{"title":"PENINGKATAN KEMAMPUAN PENGELOLA RUMAH SAKIT DALAM MENANGANI SENGKETA MEDIK","authors":"M. E. Susila, Dirwan Suryo Soularto","doi":"10.18196/ppm.41.845","DOIUrl":"https://doi.org/10.18196/ppm.41.845","url":null,"abstract":"Rumah sakit di era modern dihadapkan pada resiko gugatan/tuntutan hukum terkait pelayanan kesehatan. Pengelola rumah sakit di lingkungan persyarikatan Muhammadiyah perlu diberi kemampuan di bidang penyelesian sengketa. Pada dasarnya, sengketa dalam pelayanan kesehatan, khususnya sengketa medik dapat diselesaikan sendiri oleh pihak rumah sakit melalui pola negosiasi. Selain lebih hemat dari segi biaya, penyelesaian sengketa semacam ini juga dapat menghindarkan rumah sakit dari resiko publisitas yang bersifat merugikan. Pelaksanaan negosiasi tidak akan berhasil optimal tanpa dibarengi dengan penguasaan aspek-aspek hukum terkait sengketa medik. Berdasarakan pertimbangan tersebut, program pengabdian yang mengusung tema Peningkatan Kemampuan Pengelola Rumah Sakit dalam Menangani Sengketa Medik sangat strategis. Mitra program pengabdian ini adalah RS Aisyiah Muntilan dan RS PKU Muhammadiyah Wonosari. Program tersebut diwujudkan melalui kegiatan penyuluhan yang diikuti oleh unsur pimpinan maupun staf yang ditunjuk oleh pihak mitra. Selain mengikuti pemaparan tiga materi pokok, peserta juga didorong untuk terlibat dalam aktifitas diskusi. Kegiatan ini memberikan dampak positif kepada peserta berupa tumbuhnya kepercayaan diri untuk menghadapi komplain, somasi, dan dalam melakukan proses negosiasi dalam rangka penyelesaian sengketa. Mengingat besarnya manfaat yang dirasakan oleh pihak mitra, program pengabdian sejenis perlu diduplikasi di rumah sakit-rumah sakit lain, khususnya yang berada dalam naungan persyarikatan Muhammadiyah.","PeriodicalId":403795,"journal":{"name":"Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat","volume":"25 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122727881","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
A. Setiawan, Titis Wisnu Wijaya, Tsaqif Aushaf Farodis
{"title":"PELATIHAN KETRAMPILAN PANGRUKTI JENAZAH ONLINE","authors":"A. Setiawan, Titis Wisnu Wijaya, Tsaqif Aushaf Farodis","doi":"10.18196/ppm.41.857","DOIUrl":"https://doi.org/10.18196/ppm.41.857","url":null,"abstract":"Salah satu persoalan yang membutuhkan perhatian dari Dusun Tlogo, Bantul ini adalah tentang pemahaman dan praktek keagamaan khususnya tentang pangrukti jenazah. Mungkin disebabkan minimnya kegiatan ceramah dan penyuluhan agama, masyarakat di dusun tersebut terbilang masih awam dalam masalah ini. Terkait dengan perawatan jenazah di Dusun Telogo ini, masih banyak ditemukan praktek perawatan jenazah yang bisa dibilang hanya sekedar mengikuti tradisi leluhur dan kurang memperhatikan tuntunan yang diajarkan dalam Islam. Padahal notobene mereka adalah masyarakat Muslim. Berangkat dari persoalan di atas, melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat KKN-PPM ini, penulis beserta tim dan juga dengan melibatkan warga sekitar, mengadakan pelatihan perawatan jenazah sesuai tuntunan Islam bagi warga Dusun Tlogo baik teori maupun prakteknya. Metode yang penulis gunakan dalam pengabdian ini yakni pelatihan yang dilakukan secara online via zoom meeting berupa penyampaian materi disertai penampilan ppt, praktek dan video dari pemateri serta diskusi dan tanya jawab. Dengan adanya pelaksanaan kegiatan pengabdian ini, tentunya mampu memberikan pencerahan bagi masyarakat dan memberikan bekal ilmu sehingga bisa menjadi pedoman masyarakat, khususnya tentang kaifiyat pengurusan jenazah. Dari kegiatan pengabdian ini, dapat disimpulkan bahwa upaya dakwah keagamaan ke akar rumput harus terus dijalankan secara sistematis massif, rutin dan berkesinambungan agar kaum muslimin tetap bisa komitmen dalam paham agama dan praktek ibadah mereka termasuk tentang bagaimana perawatan jenazah yang semestinya dilakukan sesuai ajaran Islam.","PeriodicalId":403795,"journal":{"name":"Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat","volume":"24 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125619552","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Analisis Kesehatan