{"title":"Perancangan Sistem Pengendali Kecepatan Motor DC Menggunakan Kontroler Proposional Integral Derivative pada Palang Pintu Parkir","authors":"Taufiqur Rohman, Widi Aribowo","doi":"10.26740/jte.v12n2.p48-54","DOIUrl":"https://doi.org/10.26740/jte.v12n2.p48-54","url":null,"abstract":"Penggunaan sistem palang parkir secara berkelanjutan dalam jangka waktu yang lama menyebabkan penurunan optimalitas respon pada motor penggerak. Sebagai hasilnya, terjadi penumpukan di gerbang pintu parkir. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengoptimalan pada kontrol motor DC penggerak palang parkir agar mendapatkan respon yang lebih optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah menciptakan sistem pengendali kecepatan motor pada palang pintu parkir menggunakan kontroler PID dengan menggunakan arduino uno r3 sebagai mikrokontroler, motor stepper sebagai objek yang dikendalikan, potensiometer sebagai pengatur kecepatan dan sensor HC-SR04 digunakan sebagai sensor untuk menyalakan motor. Apabila nilai potensiometer sudah sesuai dengan setpoint maka akan didapatkan hasil respon dari PID dan respon tersebut akan berfungsi sebagai nilai kecepatan motor. Untuk sensor HC-SR04 berfungsi sebagai sensor untuk menyalakan motor apabila objek berada pada jarak 30 – 80 cm. Dalam mencari parameter PID dilakukan dengan metode trial error dan metode analisis dengan membandingan setiap parameter Kp, Ki, Kd agar mendapatkan respon yang paling optimal dari setiap pengujian. Pada pengujiann disetiap parameter, didapatkan hasil optimal pada parameter PID yaitu Kp= 5, Ki=5, Kd= 1. Pada pengujian ini didapatkan nilai rise time 7.57, nilai settling time 11.48 dan overshoot (0%). \u0000Kata Kunci: motor DC, motor stepper, PID kontroler, sensor HC-SR04.","PeriodicalId":33631,"journal":{"name":"Jurnal Teknik Elektro","volume":"18 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"91360129","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pembuatan Alat Penghasil Air Dari Udara Menggunakan Peltier","authors":"Y. Ongko, H. Tumbelaka","doi":"10.9744/jte.15.2.67-72","DOIUrl":"https://doi.org/10.9744/jte.15.2.67-72","url":null,"abstract":"Dalam kehidupan sehari-hari air memiliki peran yang sangat penting. Selain manusia mahluk hidup lain juga sangat bergantung pada air untuk bertahan hidup. Tetapi masih banyak daerah di dunia bahkan di Indonesia masih mengalami kekeringan atau krisis air bersih. Maka dari itu diperlukan terobosan-terobosan baru dalam menghasilkan air. Salah satunya pemanfaatan udara yang didalamnya terdapat kandungan air. Pembentukan air dari udara sendiri dinamakan pengembunan. Dimana faktor yang sangat menpengaruhi pengembunan adalah kelembapan udara dan juga suhu udara. Dalam proses perubahan air dari udara memerlukan psychometric chart guna menentukan titik pengembunan atau disebut dew point. Proses pengembunan sendiri membutuhkan peltier sebagai pendingin heatsink yang dimana berfungsi sebagai media pengembunan. Dari beberapa percobaan yang dilakukan didapatkan beberapa data yang menunjukan perbedaan jumlah air yang dihasilkan. Dari beberapa percobaan tersebut jumlah air terbanyak yang dapat dihasilkan adalah 7 mililiter. Sehingga alat yang dibuat telah berhasil menghasilkan air dari udara. \u0000 \u0000Kata Kunci— Penghasil air, Kelembapan udara, Peltier, Thermoelectric","PeriodicalId":33631,"journal":{"name":"Jurnal Teknik Elektro","volume":"39 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"82063134","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pengruh