Jurnal ObsesiPub Date : 2024-03-31DOI: 10.14421/jga.2024.09-12
Nur Chafidah, Nur Hayati, Ika Budi Maryatun
{"title":"Project-Based Learning Integrated with STEAM: A Study on Educational Pop-Up Books for Early Literacy","authors":"Nur Chafidah, Nur Hayati, Ika Budi Maryatun","doi":"10.14421/jga.2024.09-12","DOIUrl":"https://doi.org/10.14421/jga.2024.09-12","url":null,"abstract":"This study evaluates the effectiveness of integrating Project-Based Learning (PjBL) with Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) to enhance literacy skills among children aged 5-6. Employing a quasi-experimental design, 30 TK Cornerstone Homestyle Education students were selected and divided into experimental and control groups. The experimental group engaged in PjBL integrated with STEAM, while the control group followed conventional methods. Pre-tests and post-tests were administered to assess literacy skills, focusing on reading habits, symbol recognition, word writing, and constructing written pieces. Data were collected through tests and observation sheets and analyzed using descriptive and inferential statistics via IBM SPSS Statistics version 21. Results showed significant literacy skill improvements in the experimental group compared to the control group, with higher post-test scores and increased engagement. Instrument validity was confirmed through item analysis, and reliability was ensured with a Cronbach's Alpha of 0.74. Observations revealed high implementation quality in both groups, but the experimental group demonstrated a more substantial increase in literacy levels. This study concludes that STEAM-integrated PjBL effectively enhances early literacy, promotes creativity, and engages students actively in learning. The findings imply the need for broader application of this method in early childhood education and suggest further research to explore long-term impacts and applicability across diverse educational contexts. Despite limitations such as sample scope and short-term intervention, this research supports adopting interdisciplinary approaches for improved educational outcomes.","PeriodicalId":32158,"journal":{"name":"Jurnal Obsesi","volume":"9 1`","pages":"131-143"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-03-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"https://ejournal.uin-suka.ac.id/tarbiyah/goldenage/article/download/7855/3227","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"147915058","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"OA","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Jurnal ObsesiPub Date : 2023-11-14DOI: 10.26877/paudia.v12i2.16556
Rasiman Rasiman, Ida Dwijayanti, Siti Koyimah
{"title":"Profil Pendidik Pos Paud Kota Semarang Ditinjau dari Kompetensi Pedagogik dan Profesional","authors":"Rasiman Rasiman, Ida Dwijayanti, Siti Koyimah","doi":"10.26877/paudia.v12i2.16556","DOIUrl":"https://doi.org/10.26877/paudia.v12i2.16556","url":null,"abstract":"ABSTRACTThe majority of POS PAUD teachers in Semarang City mostly have the educational background at the high school level, which is 806 people from 1181 people. This leads to a lack of pedagogic and professional competence. The purpose of the study was to analyze the profile of POS PAUD teachers in Semarang City in terms of pedagogic and professional competence. This study used a mixed method collaborating qualitative and quantitative method. Data collection techniques: documentation, questionnaires, and interviews. The sample was taken as many as 88 teachers and two respondents. Findings: (1). Teachers’ Profile Pedagogical competence: the results of quantitative : having pedagogic competence in the medium category of 77.3%, high category 12.5%, and low competence of 10.2%. These results are reinforced by qualitative analysis: teachers have the necessary knowledge, skills and attitudes, they can design and implement effective learning activities and encourage early childhood development. (2). Professional competence teacher profile: quantitative analysis, that mostly still have moderate professional competence, 81.82%, high and low professional competence 9.09%. Qualitative analysis : teachers must have a strong commitment to ethical and professional standards, including maintaining confidentiality, respecting cultural diversity, promoting social justice, ongoing professional