi","doi":"10.35965/jups.v2i3.285","DOIUrl":"https://doi.org/10.35965/jups.v2i3.285","url":null,"abstract":"\u0000\u0000\u0000\u0000Abstract. The purpose of this research was to determine the suitability of agricultural land in Bantimurung District, to provide the concept of controlling land use change in agricultural areas in Bantimurung District. This research used quantitative research using the overlay method on the unit map of land capability, land development capability, agricultural spatial planning directions, then analyzed by analysis of suitability between spatial planning and agricultural development directions. Based on the result obtained in the direction of land suitability, it has been found that in Bantimurung District is divided into two classes, namely annual crop and perennial crop. For the recommendation concept of controlling the conversion of agricultural areas in the designation of spatial patterns with Non KP2B status, it is directed to limit activities, activity radius, and control waste that threatens agricultural activities, while for the designation of spatial patterns with KP2B status, it is directed not to allow the conversion of agricultural land become non-agricultural areas. in accordance with PP No.1 of 2011 and also directed to the protection of agricultural areas and food land areas from land conversion.\u0000 \u0000Abstrak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kesesuaian lahan pertanian di Kecamatan Bantimurung, serta memberikan konsep pengendalian alih fungsi lahan kawasan pertanian di Kecamatan Bantimurung. Jenis penelitian ini ialah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode overlay pada peta satuan kemampuan lahan, kemampuan pengembangan lahan, arahan tata ruang pertanian, selanjutnya dianalisis dengan analisis kesesuaian antara tata ruang terhadap arahan pengembangan pertanian. Adapun Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu berdasarkan hasil yang di peroleh pada arahan kesesuaian lahan telah ditemukan bahwa pada Kecamatan Bantimurung terbagi atas dua kelas yaitu tanaman setahun serta tanaman tahunan. Untuk konsep rekomendasi pengendalian alih fungsi kawasan pertanian pada peruntukan pola ruang yang berstatus Non KP2B diarahkan agar membatasi aktivitas, radius kegiatan, dan pengendalian limbah yang mengancam kegiatan pertanian sedangkan untuk peruntukan pada pola ruang yang berstatus KP2B diarahkan agar tidak di perbolehkannya alih fungsi lahan sawah menjadi non sawah, sesuai dengan PP No.1 Tahun 2011 dan juga di arahkan untuk perlindungan kawasan pertanian dan kawasan tanaman pangan dari alih fungsi lahan.\u0000 \u0000\u0000\u0000\u0000\u0000\u0000\u0000\u0000\u0000 \u0000\u0000\u0000\u0000","PeriodicalId":118764,"journal":{"name":"Journal of Urban Planning Studies","volume":"46 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122548827","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pengembangan Ekowisata Kawasan Mangrove di Desa Tatakalai, Kecamatan Tinangkung Utara, Kabupaten Banggai Kepulauan","authors":"Lisdayati A. Lomba","doi":"10.35965/jups.v2i3.308","DOIUrl":"https://doi.org/10.35965/jups.v2i3.308","url":null,"abstract":"\u0000\u0000\u0000\u0000Abstract. The purpose of this research is to identify the causes of the unfavorable mangrove area. As well as to find out the development of Ecotourism in the Mangrove Area of Tatakalai Village, Banggai Islands Regency, this research is to determine the cause of the undeveloped mangrove area. And to find out the development of Ecotourism in the Mangrove Area of Tatakalai Village, Banggai Islands Regency.\u0000The variables used consist of 5 (five) variables including: (1) Objects and Attractions; (2) Accessibility; (3) Amenity; (4) Public Facilities; (5) Institutional. The analytical method used is descriptive analysis to determine the conditions in the area, then arrange the development of Tatakalai Village as Ecotourism with the SWOT analysis method\u0000So that in the development of Mangrove Ecotourism in Tatakalai Village as a Tourism Object, namely by socializing the Mangrove Area as the only Tourism Object in North Tinangkung District, increasing tourism contributions to the quality and quantity of human resources, supporting the vision and mission of RIPPARKAB and making it a reference/guideline in tourism development. Increase attractiveness by building and equipping supporting facilities to attract tourists to visit the Mangrove Area in Tatakalai Village and disseminate information on tourist attractions by utilizing information technology.