Louisa Christine Hartanto, Patrisia Amanda Pascarina, G. L. D. Swastika, Raslika Sharfina Nirwan, Kirana Ratu Sekar Kedaton
{"title":"PERANCANGAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM UNTUK MEMBERDAYAKAN LSM LINGKUNGAN HIDUP","authors":"Louisa Christine Hartanto, Patrisia Amanda Pascarina, G. L. D. Swastika, Raslika Sharfina Nirwan, Kirana Ratu Sekar Kedaton","doi":"10.9744/share.8.1.65-72","DOIUrl":"https://doi.org/10.9744/share.8.1.65-72","url":null,"abstract":"Pada tahun 2000 tercatat ada 13.400 LSM yang bergerak pada bidang lingkungan hidup di Indonesia. Namun banyaknya LSM ini tidak diikuti dengan prestasi di bidang lingkungan hidup, kerusakan lingkungan hidup tetap terjadi, bahkan semakin luas. Beberapa keadaan tersebut membuat LSM lingkungan hidup mulai tidak diminati dan ditinggalkan. Hal ini dibuktikan oleh salah satu LSM lingkungan hidup bernama PEPULIH yang semakin hari semakin sulit menjaring anak-anak muda untuk terlibat dalam kepengurusan mereka. Minimnya prestasi dan kekeliruan proses atau cara ber-komunikasi menyebabkan PEPULIH sulit diterima oleh generasi muda. Maka dari itu pengabdian masyarakat ini ingin menjawab permasalahan komunikasi dari PEPULIH agar lebih dapat diterima oleh anak muda, dan terutama membentuk citra yang baik. Tim pengabdian masyarakat, memberikan jawaban dengan melakukan komunikasi melalui media sosial Instagram. Melalui media yang banyak digunakan anak muda saat ini, diharapkan PEPULIH dapat membangun citranya dengan baik sehingga dapat lebih diterima oleh anak muda. PEPULIH yang saat ini lebih ingin dilihat sebagai LSM Lingkungan Hidup yang memberikan edukasi bagi generasi muda untuk hidup ramah lingkungan. Harapannya generasi muda akan tertarik untuk turut serta dalam kepengurusan PEPULIH melalui kegiatan komunikasi dan edukasi di media sosial Instagram. Oleh karenanya diperlukan rancangan yang tepat, baik dari segi tema warna hingga jenis konten. Tema warna yang disarankan untuk LSM lingkungan hidup seperti PEPULIH adalah dominan warna hijau, yang didukung dengan penggunaan warna cokelat, biru, dan kuning. Pada kondisi tertentu penggunaan tema warna merah bisa dilakukan, dan dapat didukung dengan penggunaan warna kuning atau warna utama (hijau). Selain tema warna, perancangan juga mendesain jadwal unggah dan frekuensi unggah sedemikian rupa agar dapat menyasar generasi muda dan menarik bagi mereka.","PeriodicalId":338284,"journal":{"name":"SHARE \"SHaring - Action - REflection\"","volume":"11 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128503756","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PERANCANGAN RUMAH EDUKASI RAMAH ANAK DI PESISIR KONDANG MERAK SEBAGAI KEGIATAN PENGABDIAN MASYARAKAT DI MASA PANDEMI COVID-19","authors":"Christine Wonoseputro, Elvina Shanggrama Wijaya","doi":"10.9744/share.8.1.109-118","DOIUrl":"https://doi.org/10.9744/share.8.1.109-118","url":null,"abstract":"Pandemi Covid 19 merupakan sebuah pukulan bagi masyarakat di lapisan bawah, terutama bagi masyarakat yang sebelumnya sangat terbatas di dalam mengakses teknologi digital dan juga terbatas dalam kepemilikan gawai. Keterbatasan ini menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi instansi yang mendampingi masyarakat di lapangan, terutama bagi anak-anak yang tetap harus meneruskan proses Pendidikan. Perancangan rumah edukasi merupakan pengabdian masyarakat yang digagas oleh tim dari Program Studi Arsitektur Universitas Kristen Petra melalui kegiatan Service Learning (atau yang selanjutnya disingkat menjadi metode SL) sebagai upaya untuk menjembatani permasalahan pembelajaran daring di masyarakat lapisan bawah. Selama pelaksanaannya, metode