Muhammad Djaya Bakri, Ahmad Zultan Mansur, Shandrio Bunga
{"title":"Analisis Kinerja Bongkar Muat di Pelabuhan Tengkayu II Tarakan","authors":"Muhammad Djaya Bakri, Ahmad Zultan Mansur, Shandrio Bunga","doi":"10.31849/siklus.v6i2.4475","DOIUrl":"https://doi.org/10.31849/siklus.v6i2.4475","url":null,"abstract":"Kota Tarakan memiliki banyak pelabuhan, sepert pelabuhan laut Tarakan yang termasuk bagian dari program tol laut yang menjadikannya sebagai pusat konsolidasi barang di Provinsi Kalimantan Utara. Untuk mendistribusikan komoditas yang masuk dan keluar Tarakan dilaksanakan melalui pelabuhan domestik seperti Pelabuhan Tengkayu II Tarakan. Tujuan penelitian ini untuk mengukur kepuasan pengguna terhadap pelayanan bongkar muat yang telah dilaksanakan dan kemudian menyusun prioritas peningkatan kinerja sesuai kebutuhan pengguna. Hasil analisis IPA diperoleh atribut-atribut pada kuadran I yang perlu mendapat perhatian peningkatan kinerja. Hasil analisis dengan metode Quality Function Deployment (QFD) diperoleh urutan prioritas strategis pemenuhan kebutuhan pengguna yaitu: membuat sistem aplikasi manajemen untuk efisiensi birokrasi pengurusan dokumen, memperluas open storage, membangun jembatan penghubung (trestle) dari jalan raya ke dermaga, mengatur jalur lalulintas masuk keluar dari dermaga ke gudang, memasang crane angkut diatas platform dermaga, dan menambah panjang platform dermaga untuk menambah daya tampung sandar kapal.","PeriodicalId":33087,"journal":{"name":"Siklus Jurnal Teknik Sipil","volume":"3 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-10-04","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"83336747","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Perbandingan Produktivitas Tenaga Kerja Dengan Metode Time Study Terhadap AHSP SNI 2016","authors":"Monika Natalia, Fauna Adibroto, Rahyu Lubis","doi":"10.31849/siklus.v6i2.4749","DOIUrl":"https://doi.org/10.31849/siklus.v6i2.4749","url":null,"abstract":"Produktivitas tenaga kerja akan menentukan keberhasilan pelaksanaan jadwal proyek konstruksi. Beberapa proyek konstruksi, produktivitas realisasi pekerjaan di lapangan berbeda dengan produktivitas yang ditetapkan oleh SNI. Jika tenaga kerja tidak memanfaatkan waktu untuk pekerjaan konstruksi dengan baik, produktivitas tenaga kerja menurun dan target rencana kerja tidak tercapai. Penelitian ini menganalisis produktivitas tenaga kerja pada proyek pembangunan perluasan Hotel Grand Zuri Kota Padang, yang dibandingkan dengan AHSP SNI 2018. Perhitungan produktivitas lapangan dilakukan dengan metode Time Study, dengan menentukan waktu standar pekerjaan, yang diperoleh dari pengamatan langsung. Hasil analisis didapat selisih nilai produktivitas antara hasil analisa lapangan terhadap AHSP SNI 2018 pada pekerjaan bekisting kolom lebih besar 1,62%. Pekerjaan bekisting plat nilai lebih kecil 35,7%. Pekerjaan bekisting balok lebih kecil 52,47%. Pekerjaan penulangan kolom lebih kecil 68,65%. Pekerjaan penulangan plat lebih kecil 83,15%. Pekerjaan penulangan balok lebih besar 9,98%. Pekerjaan pengecoran kolom lebih besar 85,13%. Pekerjaan pengecoran plat lebih besar 43,76% Pekerjaan pengecoran balok lebih besar 24,7%. Selisih waktu hasil analisa di lapangan terhadap AHSP SNI 2018 pada pekerjaan bekisting kolom lebih lama 0,07 jam, pekejaan bekisting plat lebih cepat 4,2 jam, pekejaan bekisting balok lebih cepat 9,03 jam, pekerjaan penulangan kolom lebih cepat 21,77 jam, pekejaan penulangan plat lebih cepat 23,24 jam. pekejaan penulangan balok lebih lama 1,26 jam, pekerjaan pengecoran kolom lebih lama 1,54 jam, pekejaan pengecoran plat lebih lama 0,56 jam, pekejaan pengecoran balok lebih lama 0,14 jam. Faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja adalah keadaan cuaca, keadaan material, kondisi lokasi kerja, umur, dan pengalaman tenaga kerja","PeriodicalId":33087,"journal":{"name":"Siklus Jurnal Teknik