N. Nurjannah, Muhammad Fadel, Mulham Jaki Asti Jaki Asti
{"title":"EKSISTENSI HAK KHIYAR PADA JUAL BELI SEBAGAI PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM ISLAM","authors":"N. Nurjannah, Muhammad Fadel, Mulham Jaki Asti Jaki Asti","doi":"10.30863/alkharaj.v3i1.4238","DOIUrl":"https://doi.org/10.30863/alkharaj.v3i1.4238","url":null,"abstract":"AbstractThis research aims to analyze the existence of khiyar rights which is one form of consumer protection in Islam. This research is a library research with descriptive qualitative method. Data is obtained from various journals and research relevant to the research. The result of the research is that the implementation of khiyar is intended to create transaction justice between the seller and the buyer. The understanding of the term khiyar in the community is still very minimal. However, the concept of khiyar has been implemented in both online and online transactions with applicable terms and conditions. The common khiyar is khiyar aib and khiyar syarat. With the khiyar comes the willingness and blessing for the parties to the sale and purchase transaction.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meanlisis keberadaan hak khiyar yang merupakan salah satu bentuk perlindungan konsumen dalam Islam. Penelitian ini merupakan penelitian studi pustaka (library research) dengan metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari berbagai jurnal dan penelitian yang relevan dengan penelitian. Hasil penelitian bahwa pelaksanaan khiyar dimaksudkan agar terciptanya keadilan transaksi antar pihak penjual dan pembeli. Pemahaman istilah khiyar ditengah masyarakat masih sangat minim. Namun konsep khiyar telah diimplemntasikan baik pada transaksi oflline maupun online dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Khiyar yang umum dilakukan ialah khiyar aib dan khiyar syarat. Dengan adanya khiyar tersebut hadirlah kerelaan dan berkah bagi para pihak yang melakukan transaksi jual beli.","PeriodicalId":32214,"journal":{"name":"Jurnal Masharif alSyariah Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah","volume":"258 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"76678501","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"STRATEGI PEGADAIAN DALAM MEMPERTAHANKAN EKSISTENSI MELALUI PEMBIAYAAN UMKM DIERA PANDEMI PERSPEKTIF ISLAM","authors":"Masyhuri Masyhuri, Nurfatina Dilla, Muammar Hasri","doi":"10.30863/alkharaj.v3i1.4507","DOIUrl":"https://doi.org/10.30863/alkharaj.v3i1.4507","url":null,"abstract":"AbstractThis article discusses the strategy of pawnshops in maintaining their existence through MSME financing in the pandemic era based on an Islamic perspective. This study aims to find out the strategy implemented by PT Pegadaian UPC Mare in attracting MSME customers in improving the welfare of the surrounding community, one of which is by offering superior products/financing from Pegadaian UPC Mare.This type of research used by researchers using a qualitative approach. The data is concluded through direct observation of the company through observation, direct interviews with employees and customers and documentation at PT. Pawnshop UPC Mare.Based on data collection at PT Pegadaian UPC Mare can be concluded that the strategy undertaken is to offer quality products, provide good services according to customer wishes, provide guarantees for the safety of goods, offer business capital quickly and easily and carry out promotions through online media or word of mouth. Though in an Islamic point of view, in doing each business action, most extreme exertion is required in getting business objectives and obviously focusing on the signs that are permitted in Islam while as yet making the idea of ta'awun, tafahum in exercises, so it will by implication ensure a business substance actually exists.AbstrakArtikel ini membahas strategi pegadaian dalam mempertahankan eksistensi melalui pembiayaan UMKM diera pandemi berdasarkan perspektif islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang dilakukan oleh PT Pegadaian UPC Mare dalam menarik minat nasabah UMKM dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar yaitu salah satunya dengan menawarkan produk/pembiayaan unggul dari Pegadaian UPC Mare.Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan tekhnik wawancara. Jenis data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Tekhnik analisis data yang digunakan menggunakan model miles and huberman yaitu Reduksi data, tampilan data, dan penarikan/verifikasi kesimpulan.Berdasarkan pengumpulan data pada PT. Pegadaian UPC Mare dapat disimpulkan bahwa strategi yang dilakukan yaitu pelayanan prima berupa menawarkan produk yang berkualitas, memberikan pelayanan/jasa yang baik sesuai keinginan nasabah, memberikan jaminan atas keamanan barang, menawarkan modal usaha secara cepat dan mudah dan melakukan promosi melalui media online atau word of mount. Sedangkan dalam perspektif islam memandang dalam menjalankan setiap aktivitas bisnis diperlukan ikhtiar maksimal dalam memperoleh tujuan bisnis dan tentunya memperhatikan rambu-rambu yang diperbolehkan dalam islam dengan tetap menjadikan konsep ta`awun, tafahum dalam beraktivitas, sehingga secara tidak langsung akan menjamin suatu entitas bisnis tetap eksis (going