\u0000 \u0000Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemu kenali penyebab tidak berkembangnnya kawasan mangrove tersebut. Serta untuk mengetahui pengembangan Ekowisata Kawasan Mangrove Desa Tatakalai, Kabupaten Banggai Kepulauan.\u0000Variabel yang digunakan terdiri dari 5 (lima) variabel diantaranya: (1) Objek dan Daya Tarik; (2) Aksebilitas; (3) Amenitas; (4) Fasilitas Umum; (5) Kelembagaan. Metode analisis yang digunakan berupa analisis deskriptif untuk mengetahui kondisi di kawasan tersebut, Selanjutnya menyusun pengembangan Desa Tatakalai sebagai Ekowisata dengan metode analisis SWOT\u0000Sehingga dalam Pengembangan Ekowisata Kawasan Mangrove di Desa Tatakalai sebagai Obyek Wisata yaitu dengan mensosialisasikan terkait Kawasan Mangrove sebagai Obyek Wisata satu – satunya di Kecamatan Tinangkung Utara, Peningkatan kontribusi pariwisata terhadap kualitas dan kuantitas sumber daya manusia, Mendukung visi misi RIPPARKAB serta menjadikannya acuan/pedoman dalam pengembangan obyek wisata. Meningkatkan daya tarik dengan membangun dan melengkapi fasilitas penunjang guna menarik minat wisatawan berkunjung ke Kawasan Mangrove di Desa Tatakalai serta menyebar luaskan informasi obyek wisata dengan memanfaatkan teknologi informasi.\u0000\u0000\u0000\u0000","PeriodicalId":118764,"journal":{"name":"Journal of Urban Planning Studies","volume":"44 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121504484","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Analisis Penentuan Lokasi Tempat Pembuangan Akhir Di Kota Tidore Kepulauan","authors":"Buyung Faisal, Rudi Latief, Idris Taking","doi":"10.35965/jups.v3i1.320","DOIUrl":"https://doi.org/10.35965/jups.v3i1.320","url":null,"abstract":"\u0000\u0000\u0000\u0000Abstract. The purpose of this research is to find out locations that have the potential to be used as landfill sites in the City of Tidore Islands with the applicable provisions or have been set \"SNI 19-3241-1994\", and also to know the characteristics of the landfill land in terms of geology, hydrology, topography, slope, rainfall in the City of Tidore Islands. Based on this research, there are 5 locations that have the potential or are feasible as landfills in the City of Tidore Islands in accordance with SNI 19-3241-1994, which are very suitable to be used as landfill locations, which are divided into 2 classes, namely the location of class I is in Kel . Guraping, North Oba District, Kaiyasa Village, North Oba District, Togome Village, Central Oba District, and Siokona Village, Central Oba District. Land characteristics of the \"TPA\" Garbage Disposal Site in the City of Tidore Islands from a geological point of view itself is not in the geological hazard zone.\u0000 \u0000Abstrak. Tujuan dari penilitian ini adalah untuk mengetahui lokasi yang mempunyai potensi untuk di jadikan sebagai tempat pembuangan akhir TPA di Kota Tidore Kepulaun dengan ketentuan yang berlaku atau telah di tetapkan “SNI 19-3241-1994”, dan juga mengetahui karakteristik lahan TPA dari sisi geologi, hidrologi, topografi, kemiringan lereng, curah hujan yang ada di Kota Tidore Kepulauan. Berdasarkan penilitian ini terdapat 5 lokasi yang memiliki potensi atau layak sebagai tempat pembuangan akhir (TPA) di Kota Tidore Kepulauan sesuai dengan SNI 19-3241-1994, yang sangat sesuai untuk di jadikan lokasi TPA terbagi atas 2 kelas yaitu lokasi kelas I berada di Kel. Guraping Kecamatan Oba Utara, Desa Kaiyasa Kecamatan Oba Utara, Desa Togome Kecamatan Oba Tengah, dan Desa Siokona Kecamatan Oba Tengah, Lokasi TPA kelas II terdapat 1 lokasi yang berada di Desa Akelamo Kecamatan Oba Tengah. Karakteristik lahan Tempat Pembunagan Sampah “TPA” yang ada di Kota Tidore Kepulauan dari sisi geologi itu sendiri tidak berada di zona bahaya geologi.