Jumlah Sudu Terhadap Efisiensi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Menggunakan Turbin Vortex","authors":"Hari Prasetyo, Reza Rahmadian","doi":"10.26740/jte.v12n2.p65-73","DOIUrl":"https://doi.org/10.26740/jte.v12n2.p65-73","url":null,"abstract":"Pembangkit listik tenaga mikrohidro menggunakan prototype turbin vortex dapat bekerja pada ketinggian aliran air yang rendah. Dalam penelitian ini terdapat tiga variable dengan ukuran 20 cm sama semua tetapi berbeda jumlah sudu. Variable Jumlah dari sudunya adalah 8, 10, dan 12. Dengan ketinggian 0,5 m dan diameter basin 35 cm. menggunakan generator dc dengan menggunakan model ZYT3424. Pemilihan jumlah sudu sangat mempengaruhi daya yang dihasilkan oleh generator. Pada sistem prototype ini menggunakan aliran air 4,5 L/s. Pada penelitian ini sudu yang sangat baik adalah dengan menggunakan 12 sudu. Hasil dari parameter pengujian terdapat 210,5 rpm sebelum dikopel oleh generator, dan setelah dikopel menghasilkan 143,0 rpm, putaran dari generator 70,4 rpm berbeban 5 watt, Tegangan mencapai 8,28 volt, arus sebesar 0,35 Ampere, daya generator 2,89 watt, torsi sebesar 0,39 Nm, dan efisiensi hingga 99,89%. \u0000Kata kunci : Turbin vortex, rpm, torsi, tegangan, arus, daya, efisiensi","PeriodicalId":33631,"journal":{"name":"Jurnal Teknik Elektro","volume":"68 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"77725953","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Analisis Perbandingan Efisiensi Panel Surya 20wp Dengan Tracking Dan Tanpa Tracking","authors":"A. Ardiansyah, Subuh Isnur Haryudo","doi":"10.26740/jte.v12n2.p43-47","DOIUrl":"https://doi.org/10.26740/jte.v12n2.p43-47","url":null,"abstract":"Kebutuhan masyarakat Indonesia akan energi listrik kini semakin tinggi . Penggunaan panel surya masih banyak yang sifatnya statis. Hal tersebut disebabkan sinar matahari yang diterima kurang optimal. Maka harus diciptakan sebuah sistem untuk mengoptimalkan penerimaan sinar matahari yakni solar system. Panel surya akan mengkonversi sinar matahari dan selanjutnya dijadikan energi listrik dan akan didesain dengan mempergunakan solar tracking system dengan pengontrolannya mempergunakan mikrokontroller Arduino uno. Tetapi untuk sistem solar tracker yang digunakan pada PLTS Perumahan tidak sebanding biaya yang di keluarkan. Maka penelitian yang dilaksanakan memiliki tujuan agar dapat mengetahui perbedaan nilai efisiensi dari penggunaan panel surya yang mempergunakan tracking serta yang tidak mempergunakan tracking dan mengetahui pengaruh sistem tracking dan tidak tracking terhadap panel surya. Penelitian ini dilakukan melalui studi literatur dan kuantitatif. Adapun alat yang digunakan ialah alat panel surya 20wp di laboratorium pendingin di gedung A7.02.15. Merujuk pada data yang sudah diambil solar cell tanpa tracking system mempunyai rerata efisiensi sebanyak 5.1% kemudian solar cell dengan tracking system meningkat menjadi 5.6%. Maka, bisa ditarik kesimpulan bahwasannya efisiensi yang mempergunakan tracking system lebih besar dibandingkan tidak mempergunakan tracking system. \u0000 \u0000Kata Kunci: Energi Listrik, Panel Surya, Tracking Solar Cell","PeriodicalId":33631,"journal":{"name":"Jurnal Teknik Elektro","volume":"18 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"86993852","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pengaruh Variasi Ukuran Sudu Setengah Lingkaran Terhadap Kecepatan Putaran Turbin Air Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro","authors":"Revando