Manajemen Keuangan Menggunakan Instrumen 7’s McKensey","authors":"Suryo Pratolo, Ilham Maulana Saud","doi":"10.18196/ppm.41.850","DOIUrl":"https://doi.org/10.18196/ppm.41.850","url":null,"abstract":"Kabupaten Kulon Progo terus berbenah menyongsong kemajuan menjadi kabupaten berskala internasional dengan beroperasinya Bandara Internasional New Yogyakarta International Airport. Sebagai kabupaten yang berskala internasional haruslah memiliki sarana layanan kesehatan publik bertaraf internasional. Muhammadiyah terus berupaya menjadi bagian pelayanan kesehatan melalui Pusat Kesehatan Umum Muhammaduyah (PKU) yang memiliki Klinik Pratama PKU Muhammadiyah Wates yang sebelumnya merupakan Rumah Sakit tipe-D. Saai ini masih terdapat permasalahan yang dihadapi oleh PKU Wates untuk mewujudkan layanan kesehatan berkemajuan. Pada dasarnya PKU Wates berpotensi menjadi amal usaha kesehatan bertaraf internasional dengan posisi strategis, dan dukungan PKU Kota Yogyakarta dan PKU Gamping yang memiliki sumber daya manusia maupun sumber daya lainnya, serta Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang memiliki Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Dengan dukungan sumber daya yang lengkap tersebut yangperlu ditinjau dari PKU Wates adalah aspek manajerial saat ini sehingga siap untuk memantaskan diri menjadi Rumah Sakit bertaraf Internasional. Dengan latar belakang masalah di atas melalui Program Pengabdian Masyarakat (PPM) Muhammadiyah adalah segera melakukan asesmen pada kesehatan organisasional PKU Muhammdiyah Wates khususnya aspek kesehatan keuangan dengan menggunakan pendekatan model 7’s McKinsey, yaitu strategy, structure, systems, staff, skills, dan share-values dan sehingga bisa dirumuskan potensi yang terukur untuk strategi sinergis antar Amal Usaha Muhammadiyah. Hasil PPM Muhammdiyah ini menunjukkan bahwa kesehatan kesehatan PKU Muhammadiyah Wates secara ditail belum menunjukkan kualitas 7’S secara optimal.","PeriodicalId":403795,"journal":{"name":"Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat","volume":"34 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115076622","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENULISAN BUKU AJAR BAGI GURU DI LINGKUNGAN SEKOLAH MUHAMMADIYAH KOTA YOGYAKARTA","authors":"Tri Pitara Mahanggoro","doi":"10.18196/ppm.42.883","DOIUrl":"https://doi.org/10.18196/ppm.42.883","url":null,"abstract":"Konsekuensi guru sebagai profesi mengharuskan disertifikasi sehingga ada tantangan bagi guru untuk meningkatkan kinerjanya dengan berkarya membuat buku ajar. Bentuk buku ajar yang dihasilkan oleh guru dapat diterbitkan dan dipasarkan. Beberapa faktor penghambat motivasi guru dalam membuat karya tulis buku ajar adalah minimnya pengetahuan guru dalam memahami teknik penulisan buku, keterbatasan ide, dan waktu luang sangat terbatas. Guna mengatasi hal itu, diperlukan pelatihan yang berkaitan dengan teknik penyusunan buku ajar. Pelatihan menulis ini diberikan oleh orang yang sudah terbiasa membuat buku ajar. Program pelatihan penulisan buku ajar dilakukan dalam bentuk beberapa kegiatan, yaitu kiat memiliki motivasi untuk menulis buku ajar, kiat penyusunan kalimat dalam narasi buku, dan kiat penyusunan kutipan dalam referensi/sumber pustaka buku ajar. Kegitan ini dilaksanakan agar para guru SMA di lingkungan Pimpian Daerah Muhammadiyah Kota Yogyakarta dapat meningkatkan tingkat pengetahuan tentang cara menulis buku ajar, mampu menulis buku ajar dengan benar, dan memiliki kemampuan membuat karya tulis yang layak dipublikasikan. Karya tulis bukunya bermanfaat bagi anak didik, baik di sekolah di lingkungan Muhammadiyah maupun sekolah negeri atau sekolah swasta lainnya. Kegiatan pengabdian penulisan buku ajar ini telah dilaksanakan di Gedung Amphitheater KG 1 Kampus FKIK UMY, pada tanggal 10 April 2021. Metode penyampaian kegiatan pengabdian dalam bentuk workshop dengan tatap muka langsung dengan mengikuti protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid-19. Peserta diikuti oleh 13 guru SMP dan SMA Muhammadiyah di lingkungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Yogyakarta. Pelatihan pembuatan buku ajar disampaikan oleh Dr. Tri Pitara