{"title":"Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Lannea Coromandelia Terhadap Perubahan Berat Badan Dan Kondisi Fenotip Makroskopik Organ Tikus Wistar","authors":"Evan Febriansyah, Nona Rahmaida Puetri, Marlinda Marlinda","doi":"10.22435/sel.v6i1.2065","DOIUrl":"https://doi.org/10.22435/sel.v6i1.2065","url":null,"abstract":"The use of kuda-kuda leaves has long been carried out, several studies have shown that these leaves can increase the body weight of livestock fed with fresh horse leaves and extracts. The purpose of this study was to determine the effect of giving kuda-kuda leaf extract on changes in rat body weight as a basic study to produce drugs that have the potential to be weight-enhancing drugs in the future. The sample was a female Wistar mouse given ankuda-kuda leaf extract. Each treatment group was 5 female wistar rats, with a total treatment of 3 groups, so that the total number of samples was 15 female wistar rats. The dose-determined kuda-kuda leaf extract was administered orally using a one-time gastric sonde. Observations were continued from the first day to the 14th day, and every day a weighing was carried out and on the 14th day macroscopic observations were made on the condition of the rat organs. Data analysis was carried out using the SPSS program using krusscall wallis (non parametric) analysis. rats given horse extract leaves with a concentration of 3000 mg experienced the highest increase when compared to rats given horse-leaf extract with concentrations of 500 mg and 5500 mg. It can be concluded that the administration of kuda-kuda leaf extract caused an increase in rat weight. This can be caused by the content of several compounds that have the potential as a supplement for health found in the leaves of kuda-kuda such as ß-Sitosterol, tannins, and flavonoids.","PeriodicalId":377376,"journal":{"name":"Sel Jurnal Penelitian Kesehatan","volume":"76 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-09-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133755117","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pemanfaatan Bengkoang (Pachyrrhizus erosus) dan Tauge (Vigna radiate) sebagai Media Alternatif untuk Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus","authors":"Zuriani Rizki, Hastuty Syahnitya","doi":"10.22435/sel.v6i1.1411","DOIUrl":"https://doi.org/10.22435/sel.v6i1.1411","url":null,"abstract":"Penelitian ini berjudul “Media Alami Bengkoang (Pachyrrhizus erosus) dan Tauge (Vigna radiate) sebagai Media Alternatif untuk Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus”. Penelitian ini bertujuan mencari media alami yang berpotensi untuk pertumbuhan mikroorganisme dengan harga yang murah. Hasil penelitian menunjukkan media alami bengkoang (Pachyrrhizus erosus) dan media alami tauge (Vigna radiate) dapat digunakan sebagai media alternatif untuk pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan staphylococcus aureus. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disarankan sebaiknya dilakukan penelitian lanjutan tentang media-media alami yang merupakan sumber karbohidrat dan protein sebagai media alternatif pertumbuhan bagi bakteri. Media bengkoang dan media tauge juga dapat di aplikasikan sebagai media alternatif dalam penelitian laboratorium, terutama bidang mikrobiologi.","PeriodicalId":377376,"journal":{"name":"Sel Jurnal Penelitian Kesehatan","volume":"75 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-09-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127518079","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Analisis Dukungan Sosial Keluarga Terhadap Pencegahan Kekambuhan Gangguan Jiwa Di Wilayah Kerja Puskesmas Sukajaya","authors":"Rahmayani Rahmayani, F. Hanum","doi":"10.22435/SEL.V5I2.1493","DOIUrl":"https://doi.org/10.22435/SEL.V5I2.1493","url":null,"abstract":"Dari hasil survei pendahuluan yang dilakukan di Puskesmas Sukajaya terdapat 15 orang penderita gangguan jiwa. Dari jumlah penderita yang ada di puskesmas Sukajaya terdapat tingginya angka kekambuhan. Hal ini kembali menunjukkan bahwa masalah gangguan jiwa masih menjadi masalah kesehatan dan sosial yang perlu dilakukan upaya penanggulangan secara komprehensif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dukungan social keluarga terhadap pencegahan kekambuhan penderita gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Sukajaya. \u0000Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah keluarga penderita gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Sukajaya