yang dilakukan adalah pendalaman teori, observasi lapangan virtual, melakukan diskusi kelompok, proses analisis serta mensintesiskan dalam bentuk gagasan konseptual perancangan rumah edukasi berupa gambar-gambar perancangan arsitektur. Dikarenakan kegiatan ini berlangsung selama puncak Covid 19 mulai awal tahun hingga pertengahan tahun 2021 maka mayoritas pelaksanaan kegiatan tersebut secara daring dan dengan teknik pembelajaran jarak jauh yang mengandalkan pihak-pihak terkait yang langsung mendampingi masyarakat. Hasil dari kegiatan ini adalah panduan perancangan berupa gambar-gambar sebagai acuan dalam pelaksanaan pembangunan rumah edukasi bagi anak-anak serta masyarakat di Kondang Merak dengan menerapkan protokol kesehatan yang berlaku dalam rangka menghadapi babak baru pembelajaran di era new normal.","PeriodicalId":338284,"journal":{"name":"SHARE \"SHaring - Action - REflection\"","volume":"14 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126478007","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT (PKM) EKS-LOKALISASI DOLLY DI KELURAHAN PUTAT JAYA KECAMATAN SAWAHAN SURABAYA","authors":"Surya Hermawan, Irene Chinthia, Stacey Jauwena, Bryan Thiopelus, Chavela Wyet","doi":"10.9744/share.8.1.17-25","DOIUrl":"https://doi.org/10.9744/share.8.1.17-25","url":null,"abstract":"Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Eks-Lokalisasi Dolly di Kelurahan Putat Jaya Kecamatan Sawahan Surabaya ini merupakan kegiatan berkelanjutan (sustainable) pengabdian masyarakat bermetode service learning sejak tahun 2016. Mitra dengan ragam latar belakang pendidikan berbeda memiliki pekerjaan beragam pula mulai dari wiraswasta, pekerja lepas, pengangguran hingga pegawai negeri. Pendapatan warga menurun ketika penutupan lokalisasi ini dilakukan ditambah kondisi pandemi covid-19, padahal hingga saat ini masih banyak warga yang belum memiliki jamban sehat yang di lengkapi dengan septic tank yang merupakan salah satu sumber penyakit yang ada di lingkungan yang sanitasinya buruk. Tujuannya kegiatan PKM ini adalah untuk ikut mensukseskan dan berpartisipasi aktif dalam pelaksanakan program Campus Goes To Kampung dalam rangka pemberdayaan warga terdampak eks-lokalisasi di kota Surabaya yang merupakan mitra kegiatan. Metode kegiatan ini dibagi menjadi 3 tahap. Tahap pertama adalah tahap pra pelaksanaan dimana dilakukan survei area tersebut. Kemudian, dilanjutkan dengan tahap pelaksanaan pembuatan WC dan septic tank. Terakhir, yaitu tahap paska pelaksanaan berupa focus group discussion bersama warga dan monitoring dengan penyebaran kuesioner sebanyak 26 responden mengenai tingkat kepuasan pelaksaan kegiatan PKM ini. Hasilnya adalah seluruh warga (100%) mendapatkan manfaat dari kegiataan dan warga juga puas dikarenakan lingkungannya telah diberdayakan. Sejak kegiatan ini dilakukan dari 315 keluarga belum memiliki jamban sehat, kini tinggal 87 kepala keluarga saja yang belum memilikinya.","PeriodicalId":338284,"journal":{"name":"SHARE \"SHaring - Action - REflection\"","volume":"359 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115606915","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Afifah Rosyidah, Irmina Kris Murwani, Syafsir Akhlus, Rizal Sultan Madani
