Tarbawi最新文献

筛选
英文 中文
Pendidikan Agama dalam Keluarga
Tarbawi Pub Date : 2019-06-30 DOI: 10.32939/TARBAWI.V15I1.326
S. Suriadi, Mursidin Mursidin, Kamil Kamil, A. Adnan.
{"title":"Pendidikan Agama dalam Keluarga","authors":"S. Suriadi, Mursidin Mursidin, Kamil Kamil, A. Adnan.","doi":"10.32939/TARBAWI.V15I1.326","DOIUrl":"https://doi.org/10.32939/TARBAWI.V15I1.326","url":null,"abstract":"Tulisan ini mengkaji tentang pendidikan agama bagi anak dalam keluarga dengan memfokuskan pada materi pendidikan yang terkandung dalam surat Luqman ayat 13-19. Adapun isi atau materi pokok pendidikan agama Islam yang telah lakukan oleh Luqman terhadap anaknya pada ayat 13-19 tersebut mencakup tiga aspek pokok ajaran Islam, yaitu meliputi aspek; 1) Pendidikan ‘Aqîdah, 2) Pendidikan ‘Ibâdah dan 3) Pendidikan Aqlaq. Dalam penanaman ‘aqîdah agama yang dilakukan Luqman kepada anak nya, yaitu: a) Keyakinan tauhid yang sebersih-bersihnya yaitu larangan mempersekutukan Allah, b) Kesadaran akan kemakhlukan kita yang wajib mensyukuri segala  karunia Tuhan, dan c) Kesadaran bahwa segala gerak-gerik kita yang nampak maupun yang tersembunyi tidak lepas dari pengetahuan dan pengawasan Tuhan. Pendidikan ibadah mencakup segala tindakan dalam kehidupan sehari-hari, baik yang berhubungan dengan Allah (habl min Allah) , maupun dengan sesama manusia (habl min al-Nas). Hubungan dengan Allah swt. yang terbesar sesudah tauhid adalah  mendirikan shalat. Jadi untuk menumbuhkan, memupuk dan memantapkan keyakinan agama itu, maka Luqman memerintahkan kepada anaknya agar mendirikan shalat. Materi pendidikan akhlak pada surat Luqman dapat dilihat pada ayat ke 14,15, 18 dan 19.  Pada ayat ke 14 dan 15 menjelaskan kepada kita bahwa orang tua telah bersusah payah dalam mengasuh anak-anaknya, terlebih lagi adalah ibu. Yang telah bersusah payah mengandung anak nya selama sembilan bulan dan menyapihnya hingga usia dua tahun. Maka Allah memerintahkan agar seorang anak harus bersukur kepada Allah yang telah memberikan segala nikmat-Nya dan bersyukur (berterima kasih) kepada orang tua yang menjadi sebab kehadirannya di dunia ini. Inti dari pendidikan akhlak pada ayat ini adalah agar anak berlaku sopan santun, bertutur kata yang lemah lembut, bergaul dengan penuh kasih sayang, mentaati segala perintahnya selagi perintah mereka tidak menyuruh pada perbuatan yang melanggar agama. Dan jika orang tua mereka berlainan kepercayaan, maka bagi anak tidak wajib mengikuti kepercayaan orang tuanya akan tetapi harus tetap menggaulinya di dunia ini dengan penuh kasih sayang.  Pendidikan akhlak selanjutnya diarahkan pada etika bergaul dengan masyarakat.","PeriodicalId":33712,"journal":{"name":"Tarbawi","volume":"4 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"89084776","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Sistem Pendidikan Pesantren dan Tantangan Modernitas 寄宿学校教育体系和现代化挑战
Tarbawi Pub Date : 2019-06-30 DOI: 10.32939/TARBAWI.V15I1.337
Gatot Krisdiyanto, Muflikha Muflikha, Elly Elvina Sahara, Choirul Mahfud
{"title":"Sistem Pendidikan Pesantren dan Tantangan Modernitas","authors":"Gatot Krisdiyanto, Muflikha Muflikha, Elly Elvina Sahara, Choirul Mahfud","doi":"10.32939/TARBAWI.V15I1.337","DOIUrl":"https://doi.org/10.32939/TARBAWI.V15I1.337","url":null,"abstract":"Abstract \u0000The “Ayo Mondok” Movement is part of the pesantren's response to modernity. In the modern era like this, there are still many Muslim societies in Indonesia that make pesantren a reference for formal and informal educational institutions. Indeed, initially the pesantren was only traditional and only aimed to explore the science of religion. However, along with the modernization of the times, Islamic boarding schools have not only become institutions to explore religious sciences but also general science. This paper explains the history and development of pesantren, and how the system of pesantren education answers the challenges of modernity. To get the desired results, the research library was