Ardi Saputra, Reza Rahmadian","doi":"10.26740/jte.v12n2.p55-64","DOIUrl":"https://doi.org/10.26740/jte.v12n2.p55-64","url":null,"abstract":"Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) sebagian besar dibagun pada daerah yang memiliki potensi debit yang besar. Dalam penelitian ini dilakukan investigasi terhadap sudu turbin bentuk setengah lingkaran dengan volume yang sama tetapi memiliki ukuran yang berbeda untuk mendapatkan hasil yang efektif dengan rpm, torsi serta tegangan keluaran yang besar. Untuk mendapatkan hasil yang efektif, dibuatkannya perbandingan sudu dengan 3 variasi ukuran yang berbeda. Ukuran sudu yang digunakan yaitu ukuran 82x100x35mm, 102x120x25mm, dan 122x140x18mm untuk membangdingkan besaran rpm. Hasil rpm yang didapat akan mendapatkan hasil torsi melalui perhitungan rumus torsi. Rpm generator dipengaruhi oleh turbin yang menggunakan pulley dengan perbandingan 1:3. Data luasan untuk menampung air pada setiap sudu menggunakan rumus LAM 3. Hasil pengukuran yang dilakukan diperoleh nilai tertinggi ukuran sudu 82x100x35mm pada saat turbin sebelum dikopel generator nilai rpm sebesar 218,56 rpm, setelah dikopel generator 207,32 rpm, berbeban 10W 193 rpm, dan berbeban 15W 203,4 rpm serta tegangan 26,14V dan arus 0,33A pada saat dibebani 10W. Begitu juga dengan torsi yang paling ringan adalah turbin dengan sudu 82x100x35mm yang menghasilkan torsi sebelum dikopel generator 4,2 Nm, setelah dikopel generator 4,5 Nm, berbeban 10W 4,85 Nm, dan berbeban 15W 4,6 Nm. \u0000Kata Kunci: Turbin overshot, rpm, torsi, tegangan, arus","PeriodicalId":33631,"journal":{"name":"Jurnal Teknik Elektro","volume":"7 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"79602629","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Analisis Sitem Proteksi Hubung Singkat Pada Jaringan Tegangan Menengah 20kV Menggunakan Aplikasi Electrical Transient Analyzer Program (ETAP) di PT. PLN (Persero) ULP Ngunut","authors":"Baldwin Krisna Juandika, B. Suprianto","doi":"10.26740/jte.v12n2.p33-42","DOIUrl":"https://doi.org/10.26740/jte.v12n2.p33-42","url":null,"abstract":"Di sekitar kita merupakan sistem distribusi, dimana energi listrik disalurkan ke konsumen. Dalam penyaluran energi listrik pasti ada gangguan yang terjadi. Keberadaan dari sistem proteksi juga bisa menjadi pelindung peralatan-peratana sekitar, sehingga dapat melindungi ketika terjadi gangguan seketika atau sewaktu-waktu. Di PT. PLN (Persero) ULP Ngunut sering terjadi gangguan hubung singkat. Sehingga tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk meninjau apakah setting sistem proteksi gangguan hubung singkat pada jaringan tegangan menengah 20 kV menggunakan aplikasi ETAP yang terjadi di PT. PLN (Persero) ULP Ngunut telah sesuai atau tidak. Jenis penelitian yaitu studi kasus menggunakan metode simulasi menggunakan ETAP dan perhitungan manual. Hasil penelitian simulasi gangguan hubung singkat direspon Recloser Ngunut sebesar 0,937 kA dengan waktu 413 ms. Dan perhitungan OCR sisi penyulang primer 155,715 A, sisi sekunder 1,56 A, dan TMS 0,1398 s. Serta perhitungan GFR sisi penyulang primer 16,8611 A, sisi sekunder 0,1686 A, dan TMS 0,1244 s. Didapatkan kesimpulan bahwa sistem proteksi yang terpasang di PT. PLN (Persero) ULP Ngunut telah terkoordinasi dan tersetting dengan baik didukung oleh perhitungan setting OCR dan GFR sisi penyulang dan incoming. Selain itu, besar arus gangguan hubung singkat berbanding terbalik dengan jauh jarak gangguan