Sipil","volume":"135 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-10-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"89488052","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Studi Analitik Karakteristik Penampang Baja Profil-I","authors":"Sabril Haris","doi":"10.31849/siklus.v6i1.3736","DOIUrl":"https://doi.org/10.31849/siklus.v6i1.3736","url":null,"abstract":"Paper ini menyajikan hasil studi analitik tentang besaran karakteristik penampang baja profil-I berupa modulus elastis (Sx) dan modulus plastis penampang (Zx). Faktor bentuk penampang, yang merupakan perbandingan nilai Zx terhadap Sx, merupakan besaran utama yang digunakan untuk menghitung kapasitas momen plastis penampang baja. Khusus untuk baja profil-I yang dibuat dengan metoda canai panas, pada bidang pertemuan antara bagian sayap dan bagian badan terdapat bagian penampang seperempat lingkaran cekung yang memberikan kontribusi untuk nilai total besaran karakteristik penampang. Dalam penelitian ini, besaran karakteristik penampang dihitung dan dianalisis dengan menggunakan besaran karakteristik penampang dasar persegi panjang dan lingkaran. Analisa hasil perhitungan menunjukkan bahwa bagian penampang seperempat lingkaran cekung tersebut memberikan kontribusi yang konsisten terhadap nilai luas, modulus elastis dan plastis penampang, yakni dalam rentang sebesar 1.0 – 4,7%. Dari hasil penelitian ini juga diperoleh bahwa faktor bentuk penampang untuk profil-I yang umum digunakan berada dalam rentang nilai 1,102 – 1,147. Perhitungan nilai faktor bentuk penampang dengan dan tanpa mengikutsertakan bagian penampang seperempat lingkaran cekung memberikan hasil yang hampir sama dengan selisih rata-rata sebesar 0,001. Modulus plastis penampang dapat dihitung dengan menggunakan formula sederhana yang diusulkan pada artikel ini dengan tingkat akurasi yang sangat baik dengan deviasi sebesar 1.2 %. Untuk semua jenis ukuran penampang profil-I, formula ini bisa digunakan untuk menghitung modulus plastis penampang secara lebih sederhana. \u0000This paper presents the results of an analytical study of the characteristics of the I-profile steel cross-section in the form of elastic modulus (Sx) and plastic section modulus (Zx). The shape factor of the section, which is defined as the ratio of the value of Zx to Sx, is the principal quantity used to calculate the plastic cross-section moment capacity. Specifically for I-profile steels made by the hot-rolled process, in the area of the junction between the flange and the web, there is a concave cross-section that contributes to the total value of the section characteristic. In this study, the magnitude of the cross-sectional characteristics is calculated and analyzed using the magnitude of the basic cross-section characteristics of rectangles and circles. Analysis of the calculation results shows that the cross-section of the concave quarter circle provides a consistent contribution to the area, elastic and plastic section modulus, which is in the range of 1.0 - 4.7%. From the results of this study, it was also found that the shape factor for the I-profile commonly used is in the range of values 1.102 - 1.147. Calculation of the cross-section form factor values with and without including the concave quarter circle gives results that are almost the same as the average difference of 0.001. The plastic modulus of the ","PeriodicalId":33087,"journal":{"name":"Siklus Jurnal Teknik Sipil","volume":"27 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-03-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"84895082","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Fitridawati Soehardi, Marta Dinata, Lusi Dwi Putri