\u0000 \u0000\u0000\u0000\u0000","PeriodicalId":118764,"journal":{"name":"Journal of Urban Planning Studies","volume":"59 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116270494","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pengembangan Pariwisata Pantai Salopi Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Di Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang.","authors":"Cindy Sasmita Said, Rahmawati Rahman, Idris Taking","doi":"10.35965/jups.v3i1.324","DOIUrl":"https://doi.org/10.35965/jups.v3i1.324","url":null,"abstract":"\u0000\u0000\u0000\u0000Abstract. The purpose of this study was to determine the factors that influence the socio-economic conditions of the people in the Salopi Beach area, Lembang District, Pinrang Regency, and to find out the strategy for developing a tourism area in the Salopi Beach area, Lembang District, Pinrang Regency.\u0000This research requires primary and secondary data. The method used in this research is primary data where this method is obtained by conducting physical surveys or field observations or interviewing respondents and slum indicators at the research location. The analytical method used is Chi-Square analysis and SWOT analysis\u0000Based on the results of the analysis of ecotourism development as an alternative to mass tourism development, it is one of the approaches in realizing sustainable and environmentally sound development in coastal areas. with the ability of the individual character of the people of Salopi Beach, Lembang District, Pinrang Regency\u0000 \u0000Abstrak. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi sosial ekonomi masyarakat yang berada di kawasan Pantai Salopi Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang serta serta mengetahui strategi pengembangan kawasan pariwisata di kawasan Pantai Salopi Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang.\u0000Dalam Penelitian ini membutuhkan data primer dan sekunder, Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah data primer dimana metode ini diperoleh dengan melakukan kegiatan survei atau observasi lapangan secara fisik atau wawancara terhadap responden dan indikator kumuh pada lokasi penelitian. Metode analisis yang digunakan merupakan analisis Chi-Square dan analisis SWOT\u0000Berdasarkan hasil analisis pengembangan ekowisata sebagai alternatif pengembangan pariwisata yang bersifat masal merupakan salah satu pendekatan dalam mewujudkan pembangunan pada wilayah pesisir yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. dengan kemampuan karakter individu masyarkat Pantai Salopi Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang.\u0000 \u0000\u0000\u0000\u0000","PeriodicalId":118764,"journal":{"name":"Journal of Urban Planning Studies","volume":"16 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130867686","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Muh Khalil Jibran, Rudi Latief, Emil Salim Rasyidi
{"title":"Evaluasi Rencana Tata Ruang Wilayah Terhadap Sebaran Satwa Endemik Macaca Maura di Kabupaten Maros","authors":"Muh Khalil Jibran, Rudi Latief, Emil Salim Rasyidi","doi":"10.35965/jups.v3i1.326","DOIUrl":"https://doi.org/10.35965/jups.v3i1.326","url":null,"abstract":"\u0000\u0000\u0000\u0000Abstract. The purpose of this study was to determine the suitability of the habitat of endemic animals in Maros Regency and provide recommendations from the results of the evaluation of the spatial plan for the preservation of the habitat of the endemic animals of Macaca Maura. One of the endemic animals on the island of Sulawesi is Macaca Maura. Macaca Maura or Monkey Dare is a short-tailed primate that looks like a monkey. Both are protected animals, whose existence is currently threatened. The development that has been carried out so far has changed environmental conditions, both the physical environment and the social environment. Human activities lead to a reduction in forest cover and resource availability, threatening animal populations especially the Macaca Maura. This study uses a mixed method research design using the Maximum Entropy model to determine the suitability of the habitat of the Macaca Maura animal. Providing direction to maintain the ecosystem function of the Macaca Maura endemic animal is very necessary so that its habitat is maintained and protected from all forms of threats that can damage the ecology and natural habitat of Macaca Maura.