{"title":"PRODUKSI HERBAL SERBUK DI KELURAHAN KEPUTIH SURABAYA MENUJU KAMPUNG CERDAS KESEHATAN","authors":"Afifah Rosyidah, Irmina Kris Murwani, Syafsir Akhlus, Rizal Sultan Madani","doi":"10.9744/share.8.1.26-32","DOIUrl":"https://doi.org/10.9744/share.8.1.26-32","url":null,"abstract":"Covid-19 sebagai virus mematikan telah mengakibatkan banyak korban. Jumlah pasien yang positif terinfeksi virus ini tidak sedikit jumlahnya. Tiada henti dilakukan upaya terus-menerus untuk menangkal virus tersebut. Penyebaran virus ini dapat dihentikan dan ditangkal dengan cara memperkuat dan meningkatkan sistem daya tahan tubuh. Bukan hanya untuk virus Covid-19, sistem kekebalan tubuh yang meningkat juga mampu melindungi tubuh dari ancaman berbagai penyakit lainnya. Mengkonsumsi minuman herbal merupakan salah satu cara untuk memperkuat dan meningkatkan sistem kekebalan dan daya tahan tubuh. Bahan-bahan minuman herbal seperti: jahe merah, kunyit, jahe emprit dan temulawak telah terbukti mempunyai kemampuan untuk memperkuat dan meningkatkan sistem daya tahan tubuh. Bahan-bahan herbal tersebut sangat mudah diperoleh sebagai bagian dari bumbu dapur dan dapat ditanam serta dibudidayakan dengan sangat mudah di pekarangan rumah. Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan di Kelurahan Keputih Surabaya sebagai upaya untuk menghambat pertumbuhan dan mengatasi laju penyebaran virus berbahaya sekaligus meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dan membangkitkan usaha-usaha kalangan rumah tangga. Teknologi pencegahan penyebaran virus yang dimaksud adalah dengan penularan ilmu, bimbingan teknologi dan terus menerus melakukan monitoring serta pendampingan dalam pembuatan minuman herbal serbuk siap seduh. Kegiataan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan kepada seluruh masyarakat yang mempunyai kepedulian terhadap kesehatan: ibu-ibu penggerak PKK dan dasawisma, remaja karang taruna dan bahkan bapak-bapak yang siaga terhadap kesehatan. Mereka diberikan pemahaman arti penting menjaga kesehatan serta upaya meningkatkan imunitas tubuh di saat pandemi seperti saat ini. Selain itu, masyarakat Kelurahan Keputih juga dibina cara membuat minuman herbal serbuk siap seduh, menyimpan dengan baik serta higienis dan diupayakan untuk produksi dalam skala yang lebih luas. Sehingga peningkatan imunitas kesehatan tercapai dan peningkatan penghasilan juga akan diperoleh.","PeriodicalId":338284,"journal":{"name":"SHARE \"SHaring - Action - REflection\"","volume":"29 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125217088","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PENDAMPINGAN TIM ABDIMAS UNIVERSITAS CIPUTRA DALAM PELAKSANAAN VAKSINASI MASSAL DI KELURAHAN PUTAT JAYA KOTA SURABAYA","authors":"Natalia Yuwono, J. Sutanto, D. B. Tambunan","doi":"10.9744/share.8.1.101-108","DOIUrl":"https://doi.org/10.9744/share.8.1.101-108","url":null,"abstract":"Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Tim pelaksanaan dari Universitas Ciputra Surabaya, akan memberikan bantuan pada salah satu kelurahan di Kota Surabaya yang terkategori termasuk dalam daftar 10 besar kelurahan dengan kasus covid 19 terbanyak di Surabaya, sehingga diharapkan khususnya bagi warga atau masyarakat di RW 03 Kelurahan Putra Jaya bisa terbantu secara signifikan dalam penanganan dampak covid -19 tersebut. Dalam program kegiatan yang dilaksanakan yaitu awalnya sudah menjadi kebutuhan di lapangan, sehingga pihak Tim pelaksana pengabdian kepada masyarakat dari Universitas Ciputra Surabaya beserta Tim Satgas yang dibentuk bersama dan sekaligus yang akan mewakili kegiatan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di RW 03 Kelurahan Putat Jaya. Beberapa program yang diberikan kepada warga atau masyarakat RW 03 Kelurahan Putat Jaya antara lain: memberikan bantuan berupa tabung oksigen dan pelatihan mengoperasionalkan peralatan yang terhubung dengan tabung oksigen kepada Tim Satgas, memberikan APD dan obat-obatan, membantu mensosialisasikan program kegiatan termasuk pembuatan dan pemasangan poster di lingkungan RW 03 Kelurahan Putat