{"title":"STUDI IDENTIFIKASI KERUSAKAN LERENG KAMPUS FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING","authors":"Fitridawati Soehardi, Marta Dinata, Lusi Dwi Putri","doi":"10.31849/siklus.v5i2.3208","DOIUrl":"https://doi.org/10.31849/siklus.v5i2.3208","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan kerusakan pada lereng kampus Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Lancang Kuning. Pelaksanaan penelitian ini menggunakan Metode pengamatan langsung dilapangan dan studi literatur. Hasil data yang diperoleh di sajikan dalam bentuk gambar kerusakan pada lereng kampus Fakultas Ilmu Administrasi Universitas lancang Kuning. Kondisi lereng Menunjukkan tingkat Kerusakan yang cukup signifikan karena lereng masih dalam keadaan alami. Berdasarkan pengamatan dilapangan kelongsoran lereng pada Kampus Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Lancang Kuning terjadi karena air hujan yang masuk kedalam pori-pori tanah sehingga mengakibatkan lunaknya tanah sehingga tanah mengalami kehilangan kapasitas dukungnya. Hal ini diperparah dengan penumpukan daun akasia yang menambah tingkat kelembaban pada tanah.","PeriodicalId":33087,"journal":{"name":"Siklus Jurnal Teknik Sipil","volume":"87 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"91211541","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"ANALISIS STRUKTUR RANGKA BAJA RINGAN DAN BAJA BERAT (WF) DENGAN METODE BRICSCAD DAN METODE ELEMEN HINGGA","authors":"Husnah Husnah, Novreta Ersy Darfia, Fauzul Hidayat","doi":"10.31849/siklus.v5i2.3232","DOIUrl":"https://doi.org/10.31849/siklus.v5i2.3232","url":null,"abstract":"Seiring melonjaknya harga bahan besi dikarenakan melemahnya nilai tukar rupiah akhir-akhir ini terhadap dollar, maka peran material pengganti untuk besi Baja WF yang biasa dipakai untuk bentang diatas 15 meter perlu dilakukan. Salah satunya adalah jenis material baja ringan/truss. Membandingkan struktur ke dua bahan ini, maka diperlukan analisis struktur atap rangka baja dengan konstruksi atap rangka baja ringan/truss. Pemakaian baja ringan sebagai rangka atap pada masa sekarang semakin digemari. Hampir sebagian bangunan perkantoran, rumah sakit, tempat ibadah, di kota kota besar di Indonesia sudah menggunakan rangka atap baja ringan. Selain karena kemudahan, faktor kecepatan pemasangan juga menjadi pertimbangan dalam memilih rangka atap baja ringan ini, oleh sebab itu baja ringan adalah alternatif untuk pengganti baja WF yang harganya sangat mahal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kekuatan struktur dengan software bawaan baja ringan yaitu dengan bricscad dan metode elemen hingga. Adapun hasil penelitian ini Pada bentang 16 meter tanpa tumpuan tengah baja ringan masih tergolong aman dan tergolong efektif dan efisien dilihat hasil analisis passed 65% dari maksimal 80%, dan analisis truktur baja wf dapat dilihat dari hasil analisis tegangan maksimum sebesar 511,73 Kg/cm2 < σ ijin = 1.600 kg/cm2","PeriodicalId":33087,"journal":{"name":"Siklus Jurnal Teknik Sipil","volume":"31 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"86436356","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Gusneli Yanti, Z. Zainuri, Shanti Wahyuni Megasari
{"title":"KAJIAN PEMANFAATAN LIMBAH SERAT DAUN NANAS PADA KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR BETON","authors":"Gusneli Yanti, Z. Zainuri, Shanti Wahyuni Megasari","doi":"10.31849/siklus.v5i2.3242","DOIUrl":"https://doi.org/10.31849/siklus.v5i2.3242","url":null,"abstract":"Perkembangan tanaman buah di Provinsi Riau semakin meningkat setiap tahunnya, khususnya pada tanaman buah nanas. Namun dengan meningkatnya produksi buah nanas, maka juga akan meningkatkan limbah daun nanas. Untuk dapat memberikan nilai tambah terhadap limbah buangan tersebut, maka daun nanas yang diolah menjadi serat untuk bahan tambah pada beton. Maka diperlukan penelitian untuk untuk untuk mengkaji pemanfaatan serat nanas terhadap kekuatan tekan beton dan kekuatan lentur beton. penelitian dilakukan dengan memberikan beberapa variasi penambahan serat daun nanas sebesar 0%, 1%, 3%, 5% dan 