Mahanggoro, M.Kes. Hasil dari kuesioner dan wawancara dengan peserta menunjukkan bahwa 30% peserta pernah membuat buku ajar. Peserta berharap kegiatan pelatihan seperti ini sering dilakukan oleh pihak dosen UMY agar para guru termotivasi untuk membuat karya ilmiah baik dalam bentuk buku maupun jurnal. Luaran yang diharapkan dalam kegiatan pengabdian ini berupa publikasi di jurnal pengabdian masyarakat, video kegiatan, serta publikasi media massa Yogyakarta. Follow up dari kegiatan ini adalah pendampingan pembuatan buku ajar.","PeriodicalId":403795,"journal":{"name":"Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat","volume":"11 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132680295","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PEMBERDAYAAN PEMUDA SEBAGAI PEMUDA VOLUNTEER (PETIR) PASIEN PALIATIF","authors":"Arianti Arianti","doi":"10.18196/ppm.41.870","DOIUrl":"https://doi.org/10.18196/ppm.41.870","url":null,"abstract":"Pasien paliatif di Pedukuhan Pedes, Argomulyo, Sedayu Bantul semakin meningkat dan selama pandemi banyak yang dirawat di rumah. Kondisi pasien yang sangat bergantung pada keluarga memberi dampak fisik dan psikis pasien maupun keluarga yang merawat. Pemuda Pedes memiliki potensi untuk mengatasi masalah ini, yaitu pemuda yang tergabung dalam Keluarga Pemuda Pemudi Pedes (KPPP) untuk menjadi pemuda volunteer, siap membantu pasien dan keluarga dengan berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam perawatan pasien paliatif. Tujuan: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membentuk pemuda volunteer (PETIR) peduli pasien paliatif dan keluarganya di Pedukuhan Pedes. Metode: Pelatihan perawatan pasien paliatif dengan menggunakan pertemuan dalam jaringan (daring) diselenggarakan sebanyak 3x pertemuan. Kegiatan ini diawali dengan pre-test dan dievaluasi dengan posttest dan penugasan membuat video. Hasil: Jumlah pemuda pemudi yang mengikuti pelatihan PETIR sebanyak 11 orang yang mewakili setiap rukun tetangga (RT) di Pedukuhan Pedes, dan terdapat peningkatan pengetahuan sebanyak 26.4% dan juga kemampuan ketrampilan dalam mengkaji nyeri, mengenal gejala pasien paliatif dan membantu membuat pasien paliatif nyaman dengan perawatan di rumah, melalui video penugasan. Implikasi: Peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan PETIR diharapkan akan ditindaklanjuti dan bermanfaat untuk keluarga ataupun masyarakat di Pedukuhan Pedes. Kesimpulan: Pemuda memiliki potensi kebaikan yang harus dioptimalkan sehingga bisa menebar manfaat bagi lingkungannya, khususnya bagi pasien paliatif dan keluarganya yang dirawat di rumah.","PeriodicalId":403795,"journal":{"name":"Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat","volume":"60 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132349014","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Implementasi Tahsin Al Qur’an Di Masa Pandemi Covid 19 Berbasis Daring","authors":"Erma Febriani, Roojil Fadhillah","doi":"10.18196/ppm.42.740","DOIUrl":"https://doi.org/10.18196/ppm.42.740","url":null,"abstract":"Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan secara online dan offline. Tujuan pengabdian untuk memberikan pelatihan tahsin dengan membentuk kelas online untuk meningkatkan bacaan Al Quran dengan baik dan benar sesuai dengan tajwid. Mitra yang menjadi sasaran dalam program pengabdian ini adalah Anggota Tahsin ‘Aisyiyah Kraton. Pendampingan anggota Tahsin ‘Aisyiyah Kraton pada kegiatan tahsin al-Qur’an menggunakan metode sorogan atau ‘Ardu Qira’ah (setoran bacaan) dengan membentuk kelas online, terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pelaksanaan pendampingan tersebut mempertimbangkan hasil terhadap pembacaan al Qur’an yang dilaksanakan oleh tim pengabdi. Hasil kegiatan yang telah dilaksanakan dalam rangka pencapaian tujuan tersebut adalah Jasa, yang dihasilkan berupa pengetahuan dan keterampilan dalam tilawah Al Quran. Peserta mengetahui tajwid dalam tilawatil Qur’an. Selain itu, peserta juga mendapat ajakan moral untuk senantiasa membaca kitab suci Al-Qur’an dan mendekatkan diri dengan Al-Qur’an.","PeriodicalId":403795,"journal":{"name":"Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat","volume":"61 