chosen by researchers as the research method in this study. The results of this study reveal that Islamic boarding schools are a gathering place for santri to get religious knowledge from a cleric. The beginning of the pesantren was only a simple hut which was built as a makeshift with the aim of getting closer to the kyai or the teacher intended for the purposes of studying religion. While the system of pesantren education is still using the book of salaf or more familiarly called kitab kuning. \u0000  \u0000Keywords: Islamic Boarding School, Modernity and Islamic Education \u0000  \u0000Abstrak \u0000Gerakan Ayo Mondok merupkan bagian dari respon pesantren menghadapi modernitas. Di era modern seperti ini, masyarakat Muslim di Indonesia masih banyak yang menjadikan pesantren sebagai rujukan lembaga pendidikan formal maupun informal. Memang pada awalnya pesantren hanya bersifat tradisional dan hanya bertujuan untuk mendalami ilmu agama saja. Akan tetapi seiring dengan modernisasi zaman, pesantren tidak hanya menjadi lembaga untuk mendalami ilmu agama saja tetapi juga ilmu umum. Tulisan ini menjelaskan tentang sejarah dan perkembangan pesantren, dan bagaimana sistem pendidikan pesantren menjawab tantangan modernitas. Untuk mendapatkan hasil yang diinginkan, maka  library research dipilih oleh peneliti sebagai metode penelitian dalam studi ini. Hasil dari kajian ini mengungkapkan bahwa pesantren merupakan tempat berkumpulnya para santri untuk mendapatkan ilmu agama dari seorang kyai. Awal mula pesantren hanya berupa pondok sederhana yang dibangun seadanya dengan tujuan untuk mendekatkan diri kepada kyai atau guru yang dituju untuk keperluan menimba ilmu agama. Sedangkan sistem pendidikan pesantren sampai sekarang masih tetap menggunakan kitab salaf atau lebih familiar disebut kitab kuning. \u0000  \u0000Kata Kunci: Pesantren, Modernitas dan Pendidikan Islam","PeriodicalId":33712,"journal":{"name":"Tarbawi","volume":"24 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"86261156","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 33
Strategi Pemasaran Pendidikan: Analisis Faktor Determinan Pemasaran Pendidikan yang Mempengaruhi Mahasiswa Kuliah di STAIN Bengkalis 教育营销策略:影响本加利斯大学生的教育营销推广因素分析
Tarbawi Pub Date : 2019-06-30 DOI: 10.32939/TARBAWI.V15I1.354
Khairul Azan
{"title":"Strategi Pemasaran Pendidikan: Analisis Faktor Determinan Pemasaran Pendidikan yang Mempengaruhi Mahasiswa Kuliah di STAIN Bengkalis","authors":"Khairul Azan","doi":"10.32939/TARBAWI.V15I1.354","DOIUrl":"https://doi.org/10.32939/TARBAWI.V15I1.354","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemasaran pendidikan yang dilakukan di STAIN Bengkalis dan mendeskripsikan faktor determinan pemasaran pendidikan apa saja yang dominan mempengaruhi mahasiswa untuk kuliah di STAIN Bengkalis. Pendakatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode survei. Adapun subjek penelitian adalah mahasiswa yang tersebar ke dalam 14 Program Studi dengan jumlah populasi 1.590 orang. Untuk menentukan jumlah sampel, penelitian ini menggunakan teknik proporsional random sampling dan diperoleh sampel sebesar 309 responden. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dengan tiga alternatif jawaban (skala likert). Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan rumus WMS (Weighted Means Scored). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran pendidikan di STAIN Bengkalis telah berjalan dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai rata-rata keseluruhan yang meliputi beberapa indikator pemasaran pendidikan yaitu produk, biaya, lokasi, promosi, SDM, bangunan fisik dan proses sebesar 2,27 dengan kategori tinggi. Faktor pemasaran pendidikan yang paling dominan yaitu biaya dengan nilai rata-rata sebesar 2,41 (tinggi), dan disusul oleh faktor produk dengan nilai rata-rata sebesar 2,39 (tinggi), faktor SDM dengan nilai rata-rata 2,32 (tinggi), faktor  lokasi dengan nilai rata-rata 2,30 (tinggi), faktor promosi dengan nilai rata-rata 2,28 (tinggi), faktor proses dengan nilai rata-rata 2,13 (tinggi), dan faktor bangunan fisik sebesar 1,96 (cukup).","PeriodicalId":33712,"journal":{"name":"Tarbawi","volume":"9 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"84180294","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Pendidikan Karakter: Analisis Pemikiran Ibnu Miskawaih