Jaya, serta pendampingan pelaksanaan vaksin khususnya bagi warga atau masyarakat setempat. Adapun hasil yang telah dicapai ialah ditunjukkan dengan data perkembangan bagi warga membuktikan bahwa banyak yang sembuh setelah melakukan vaksin. Dengan demikian, adanya kerjasama antara Tim Pelaksana dari Universitas Ciputra Surabaya dengan Tim Satgas dari Kelurahan Putat Jaya yang sudah berjalan dengan baik, tentunya harapan kita semua program kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut ini sangat membantu dan bermanfaat bagi khususnya warga atau masyarakat RW 03 Kelurahan Putat Jaya dan sekaligus bagi warga dan masyarakat Kota Surabaya.","PeriodicalId":338284,"journal":{"name":"SHARE \"SHaring - Action - REflection\"","volume":"10 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125303812","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Vincentia Reni Vitasurya, Anna Pudianti, Lucia Asdra Rudwiarti
{"title":"MODEL PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PERANCANGAN MASTERPLAN KAWASAN WISATA WATUPURBO, YOGYAKARTA","authors":"Vincentia Reni Vitasurya, Anna Pudianti, Lucia Asdra Rudwiarti","doi":"10.9744/share.8.1.87-95","DOIUrl":"https://doi.org/10.9744/share.8.1.87-95","url":null,"abstract":"Keberadaan sebuah rencana induk (masterplan) merupakan hal penting sebagai upaya pengembangan suatu kawasan termasuk Kawasan wisata. Seiring dengan Gerakan wisata berbasis masyarakat, maka arahan pengembangan Kawasan wisata sebaiknya melibatkan masyarakat sejak awal perencanaan. Upaya tersebut diwujudkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan program studi arsitektur UAJY bekerjasama dengan dinas pariwisata Kabupaten Sleman sebagai bentuk pendampingan untuk merancang Masterplan pengembangan Kawasan Wisata. Kawasan wisata Watupurbo dicanangkan sebagai objek wisata dengan daya tarik wisata air terjun yang terbentuk dari dam sungai Krasak berundak yang memiliki pemandangan alam yang asri. Keunikan tersebut mengakibatkan watupurbo berkembang menjadi objek wisata alam namun beresiko rusak jika tidak direncanakan dengan baik. Tantangan yang dihadapi tim adalah mempersiapkan pengembangan Kawasan yang berbasis tanggap bencana dengan resiko bencana banjir. Bekerjasama dengan masyarakat setempat, tim menggali kearifan lokal dan tradisi untuk mengantisipasi bencana dan mempertahankan kelestarian alam sekitar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu masyarakat mempersiapkan Kawasan wisata Watupurbo agar dapat berkembang, namun tetap mempertahankan kelestarian alam terutama terkait dengan peranannya sebagai salah satu dam besar di sungai Krasak. Kegiatan ini menghasilkan rencana induk (masterplan) yang bertema “menyatu untuk istimewa” merupakan kolaborasi alam dan manusia untuk mewujudkan pengembangan ekonomi dan social dengan mempertahankan kondisi alami lingkungan. Penekanan perancangan pada aksesibilitas yang juga menyediakan evakuasi bencana yang mempertahankan kondisi alami dan sesuai dengan masukan pengalaman dan kebiasaan warga setempat ketika menghadapi bencana. Hal ini menjadi pembelajaran bersama atas pentingnya pelestarian lingkungan untuk pengembangan Kawasan wisata berbasis objek alam.","PeriodicalId":338284,"journal":{"name":"SHARE \"SHaring - Action - REflection\"","volume":"94 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132530684","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"KONSERVASI DAN REGENERASI CAMPURSARI UNTUK PENGEMBANGAN WISATA BUDAYA DESA BEGAGANLIMO, KEC. GONDANG, MOJOKERTO","authors":"Ribut Basuki, Resmana Lim, Christine Wonoseputro, Sienny Thio","doi":"10.9744/share.8.1.49-54","DOIUrl":"https://doi.org/10.9744/share.8.1.49-54","url":null,"abstract":"Desa