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114957584","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"MUHAMMADIYAH GREEN SCHOOL SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH MUHAMMADIYAH PCM TURI","authors":"A. Setiawan, S. Wijayanti, Anisa Dwi Makrufi","doi":"10.18196/ppm.42.741","DOIUrl":"https://doi.org/10.18196/ppm.42.741","url":null,"abstract":"Lingkungan yang sehat merupakan kebutuhan dasar manusia dan hak bagi setiap orang. Muhammadiyah mempunyai komitmen terhadap lingkungan, hidup bersih dan pendidikan sehat. Pendidikan di sekolah Muhammadiyah lingkungan PCM Turi sudah diupayakan agar mengarahkan pada pendidikan karakter, namun hasilnya belum optimal. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah program Muhammadiyah Green School (MGS). Permasalahannya adalah wawasan dan keterampilan sekolah Muhammadiyah di Turi tentang MGS masih terbatas. Program pengabdian pada masyarakat dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan, serta mewujudkan MGS di sekolah Muhammadiyah di Turi. Pengabdian pada masyarakat dilakukan menggunakan pendekatan community development dan partisipatif, dengan beberapa metode yaitu pendidikan masyarakat, pelatihan, difusi ipteks dan konsultasi. Sasaran program pengabdian pada masyarakat adalah SD Muhammadiyah Dadapan, SMP Muhammadiyah Turi, dan SMK Muhammadiyah 2 Turi sebagai pilot project Beberapa kegiatan yang dilakukan adalah koordinasi, focus group discussion (FGD), workshop, implementasi MGS di sekolah, pembinaan, serta monitoring dan evaluasi. Program MGS di sekolah Muhammadiyah di Turi sudah terlaksana melalui green curriculum, green community, dan green school, dan green culture. Dengan pendampingan oleh guru dan pembinaan dari UMY, MGS di sekolah Muhammadiyah di Turi dapat terwujud dan mampu menciptakan lingkungan yang lebih kondusif untuk interaksi akademik dan sosial, serta menjadi media pendidikan karakter.","PeriodicalId":403795,"journal":{"name":"Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat","volume":"12 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116027465","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENINGKATAN POTENSI KELOMPOK PKK DALAM PEMBUATAN HAND SANITIZER ALAMI DI ERA PANDEMI","authors":"Sartika Puspita, Dwi Aji Nugroho","doi":"10.18196/ppm.41.821","DOIUrl":"https://doi.org/10.18196/ppm.41.821","url":null,"abstract":"Jeruk nipis merupakan bahan herbal yang memiliki kandungan flavonoid, saponin, tanin dan minyak atsiri yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri dan virus sehingga dapat digunakan sebagai bahan alternatif pembuatan antiseptik yang aman dan tidak menimbulkan efek samping. Berdasarkan kandungan dan manfaat obat herbal tersebut pengabdi tertarik untuk memberdayakan kelompok PKK dusun Jotawang membuat handsanitizer untuk mengatasi pandemi Covid-19. Handsanitizer merupakan antiseptik yang bisa mencegah penularan virus sebab terbukti secara klinis mampu mengurangi bakteri, kuman, dan virus yang menempel pada tangan manusia. Kebutuhan akan benda ini semakin meningkat di tengah pandemi virus Covid-19 yang merebak di seluruh dunia. Metode pengabdian dilakukan dengan cara penyuluhan dan pelatihan pada ibu-ibu PKK bekerjasama dengan penyuluh pertanian Kabupaten Bantul. Materi penyuluhan berisi cara budidaya jeruk nipis, cara memilih bibit yang baik serta manfaat jeruk nipis sebagai bahan antiseptik dan handsanitizer alami serta pelatihan cara membuatnya. Hasil pengabdian ini kelompok PKK mendapatkan tambahan pengetahuan baru mengenai manfaat jeruk nipis dan memiliki keterampilan dalam membuat antiseptik dengan bahan herbal. Implikasi pengabdian masyarakat dapat mengatasi kelangkaan handsanitizer di saat pandemi. Kesimpulan pengabdian ini adalah masyarakat dapat mandiri mengatasi pandemi dengan memanfaatkan bahan alami.","PeriodicalId":403795,"journal":{"name":"Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat","volume":"64 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134178365","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENDAMPINGAN PERENCANAAN GEDUNG ASRAMA MENGGUNAKAN BUILDING INFORMATION MODELLING","authors":"Pinta