Tarbawi Pub Date : 2019-06-30 DOI: 10.32939/TARBAWI.V15I1.341
Harpan Reski Mulia
{"title":"Pendidikan Karakter: Analisis Pemikiran Ibnu Miskawaih","authors":"Harpan Reski Mulia","doi":"10.32939/TARBAWI.V15I1.341","DOIUrl":"https://doi.org/10.32939/TARBAWI.V15I1.341","url":null,"abstract":"ABSTRACT. Character Building is so important to discuss after the moral crisis that has happened a lot lately. In addition to, Indonesia lacks figures who can be used as a role model. That done because many public figures commited the crimes such as corruption, collusion, prostitution, and so on. Ibnu Miskawaih is one of the Islamic philosophers who touches on the concept of character education in his book tahzib al-akhlak wa tahir al-a'raf. By literature studies, this paper attempts to describe the concept of character education offered by Ibnu Maskawaih, namely The Golden (The Doctrin of The Mean). He stated that human character is built from four foundations, namely restraint, courage, wisdom, and justice. Ibnu Miskawaih views education as a means of instilling noble character, humanizing humans, individual socialization, and instilling shame. So, the thought of Ibn Miskawaih is suitable for this era of morality crisis like today. \u0000ABSTRAK. Pendidikan Karakter merupakan hal yang sangat penting untuk dibahas mengingat krisis moral marak yang terjadi belakangan ini. Selain itu, Indonesia juga kekurangan tokoh-tokoh yang dapat dijadikan teladan. Hal ini disebabkan para figure pablik sekarang banyak yang melakukan kriminalitas seperti korupsi, kolusi, prostitusi, dan lain sebagainya. Ibnu Miskawaih adalah salah satu tokoh filsafat Islam yang menyentuh konsep tentang pendidikan karakter dalam bukunya tahzib al-akhlak wa tahir al-a’raf.  Dengan menggunakan studi literature, tulisan ini berusaha untuk memaparkan konsep pendidikan karakter yang ditawarkan oleh Ibnu Maskawaih yang dikenal dengan jalan tengah. Ia mengungkapkan bahwa karakter manusia terbangun dari empat landasan yaitu menahan diri, keberanian, kebijaksanaan, dan keadilan. Ibnu Miskawaih memandang pendidikan sebagai sarana menanamkan akhlak mulia, memanusiakan manusia, sosialisasi individu, dan menanamkan rasa malu. Sehingga, pemikiran ibnu Miskawaih ini sangat cocok digunakan di era krisis moralitas seperti sekarang ini. \u0000 ","PeriodicalId":33712,"journal":{"name":"Tarbawi","volume":"299 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"77199602","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 9
Hubungan Antara Perhatian Orangtua terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam 家长对学生学习成绩的关注与伊斯兰教教育项目的关系
Tarbawi Pub Date : 2019-05-01 DOI: 10.29313/tjpi.v8i1.5063
Dudi Badruzaman
{"title":"Hubungan Antara Perhatian Orangtua terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam","authors":"Dudi Badruzaman","doi":"10.29313/tjpi.v8i1.5063","DOIUrl":"https://doi.org/10.29313/tjpi.v8i1.5063","url":null,"abstract":"Abstrak \u0000Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya orang tua yang sibuk dengan pekerjaan atau kariernya, sehingga perhatian orang tua masih kurang pada prestasi belajar anak-anak mereka, karena mereka terlalu sibuk dengan profesi atau pekerjaan. Banyak orang tua memilih untuk bekerja di kota atau bahkan di luar kota, sehingga ada terlalu sedikit pertemuan antara orang tua dan anak-anak mereka, apalagi tahu tentang prestasi belajar anak-anak mereka di sekolah. Bahkan di rumah, mereka sibuk dengan pekerjaan mereka sebagai petani, sehingga mereka kadang-kadang pergi pagi-pagi dan pulang menjelang senja untuk mengolah tanah pertanian mereka. Oleh karena itu, diharapkan setiap orang tua