{"title":"PROFIL PENYIMPANAN VAKSIN COVID-19 DI SELURUH PUSKESMAS KOTA BUKITTINGGI","authors":"Mega Yulia, Fakhri Luthfi, Khairil Armal","doi":"10.33088/jp.v2i1.375","DOIUrl":"https://doi.org/10.33088/jp.v2i1.375","url":null,"abstract":"Bukittinggi is a city in the province of West Sumatera with a population of 121,028 people. From this large population, it is predicted that the need for vaccines is very large. For this reason, the role of health service facilities in terms of handling vaccines is urgently needed, especially in terms of vaccine storage so that vaccine quality can be maintained. This research is a descriptive study using a checklist which aims to find out whether the storage of the covid-19 vaccine in Bukittinggi City complies with the standards for storing the covid-19 vaccine. From the research conducted, it can be concluded that the suitability of the requirements for facilities and infrastructure is categorized as very good for all Puskesmas in Bukittinggi City with a percentage range of 86.66% -93.33%. Sari, Mandiangin Health Center, Plus Mandiangin Health Center, Gulai Bancah Health Center and Tigo Baleh Health Center with a percentage range of 89.47% -84.21%. The Guguk Panjang Health Center is categorized as good with a percentage of 78.94%. Meanwhile, the suitability of vaccine management requirements is categorized as very good for all health centers in Bukittinggi City with a percentage range of 92.85% -100%.","PeriodicalId":400111,"journal":{"name":"Journal Pharmacopoeia","volume":"20 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125950106","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"GAMBARAN PENGETAHUAN PENGGUNAAN OBAT PARACETAMOL DAN IBUPROFEN SEBAGAI OBAT ANTIPIRETIK PADA ANAK DI APOTEK TEGAR","authors":"Asti Ainun Rohmah, Rismi Fatoni","doi":"10.33088/jp.v2i1.368","DOIUrl":"https://doi.org/10.33088/jp.v2i1.368","url":null,"abstract":"Penelitian ini berfokus pada banyaknya kasus demam yang terjadi pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan penggunaan obat paracetamol dan ibuprofen sebagai obat antipiretik pada anak di Apotek Tegar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dan instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner tertutup. Hasil dari penelitian ini sebanyak 64 responden (64%) memiliki pengetahuan baik, responden dengan pengetahuan cukup sebanyak 33 responden (33%), dan responden dengan pengetahuan kurang sebanyak 3 responden (3%). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan masyarakat yang menjadi pasien di Apotek Tegar pengetahuannya sudah cukup baik terkait pengetahuan penggunaan obat paracetamol dan ibuprofen sebagai obat antipiretik pada anak.","PeriodicalId":400111,"journal":{"name":"Journal Pharmacopoeia","volume":"37 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133274396","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"GAMBARAN PENGGUNAAN OBAT NARKOTIKA DAN PSIKOTROPIKA DI APOTEK ASLI PEKALONGAN TAHUN 2022","authors":"Musa Fitri Fatkhiya, Ayu Dzakiyah","doi":"10.33088/jp.v2i1.370","DOIUrl":"https://doi.org/10.33088/jp.v2i1.370","url":null,"abstract":"Salah satu jenis pelayanan obat yang sering digunakan dan dapat menimbulkan ketergantungan yaitu obat golongan narkotika dan psikotropika. Untuk itu narkotika dan psikotropika harus memerlukan pengawasan yang ketat untuk menghindari penyalahgunaan. Mengingat jumlah penggunaan obat narkotika dan psikotropika semakin banyak terutama di Apotek Asli. Maka sebagai pelayanan kefarmasian harus mengetahui obat yang masuk dalam Apotek. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran penggunaan obat narkotika dan psikotropika pada periode Agustus-September 2022 di Apotek Asli Pekalongan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa data yang diukur dengan menggunakan resep-resep narkotika dan psikotropika yang ada di Apotek. Sampel yang digunakan obat narkotika dibulan Agustus dan September terdapat 237 resep dengan 9 jenis obat. Dibulan Agustus dengan jumlah 331 tablet dan bulan September 1.802 tablet . Penggunaan obat psikotropika dibulan Agustus dan September terdapat 243 resep dengan 20 jenis obat. Bulan Agustus dengan jumlah obat 8.434 tablet dan September 7.415 tablet. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Apotek Asli Pekalongan pada bulan Agustus dan September 2022 dapat diambil kesimpulan bahwa tingkat tertinggi penggunaan obat narkotika yaitu codikaf tablet sebesar 58,56% dan psikotropika yaitu proneuron sebesar 19,79%.","PeriodicalId":400111,"journal":{"name":"Journal Pharmacopoeia","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129152082","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN LILIN AROMATERAPI DARI MINYAK ATSIRI JAHE DAN LEMON DENGAN MINYAK JELANTAH SEBAGAI BASIS","authors":"Nur Ermawati, Erika Fadillah Sari","doi":"10.33088/jp.v2i1.362","DOIUrl":"https://doi.org/10.33088/jp.v2i1.362","url":null,"abstract":"Minyak jelantah mengandung senyawa yang menjadi pemicu penyakit kanker dan minyak goreng ini menjadi tidak layak untuk dipakai sebagai bahan makanan. untuk mengatasi permasalahan ini dapat dilakukan pemanfaatan kembali limbah minyak jelantah, seperti pembuatan produk non pangan contohnya memanfaatkan minyak jelantah sebagai basis lilin. Saat ini Lilin Aromaterapi seringkali digunakan, hal itu dikarenakan tidak membutuhkan energi listrik dan hemat energi. Bahan alam yang dipakai untuk aromaterapi ialah jeruk lemon dan rimpang jahe yang digabungkan dengan tujuan supaya memperkaya aroma lilin dan meningkatkan efek terapi. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa limbah bisa dipakai sebagai basis dan aromaterapi dapat digunakan sebagai relaksasi tubuh. Penelitian ini mempergunakan metode experimental yang dilakukan dengan dua tahap. Langkah pertama yaitu dengan pengujian basis dengan kombinasi minyak jelantah : asam stearat dengan perbandingan 500ml:250gr (FI), 150ml:50gr (FII), 20ml:25gr (FIII). Tahap kedua pembuatan sediaan lilin aromaterapi dan uji evaluasi sediaan lilin, meliputi uji organoleptis penampakan lilin secara keseluruhan, uji evaluasi titik leleh, uji evaluasi waktu bakar, uji evaluasi tingkat kesukaan sediaan lilin aromaterapi, uji evaluasi efek terapi yang dihasilkan terhadap sediaan lilin aromaterapi dengan penambahan kombinasi minyak jahe dan lemon dengan konsentrasi 2%:2% (FI), 2,5%:3% (FII), 3%:4% (FIII). Minyak jelantah dapat diformulasikan sebagai campuran basis lilin dengan perbandingan minyak jelantah: asam stestearat (15ml : 25 gr), pada formula ke III lilin aroma yang dihasilkan dari kombinasi minyak jahe dan minyak jeruk lemon dapat digunakan sebagai terapi relaksasi.Perbedaan konsentrasi dari kombinasi minyak atsiri jahe dan lemon berpengaruh terhadap kesukaan pada responden.","PeriodicalId":400111,"journal":{"name":"Journal Pharmacopoeia","volume":"17 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"120986021","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"UJI CEMARAN MIKROBA DAN CEMARAN LOGAM BOLU KUKUS BERBASIS PISANG AMBON (Musa acuminta Colla) SEBAGAI CAMILAN ALTERNATIF PADA PASIEN HIPERTENSI","authors":"Octariana Sofyan","doi":"10.33088/jp.v2i1.365","DOIUrl":"https://doi.org/10.33088/jp.v2i1.365","url":null,"abstract":"Based on WHO data there are around 972 million people or 26.4% of people in