concern). ","PeriodicalId":32214,"journal":{"name":"Jurnal Masharif alSyariah Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah","volume":"6 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"76246497","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"TINJAUAN HUKUM ISLAM TENTANG BISNIS E-COMMERCE DENGAN SISTEM DROPSHIPPING","authors":"Azis Gaffar, Kurniati Kurniati, Abd. Rahman R, Darliana Darliana","doi":"10.30863/alkharaj.v3i1.3898","DOIUrl":"https://doi.org/10.30863/alkharaj.v3i1.3898","url":null,"abstract":"AbstractE-commerce business has become an interesting phenomenon in recent years. With advances in technology, the internet and digital platforms, the e-commerce business model is growing rapidly. One of the most popular business models in e-commerce is the dropshipping system. The dropshipping system is a business model in which the seller does not store or manage the stock of goods sold. Instead, the seller works with a supplier or manufacturer who will ship the goods directly to the customer on the seller's behalf. In this model, the seller acts as an intermediary between the supplier and the customer, managing the sales process and making a profit on the difference in selling prices. This study aims to examine the suitability of the dropshipping system with sharia principles. The research method used in this research is descriptive qualitative. The results of the study indicate that the mechanism implemented in the dropshipping concept has similarities with aqad bai' as-salam. Therefore, the sale and purchase of the dropshipping system in terms of Islamic law is permissible. In addition, the dropshipping system makes it easy for everyone. This is in accordance with Islamic teachings in the field of mu'amalah.Abstrak Bisnis e-commerce telah menjadi fenomena yang menarik dalam beberapa tahun terakhir. Dengan kemajuan teknologi, internet dan platform digital, model bisnis e-commerce semakin berkembang pesat. Salah satu model bisnis yang populer dalam e-commerce adalah sistem dropshipping. Sistem dropshipping adalah suatu model bisnis di mana penjual tidak menyimpan atau mengelola stok barang yang dijual. Sebaliknya, penjual bekerja sama dengan pemasok atau produsen yang akan mengirimkan barang langsung kepada pelanggan atas nama penjual. Dalam model ini, penjual bertindak sebagai perantara antara pemasok dan pelanggan, mengatur proses penjualan dan mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah kesesuaian sistem dropshipping denganprinsip syariah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa mekanisme yang dijalankan dalam konsep dropshipping memiliki kesamaan dengan aqad bai’ as-salam. Oleh karena itu, jual beli sistem dropshipping ditinjau dari segi hukum Islam hukumnya boleh. Selain itu, sistem dropshipping memberikan kemudahan bagi semua orang. Hal tersebut sesuai dengan ajaran Islam dalam bidang mu’amalah","PeriodicalId":32214,"journal":{"name":"Jurnal Masharif alSyariah Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah","volume":"17 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"91289170","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Nur Hilalia, M. Firdaus, Nuraeda Nuraeda, Nurul Susianti
{"title":"IMPLEMENTASI PRINSIP KEADILAN DALAM AKAD WADI’AH YAD DHAMANAH PADA PRODUK TABUNGAN SIMPANAN PELAJAR DI BANK SYARIAH INDONESIA KCP SELONG","authors":"Nur Hilalia, M. Firdaus, Nuraeda Nuraeda, Nurul Susianti","doi":"10.30863/alkharaj.v3i1.4219","DOIUrl":"https://doi.org/10.30863/alkharaj.v3i1.4219","url":null,"abstract":" AbstractThis study aims to determine the implementation of the principle of justice in the wadi'ah yad dhamanah contract on student savings products at Bank Syariah Indonesia KCP Selong. The method used in this study is a qualitative research method. Data collection techniques are carried out using inductive methods by developing facts or realities obtained and can be developed from the results of the research carried out. The object of this study is the application of the principle of justice in the wadi'ah yad dhamanah contract in the wadi'ah yad dhamanah contract on student savings savings products at Bank Syariah Indonesia KCP Selong. Field data shows that (1) the Principle of Justice applied by PT Bank Syariah Indonesia KCP Selong to student savings savings products in the wadi'ah yad dhamanah contract applies a bonus system, but this bonus is not stated at the beginning of the contract (agreement). As for the implementation of the principle of justice in the wadi'ah yad dhamanah agreement on student savings savings products at Bank Syariah Indonesi KCP Selong, it is implemented with the concept of justice that is in accordance with sharia principles. (2) the constraints on the implementation of the principle of fairness in this student savings savings product are related to no notification regarding the amount of bonus obtained.AbstrakBSI Tabungan Simpanan Pelajar ini cukup banyak diminati, karena menabung bisa melatih kedisiplinan dalam mengatur uang yang dimiliki dan membuat anak-anak mandiri dalam memenuhi kebutuhan pribadi nantinya. Tabungan Simpanan Pelajar ini juga memberikan penawaran yang diminati bagi pelajar dimana ada fitur-fitur yang menarik dan simple, dan tentunya ketika mendaftar tidak ada