{"title":"Studi Kelayakan Alur Sungai dan Kanal di Kota Makassar Sebagai Media Transportasi Air","authors":"Elti Eka Prasetia, Kamran Aksa, Ilham Yahya","doi":"10.35965/jups.v3i2.378","DOIUrl":"https://doi.org/10.35965/jups.v3i2.378","url":null,"abstract":"Abstract. This study aims to determine the feasibility of the width and depth of river and canal shipping lanes in Makassar City as well as directions that can be taken to support its development. This study used quantitative and qualitative approach methods with data collection processes carried out through observation, documentation, interviews in the research area and literature studies. Furthermore, it is analyzed using a feasibility analysis of shipping lanes by calculating the width and depth of the river that is feasible to be used as a medium of transportation with speedboats as a benchmark for transportation facilities that have been used by people in the research environment. Based on the results of the analysis carried out, it was found that the width of the feasibility that can be carried out by transportation activities using speedbots is 14 meters for one direction and 28 for two directions. For kedamannya that is 0.66 m. To maximize the function of canals and rivers as transportation media, it is necessary to carry out activities to neutralize the environmental areas of rivers and canals both from garbage and illegal developments carried out by the community \u0000 \u0000Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan lebar dan kedalaman alur pelayaran sungai dan kanal di Kota Makassar serta arahan yang dapat di lakukan dalam mendukung pengembangannya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan proses pengambilan data yang di lakukan melalui kegiatan observasi, dokumentasi, wawancara pada daerah penelitian serta studi literatur. Selanjudnya, di analisis menggunakan Analisa kelayakan alur pelayaran dengan menghitung lebar dan kedalaman sungai yang layak untuk di gunakan sebagai media transportasi dengan kapal speedbot sebagai tolak ukur sarana transportas yang telah di gunakan oleh masarakat di lingkungan penelitian. Berdasarkan hasil Analisa yang di lakukan dapatkan bahwa lebar kelayakan yang dapat di lakukan aktifitas transportasi dengan menggunakan speedbot ialah 14 meter untuk satu arah dan 28 untuk dua arah. Untuk kedamannya yaitu 0,66 m. untuk memaksimalkan fugsi kanal dan sungai sebagai media transportasi, perlu di lakukan kegiatan menetralisir area lingkungan sungai dan kanal baik dari sampah maupun pembangunan-pembangunan illegal yang di lakukan oleh masyarakat.","PeriodicalId":118764,"journal":{"name":"Journal of Urban Planning Studies","volume":"33 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128210655","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Kelayakan Jaringan Transportasi Sungai Kabupaten Mimika","authors":"Arief Hidayat, Hijriah Hijriah, Noni Oktiana Setiowati","doi":"10.35965/jups.v3i2.338","DOIUrl":"https://doi.org/10.35965/jups.v3i2.338","url":null,"abstract":"Abstract. Mimika Regency is a coastal area with great potential with rivers. The river is one of the critical lines of the economy, a source of water and employment for the Mimika people. In the development of river transportation, technical criteria are needed to assess whether the river transportation network in Mimika Regency is feasible or not. The analysis used is bathymetric, an analysis of the relationships between river transportation variables and the origin and destination of movement, swot analysis, capacity of river transportation areas, level of utilization of river transportation capacity, and loading and unloading requirements in river transportation. From the analysis and technical aspects, the development of the river is very feasible for the development of the transportation network in Mimika Regency.