Begaganlimo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto ingin mengembangkan desa wisata. Permasalahan utama masyarakat, desa Begagan Limo yang memiliki banyak situs peninggalan kerajaan Majapahit ini memiliki aset berupa gamelan dan kelompok campursari yang tidak tergarap dengan baik. Masyarakat ingin meningkatkan Wisata Budaya ke situs-situs peninggalan Majapahit dengan mengembangkan seni gamelan / campursari. Namun jumlah seniman masih terbatas, keterampilannya masih perlu diasah dan dikemas-kinikan, dan ketrampilan mengelola wisata budaya pengelolaan masih perlu ditingkatkan. Solusi yang diusulkan, terutama yang dapat dilaksanakan di masa pandemi ini adalah pelatihan gamelan/campursari, penambahan alat musik gamelan, pelatihan pengelolaan obyek wisata budaya, dan pelatihan pembuatan situs daring. Namun mereka perlu tempat untuk melaksanakan kegiatan tersebut, dan tempat itu adalah desa wisata Begagan Limo sendiri yang perlu ditingkatkan kondisinya. Kegiatan yang dilaksanakan adalah 1) Identifikasi kebutuhan pelatihan gamelan dan pelengkapan peralatan gamelan dengan metode observasi bersama para seniman, 2) Pelaksanaan pelatihan dan pelengkapan gamelan dengan metode workshop dengan mengundang pelatih/pakar gamelan, dan 3) Pelatihan dan regenerasi pemain gamelan dan tari. Saat ini gamelan sudah dilengkapi dan dilaras. Latihan sudah berjalan secara rutin dan regenerasi dengan mengajari anak-anak dan remaja sedang berjalan. Di bulan Desember 2020 dilakukan uji coba pertunjukan dalam skala kecil dengan harapan dapat mendukung wisata yang sudah mulai tumbuh di desa Begaganlimo.","PeriodicalId":338284,"journal":{"name":"SHARE \"SHaring - Action - REflection\"","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116046313","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Bambang Hadi Santoso Dwidjosumarno, Yayah Atmajawati, Sasi Agustin
{"title":"PKM LITERASI PASAR MODAL BAGI MAHASISWA DI SURABAYA","authors":"Bambang Hadi Santoso Dwidjosumarno, Yayah Atmajawati, Sasi Agustin","doi":"10.9744/share.8.1.96-100","DOIUrl":"https://doi.org/10.9744/share.8.1.96-100","url":null,"abstract":"Pasar modal dipakai sebagai alternatif bagi pemodal melakukan investasi selain melalui perbankan. Hal ini diharapkan mampu mengubah pola pikir masyarakat yaitu bahwa melakukan investasi tidak semata-mata melalui lembaga perbankan dengan cara membuka deposito dan/atau menabung. PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) merupakan kegiatan dengan tujuan memberikan pengetahuan serta pemahaman awal pasar modal ke masyarakat semenjak usia muda, memberikan pengetahuan dan pem-bekalan dasar pasar modal ke masyarakat sejak muda serta memberikan pengetahuan praktis tentang investasi dan produk-produk investasi pasar modal kepada publik sejak usia muda, sehingga akan terjadi perubahan pola pikir dalam melakukan investasi yang selanjutnya dapat menambah jumlah pemodal pasar modal Indonesia, khususnya di Surabaya, dan di akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.","PeriodicalId":338284,"journal":{"name":"SHARE \"SHaring - Action - REflection\"","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129621254","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Zakiatul Wildani, Lucia Ari Dinanti, S. Wulandari, Wahyu Wibowo, Mike Prastuti, Kuntjoro Kuntjoro, E. Sundari