biaya administrasi dan setoran awal tidak besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi prinsip keadilan dalam akad wadi’ah yad dhamanah pada produk tabungan simpanan pelajar di Bank Syariah Indonesia KCP Selong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode induktif dengan mengembangkan fakta-fakta atau kenyataan yang didapatkan dan dapat dikembangkan dari hasil penelitian yang dilakukan. Objek penelitian ini adalah penerapan prinsip keadilan dalam akad wadi’ah yad dhamanah pada produk tabungan simpanan pelajar di Bank Syariah Indonesia KCP Selong. Data lapangan menunjukkan bahwa (1) Prinsip Keadilan yang diterapkan oleh PT Bank Syariah Indonesia KCP Selong pada produk tabungan simpanan pelajar dalam akad wadi’ah yad dhamanah menerapkan sistem bonus akan tetapi bonus ini tidak dituangkan pada awal akad (perjanjian). Adapun untuk implementasi prinsip keadilan dalam akad wadi’ah yad dhamanah pada produk tabungan simpanan pelajar di Bank Syariah Indonesi KCP Selong di implementasikan dengan konsep keadilan yang sudah sesuai dengan prinsip syariah. (2) kendala implementasi prinsip keadilan pada produk tabungan simpana pelajar ini tida","PeriodicalId":32214,"journal":{"name":"Jurnal Masharif alSyariah Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"84001162","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"TRANSAKSI ONLINE PERSPEKTIF HUKUM ISLAM KONTEMPORER","authors":"Azizah Azis, Sabri Samin, Achmad Musyahid","doi":"10.30863/alkharaj.v3i1.4599","DOIUrl":"https://doi.org/10.30863/alkharaj.v3i1.4599","url":null,"abstract":"Abstract The aim of this investigation is to comprehend all forms of internet-based dealings within the framework of Islamic Jurisprudence. This exploration is a qualitative and descriptive inquiry conducted through a literature review, utilizing written sources such as scholarly journals, reference books, literature, encyclopedias, scientific articles, scientific papers, and other pertinent sources related to the research subject. The research object is text or writing that elucidates various types of online transactions that are presently prevalent in the current technological age, particularly in Indonesia. The outcome of this analysis suggests that Islam authorizes online transactions provided they adhere to predetermined requirements and do not breach Islamic law. Currently, technologi advancements enable transactions to be conducted effortlessly and expeditiously online, as long as there is a network or internet connection available, which is the principal prerequisite for auxiliary devices in online transactions.In the contemporary digital age, modern technology such as computers or mobile phones can be employed as a medium for processing online transactions. Numerous transactions are carried out through cyberspace (online or via the internet), allowing the involved parties to transact without any restrictions of space and time, whether conducted by individuals or corporations or companies that involve more than one person. In general, a transaction can be interpreted as an agreement made by two or more individuals to accomplish something within a specific duration of time, with several other conditions agreed upon by both parties. Therefore, online transactions in the perspective of Islamic law can be regarded as transactions that have specific provisions that must be agreed upon by the parties involved in the transactionAbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami segala jenis transaksi online dalam konteks hukum Islam. Penelitian ini merupakan studi deskriptif kualitatif yang dilakukan melalui kajian literatur, dengan menggunakan sumber-sumber tertulis seperti jurnal ilmiah, buku referensi, literatur, ensiklopedi, artikel ilmiah, karya ilmiah, dan sumber lain yang relevan terkait dengan objek penelitian. Objek penelitian ini adalah teks atau tulisan yang menjelaskan berbagai macam transaksi online yang sedang populer di era teknologi saat ini, terutama di Indonesia. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Islam mengizinkan transaksi online selama memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan dan tidak melanggar hukum Islam. Saat ini, kemajuan teknologi memungkinkan transaksi dilakukan secara online dengan mudah dan cepat, selama tersedia jaringan atau koneksi internet yang menjadi syarat utama alat bantu dalam transaksi online.Era digital saat ini, teknologi modern seperti komputer atau telepon genggam dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam proses transaksi online. Ada banyak transaksi yang dilakukan melalui dunia maya ","PeriodicalId":32214,"journal":{"name":"Jurnal Masharif alSyariah Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah","volume":"35 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"81180748","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Menilik Problematika Hukum Berkarir di Lembaga Perbankan dalam Memenuhi Nafkah Keluarga Islami (Analisis Pemikiran Abdul Aziz Bin Baz dan Yusuf Qardawi)","authors":"Alfian Muhammad","doi":"10.32505/muamalat.v8i1.5998","DOIUrl":"https://doi.org/10.32505/muamalat.v8i1.5998","url":null,"abstract":"Penelitian ini dilatarbelakangi tentang hukum berkarir di lembaga perbankan dalam memenuhi nafkah keluarga islami. Fokus penelitian ini adalah bagaimana hukum berkarir di lembaga perbankan dalam memenuhi nafkah keluarga islami menurut pemikiran Pemikiran Abdul Aziz Bin Baz dan Yusuf Qardhawi. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika ditinjau dari hukum Islam, berkarir di lembaga perbankan adalah hukumnya haram karena dalam sistem operasionalnya tidak terlepas dari unsur riba, Maysir dan Gharar. Menurut Abdul Aziz Bin Baz dalam pandangannnya menafkahi keluarga dengan hasil berkarir di bank konvensional juga dianggap haram, karena hasil ujrah yang didapatkan berasal dari aktivitas yang bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah Islam. Menurut Yusuf Qardhawi, bekerja di lembaga perbankan yang menerapkan praktek riba dan transaksi yang tidak sesuai syariah sebaiknya dihindari karena memilih pekerjaan yang sesuai dengan prinsip syariah lebih afdhol dalam Islam.","PeriodicalId":32214,"journal":{"name":"Jurnal Masharif alSyariah Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah","volume":"39 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135504165","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Sharia Mutual Funds: Protection Study For Investorsabstrak","authors":"Linda Amala Udzma","doi":"10.32505/muamalat.v8i1.5423","DOIUrl":"https://doi.org/10.32505/muamalat.v8i1.5423","url":null,"abstract":"Mutual funds are an alternative investment because of the opportunity to get better investment returns within a certain period of time. All investments including mutual funds are inseparable from violations and crimes, so the purpose of this paper is to find out about legal protection for investors as consumers. This paper was compiled using normative research, data related to this research were obtained from literature studies, and analysis was carried out by referring to documents related to the discussion. The results of this paper show that the operational mechanism between investors and Investment Managers of Islamic mutual funds uses the wakalah and mudharabah systems. Legal Protection for Investors According to Law Number 8 of 1995 concerning Capital Markets contained in article 100 paragraph 2 and article 101 paragraph 3, Bapepam-LK has the right to carry out inspections and investigations, this is a process of supervisory activities aimed at providing protection and legal certainty for among investors. According to UUPM has the authority to give administrative sanctions and criminal sanctions. Apart from that, legal protection for investors According to Law Number 21 of 2011 concerning the Financial Services Authority in Article 28, Article 29, and Article 30, aspects of protection for capital market investors are under the authority of the OJK. Provisions related to providing information on financial products and assisting consumers in filing lawsuits in court to fulfill consumer rights.","PeriodicalId":32214,"journal":{"name":"Jurnal Masharif alSyariah Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah","volume":"186 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135504169","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Arisan Menurun Online Menurut Perspektif Hukum Islam Kontemporer","authors":"Izamaulida Achmadjais","doi":"10.32505/muamalat.v8i1.5253","DOIUrl":"https://doi.org/10.32505/muamalat.v8i1.5253","url":null,"abstract":"Agama islam memberikan kebebasan untuk saling berinteraksi sesama manusia. Salah satu bentuk interaksi yang terjalin dalam agama islam yaitu muamalah. Arisan diyakini sebagai salah satu bentuk tolong-menolong untuk mempererat persaudaraan. Arisan dapat mempermudah seseorang yang susah untuk melakukan penyisihan terhadap keuangannya. Seiring berkembangnya zaman arisan yang dahulunya dilakukan dengan tatap muka kini menjadi lebih mudah yang dilakukan dari jarak jauh melalui aplikasi WhatsAppdengan cara transfer. Arisan yang dahulunya dipenuhi dengan jumlah yang sama dari semua anggota, kini menjadi lebih beragam bentuknya, salah satunya adalah arisan menurun yang setiap anggotanya membayarkan dengan jumlah yang berbeda dengan nominal lebih besar pembayarannya untuk anggota arisan yang mendapat lebih awal, semakin ke bawah maka jumlah yang jumlah anggotanya semakin sedikit, tetapi jumlah yang diterima pada saat mendapatkan arisan sama. Hal ini menjadi salah satu topik menarik yang perlu dibahas mengenai bagaimana pelaksanaannya, dan hukum islam yang diberlakukan. Oleh karena itu, penelitian ini akan membahas lebih dalam mengenai pelaksanaan penurunan arisan online dan hukum islam kontemporer mengenai penurunan arisan online tersebut.pemilik yang menghasilkan data naratif berupa kata-kata atau lisan dari seseorang yang bisa diamati. Dalam hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilik sudah lama mengadakan arisan tanpa mengetahui hukum islam arisan menurun yang sebenarnya. Perspektif hukum islam kontemporer mengenai hukum asal arisan adalah boleh karena arisan serupa dengan utang-piutang. Akad yang digunakan dalam arisan sama dengan akad Hutang Pihutang. Didalam arisan harus mengandung unsur keadilan antara anggota satu dengan anggota lainnya. Apabila salah satu pihak merasa dirugikan, maka arisan tersebut dihukumi haram. Sebaliknya, jika arisan mengandung unsur keadilan, maka dihukumi mubah (boleh).