7% terhadap berat semen pada mutu beton K-225. Jumlah sampel pada setiap penambahan serat sebanyak 3 sampel dan total sebanyak 30 sampel. Hasil pengujian statistik dengan menggunakan Analisis Varians (Analysis of Variance - ANOVA) menyatakan bahwa terdapat interaksi atau perlakuan yang sangat nyata antara kuat lentur beton dengan penambahan serat daun nanas namun tidak diperoleh pengaruh atau tidak terdapat interaksi terhadap kuat tekan dengan panambahan serat daun nanas. Terjadi peningkatan nilai kuat tekan dan kuat lentur pada mutu beton K-225. Kuat tekan dan kuat lentur tertinggi diperoleh pada penambahan 5% serat daun nanas yaitu sebesar 267,00 kg/cm2 untuk kuat tekan dan 41,61 kg/cm2 untuk kuat lentur","PeriodicalId":33087,"journal":{"name":"Siklus Jurnal Teknik Sipil","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"88667928","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"STABILISASI BERBASIS ION EXCHANGE UNTUK MENINGKATKAN DAYA DUKUNG SUBGRADE DI KOTA DUMAI","authors":"Susy Srihandayani, Aidil Abrar, Surya Indrawan","doi":"10.31849/siklus.v5i2.3236","DOIUrl":"https://doi.org/10.31849/siklus.v5i2.3236","url":null,"abstract":"Kadar air tinggi dan organik yang terkandung pada gambut sangat berpengaruh Kadar air tinggi dan organik yang terkandung pada gambut sangat berpengaruh terhadap daya dukung sebagai lapisan tanah dasar. Berbagai upaya telah dilakukan dengan perkuatan maupun modifikasi tanah secara fisik maupun kimia. Stabilisasi berbasis Ion Exchange dengan menggunakan Difa SS dan semen dapat menjadi pilihan untuk meningkatkan daya dukung tanah gambut. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Difa SS dan semen dengan kadar tertentu terhadap tanah gambut. Dari pengujian propertis tanah, tanah gambut yang digunakan mengandung pasir dan lanau. Berbagai variasi campuran Difa SS, semen dan tanah gambut dilakukan dengan Trial and Error untuk mencapai nilai daya dukung tanah dan pengujian CBR (California Bearing Ratio) cara laboratorium dilakukan tanpa rendaman (unsoaked). Tes CBR dilakukan setelah 4 hari periode curing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai CBR dari tanah gambut kering dengan kadar air optimum 16 % dan gdmax = 0,79 gr/cm3 distabilkan menggunakan Difa SS 6% dan 4% mencapai 45,29%. Pengaruh campuran Difa SS dan semen terhadap tanah gambut yang mempunyai kadar air tinggi dapat mengurangi kadar air gambut tersebut dan meningkatkan daya dukung","PeriodicalId":33087,"journal":{"name":"Siklus Jurnal Teknik Sipil","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"90147381","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"ANALISIS STABILITAS LERENG AKSES GERBANG SELATAN UNIVERSITAS LANCANG KUNING","authors":"Virgo Trisep Haris, Fadrizal Lubis, Winayati Winayati","doi":"10.31849/siklus.v5i2.3178","DOIUrl":"https://doi.org/10.31849/siklus.v5i2.3178","url":null,"abstract":"Areal Universitas Lancang Kuning Pekanbaru (Unilak) memiliki lahan yang berkontur. Jalan gerbang timur dan gerbang selatan berada pada kondisi berkontur yang cukup ekstrim (berlereng) di areal Universitas Lancang Kuning. Untuk bangunan yang berada atau dibangun pada daerah berkontur yang ekstrim akan rawan atau berpotensi mengalami longsor. \u0000Jalan gerbang timur dibangun bersamaan dengan pembangunan bangunan-bangunan pertama kompleks bangunan Universitas Lancang Kuning, yang dalam proses pembangunannya sudah menggunakan dinding penahan tanah untuk menjaga kesetabilan struktur jalan tersebut, sedangkan jalan gerbang selatan belum mendapatkan penanganan terhadap kemungkinan terjadinya bahaya longsor pada lereng jalan tersebut. Untuk mengetahui apakah dapat terjadi atau tidaknya potensi longsor pada lereng gerbang selatan, perlu dilakukan analisis kesetabilan pada lereng akses gerbang selatan tersebut \u0000Dari hasil hitungan terhadap penelitian yang dilakukan, didapat nilai faktor aman untuk