yang berjumlah 32 keluarga sekaligus menjadi sampel penelitian. \u0000Dari hasil penelitian diketahui bahwa ada hubungan antara Dukungan Informasional dengan Pencegahan Kekambuhan pada penderita gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Sukajaya p value 0,002. ada hubungan antara Dukungan penilaian dengan Pencegahan Kekambuhan pada penderita gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Sukajaya p value 0,021. tidak ada hubungan antara Dukungan instrumental dengan Pencegahan Kekambuhan pada penderita gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Sukajaya p value 0,062. ada hubungan antara Dukungan emosional dengan Pencegahan Kekambuhan pada penderita gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Sukajaya p value 0,010. \u0000Pembentukan Desa Siaga Sehat Jiwa di seluruh desa dan mengajak Kader kesehatan Jiwa untuk peduli dan aktif dalam perannya sebagai kader, agar penderita gangguan jiwa mendapatkan pelayanan yang lebih baik dan dapat mendeteksi penderita gangguan jiwa sedini mungkin.","PeriodicalId":377376,"journal":{"name":"Sel Jurnal Penelitian Kesehatan","volume":"54 4 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-11-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134424940","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Determinasi Penyebab Stunting di Provinsi Aceh","authors":"Raisuli Ramadhan, Nur Ramadhan, Eka Fitria","doi":"10.22435/SEL.V5I2.1595","DOIUrl":"https://doi.org/10.22435/SEL.V5I2.1595","url":null,"abstract":"Stunting (bertubuh pendek) merupakan salah satu masalah serius kesehatan masyarakat yang dihadapi oleh Indonesia, khususnya di provinsi Aceh. Penyebab utama dari stanting diketahui karena kekurangan gizi pada anak di usia dibawah lima tahun. Determninasi faktor penyebab stunting pada anak di provinsi aceh sangat diperlukan untuk membantu perencana pengelolaan kesehatan masyarakat, dalam upaya menurunkan masalah stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor utama yang berhubungan dengan stunting pada anak-anak dibawah umur lima tahun di Aceh. Penelitian menggunakan metode survei dari bagian pemantauan status gizi yang dilakukan dalam tahun 2017 di Provinsi Aceh dengan metode wawancara, pengukuran berat badan dan pengukuran tinggi badan.. Responden ditetapkan pada anak yang diasuh ibu yang berumur produktif antara 18-50 tahun. Parameter stunting diidentifikasi dari faktor ASI ekslusif, pertumbuhan ekonomi, dan pengangguran. Data dianalisis dengan menggunakan SPSS versi 15.0 for windows . Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi , stunting sebesar 35,7% pada anak dibawah lima tahun. Faktor resiko stunting diketahui ASI Ekslusif nilai koefisien regresinya 0,48, pengangguran nilai koefisien regresinya 0,401 dan pertumbuhan ekonomi nilai koefisien regresinya 0,188. Penyebab utama terjadinya stanting adalah pemberian Air Susu Ibu ekslusif, sedangkan pengangguran bukan merupakan faktor yang signifikan terjadinya stunting.","PeriodicalId":377376,"journal":{"name":"Sel Jurnal Penelitian Kesehatan","volume":"11 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-11-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115968614","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Distribusi Dan Aktivitas Menggigit Nyamuk Genus Mansonia Yang Berpotensi Sebagai Vektor Filariasis di Wilayah Endemis Filariasis Desa Ligan dan Lhok Bout Aceh Jaya","authors":"Yulidar Yulidar, Yasir M.Diah, Veny Wilya, Andi Zulhaida","doi":"10.22435/sel.v5i2.1481","DOIUrl":"https://doi.org/10.22435/sel.v5i2.1481","url":null,"abstract":"Filariasis masih menjadi masalah pada masyarakat di desa Ligan dan desa Lhok Bout Kabupaten Aceh Jaya. Mansonia spp merupakan salah satu vektor filariasis di Indonesia. Penelitian ini bersifat cross sectional yang dilaksanakan pada bulan Pebruari-Desember 2017 di desa Ligandan Lhok Bout. Penangkapan nyamuk menggunakan metode umpan orang dalam dan luar rumah. Umpan orang duduk dalam kelambu. Hasil penelitian didapatkan total jumlah nyamuk Mansonia spp tertangkap adalah 58 nyamuk terbagi atas 5 spesies yaitu 8 nyamuk Ma. bonnae, 5 Ma. uniformis, 38 Ma. annulata, 6 Ma. annulifera dan 1 Ma. indiana. Kepadatan masing-masing nyamuk hinggap dibadan orang perjam adalah Ma. bonnae 0,31, Ma. uniformis 0,25,Ma. annulata 1,94. Ma. annulifera 0,31 dan Ma. indiana 0,06. Sedangkan kepadatan nyamukhinggap dibadan orang permalam adalah Ma. bonnae 1,33, Ma. uniformis 0,83,Ma. annulata 