dapat meningkatkan perhatian mereka kepada anak-anak mereka, terutama dalam prestasi belajar mereka. Berdasarkan hasil pengumpulan data dan pengolahan data dapat disimpulkan: Perhatian orang tua terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Agama Islam di Indonesia. SMK Negeri 1 Rajadesa  kabupaten ciamis adalah 45.52. Dengan rata-rata 45,52 karena berada dalam kisaran nilai antara 42,6-48, dapat disimpulkan bahwa variabel rata-rata X adalah perhatian orang tua terhadap mata pelajaran pendidikan agama Islam di SMK Negeri 1 Rajadesa kabupaten Ciamis cukup memadai \u0000 Kata kunci: Perhatian Orang Tua, Prestasi Belajar Siswa","PeriodicalId":33712,"journal":{"name":"Tarbawi","volume":"147 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-05-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"73734417","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 3
Dua Sifat Dasar Pada Seorang Pendidik Menurut al-Ghazali
Tarbawi Pub Date : 2019-03-30 DOI: 10.36781/tarbawi.v7i2.3023
Choirus Sholihin
{"title":"Dua Sifat Dasar Pada Seorang Pendidik Menurut al-Ghazali","authors":"Choirus Sholihin","doi":"10.36781/tarbawi.v7i2.3023","DOIUrl":"https://doi.org/10.36781/tarbawi.v7i2.3023","url":null,"abstract":"Keberhasilan peserta didik merupakan harapan besar dari semua elemen masyarakat, sehingga banyak hal yang dilakukan oleh pengelola pendidikan lebih-lebih yang dilakukan oleh pendidik, dari segi manjemen pengelolaan pendidikan bahkan dari sistem atau strategi yang dibangun dan diterapkan dalam belajar mengajar untuk memperoleh dan tercapai peserta didik yang keberhasil. Kuatnya sebuah manajemen pengelolaan pendidikan tidak akan menjadikan keberhasilan kalau pendidik tidak mempunyai kekuatan karakter dasar yang ada pada dirinya. Karakter dasar inilah yang akan membawa keberhasilan kepada peserta didik serta satu samalain harus saling saling menopang. Penelitian ini ditulis secara kepustakaan dengan fokus pada pemikiran Al-Ghazza>li> pada dua karakter utama seorang pendidik dalam kitab Ihya>’ `Ulu>m al-di>n pada bab ta’li>m dengan ditambah referensi-referensi lain yang terkait. Penelitian ini menyatakan bahwa seorang pendidik dipandang perlu untuk memeliki dua karakter dasar yatu selalu memberikan kasih sayang dan keteladan kepada peserta didik baik di waktu proses pendidikan berlangsung atau setelah pendidikan selesai, dengan demkian pendidik harus mempunyai kasih sayang yang besar dan keteladanan kuat kepada peserta didik, sehingga dan sepantasnya pendidik selalu mengorbankan waktu dan tenaganya semata-mata untuk keberhasilan peserta didik. Penulis mengambil sifat dasar pendidik dari pemikirannya al-Ghazza>li>, menurut penulis, konsep sifat dasar pendidik dirasa sangat penting untuk diungkap karna sifata dasar pendidik inilah yang akan menjadikan keberhasilan peerta didik dalam meraih ilmu yang berguna untuk pribadinya dan lingkungannya.   Kata Kunci: Al-Ghazali, Sifat dasar pendidik, kasih sayang, keteladanan","PeriodicalId":33712,"journal":{"name":"Tarbawi","volume":"2 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-03-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"87759341","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Quantum Teaching Dalam Pembelajaran Akhlak
Tarbawi Pub Date : 2019-03-30 DOI: 10.36781/tarbawi.v7i2.3019
A. Abdullah
{"title":"Quantum Teaching Dalam Pembelajaran Akhlak","authors":"A. Abdullah","doi":"10.36781/tarbawi.v7i2.3019","DOIUrl":"https://doi.org/10.36781/tarbawi.v7i2.3019","url":null,"abstract":"Penelitian ini menggunakan pendekatan Classroom Action Research (CAR) yang disusun dengan jenis metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan checklist, lembar observasi, kuisioner, tes, dan dokumentasi.  