\u0000Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Kesesuaian Habitat Satwa Endemik di Kabupaten Maros serta memberikan rekomendasi dari hasil evaluasi rencana tata ruang terhadap pelestarian habitat satwa endemik Macaca Maura. Salah satu satwa endemik yang berada di pulau sulawesi ialah Macaca Maura. Macaca Maura atau Kera Dare adalah primata berekor pendek yang mirip seperti monyet yaki. Keduanya merupakan hewan yang dilindungi, yang keberadaannya kini sedang terancam. Pembangunan yang dilaksanakan selama ini telah mengubah kondisi lingkungan, baik lingkungan fisik maupun lingkungan sosial. Aktivitas manusia menyebabkan pengurangan tutupan hutan dan sumber daya ketersediaan, mengancam populasi Satwa terkhususnya Macaca Maura. Penelitian ini menggunakan metode campuran atau mix method dengan desain penelitian menggunakan pemodelan Maximum Entropy untuk menentukan kesesuaian habitat satwa Macaca Maura. Pemberian arahan untuk mempertahankan fungsi ekosistem satwa endemik Macaca Maura diperlukan agar tetap terjaga dan terlindungi habitatnya dari segalah bentuk ancaman yang dapat merusak ekologi dan habitat alami Macaca Maura \u0000 \u0000\u0000\u0000\u0000","PeriodicalId":118764,"journal":{"name":"Journal of Urban Planning Studies","volume":"263 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116062828","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Istiqamah Zulkarnain, Rudi Latief, Emil Salim Rasyidi
{"title":"Evaluasi Tingkat Kecukupan dan Kebutuhan Fasilitas Pelayanan Kota Baru Moncongloe","authors":"Istiqamah Zulkarnain, Rudi Latief, Emil Salim Rasyidi","doi":"10.35965/jups.v3i1.334","DOIUrl":"https://doi.org/10.35965/jups.v3i1.334","url":null,"abstract":"\u0000\u0000\u0000\u0000Abstract. The purpose of this study is to determine the level of adequacy of service facilities in the new city of Moncongloe at this time, as well as to project the need for service facilities and the implications of the need for space in the new city of Moncongloe.\u0000This research is quantitative research), quantitative research is a process of growing knowledge that uses data in the form of numbers as a tool to find information about what we want to know, in achieving the goal of researching the availability of service facilities in Kota Baru Moncongloe currently using a quantitative approach by looking at the existing conditions and describe the distribution and services of the facilities in Kota Baru Moncongloe in the form of service facility numbers, then use a mathematical equation in the second research objective, namely to determine the need for service facilities in Kota Baru Moncongloe, researchers use a quantitative approach related to projected needs by processing data on existing conditions, needs and development projections population dynamics in the New City of Moncongloe.\u0000Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecukupan fasilitas pelayanan kota baru Moncongloe saat ini, serta memproyeksi kebutuhan fasilitas pelayanan dan implikasi kebutuhan ruang kota baru Moncongloe.\u0000Penelitian ini bersifat penelitian Kuantitatif), penelitian kuantitatif adalah suatu proses menumbuhkan pengetahuan yang menggunakan data berupa angka sebagai alat menemukan keterangan mengenai apa yang ingin kita ketahui, dalam mencapai tujuan penelitian ketersediaan fasilitas pelayanan Kota Baru Moncongloe saat ini menggunakan pendektan kuantitatif dengan melihat kondisi eksisting dan mendiskripsikan sebaran dan pelayanan dari fasilitas di Kota Baru Moncongloe berupa angka fasilitas pelayanan, selanjutnya menggunakan persamaan matematis dalam tujuan penelitian kedua, yakni mengetahui kebutuhan fasilitas pelayanan Kota Baru Moncongloe, peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif terkait proyeksi kebutuhan dengan mengolah data kondisi eksisting, kebutuhan dan proyeksi perkembangan dinamika penduduk di Kota Baru Moncongloe. \u0000\u0000\u0000\u0000","PeriodicalId":118764,"journal":{"name":"Journal of Urban Planning Studies","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127718176","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"STUDI TINGKAT KENYAMANAN JALUR PEDESTRIAN DI KAWASAN PERDAGANGAN JALAN SOMBA OPU MAKASSAR","authors":"Siti Nurafifah Asis, Kamran Aksa, Rimba Arief","doi":"10.35965/jups.v3i1.329","DOIUrl":"https://doi.org/10.35965/jups.v3i1.329","url":null,"abstract":"\u0000\u0000\u0000\u0000Abstract. The purpose of this study was to determine the comfort level of pedestrian paths in the Somba Opu Makassar trading area.