the world who have hypertension, this number is likely to continue to increase by 29.2% in 2025. One of the steps that can reduce the prevalence of hypertension is by providing non-pharmacological therapy, one of which is the intake of bananas. Banana is a fruit that can prevent and control hypertension because it contains a lot of potassium minerals. This study aims to determine the characteristics of the test for microbial contamination and metal contamination of banana-based steamed cake. This research method uses experimental research methods. In this research, the formulation of banana-based steamed sponge cake can be used as an alternative snack for hypertension patients. The steamed sponge produced will be tested for microbial contamination and metal contamination. The analysis was carried out using the Saphiro Wilk test to see the distribution of the data, then continued with the ANOVA test for normally distributed data and the Kruskall Walis test for data that were not normally distributed. The results showed that ALT levels in formula 1 were 2,333.33 cfu/g, formula 2 was 8800 cfu/g, formula 3 was 1,566.66 cfu/g. The AKK levels in formulas 1, 2, 3 were <10 cfu/g and the Escherichia coli content in the three formulas was negative. The level of lead (Pb) in formula 1 is 0.1207 mg/kg, formula 2 is 0.1036 mg/kg, formula 3 is 0.1118 mg/kg. The level of copper (Cu) in formula 1 is 0.3243 mg/kg, formula 2 is 0.3059 mg/kg, formula 3 is 0.2897 mg/kg. The levels of zinc (Zn) in formula 1 are 1.6005 mg/kg, formula 2 is 4.6056 mg/kg, formula 3 is 3.6758 mg/kg and the arsenic content in the three formulas is negative. The conclusion in this study is that the content of microbial contamination and metal contamination of banana-based steamed sponge cake is in accordance with the SNI 01-3840 standard.\u0000 ","PeriodicalId":400111,"journal":{"name":"Journal Pharmacopoeia","volume":"225 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116377805","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENURUNAN KADAR GULA DARAH MENCIT PUTIH JANTAN DENGAN MENGGUNAKAN HASIL FRAKSINASI DAUN INSULIN","authors":"A. Brata, Lailan Azizah","doi":"10.33088/jp.v1i2.207","DOIUrl":"https://doi.org/10.33088/jp.v1i2.207","url":null,"abstract":" \u0000Daun insulin adalah daun tanaman yang mengandung seskuiterpen lakton, asam klorogenat dan flavonoid sebagai zat aktif untuk menurunkan kadar gula darah (antidiabetes). Penggunaan daun insulin (Tithonia diversifolia (Hemsl.) A. Gray) sebagai rebusan yang dipergunakan di masyarakat selama ini sebagai antidiabetes belum diketahui keefektivitasannya. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh pemberian jenis fraksi daun insulin (Tithonia diversifolia (Hemsl.) A. Gray) bisa menurunkan kadar gula darah pada mencit putih jantan diabetes yang diinduksi dengan aloksan sebelumnya. Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen dengan menggunakan desain the static-group comparison dan pembagian kelompok hewan uji dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Hewan uji yang digunakan adalah mencit putih jantan sebanyak 42 ekor yang dibagi menjadi 6 kelompok dan terdapat 7 ekor mencit di masing-masing kelompok, kelompok hewan dibagi menjadi kelompok kontrol negatif (NaCMC), kelompok kontrol positif (glibenklamid), kelompok ekstrak etanol daun insulin 150 mg/kgbb, kelompok fraksi n-heksan 150 mg/kgbb, kelompok fraksi etil asetat 150 mg/kgbb dan kelompok fraksi air 150 mg/kgbb. Setelah itu dilakukan pengujian dengan pengecekan kadar glukosa mencit dimulai dari menit ke-35, 90, sampai 135. Ada aktivitas penurunan gula darah setelah pemberian berbagai variasi