development, and best practice skills in early childhood education.Keyword: POS PAUD, Competence, Pedagogic, Professional ABSTRAKTenaga pendidik Pos PAUD di Kota Semarang mayoritas memiliki latar belakang pendidikan pada jenjang SMA yaitu sejumlah 806 orang dari 1181 orang. Hal ini menyebabkan kurangnya kompetensi pedagogik dan profesional. Tujuan Penelitian, menganalisis profil pendidik POS PAUD Kota Semarang ditinjau dari kompetensi pedagogik dan profesional. Penelitian ini menggunakan metode campuran antara metode kualitatif dengan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data: dokumentasi, angket, dan wawancara. Sampel yang diambil sebanyak 88 guru dan responden dua orang. Hasil penelitian: (1).Profil Pendidik kompetensi pedagogi: hasil analisis kuantitatif, disimpulkan bahwa pendidik menunjukkan: memiliki kompetensi pedagogik dalam katagori sedang sebesar 77,3%, katagori tinggi mencapai 12,5 % , dan kompetensi rendah sebesar 10,2%. Hasil ini diperkuat analisis kualitatif: guru memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperlukan, mereka dapat merancang dan melaksanakan kegiatan pembelajaran yang efektif serta mendorong perkembangan anak-anak usia dini. (2). Profil Pendidik kompetensi profesional: hasil analisis kuantitatif, pendidik menunjukkan sebagian besar masih memiliki kompetensi profesional yang sedang yaitu mencapai 81,82 %, kompetensi profesional tinggi maupun rendah mencapai 9,09 %. Sedangkan hasil analisis kualitatif: pendidik harus memiliki komitmen yang kuat terhadap standar etika dan profesional, termasuk menjaga kerahasiaan, menghormati keragaman b","PeriodicalId":32158,"journal":{"name":"Jurnal Obsesi","volume":"40 15","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134992519","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Jurnal ObsesiPub Date : 2023-11-12DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5454
Restu Nabila, Dian Tri Utami, Alucyana Alucyana, Yenni Yunita, Popi Ramadani, Nelti Rizka, Yesi Novitasari
{"title":"Rotating Alfabet untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Usia Dini","authors":"Restu Nabila, Dian Tri Utami, Alucyana Alucyana, Yenni Yunita, Popi Ramadani, Nelti Rizka, Yesi Novitasari","doi":"10.31004/obsesi.v7i5.5454","DOIUrl":"https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.5454","url":null,"abstract":"Bermain untuk mengekspresikan diri tanpa paksaan dengan perasaan senang, bagi anak usia dini hal tersebut merupakan wadah belajar banyak hal, seperti memahami aturan, bersosialisasi, menempatkan diri, menata emosi, toleransi, serta kerja sama. Penelitian ini bertujuan mengembangkan alat permainan edukatif Rotating Alfabet untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan yakni Research and Development dimana peneliti menghasilkan sebuah produk sekaligus menguji kelayakan dan keefektifan produk tersebut. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif. Analisis data untuk kelayakan produk menggunakan penilaian hasil yang didapat dari ahli desain produk dan ahli materi berupa instrument kuesioner (angket), pengembangan produk yang dihasilkan berupa APE rotating alfabet terbuat dari bahan kayu dan stiker bergambar dan digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun. Melalui proses validasi dan uji coba produk, disimpulkan bahwa rotating alfabet layak dan efektif diimplementasikan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun. Sebagai tindak lanjut rotating alfabet ini dapat pula diubah sesuai tema sebagai APE untuk melejitkan perkembangan anak pada bidang lainnya.","PeriodicalId":32158,"journal":{"name":"Jurnal Obsesi","volume":"35 5","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135036781","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Jurnal ObsesiPub Date : 2023-11-12DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5415
Rahim Husain