6,33, Ma. annulifera 1,00 dan Ma. indiana 0,17. Kelimpahan nisbi masing-masing nyamuk tertangkap yaitu Ma. bonnae 1,60%, Ma. uniformis 1,00%,Ma. annulata 6,20%, Ma. annulifera 1,00% dan Ma. indiana 0,20%. Nyamuk Mansonia spp yang tertangkap bersifat endofagik. Berdasarkan kepadatan nyamuk tertinggi dan angka dominansi spesies mencapai 3,33% maka vektor filariasis potensial di desa Ligan dan Lhok Bout adalah Mansonia annulata.","PeriodicalId":377376,"journal":{"name":"Sel Jurnal Penelitian Kesehatan","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-11-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129521222","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Destanul Aulia, Sri Fajar Ayu, Nefonafratilova Nefonafratilova
{"title":"Hubungan Gaya Hidup, Riwayat Penyakit, dan Ekonomi, Dengan Kejadian Strok Pada Suku Mandailing di RSUD Kota Padangsidimpuan Tahun 2017","authors":"Destanul Aulia, Sri Fajar Ayu, Nefonafratilova Nefonafratilova","doi":"10.22435/SEL.V5I2.1480","DOIUrl":"https://doi.org/10.22435/SEL.V5I2.1480","url":null,"abstract":"Faktor risiko stroke diklasifikasikan dalam dua bagian: dapat dan tidak dapat dimodifikasi, tidak dapat dimodifikasi seperti usia, jenis kelamin, keturunan, etnis dan lokasi geografis, dan faktor risiko yang dimodifikasi seperti hipertensi, penyakit kardiovaskular, diabetes mellitus, hiperkolesterolemia, stres berkepanjangan, merokok , faktor diet, alkohol, penggunaan narkotika, dan riwayat obesitas. Diet di negara berkembang telah berubah dari diet tradisional yang mengandung banyak karbohidrat dan serat seperti sayuran menjadi diet kebarat-baratan dengan komposisi makanan yang mengandung terlalu banyak lemak, gula, garam, dan mengandung lebih sedikit serat. Makanan Suku Mandailing terkenal dengan penggaram, kecap, banyak santan dan lemak, menyukai makanan olahan seperti ikan sale, kipang, alame, wajit dan diakhiri dengan menghisap rokok. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan metode case control. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh diet, riwayat penyakit, dan ekonomi dengan kejadian stroke untuk Suku Mandailing di RSUD Kota Padangsidimpuan 2017. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Variabel yang paling berpengaruh dalam kejadian stroke adalah diet dan hipertensi. Berdasarkan hasil penelitian terdapat hubungan yang bermakna antara kebiasaan makan dengan kejadian stroke ρ = 0,029, hipertensi ρ = 0,032, merokok ρ = 0,032, dan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara DM dengan kejadian stroke dengan ρ = 0,441. Variabel paling berpengaruh dalam kejadian stroke adalah kebiasaan makan dan hipertensi. Rata-rata biaya yang dikeluarkan untuk makanan pemicu stroke adalah Rp 16.500/ hari/responden. 0,03% dari anggaran kesehatan Kota Padangsidimpuan dibelanjakan untuk penyakit stroke. Disarankan kepada dinas kesehatan dan masyarakat Kota Padangsidimpuan untuk meningkatkan gaya hidup sehat, mengurangi konsumsi garam, gula, dan tembakau secara berlebihan, memastikan asupan buah dan sayuran yang cukup, dan mengkonsumsi makanan rendah lemak, sehat sehingga mengurangi faktor risiko stroke.","PeriodicalId":377376,"journal":{"name":"Sel Jurnal Penelitian Kesehatan","volume":"48 3","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-11-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114039158","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Uji Antimikroba Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale) Terhadap Staphylococcus aureus","authors":"Dyah Widiastuti, Nova Pramestuti","doi":"10.22435/SEL.V5I2.1489","DOIUrl":"https://doi.org/10.22435/SEL.V5I2.1489","url":null,"abstract":"Infeksi Staphylococcus aureus menjadi masalah yang serius saat ini karena meningkatnya resistensi bakteri terhadap berbagai jenis antibiotik (Multi Drug Resistance/MDR). Meluasnya resistensi bakteri terhadap obat-obatan yang ada, mendorong pentingnya upaya untuk menemukan langkah alternatif dengan pemberian obat-obatan pencegah penyakit infeksi dari bahan alam. Ekstrak jahe merah dikaji aktivitas antimikrobanya terhadap S. aureus. Penelitian ini menggunakan uji coba kontrol yang sepenuhnya randommised dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah mikroba yang diuji dan yang kedua adalah ekstrak rimpang jahe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) pada konsentrasi 100% memberikan penghambatan tertinggi terhadap pertumbuhan S. aureus (12,54 ± 0,76 mm). Aktivitas antibakteri ekstrak rimpang jahe dikategorikan