fraksi daun insulin pada mencit putih jantan yang diinduksi aloksan. Aktivitas penurunan gula darah pada pemberian berbagai variasi fraksi daun insulin pada mencit diabetes yang diinduksi dengan aloksan bermakna setelah pemberian pada menit ke-135 dengan p-value 0,027 (p<0,05).","PeriodicalId":400111,"journal":{"name":"Journal Pharmacopoeia","volume":"84 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124880320","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Uji Kandungan Timbal (Pb) Pada Jajanan Bakso Tusuk Di Sekitar Aur Kuning Secara Spektrofotometri Serapan Atom","authors":"Mega Yulia, Helmy Febriany, Ariya Eka Kusuma","doi":"10.33088/jp.v1i2.220","DOIUrl":"https://doi.org/10.33088/jp.v1i2.220","url":null,"abstract":"Kota Bukittinggi memiliki lalu lintas yang sangat padat karena berdekatan dengan tempat wisata dan pusat perbelanjaan. Lalu lintas yang padat tersebut meningkatkan resiko makanan yang dijual ditepi jalan terkontaminasi asap kendaraan. Salah satu logam berat yang terkandung pada asap kendaraan adalah timbal yang dapat berbahaya bagi tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah kandungan timbal pada bakso tusuk yang dijual disekitar daerah Aur Kuning. Metoda penelitian ini menggunakan metoda acak sampling dimana sampel diambil sebanyak 5 dari 10 penjual bakso yang ada di sekitar Aur Kuning. Sampel kemudian diujikan secara Spektrofotometer Serapan Atom di Balai Riset Standarisasi Industri Padang. Hasil pemeriksaan didapatkan data bahwa kandungan timbal pada bakso tusuk dari kelima sampel tersebut adalah sampel 2 (0,1741 mg/kg), sampel 3 (0,1288 mg/kg), sampel 4 (0,1815 mg/kg), sampel 5 (0,7651 mg/kg) dan sampel 7 ( 0,1633 mg/kg). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa bakso tusuk yang dijual disekitar Aur Kuning tergolong aman untuk dikonsumsi karena masih berada di bawah batas ketetapan SNI 7387-2009 untuk Bakso (daging dan hasil olahannya) dimana 1,0 mg/kg).","PeriodicalId":400111,"journal":{"name":"Journal Pharmacopoeia","volume":"28 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122010746","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pola Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Demam Tifoid Dewasa Di Salah Satu Puskesmas Di Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2020","authors":"Putri Heryanti, Yona Harianti Putri, Irfan Gustian","doi":"10.33088/jp.v1i2.258","DOIUrl":"https://doi.org/10.33088/jp.v1i2.258","url":null,"abstract":"Demam tifoid merupakan infeksi akut yang disebabkan oleh bakteri Salmonella thypi yang menyerang saluran pencernaan. Pengobatan utama demam tifoid ialah dengan pemberian antibiotik. Tujuan penelitian ialah untuk mengetahui gambaran subyek penelitian dan pola penggunaan antibiotik pada pasien demam tifoid dewasa di poli rawat jalan Puskesmas Sungai Selan periode Januari 2020 – Desember 2020. Penelitian bersifat observasional dengan pengambilan data secara retrospektif dari catatan rekam medik pasien. Analisis data dilakukan dengan menghitung frekuensi distribusi variabel dan dinilai rasionalitasnya menggunakan metode gyssens. Hasil dari penelitian yaitu demam tifoid dewasa lebih banyak terjadi pada pasien dengan jenis kelamin laki-laki (59%) daripada perempuan (41%), pasien demam tifoid paling banyak ditemukan dalam rentan usia 32-38 tahun (30%), pasien demam tifoid paling banyak berasal dari Desa Romadon (47%) dan pola antibiotik yang digunakan di Puskesmas Sungai Selan, yaitu kloramfenikol 4x500 mg/hari selama 10 hari dan siprofloksasin 2x500 mg/hari selama 7 hari.","PeriodicalId":400111,"journal":{"name":"Journal Pharmacopoeia","volume":"19 