dari sumber. \u0000Kata Kunci: ETAP, Relai Proteksi, Hubung Singkat","PeriodicalId":33631,"journal":{"name":"Jurnal Teknik Elektro","volume":"14 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"75560266","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Sistem Pemantauan Meteran Air Berbasis Optical Character Recognition","authors":"I. Sanjaya, Indar Sugiarto","doi":"10.9744/jte.15.2.73-78","DOIUrl":"https://doi.org/10.9744/jte.15.2.73-78","url":null,"abstract":"Petugas pencatat meteran air perlu berkeliling ke rumah pelanggan setiap bulannya untuk mencatat angka meteran air secara manual. Sebagian pelanggan memiliki meteran air yang terletak di bagian dalam rumah. Oleh karena itu pelanggan perlu mencatat angka meteran dan menempelkannya di depan rumah agar petugas dapat melihat angka tersebut. Terkadang pelanggan dapat lupa untuk mencatat meteran mereka secara manual. Teknologi Optical Character Recognition dapat digunakan untuk mengenali angka yang terdapat pada meteran air. Dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things, hasil pengenalan angka meteran air dapat disimpan dalam database melalui koneksi nirkabel. Kedua teknologi tersebut dapat digunakan untuk melakukan pencatatan dan penyimpanan angka meteran air secara otomatis. Kemudian angka meteran tersebut dapat ditampilkan agar petugas pencatat dapat melihat dengan menggunakan 7-segment display. Setelah itu dengan menggunakan dashboard, pelanggan dapat memantau penggunaan air mereka dan dapat mendeteksi kemungkinan kebocoran pipa. Dari hasil pengujian, pembacaan angka meteran air memiliki akurasi 100% untuk pembacaan bagian m3. Sistem tidak dapat mengkalsifikasikan angka meteran melakukan pembacaan bagian liter. Pengisian baterai 3000mAH dengan arus 1A memerlukan waktu 5 jam. Kata Kunci— ESP32-CAM, Optical Character Recognition, Rspberry Pi Zero, Dashboard, 7-Segment, Meteran Air","PeriodicalId":33631,"journal":{"name":"Jurnal Teknik Elektro","volume":"77 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"83230956","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Rancang Bangun Sistem Monitoring Detak Jantung, Suhu Tubuh, dan Cairan Infus Berbasis Internet of Things","authors":"Ibrahim Yusuf Zaki, L. Anifah","doi":"10.26740/jte.v12n2.p14-22","DOIUrl":"https://doi.org/10.26740/jte.v12n2.p14-22","url":null,"abstract":"Jumlah pasien yang dapat ditampung di dalam ruang ICU sangatlah terbatas. Selama di ruang ini, pasienakan terus dipantau 24 jam oleh tenaga medis dan juga pasien akan dipasangkan berbagai alat bantu untukmenunjang kehidupan pasien. Selama ini pengambilan data dari kondisi tubuh pasien masih dilakukanmenggunakan pengambilan data secara manual dan juga terkadang para petugas medis lupa untukmengganti cairan infus pasien secara tepat waktu. Hal ini dirasa kurang efisien dan rawan menyebabkankondisi pasien memburuk. Oleh karena itu proses otomatisasi perlu dilakukan untuk mempermudah tenagamedis dalam melakukan monitoring pada pasien. Sehingga dirancanglah sebuah sistem monitoring kondisijantung, suhu tubuh, dan cairan infus pasien secara realtime berbasis internet of things yang bertujuanuntuk mempermudah petugas medis dalam memonitoring kondisi pasien melalui web yang dapat diaksesdari PC selama terhubung dengan koneksi web. alat ini menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP8266untuk dapat mengakses web dan menggunakanan berbagai sensor seperti sensor detak jantung MAX30102,sensor suhu tubuh MLX90614, dan sensor level cairan XKCY25. dan