\u0000 \u0000Abstrak. Kabupaten Mimika merupakan wilayah pesisir yang sangat besar potensi dengan sungai. Sungai merupakan salah satu urat nadi perekonomian, sumber air, sumber pekerjaan bagi masyarakat Mimika. Dalam pengembangan transportasi sungai diperlukan kriteria teknis untuk menilai jaringan transportasi sungai di Kabupaten Mimika layak dikembangkan atau tidak. Analisis yang digunakan yaitu analisis batimetri, analisis relasi-hubungan antar variable transportasi sungai dan asal tujuan pergerakan, analisis swot, aapasitas area transportasi sungai, tingkat pemanfaatan kapasitas transportasi sungai, kebutuhan bongkar muat di transportasi sungai. Dari hasil analisis dan aspek teknik, ditemukan bahwa pengembangan sungai sangat layak untuk pengembangan jaringan transportasi di Kabupaten Mimika.","PeriodicalId":118764,"journal":{"name":"Journal of Urban Planning Studies","volume":"52 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114196624","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Analisis Ketersediaan dan Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau di Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara.","authors":"Fahirah Agung, Agus Salim, Tru Budiharto","doi":"10.35965/jups.v3i2.365","DOIUrl":"https://doi.org/10.35965/jups.v3i2.365","url":null,"abstract":"Abstract. One most of support influential on quality environment and quality of life a community is Green Open Space. But the availability of Green Open Space in Rantapeo District has not reached the standard 30% of the total area. While the population growth and urban development are increasing drastically will hinder various city service efforts, and at the same time also have a negative impact on nature protection.\u0000 The purpose of this study aims to analyze needs of Green Open Space and identify strategies for providing Green Open Space, this study uses a qualitative approach and a quantitative. Use analysis is analysis needs Green Open Space and uses an analysis tool (SWOT) to produce strategies and synchronizes them with applicable regulations using a qualitative approach related to the problem causes of low availability of Green Open Space.\u0000 \u0000Abstrak. Salah satu penunjang yang sangat berpengaruh pada kualitas lingkungan dan kualitas hidup suatu masyarakat adalah Ruang Terbuka Hijau. Namun ketersediaan Ruang Terbuka Hijau di Kecamatan Rantepao belum mencapai standar yaitu 30% dari luas wilayah (Peraturan Menteri ATR KBPN Nomor 14 Tahun 2022 tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Ruang Terbuka HIjau). Sementara angka pertumbuhan penduduk dan perkembangan kota semakin meningkat secara drastis akan menghambat berbagai upaya pelayanan kota, dan pada waktu yang sama juga berdampak negatif pada perlindungan alam.\u0000 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan Ruang Terbuka Hijau dan mengidentifikasi strategi penyediaan Ruang Terbuka Hijau, dimana penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Analisis yang digunakan adalah analisis kebutuhan Ruang Terbuka Hijau serta menggunakan alat analisis (SWOT) untuk menghasilkan strategi dan disingkronkan dengan peraturan yang berlaku menggunakan pendekatan kualitatif terkait masalah penyebab rendahnya ketersediaan Ruang Terbuka Hijau","PeriodicalId":118764,"journal":{"name":"Journal of Urban Planning Studies","volume":"23 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114760514","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Muh. Ibnu Fauzi Akbar, Kamran Aksa, Ilham Yahya, N. Anggraini
{"title":"Pemetaan Potensi Wilayah Sebagai Peluang Investasi Dalam Pengembangan Ekonomi di Kabupaten Luwu Timur","authors":"Muh. Ibnu Fauzi Akbar, Kamran Aksa, Ilham Yahya, N. Anggraini","doi":"10.35965/jups.v3i2.374","DOIUrl":"https://doi.org/10.35965/jups.v3i2.374","url":null,"abstract":"Abstract. This study aims to determine the potential mapping region for investment opportunities. This research is a quantitative research for consideration as well as reference material in analyzing descriptively. which variable used include mapping the potential of the area and investment opportunities. The analytical method used is LQ analysis, in determining commodity sector base and potential sector. Based on the results of the LQ analysis, it produces Regional Potentials, among others Agriculture, Plantation, Animal Husbandry, Fisheries and Marine Sectors, and Mining.\u0000 \u0000Abstrak. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemetaan potensi\u0000wilayah terhadap peluang investasi. Penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif sebagai bahan pertimbangan serta bahan rujukan dalam menganalisis secara Deskriptif. Variabel yang digunakan diantaranya pemetaan potensi wilayah dan peluang investasi. Metode Analisis yang digunakan berupa analisis LQ, dalam penentuan basis sektor komoditi dan sektor potensi. Berdasarkan hasil analisis LQ menghasilkan Potensi Wilayah antara lain Sektor Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan dan Kelautan, dan Pertambangan.","PeriodicalId":118764,"journal":{"name":"Journal of Urban Planning Studies","volume":"178 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116430090","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Dery Y. Lengkono, Kamran Aksa, Rimba Arief, Ariany Rofaidah
{"title":"Infrastruktur Transportasi Dalam Mendukung Pengembangan Objek Wisata Pantai Oyama di Desa Lokotoy, Kecamatan Banggai Utara, Kabupaten Banggai Laut","authors":"Dery Y. Lengkono, Kamran Aksa, Rimba Arief, Ariany Rofaidah","doi":"10.35965/jups.v3i2.348","DOIUrl":"https://doi.org/10.35965/jups.v3i2.348","url":null,"abstract":"Abstract. The purpose of this study is to find out what transportation infrastructure has an influence and to find out what transportation infrastructure is the priority to be developed for the Oyama Beach Tourism Object in Lokotoy Village, North Banggai District, Banggai Laut Regency.\u0000This study uses quantitative methods and qualitative methods in responding to the needs of any supporting transportation infrastructure in supporting the development of the Oyama Beach Tourism Object in Lokotoy Village, North Banggai District, Banggai Laut Regency. Retrieval of data through observation, documentation, interviews, and questionnaires, where the sampling uses a proportional sample and purposive samples. The data obtained was then analyzed using the Borda Analysis tool.\u0000Of the 5 component indicators that show the most influence in supporting the development of the Oyama Beach Tourism Object, namely air transportation infrastructure where the availability of an airport at the research location makes many tourists come and visit.. \u0000 \u0000Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui infrastruktur transportasi apa saja yang berpengaruh serta untuk mengetahui infrastruktur transportasi apa yang prioritas untuk di kembangkan terhadap Objek Wisata Pantai Oyama di Desa Lokotoy, Kecamatan Banggai Utara, Kabupaten Banggai Laut.\u0000Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan metode kualitatif dalam menjawab kebutuhan infrastruktur transportasi apasaja yang menunjang dalam mendukung pengembangan Objek Wisata Pantai Oyama di Desa Lokotoy, Kecamatan Banggai Utara, Kabupaten Banggai Laut. Pengambilan data melalui metode observasi, dokumentasi, wawancara, dan kuisioner, dimana penarikan sampelnya menggunakan proportional sample dan purposive sampel. Data yang diperoleh selanjutnya di analisis menggunakan alat Analisis Borda.\u0000Dari 5 komponen indikator yang menunjukan paling berpengaruh dalam mendukung pengembangan Objek Wisata Pantai Oyama yaitu infrastruktur transportasi udara yang dimana dengan adanya ketersediaan bandar udara dilokasi penelitian membuat banyak wisatawan yang datang dan berkunjung.","PeriodicalId":118764,"journal":{"name":"Journal of Urban Planning Studies","volume":"6 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123787604","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Arahan Pengurangan Risiko Bencana Tanah Longsor di Kawasan Objek Wisata Buntu Sopai Desa Marante Kabupaten Toraja Utara","authors":"Aprilia Laxsmi Pareang, Agus Salim, T. Budiharto","doi":"10.35965/jups.v3i2.369","DOIUrl":"https://doi.org/10.35965/jups.v3i2.369","url":null,"abstract":"Abstract. This study aims to identify the level of hazard and vulnerability of landslides in the Buntu Sopai Tourism Area, Marante Village, North Toraja Regency, and propose directions for reducing the risk of landslides based on the level of vulnerability and vulnerability in the Buntu Sopai Tourism Object Area, Marante Village, District North Toraja. This study using basic physical condition analysis techniques, tourist attractiveness, vegetation density, scoring, overlay, and qualitative descriptive. As for the results of this study, it can be seen that the level of hazard in the Buntu Sopai Tourism Object Area is divided into 3, namely low, medium, and high haza levels. Likewise, the level of vulnerability in the Buntu Sopai Tourism Object Area is divided into 3 namely low, medium, and high vulnerability. Directions for reducing the risk of landslides consists of structural and non-structural mitigation, vegetative and mechanical mitigation, and based on the guidelines of UU No. 24 of 2007 regarding disaster management.