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115549841","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Formulasi Jamu Instan Antidiabetes Dari Ekstrak Ethanol Biji Kebiul (Caesalphinia bonduc (L) Roxb)","authors":"Nurwani Nurwani, Luky Dharmayanti, Agustia Ningsy","doi":"10.33088/jp.v1i2.232","DOIUrl":"https://doi.org/10.33088/jp.v1i2.232","url":null,"abstract":"Biji kebiul mengandung metabolit sekunder alkaloid, saponin, steroid, triterpenoid dan flavonoid yang secara tradisional dapat mengobati diabetes melitus. Ekstrak biji kebiul diformulasi dalam bentuk sediaan jamu instan yang diseduh dengan air matang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak etanol biji kebiul dapat dibuat dalam bentuk sediaan serbuk jamu instan. Ekstrak biji kebiul sebagai zat aktif dibuat dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70 % kemudiaan dibuat dalam sediaan serbuk jamu instan dengan konsentrasi ekstrak yaitu 1 %, 1,5 %, dan 2 % selanjutnya dilakukan uji sifat fisik sedian serbuk jamu instan meliputi uji organoleptis, uji waktu alir, uji pH, uji sisa pelarut, uji hedonik. Hasil uji sifat fisik uji organoleptis semua formulasi sediaan berbentuk serbuk halus, berbau khas biji kebiul, berwarna kuning kehijauan. Hasil penelitian uji waktu alir yaitu F0-F3 dengan nilai (19,72-22,88 detik) dengan sudut diam F1, F2,(35,37˚) sedangkan F0, F3 (33,82˚). Hasil uji pH selama empat minggu menunjukan pH F0-F3 nilai yaitu 4,3-4,4. Hasil uji hedonik jamu instan biji kebiul formulasi F1 lebih suka. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak biji kebiul dapat dibuat dalam bentuk sediaan serbuk jamu instan dan dengan perbedaan konsentrasi mempengaruhi sifat fisik dari rasa.","PeriodicalId":400111,"journal":{"name":"Journal Pharmacopoeia","volume":"24 7","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"120930911","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Tria Septiani Putri, Heti Rais Khasanah, Dira Irnameria, Jon Farizal, Nadia Pudiarifanti
{"title":"Uji Efektifivitas Ekstrak Etanol Daun Rambutan (Nephelium lappaceum) Sebagai Hemostasis Terhadap Luka Potong Pada Mencit Jantan Galur Swiss-Webster","authors":"Tria Septiani Putri, Heti Rais Khasanah, Dira Irnameria, Jon Farizal, Nadia Pudiarifanti","doi":"10.33088/jp.v1i2.264","DOIUrl":"https://doi.org/10.33088/jp.v1i2.264","url":null,"abstract":"Salah satu tanaman yang dapat digunakan dalam pengobatan tradisional adalah daun rambutan (Nephelium lappaceum). Hasil uji skrining fitokimia menunjukkan bahwa daun rambutan memiliki senyawa berupa alkaloid, flavonoid, tanin dan saponin, dimana flavonoid dan tanin merupakan senyawa utama yang berperan dalam proses hemostasis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Rambutan (Nephelium lappaceum). Metode: Jenis penelitian ini adalah eksperiment laboratorium dengan desain penelitian yaitu Posttest Only Control Group Design. Hasil pengujian menunjukkan adanya perbedaan efek yang bermakna pada ekstrak daun rambutan. Dalam hal ini ekstrak daun bandotan memiliki efek yang paling efektif sebagai hemostatis dan berbeda nyata dengan pemberian povidon iodin sebagai pembanding. Ekstrak daun rambutan dengan konsentrasi 10% , 20% , dan 40% dapat memberikan efek hemostatis pada mencit. Pemberian ekstrak daun rambutan dengan konsentrasi 40 % memberikan efek hemostatis yang efektif dengan waktu perdarahan yang lebih singkat yaitu 154,92 detik, tetapi efeknya belum seoptimal dengan pemberian povidon iodin sebagai pembanding.","PeriodicalId":400111,"journal":{"name":"Journal Pharmacopoeia","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129259232","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}