{"title":"PEMBANGUNAN JAMBAN SEHAT DI DESA SIDOKERTO SIDOARJO","authors":"Zakiatul Wildani, Lucia Ari Dinanti, S. Wulandari, Wahyu Wibowo, Mike Prastuti, Kuntjoro Kuntjoro, E. Sundari","doi":"10.9744/share.8.1.78-86","DOIUrl":"https://doi.org/10.9744/share.8.1.78-86","url":null,"abstract":"Permasalahan sanitasi dan ketersediaan air bersih masih menjadi per-masalahan besar di Desa Sidokerto, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo. Jumlah penduduk yang tinggal di desa ini adalah 11.824 jiwa atau sekitar 3497 keluarga. Sekitar 99,57% keluarga di Desa Sidokerto sudah memiliki jamban sehat, artinya tersisa 0.43% atau 13 keluarga dan 2 fasilitas umum yang belum memiliki jamban sehat, yaitu tempat pembuangan kotoran manusia yang sudah dilengkapi septic tank. Selama ini keluarga yang tidak mempunyai jamban sehat membuang kotoran sembarangan (Open Defecation) seperti di sungai yang mengalir didepan rumah sehingga menyebabkan sungai tercemar. Selain rumah warga, ditempat fasilitas umum seperti Tempat Pembuangan Sampah Terakhir (TPST) dan tempat pemakaman belum ada kamar mandi dan jamban. Terkait hal tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mewujudkan lingkungan yang sehat dan Open Defecation Free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan di Desa Sidokerto melalui pembangunan septic tank di rumah warga serta renovasi dan pembangunan kamar mandi dan jamban di fasilitas umum yaitu TPST dan depan makam. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari 1). Survei ke Desa Sidokerto; 2). Diskusi dengan perangkat desa; 3). Mendata warga yang pekerjaannya adalah tukang atau kuli bangunan sehingga dapat membantu perekonomian warga yang terdampak covid-19; 4). Membuat gambar teknik kamar mandi & WC serta melakukan perhitungan kebutuhan bahan dan biaya tukang; 5). Pembelian bahan bangunan dan pengerjaan; 6). Serah terima dengan kader Desa. Dalam hal ini target untuk membangun jamban sehat adalah jumlah keluarga yang memiliki jamban sehat meningkat dari 99,57% menjadi 99,80%. Kepemilikan jamban sehat di rumah tangga tidak bisa 100% karena ada 3 rumah yang belum dibangun septic tank karena kendala kondisi tanah yang berbatu sehingga tidak dapat dilakukan pemasangan septic tank yang lebih dalam dari pipa lama.","PeriodicalId":338284,"journal":{"name":"SHARE \"SHaring - Action - REflection\"","volume":"47 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-03-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115313298","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"PEMBENAHAN WEB PROFIL SINODE GEREJA KRISTEN JAWA","authors":"Budi Susanto","doi":"10.9744/share.6.2.93-98","DOIUrl":"https://doi.org/10.9744/share.6.2.93-98","url":null,"abstract":"The GKJ Synod Web had undergone several modifications independently. It led to a vulnerability condition that cost system breaches. Building the web application independently in limited security resource was the main problem for GKJ Synod. In order to resolve the problem, the GKJ Synod collaborated with FTI UKDW. Wordpress was implemented to restore the the GKJ Synod web. The restoration process, requirement and content analysis, and information architecture design. Based on the information architecture design, the website had been setup and then the team empowered the Data and Multimedia Information Service Center of GKJ Synod to maintain the web application and the contents. The installed WordPress utilised the VPS service with an additional SSL security protocol that provides development support and security. Thie web application project will continue to the next stage which is online document management services.","PeriodicalId":338284,"journal":{"name":"SHARE \"SHaring - Action - REflection\"","volume":"86 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-08-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133931460","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}