{"title":"Pembelajaran Pola Makan Sehat untuk Tumbuh Kembang Anak Usia 5-6 Tahun","authors":"Rahim Husain","doi":"10.31004/obsesi.v7i5.5415","DOIUrl":"https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.5415","url":null,"abstract":"Masih terdapat anak yang membawa makanan yang kurang sehat di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis pentingnya pembelajaran pola makanan sehat untuk manfaat tumbuh kembangnya fisik dan otak pada anak usia 5-6 tahun di PAUD Mentari Kota Gorontalo. Metode penelitian deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah PAUD Mentari berjumlah 15 orang dan guru PAUD Mentari yang terletak di Jalan Sultan Botutihe Kota Gorontalo. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa peran guru dalam materi pembelajaran dalam tema pemberian pola makanan sehat untuk peningkatan tumbuh kembang dan pembentukan pola pikir anak usia 5-6 tahun sudah baik salah satunya stamina dan daya tahan tubuh untuk kesehatan anak lebih meningkat, daya pikir anak yang ingin mengkonsumsi makanan sehat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan otak anak. Peran guru dalam memberikan pembelajaran pola makan sehat sangatlah penting untuk tumbuh kembang anak supaya anak medapatkan asupan gizi yang baik dan seimbang.","PeriodicalId":32158,"journal":{"name":"Jurnal Obsesi","volume":"33 5","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135036658","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Jurnal ObsesiPub Date : 2023-11-12DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5332
Ratnawati Ratnawati, Fajar Sukma Nur Alam
{"title":"Metode Bibliotherapy sebagai Upaya Penanganan Speech Delay pada Anak Stunting","authors":"Ratnawati Ratnawati, Fajar Sukma Nur Alam","doi":"10.31004/obsesi.v7i5.5332","DOIUrl":"https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.5332","url":null,"abstract":"Stunting merupakan salah satu target Sustainable Development Goals (SDGs) yang termasuk pada tujuan pembangunan berkelanjutan ke-2 yaitu menghilangkan kelaparan dari segala bentuk malnutrisi pada tahun 2030 serta mencapai ketahanan pangan. Tujuan penelitian ini untuk membuat metode yang sederhana melalui metode Bibliotherapy dan menguji kelayakan media bibliotherapy berupa buku terapi bercerita dan bernyanyi melalui gambar yang dikemas menjadi terapi berkisah yang menyenangkan sebagai upaya penanganan stunting pada anak yang berakibat kurangnya perkembangan kognitif terutama dalam pemerolehan bahasa dan berbicara. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (RD) model 4D yang terdapat empat tahap, yaitu (1) pendefinisian (define), (2) perancangan (design), (3) pengembangan (develop), dan (4) penyebaran (disseminate). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan uji kelayakan. Subjek penelitian ibu hamil, ibu menyusui, dan ibu yang memiliki balita di Desa Gunungsari Kecamatan Cimahi. Berdasarkan hasil penelitian dalam uji kelayakan produk menggunakan skala likert yang dilakukan pada setiap indikator didapat rerata skor yaitu 93,3%. Hal ini menunjukan bahwa media bibliotherapy melalui buku terapi berkisah yang telah dikembangkan menghasilkan tingkat validitas yang sangat tinggi. Sehingga, produk media bibliotherapy melalui buku terapi berkisah dikategorikan sangat layak digunakan","PeriodicalId":32158,"journal":{"name":"Jurnal Obsesi","volume":"34 11","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135036646","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
{"title":"Pengaruh Media Realia terhadap Kemampuan Menggambar pada Anak Usia Dini Kelompok B","authors":"Irvin Novita Arifin, Ikah Barkatilah Abduh, Yenti Juniarti","doi":"10.31004/obsesi.v7i5.5265","DOIUrl":"https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.5265","url":null,"abstract":"Dalam tahapan praoperasional, anak usia dini cenderung berpikir secara konkrit dan focus pada objek-objek nyata di sekitarnya. Mereka menggambarkan dunia dengan kata-kata dan gambar-gambar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh media realia terhadap kemampuan menggambar pada anak usia dini di kelompok B TK Negeri Harapan Kota Barat Kota Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen (one group pretest-posttest design), menggunakan instrument yang telah disusun. Dari hasil penelitian dengan jumlah sampel 20 anak menunjukkan adanya peningkatan dari hasil pretest dan posttest. Hal ini menunjukkan bahwa menggunakan media realia dapat meningkatkan kemampuan menggambar pada anak usia dini di TK Negeri Harapan Kota Barat Kota Gorontalo. Media Realia memberikan pengalaman yang lebih konkrit dan menyenangkan bagi anak, sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar dan mengenalkan konsep pada anak.","PeriodicalId":32158,"journal":{"name":"Jurnal Obsesi","volume":"36 3","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135036773","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Jurnal ObsesiPub Date : 2023-11-12DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.3655