 Kata Kunci : Islam, Arisan Menurun Online, Hukum Islam Kontemporer.","PeriodicalId":32214,"journal":{"name":"Jurnal Masharif alSyariah Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah","volume":"17 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135504164","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Prespektif Siyasah Amaliyah Terhadap Aplikasi Trading","authors":"MUHAMMAD NAJAAHUL FIKRI DAHLAN","doi":"10.32505/muamalat.v8i1.6204","DOIUrl":"https://doi.org/10.32505/muamalat.v8i1.6204","url":null,"abstract":"Qawaid fiqh memiliki peran penting dalam pengaplikasian hukum Islam modern sebab poin-poin yang ada pada dalamanya ialah prinsip yang ada dalam setiap cabang fiqh. Qawaid fiqh tidak hanya menjadi ukuran untuk menentukan kemaslahatan suatu hukum, tetapi juga berperan utama dalam mwngkonfirmasi akan setiap fiqh yang disusun tidak berlawanan akan nash, yaitu Al-Quran dan As-Sunnah. Dan menerapkan Qawaid fiqh dalam pembuatan atau penafsiran undang-undang, dapat dipastikan bahwa undang-undang tersebut memenuhi standar untuk diterapkan dalam masyarakat modern, sehingga tidak perlu khawatir undang-undang tersebut akan menimbulkan masalah atau konflik norma dalam implementasinya. Hubungan antara Qawaid fiqh dan hukum Islam saling terkait, karena dinamika hukum Islam yang ada dalam fiqh sangat bergantung pada Qawaid fiqh. Sifat umum atau universal aturan dalam hal ini dapat diterapkan dalam berbagai kondisi, setiap waktu, dan setiap saat.","PeriodicalId":32214,"journal":{"name":"Jurnal Masharif alSyariah Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah","volume":"41 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135504168","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Juliana Dwi Putri, None M. Randhika Priyatna, None M. Naufal Empy, None Fathoni Yusuf, None Fadhli Suko Wiryanto4
{"title":"Akad E-Commerce Jual Beli Online Ditinjau dari Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah","authors":"Juliana Dwi Putri, None M. Randhika Priyatna, None M. Naufal Empy, None Fathoni Yusuf, None Fadhli Suko Wiryanto4","doi":"10.32505/muamalat.v8i1.5193","DOIUrl":"https://doi.org/10.32505/muamalat.v8i1.5193","url":null,"abstract":"The problem discussed in this article is how the review of the types of online buying and selling transactions in e-commerce in Indonesia is reviewed from the compilation of sharia economic law. The expected benefits of this research include eliminating doubts in choosing the type of online buying and selling transactions in e-commerce in Indonesia and knowing the types of online buying and selling transactions (peer to peer) in e-commerce in Indonesia that are in accordance with Islamic law. This research uses a qualitative research approach, where this scientific method is used to build knowledge through understanding and discovery. The results of this study indicate that in conducting E-commerce transactions, there are two sales and purchase contracts that can be used, namely the salam and Istisna contracts. If the salam contract, the buyer makes a payment in advance and the product specifications are clearly stated and the delivery of the goods is delayed, while the Istishna contract, the specifications of the goods have been agreed upon by the buyer and seller then an order is made in advance or the goods have not / are being made.","PeriodicalId":32214,"journal":{"name":"Jurnal Masharif alSyariah Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah","volume":"21 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135504170","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}