\u0000 \u0000Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kerawanan dan kerentanan bencana tanah longsor di Kawasan Objek Wisata Buntu Sopai, Desa Marante, Kabupaten Toraja Utara serta mengusulkan arahan untuk mengurangi risiko bencana tanah longsor berdasarkan tingkat kerawan dan kerentanan di Kawasan Objek Wisata Buntu Sopai, Desa Marante, Kabupaten Toraja Utara. Penelitian ini menggunakan teknik analisis kondisi fisik dasar, daya tarik wisata, kerapatan vegetasi, skoring, overlay serta deskriptif kualitatif. Adapun hasil dari penelitian ini dapat diketahui bahwa tingkat kerawan di Kawasan Objek Wisata Buntu Sopai dibedakan menjadi 3 yaitu tingkat kerawanan rendah, sedang dan tinggi. Begitupun dengan tingkat kerentanan dibedakan menjadi 3 yaitu kerentanan rendah, sedang dan tinggi. Arahan pengurangan risiko bencana tanah longsor terdiri dari mitigasi strukrutal dan nonstruktural, mitigasi secara vegetatif dan mekanik serta berdasarkan pedoman UU No. 24 Tahun 2007 mengenai penanggulan bencana.","PeriodicalId":118764,"journal":{"name":"Journal of Urban Planning Studies","volume":"48 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130292351","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Ian Fahrul Reza, Batara Surya, Emil Salim Rasyidi, Jamilah Abbas
{"title":"Mitigasi Banjir Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo","authors":"Ian Fahrul Reza, Batara Surya, Emil Salim Rasyidi, Jamilah Abbas","doi":"10.35965/jups.v3i2.376","DOIUrl":"https://doi.org/10.35965/jups.v3i2.376","url":null,"abstract":"Abstract. The purpose of this study is to find out which locations are vulnerable to flooding in Sabbangparu District, Wajo Regency, then provide direction for flood disaster mitigation in Sabbangparu District, Wajo Regency. The variables used in this study are flood vulnerability variables which consist of flood disaster vulnerability, social vulnerability, physical vulnerability, economic vulnerability to environmental vulnerability and the flood disaster mitigation direction variable consists of structural and non-structural mitigation based on the vulnerability variable. The analytical method used is the flood vulnerability analysis method and the descriptive analysis method.\u0000Based on the results of the analysis of the flood disaster location, Sabbangparu District, Wajo Regency, most of the areas have a moderate level of vulnerability which dominates. The mitigation direction is the integration of lessons on disaster risk reduction into subjects so that people can be aware to be prepared from an early age, the construction of river embankments which until now has not been realized optimally, and the reconstruction of community facilities and infrastructure.\u0000 \u0000Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dimana saja lokasi yang rentan terhadap bencana banjir di Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo, lalu memberikan arahan mitigasi bencana banjir Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo.\u0000Variabel yang digunakan dalam penelitian yaitu variabel kerentanan bencana banjir yang terdiri atas kerawanan bencana banjir, kerentanan sosial, kerentanan fisik, kerentanan ekonomi kerentanan lingkungan dan variabel arahan mitigasi bencana banjir terdiri atas mitigasi struktural dan non struktural yang berlandaskan dari variabel kerentanan. Metode analisis yang digunakan yaitu metode analisis kerentanan bencana banjir dan metode analisis deskriptif.\u0000Berdasarkan hasil analisis lokasi bencana banjir Kecamatan Sabbangparu Kabupaten Wajo sebagian besar wilayahnya memiliki tingkat kerentanan sedang yang sangat mendominasi. Adapun arahan mitigasi yaitu ingintegrasi pelajaran tentang pengurangan risiko bencana ke dalam mata pelajaran agar masyarakat dapat sadar untuk siap siaga sejak dini, pembangunan tanggul sungai yang sampai saat ini belum ter-realisasikan secara maksimal, dan rekonstruksi sarana dan prasarana masyarakat.","PeriodicalId":118764,"journal":{"name":"Journal of Urban Planning Studies","volume":"53 5 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116842475","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Muh Fikri Anwar, Batara Surya, J. Jufriadi, Nurul Ulfa Haerani