Dahrul Safitri, Raden Rachmy Diana
{"title":"Pendidikan Akhlak dalam Keluarga (Studi Kasus Pola Asuh Orang Tua dalam Internalisasi Akhlak Anak Usia Dini)","authors":"Dahrul Safitri, Raden Rachmy Diana","doi":"10.31004/obsesi.v7i5.3655","DOIUrl":"https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.3655","url":null,"abstract":"Pendidikan akhlak dimulai di lingkungan keluarga, di mana anak belajar bersosialisasi dengan lingkungan yang lebih luas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pola asuh orang tua, strategi pembentukan akhlak anak, dan dampak pola asuh terhadap akhlak anak di Desa Plalangan Jenangan, Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus dan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan tiga pola asuh dominan: demokratis, permisif, dan otoriter, yang memiliki cara dan hasil yang berbeda dalam membentuk akhlak anak. Penting bagi orang tua untuk memperhatikan kebutuhan emosional dan perkembangan anak, serta menjaga komunikasi yang baik. Peran orang tua dalam mendidik anak sesuai dengan pola asuh yang tepat. Pola asuh yang baik dan strategi internalisasi akhlak yang efektif akan membentuk perilaku positif pada anak, dengan fleksibilitas bagi orang tua untuk menggabungkan beberapa pola asuh sesuai dengan tujuan pembentukan akhlak yang diharapkan","PeriodicalId":32158,"journal":{"name":"Jurnal Obsesi","volume":"35 7","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135036779","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Jurnal ObsesiPub Date : 2023-11-10DOI: 10.30829/raudhah.v11i2.2045
Agus Ruswandi, Deti Juliawati
{"title":"Penerapan Metode Talqin dalam Meningkatkan Hafalan Al-Qur’an Juz 30 Bagi Peserta Didik TKIT Tahfidz Plus Arrifa Subang","authors":"Agus Ruswandi, Deti Juliawati","doi":"10.30829/raudhah.v11i2.2045","DOIUrl":"https://doi.org/10.30829/raudhah.v11i2.2045","url":null,"abstract":"Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembelajaran hafalan Al-Qur’an untuk anak usia dini. Untuk mencapai hal itu maka perlu ada metode yang dapat mengakomodir keberhasilan hafalan Al-Qur’an. Salah satu metode yang sudah berhasil meningkatkan hafalan tersebut yaitu metode Talqin yang dilaksanakan di TKIT Tahfidz Plus Arrifa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan metode Talqin dalam meningkatkan hafalan Al-Qur’an juz 30 bagi peserta didik di TKIT Tahfidz Plus Arrifa Kecamatan Jalancagak Kabupaten Subang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif naturalistik. Dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis dalam penelitian ini dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Talqin berhasil meningkatkan hafalan surah-surah dalam Al-Qur’an juz 30 lebih banyak dibanding lembaga pendidikan anak usia dini sejenis yang ada di daerah sekitar. Kendala dalam pembelajaran dengan metode Talqin adalah sulit mendapatkan guru yang kompeten dalam metode Talqin, anak yang aktif bergerak pada usia dini, dan tingkat konsentrasi anak yang singkat, dan anak mudah jenuh atau bosan","PeriodicalId":32158,"journal":{"name":"Jurnal Obsesi","volume":" 430","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135186117","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Jurnal ObsesiPub Date : 2023-11-10DOI: 10.30829/raudhah.v11i2.2354
Widia Wati, Heliati Fajriah, Faizatul Faridy
{"title":"Pengembangan APE Box Hijaiyah untuk Meningkatkan Bacaan Huruf Hijaiyah Anak Usia 5-6 Tahun","authors":"Widia Wati, Heliati Fajriah, Faizatul Faridy","doi":"10.30829/raudhah.v11i2.2354","DOIUrl":"https://doi.org/10.30829/raudhah.v11i2.2354","url":null,"abstract":"<span class=\"s15\"><span class=\"bumpedFont15\">S</span></span><span class=\"s15\"><span class=\"bumpedFont15\">ebagian besar anak di TK Anugrah tidak mengenal simbol, dan juga hubungan antara bunyi dan bentuk huruf hijaiyah</span></span><span class=\"s15\"><span class=\"bumpedFont15\"> dikarenakan tidak adanya APE yang dapat meningkatkan bacaan huruf hijaiyah anak usia 5-6 tahun. Berdasarkan masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan APE box hijaiyah untuk meningkatkan bacaan huruf hijaiyah pada anak usia 5-6 tahun di kelas B TK Anugrah Desa Sapik, Kecamatan Kluet Timur, Aceh Selatan. Adapun metode