Keabsahan data ditentukan dengan penelitian langsung yakni praktek Quantum Teaching dikelas VIII putra hingga siklus tiga, nilai evaluasi pembelajaran akhlak dengan Quantum Teaching. \u0000  Pertama Aplikasi teknik Quantum Teaching dalam pembelajaran Akhlak di SMP Jati Agung Sidoarjo memberikan sumbangsih inovasi pembelajaran yang baru karena peneliti juga membuat RPP pola Quantum Teaching yang terintegritas didalam TANDUR. Kurikulum di SMP Jati Agung Islamic Fullday School Sidoarjo memadukan kurikulum Kemendiknas dan Kemenag sehingga pelajaran Agama lebih dikenal dengan Akhlak. metode dan instrumen pendidikan yang mencakup seluruh aspek kehidupan para murid dan guru-guru setiap hari  diprogram dengan matang dan disusun dengan baik dalam bentuk integrated curriculum (kurikulum terpadu) yang tidak dapat dipilah-pilah dan berlangsung selama 10 jam sepanjang hari. \u0000 Kedua Kendala aplikasi teknik Quantum Teaching dalam pembelajaran Akhlak di SMP Jati Agung Islamic Fullday School Sidoarjo. Adapun kendala dalam proses pembelajaran akhlak dengan konsep Quantum Teaching kelas yang dibawah luas standar kemendiknas yakni 6X7, jumlah siswa yang melebihi ideal 35 0rang pada pertemuan pertama murid baru mengenal Quantum Teaching, perkenalan yang kurang sehingga kurang interaktif dalam proses pembelajaran, dan sedikitnya motivasi murid dalam belajar karna pembelajaran sebelumnya menggunakan metode tradisional. Akan tetapi, setelah pertemuan kedua dan ketiga mulai muncul rasa keingintahuan dan antusias murid dalam belajar akhlak dengan teknik Quantum Teaching. \u0000  \u0000Kata kunci:  Quantum teaching, integrated curriculum, akhlak","PeriodicalId":33712,"journal":{"name":"Tarbawi","volume":"37 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-03-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"81291872","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Landasan Ekonomi Dalam Pendidikan
Tarbawi Pub Date : 2019-03-30 DOI: 10.36781/TARBAWI.V7I2.3020
Gunawan Ghulam
{"title":"Landasan Ekonomi Dalam Pendidikan","authors":"Gunawan Ghulam","doi":"10.36781/TARBAWI.V7I2.3020","DOIUrl":"https://doi.org/10.36781/TARBAWI.V7I2.3020","url":null,"abstract":"Pada zaman pasca modern atau globalisasi sekarang ini,yang sebagian manusianya cenderung mengutamakan kesejahteraan materi dibandingkan kesejahteraan rohani, membuat ekonomi menjadi perhatian yang sangat besar, tidak banyak orang yang mementingkan peningkatan spiritual. Maka di era globalisasi sekarang ini keterpurukan ekonomi di Indonesia akan diterapkan kebijakan dan peraturan yang baru dalam memperbaiki perekonomian bangsa sehingga rakyat yang menderita dapat dengan segera menikmati hasil perekonomian kita yang mapan di masa yang akan datang baik perekonomian yang bersifat makro dan mikro. Perkembangan perekonomian makro berpengaruh sekali dalam bidang pendidikan. Perkembangan lain yang sangat mengembirakan adalah terlaksananya sistem ganda dalam dunia pendidikan, hal ini berlangsung baik di lembaga pendidikan yaitu kerjasama sekolah dengan pihak usahawan dalam proses belajar mengajar. Fungsi ekonomi dalam pendidikan adalah menunjang kelancaran proses pendidikan bukan merupakan modal yang dikembangkan dan juga mendapatkan keuntungan yang berlimpah, Di dalam mengelola dan merencanakan sumber dana, maka ada tiga macam perencanaan biaya pendidikan yaitu: a). Perencanaan sacara tradisional, yaitu merencanakan masing-masing pendidikan maka masing masing pendidikan tersebut ditentukan biayanya; b). SP4 (Sistem Perencanaan Penyusunan Program Dan Penganggaran): Pengaturan jenis-jenis kegiatan dalam pendidikan diatur dalam system, alokasi dana disusun berdasarkan realita, dan semua kegiatan ditujukan pada pencapaian target pendidikan; c). ZBB (Zero Base Budgeting), hanya diatur untuk satu tahun anggaran. \u0000  \u0000Keywords: Ekonomi, Pendidikan,  Makro dan Mikro.","PeriodicalId":33712,"journal":{"name":"Tarbawi","volume":"11 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-03-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"74814942","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Mengembangkan Keterampilan Sosial Siswa MI/SD 培养学生社交技巧
Tarbawi Pub Date : 2019-03-30 DOI: 10.36781/tarbawi.v7i2.3022
Syamsudin Syamsudin