{"title":"Studi Peningkatan Daya Tarik Kawasan Wisata Situs Goa Mandu Tontonan Kabupaten Enrekang","authors":"Muh Fikri Anwar, Batara Surya, J. Jufriadi, Nurul Ulfa Haerani","doi":"10.35965/jups.v3i2.350","DOIUrl":"https://doi.org/10.35965/jups.v3i2.350","url":null,"abstract":"Abstract. In this study the aims were to find out the opportunities and challenges in increasing attractiveness in the Goa Mandu Watch Tourism Site area in Enrekang Regency and to find out how to increase attractiveness in the Goa Mandu Tontonan Tourism Site area in Enrekang Regency.The research method used in this study is a descriptive research method using a qualitative approach. To answer the strategy in increasing the attractiveness of the Goa Mandu Watch Tourism Site area, Enrekang Regency uses a SWOT analysis, Opportunities and challenges in the development of Goa Mandu Watch Tourism Sites, such as facilities, promotions, and other factors that still need serious handling to make it more attractive to tourists and become a source of economic income for the community and carry out promotions to advance the attractiveness of the Goa Mandu Watch Site Tourism Area in the future to increase the number of tourist visits to the tourist area of the Watch Goa Mandu site\u0000 \u0000Abstrak Dalam penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui peluang dan tantangan dalam meningkatkan daya tarik pada kawasan Wisata Situs Goa Mandu Tontonan Kabupaten Enrekang Dan Untuk mengetahui bagaimana meningkatkan daya tarik pada kawasan Wisata Situs Goa Mandu Tontonan Kabupaten Enrekang.\u0000Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Untuk menjawab strategi dalam meningkatkan daya tarik pada kawasan Wisata Situs Goa Mandu Tontonan Kabupaten Enrekang menggunakan analisis SWOT, Adapun Peluang dan tantangan Dalam pengembangan Wisata Situs Goa Mandu Tontonan, seperti fasilitas, promosi, dan faktor lainnya yang masih perlu penanganan serius supaya lebih menarik bagi wisatawan dan menjadi sumber pendapatan secara ekonomis bagi masyarakat Dan Melakukan promosi untuk memajukan Daya Tarik Pada Kawasan Wisata Situs Goa Mandu Tontonan ke depannya untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di kawasan wisata situs goa Mandu Tontonan.","PeriodicalId":118764,"journal":{"name":"Journal of Urban Planning Studies","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125670753","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Arahan Pengelolaan Persampahan di Kota Pare-Pare","authors":"Andi Heydi Maharani Bachmid, Kamran Aksa, Rimba Arief, Arista Asrib","doi":"10.35965/jups.v3i2.367","DOIUrl":"https://doi.org/10.35965/jups.v3i2.367","url":null,"abstract":"Abstract. This study aims to determine the influencing factors and operational directions in waste management in Bacukiki Barat District, Pare-Pare City. This research is qualitative as material for consideration and reference material in analyzing descriptively. Research variables include storage, collection, transportation, final disposal, and operational techniques. The correlation analysis method is to determine whether there is a linear relationship between variables, then a qualitative descriptive analysis is carried out to provide direction for operational waste management. Based on the results of the correlation analysis where the factors causing non-optimal waste management are collection, transportation and final disposal so that the directives for the solid waste operational system are for containers to group garbage and election facilities so that they are differentiated using colored labels and closed containers as well as providing TPS and TPST in residential areas and carrying out provision of waste banks for 3R management.