\u0000This study uses a quantitative method to answer the comfort level of pedestrian paths in the Somba Opu Makassar street trading area. Data collection is carried out through observation, documentation and questionnaires, where the sample is taken using simple random sampling. The data obtained were then analyzed using descriptive analysis and correlation analysis.\u0000This research is the result of descriptive and correlation methods using data collection techniques from observations, and documentation of pedestrian paths in the Jalan Somba Opu Makassar trade area whose instruments are based on the Targets of the Minister of Public Works Regulation No. 02/SE/M/2018 concerning Technical Planning for Pedestrian Facilities .\u0000 \u0000Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kenyamanan jalur pedestrian di kawasan perdagangan jalan Somba Opu Makassar.\u0000Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk menjawab bagaimana tingkat kenyamanan jalur pedestrian di kawasan perdagangan jalan Somba Opu Makassar, pengambilan data melalui kegiatan observasi, dokumentasi, dan kuesioner, dimana penarikan sampelnya menggunakan simple random sampling. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis korelasi.\u0000Penelitian ini adalah hasil dari metode deskriptif dan korelasi dengan menggunakan teknik pengumpulan data dari hasil observasi, dan dokumentasi jalur pedestrian kawasan perdagangan Jalan Somba Opu Makassar yang Instrumennya berdasarkan dalam Sasaran Peraturan Menteri PU No 02/SE/M/2018 mengenai Perencanaan teknis fasilitas pejalan kaki.\u0000 \u0000\u0000\u0000\u0000","PeriodicalId":118764,"journal":{"name":"Journal of Urban Planning Studies","volume":"24 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129603442","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Strategi Peningkatan Pelayanan Air Minum Di Kelurahan Buntusu Kota Makassar","authors":"Dandi Risno, F. Azis, Rimba Arief","doi":"10.35965/jups.v3i1.321","DOIUrl":"https://doi.org/10.35965/jups.v3i1.321","url":null,"abstract":"\u0000\u0000\u0000\u0000Abstract. The purpose of this study was to determine community satisfaction with water services in Buntusu Village, namely with water services and water quantity which had a significant effect so that community satisfaction with water services was tested using qualitative descriptive analysis tools and quantitative descriptive analysis using linear regression method. Factors that have a direct and significant effect on community satisfaction from the results of linear regression analysis, there are 2 stimulants of drinking water services (X1), and the quantity of drinking water (X3) the results are accepted meaning that it does not significantly affect community satisfaction. While the factors that do not have a direct significant effect on community satisfaction from the results of linear regression analysis, there are two, namely stimulants of drinking water quality (X2) and drinking water continuity (X4), then the results are rejected, meaning that they have a significant effect on community satisfaction.\u0000 \u0000Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kepuasan masyarakat terhadap pelayanan air di Kelurahan Buntusu yaitu dengan pelayanan air dan kuantitas air yang berpengaruh secara signifikan sehingga kepuasan masyarakat terhadap pelayanan air diuji menggunakan alat analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif dengan mnggunakan metode regresi Linier Faktor yang berpengaruh secara langsung secara signifikan terhadap kepuasan masyarakat dari hasil analisis Regresi linier maka ada 2 stimulan pelayanan air minum (X1), dan kuantitas air minum (X3) hasilnya di terima artinya tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan masyarakat. Sedangkan Faktor yang tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kepuasan masyarakat dari hasil analisis Regresi linier maka ada dua yaitu stimulan kualitas air minum (X2) dan kontinuitas air minum (X4), maka hasilnya di tolak artinya berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan masyarakat.\u0000 \u0000\u0000\u0000\u0000","PeriodicalId":118764,"journal":{"name":"Journal of Urban Planning Studies","volume":"67 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114878601","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}