penelitian ini menggunakan metode </span></span><span class=\"s16\"><span class=\"bumpedFont15\">R&amp;D </span></span><span class=\"s15\"><span class=\"bumpedFont15\">(</span></span><span class=\"s16\"><span class=\"bumpedFont15\">Research and Development</span></span><span class=\"s15\"><span class=\"bumpedFont15\">), dengan model </span></span><span class=\"s16\"><span class=\"bumpedFont15\">ADDIE</span></span><span class=\"s15\"><span class=\"bumpedFont15\"> (</span></span><span class=\"s16\"><span class=\"bumpedFont15\">Analysis</span></span><span class=\"s15\"><span class=\"bumpedFont15\">) analisis</span></span><span class=\"s16\"><span class=\"bumpedFont15\">, </span></span><span class=\"s15\"><span class=\"bumpedFont15\">(</span></span><span class=\"s16\"><span class=\"bumpedFont15\">Design</span></span><span class=\"s15\"><span class=\"bumpedFont15\">) desain</span></span><span class=\"s16\"><span class=\"bumpedFont15\">, </span></span><span class=\"s15\"><span class=\"bumpedFont15\">(</span></span><span class=\"s16\"><span class=\"bumpedFont15\">Development</span></span><span class=\"s15\"><span class=\"bumpedFont15\">) pengembangan</span></span><span class=\"s16\"><span class=\"bumpedFont15\">, </span></span><span class=\"s15\"><span class=\"bumpedFont15\">(</span></span><span class=\"s16\"><span class=\"bumpedFont15\">Implementation</span></span><span class=\"s15\"><span class=\"bumpedFont15\">) implementasi</span></span><span class=\"s16\"><span class=\"bumpedFont15\">, </span></span><span class=\"s15\"><span class=\"bumpedFont15\">(</span></span><span class=\"s16\"><span class=\"bumpedFont15\">Evaluation</span></span><span class=\"s15\"><span class=\"bumpedFont15\">) </span></span><span class=\"s16\"><span class=\"bumpedFont15\">evaluasi</span></span><span class=\"s15\"><span class=\"bumpedFont15\">. </span></span><span class=\"s15\"><span class=\"bumpedFont15\">Berdasarkan hasil validasi oleh ahli materi maka didapati skor sebanyak 3.0, serta ahli media sebanyak 2,8. Sehingga APE box hijaiyah dinyatakan layak digunakan untuk meningkatkan bacaan huruf hijaiyah pada anak usia 5-6 tahun. Berdasarkan analisis penggunaan APE Box Hijaiyah di kelas B TK Anugrah didapati hasil akhir sebanyak 96% anak sudah mampu meningkatkan bacaan huruf hijaiyahnya dengan baik dan benar.</span></span>","PeriodicalId":32158,"journal":{"name":"Jurnal Obsesi","volume":" 394","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135186886","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Jurnal ObsesiPub Date : 2023-11-10DOI: 10.30829/raudhah.v11i2.3047
Azzahra Putri Permata, Tri Sayekti, Isti Rusdiyani
{"title":"Penerapan Metode Bernyanyi Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Usia 3-4 Tahun","authors":"Azzahra Putri Permata, Tri Sayekti, Isti Rusdiyani","doi":"10.30829/raudhah.v11i2.3047","DOIUrl":"https://doi.org/10.30829/raudhah.v11i2.3047","url":null,"abstract":"<p>Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui pelaksanaan penerapan metode bernyanyi kemampuan berbicara anak; 2) Mengetahui karakteristik anak dalam kemampuan berbicara melalui metode bernyanyi; 3) Mengetahui faktor apa saja yang dapat menghambat kemampuan berbicara anak ; 4) Mengetahui solusi dari hambatan dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak.</p><p>Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sedangkan untuk metodenya menggunakan deskriptif karena penelitian ini menggambarkan atau mendeskripsikan kondisi dilapangan. Teknik pengumpulan data didapatkan melalui observasi, wawancara, catatan lapangan dan dokumentasi.</p><p>Setelah data didapatkan selanjutnya dianalisis dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa: 1) Pelaksanaan penerapan metode bernyanyi sudah cukup baik dan sangat terarah oleh guru; 2) Karakteristik anak dalam metode bernyanyi sangat berkembang terlihat anak bisa mengikuti proses pembelajaran; 3) faktor penghambat yang dialami guru yaitu daya konsentrasi anak yang mudah teralihkan akan tetapi dapat di atasi seiring berjalannya waktu; 4) Solusinya guru harus lebih sabar dan telaten dalam menstimulasi perkembangan berbicara anak dalam metode bernyanyi.</p>","PeriodicalId":32158,"journal":{"name":"Jurnal Obsesi","volume":" 427","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"135186120","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}