\u0000 \u0000Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berpengaruh serta arahan operasional dalam pengelolaan persampahan di Kecamatan Bacukiki Barat Kota Pare-Pare. Penelitian ini adalah kualitatif sebagai bahan pertimbangan serta bahan rujukan dalam menganalisis secara deskriptif. Variabel penelitian diantarannya pewadahan, pengumpulan, pengangkutan, pembuangan akhir, dan teknik operasional. Metode analisis kolerasi untuk mengetahui ada tidaknya hubungan linear antar variable selanjutnya dilakukan analisis deskriptif kualitatif untuk memberikan arahan pengelolaan oprasional persampahan. Berdasarakan hasil analisis kolerasi dimana faktor penyebab tidak optimalnya persampahan yaitu pengumpulan, pengangkutan, dan pembuangan akhir sehingga arahan sistem operasional persampahan yaitu terhadap pewadahan dilakukan pengelompokan sampah dan sarana pemilihan sehingga dibedakan menggunakan label berwarna serta wadah tertutup serta penyediaan TPS dan TPST pada wilayah permukiman dan dilakukan penyediaan bank sampah untuk pengelolaan 3R.","PeriodicalId":118764,"journal":{"name":"Journal of Urban Planning Studies","volume":"7 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122613386","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Irsan Ely Kibas, Batara Surya, J. Jufriadi, N. Anggraini
{"title":"Studi Pengembangan Permukiman Berbasis Green City di Kecamatan Betoambari, Kota Baubau","authors":"Irsan Ely Kibas, Batara Surya, J. Jufriadi, N. Anggraini","doi":"10.35965/jups.v3i2.377","DOIUrl":"https://doi.org/10.35965/jups.v3i2.377","url":null,"abstract":"Abstract. As time goes by, human needs increase with the human population growth in an area and provide quite real development impacts, both positive and negative impacts. One example of the adverse effects of development is environmental pollution that occurs as a result of human activities in it. Settlements are one of the human needs that grow rapidly over time. the need for housing in urban areas has recently begun to develop not only in the city center but has begun to show signs of growth in the suburbs. Betoambari District, Baubau City, which is the study area in this research, is one of them, Betoambari District, which is defined in the spatial planning document as a settlement development area. This is also supported by the carrying capacity and capacity of the land in Betoambari District, which can support activities including settlement activities. this research will find out the ability of Betoambari District in adopting the green city concept in development by testing several green city index test variables and providing input related to development with the green city concept as to what can be applied to prevent impacts due to development through an ecological approach by adopting the concept green city\u0000 \u0000Abstrak. Seiring berjalannya waktu kebutuhan manusia seiring meningkat dengan jumlah pertumbuhan penduduk manusia pada suatu wilayah dan memberikan dampak pembangunan yang cukup nyata baik dampak positif maupun dampak buruk. contoh dampak buruk pembangunan salah satunya adalah pencemaran lingkungan yang terjadi akibat aktivitas manusia didalamnya. Permukiman merupakan salah satu kebutuhan manusia yang bertumbuh pesat seiring berjalannya waktu. kebutuhan akan hunian di perkotaan akhir akhir ini mulai berkembang bukan hanya pda pusat kota namun mulai menunjukan tanda-tanda pertumbuhannya hingga pada wilayah pinggiran kota. Kecamatan Betoambari, Kota Baubau menjadi wilayah studi dalam penelitian ini adalah salah satunya, Kecamatan Betoambari yang ditetapkan dalam dokumen tata ruang sebagai kawasan pengembangan permukiman hal ini juga didukung oleh daya dukung dan daya tampung lahan di Kecamatan Betoambari yang dapat mendukung kegiatan termasuk kegiatan permukiman. dalam penelitian ini akan mencari tahu terkait kemampuan Kecamatan Betoambari dalam mengadopsi konsep green city dalam pembangunan dengan menguji beberapa variabel uji indeks green city serta memberikan masukan terkait pembangunan dengan konsep green city seperti apa yang dapat diterapkan untuk mencegah dampak akibat pembangunan melalui pendekatan ekologis dengan mengadopsi konsep green city.","PeriodicalId":118764,"journal":{"name":"Journal of Urban Planning Studies","volume":"16 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122019081","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}