Astuti, Adhi Purnama","doi":"10.18196/ppm.41.851","DOIUrl":"https://doi.org/10.18196/ppm.41.851","url":null,"abstract":"Pondok Modern Muhammadiyah Istana Qur’an merupakan satu-satunya pondok pesantren yang terletak di Desa Sarwodadi, Kecamatan Pejawaran, Banjarnegara, Jawa Tengah. Pondok ini menampung 108 santriwan dan santriwati. Proses pembangunan asrama untuk santriwati sedang berjalan tetapi santriwan belum memiliki gedung asrama sendiri sehingga pengelola pondok Bersama dengan pimpinan ranting dan cabang Muhammadiyah di daerah tersebut menginisiasi pembangunan asrama untuk santriwan berubah struktur beton bertulang tiga lantai. Di dalam pengabdian masyarakat skema kemitraan pada masyarakat ini, tim pengabdi dan masyarakat Bersama-sama merencanakan pembangunan Gedung Asrama Putra menggunakan lahan berukuran 100x12 m2 untuk 41 kamar tidur. Adapun dokumen perencanaan yang disiapkan dan menjadi target luaran dari kegiatan ini berupa desain gedung secara tiga dimensi dan gambar gambar teknik bangunan (Detail Engineering Drawing). Struktur gedung tersebut telah dianalisis menggunakan program analisis struktur tiga dimensi dan dirancang berdasarkan peraturan SNI struktur gedung tahan gempa yang berlaku kemudian perancangan bangunan tersebut juga diintegrasikan dengan Building Information Modelling (BIM) System dan siap dilaksanakan di lapangan. Dengan ini, mitra pengabdian masyarakat merasakan manfaat dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini.","PeriodicalId":403795,"journal":{"name":"Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat","volume":"75 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132389165","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Ika Nurul Qamari, B. Sulistyo, Fathonah Umihani, Leli Joko Suryono, Awang Dirgantara Putra
{"title":"PENDAMPINGAN BISNIS DIGITAL PADA KELOMPOK SEDEKAH SAMPAH","authors":"Ika Nurul Qamari, B. Sulistyo, Fathonah Umihani, Leli Joko Suryono, Awang Dirgantara Putra","doi":"10.18196/ppm.41.874","DOIUrl":"https://doi.org/10.18196/ppm.41.874","url":null,"abstract":"Sebagian besar UMKM telah bertransformasi menuju ekosistem digital bahkan dapat menggabungkan pemasaran daring dan luring (Marfuin dan Robin, 2021). Program pengabdian kepada masyarakat ini diselenggarakan bekerjasama dengan Kelompok ibu-ibu penggiat Sedekah Sampah Sido Piknik di Janganan RT 05 Panggungharjo Sewon Bantul. Adapun masalah yang dimiliki mitra adalah kurangnya pengetahuan dan wawasan mitra terkait dengan digitalisasi bisnis agar usahanya bisa lebih berkembang. Pengabdian ini menjadi program peningkatan daya jual UMKM dengan mengadakan pelatihan digitalisasi bisnis dengan tujuan untuk mengenalkan manajemen dan teknik berbisnis di era digital. Metode yang digunakan adalah mengadakan pelatihan yang diikuti oleh seluruh anggota dan peserta UMKM. Narasumber memberikan materi pelatihan tentang bagaimana penggiat UMKM dapat meningkatkan omset penjualan, jaringan pemasaran, dengan memanfaatkan e-commerce seperti Tokopedia, Shopee serta media sosial seperti Instagram, Facebook, dan bahkan WhatsApp. Selama penyelenggaraan pelatihan dilakukan pre-test dan post-test yang harus diisi oleh seluruh peserta untuk mengidentifikasi sejauh mana pengetahuan tentang digitalisasi bisnis sebelum dan setelah mengikuti pelatihan. Hasil pengabdian ini, Ibu-ibu UMKM kelompok sedekah sampah sido piknik Dusun Janganan, Panggungharjo Sewon Bantul menjadi lebih memahami tentang strategi bisnis digital. Disamping pelatihan dan pendampingan bisnis digital, untuk menambah pengetahuan dilaksanakan praktik pembuatan sabun cuci piring. Dengan pelatihan bisnis digital dan pelatihan pembuatan sabun cair ini, diharapkan produk Ibu-ibu UMKM kelompok sedekah sampah sido piknik menjadi lebih bernilai. Adanya peningkatan pengetahuan tentang manajemen bisnis dan bisnis digital dari semua peserta pelatihan menjadi modal dasar pelaku UMKM untuk mengembangkan bisnisnya ke arah bisnis","PeriodicalId":403795,"journal":{"name":"Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat","volume":"11 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121867682","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}