{"title":"Mengembangkan Keterampilan Sosial Siswa MI/SD","authors":"Syamsudin Syamsudin","doi":"10.36781/tarbawi.v7i2.3022","DOIUrl":"https://doi.org/10.36781/tarbawi.v7i2.3022","url":null,"abstract":"Pembelajaran IPA diarahkan untuk mencari tahu dan berbuat sehingga dapat membantu peserta didik memperoleh pemahaman yang  lebih mendalam tentang alam sekitar. Selain itu pribadi siswa sebagai makhluk sosial perlu dilatih agar memiliki keterampilan sosial yang tinggi demi pencapaian tujuan pembelajaran. Keterampilan sosial merupakan kemampuan  individu  dalam bentuk perilaku yang mendukung kesuksesan hubungan sosial dan membantu seseorang menyesuaikan diri serta memungkinkan individu untuk bekerja bersama dengan orang lain secara efektif. Salah satu model pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan keterampilan sosial adalah model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD). Dalam model pembelajaran kooperatif tipe STAD skor kemajuan individu dan kelompok akan sangat berpengaruh terhadap prestasi kelompok. Gagasan utama di belakang STAD adalah memacu siswa agar saling mendorong dan membantu satu sama lain untuk menguasai keterampilan yang diajarkan guru. Hal ini akan membuat siswa menjadi semangat untuk belajar agar mampu menambah poin kelompok dan membantu teman sekelompok jika belum menguasai bahan yang diajarkan oleh guru. Apabila setiap hari mereka melakukan hal ini maka akan terbentuk keterampilan sosial yang bagus. \u0000Kata kunci: Pembelajaran IPA, Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD, Keterampilan Sosial","PeriodicalId":33712,"journal":{"name":"Tarbawi","volume":"31 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-03-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"76706744","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Mengembangkan Soft Skill Siswa dalam Pembelajaran dengan Metode Permainan Media Gambar pada Kelas I MI Al Fithrah Surabaya 在泗水中级课程中开发学生在媒体游戏中的软技能学习方法
Tarbawi Pub Date : 2019-03-30 DOI: 10.36781/tarbawi.v7i2.3021
Tuti Marlina
{"title":"Mengembangkan Soft Skill Siswa dalam Pembelajaran dengan Metode Permainan Media Gambar pada Kelas I MI Al Fithrah Surabaya","authors":"Tuti Marlina","doi":"10.36781/tarbawi.v7i2.3021","DOIUrl":"https://doi.org/10.36781/tarbawi.v7i2.3021","url":null,"abstract":"Soft skill merupakan kemampuan yang diperlukan untuk menjadi sukses. Dalam pembelajaran guru dapat mengembangkan soft skill siswa dengan menerapkan metode permainan menggunakan media gambar. Hal ini diasumsikan bahwa metode permainan merupakan sebuah kegiatan yang tidak akan pernah tertolak oleh siswa dengan kegiatannya yang menyenangkan serta media gambar yang secara praktis dapat menarik perhatian siswa. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindak Kelas (PTK) secara kolaboratif dengan dua siklus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan yang cukup signifikan pada jumlah siswa setelah diterapkannya metode permainan media gambar terhadap soft skill siswa di dalam pembelajaran.  Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan bahwa komponen manajemen waktu memperoleh 15% kemudian meningkat pada siklus II menjadi 42%, berpikir kreatif memperoleh 12% pada siklus I meningkat menjadi 76% pada siklus II, karakter transformasi yang pada siklus I memperoleh 9% meningkat di siklus II menjadi 45%, kemampuan memotivasi pada siklus I memperoleh 6% kemudian di siklus II meningkat menjadi 52%, kemampuan memimpin dari siklus I yang memperoleh 6% meningkat pada siklus II menjadi 15%, dan kemampuan berbicara di depan umum memperoleh 12% pada siklus I meningkat di siklus II menjadi 39%. \u0000  \u0000Kata Kunci: Soft Skill, Permainan, Media Gambar","PeriodicalId":33712,"journal":{"name":"Tarbawi","volume":"106 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-03-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"81727518","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
相关产品
×
本文献相关产品
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书