beberapa komponen pendukung.Kata Kunci: MAX30102, MLX90614, XKCY25, Monitoring, Internet of Things","PeriodicalId":33631,"journal":{"name":"Jurnal Teknik Elektro","volume":"52 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"80840528","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pemberi Makan Ikan dan Pengurasan Otomatis pada Akuarium berbasis IoT","authors":"Yansen Suwanto, Petrus Santoso","doi":"10.9744/jte.15.2.48-53","DOIUrl":"https://doi.org/10.9744/jte.15.2.48-53","url":null,"abstract":"Hal utama dalam merawat ikan adalah pemberian makan yang teratur dan menjaga kualitas kebersihan air agar ikan dapat hidup dengan sehat. Merawat ikan saat ini dengan cara memberi makan ikan dilokasi tempat akuarium berada dan mengurasnya ketika air sudah terlihat keruh. \u0000Oleh karena itu proyek ini bertujuan untuk menggantikan cara merawat ikan dengan sistem otomatis yang dapat dipantau dari jarak jauh. Sistem otomatis menggunakan Wemos D1 mini terintegrasi ESP8266 sebagai mikrokontroler yang digunakan untuk membaca tingkat kekeruhan air, persediaan makanan ikan, dan tingkat air dalam akuarium. Sistem membutuhkan jaringan wifi untuk koneksi ke internet agar alat dapat bekerja dengan baik. Pemantauan kondisi akuarium dapat dilihat pada LCD 16x2 dan aplikasi mobile yang dapat memberikan notifikasi. \u0000 \u0000Kata Kunci — pemberi makan ikan otomatis, pengurasan akuarium otomatis, aplikasi android, ESP8266, IoT","PeriodicalId":33631,"journal":{"name":"Jurnal Teknik Elektro","volume":"9 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"87305405","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Leonard Christopher Limanjaya, Handry Khoswanto, Indar Sugiarto
{"title":"Sistem Untuk Mengklasifikasikan Emosi Dan Mendeteksi Wajah Pada Pembelajaran Daring","authors":"Leonard Christopher Limanjaya, Handry Khoswanto, Indar Sugiarto","doi":"10.9744/jte.15.2.41-47","DOIUrl":"https://doi.org/10.9744/jte.15.2.41-47","url":null,"abstract":"Sistem pembelajaran offline masih belum dapat tergantikan oleh pembelajaran online. Kualitas belajar anak dapat dilihat dari ketertarikan anak saat belajar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang program untuk mendeteksi kehadiran siswa (behavioral engagement) dan mengklasifikasikan emosi siswa (emotional engagement) dalam pembelajaran online. Pendeteksian engagement ini dilakukan melalui kamera dan dikirimkan ke database. Sistem ini juga menyediakan halaman web bagi guru untuk melihat dan mengevaluasi data siswa. \u0000Sistem ini dibuat terpisah dari platform pembelajaran online. Sistem ini akan menggunakan laptop siswa untuk mengolah gambar dari webcam. Program akan memproses gambar untuk mengambil data tentang keterlibatan siswa saat belajar. Ini menerapkan konsep deep learning menggunakan bahasa pemrograman Python. Sebelum tahap klasifikasi emosi, program akan mengecek kehadiran siswa dengan deteksi wajah. \u0000Sistem dapat melakukan deteksi wajah dan klasifikasi emosi ekspresi wajah berdasarkan hasil pengujian. Saat dilakukan pengujian pada anak-anak, akurasi sistem ini untuk ekspresi wajah adalah 74,8%. Sistem juga berhasil menampilkan data bacaan bahan evaluasi guru pada website. \u0000 \u0000Kata Kunci— Artificial Intelligence, CNN, Face Detection, Website, Desktop Application, dan API Gateway","PeriodicalId":33631,"journal":{"name":"Jurnal Teknik Elektro","volume":"16 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"81561355","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}