lemah dalam menghambat pertumbuhan S. aureus.","PeriodicalId":377376,"journal":{"name":"Sel Jurnal Penelitian Kesehatan","volume":"34 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-11-21","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122848079","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Studi kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terhadap keberadaan vektor Aedes Aegypti di Gampong Ateuk Pahlawan Kota Banda Aceh","authors":"Jamal Husni, Isfanda Isfanda, Y. Rahmayanti","doi":"10.22435/sel.v5i1.9494.26-37","DOIUrl":"https://doi.org/10.22435/sel.v5i1.9494.26-37","url":null,"abstract":"Penyakit DBD disebabkan oleh virus dengue yang tergolong arthoropod-Borne Virus, genus flavivirus dan famili flaviviridae. DBD itu sendiri ditularkan melalui gigitan nyamuk Ae. aegypti maupun Aedes Albopictus, namun Ae. aegypti lebih berperan dalam proses penularan DBD saat ini. Tingginya kasus DBD tidak lepas dari keberadaan nyamuk Ae. aegypti sebagai vektor penular yang membawa sumber penyakit DBD. Gampong Ateuk Pahlawan merupakan daerah dengan kasus DBD tinggi berdasarkan data dari dinas kesehatan Kota Banda Aceh periode Tahun 2011-2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan keberadaan vektor Ae. aegypti dengan tingginya kasus DBD. Penelitian ini bermanfaat untuk mencegah tingginya kasus DBD di suatu wilayah dengan pola hidup yang sehat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dilaksanakan di gampong ateuk pahlawan Kota Banda Aceh pada bulan Februari tahun 2018. Penelitian ini dirangcang dengan teknik kuantitatif non eksperimental dengan jumlah sampel sebanyak 100 rumah yang terdiri dari 5 dusun dan setiap dusun terdapat 20 rumah. Hasil penelitian di olah dengan menggunakan analisa data univariat dengan menghitung frekuensi distribusi dalam bentuk persentase berupa grafik dan bivariat dengan menggunakan rumus aplikasi SPSS. Hasil menunjukkan bahwa tidak ada hubungan adanya jentik nyamuk Ae. aegypti dengan angka kejadian kasus DBD di Gampong Ateuk Pahlawan Kota Banda Aceh dengan Pvalue = 0.10 (dimana Pvalue = 0.10 lebih besar dari α=0,05 ).","PeriodicalId":377376,"journal":{"name":"Sel Jurnal Penelitian Kesehatan","volume":"46 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-07-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116135943","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Nunung Sri Mulyani, Agus Hendra Al-Rahmad, Abidah Nur
{"title":"Pemberian Sari Tempe Terhadap Profil Lipid Pada Penderita Hiperkolesterolemia Rawat Jalan Di Rumah Sakit Avicenna Bireuen","authors":"Nunung Sri Mulyani, Agus Hendra Al-Rahmad, Abidah Nur","doi":"10.22435/SEL.V5I1.9495.38-42","DOIUrl":"https://doi.org/10.22435/SEL.V5I1.9495.38-42","url":null,"abstract":"Di Indonesia pada tahun 2013 prevalensi hiperkolesterolemia pada wanita sebesar 39,6% lebih tinggi daripada laki-laki sebesar 30,0%. Hiperkolesterolemia dapat menyebabkan aterosklerosis dan penyakit jantung koroner. Antioksidan diketahui dapat menurunkan kadar kolesterol total. Isoflavon salah satu antioksidan yang terdapat pada tempe. Tempe mengandung serat, saponin dan niasin yang terbukti memiliki efek menurunkan kadar kolesterol sehingga menurunkan kadar kolesterol LDL dan kolesterol total sekaligus meningkatkan kadar kolesterol HDL. Penelitian kuantitatif ini dilakukan secara pendekata deskriptif analitik menggunakan desain Quasi Eksperimental. Sampel Kasus merupakan penderita hiperkolesterolemia yang ada di RS Avicenna berjumlah 30 sampel. Analisis menggunakan software R-Statistik, Meliputi uji statistik Dependent T-Test pada tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Ada pengaruh yang signifikan pemberian sari tempe terhadap kadar kolesterol total, kadar kolesterol LDL, kadar kolesterol HDL, dan kadar kolesterol trigliserida yaitu (p < 0.05) pada pasien hiperkolesterolemia rawat jalan di RS Avicenna, rata-rata pada kelompok kasus terhadap pasien hiperkolesterolemia rawat jalan di RS Avicenna sesudah pemberian sari tempe kadar kolesterol total, kadar kolesterol LDL, dan kadar kolesterol trigliserida serta meningkatkan kadar kolesterol HDL secara bermakna berurut-urut sebesar 253.93 mg/dl, 177.19 mg/dl, 40.93 mg/dl, dan 88.60 mg/dl","PeriodicalId":377376,"journal":{"name":"Sel Jurnal Penelitian Kesehatan","volume":"30 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-07-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127072658","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}