kesetabilan lereng akses gerbang selatan Universitas Lancang Kuning adalah sebesar 0,91 (lebih kecil dari 1) yang berarti kondisi lereng akses gerbang selatan Universitas Lancang Kuning dalam keadaan tidak aman.","PeriodicalId":33087,"journal":{"name":"Siklus Jurnal Teknik Sipil","volume":"9 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"74933418","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"STUDI EKSPERIMEN PEMANFATAN LIMBAH SPENT BLEACHING EARTH (SBE) SEBAGAI BAHAN PEMBUAT BATA","authors":"Aidil Abrar, Nuryasin Abdillah","doi":"10.31849/siklus.v5i2.3223","DOIUrl":"https://doi.org/10.31849/siklus.v5i2.3223","url":null,"abstract":"Spent Bleaching Earth salah satu hasil dari limbah padat hasil proses produksi dari industri pengolahan minyak kelapa sawit. Spent Bleaching Earth (SPE) termasuk kedalam limbah hasil pemucatan industri kimia atau CPO (Crude Palm Oil), sehingga termasuk kedalam golongan bahan hasil pengolahan lemak hewan/nabati dan derivatnya. SPE merupakan bahan yang berbahaya namun dapat di daur ulang atau di olah menjadi bahan yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku dari batu bata. Dengan demikiaan timbul pemikiran untuk memanfaatkan SBE ini menjadi bahan baku untuk pembuatan batu bata. Proses pembuatan bata ramah lingkungan, limbah ini dapat digunakan dengan pencampuran semen dan pasir di aduk dengan air menjadi mortar dengan perbandingan 1 : 4. Variasi komposisi limbah SBE ini dijadikan sebagai pencampur sebagai pengganti pasir yaitu 5%, 15%, 25%, 35%,45%,55%,65% dan 95%. Dalam penelitian menggunakan metode Standar Nasional Indonesia (SNI) tentang Beton. Kuat tekan terhadap benda uji dilakukan pada umur 7 hari, dari hasil pengujian nilai yang memenuhi untuk kuat tekan dengan komposisi maksimum penggunaan SBE sebesar 15%.","PeriodicalId":33087,"journal":{"name":"Siklus Jurnal Teknik Sipil","volume":"121 6 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"88768591","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"ANALISIS PERSENTASE EFEKTIF PENGGUNAAN KATALIS PADA BATA RINGAN ULC DAN PENGARUH TERHADAP KUAT TEKAN","authors":"Ahmad Hamidi, Neri Puspita Sari","doi":"10.31849/siklus.v5i2.3209","DOIUrl":"https://doi.org/10.31849/siklus.v5i2.3209","url":null,"abstract":"Pembangunan pada era saat ini berkembang dengan begitu cepat sejalan dengan pertumbuhan ekonomi. Pembangunan bangunan gedung khususnya mulai banyak dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pasar pada saat ini. Kekurangan luas lahan menjadi alasan pemilik bangunan melakukan pengembangan arah vertikal (bertingkat). Penggunaan material yang digunakan juga harus diperhatikan terutama akan berpengaruh pada bobot bangunan. Semakin berat bobot bangunan maka dimensi penampang dan tulangan yang digunakan juga akan semakin besar. Salah satu solusi dalam mengurangi bobot bangunan adalah dengan penggunaan bata ringan Ultra Light Concrete (ULC) yang terbuat dari material semen, pasir pasang, gypsum dan air. Dalam penelitian ini dilakukan pengujian bata ringan ULC dengan menggunakan 3 jenis variasi persentase penggunaan katalis yaitu 0,5% ; 0,6% dan 0,7% dari berat volume material penyusun adukan dengan menggunakan pasir pasang kulim di Pekanbaru, setiap persentase terdapat 3 benda uji dan diuji pada umur 28 hari. Berdasarkan hasil pengujian maka dihasilkan kuat tekan rata-rata pada persentase 0,5% menghasilkan kuat tekan 0,64 MPa, persentase 0,6% menghasilkan kuat tekan 0,36 MPa dan persentase 0,7% menghasilkan kuat tekan 0,54 MPa. Berdasarkan dari pengujian kuat tekan dari tiga jenis persentase penggunaan katalis tersebut maka persentase yang paling optimal adalah persentase 0,5% dengan kuat tekan 0,64 MPa.","PeriodicalId":33087,"journal":{"name":"Siklus Jurnal Teknik Sipil","volume":"62 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"81459057","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}